(Foto: Jakarta Post)

Regulasi Baru ISL 2017 Untungkan Pemain Muda Indonesia

PSSI melalui ketua umum Edy Rahmayadi menekankan bahwa prestasi tim nasional Indonesia akan ditentukan dengan pembinaan para pemain muda di tanah air.

Untuk itu liga tertinggi di Indonesia Indonesia Super Lague (ISL) 2017 akan memiliki banyak regulasi yang menguntungkan para pemain muda.

Salah satu regulasi untuk ISL musim 2017 nanti adalah kuota 2 + 1 untuk pemain asing, serta setiap klub wajib diperkuat oleh pemain usia 23 tahun.

Setidaknya para kontestan klub harus memiliki dan mengontrak lima pemain muda U-23 dan memainkan tiga diantaranya sebagai starter, dan jika melakukan pergantian pemain juga harus diganti dengan pemain usia yang sama.

Regulasi ini dilakukan demi meraih hasil maksimal terhadap tim nasional Indonesia pada masa mendatang. Target maksimal pun dicanangkan pada SEA Games XXIX/207 Malaysia, target semifinal di Asian Games 2018 Indonesia, dan medali emas di SEA Games XXX/2019.

“Kalau dari regulasi untuk ISL tidak banyak yang berubah, paling hanya di batas usia saja baik untuk pemain lokal maupun asing. Batas maksimal pemain adalah 35 tahun sedangkan minimalnya 21 tahun,” tutur Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi usai acara Awarding ISC A 2016, di Hotel Aryaduta.

Beberapa regulasi yang mungkin diterapkan dalam kompetisi ISL 2017:

- Usia pemain maksimal 35 tahun

- Diperbolehkan mengontrak pemain berusia 35 tahun maksimal dua pemain per klub

- Jumlah pemain asing tiga orang

- Salah satu pemain asing adalah pemain Asia

- Wajib mengontrak lima pemain U23 dan memainkannya sebagai starter sebanyak 3 pemain

- Klub harus memiliki tim U19 dan U21

Divisi Utama:

- Usia pemain maksimal 25 tahun

- Diperbolehkan mengontrak pemain berusia diatas 25 tahun maksimal 5 orang

- Klub boleh memainkan 5 pemain berusia 25 tahun dalam sebuah pertandingan

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Banyak Berteriak Kepada Pemain, Ini Instruksi dari Luis Milla
Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Persita Tangerang 2-1 dalam pertandingan uji coba di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Selasa (25/4). Sepanjang laga, dari pinggir lapangan Milla nampak banyak berteriak kepada para pemainnya.Instruksi Milla adalah agar para pemain lebih sering melakukan pressing ke pertahanan lawan. Selain itu pemain juga diminta untuk cepat dalam menuntaskan penyelesaian akhir."Memang kita anjurkan pemain lebih pressing di depan supaya mempersulit pertahanan lawan. Tadi Milla teriak supaya pemain cepat shooting dan penyelesaian akhir lebih cepat lagi," ujar asisten pelatih Timnas Indonesia U-22, Bima Sakti.[suggestedarticle]Bima menambahkan bahwa secara garis besar tim pelatih puas dengan permainan Febri Hariyadi CS. Terlebih ini merupakan kemenangan perdana setelah gagal menang di dua laga uji coba sebelumnya."Semua pemain bagus, bisa menjalankan instruksi pelatih. Tetapi saya rasa dari semua lini akan di evalusi dan kita akan lihat videonya, mana yang jadi kekurangan," jelas Bima.Dalam laga melawan Persita, Garuda Muda menang dengan skor 2-1. Gol-gol dicetak oleh Febri Hariyadi dan Osvaldo Haay sementara Persita hanya mampu membalas sekali lewat Aldi Al Achya.
visibility  163 kali
Pola Permainan Timnas Indonesia U-22 Dianggap Belum Jelas
Persita Tangerang melakoni uji coba kontra Timnas Indonesia U-22 di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Selasa (25/4). Dari laga tersebut, Asisten Pelatih Persita, Wiganda Saputra melihat Garuda Muda belum memiliki pola permainan yang jelas.Dalam laga tersebut Garuda Muda menang dengan skor 2-1. Gol-gol dicetak oleh Febri Hariyadi dan Osvaldo Haay sementara Persita hanya mampu membalas sekali lewat Aldi Al Achya.Wiganda melihat Garuda Muda masih bermain secara individu. Belum ada pola permainan yang jelas dan menurutnya ini harus diperbaiki Luis Milla.[suggestedarticle]"Saya masih lihat secara individu mereka bermain. Mungkin perlu waktu pelatih Timnas Indonesia U-22 ini, buat menyatukan pola permainan," ujar Wiganda seusai pertandingan."Tapi saya tidak begitu tahu bagaimana keinginan dari beliau (Luis Milla). Saya melihat belum ada skema permainan, seperti dari sayap atau through pass. Para pemain masih individual bermainnya," lanjutnya.
visibility  317 kali
Klub Inggris Masuk Daftar Lawan Timnas Indonesia U-22
Usai gagal menghadirkan Timnas Argentina menjadi lawan tanding bagi Timnas Indonesia U-22, PSSI tetap berusaha mendapatkan sparing partner yang berkualitas bagi tim asuhan Luis Milla. "Uji coba lawan Argentina kemungkinan besar batal, tapi kita masih terus mencari lawan uji coba. Kemungkinan negara Asia yang levelnya setara. Kalau klub banyak, ada Newcastle United," ujar Deputi Sekjen PSSI, Fanny Riawan.Belakangan memang banyak rencana yang harus disesuaikan mengenai program jangka panjang Timnas U-22. Satu per satu mengalami penyesuaian karena perubahan situasi.[suggestedarticle]Mulai dari keberangkatan tim untuk menjalani TC di SPanyol yang tertunda, kegagalan ikut serta dalam ISG 2017, dan terakhir kalah dari Singapura untuk mendatangkan Lionel Messi cs.Hari ini, Selasa (24/4/17) Timnas Indonesia U-22 yang tengah menjalani pemusatan latihan di lapangan SPH Karawaci berencana menggelar internal game melawan Persita Tangerang. Bukan uji coba karena sifatnya sebuah pertandingan dalam latihan.
visibility  2666 kali
Daftar Pemain dan Pelatih Asing di Liga 1 Yang Sudah Miliki IMTA
Kisruh pemain asing yang belum memiliki ijin kerja dalam bentuk Kartu Izin Tinggal Sementara Terbatas (KITAS) sempat membuat heboh pada pembukan Liga 1 pekan lalu.Namun perlahan berkat mediasi dari PSSI, PT Liga Indonesia Baru dengan instansi terkait hal itu perlahan mulai teratasi.Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia mengabarkan telah merilis sebanyak 12 IMTA (Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing) sebagai pengganti sementara KITAS. [suggestedarticle]Dengan artian sebanyak 12 nama pemain dan pelatih asing itu pun sudah bisa tampil di ajang Liga 1 pada pekan kedua ini, sambil menunggu KITAS dirilis.“Hingga Sabtu dinihari, telah diterbitkan 12 IMTA untuk pemain dan pelatih asing klub peserta Liga 1,” ungkap Dirjen Binapenta dan PKK, Maruli A Hasoloan, beberapa waktu lalu di Jakarta.“Asal klub mengajukan permohonan dan melengkapi persyaratan, (KITAS) pasti segera terbit,” tambahnya.Berikut ini 12 IMTA yang sudah diterbitkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan:Persib BandungMichael Essien (Ghana)Carlthon Michael Gerge Cole (Inggris)Madura UnitedPeter Azase Odemwingie Redoane (Inggris),Redouane Zerzouri (Maroko)Joaqum Ferreira Da Silva Filho (Asisten Pelatih/Brazil)Persela LamonganKosuke Yamazaki (Jepang)Marcio Nascimento (Brazil)Jose Manuel Barbosa Elves (Portugal)Persija JakartaBruno da Silva Lopes (Brazil)Rohit Chand (Nepal)Stefano Cugurra Teco (Pelatih/Brazil)Borneo FC Kunihiro Yamashita (Jepang)
visibility  1672 kali
1492929022172 tag