(Foto: bolalob)

Timnas Indonesia Akan Naturalisasi Beberapa Pemain di Tahun 2017

Beberapa pemain keturunan mengungkapkan keinginan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Hal ini direspon positif oleh Kemenpora yang siap membantu proses naturalisasi pemain keturunan.

Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S Dewa Broto menyebut pemain Jong Ajax, Ezra Walian akan dinaturalisasi dalam waktu dekat. Selain itu ada beberapa pemain keturunan lainnya yang berencana dinaturaliasi.

"Pagi ini, saya dapat kabar dari Duta Besar Indonesia di Spanyol, Yuli Mumpuni, agar Menpora berkirim surat pada seluruh Duta Besar Indonesia di seluruh Eropa dan Timur Tengah, karena ditengarai banyak pemain potensial dan mereka ingin pulang ke Indonesia," ujar Gatot seperti dikutip dari Bola.net.

Menurut Gatot saat ini ada dua pemain keturunan yang tengah bermukim di Spanyol. Ada pula satu pemain yang kini ada di Belanda. Selain itu ada juga pemain yang kini tengah berkarier di Timur Tengah.

"Dari Qatar ada Andri Syahputra. Sayang kalau sampai talentanya diambil negara lain. Sementara itu untuk beberapa pemain lain namanya belum bisa kami munculkan," jelas Gatot.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Pesan Penting Luis Milla Jika Tak Lagi Latih Timnas Indonesia
Kontrak pelatih Luis Milla bersama Timnas Indonesia U-23 akan segera berakhir usai Asian Games 2018. Tapi, hingga kini belum ada tanda-tanda kontraknya bakal diperpanjang PSSI.Milla memberikan pesan penting jika nantinya tak lagi bersama dengan Timnas Indonesia. Pelatih asal Spanyol itu ingin PSSI dan pelaku sepak bola Indonesia mempertahankan filosofi sepak bola Indonesia yang telah ada.[suggestedarticle=3]"Saat saya pergi atau digantikan pelatih lain, saya rasa Indonesia harus punya filosofi sepak bola sendiri," ujar Luis Milla saat diskusi Pesta Bola di Kantor Kemenpora, Jakarta, Minggu (24/6/2018)."Jadi ketika ada pelatih baru yang menggantikan saya, dua harus ikuti filosofi yang ada agar pemain tak lagi adaptasi dan menerima konsep yang sudah diterapkan," tambahnya.Luis Milla datang ke Indonesia dengan status mantan pelatih Spanyol U-21. Torehan prestasinya adalah membawa Spanyol U-23 juara Piala Eropa 2011.Meski dinilai belum maksimal, Milla berhasil mengubah cara bermain timnas dengan konsep yang jelas. Umpan pendek disertai kecepatan sayap kini jadi ciri khas timnas menggantikan kick and rush yang kadung jadi ciri khas sejak era 1970-an."Sejauh ini, menurut saya Indonesia sudah lebih kompetitif. Kemarin kita dapat pelajaran dari pemain Korea, khususnya bagaimana kita menyerang dan bertahan dari berbagai lini," tandasnya.
Riko Simanjuntak Ungkap Kendala di Sepak Bola Indonesia
Sayap Persija Jakarta sekaligus Timnas Indonesia, Riko Simanjuntak ungkap penghambat kemajuan sepak bola Indonesia.Wasit menjadi salah satu yang disorot Riko sebagai pelaku sepak bola Indonesia. Menurutnya ada beberapa wasit yang masih mengeluarkan keputusan kontroversial.[suggestedarticle=3]"Kalau menurut saya kendala kita memang ada di liga (kompetisi). Pertama kepemimpinan wasit, kadang di sini masih saja ada keputusan yang kontroversi," ujar Riko Simanjuntak saat acara diskusi di Kantor Kemenpora, Jakarta, Minggu (24/6/2018).[pagebreak]Fasilitas juga jadi kendala[/pagebreak]Selain wasit, fasilitas juga menjadi sorotan Riko. Eks Semen Padang itu melihat masih ada beberapa stadion yang lapangannya tak berstandar internasional."Kita tidak punya banyak lapangan yang berstandar internasional. Saya rasa kedua itulah yang saya rasa membuat kita kalah dari negara-negara berkembang lain yang memprioritaskan sepak bola," tandasnya.Keputusan wasit memang kerap menjadi stimulus adanya kericuhan di sepak bola. Sampai saat ini PSSI selaku federasi terus memperbaiki kualitas wasit dengan beberapa kali mengadakan workshop wasit dari AFC.
  756 kali
Rekam Jejak Pelatih Kiper Baru Timnas Indonesia U-23
Timnas Indonesia U-23 mendapatkan pelatih kiper baru usai ditinggalkan Eduardo Perez. Nama asisten pelatih Leeds United, Julio Banuelos jadi suksesor Perez di Skuat Garuda Muda.Menariknya, Julio saat aktif bermain bukanlah berposisi sebagai kiper, melainkan sebagai bek. Julio memulai karier junior sepak bolanya melalui Real Madrid dan mendapat kontrak profesional di Mirandes pada 1988 hingga 1990.[suggestedarticle=3]Usai membela Mirandes, Julio bergabung dengan Real Zaragoza B pada 1990 sampai 1993 dengan 87 penampilan dan 3 gol. Kariernya tak terlalu mengkilap sebagai pemain hingga pada akhirnya banting stir menjadi pelatih Alaves junior pada 2002 sampai 2005.Julio pernah melatih Alaves pada tahun 2006 dan 2008, sampai pada akhirnya menjadi asisten pelatih Leeds United pada awal musim 2008. Kiprah Julio ternyata tak lama dan akhirnya bergulir ke Indonesia.[pagebreak]Bergabung pada TC bulan Juli[/pagebreak]Pelatih berusia 47 tahun itu menjadi pengganti Perez. Ia akan bergabung dengan skuat pada pemusatan latihan (TC) bulan Juli. Julio bersama Luis Milla dan Miguel Gandia punya misi khusus untuk penuhi target PSSI.Timnas Indonesia U-23 mendapat target untuk finish masuk dalam empat besar Asian Games 2018. Sebagai persiapan akhir, timnas akan melakukan TC di Bali sebelum benar-benar turun di ajang empat tahunan itu.
  1906 kali
Pelatih Korsel U-23 Bicara Peluang Timnas U-23 di Asian Games
Korea Selatan U-23 berhasil memenangkan pertandingan atas Timnas Indonesia U-23 dengan skor 2-1 di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (23/6/2018). Kemenangan tersebut diraih pada menit-menit akhir jelang berakhirnya pertandingan.Pada laga tersebut, timnas U-23 terlihat mampu mengimbangi permainan Korsel. Skuat Garuda Muda bahkan sempat menyamakan kedudukan 1-1 melalui Hansamu Yama pada menit 93. Pelatih Korea Selatan U-23, Kim Hak-bum memuji penampilan timnas U-23. Ia menyebut timnas U-23 sebagai salah satu favorit di Asian Games 2018, Agustus mendatang di Indonesia."Saya tidak bisa membayangkan rival utama kami di Asian Games nanti. Tapi saya pikir Indonesia akan menjadi lebih baik lagi di Asian Games nanti," ujar Kim dalam sesi jumpa pers selepas pertandingan.Selain itu, Kim puas selama berada di Indonesia. Melalui uji coba ini, Korea Selatan bertekad mempertahankan medali emas Asian Games yang direbut empat tahun lalu."Indonesia dan Korea bermain baik di pertandingan tadi. Uji coba ini sangat berarti bagi kedua tim. Saya pikir kedua tim mendapatkan apa yang dibutuhkan dari pertandingan ini," tandasnya.
  2057 kali
Alasan Luis Milla Sulit Tentukan Skuat Final Asian Games
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Luis Milla masih sulit tentukan komposisi 20 pemain untuk Asian Games 2018. Ia terus pantau pemain sampai pada akhir 30 Juni.Timnas U-23 baru saja kalah dari Korea Selatan U-23 dengan skor 1-2 di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (23/6/2018). Milla memanggail 23 pemain dengan lima pemain senior berada di skuat.[suggestedarticle=3]"Kalau melihat kualitas dan kecintaan pada negara, saya rasa bukan 20 pemain yang dibawa, tapi 40 pemain," ujar Milla dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.Milla mengaku puas dengan kompisisi pemain saat meladeni Korea Selatan. Tapi, skuat itu bukanlah skuat final dan dirinya masih memantau beberapa pemain hingga 30 Juni atau entry by name Asian Games.[pagebreak]Pantau performa dan fisik pemain di Liga 1[/pagebreak]Pelatih asal Spanyol itu masih ingin melihat kondisi fisik dan performa di klub masing-masing, termasuk dengan cedera pemain."Kita harus tunggu sampai akhir siapa yang layak masuk dalam skuat ini. 20 pemain itu nantinya harus siap bela negara, baik secara fisik dan punya performa bagus,""Nanti juga kita akan lihat apakah ada pemain yang cedera atau fisiknya menurun. Kita akan lihat lagi masalah itu," tandasnya.
  2058 kali
Salam Perpisahan Miguel Gandia untuk Eduardo Perez di TC Timnas U-23
Pelatih kiper Eduardo Perez resmi meninggalkan Timnas Indonesia U-23. Usai pemusatan latihan (TC) Juni dan laga uji coba kontra Korea Selatan U-23, di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (23/6/2018).Pada sesi latihan terakhir sebelum pertandingan melawan Korea Selatan, Jumat (22/6/2018), Edu sudah berpamitan kepada semua staf pelatih dan pemain. Pelatih fisik Miguel Gandia mengunggah foto saat Edu berpamitan kepada semua tim.[suggestedarticle=3]"Terima kasih atas bantuan profesional dan ilmu yang Anda berikan. Jaga dirimu baik-baik," ujar Gandia dalam akun Instagram pribadinya.Edu meninggalkan timnas U-23 karena alasan keluargan dan mendapat tawaran dari salah satu klub Qatar. Dirinya akan digantikan Julio Banuelos yang merupakan asisten pelatih Leeds United.Julio akan memulai pekerjaannya bersama Skuat Garuda Muda pada pemusatan latihan (TC) bulan Juli mendatang. Timnas akan melakukan TC bulan Juli di Bali.   Gracias por tu ayuda profesional y personal edu. Cuídate mucho. A post shared by Miguel Gandia Monton (@miguelgandiamonton) on Jun 23, 2018 at 10:32pm PDT
  1207 kali
Luis Milla Ungkap Alasan Eduardo Perez Tinggalkan Timnas U-23
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Luis Milla ungkapkan alasan pelatih kiper Eduardo Perez hengkang dari tim kepelatihan. Milla mengatakan Eduardo Perez mendapat pekerjaan di salah satu klub Qatar. Selain itu, Edu juga memikirkan keluarganya yang selalu dibawa saat melatih di luar Spanyol.[suggestedarticle=3]"Kita tahu kontrak semua pelatih akan habis di dua bulan lagi. Kontrak Edu juga habis dua bulan lagi dan dia mendapat tawaran di Qatar untuk dua tahu lamannya," ujar Luis Milla dalam diskusi di Kantor Kemenpora, Jakarta, Minggu (24/6/2018)."Dari situ saya, federasi, dan staf kepelatihan setuju melepasnnya. Mungkin ini ada solusi terbaik dengan dia karena dia selalu bawa keluarga dan memikirkan keluargnya," tambah mantan pelatih Spanyol U-21 itu.[pagebreak]Asisten pelatih Leeds gantikan Eduardo Perez[/pagebreak]Milla mengungkapkan Julio Banuelos akan menggantikan posisi Edu sebagai pelatih kiper. Rekam jejak pelatih asal Spanyol cukup mentereng, saat ini Julio menjabat sebagai asisten pelatih klub Inggris, Leeds United."Pelatih yang menggantikan coach Edu namanya Julio Banuelos. Nanti dia akan ada TC selanjutnya bulan Juli,""Berhentinya Edu tidak akan menghambat perkembangan timnas dan semua akan baik-baik saja. Saya ucapkan terima kasih pada coach edu atas kerja sama selama ini," tandasnya.
  9470 kali
Pelatih Korea Selatan U-23 Puas dengan Fasilitas Sepak Bola Indonesia
Pelatih Korea Selatan U-23, Kim Hak-bum mengaku puas dengan atmosfer sepak bola Indonesia. Ia menilai fasilitas sepak bola yang disediakan PSSI cukup baik.Dalam laga uji coba kontra Timnas Indonesia U-23, di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (23/6/2018), Taeguk Warriors menang dengan skor 1-2 melalui pertandingan yang ketat.[suggestedarticle=3]Sang pelatih memuji atmosfer sepak bola Indonesia. Kim juga tak segan memuji fasilitas sepak bola, seperti Lapangan ABC dan Stadion Pakansari."Atmosfer di sini sangat bagus. Penonton sangat luar biasa, dan ini bagus untuk sepak bola Indonesia," ujar Kim dalam sesi jumpa pers usai pertandingan."Saya merasa puas dengan stadion dan lapangan latihan yang kami gunakan selama di Indonesia," lanjutnya.[pagebreak]Tak suka cuaca Indonesia[/pagebreak]Namun, Kim mengaku timnya tak nyaman dengan cuaca Indonesia. Para pemainnya bekerja keras untuk beradaptasi dengan cuaca yang nanti juga bakal dihadapi di Asian Games 2018."Cuaca memang tidak terlalu bagus bagi kami. Pemain pun merasa tak nyaman. Tapi apa boleh buat kami akan terus beradaptasi demi Asian Games," tandasnya.
  2889 kali
Asisten Pelatih Leeds United Gantikan Eduardo Perez di Timnas U-23
Timnas Indonsia U-23 dikabarkan tak lagi menggunakan jasa kiper Eduardo Perez. Posisinya akan diganti oleh Julio Banuelos.Kabar tersebut memang cukup mengejutkan. Pasalnya Eduardo Perez selama ini sudah menjalankan tugasnya dengan baik dengan memoles beberapa kiper muda di timnas. Alasan keluarga kabarnya menjadi penyebab Edu (sapaan Eduardo Perez) tak lagi bersama timnas."Iya, Julio yang menggantikannya. Tim pelatih yang memintanya. Kami hanya menuruti permintaan mereka untuk dapatkan yang terbaik," ujar Sekjen PSSI Ratu Tisha, di Stadion Pakansari, Cibinong.[suggestedarticle=3]Meski demikian, belum dipastikan kapan Julio akan bergabung dengan timnas. Kemungkinan besar dirinya bakal bergabung pada pemusatan latihan (TC) timnas bulan Juli.Julio merupakan asisten pelatih klub Inggris, Leeds United. Ia berada di The Peacocks sejak awal kompetisi musim lalu.Menariknya, Julio sewaktu bermain berposisi sebagai bek. Kemungkina selain memoles kiper, Julio juga akan memoles lini pertahanan timnas U-23.
  2179 kali
Septian David: Permainan Timnas U-23 Tak Kalah dengan Korea
Timnas Indonesia harus akui keunggulan Korea Selatan U-23 dengan skor 1-2 di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (23/6/2018).Kekalahan tersebut memang cukup disayangkan. Secara permainan keduanya bermain imbang. Timnas U-23 bahkan bisa mengimbangi permainan taktis Korea Selatan.Gelandang Septian David Maulana tak terlalu menyesali kekalahan tersebut. Ia senang tim bisa bekerja keras meladeni perlawanan Korea Selatan.[suggestedarticle=3]"Secara hasil mungkin kalah, tapi secara permainan kami tidak kalah," jelas Septian David dalam sesi jumpa pers usai pertandingan."Kekalahan ini untuk evaluasi karena masih banyak waktu sebelum jadi yang terbaik di Asian Games nanti," tambahnya.[pagebreak]Minta dukungan pendukung untuk Asian Games[/pagebreak]Pemain asal Mitra Kukar itu juga meminta pendukung untuk tak mencemooh kekalahan Indonesia. Septian menilai, timnas sudah berusaha memberikan yang terbaik dalam laga tersebut."Pendukung mungkin sudah tahu kita bermain dari hati. Tetap dukung kami di Asian Games," tandasnya.Timnas U-23 punya target tinggi, yakni menembus semifinal Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Mampu mengimbangi Korsel yang meraih medali rmas emoat tahun lalu tentu menjadi modal berharga untuk mewujudkan target tersebut.
  1302 kali
1529818202105 tag