(Foto: bolalob)

Timnas Indonesia Akan Naturalisasi Beberapa Pemain di Tahun 2017

Beberapa pemain keturunan mengungkapkan keinginan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Hal ini direspon positif oleh Kemenpora yang siap membantu proses naturalisasi pemain keturunan.

Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S Dewa Broto menyebut pemain Jong Ajax, Ezra Walian akan dinaturalisasi dalam waktu dekat. Selain itu ada beberapa pemain keturunan lainnya yang berencana dinaturaliasi.

"Pagi ini, saya dapat kabar dari Duta Besar Indonesia di Spanyol, Yuli Mumpuni, agar Menpora berkirim surat pada seluruh Duta Besar Indonesia di seluruh Eropa dan Timur Tengah, karena ditengarai banyak pemain potensial dan mereka ingin pulang ke Indonesia," ujar Gatot seperti dikutip dari Bola.net.

Menurut Gatot saat ini ada dua pemain keturunan yang tengah bermukim di Spanyol. Ada pula satu pemain yang kini ada di Belanda. Selain itu ada juga pemain yang kini tengah berkarier di Timur Tengah.

"Dari Qatar ada Andri Syahputra. Sayang kalau sampai talentanya diambil negara lain. Sementara itu untuk beberapa pemain lain namanya belum bisa kami munculkan," jelas Gatot.

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Luis Milla Favorit Tangani Timnas Indonesia
Sekretaris Jenderal PSSI, Ade Wellington menyebut dari dua kandidat pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla dan Luis Fernandez saat ini sudah mengerucut ke satu nama. Ade menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mengintensifkan komunikasi kepada Milla.Milla dikabarkan akan datang ke Jakarta pada minggu ini untuk melakukan presentasi terakhir kepada PSSI. Bila memuaskan, maka ia akan dikontrak untuk menangani timnas senior dan Timas Indonesia U-22.Ade sendiri menyebut bahwa kepastian apakah Milla atau Fernandez akan diumumkan pekan depan. Selain itu juga akan diumumkan pelatih timnas U-16 dan U-19."Pelatih Timnas kita finalisasi tetap di dua kandidat. Cuma saat ini kami mengerucutkan ke satu nama untuk kita dorong," ujar Ade seperti dilansir situs resmi PSSI."Kita saat ini intensif komunikasi dengan Luis Milla. Paling cepat minggu depan dari sekarang kami umumkan. Saat ini kami sudah komunikasi intens dengan dia," lanjutnya.Milla memiliki track record yang cukup apik dalam kariernya. Ia sempat membawa Spanyol U-21 meraih gelar Piala Eropa U-21 pada tahun 2011.
visibility  1479 kali
Pengumuman Pelatih Timnas Indonesia Berpotensi Mengalami Penundaan
Pengumuman pelatih Timnas Indonesia rencananya akan dilakukan pekan ini. Tapi ada potensi penundaan karena waktunya terlalu mepet bila dilakukan dalam beberapa hari ke depan.Pelatih asal Spanyol, Luis Milla akan datang ke Jakarta pekan ini. Setelah itu ia akan melakukan presentasi terakhir sebelum PSSI memeutuskan apakah mengontrak Milla atau Luis Fernandez.Menurut Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI, Hanif Thamrin terlalu mepet bila dipaksakan pengumuman pelatih anyar timnas dilakukan pekan ini."Sepertinya kalau minggu ini terlalu mepet. Mesti tunggu kedatangan si pelatih dan jelas semua dari sisi legalitas, hilangin jetlag, dan lain-lain," ujar Hanif seperti dikutip dari CNN.Selain itu Hanif menambahkan agar masyarakat bersabar menunggu pelatih anyar pengganti Alfred Riedl. Ia meminta waktu hingga segalanya pasti sebelum nantinya diumumkan."Kami tidak ingin jika nanti sudah gembar-gembor di media massa tapi pada akhirnya semua berubah. Kami minta agar federasi diberi waktu untuk bekerja lebih dahulu. Begitu semua sudah bisa dipastikan, kami akan berikan ruang seluas-luasnya untuk bertanya soal pelatih Timnas Indonesia ini," jelas Hanif.
visibility  1063 kali
PSSI Belum Beri Izin Gelaran Piala Presiden 2017, Mengapa?
Piala Presiden 2017 yang rencananya digelar pada awal tahun sebagai ajang pemanasan Liga 1 2017, ternyata masih abu-abu. PSSI belum memberi izin dan banyak masalah yang perlu diselesaikan lebih dulu.Mahaka Sports and Entertainment yang menggelar Piala Presiden tahun lalu, berniat mengadakan kembali tahun ini. Tapi sampai Selasa (17/1), pihak Mahaka belum dapat izin dari PSSI."Belum ada keputusan dari PSSI. Kami harus mendapatkan izin dari PSSI. Sedang dalam proses, tapi belum ada putusan final," kata CEP Mahaka Hasani Abdulgani, Senin (16/1)."Pada prinsipnya, PSSI mau ada Piala Presiden lagi. Jadi, semacam pramusim. Kami harus duduk bersama. Misalkan keberatan, mungkin PSSI yang jalankan sendiri. Prosesnya tak mudah," jelas Hasani.Beredar kabar bahwa 20 peserta sudah menyatakan akan ikut ambil bagian, dimana dari jumlah tersebut 18 berasal dari klub Liga 1 2017, dua lagi dari Liga 2.Banyak hal yang masih mengganjal soal Piala Presiden 2017 ini. Pertama soal penetapan peserta, sistem pertandingan dan masalah tuan rumah. Yang lebih penting lagi soal operator ajang ini, apakah kembali diserahkan kepada Mahaka atau PSSI menggelar sendiri."Ya, sekarang semuanya sedang dalam proses dan tidak mudah untuk menggelar sebuah turnamen besar," tamba Hasani.
visibility  990 kali
Tersinggung, Riedl Kirim Surat ke PSSI
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi sempat menyebut bahwa alasan dirinya tidak memperpanjang kontrak Alfred Riedl adalah karena pria asal Austria tersebut sudah terlalu tua. Riedl tersinggung dengan alasan tersebut dan mengirim surat ke PSSI karena merasa umur tidak bisa menjadi alasan.Prestasi Riedl bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2016 lalu sebenarnya tidak buruk. Pelatih berusia 67 tahun tersebut membawa Boaz Solossa CS melaju hingga babak final sebelum takluk dari Thailand.Kontrak Riedl yang berakhir usai turnamen tidak diperpanjang dan PSSI kini tengah menimbang apakah menunjuk Luis Milla atau Luis Fernandez sebagai pelatih timnas."Memang tidak ada masalah antara saya dengan PSSI terkait berakhirnya kontrak saya. Hanya saja alasan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi yang mempermasalahkan usia saya yang sudah 67 tahun," ujar Riedl seperti dikutip dari Bola.net."Di luar sana masih banyak pelatih terkenal yang memiliki usia tidak jauh dari saya. Sebut saja ada Marcello Lippi yang masih melatih di Tiongkok, Oscar Tabarez melatih Uruguay, Arsene Wenger di Arsenal dan masih banyak lagi," jelasnya.Meski kecewa, Riedl mengaku tidak menyimpan dendam. Ia tetap berharap Timnas Indonesia bisa berprestasi ke depannya."Saya tetap berharap PSSI, Timnas Indonesia dengan pelatih barunya akan meraih hasil lebih baik. Dan dapat memberikan suatu perubahan untuk sepakbola Indonesia," ucap mantan pelatih Vietnam tersebut.
visibility  11039 kali
1484624566226 tag