(Foto: Bola.com)

PSSI Tunjuk Danurwindo sebagai Direktur Teknik

PSSI menunjuk pelatih senior Danurwindo sebagai Direktur Teknik Timnas Indonesia. Danur yang merupakan mantan pelatih tim Primevera Indonesia dianggap mampu menjalankan program sepak bola di level junior dan senior.

“Selain punya pengalaman internasional di tingkat senior, Danurwindo juga punya aktif membina kompetisi usia muda,” jelas Sekjen PSSI, Ade Wellington, yang dilansir dari CNN Indonesia.

Ade Wellington juga menjelaskan bahwa penunjukkan Danurwindo sejalan dengan kemauan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi yang ingin mengembangkan sepak bola usia dini.

Danur diharapkan bisa bekerja sama dengan semua pelatih Timnas Indonesia di segala level, baik junior dan senior. Perannya penting untuk pengembangan Skuat Merah-Putih dalam mengarungi agenda tahun 2017.
editTerakhir diubah:  09/01/17 - 05:22

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Ezra Walian, "Memilih Indonesia Adalah Keputusan Terbaikku!"
Ezra Walian memang sedang tidak memperkuat Timnas Indonesia U-22. Striker muda itu tengah menempa diri di Jupiler League Belanda bersama Jong Ajax. Namun, tampaknya Indonesia terlalu lekat dalam hari-harinya.Tak ada angin tak ada hujan, pemain berdarah Manado ini mengunggah sebuah foto latihannya bersama Timnas U-22. Tampak pemilik kostum nomor 9 itu sedang melakukan shooting ke arah kiper. Biasa saja sebenarnya. Namun, bacalah komentarnya. Dijamin, kita semua bakal meleleh mendengar semangat nasionalismenya.[suggestedarticle]Bermain sepak bola itu bagaikan kehidupan, harus cepat mengambil keputusan. Salah satu keputusan terbaik dalam hidup saya adalah bermain untuk negara saya, Indonesia. ❤❤❤🇲🇨🇲🇨🇲🇨Playing football is like our life, You must take a decisions quickly. One of the best decisions in my life is to play for Indonesia. Jika seorang pemain menganggap sebuah keputusan membela negara kelahirannya sebagai pilihan terbaik dalam hidupnya, bisa dipastikan dia akan memberikan yang terbaik.   A post shared by Ezra Walian (@ezrawalian) on Apr 23, 2017 at 11:45pm PDT Kalah atau menang, Garuda akan selamanya terpatri di dada Ezra Walian.
visibility  2938 kali
Klub Inggris Masuk Daftar Lawan Timnas Indonesia U-22
Usai gagal menghadirkan Timnas Argentina menjadi lawan tanding bagi Timnas Indonesia U-22, PSSI tetap berusaha mendapatkan sparing partner yang berkualitas bagi tim asuhan Luis Milla. "Uji coba lawan Argentina kemungkinan besar batal, tapi kita masih terus mencari lawan uji coba. Kemungkinan negara Asia yang levelnya setara. Kalau klub banyak, ada Newcastle United," ujar Deputi Sekjen PSSI, Fanny Riawan.Belakangan memang banyak rencana yang harus disesuaikan mengenai program jangka panjang Timnas U-22. Satu per satu mengalami penyesuaian karena perubahan situasi.[suggestedarticle]Mulai dari keberangkatan tim untuk menjalani TC di SPanyol yang tertunda, kegagalan ikut serta dalam ISG 2017, dan terakhir kalah dari Singapura untuk mendatangkan Lionel Messi cs.Hari ini, Selasa (24/4/17) Timnas Indonesia U-22 yang tengah menjalani pemusatan latihan di lapangan SPH Karawaci berencana menggelar internal game melawan Persita Tangerang. Bukan uji coba karena sifatnya sebuah pertandingan dalam latihan.
visibility  2717 kali
Daftar Pemain dan Pelatih Asing di Liga 1 Yang Sudah Miliki IMTA
Kisruh pemain asing yang belum memiliki ijin kerja dalam bentuk Kartu Izin Tinggal Sementara Terbatas (KITAS) sempat membuat heboh pada pembukan Liga 1 pekan lalu.Namun perlahan berkat mediasi dari PSSI, PT Liga Indonesia Baru dengan instansi terkait hal itu perlahan mulai teratasi.Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia mengabarkan telah merilis sebanyak 12 IMTA (Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing) sebagai pengganti sementara KITAS. [suggestedarticle]Dengan artian sebanyak 12 nama pemain dan pelatih asing itu pun sudah bisa tampil di ajang Liga 1 pada pekan kedua ini, sambil menunggu KITAS dirilis.“Hingga Sabtu dinihari, telah diterbitkan 12 IMTA untuk pemain dan pelatih asing klub peserta Liga 1,” ungkap Dirjen Binapenta dan PKK, Maruli A Hasoloan, beberapa waktu lalu di Jakarta.“Asal klub mengajukan permohonan dan melengkapi persyaratan, (KITAS) pasti segera terbit,” tambahnya.Berikut ini 12 IMTA yang sudah diterbitkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan:Persib BandungMichael Essien (Ghana)Carlthon Michael Gerge Cole (Inggris)Madura UnitedPeter Azase Odemwingie Redoane (Inggris),Redouane Zerzouri (Maroko)Joaqum Ferreira Da Silva Filho (Asisten Pelatih/Brazil)Persela LamonganKosuke Yamazaki (Jepang)Marcio Nascimento (Brazil)Jose Manuel Barbosa Elves (Portugal)Persija JakartaBruno da Silva Lopes (Brazil)Rohit Chand (Nepal)Stefano Cugurra Teco (Pelatih/Brazil)Borneo FC Kunihiro Yamashita (Jepang)
visibility  1690 kali
PSSI, BOPI dan Kemennaker Bertemu Bahas KITAS, Ini Hasilnya
Setidaknya ada enam insitusi bertemu di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017) untuk membahas masalah Kartu Izin Tinggal Sementara Terbatas (KITAS) pemain asing yang berlaga di Liga 1.Dalam pertemuan itu hadir PSSI, PT Liga Indonesia Baru selaku operator, dan Kemenaker, serta juga ada perwakilan dari BOPI, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), dan Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora).Sebanyak enam poin dihasilkan dalam pertemuan ini, dimana sebelumnya ramai dibicarakan mengenai KITAS para pemain asing yang belum keluar namun bisa bermain di pekan pertama Liga 1.BOPI sendiri sudah meminta kepada klub agar tidak memainkan pemain asing yang belum memiliki dokumen lengkap. Namun hal itu diabaikan oleh para klub dengan dasar adanya dispensasi dari PSSI dan PT LIB, dalam menunggu proses pembuatan KITAS usai.Berikut hasil dari pertemuan tersebut: Permohonan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) langsung diajukan oleh klub (pengguna/penjamin) ke Kemennaker dengan tembusan ke BOPI, PSSI, dan Kemenpora. Permohonan Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) langsung diajukan oleh klub (pengguna/penjamin) ke Ditjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) dan PKK-Kemnaker, tanpa terlebih dahulu mendapat rekomendasi dari BOPI. Setelah mendapatkan IMTA, klub (pengguna/penjamin) mengajukan permohonan VITAS (Visa Tinggal Terbatas) dan ITAS (Izin Tinggal Terbatas) ke Direktorat Jenderal Imigrasi-Kemenkumham, dan wajib menyampaikan kepada BOPI dan Kemenpora sebagai bahan pengawasan di lapangan dan koordinasi antar instansi terkait. Pemain asing untuk kepentingan trial, agen/klub diperbolehkan menggunakan ITAS saat kedatangan paling lama 30 hari, berlaku hanya untuk pertandingan tidak resmi (non liga) PSSI, setelah mendapatkan rekomendasi dari Ditjen Binapenta dan PPK-Kemnaker dan tidak dapat diperpanjang dan dikonversikan, dan klub wajib menyampaikan ITAS kepada BOPI dan Kemenppora. Apabila pada saat masa pertandingan kompetisi, pemain belum memiliki IMTA dan ITAS akan dilakukan penindakan, baik oleh Ditjen Binapenta dan PKK-Kemnaker maupun Imigrasi atau lainnya, sesuai dengan aturan yang berlaku. Keputusan rapat ini berlaku sejak tanggal 20 April 2017.
visibility  1936 kali
1492766623995 tag