(Foto: juara.net)

Kiper Arema FC, Achmad Kurniawan Meninggal Dunia

Kabar duka untuk sepak bola Indonesia. Kiper kawakan Arema FC, Achmad Kurniawan meninggal dunia pada Selasa (10/1) karena sakit yang dideritanya.

AK dilarikan ke rumah sakit pada Kamis (29/12). Sempat dikabarkan membaik kondisinya seusai menjalani cuci darah, kakak kandung Kurnia Meiga tersebut meninggal di RS Syaiful Anwar, Malang.

Kabar duka ini disampaikan oleh penggawa Arema FC, Hamka Hamzah. "Innalillahi wainailahi rojiun selamat jalan Kung Allah lebih sayang ama lu kung...Insya Allah diterima disisi Allah SWT.amin#selamtjalanAK47," kicau Hamka dalam akun @hamkahamzah23.

AK tampil apik bersama Arema FC pada Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 lalu. Total ia tampil dalam 16 pertandingan bersama Singo Edan di ISC 2016. Selain Arema, AK dalam kariernya pernah memperkuat beberapa tim seperti Persita Tangerang, Persik Kediri, dan Semen Padang.

Selamat jalan AK47..

editTerakhir diubah:  10/01/17 - 17:52

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Petugas Damkar yang Kini Jadi 'Sumber Kebakaran' Arema FC
Benar kata orang, tak ada yang tahu nasib orang. Ke mana jalan nasib hanya Tuhan yang tahu. Andrianto, sayap kiri Arema FC, tak mengira kesehariannya bakal berubah drastis sejak menandatangani kontrak dengan salah satu klub elite Liga 1 ini.Dari semula menjadi pemadam kebakaran yang bertugas memadamkan api, kini beralih fungsi menjadi 'sumber kebakaran' bagi pertahanan dan gawang lawan salah satu klub elite Liga 1. Posisinya sebagai sayap kiri memang secara khusus ditugaskan untuk mengganggu dan merusak pertahanan lawan.Sebelum dikontrak resmi oleh Singo Edan, pemain berumur 22 tahun ini tercatat sebagai anggota skuad Persekam Metro FC. Sejak 3 tahun lalu, para pemain di Persekam Metro FC diberi kesempatan menjadi pegawai honorer Kabupaten Malang untuk menambah penghasilannya.Jika libur latihan, Andrianto bertugas sebagai pemadam kebakaran honorer. Pemuda asal Tajinan, Kabupaten Malang ini memulai kariernya dari nol. Dari mulai tidak tahu apa-apa sampai kini terbilang sudah cukup berpengalaman memadamkan api.[suggestedarticle]"Sudah sering kalau memadamkan kebakaran. Kalau waktu piket, pernah juga tugas padamkan api tengah malam atau pagi hari. Karena di lingkup Kabupaten Malang, banyak kejadian kebakaran. Terutama setelah musim panen tebu atau yang lainnya," katanya seperti dikutip dari Bola.com.Ketika dikontrak Arema FC, Andrianto sebenarnya sudah ingin mengundurkan diri. Tetapi nasib berkata lain. "Waktu dikontrak Arema, sebenarnya saya sudah mengajukan permohonan diri untuk mundur dari Pemadam Kebakaran. Segan kalau nantinya tidak pernah tugas karena kompetisi Liga 1 lebih panjang. Tapi tidak diizinkan. Atasan saya justru senang ada anggotanya jadi pemain Arema," kata Andrianto yang kini mendapat dispensasi khusus tidak perlu bertugas sampai musim kompetisi berakhir.
Cedera Halangi Pemain Arema Gabung TC Timnas U-22
Sebanyak 27 nama dipanggil oleh pelatih tim nasional Indonesia Luis Milla untuk menjalani pemusatan latihan di Bali pada 22 Mei mendatang.Selama sepekan skuat Garuda akan menjalani pelatihan dan juga dua laga uji coba melawan klub lokal, ini menjadi bagian dari persiapan mereka jelang SEA Games 2017.Namun dalam kesempatan kali ini pemain muda Arema FC, Bagas Adi Nugroho tak dipanggil.Dirinya mendapat cedera engkel saat membela Arema dalam laga melawan Madura United pekan lalu. Ia pun tak bisa tampil di pekan ketujuh Liga 1 saat Arema bertandang ke Lamongan, dalam bertemu Persela.[suggestedarticle]Arema menyebutkan Bagas butuh waktu hingga satu pekan untuk kembali berlatih, lampu hijau diberikan oleh Luis Milla agar pemain berusia 21 tahun ini fokus dalam penyembuhan cederanya dulu.Selain Bagas, bek kanan Barito Nazar Nurzaidin diprediksi juga tak akan bergabung meski dirinya dipanggil oleh Milla.Nazar mendapat cedera engkel saat membela Barito akhir pekan lalu. Cedera ini diprediksi cukup parah.Berikut 27 pemain timnas Indonesia U-22 yang mengikuti TC di Bali:Kiper: Ravi Murdianto (PS TNI), Kurniawan Kartika Ajie (Persiba Balikpapan), Moch Diky Indriyana (Bali United), Satria Tama (Persegres Gresik United)Belakang: Andy Setyo Nugroho (PS TNI), Hansamu Yama Pranata (Barito Putera), Nazar Nurzaidin (Barito Putera), Putu Gede Juni Antara (Bhayangkara FC), Osvaldo Haay (Persipura), Ryuji Utomo (Persija), Rezaldi Hehanusa (Persija), Ricky Fajrin Saputra (Bali United), Zalnando (Sriwijaya FC)Tengah: Paulo Oktavianus Sitanggang (Barito Putera), Evan Dimas Darmono (Bhayangkara FC), Nasir (Arema), Hanif Abdurrauf Sjahbandi (Arema), Muhammad Hargianto (Persija), Gian Zola Nasrulloh (Persib), Febri Hariyadi (Persib), Septian David Maulana (Mitra Kukar), Asnawi Mangkualam Bahar (PSM), Saddil Ramdani (Persela)Depan: Marinus Mariyanto Wanewar (Persipura), Yabes Roni Malaifani (Bali United), Ezra Walian (Jong Ajax), Ahmad Nur Hardianto (Persela)
visibility  455 kali
Tiga Pemain Senior Arema Sabar Menunggu Giliran Bermain
Sebanyak tiga pemain senior Arema FC masih menunggu kesempatan bermain dari pelatih Aji Santoso di Liga 1 musim ini.Pemain yang sempat menjadi tumpuan, seperti Ahmad Bustomi, Arif Suyono, dan Sunarto belum pernah bermain hingga pekan keenam.Persaingan ketat di posisi mereka dengan pemain muda dan pemain asing dinilai sebagai faktor utama mereka belum bermain. Belum lagi adanya regulasi pemain muda yang harus dijalani oleh Arema.“Kami yang tahu kebutuhan tim di lapangan. Apalagi sekarang persaingan di lini tengah cukup ketat. Belum lagi ada aturan U-23,” ucap Aji Santoso pada Surya Malang.[suggestedarticle]Aji Santoso menyebut masih banyak waktu untuk pemain lain mendapat kesempatan. Sebab pertandingan baru akan memasuki pekan ketujuh.“Masih banyak kesempatan bagi semua pemain untuk turun. Tetapi kami juga akan melihat kondisi terakhir dahulu sebelum menurunkan pemain dalam pertandingan,” terangnya.Dalam dua laga terakhir Arema gagal meraih poin penuh, mereka kalah dari PSM Makassar dan bermain imbang dengan Madura United.Saat ini dengan raihan 11 poin Arema ada di posisi empat klasemen sementara Liga 1.
visibility  1055 kali
Arema Pertimbangkan Pakai Gajayana Saat Bulan Ramadan
Pemakaian Stadion Gajayana kembali disuarakan oleh manajemen Arema FC dalam laga Liga 1 pada saat bulan Ramadan.Pertimbangan bermain malam saat Ramadan dinilai manajemen Arema cocok jika dimainkan di Gajayana, yang terletak di pusat kota. Ketimbang Kanjuruhan yang memiliki jarak terlalu jauh.“Stadion Gajayana dekat dengan kota. Arema mungkin akan bermain di Stadion Gajayana, karena mudah diakses saat melawan Mitra Kukar. Pertimbangan lainnya juga pertandingan digelar terlalu malam,” terang Ruddy Widodo, General Manajer Arema.[suggestedarticle]Arema masih memiliki waktu kurang lebih selama dua pekan untuk melakukan persiapan. Mereka akan bertemu wali kota Malang terlebih dulu, dan selanjutnya ke Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Gajayana, mengingat stadion itu juga dipakai Persiba Balikpapan.“Seperti biasa, kami akan pamitan kepada wali kota tentang pemakaian stadion ini, karena kami juga mendaftarkan stadion itu sebagai kandang kedua,” ucap Ruddy.Arema FC dijadwalkan menjadi tuan rumah di laga melawan Mitra Kukar pada 28 Mei mendatang.
visibility  632 kali
Tiga Gol Drogba Kalah dari Segudang Jam Terbang El Loco
Tiga gol dalam empat partai. Dari kaca mata statistik sepakbola, jumlah itu masuk kategori produktif. Bahkan sangat produktif. Tapi, ternyata jumlah itu tak cukup membuat seorang pemain tetap berada di deretan starting line up. Ya, Dedik Setiawan - atau yang dijuluki sebagai Drogba dari Arema - akhirnya harus kembali duduk di bangku cadangan Arema FC. Meski masih berstatus Top Skor sementara klub berjuluk Singo Edan itu, kembalinya striker senior Cristian 'El Loco' Gonzales memaksanya menepi sementara. "Saya santai saja. Starter atau tidak itu tergantung pelatih. Tapi, saya selalu siap jika sewaktu-waktu diberi kesempatan turun," kata Dedik seperti dilansir Bola.com.Sejak pekan kelima, pelatih Aji Santoso mengembalikan peran Cristian Gonzales sebagai striker utama Arema FC. Kondisi fisik Top Skor Piala Presiden 2017 ini dinilai sudah fit usai libur panjang dan Umroh. [suggestedarticle]Dedik Drogba mengaku bisa menerima keputusan pelatih. Tetapi sebagai pemain yang sedang menemukan ketajamannya, dia khawatir terlalu lama duduk di bench bakal mempengaruhi produktivitasnya."Ada rasa khawatir jika bermain lagi harus mencari bentuk permainan terbaik saya lagi. Tapi, ini sudah menjadi tugas saya untuk tetap bisa menjaga kondisi seperti sekarang," ungkap eks striker Persekam Metro FC ini.Ada satu lagi pembuktian Dedik Drogba yang harus tertunda, yaitu mencetak gol di luar Malang. Tiga golnya ke gawang Bhayangkara FC, Barito Putera dan Persiba Balakpapan semua dicetak di Malang. Berharap diduetkan dengan Cristian Gonzales belum masuk dalam skema taktik Arema. Pelatih Aji Santoso lebih suka memakai satu striker dengan dukungan dua sayap cepat.
visibility  2785 kali
Presiden MU Sebut Timnya Tak Boleh Menang di Malang
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi kesal dengan wasit Asep Yandis. Wasit yang memimpin pertandingan Arema FC vs Madura United di Stadion Kanjuruhan, Minggu (14/05/17) dianggap merugikan Sape Kerrab.Pertandingan berakhir dengan hasil imbang 1-1. Sebelumnya MU unggul lebih dulu melalui gol Dane Milovanovic menit ke-54. Namun, Arema mendapatkan hadiah penalti yang sukses dieksekusi Cristian Gonzales.[suggestedarticle]"Hal seperti ini terjadi lagi. Madura United tidak boleh menang di stadion (Kanjuruhan) ini. Selamat atas selesainya pertandingan ini," kata Achsanul, dikutip dari laman resmi Madura United.Achsanul wajar geram, karena hasil imbang tersebut membuat Gomes de Oliviera Boys itu harus puas berada di peringkat 9 klasemen sementara Liga 1.
visibility  1514 kali
Tak Mainkan Dedik Drogba, Ini Jawaban Aji Santoso
Duel antara Arema FC melawan Madura United di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (14/5/2017) berakhir imbang 1-1.Tim tamu unggul lebih dulu melalui Dane Milovanovic, sebelum bisa disamakan oleh Cristianl Gonzales di babak kedua.Di laga ini pelatih Arema Aji Santoso tak memainkan pemain yang tengah on fire Dedik Setiawan. Bahkan tiga pergantian pemain, sang pelatih lebih memilih memasukan Hendro Siswanto, Dendi Santoso dan Jad Noureddine.[suggestedarticle]Padahal Dedik sudah mencetak tiga gol dalam empat laga di kancah Liga 1."Saya tetap memasang el loco karena ingin memberi pressure kepada dua stoper mereka agar tidak berani keluar," ujar Aji Santoso usai laga."Menurut saya tidak ada masalah dengan komposisi pemain. Semua pemain sudah menunjukan kemauan bermain yang kuat, hanya saja Gonzales memang dikawal ketat oleh lawan," kata Aji.Hasil imbang ini membawa Arema belum meraih kemenangan dalam dua laga terakhir, dimana pada pekan lalu mereka kalah dari PSM Makassar.
visibility  1027 kali
Jalani Laga Keras Lawan MU, Bek Arema Tak Sanggup Berdiri Lagi
Hasil 1-1 Arema FC melawan Madura FC ternyata harus dibayar mahal oleh bek mereka, Arthur Cunha. Ia harus keluar lapangan dengan ditandu tim medis.Arthur alami cedera di area perut dan pangkal paha. Cedera tersebut membuat tak sanggup berjalan dan langsung tinggalkan lapangan.[suggestedarticle]"Arthur mengalami cedera. Kami masih tunggu perkembangannya. Semoga pertandingan selanjutnya melawan Persela Lamongan (21/5/2017), dia sudah pulih,” kata pelatih Arema FC, Aji Santoso yang dilansir dari Bola.com.Tim pelatih Singo Edan pun berharap cedera Arthur tidak serius, karena stok pemain belakang yang dimiliki tak banyak. "Kebetulan pertandingan selanjutnya masih satu minggu lagi. Ada waktu untuk memulihkan cedera," tandasnya.
visibility  1201 kali
Posisi Dua Pemain Luis Milla Terancam Direbut Pemain Lain di Arema FC
Bagas Adi Nugroho, Hanif Sjahbandi dan Nasir harus bangga menyandang status pemain nasional. Mereka masuk skuad asuhan Luis Milla di Timnas U-22. Tapi, di mata pelatih Arema FC, Aji Santoso, status ketiganya tak otomatis memberi tempat dalam tim.”Jadi persaingan sekarang akan lebih ketat. Siapa yang bisa tampil bagus, dia yang akan jadi starter. Apalagi Andrianto dan Rafli main bagus dalam beberapa pertandingan kemarin,” kata Aji seperti dikutip dari Bola.com.Nasir dan Hanif menjadi dua pemain yang paling terancam posisinya. Andrianto dan Rafli memang memiliki posisi yang sama dengan dua rekannya yang sudah terseleksi masuk Timnas U-22 itu. Persaingan tiga pemain U-22 sebagai starter di Arema FC semakin ketat. [suggestedarticle]Performa Nasir dinilai cenderung mengalami penurunan usai kembali dari TC Timnas U-22. Saat melawan Persiba Balikpapan, misalnya, dia gagal menunjukkan permainan terbaiknya dan kesulitan menembus pertahanan lawan.Sementara Hanif dihadapkan pada skema permainan Arema FC untuk dapat masuk tim. Jika membutuhkan permainan agresif, Aji Santoso lebih condong pada Rafli. Sementara jika bermain cenderung bertahan, Hanif lebih diutamakan sebagai gelandang bertahan.Hal itu terbukti saat Arema FC ditahan imbang Madura United, Minggu (14/5/17). Nasir duduk di bangku cadangan dan tak dimainkan. Sementara Bagas dan Hanif turun membantu meraih 1 poin di partai home yang berjalan ketat.”Saya justru senang ada persaingan pemain muda karena regulasi wajib memainkan tiga pemain muda jadi kesempatan mereka. Buktikan kalau memang layak masuk starter dengan bermain sebagus mungkin,” tegas Aji.Sementara Bagas masih tangguh menggalang pertahanan berduet dengan Arthur Cunha. Gawang Arema baru bobol di markas PSM Makassar saat Bagas absen mengikuti TC.
visibility  4190 kali
El Loco Selamatkan Arema dari Kekalahan atas Madura United
Arema FC harus puas bermain imbang 1-1 atas tamunya Madura United FC dalam lanjutan pekan keenam Liga 1 pada Minggu (14/5) di Stadion Kanjuruhan, Malang.Tim tamu unggul lebih dulu melalui Dane Milovanovic di menit ke-53, sementara Arema baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-71 oleh Christian Gonzales melalui titik putih.Kedua tim bermain imbang tanpa gol di babak pertama, dimana Peter Odemwingie mengancam dulu gawang Kurnia Mega di awal babak pertama.Baik Arema dan juga Madura sama-sama melancarkan serangan, namun belum ada yang berbuah gol.[suggestedarticle]Baru di babak kedua Madura unggul lebih dulu melalui tandukan dari Milovanovic, usai menyambut umpan Odemwingie.Arema mulai menaikan tempo serangannya. Hasilnya, Cristian Gonzales berhasil mencetak gol lewat titik putih di menit 71. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Arema, usai pelanggaran Odemwingie kepada Arthur Cunha di area terlarang.Hasil imbang akhirnya bertahan hingga pertandingan usai, kedua tim harus puas degan raihan satu poin.Hasil ini tak mengubah posisi Arema di posisi ketiga klasemen dengan raihan 11 poin. Sementara Madura United bercokol di posisi sembilan klasemen dengan poin 9.Dalam dua laga terakhir Arema gagal menang, dimana pada pekan lalu mereka kalah 1-0 dari PSM Makassar.Susunan Pemain: Arema FC: Kurnia Meiga (gk); Arthur Cunha, Bagas Adi Nugroho (Hendro Siswanto'83), Beny Wahyudi, Johan Alfarizi, Hanif Sjahbandi (Jad Noureddine'46), Adam Alis, Andrianto (Dendi Santoso'46), Esteban Vizcarra, Juan Pino, Cristian Gonzales. Madura United: Heri Prasetyo (gk); Asep Berlian, Fabiano Beltrame, Fachrudin Aryanto, Rifad Marasabessy (Bayu Gatra'51), Dane Milovanovic, Rizky Dwi Febriyanto, Saldi (Greg Nwokolo'46), Slamet Nurcahyo, Engelberd Sani, Peter Odemwingie.
visibility  1963 kali
1494770848941 tag