(Foto: Bolalob)

Inilah Agenda Timnas Indonesia Sepanjang Tahun 2017

PSSI sudah merancang kegiatan untuk empat Timnas Indonesia selama tahun 2017. Agenda tersebut untuk empat Timnas Indonesia yang berbeda.

Timnas Indonesia U-22 akan menghadapi SEA Games 2017 Kuala Lumpur pada Agustus dan September mendatang. Timnas U-22 nantinya akan diproyeksikan untuk Timnas Indonesia senior. Lalu Timnas U-19 akan mengikuti Piala AFF U-19 2017 di Myanmar pada September.

Lalu ada Piala AFF U-16 2017 yang diselenggarakan di Thailand pada Julu. Sementara Timnas Putri Indonesia akan disiapkan untuk Piala AFF 2017 di Thailand pada bulan Juli.

Penunjukan keempat Timnas Indonesia itu dilakukan pada Januari yang dilanjutkan seleksi pemain hingga bulan Februari.

Timnas Indonesia U-22 akan melakukan pemusatan di dalam negeri selama kurang lebih satu setengah bulan dari Februari hingga April.

Nantinya keempat Timnas Indonesia itu diagendakan untuk beruji coba ke luar negeri. Timnas U-22 akan pergi ke Spanyol selama Mei hingga Juli dan Timnas U-19 beruji coba di Thailand bukan Agustus dan September.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Adaptasi Kuliner Khas Nusantara, Luis Milla Santap Rawon di Malang
Selain harus membiasakan diri dengan kultur sepak bola Indonesia, pelatih timnas Indonesia, Luis Milla Aspas juga harus mulai beradaptasi dengan kehidupan di tanah air. Salah satunya terbiasa menyantap kuliner khas nusantara. Salah satu makanan khas Indonesia yang dicoba Milla adalah rawon. Hal tersebut dilakukan Milla di sela-sela kegiatannya dalam memantau para pemain di Malang, Jawa Timur. "Saat memantau pemain di kota Malang, pelatih timnas Indonesia, Luis Milla   Saat memantau pemain di kota Malang, pelatih Timnas Indonesia @luismillacoach tak lupa menyempatkan diri untuk menyantap Rawon #PSSI #ProfesionalBermartabat Sebuah kiriman dibagikan oleh PSSI - FAI (@pssi__fai) pada Peb 15, 2017 pada 9:29 PST , tidak lupa menyempatkan diri untuk menyantap Rawon," begitu yang tertulis dalam unggahan PSSI di Instagram resminya, @pssi__fai. Milla memang dikenal sebagai pribadi yang humble. Hal itu diakui oleh pihak PSSI. "Coach Milla adalah sosok yang tidak neko-neko dan rendah hati sekali. Pribadi yang tetap ingin belajar. Soal makanan, dia juga tidak banyak meminta," tutur Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI, Hanif Thamrin. Di Kota Apel tersebut Milla memantau para pemain yang bermain di empat klub yang tergabung dalam Grup B Piala Presiden 2017. Keempat klub tersebut yakni tuan rumah Arema FC, Bhayangkara FC, Persija Jakarta, dan PS TNI. Dari Malang, Milla mendapat delapan pemain untuk mengikuti seleksi Indonesia U-22.
visibility  3045 kali
PSSI Jadwalkan Seleksi Tahap Kedua Timnas U-22 pada Maret 2017
PSSI dan pelatih timnas Indonesia Luis Milla Aspas mengumumkan 25 pemain yang akan mengikuti seleksi timnas tahap pertama pada 22-24 Februari 2017 di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Tangerang. Setelah seleksi tersebut usai, Milla rencananya akan kembali melakukan pemanggilan tahap kedua. Seleksi tahap kedua itu rencananya akan digelar awal Maret 2017. "Tanggal 1-3 Maret akan ada pemusatan latihan gelombang kedua, untuk tempat latihan tetap di SPH Karawaci," kata Direktur Hubungan Internasional dan Media PSSI, Hanif Thamrin di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/2/2017).[suggestedarticle] Namun, Hanif belum mengetahui siapa saja pemain yang akan dipanggil Milla untuk mengikuti seleksi tahap kedua tersebut. Hanif mengatakan, Milla akan terus memantau kualitas para pemain yang berlaga di kompetisi. Hanif juga menjelaskan, jika para pemain yang lolos dari seleksi tahap pertama belum tentu posisinya aman. Untuk itu, Hanif meminta para pemain untuk selalu menjaga kualitas permainannya jika tidak ingin dicoret oleh Milla. "Ada kemungkinan bakal bongkar pemain tapi tidak banyak," ucap Hanif. "Kalau misalnya dia gak cocok dengan skema Milla, ada kemungkinan bakal dibongkar dan ditambah dari pemain yang tidak diumumkan pada hari ini," tutup Hanif.
visibility  868 kali
Berkunjung ke Indonesia, Presiden AFC Ingin Bertemu Presiden Jokowi
Presiden Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa dijadwalkan akan melakoni kunjungan ke Indonesia pada 19-22 Februari 2017 mendatang.Selain bertemu dengan PSSI, Shaikh Salman juga ingin bertemu dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).Sebelumnya perwakilan dari AFC yang diwakili oleh Sekjen Dato' Windsor John sudah berkunjung ke Jakarta untuk menemui PSSI pada awal Februari ini.“Untuk pertemuan dengan Presiden Jokowi, saat ini Pak Joko Driyono (Wakil Ketua Umum PSSI) masih menunggu respons dari Pak Teten Masduki (Kepala Staf Kepresidenan Indonesia),” jelas Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI, Hanif Thamrin.“Memang Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa ingin bertemu dengan Presiden Jokowi,” lanjutnya.“Terkait agenda lainnya yang bakal dilakukan Shaikh Salman, masih dalam pembahasan lagi. Sebenarnya, dia ingin datang ke Indonesia bersama delegasi AFC lainnya beberapa waktu lalu. Tapi ketika itu, dia sedang ada kegiatan lain,” imbuh Hanif Thamrin.Shaikh Salman sendiri sudah menjabat sebagai presiden AFC sejak tahun 2013 lalu. Pria asal Bahrain berusia 51 tahun ini melihat potensi sepakbola yang dimiliki oleh Thailand dan Indonesia di kawasan Asia."Thailand dan Indonesia ada di posisi yang baik untuk memperkuat posisi mereka di peta sepakbola Asia, dan kami menghargai upaya yang dilakukan untuk mengembangkan permainan di kedua negara,” paparnya.“Kami berharap saat mengunjungi kedua negara ini mendapatkan kesempatan untuk lebih memahami program dan strategi yang dikerahkan di Thailand dan Indonesia di semua tingkatan,” pungkas Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa.
visibility  1532 kali
Deretan Pemain Muda yang Bakal Memikat Hati Luis Milla
Piala Presiden menjadi ajang untuk pencarian bakat Luis Milla. Setiap klub berlomba menampilkan pemain muda terbaiknya agar terpilih mewakili klub di timnas Indonesia.BACA JUGA: Sederet Bintang Eropa Berdarah Indonesia yang Tak Memilih GarudaLuis Milla sedang mencari pemain yang akan dipilih untuk skuat Merah-Putih yang akan berlaga di SEA Games Kuala Lumpur. Tugas berat sudah menanti, mantan pelatih timnas Spanyol itu pun sudah bergerilya mencari pemain muda di bawah usia 22 tahun.Berikut pemain yang berpotensi mencuri perhatian Luis MillaKiperRavi Murdianto (PS TNI)Ravi cukup berpengalaman untuk mengawal gawang timnas Indonesia U-22. Ia pernah menjadi bagian skuat Garuda Muda yang meraih gelar juara Piala AFF U-19 2013. Selain itu, Ravi juga menjadi andalan klub PS TNI. Dengan pengalamannya tersebut, Luis Milla tinggal mencari pelapis untuk mantan kiper Perserang Serang itu.BelakangBagas Adi Nugroho (Arema FC)Bagas menjadi bagian dari timnas U-19 tahun lalu. Ia cukup menonjol sebagai bek kanan. Kini pemain kelahiran Yogyakarta 19 tahun silam itu bermain di Arema FC. Bagusnya, regulasi yang berpihak kepada pemain muda membuat namanya meroket di turnamen Piala Presiden. Bagas bisa bersinar dan jadi pilihan Luis MillRyuji Utomo (Persija Jakarta)Ryuji bisa diandalkan Luis Milla di lini belakang. Pemain Persija Jakarta ini bisa bermain sebagai bek kiri dan juga bek tengah. Sebagai pemain yang punya dua posisi berbeda, tentu akan memudahkan Milla mematangkan taktik dan komposisi pemain. Soal pengalaman, Ryuji tak kalah bagus dibanding bek-bek senior.Hansamu Yama (Barito Putera)Muda, cepat, tinggi, penempatan bagus, marking yang cukup sempurna, dan punya sundulan maut membuat Hansamu Yama menjadi pemain yang bisa diandalkan Luis Milla. Sudah berpengalaman di timnas senior, membuatnya bisa jadi pemimpin di tim muda ini.Rezaldi Hehanusa (Persija Jakarta)Cukup susah menentukan pemain bek kiri. Solusi cerdas adalah memilih Rezaldi Hehanusa alias bule. Pemain Persija Jakarta itu cukup memiliki jam bermain yang banyak saat Torabika Soccer ChampionshipTengahFebri Haryadi (Persib Bandung)Ini dia wonderkid Indonesia. Cepat dan meliuk-liuk saat menerobos pertahanan lawan, mengingatkan kita seperti pemain era 1970-an. Pemain yang lahir dari tim junior Persib, Febri pantas merasakan capsnya bersama timnas Indonesia. Potensinya sangat dibutuhkan oleh Luis Milla yang sedang berburu daun muda.Evan Dimas (Bhayangkara FC)Evan merupakan generasi emas sepakbola Indonesia. Punya tendangan keras dan visi bermain yang jelas, menjadikan pemain Bhayangkara FC ini sebagai motor permainan dalam tim. Di Piala Presiden, ia sudah menciptakan satu gol indah melalui tendangan bebas yang terukur dan renyah. Evan pun sangat pantas mengisi satu tempat di timnas besutan Luis Milla.Paulo Sitanggang (Barito Putera)Punya visi bermain yang jelas di usia muda, membuat Paolo Sitanggang jadi calon yang pas untuk menemani Evan Dimas. Paulo bisa berperan lebih ke dalam saat Evan bermain lebih ke depan. Gaya ini kemungkinan akan dicoba Luis Milla yang mencitai sepak bola simpel dari kaki ke kaki. Kolaborasi tersebut terbukti berhasil di timnas U-19, dan hasilnya pun sudah sahih, juara Piala AFF.Pandi Lestaluhu (Persija Jakarta)Dalam pertandingan Persija melawan Arema di Piala Presiden Grup 2, Pandi bermain baik. Ia berani menusuk ke pertahanan lawan lebih dalam dan mempunyai kecepatan yang merepotkan barisan pertahanan lawan. Usia 19 tahun dan memiliki jam terbang di klub yang lumayan, Pandi bisa jadi andalan Milla di SEA Games.DepanMuchlis Hadi Ning (PSM Makassar)Muchlis menjadi pemain muda yang paling diwaspadai oleh barisan pertahanan lawan. Tipe bermain sebagai pivot membuatnya menjadi inisiator pergerakan bola di lini tengah. Ia bisa menjadi tembok yang mematulkan bola, dan juga bisa berbalik badan dan siap melepaskan tendangan yang keras. Tipe yang harus dipantau Milla.Dendy Sulistyawan (Bhayangkara FC)Dendy penyerang licin dan cerdas. Dia punya finishing yang bagus dan mempunyai kedua kaki yang berbahaya. Dendy musim lalu menjadi andalan Persela Lamongan. Ia bermain 32 kali dan mencetak 7 gol dan 5 assist. Kini, pemain berusia 19 tahun itu tak berubah meski sudah hijrah dari Persela. Di Bhayangkara, dia tetap menjadi pemain andalan lini depan.
visibility  10142 kali
1487154902925 tag