(Foto: bolalob)

Timnas Indonesia Akan Naturalisasi Beberapa Pemain di Tahun 2017

Beberapa pemain keturunan mengungkapkan keinginan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Hal ini direspon positif oleh Kemenpora yang siap membantu proses naturalisasi pemain keturunan.

Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S Dewa Broto menyebut pemain Jong Ajax, Ezra Walian akan dinaturalisasi dalam waktu dekat. Selain itu ada beberapa pemain keturunan lainnya yang berencana dinaturaliasi.

"Pagi ini, saya dapat kabar dari Duta Besar Indonesia di Spanyol, Yuli Mumpuni, agar Menpora berkirim surat pada seluruh Duta Besar Indonesia di seluruh Eropa dan Timur Tengah, karena ditengarai banyak pemain potensial dan mereka ingin pulang ke Indonesia," ujar Gatot seperti dikutip dari Bola.net.

Menurut Gatot saat ini ada dua pemain keturunan yang tengah bermukim di Spanyol. Ada pula satu pemain yang kini ada di Belanda. Selain itu ada juga pemain yang kini tengah berkarier di Timur Tengah.

"Dari Qatar ada Andri Syahputra. Sayang kalau sampai talentanya diambil negara lain. Sementara itu untuk beberapa pemain lain namanya belum bisa kami munculkan," jelas Gatot.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Tanpa 4 Pemain, Timnas Indonesia Latih Kecepatan Counter Attack
Latihan hari kedua Timnas Indonesia U-23 jelang Anniversary Cup di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4/2018) tanpa dihadiri empat pemain. Keempat pemain tersebut adalah Rezaldi Hehnussa, Andritany Ardhiyasa, Irfan Jaya, dan Saddil Ramdani. Rezaldi dan Andritany masih membela Persija di Piala AFC.Sedangkan Irfan Jaya masih menderita gelaja tipes. Lalu Saddil Ramdani sedang mengikuti ujian nasional dan akan bergabung pada 27 April mendatang.[suggestedarticle=3]Pelatih Bima Sakti mengatakan skema latihan tetap sama walau tanpa kehadiran empat pemain tersebut. Bima menyebut latihan timnas kali ini untuk memaksimalkan counter attack."Skema tetap sama, pemain lain bisa menggantikan pemain yang belum datang. Coach Luis Milla berikan kesempatan kepada pemain, khsusunya yang sedang jalani Piala AFC," ujar Bima Sakti selepas latihan."Tadi latihan dibagi dua gim. Transisi mereka menguasai bola ketika yang bisa merebut bola bikin gol di tiga gawang. Ada role beda, harus sabar main dan di gawang satu mereka harus cepet counter attack karena mereka bisa melalukan gol di dua gawang," jelas Bima.[pagebreak]Persiapan lawan Bahrain[/pagebreak]Bima juga menyebut untuk melawan Bahrain, pemainnya harus bisa cepat keluar dari pressing lawan. Untuk itu Milla mengistruksikan pola permainan counter attack dalam sesi kali ini."Ini kita bagian dari persiapan lawan Bahrain karena kita tadi melihat ada beberapa video mereka yang bermain pressing. Pemain harus bisa keluar dari tekanan. Jadi kalau bisa rebut bola kita harus cepat transisi," tandansya.Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Bahrain pada laga pembuka Anniversary Cup 2018, 27 April di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Laga tersebut sebagai test event jelang bergulirnya Asian Games, Agustus mendatang.
Evan Dimas Antusias Bertemu Tiga Tim Tangguh di Anniversary Cup
Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas menyebut tiga tim yang berpatisipasi di Anniversary Cup merupakan tim yang kuat. Tiga negara tersebut adalah Bahrain, Korea Utara, dan Uzbekistan.Anniversary Cup 2018 diadakan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, 27 April sampai 3 Mei. Turnamen tersebut diadakan sebagai perayaan HUT PSSI ke-88 sekaligus persiapan menuju Asian Games 2018.Evan Dimas menyebut Anniversary Cup sebagai ajang persiapan yang pas sebelum turun ke Asian Games, Agustus mendatang. Ia menilai akan banyak pelajaran yang didapat dari tiga peserta tersebut.[suggestedarticle=3]“Tentu tiga tim ini saya pikir tim yang sangat kuat. Korea Utara, Uzbekistan, dan Bahrain tim kuat. Saya pribadi bukan tentang kalah atau menang, tapi ini tentang pemanasan buat kita Asian Games. Karena kita di Asian Games memang menghadapi negara kuat,” ujar Evan Dimas di Jakarta, Senin (23/4/2018).Menurut Evan, timnas saat ini sudah harus melawan tim kuat. Hal tersebut tentu jadi bekal timnas mempelajari gaya bermain tim-tim dari Asia Barat dan Asia Timur. Negara-negara tersebut merupakan tim yang banyak turun di ajang Asian Games kali ini.“Semua kuat. Jadi kita mungkin kalau kita lawan Kamboja atau Laos mungkin kita menang. Tapi kalau lawan mereka (Bahrain, Uzbekistan, dan Korea Utara) kita ambil pelajarannya sebelum Asian Games,” “Saya lihat memang kita butuh lawan yang kuat, jadi kita bisa tahu di mana kemampuan kita. Kalau kita lawan Laoas atau Timor Leste, bukan mengecilkan mereka, kita sering menang tapi apa yang kita dapat? Kalau tiga negara itu, ada sesuatu yang kita ambil pelajarannya,” tandasnya/
  447 kali
Rasa Sesal Febri Hariyadi Tak Dampingi Persib di Kandang Persija
Sayap Persib Bandung, Febri Hariyadi absen membela timnya saat laga klasik kontra Persija Jakarta dalam pekan keenam Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (28/4/2018).Febri harus absen dalam laga tersebut karena mendapat panggilan Timnas Indonesia. Ia bersama Skuat Garuda Muda sedang persiapkan diri jelang turnamen Anniversary Cup.[suggestedarticle=3]Jadwal Persija kontra Persib hanya beda sehari dengan laga pembuka timnas kontra Bahrain, 27 April di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Hal itu tak memungkinan pemain untuk recovery jika ikut bermain dengan klubnya."Menyesal, tapi ini kan kepentingan negara dipanggil timnas. Siapapun pemain ingin membela timnas dan ini juga kesempatan saya. Bagi saya keduanya (Persib dan Timnas) sama-sama penting," ujar Febri di Jakarta, Senin (23/4/2018).Tak hanya Febri di Persib, kubu Persija juga terancam tak bisa mainkan dua pemainnya, yakni Rezaldi Hehanussa dan Andritany Ardhiyasa yang juga dipanggil timnas.
  634 kali
Hanif Sjahbandi Bicara Peluang di Anniversary Cup
Gelandang Timnas Indonesia, Hanif Sjahbandi mengatakan bahwa Anniversary Cup merupakan ajang yang pas persiapan menuju Asian Games 2018.Timnas Indonesia memulai latihan perdana pada Senin (24/4/2018) di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta. Hanif dan Gavin Kwan berlatih terpisah karena ada memar kecil di kaki kananya.Namun, gelandang asa klub Arema FC itu mengaku tak masalah dengan kondisinya. Ia sudah siap melakukan persiapan normal bersama rekan-rekannya di hari kedua.[suggestedarticle=3]Hanif menyebut turnamen Anniversary Cup bagus untuk mengukur kesiapan timnas. Selain itu, Hanif juga melihat turnamen tersebut untuk seleksi pemain, termasuk dirinya."Sama seperti yang pelatih bicarakan, ajang ini pasti bagus untuk persiapan Asian Games. Saya pribadi turnamen ini jadi ajang seleksi untuk dapatkan tempat yang terbaik," ujar Hanif di Jakarta.Pemain 21 tahun itu pun berbicara peluang timnas di Anniversary Cup. Hanif memang tak mematok target khusus di ajang itu, tapi dirinya siap hadapi lawan yang lebih kuat."Pemain kita tidak kalah hebat. Terpenting adalah kita lihat dulu kekuatan mereka dan kita siap untuk hadapi mereka," tandasnya.Sebelumnya, pelatih Luis Milla memang ingin menjadikan Anniversary Cup sebagai salah satu persiapan menuju Asian Games. Dengan peserta yang berkualitas, Milla ingin mengukur kekuatan timnya.Anniversary Cup akan diikuti empat negara. Selain tuan rumah Indonesia, negara lain seperti Bahrain, Korea Utara, dan Uzbekistan dipastikan ikut dalam turnamen yang bertujuan untuk memeriahkan HUT PSSI, 19 April lalu.
  422 kali
Hadapi Bahrain, Teka-teki Kekalahan Misterius 10-0 Hantui Timnas Indonesia
Timnas Indonesia kembali dipertemukan dengan Bahrain dalam laga pembuka Anniversary Cup di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (27/4).Kenangan pahit timnas pernah dirasakan saat berhadapan dengan negara Timur Tengah tersebut.Enam tahun lalu, tepatnya tanggal 29 Februari 2012, di Bahrain. Saat itu Timnas yang dilatih oleh Aji Santoso tampil dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia Grup E.[suggestedarticle=3]Di laga terakhir tersebut Indonesia dipertemukan dengan timnas Bahrain. Bahrain sangat ambisius untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya. Dikarenakan, Bahrain harus bisa mencetak minimal 9 gol agar bisa lolos ke tahap selanjutnya.Sedangkan timnas Indonesia sudah tidak mempunyai kesempatan lagi untuk lolos ke babak berikutnya setelah sebelumnya kalah dalam dua pertandingan awal.[pagebreak]Skuad Timnas Versi LPI[/pagebreak]Saat itu timnas diperkuat oleh klub-klub yang berasal dari Liga Premier Indonesia. Kisruh yang sedang dialami oleh Sepakbola Indonesia kala itu, membuat kompetisi yang ada Indonesia terbagi menjadi dua, yaitu Indonesia Premier League (IPL) dan Indonesia Super League (ISL).Indonesia Premier League (IPL) tercatat sebagai kompetisi resmi di Indonesia yang diakui oleh FIFA. Hal ini membuat pemain yang berkompetisi di IPL berhak membela timnas Indonesia di laga internasional.[suggestedarticle=3]Namun, justru di kompetisi ISL lah para pemain bintang bertaburan di sana.Timnas Indonesia pun terpaksa minim pemain kala itu. Hanya ada beberapa pemain yang pernah memperkuat skuat Garuda, sisanya merupakan pemain yang tidak pernah bermain di laga Internasional.Alhasil, timnas Bahrain dengan sangat mudah menghancurkan timnas Indonesia dengan 10 gol tanpa balas.ke-10 gol tersebut tercipta diantaranya empat gol pada babak pertama dan enam gol pada babak kedua.Kekalahan memalukan ini semoga saja tidak terulang di pertandingan Anniversary Cup nanti. Dan, semoga Indonesia bisa melakukan balas dendamnya ke timnas Bahrain.
  3646 kali
TOP NEWS: Kondisi Terkini Kurnia Meiga, Pemain Belanda Keturunan Maluku Juara di Belanda
Teka-teki kondisi kesehatan penjaga gawang timnas Indonesia dan Arema FC, Kurnia Meiga Hermansyah mulai diungkap ke publik.Beri Kejutan Pada Putrinya, Kurnia Meiga Ungkap Kondisi TerbarunyaTimnas Indonesia U-23 lakukan persiapan untuk Anniversary Cup 2018. Namun, turnamen yang berlangsung pada 27 April hingga 3 Mei itu berbentrokan dengan laga klasik Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Liga 1.Pelatih Timnas Serahkan Izin Pemain Persija dan Persib kepada PSSITimnas Indonesia U-23 memulai latihan perdana untuk Anniversary Cup di Lapangan ABC Senayan. Namun, skuat timnas belum lengkap 24 pemain dan hanya ada 15 pemain yang berlatih.Latihan Perdana Timnas Indonesia U-23 Tanpa Kehadiran 9 PemainFeyenoord Rotterdam berhasil menjadi juara Piala Belanda atau KNVB Cup usai di partai final mengalahkan AZ Alkmaar 3-0 di Stadion De Kuip, Minggu (22/4/2018). Pemain Keturunan Indonesia Antar Klubnya Juara Piala Belanda
  2314 kali
Kemenpora Minta PSSI Segera Tunjuk Pelatih Timnas Indonesia U-19
PSSI saat ini tidak kunjung menentukan pelatih Timnas Indonesia U-19. Kemenpora meminta PSSI untuk segera menentukan pilihan melihat serangkaian turnamen untuk Garuda Nusantara sudah dekat.Timnas Indonesia U-19 sebelumnya ditukangi Indra Sjafri namun kontrak pelatih asal Sumatera Barat tersebut tidak diperpanjang. Setelah itu, Egy Maulana Vikri CS ditukangi Bima Sakti dengan status Caretaker, namun umur Bima hanya satu laga dan kini ia kembali ditugaskan untuk fokus membantu Luis Milla di Timnas U-23.[suggestedarticle=3]Sekretaris Menpora, Gatot S. Dewa Broto meminta PSSI untuk segera menentukan. Ia punya saran agar PSSI menunjuk pelatih yang sudah mengenal Timnas Indonesia U-19 kecuali bila memang PSSI punya dana untuk mendatangkan pelatih dengan nama besar."Melalui kesempatan ini, saya mengimbau kepada PSSI untuk segera mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia U-19. Kalau saya ketemu PSSI saya juga akan ingatkan kembali," ujar Gatot seperti dikutip dari CNN Indonesia."Ini waktu sudah mepet jangan cari yang ideal sekali. Cari yang sudah tahu chemistrynya. Kecuali kalau punya budget tinggi," lanjut Gatot.
  884 kali
Timnas Indonesia Ditantang Perguruan Toho, Ini Komentar PSSI
Saat ini Instagram tengah dipenuhi akun-akun yang mengatasnamakan tokoh-tokoh di serial Captain Tsubasa. Akun instagram resmi milik PSSI tidak luput dari 'serangan' akun-akun ini.Menariknya salah satu komentar ditanggapi oleh admin media sosial PSSI. Komentar yang ditanggapi adalah dari Wakashimazu. Wakashimazu sendiri merupakan karakter penjaga gawang dari Perguruan Toho."Kami harap timnas kalian bertemu tim Toho kami yang terkenal di seluruh dunia, nanti kami bantai kalian," tulis akun tersebut.[suggestedarticle=3]PSSI menanggapi tantangan ini dengan kocak. PSSI menyebut lebih tertarik berhadapan melawan Nankatsu."Kami lebih tertarik menghadapi Nankatsu yang dihuni duet emas Tsubasa Ozora-Taro Misaki plus kiper mumpuni Genzo Wakabayashi dibanding tim Anda. Lebih menantang," tulis PSSI.Setelah itu komentar tersebut semakin ramai dibanjiri oleh akun-akun yang mengatasnamakan karakrter di Captain Tsubasa. Ada akun-akun seperti Kojiro Hyuga, Taro Misaki, dan Roberto Hongo. Ada-ada saja!
  3969 kali
Luis Milla Ganti Irfan Jaya dengan Kiper Persebaya
Pelatih Timnas Indonesia mencoret gelandang Persebaya Surabaya, Irfan Jaya. Pemain 21 tahun itu dicoret lantarn sedang menderita gejala tipes.Posisi Irfan Jaya akan digantikan oleh kiper Persebaya, Miswar Saputra. Nantinya timnas akan diperkuat dengan empat kiper, tiga diantaranya yakni Andritany Ardhiyasa, Awan Setho, dan Satria Tama."Soal Irfan Jaya, dia sedang sakit tipes dan rencanaya akan diganti," jelas asisten pelatih Bima Sakti.[suggestedarticle=3]Timnas U-23 sudah melakukan latihan perdana jelang Anniversary Cup. Ada sembilan pemain yang absen dalam latihan di Lapangan ABC, Senayan, Senin (23/4/2018).Bima menjelaskan sembilan pemain memang absen karena beragam alasan. Beberapa pemain tersebut sedang memperkuat klubnya di ajang Liga 1 dan juga Piala AFC."Rencananya malam ini pemain Bhayangkara akan hadir. Besoknya mereka baru hadir latihan. Sedangkan Saddil sedang ikuti ujian nasional, dia gabung pada tanggal 27 April,” lanjut Bima.Sedangkan empat pemain Persija dan Bali United mendapat izin membela klubnya yang berlaga pada Piala AFC, 24 dan 25 April.
  4712 kali
Ikut Latihan Timnas, Evan Dimas Belum Tentu Main di Anniversary Cup
Duo Selangor FA, Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn sudah bergabung dengan Timnas Indonesia U-23 untuk ajang Anniversary Cup. Keduanya mengikuti pemusatan latihan di Lapangan ABC, Senayan, Senin (23/4/2018).Namun Evan mengungkapkan bahwa Selangor dan PSSI terus berkomunikasi terkait dengan pemanggilan dua pemain tersebut ke timnas.Pemain asal Surabaya, Jawa Timur itu mengatakan bahwa saat ini Selangor FA dan PSSI sedang berkomunikasi terkait dengan pemanggilan dirinya ke timnas.[suggestedarticle=3]Evan menyebut dirinya dan Ilham masih tetap di Indonesia sampai tanggal 27 April. Tapi Ia belum tahu untuk selanjutnya apakah masih bersama timnas di Anniversary Cup atau kembali ke Selangor."Ya itu tergantung komunikasi antara Selangor FA dan PSSI. Kalau saya, selama dipanggil timnas saya siap," ujar Evan di Lapangan ABC, usai latihan.[pagebreak]Izin dari Selangor FA[/pagebreak]Mantan pemain Bhayangkara FC itu menyebut dirinya diberika izin dari Selangor FA untuk bisa hadiri pemusatan latihan timnas jelang Anniversary Cup.Menariknya klub berjuluk The Red Giants itu akan jalani laga pada pekan-pekan dilangsungkannya Anniversary Cup, 27 April hingga 3 Mei. Selangor akan berhadapan dengan Negeri Sembilan pada Sabtu (28/4/2018) dan dilanjutkan dengan tandang melawan Johor Darul Takzim, Selasa (1/5/2018)."Mungkin manajemen Selangor dan PSSI sudah berkomunikasi jadinya saya diizinkan. Tapi kalau sampai kapannya saya belum tahu,""Selangor katanya mau berkomunikasi lagi dengan PSSI. Tanggal 27 (April) saya masih di sini, tapi prinsipnya jika dipanggil timnas saya siap datang," tandasnya.
  1542 kali
1524490201971 tag