(Foto: BOLALOB)

Ini Pemain Favorit Alfred Riedl Selama Menangani Timnas Indonesia

Usai gelaran Piala AFF 2016 Alfred Riedl dipastikan tak akan menangani tim nasional Indonesia untuk masa mendatang.

PSSI melalui kongres tahunan awal di Bandung pekan lalu memastikan akan ada nama baru yang akan menangani timnas senior maupun kelompok umur. Dua nama yang akan menangani timnas antara lain pelatih asal Spanyol, Luis Fernandez dan Luis Milla Aspas.

Riedl sendiri sudah menangani timnas Garuda dalam tiga periode yaitu pada 2010, 2014 dan terakhir 2016.

Pelatih asal Austria itu pun mengungkapkan pemain favorit yang pernah bekerjasama dengannya selama menangani timnas.

"Saya sangat terkesan dengan Bepe. Karena sebagai pemain bintang, dia tetap memberikan reaksi bagus ketika hanya jadi cadangan di Piala AFF 2010 lalu," ungkap Riedl seperti dilansir oleh Viva news.



"Yang dia inginkan hanya melayani sepakbola Indonesia. Dia juga melakukan tugasnya dengan baik di 2010, mencetak beberapa gol. Dan dia memiliki peran penting di balik layar," sambungnya.

Dalam dua edisi Piala AFF yaitu tahun 2010 dan 2016 Riedl sebenarnya sukses membawa timnas Indonesia melaju hingga babak final.

Sayang di dua partai final itu Indonesia harus takluk dari Malaysia dan Thailand.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Banyak Berteriak Kepada Pemain, Ini Instruksi dari Luis Milla
Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Persita Tangerang 2-1 dalam pertandingan uji coba di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Selasa (25/4). Sepanjang laga, dari pinggir lapangan Milla nampak banyak berteriak kepada para pemainnya.Instruksi Milla adalah agar para pemain lebih sering melakukan pressing ke pertahanan lawan. Selain itu pemain juga diminta untuk cepat dalam menuntaskan penyelesaian akhir."Memang kita anjurkan pemain lebih pressing di depan supaya mempersulit pertahanan lawan. Tadi Milla teriak supaya pemain cepat shooting dan penyelesaian akhir lebih cepat lagi," ujar asisten pelatih Timnas Indonesia U-22, Bima Sakti.[suggestedarticle]Bima menambahkan bahwa secara garis besar tim pelatih puas dengan permainan Febri Hariyadi CS. Terlebih ini merupakan kemenangan perdana setelah gagal menang di dua laga uji coba sebelumnya."Semua pemain bagus, bisa menjalankan instruksi pelatih. Tetapi saya rasa dari semua lini akan di evalusi dan kita akan lihat videonya, mana yang jadi kekurangan," jelas Bima.Dalam laga melawan Persita, Garuda Muda menang dengan skor 2-1. Gol-gol dicetak oleh Febri Hariyadi dan Osvaldo Haay sementara Persita hanya mampu membalas sekali lewat Aldi Al Achya.
visibility  163 kali
Pola Permainan Timnas Indonesia U-22 Dianggap Belum Jelas
Persita Tangerang melakoni uji coba kontra Timnas Indonesia U-22 di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Selasa (25/4). Dari laga tersebut, Asisten Pelatih Persita, Wiganda Saputra melihat Garuda Muda belum memiliki pola permainan yang jelas.Dalam laga tersebut Garuda Muda menang dengan skor 2-1. Gol-gol dicetak oleh Febri Hariyadi dan Osvaldo Haay sementara Persita hanya mampu membalas sekali lewat Aldi Al Achya.Wiganda melihat Garuda Muda masih bermain secara individu. Belum ada pola permainan yang jelas dan menurutnya ini harus diperbaiki Luis Milla.[suggestedarticle]"Saya masih lihat secara individu mereka bermain. Mungkin perlu waktu pelatih Timnas Indonesia U-22 ini, buat menyatukan pola permainan," ujar Wiganda seusai pertandingan."Tapi saya tidak begitu tahu bagaimana keinginan dari beliau (Luis Milla). Saya melihat belum ada skema permainan, seperti dari sayap atau through pass. Para pemain masih individual bermainnya," lanjutnya.
visibility  317 kali
Timnas Indonesia Tergabung di Grup F Kualifikasi Piala Asia U-19 2018
AFC telah melakukan undian untuk babak kualifikasi Piala Asia U-19 2018, Kamis (21/4). Timnas Indonesia U-19 tergabung di Grup F dan akan bersaing dengan empat tim lain.Garuda Muda tergabung di Grup F bersama Korea Selatan, Malaysia, Timor-Leste, dan Brunei. Korea Selatan akan menjadi tuan rumah pertandingan-pertandingan di Grup F ini.[suggestedarticle]Babak kualifikasi Piala Asia U-19 2018 akan dihelat pada tanggal 31 Oktober–8 November 2017. Juara masing-masing grup serta lima runner-up terbaik akan lolos ke turnamen yang dihelat tahun depan.AFC belum menentukan siapa yang menjadi tuan rumah Piala Asia U-19 2018. Namun PSSI mengklaim hampir pasti akan menjadi tuan rumah. Bila benar menjadi tuan rumah maka Garuda Muda dipastikan lolos ke Piala Asia U-19 2018 apapun hasil yang dipetik di babak kualifikasi.Berikut Hasil Lengkap Kualifikasi Piala Asia U-19 2018:
visibility  7974 kali
Timnas Indonesia Bentrok dengan Rival Lama di Kualifikasi Piala Asia U-16 2018
AFC telah menghelat undian babak kualifikasi Piala Asia U-16 2018, Jumat (21/4). Timnas Indonesia U-16 tergabung di Grup G dan akan bersaing dengan empat tim lain.Garuda Muda yang ada di pot 5 diundi terlebih dahulu. Fachri Husaini akan memimpin timnya melawan Laos, Timor-Leste, Northern Mariana Islands, dan Thailand.Seperti Timnas Indonesia U-22, Timnas U-16 akan kembali berhadapan kontra Thailand yang berada di pot satu. Thailand sendiri akan menjadi tuan rumah di Grup G ini.[suggestedarticle]Juara masing-masing grup serta lima runner-up terbaik akan lolos ke turnamen yang akan dihelat tahun depan. AFC sendiri belum menentukan siapa yang akan menjadi tuan rumah turnamen.Kualifikasi Piala Asia U-19 2018 akan dihelat pada tanggal 16-24 September 2017. Sebelum terjun di babak kualifikasi, Garuda Muda akan tampil terlebih dahulu di Piala AFF U-15 2017 pada bulan Juli mendatang.Berikut Hasil Lengkap Undian Kualifikasi Piala Asia U-16 2018: Here are the official #AFCU16 2018 Qualifiers draw results!The qualifiers will take place on September 16-24, 2017.#OAOG #Asia pic.twitter.com/gBK3cW0EZA — The-AFC.com (@theafcdotcom) April 21, 2017
visibility  3637 kali
1492760038311 tag