(Foto: Bleacher Report)

Dihujani Kritik, Infantino Buka Suara Tentang Ekspansi Piala Dunia

Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan keputusan untuk menambah jumlah peserta Piala Dunia menjadi 48 tim adalah langkah yang tepat.

Pengambilan suara dari para anggonta FIFA telah memenangkan penambahan peserta yang akan dimulai pada edisi tahun 2026 itu, bukan hanya karena uang saja.

"Ini sebaliknya, ini adalah keputusan sepakbola," ujar Infantino pada BBC. "Semua format memiliki keunggulan dalam sisi finansial. Kami nyaman dengan situasi yang berdasarkan keputusan olahraga."

Nantinya 48 tim kontestan putaran final akan dibagi menjadi 16 grup yang akan berisia masing - masing tiga negara.

"Ini adalah keputusan yang bersejarah yang akan menjadi pintu masuk pada Piala Dunia Abad 21," lanjut Infantino.

Pria berusia 46 tahun itu mengatakan bahwa meningkatnya jumlah tim yang berpartisipasi akan meningkatkan juga kualitas negara pada saat terjun di putaran final.
"Kosta Rika menyingkirkan Inggris dan Italia di Piala Dunia terakhir, tim yang solid dan masih banyak tim lain yang bisa melakukan itu di Piala Dunia."

"Saya percaya itu adalah contoh nyata dalam perkembangan, karena banyak negara yang akan mendapat kesempatan untuk lolos jadi mereka akan memperbaiki sepakbola mereka di tingkat atas dan juga level pembinaan."

Beberapa media mengklaim bahwa ekspansi jumlah peserta Piala Dunia akan membawa pemasukan senilai 5.29 miliar pound, dimana itu akan meningkatkan profit sebesar 521 juta pound kepada FIFA.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Selebrasi Berbau 'Politis' Dua Pemain Swiss Hadapi Sanksi FIFA
Perayaan gol dua pemain Swiss yakni Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri saat berhadapan dengan Serbia dihadapkan pada sanksi larangan tampil dari FIFA, karena bermuatan politis.Kedua pemain keturunan Kosovo itu menunjukan gestur dua kepala elang milik Albania, tanah leluhur mereka.Serbia melakukan pemusnahan etnis Albania yang baru berakhir dengan intervensi militer NATO pada tahun 1999.BBC melaporkan bahwa FIFA akan memeriksa apakah gerakan perayaan gol itu dapat digolongkan sebagai provokasi.[suggestedarticle=3]Berdasarkan pasal 54 dari komite disiplin FIFA yang mengatur, "siapa pun yang memprovokasi masyarakat umum selama pertandingan akan diskors untuk dua pertandingan dan disetujui dengan denda minimal 5.000 franc Swiss".Diperkirakan FIFA berencana memanggil saksi ahli untuk menjelaskan bagaimana perayaan gol tersebut dapat digolongkan sebagai provokatif.Memang akan menjadi perdebatan bahwa perayaan gol tersebut menggambarkan gagasan pendukung Albania yang didukung oleh masyarakat Albania yang lebih besar, yang membuat klaim teritorial pada bagian-bagian Kosovo, Serbia, Makedonia, dan Yunani.Jika FIFA memberikan sanksi kepada kedua pemain itu, maka Xhaka dan juga Shaqiri akan absen di laga terakhir Grup E melawan Kosta Rika dan di laga 16 besar jika Swiss lolos.
  686 kali
Ajukan Surat Protes, Serbia: FIFA Tak Suka Dengan Kami
Pernyataan mengejutkan dibuat oleh Ketua Umum Federasi sepakbola Serbia (FSS), Slavisa Kokeza yang menyebutkan bahwa FIFA tak suka dengan penampilan negara mereka di ajang Piala Dunia 2018.Serbia kalah 1-2 dari Swiss di laga kedua Grup E, Kokeza menyebutkan bahwa FIFA memerintah wasit untuk merugikan mereka di laga tersebut."Kami akan mengirim protes ke FIFA hari ini," kata Kokeza kepada BBC, Sabtu.Seorang juru bicara FIFA mengkonfirmasi surat protes telah diterima tetapi tidak ada komentar lebih lanjut dari hal tersebut.[suggestedarticle=3]Kokeza tidak senang wasit Jerman telah ditunjuk untuk pertandingan yang melibatkan Swiss, mengklaim langkah itu mempengaruhi beberapa keputusan, terutama kegagalan wasit pertandingan dan asisten wasit video (VAR) untuk menghadiahkan penalti ketika Aleksandar Mitrovic yang dijatuhkan di kotak pinalti oleh dua pemain Swiss.[pagebreak]Kecam selebrasi gol Swiss[/pagebreak]"Saya tidak berpikir ini hanya tentang VAR, tetapi semuanya diarahkan oleh orang-orang yang menunjuk wasit," kata Kokeza."Kita semua tahu betul bahwa lebih dari setengah populasi Swiss adalah Jerman."Staf teknis, pemain, orang-orang di Serbia, mereka semua kecewa dan frustrasi karena ketidakadilan yang dilakukan oleh beberapa orang di FIFA."Ditanya bagaimana dia ingin FIFA menanggapi, dia menjawab: "Sudah jelas bagi Eropa dan dunia bahwa Serbia dirampok secara brutal. Saya tidak mengharapkan FIFA mengambil tindakan agar perampokan brutal ini tidak terjadi lagi, karena, saya ulangi, semuanya diarahkan. "Kokeza juga mengkritik perayaan 'elang ganda' yang diberikan oleh dua pencetak gol dari Swiss yakni Granit Xhaka and Xherdan Shaqiri, dimana mereka keturunan etnik Albania."Tindakan itu pantas dikecam oleh seluruh dunia sepakbola," tambah Kokeza. "Itu bukan satu-satunya provokasi oleh pemain Swiss. Satu detail yang cukup adalah sepatu bola dari salah satu pemain mereka - sepatu itu memiliki bendera negara yang tidak ada yang ditampilkan pada mereka."Kami mengharapkan FIFA memberlakukan sanksi terhadap para pemain yang bertindak melawan aturan FIFA dan permainan yang adil, serta melawan asosiasi nasional negara tempat mereka bermain."
  948 kali
FIFA Selidiki Selebrasi Gol Shaqiri dan Xhaka yang Berbau Politis
Dua pemain Swiss, Xherdan Shaqiri dan Granit Xhaka memang awalnya adalah pengungsi Albania-Kosovo yang sukses jadi pesepakbola pro. Nah, saat cetak gol untuk timnas Swiss, mereka dinilai melakukan selebrasi yang berbau politis.FIFA akan membuka proses disipliner terhadap pemain kedua pemain Swiss itu yang mereka lakukan dalam laga lanjutan penyisihan Grup E Piala Dunia melawan Serbia, Jumat (22/6).Kedua pemain, yang merupakan etnis Albania-Kosovo, merayakan gol dengan gerakan yang terlihat meniru elang kepala dua yang tergambar di bendera Albania.[suggestedarticle=3]Serbia menolak mengakui kemerdekaan bekas provinsinya Kosovo, yang dihuni 1,8 juta orang sebagian besar etnis Albania dan memisahkan diri 10 tahun lalu.Para pemain itu membantah bahwa perayaan mereka bersifat politis. "Bagi saya itu adalah hari yang sangat istimewa," kata Xhaka. "Ini adalah kemenangan bagi keluarga saya, untuk Swiss, Albania, Kosovo. Isyarat itu untuk semua orang yang telah mendukung saya; itu tidak ditujukan pada lawan kita. Itu adalah permainan yang sangat emosional.""Ini tidak ada hubungannya dengan politik, ini tentang sepak bola," timpal Shaqiri.[pagebreak]FIFA Selidiki Asosiasi Sepak Bola Serbia[/pagebreak]FIFA mengatakan, pihaknya juga telah membuka persidangan melawan asosiasi sepak bola Serbia, karena kerusuhan massa serta menampilkan pesan-pesan politik dan ofensif fans Serbia.Penyelidikan awal FIFA telah dibuka melawan pelatih Serbia Mladen Krstajic untuk "pernyataan yang diduga dibuat setelah pertandingan", FIFA menambahkan.Laporan media mengutip Krstajic yang mengatakan kepada wartawan Serbia bahwa wasit Jerman Felix Brych, yang menolak hukuman timnya, harus diadili di Den Haag, tempat pengadilan kejahatan perang PBB untuk bekas Yugoslavia.
  1892 kali
Prediksi Polandia Vs Kolombia: Menang atau Pulang
Pertandingan kedua Grup H antara Polandia dan Kolombia, di Kazan, Minggu (24/6/2018), merupakan laga hidup mati. Kekalahan berarti mendapatkan kepastian pulang kampung lebih awal, karena Polandia dan Kolombia sama-sama kalah pada laga perdana.Kolombia kalah 1-2 dari Jepang di Saransk, pada 19 Juni 2018. Tiga jam setelahnya, Polandia kalah 1-2 dari Senegal, di Moskwa. Kolombia dan Senegal pun sama-sama duduk di luar zona dua besar dengan nilai nol.[suggestedarticle=2]Pada laga ketiga, Polandia akan menghadapi Jepang di Volgograd, sementara Kolombia menghadapi Senegal di Samara.Mantan penyerang Chelsea dan Manchester United Radamel Falcao menyatakan, Kolombia berada pada titik siap tampil habis-habisan karena hasil imbang juga tidak cukup."Kami berada pada situasi harus menang dan kami harus melakukan segalanya untuk menang," ujar Falcao, di pusat latihan Kolombia, di Sviyazhsk.Kami sekarang menghadapi dua tim yang membutuhkan kemenangan. Bagi kami, ini dua laga ini seperti final. Pilihannya adalah mereka atau kami (yang tersingkir). Kami sudah melupakan pertandingan melawan Jepang," lanjut Falcao.Sementara itu, Bartosz Bereszynski mengaku yakin timnya punya kemampuan untuk merebut poin penuh pada laga melawan Kolombia. Menurut Bereszynski, Polandia akan melawan Polandia dengan semangat."Kami tahu dengan sangat baik arti pertandingan ini. Namun, kami optimistis. Satu hal yang saya yakin adalah kami tidak akan bermain tanpa semangat," ujar Bereszynski.Dalam empat Piala Dunia terakhir, dari 46 tim yang kalah pada laga perdana, hanya empat yang masuk 16 besar. Namun, kemenangan, baik bagi Polandia maupun Kolombia, akan mengubah Piala Dunia 2018. Kolombia dan Polandia belum pernah bertemu di ajang kompetitif. Namun, Kolombia selalu kesulitan saat melawan tim Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Dalam 9 laga melawan tim Eropa, Kolombia kalah lima kali dan imbang dua kali.[pagebreak]Prediksi Staring XI Polandia vs Kolombia[/pagebreak]Prediksi Staring XI Polandia vs KolombiaPolandia (3-4-3): Wojciech Szczesny; Michal Pazdan, Kamil Glik, Lukasz Piszczek; Jacek Goralski, Grzegorz Krychowiak, Maciej Rybus, Bartosz Bereszynski; Robert Lewandowski, Kamil Grosicki, Piotr ZielinskiPelatih: Adam NawalkaKolombia (4-2-3-1): David Ospina; Cristian Zapata, Oscar Murillo, Santiago Arias, Johan Mojica; Wilmar Barrios, Abel Aguilar; James Rodriguez, Juan Cuadrado, Luis Muriel; Radamel FalcaoPelatih: Jose PekermanPrediksi: Polandia 55-45 Kolombia
  9763 kali
Cetak Clean Sheet di Usia Muda, Uzoho Masuk Sejarah Piala Dunia
Kiper utama Nigeria Francis Uzoho tampak tidak gentar menjalani laga penuh gengsi Piala Dunia 2018. Menyandang status kiper termuda di ajang empat tahunan tersbeut di Rusia, Uzoho tetap tampil menawan.Uzoho menjadi kiper utama Nigeria setelah mengungguli Daniel Akpeyi dan Ikechukwu Ezenwa. Sebelum itu gawang Nigeria dikawal oleh Carl Ikeme, yang tahun lalu didiagnosis Leukemia sehingga kini tak masuk tim.[suggestedarticle=3]terbaru, dia melakukan sejumlah penyelamatan gemilang saat Nigeria melumat Islandia 2-0. Dua gol Nigeria diborong oleh Ahmed Musa di menit ke-49 dan 75. Tambahan tiga poin tersbeut sekaligus membuka peluang tim Elang Super ke babak selanjutnya.Tak kemasukan gol selama 90 menit laga, maka Uzoho mencetak rekor clean sheet perdananya di ajang Piala Dunia. Torehan tersebut menjadi catatan membanggakan bagi kiper kelahiran 28 Oktober 1998 itu.Opta dalam catatannya menuliskan, Uzoho meraih clean sheet pertamanya di ajang Piala Dunia pada usia 19 tahun 237 hari. Catatan tersebut pula menempatkan Uzoho sebagai kiper termuda kedua yang clean sheet dalam sejarah Piala Dunia. Di posisi pertama ada kiper Korea Utara Li Chan-Myong yang mencetak clean sheet di usia 19 tahun 198 hari saat menghadapi Italia di Piala Dunia 1966.
  1167 kali
Si Kacang Polong Selalu Cetak Gol bagi Meksiko di 3 Piala Dunia
Setelah unggul di babak pertama melalui eksekusi pinalti Carlos Vela, Meksiko kembali menggandakan keunggulan dengan skor 2-0 atas Korea Selatan melalui gol dari Javier Hernandez di menit ke-66.Di laga ini Korea sempat memperkecil keadaan melalui gol dari Son Heung Min di menit ke-90. Meksiko menang 2-1 dalam laga ini.Serangan balik cepat dilakukan oleh Meksiko, dimana Hirving Lozano menjadi aktor dalam terjadinya gol kedua El Tri.Chicharito mampu mengelabui satu bek Korea sebelum menceploskan bola ke gawang Hyun-Woo Cho.[suggestedarticle]Bagi Chicharito ini adalah gol ke-50 nya di ajang internasional dalam 104 penampilan. Selain itu ia juga mencatatkan rekor baru di panggung internasional.Dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir, pemain West Ham United ini selalu mencetak gol bagi Meksiko. Ia sejajar dengan dua pemain Meksiko lainnya yang selalu mencetak gol di tiga edisi Piala Dunia, yakni Cuauhtémoc Blanco dan Rafael Marquez.Chicharito mencetak dua gol di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dan satu gol di edisi selanjutnya di Brasil tahun 2014.
  649 kali
FIFA Komentari Kabar Wasit Minta Jersey Cristiano Ronaldo
Kabar beredar bahwa wasit Mark Geiger meminta jersey Cristiano Ronaldo pada jeda laga Portugal kontra Maroko, Rabu (20/6). Namun FIFA dengan tegas membantah hal tersebut.Tudingan ini dilempar oleh penggawa Maroko, Nordin Amrabat. Ia mengklaim wasit meminta jersey Ronaldo saat jeda babak pertama.[suggestedarticle=3]"Pernyataan tentang pertandingan Grup B antara Portugal dan Maroko sangat disayangkan dan mengecewakan. FIFA menerima laporan wasit Mark Geiger meminta jersey kapten timnas Portugal saat jeda. Geiger dengan tegas menolak tuduhan tersebut," tulis FIFA."FIFA mengetahui tuduhan tersebut dibuat oleh pemain timnas Maroko. Para wasit FIFA berada di bawah instruksi jelas tentang cara bersikap dan membangun hubungan dengan setiap tim pada Piala Dunia 2018."[pagebreak]Fair Play[/pagebreak]"Kami dapat mengonfirmasi Geiger telah bekerja dengan kesungguhan dan sangat profesional selama ditunjuk menjadi ofisial pertandingan. FIFA mengingatkan tim yang berpartisipasi di Piala Dunia 2018 untuk menghormati fair play," tegas FIFA dalam pernyataannya.Pertandingan Portugal kontra Maroko berakhir dengan skor 1-0. Kemenangan Portugal ditentukan oleh gol tunggal Ronaldo.
  1956 kali
Selain Kalinic, 4 Pemain Ini Juga Pernah Dipulangkan Timnya dari Piala Dunia
Penyerang Kroasia Nikola Kalinic resmi dipulangkan dari Piala Dunia 2018 di Rusia oleh sang pelatih Zlatko Dalic.Pemain AC Milan itu menolak diturunkan sebagai pengganti di laga versus Nigeria akhir pekan lalu. Kalinic beralasan dirinya mengalami cedera punggung. Menurut media Kroasia, Kalinic kecewa dengan tak tampil sebagai starter.[suggestedarticle=3]Namun, Dalic mengungkapkan ini bukan pertama kali Kalinic menolak diturunkan. Ia pernah melakukan hal serupa di laga pemanasan melawan Brasil di Inggris awal bulan ini, dan ia pun beralasan mendapat cedera.“Di laga kontra Nigeria, Kalinic melakukan pemanasan dan akan diturunkan di babak kedua,” tutur Dalic. “Namun, ia kemudian mengatakan tidak siap main karena masalah punggung.“Hal yang sama terjadi di laga persahabatan lawan Brasil di Inggris, juga sebelum sesi latihan pada Minggu.“Saya dengan tenang menerima itu, dan karena saya butuh pemain saya fit dan siap main, saya membuat keputusan ini.”[pagebreak]Nama beken lainnya[/pagebreak]Selain Kalini terdapat empat pemain lain yang pernah berhadapan dengan situasi serupa, dikeluarkan dari tim di tengah Piala Dunia berlangsung. Berikut daftarnya:1. Stefan Effenberg (Jerman) - Piala Dunia 1994 Amerika SerikatEffenberg yang merupakan gelandang elegan asal Jerman menjadi bagian dari skuad di Piala Dunia 1994. Jerman kala itu sedang berhadapan dengan Korea Selatan pada hari yang sangat panas di Dallas dan pertandingan berjalan cukup keras.Jerman awalnya memimpin 3-0, tetapi Korea mencetak dua gol dan membuatnya menjadi pertandingan dekat. Jerman membutuhkan kemenangan dan mereka akhirnya mendapatkannya, namun situasi emosi terjadi pada Effenberg.Saat meninggalkan lapangan, dirinya membuat gestur tidak senonoh terhadap fans Jerman. Pelatih Jerman saat itu, Berti Vogts sangat marah dan segera mengirim pulang Effenberg. Mantan pemain Bayern Muenchen itu memiliki sejarah kontroversi dan ini adalah yang terbesar dari semuanya."Saya bereaksi berlebihan," katanya. "Aku tidak menyesalinya. Tapi ketika aku melihat kembali aku minta maaf. Tapi saat itu suhu 50 derajat Celcius. Aku bermain untuk Jerman di Piala Dunia untuk lolos ke putaran kedua."Banyak rekan satu timnya tidak setuju dengan hukuman itu, tetapi keputusan sudah bulat bagi Vogts. Jerman akhirnya kalah dari Bulgaria di perempat final. Kejadian ini mengakhiri karir internasional Effenberg, karena dia hanya membuat dua penampilan setelah insiden kontroversial itu.2. Roy Keane (Republik Irlandia) - Piala Dunia 2002 Korea Selatan - JepangKeane merupakan seorang kapten tim Irlandia yang lolos ke Piala Dunia 2002 tetapi dia tidak pernah tampil di Korea Selatan dan Jepang.Sebelum tahun 2002, Keane telah menyuarakan kekesalannya berkali-kali mengenai kurangnya fasilitas latihan, makanan hingga akomodasi dalam perjalanan timnas. Dia juga secara terbuka mengkritik mantan pelatih Jack Charlton dan Mick McCarthy, yang menjadi pelatih pada 2002.Irlandia melakukan persiapan untuk Piala Dunia di pulau Saipan yang terletak di Kepulauan Mariana Utara. Tidak senang dengan keadaan persiapan, Keane memberikan wawancara yang menyatakan semua kesalahan dan mengapa dia berpikir untuk meninggalkan skuad.Setelah wawancara dirilis, itu menyebabkan konfrontasi di ruang ganti antara McCarthy dan Keane. Kapten Manchester United saat itu melontarkan cacian kepada sang manajer. Ia pun meninggalkan tim dalam masa persiapan.Dia tidak bisa memperbaiki hubungan pribadinya dan akhirnya merindukan Piala Dunia. Pada 2013, Keane mengatakan bahwa dia menyesali keputusannya dan seharusnya bermain untuk negaranya. Irlandia kalah dari Spanyol di babak 16 besar saat Keane absen.3. Nicolas Anelka (Perancis) - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanAnelka adalah bagian dari skuad Prancis yang sedang sebuah periode transisi ke Piala Dunia 2010. Anelka memiliki musim yang bagus bersama Chelsea tetapi dia gagal untuk mengulanginya bersama Les Blues.Dalam laga melawan Meksiko, Perancis harus menang untuk memiliki harapan lolos dan pelatih Raymond Domenech mengkritik penampilan Anelka, yang digambarkan buruk.Anelka pun marah dan melepaskan ucapannya pada Domenech, yang membuatnya menggantikan sang striker. Keributan ini dilihat sebagai ledakan untuk mewakili ketidakpuasan yang ada di kamp Perancis melawan pelatih mereka.Banyak pemain senior yang diduga kehilangan kepercayaan mereka pada Domenech dan itu ditunjukan dengan raihan hanya satu poin di fase grup. Padahal Les Blues sukses mencapai final pada 2006.Pasca Piala Dunia, Anelka dilarang bermain selama 18 pertandingan oleh Federasi Sepak Bola Perancis yang mengakhiri karir internasionalnya. Selama 12 tahun, ia membuat 69 penampilan untuk Perancis dan mencetak 14 gol.4. Diego Maradona (Argentina) - Piala Dunia 1994 Amerika SerikatLegenda Argentina ini sedang bermain di Piala Dunia keempatnya pada tahun 1994. Maradona telah membawa negaranya juara dunia pada 1986 dan mencapai final di turnamen 1990.Namun, pada tahun 1994, awan gelap mengelilingi Maradona. Dirinya mendapat sanksi tak boleh bermain oleh FIFA pada tahun 1991 selama lebih dari satu tahun untuk penggunaan kokain saat bermain di Napoli. Selanjutnya, dia menghadapi gugatan di Argentina setelah dia melukai empat wartawan dengan pistol di luar rumahnya.Maradona memainkan dua pertandingan pertama, membuat satu gol dan assist dalam dua laga itu. Dia dilarang setelah dua pertandingan itu, dan Argentina menyerah di putaran kedua melawan tim kejutan Rumania.Piala Dunia 1994 dipandang sebagai peluang untuk penebusan bagi Maradona setelah masalahnya penggunaan narkoba dan pelanggaran hukum.Kejadian di Piala Dunia 1994 dipandang sebagai catatan buruk Maradona di dunia internasional.
  1972 kali
FIFA Sanksi Meksiko Atas Tindakan Suporternya Saat Hadapi Jerman
Meksiko telah didenda sebesar 10.000 Swiss franc (Rp 141.3 juta) setelah pendukung mereka dinyatakan bersalah membuat "nyanyian diskriminatif dan menghina" selama paruh pertama kemenangan 1-0 mereka atas Jerman pada hari Minggu.Beberapa pendukung Meksiko meneriakkan kata rasial ketika penjaga gawang Jerman Manuel Neuer bersiap untuk mengambil tendangan gawang pada menit ke-24.Para suporter Meksiko menggunakan nyanyian untuk menghina kiper lawan saat mereka mengambil tendangan gawang. Secara luas dianggap sebagai penghinaan, namun beberapa berpendapat tidak ada niat diskriminatif dalam hal itu.FIFA mengatakan akan terus memantau perilaku suporter dan memperingatkan mereka tidak akan mengambil tindakan lebih lanjut jika para pendukung Meksiko mengulang hal itu selama kompetisi.Dalam sebuah pernyataan, FIFA mengatakan: "Komite disiplin memberi peringatan kepada FMF (Federasi Sepak Bola Meksiko), yang mungkin menghadapi sanksi tambahan jika terjadi pelanggaran berulang sejenis ini."[suggestedarticle=3]Asosiasi Sepak Bola Serbia juga didenda 10.000 franc Swiss atas penampilan "spanduk ofensif dan politik" selama kemenangan pembukaan tim atas Kosta Rika.Federasi sepak bola Meksiko (FMF) telah berulang kali didenda oleh FIFA karena para penggemar meneriakkan tindakan rasial. Di masa lalu FMF telah meminta pendukung untuk menahan diri dari menggunakan nyanyian itu.Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga membatalkan dua denda terhadap Meksiko pada bulan November lalu, yang mengesampingkan nyanyian "menghina" tetapi tidak dimaksudkan untuk menyinggung, meskipun denda tetap didapat mereka.Meksiko menduduki Grup F sementara bersama dengan Swedia, setelah mereka mengalahkan Juara Dunia 2014 dengan gol tunggal dari Hirving Lozano.Selanjutnya mereka akan menghadapi Korea Selatan di Rostov Arena pada hari Sabtu.
  651 kali
DIARY: Timnas Indonesia U-23 Kembali Lakukan Persiapan Asian Games, FIFA Dukung Negara Asean Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla Aspas merilis daftar 23 pemain untuk menghadapi Korea Selatan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/6).Termasuk Beto dan Lilipaly, Berikut Skuat Indonesia untuk Hadapi Korea SelatanTim Nasional Indonesia U-23 direncakan akan menghadapi Korea Selatan U-23 dalam sebuah laga uji coba, 23 Juni mendatang.Jumpa Korea, Luis Milla Libatkan Beberapa Pemain U-19Indonesia bersama dengan Thailand, Vietnam, dan Malaysia berencana mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Niat ini mendapat sambutan positif dari FIFA.FIFA Komentari Ambisi Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034Moeldoko, Kepala Staf Presiden, menilai Piala Dunia 2018 di Rusia akan memberikan dampak positif terhadap suatu organisasi sepakbola, bukan hanya bagi yang jadi peserta tapi pada setiap negara termasuk persepakbolaan di Tanah Air.Kepala Staf Presiden, Moeldoko: Piala Dunia Harus Jadi Contoh Pembenahan Sepakbola Nasional
  656 kali
1529380801776 tag