(Foto: Bolalob)

RESMI: 3 Pemain Muda Makassar Perkuat Antam FC Jakarta

Tiga pemain muda Makassar resmi bergabung dengan Antam FC Jakarta.

Ketiga pemain tersebut adalah Muhammad Hasir dan Fredik Dale dari WPK MBU Makassar dan Ardiansyah Nur dari MBU FC. Ketiga pemain ini diboyong asisten pelatih Azhar yang juga berasal dari Makassar.

Ketiga pemain ini memang memiliki skill yang mumpuni dan diharapkan dapat membantu Antam FC bersinar di PFL 2017 ini. Terutama juga mereka akan membawa nama Makassar yang musim ini tidak ada wakilnya lagi di PFL.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Resmi! Vamos Mataram Gaet Pelatih Asal Iran
Vamos Mataram mendatangkan pelatih baru untuk mematangkan tim jelang AFC Futsal Club Championship 2017.Tak tanggung-tanggung, Vamos kembali mendatangkan pelatih asing, kali ini pelatih asal Iran, Reza Fallah, menjadi rekrutan anyar Vamos.[suggestedarticle]Reza yang sudah malang melintang melatih tim di kompetisi profesional di Iran datang bersama Ali Abedin, penggawa Iran yang telah lebih dulu merasakan jersey Vamos pada Senin (12/6) kemarin.Reza hanya akan dikontrak hingga AFC Futsal CLub 2017 berakhir. Di AFC Futsal Club pada 20-30 Juli mendatang di Ho Chi Min City, Vietnam, Vamos bersaing di fase grup dengan Al Rayyan Qatar, Naft Al Wasat serta Disi Invest.
Resmi! Eks Penggawa Vamos Mataram Direkrut Permata Indah Manokwari
Permata Indah Manokwari kembali kedatangan satu pemain baru dalam persiapan menghadapi AFF Futsal Club Championship 2017.Dia adalah eks penggawa Vamos Mataram, Eko Andriyana. Pemain yang berjuluk 'The Sniper' ini sebelumnya sudah bergabung dalam latihan skuat Permata, namun baru sebatas Ujicoba.Pada Sabtu (10/6) kemarin dirinya resmi digaet untuk menambal kekurangan satu pemain yang keluar dari pemusatan latihan, Geordiyan Dermawan.Eko juga sudah didaftarkan untuk mengikuti ajang AFF Futsal Club 2017 bersama 15 pemain lainnya. AFF Futsal Club 2017 sendiri bakal digelar pada 3-9 Juli mendatang di Bangkok, Thailand.
visibility  14341 kali
4 Pemain Resmi Berpisah Dengan Permata Indah Manokwari
Bukan hanya menambah pemain baru, Permata Indah Manokwari juga harus menggugurkan beberapa pemain pasca meraih gelar Runner-up Pro Futsal League 2017.Terdapat empat pemain yang tidak berlanjut di Permata Indah Manokwari. Mereka adalah Niko Wijaya, Dadang Prasetyo, Stenitz Walvin, dan Rahmat Nonci. Keempat pemain ini juga tak mengikuti persiapan Permata Indah Manokwari jelang AFF Futsal Club Championship 2017.[suggestedarticle]Keempat pemain ini digantikan oleh penggawa baru yang hanya diplot untuk bermain di AFF Futsal Club. Mereka adalah Christian Yembise, Ardiansyah Runtuboy, Khalid El Hattach, dan Rico Zulkarnain."Skuat yang akan diturunkan di AFF Futsal Club 2017 ini merupakan gambaran atau kerangka untuk liga musim depan," kata manajer Permata, Gerson Rombe.Kontrak pemain lama sendiri sudah habis pada Juni ini namun diperpanjang hingga AFF Futsal Club usai. Jika performa mereka memuaskan bukan tak mungkin disodori kontrak berlaga di liga musim depan.
visibility  4969 kali
Inilah Alasan Pemain Iran Perpanjang Kontrak Bersama Vamos Mataram
Pemain asing asal Iran, Ali Abedin secara resmi memperpanjang kontraknya bersama tim juara Pro Futsal League (PFL) 2017, Vamos Mataram.Ali yang ikut membantu Vamos meraih gelar juara sebenarnya telah habis kontrak selepas final four kemarin dan pulang ke Iran. Tapi, dirinya kemudian menerima perpanjangan kontrak Vamos untuk membantu tim tersebut berlaga di AFC Futsal Club Championship 2017.[suggestedarticle]“Saya sangat senang bisa kembali bersama Vamos. Saya harap ini menjadi kejutan yang menyenangkan bagi Semeton Vamos,” ungkap Ali seperti dikutip dari situs resmi klub, vamosfutsal.com.“Saya tidak mau menghadapi tim yang begitu saya cintai seperti Vamos,” ujar Ali tentang kenapa dirinya mau menerima perpanjangan kontrak dari Vamos.“Big thanks to Mr. Ary dan the players and officials of Vamos,” pungkasnya.
visibility  2948 kali
Inilah Cerita Srikandi Futsal Tentang Beban Top Skor WPFL 2017 dan Timnas Futsal Putri
Top skor Women Pro Futsal League (WPFL) 2017, Rani Mulyasari sangat senang bisa kembali mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Futsal Putri Indonesia yang diadakan di Score Futsal Purwokerto sejak 30 Mei lalu.Rani pun berharap dirinya bisa terpilih kembali membela Timnas Futsal Putri. Ia juga bercerita tentang bebannya mengikuti TC Timnas Futsal Putri setelah meraih gelar top skor WPFL 2017.[suggestedarticle]"Harapannya yang pertama kepilih di tim yang nanti berangkat, dan tenaganya bisa membantu kebutuhan tim, dan terakhir bisa bawa Indonesia juara," ungkap pemain yang biasa disapa Odoy ini kepada Bolalob."Beban mudah-mudahan ga ada, biar akunya enjoy jalanin semua program dan tujuan yang mau di capai. Semoga semuanya berjalan sesuai yang di inginkan," pungkasnya.
visibility  846 kali
Eks Vamos Mataram Terlihat Berlatih Bersama Permata Indah Manokwari
Eks pemain Vamos Mataram yang baru saja lepas kontrak terlihat berlatih bersama Permata Indah Manokwari, Andriyana Ekayana.Pemain yang dijuluki The Sniper ini resmi berpisah dengan Vamos pada Juni ini setelah dirinya tidak memperpanjang kontrak karena ingin fokus bekerja dan menyelesaikan kuliah terlebih dahulu di Bandung. Dirinya kemudian terlihat berlatih bersama Permata yang sedang menyiapkan diri berlaga di AFF Futsal Club Championship 2017 di Bandung.[suggestedarticle]Manajemen Permata sendiri menyatakan jika mereka memang tertarik untuk merekrutnya, tapi keputusan tetap ada di tim pelatih. "Andriyana ikut berlatih bersama kami, tapi soal diambil atau tidaknya semua tergantung tim pelatih," ungkap perwakilan manajemen Permata kepada Bolalob.Andriyana sendiri sudah tidak asing dengan pelatih Permata, Arif Kurniawan karena keduanya pernah bersama di FC Libido Bandung. Patut dinantikan apakah The Sniper akan dikontrak Permata atau tidak.
visibility  4088 kali
Wow! Berlaga di Liga Futsal Pro, Biaya yang Dikeluarkan Sentuh Miliaran Rupiah
Berlaga di kompetisi futsal profesional di Indonesia tidak gampang dan semudah main di turnamen tarkam biasa.Setidaknya beratnya mengarungi kompetisi juga dirasakan tim asal Kalimantan Barat, Kancil BBK Pontianak yang lolos ke Pro Futsal League 2017 sebagai tim promosi dari Liga Futsal Nusantara.Bos Kancil BBK, Haryadi Zuryansyah, membeberkan besaran kocek yang harus dirogohnya untuk membawa Kancil menjadi tim asal Kalbar pertama di kompetisi futsal profesional.[suggestedarticle]"Untuk di Liga Pro dibutuhkan biaya 1.5 miliar sampai 2 miliar idealnya. Perjalanan kita kemarin di Liga Pro sudah menghabiskan total biaya 1.5 miliar," kata Yadi, panggilan akrabnya dilansir tribun Pontianak. Yadi pun berharap di musim keduanya, ada lebih banyak penopang dan sponsor untuk keberlangsungan tim.Menurutnya, Kancil BBK punya potensi untuk bisa meraih prestasi tinggi di musim depan jika mendapat sokongan maksimal. "Saya rasa Kalbar punya potensi besar. Makanya kita berharap dukungan, karena banyak pengusaha du Kalbar ini yang saya rasa mampu," ungkapnya.[suggestedarticle]Saat ini manajemen Kancil sendiri sedang mempersiapkan secara teknis maupun non teknis untuk berlaga di liga musim depan."Kami sedang mencari apapun, jalan manapun, agar futsal Kalbar tetap eksis dan harum namanya di tingkat nasional," pungkasnya.
visibility  3404 kali
Sibuk! Inilah Bursa Transfer Vamos Mataram Pasca Jadi Juara Pro Futsal League 2017
Vamos Mataram menjadi tim yang sibuk dibursa transfer meski Pro Futsal League (PFL) 2017 telah usai.Setelah menjadi juara PFL 2017, Vamos menjadi wakil Indonesia untuk berlaga di AFC Futsal Club Championship 2017 pada Juli mendatang. Vamos pun langsung berlatih kembali sebagai persiapan berlaga diajang bergengsi antar klub futsal se-Asia tersebut.[suggestedarticle]Vamos harus sibuk dibursa transfer karena 3 pemainnya hengkang, yaitu Andriyana Ekayana, dan dua pemain asingnya. Khalid El Khattach dan Ali Abedin. Vamos pun langsung merekrut penggantinya yang kesemuanya berasal dari Mataram FC NTB.Ketiga pemain anyar Vamos tesebut adalah Sauqy Saud Lubis, Alfajri Zikri, dan Tricahyo Ramadhan. Ketiganya pun sudah ikut berlatih bersama Vamos sebagai persiapan berlaga di AFC Futsal Club Championship 2017.Selain itu, Vamos juga ditinggal pelatihnya Hicham Ben Hammou yang kembali ke Belanda. Posisi pelatih pun saat ini ditangani kembali oleh Deny Handoyo. Sebagai info, pelatih asing dan ketiga pemain yang dilepas Vamos kesemuanya telah habis kontrak.   Pemain masuk dan keluar Vamos Mataram sampai saat ini. Bagaimana tanggapan kalian? #FutsalIndonesia #VamosMataram A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on Jun 5, 2017 at 11:24pm PDT
visibility  3184 kali
Pelatih Ingin Persiapan Tim Kancil BBK Lebih Panjang Hadapi Liga Musim Depan
Pelatih Kancil BBK Pontianak, Naim Hamid, mengapresiasi kerja keras skuat dan manajemen yang mampu mencapai target dengan bertahan di debut mereka di Pro Futsal League 2017.Dengan persiapan yang minim pasca lolos dari Liga Futsal Nusantara ke PFL 2017, Kancil berhasil finis di peringkat ketiga grup B meski gagal lolos ke final four. Jika ingin prestasi yang lebih tinggi, Naim berharap Kancil BBK bisa menggelar persiapan jangka panjang.[suggestedarticle]Kemarin di Liga Pro dan 2017, kita hanya persiapan tiga minggu, karena habis Linus. Apa yang anak-anak tampilkan juga sudah habis-habisan dan bisa buat bangga Kalbar. Mudah-mudahan untuk kompetisi berikutnya, minimal bulan November, kita sudah bisa persiapan," kata Naim dilansir tribun Pontianak.Naim berkaca kepada beberapa tim yang punya persiapan lebih matang seperti Black Steel Manokwari dan juara PFL 2017, Vamos Mataram, yang sudah mempersiapkan tim enam bulan sebelum liga bergulir.[suggestedarticle]"Kalau pengen target lebih baik, minimal tiga bulan atau sebelumnya kita sudah persiapan. Karena seperti Black Steel kemarin mereka persiapan tiga bulan sebelumnya, Vamos persiapan satu tahun," pungkasnya.
visibility  1323 kali
3 Penggawa Kancil BBK Ini Digoda Klub Dengan Gaji Lebih Besar
Meski gagal lolos ke final four Pro Futsal League 2017, Kancil BBK Pontianak menjadi kejutan dengan menempati peringkat ketiga grup B di atas juara liga 2016, Black Steel Manokwari.Bahkan pasca liga, beberapa pemain Kancil BBK diakui manajemen ditawari oleh klub-klub lain untuk berganti jersey.[suggestedarticle]Tiga pemain andalan mereka yaitu kapten Wahid Setiawan, Yudi Priyatna dan Samuel Eko Putra, bahkan ditawar dengan iming-iming gaji yang lebih besar. Namun mereka lebih memilih bertahan di klub yang membesarkan namanya.Saat ini masih sama seperti kemarin, kita tim dengan modal semangat dan loyalitas pemain. Bahkan beberapa pemain kita ditawar klub-klub besar, digaji dengan harga tinggi. Alhamdulillah mereka masih punya loyalitas yang besar," kata Haryadi Zuryansyah, pemilik tim kancil BBK, dilansir Tribun Pontianak.[suggestedarticle]Menurut Yadi, panggilan akrabnya, para pemain lebih memilih bertahan semata-mata ingin kembali membawa Kancil meraih prestasi yang lebih baik dan membanggakan daerah mereka yaitu Kalimantan Barat."Saya sampaikan kepada pemain. Kebanggaan saya terhadap tim ini ialah ketika kita mampu berbicara banyak dengan pemain yang bermaterikan pemain lokal. Itu sudah menjadi kebanggaan luar biasa," pungkasnya.
visibility  2712 kali
1496749501404 tag