(Foto: The Sun)

Klub Thailand Gaet Mantan Striker Reading

Mantan pemain depan Reading, Swansea dan Middlesbrough Leroy Lita resmi bergabung dengan klub asal Thailand Sisaket FC untuk musim kompetisi 2017.

Lita sebelumnya bermain untuk klub divisi dua (league Two) Inggris Yeovil Town dan dirinya akan mengenakan nomor punggung 11 di Sisaket.

Musim lalu di Liga Primer Thailand Sisaket finis di posisi ke-13 dari 18 peserta, atau hanya tiga poin dari zona degradasi.

Dengan raihan 33 poin dan mendekati zona degradasi, Sisaket butuh penyerang handal yang bisa mencetak gol di musim baru 2017.

Total hanya 41 gol dari 31 laga yang bisa dicetak oleh Sisaket musim lalu dan hanya meraih delapan kemenangan, sembilan hasil imbang dan kalah 14 kali.

Lita pemain asal Republik Demokratik Kongo ini sudah mencetak 118 gol dari 412 pertandingannya untuk klub seperti Reading, Swansea, Middlesbrough, Norwich, Charlton, Bristol City, Birmingham dan Sheffield Wednesday.

Lita yang pernah membela timnas Inggris U21 di periode tahun 2005 dan 2007 juga mencetak enam gol.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Kalahkan Tuan Rumah Thailand, Iran Melaju ke Final
Timnas Iran berhasil mengalahkan Thailand dalam laga sengit yang berkesudahan dengan skor 6-4 pada laga semifinal AFC U-20 Futsal Championship 2017 yang digelar di Bangkok Arena, Rabu (24/5) di Bangkok Arena, Bangkok, Thailand.Di babak pertama, Thailand unggul cepat lewat gol Panut Kittpanuwong di 30 detik babak pertama lewat kemelut di depan gawang. Namun Iran mampu dengan cepat menyamakan kedudukan lewat gol Touhid Lotfi dari kerjasama yang apik.Laga sendiri berlangsung ketat dan keras. Thailand bahkan mendapat tiga fouls di lima menit awal babak pertama.Thailand berhasil kembali unggul lewat gol kedua Panut Kittipanuwong di menit ke-10. Selain itu, Panut juga memiliki peluang emas lewat sepakan second penalty di menit 11. Namun sayang sepakannya masih mampu ditepis kiper Abolfazl Shabazi.Iran kembali mampu menyamakan kedudukan di menit 12. Sepakan set piece ciamik dari Mohammad Taheri tak dapat dihalau kiper Wuttichai.[suggestedarticle]Iran juga sebenarnya punya peluang berbalik unggul di menit 13. Namun sayang sepakan Taheri gagal jadi gol. Skor imbang 2-2 bertahan hingga turun minum.Di babak kedua, kedua tim silih berganti menyerang. Thailand punya banyak peluang emas lewat beberapa pemainnya seperti Muhammad Ousmanmusa, Weerasak Srichai dan Ronnachai Jungwongsuk. Namun peluang-peluang mereka gagal menjadi gol. Sementara Iran sedikit harus menahan hasrat untuk mendominasi laga.Iran membuat seisi Bangkok Arena terdiam lewat gol mereka 50 detik sebelum laga berakhir. Sebuah serangan balik cepat serta umpan tiang kedua diselesaikan dengan baik oleh Ali Khodadadi menjadi gol.Dengan waktu yang sempit ini Thailand melancarkan serangan masif dengan skema powerplay. Tak disangka powerplay mereka mampu berbuah hasil. 10 detik sebelum laga berakhir sepakan weerasak ke depan gawang dibelokan oleh Worrapluch Jiwjaratrong yang membuat gemuruh suporter kembali terdengar. Skor imbang 3-3 mengakhiri 2x20 menit waktu normal dan laga berlanjut ke perpanjangan waktu 2x25 menit.Di babak pertama perpanjangan waktu, Iran kembali unggul di menit 42 lewat gol Touhid Lotfi sang kapten dari concongan keras.Di detik terakhir, lagi-lagi Thailand mampu menyamakan kedudukan. Sebuah sepakan keras Ousmanmusa di 10 detik akhir babak pertama perpanjangan waktu membuat skor kembali imbang 4-4.Di babak kedua, Iran kembali unggul lewat sepakan second penalty Hamidreza Karimi di menit 36. Thailand kembali menerapkan skema powerplay untuk mengejar ketinggalan. Namun Iran berhasil menambah keunggulan. Kapten Touhid Lotfi mencetak gol keduanya lewat sebuah concongan bola keras di menit 47.Thailand mendapat tambahan semangat lewat gol hattrick Panut yang memperkecil ketinggalan menjadi 4-5 atas team Melli.Di detik akhir laga Hamzeh Kadkhoda memastikan kemenangan untuk Iran dengan skor 6-4.Hingga laga berakhir Thailand gagal menyamakan kedudukan 6-4 dan membuat Iran lolos ke final untuk menghadapi pemenang antara Irak kontra Uzbekistan.
Pelatih Iran Yakin Seyakin-yakinnya Timnya Bakal Kalahkan Thailand
Tuan rumah Thailand akan menghadapi Iran dibabak semifinal AFC U-20 Futsal Championship 2017.Pertandingan akan berlangsung di Bangkok Arena, Thailand pada Rabu (24/5) sore nanti pukul 16.00 WIB. Ali Arani selaku pelatih Iran pun optimis jika timnya akan kalahkan Thailand di depan suporternya sendiri."Tim bermain sangat baik, dan meski kecolongan kami mampu menjaga performa kami," ungkapnya saat timnya mengalahkan Lebanon."Kami akan melawan Thailand didepan suporter mereka, itu tidak ada perbedaannya untuk kami. Kami akan terus melanjutkan apa yang telah kami lakukan, dan kami yakin akan menang," pungkasnya.
Thailand Harus Bermain Sempurna Jika Ingin Kalahkan Iran
Tuan rumah Thailand akan menghadapi Iran dibabak semifinal AFC U-20 Futsal Championship 2017.Pertandingan akan berlangsung di Bangkok Arena, Thailand pada Rabu (24/5) sore nanti pukul 16.00 WIB. Miguel Rodrigo selaku pelatih Thailand mengakui jika mereka akan melawan tim terbaik di Asia."Kami akan melawan Iran, tim terbaik di Asia. Kedua tim memainkan gaya bermain yang sama sekali berbeda," ungkapnya seperti dikutip dari situs resmi AFC."Kami harus bermain sempurna. Ini adalaah tantangan besar untuk pemain kami, tapi kami akan berikan kemampuan terbaik kami dan berjuang," pungkasnya.
Terkuak! Pelatih Thailand Ungkap Kunci Kemenangan Timnya Atas Timnas Futsal Indonesia
Timnas Futsal Indonesia U-20 harus tersingkir dari AFC U-20 Futsal Championship 2017 setelah disingkirkan tuan rumah Thailand.Tapi, siapa sangka jika pelatih Thailand, Miguel Rodrigo mengakui melawan Indonesia sangatlah berat. Ia pun mengungkapkan salah satu kunci kemenangan timnya atas Indonesia."Indonesia adalah lawan yang luar biasa. Pertandingan berlangsung sengit dengan presure tinggi dari awal hingga akhir," ungkapnya seperti dikutip dari situs resmi AFC."Kami tidak akan bisa menang jika bukan karena dukungan yang sangat luar biasa dari suporter kami," pungkasnya.
Inilah Klub Teraneh di Dunia: Pantang Daging, Besi-Baja dan Rumput Sintetis
Nama sebuah klub kecil sedang menjadi pembicaraan hangat di Inggris. Bukan hanya karena mampu mengakhiri puasa panjang bermain di liga nasional, tetapi juga kenekatannya menerapkan berbagai kebijakan yang tak umum.Dua pekan lalu, tepatnya 14 Mei 2017, Forest Green Rovers mengakhiri 128 tahun sejarah mereka sejak berdiri berlaga di Conference Football. Kemenangan 3-1 atas Tranmere Rovers memastikan mulai musim depan untuk pertama kalinya klub asal Kota Nailsworth, Gloucestershire, Inggris ini tampil di Football League - jenjang kompetisi nasional terendah di Liga Inggris. Musim depan Stadion The New Lawn, markas Forest Green Rovers, akan menjadi stadion terkecil yang menjadi kandang klub League Two. Maklum, kapasitas stadion ini hanya 5.141 penonton dan hanya punya 2 ribu tempat duduk. Prestasi mencengangkan untuk sebuah klub dari kota kecil di sebuah bukit yang terpencil ini tak lepas dari peran pemiliknya yang visioner, Dale Vince. Sejak membeli saham mayoritas klub berjuluk The Green itu pada 2010, pemilik Ecotricity yang bergerak di bidang enerji ramah lingkungan ini melakukan revolusi besar-besaran. [suggestedarticle]Forest Green Rovers disulapnya menjadi klub ajaib, aneh dan revolusioner dengan dua prinsip dasar: ramah lingkungan dan vegetarian! Ya, tak boleh ada daging segar, ikan maupun susu sapi dalam semua aktivitas klub - termasuk makanan yang dijual di stadion saat match day. Para pemain 'dipaksa' menjadi vegetarian seperti dirinya. Seluruh infrastruktur klub juga diganti menjadi seramah mungkin dengan lingkungan hidup, mengandalkan teknologi yang mengadopsi suplai enerji yang terbarukan. Maka, tak heran jika The New Lawn Stadium menjadi stadion pertama yang menghilangkan sama sekali campuran rumput sintetis. Stadion ini menggunakan rumput asli tanpa kehadiran bahan kimia sedikitpun.Sepuluh persen kebutuhan listrik di stadion disuplai oleh 180 panel tenaga surya. Plus sebuah mesin dengan tenaga surya untuk perawatan rumput stadion.Dan, terakhir, yang paling 'gila' rencana membangun stadion baru yang seluruhnya terbuat dari kayu. Tanpa besi maupun baja. Dengan biaya 100 juta pounds, stadion itu rencananya bakal berkapasitas 5 ribu penonton - dan bisa dikembangkan menjadi 10 ribu penonton sejalan dengan prestasi klub. Here's the view from the centre-spot at our proposed new stadium - designed by @ZHA_News pic.twitter.com/I4z19BtGzP — Forest Green Rovers (@FGRFC_Official) November 3, 2016
Prediksi Thailand Vs Iran, Clash Of The Titans
Tuan rumah Thailand akan menghadapi Iran dibabak semifinal AFC U-20 Futsal Championship 2017.Pertandingan akan berlangsung di Bangkok Arena, Thailand pada Rabu (24/5) sore nanti pukul 16.00 WIB. Thailand melaju kesemifinal setelah mengalahkan Indonesia dibabak perempatfinal, sementara Iran menyingkirkan Lebanon.Miguel Rodrigo selaku pelatih Thailand tentunya berharap anak asuhnya dapat kembali meraih kemenangan untuk melaju ke final. Terlebih Muhammad Osamanmusa dan kawan-kawan bakalan didukung oleh ribuan suporter mereka.Kualitas Iran sebagai Raja Futsal Asia akan diuji saat melawan tuan rumah Thailand dibabak semifinal ini. Ali Arani selaku pelatih Iran tentunya ingin anak asuhnya mengeluarkan kemampuan terbaik mereka dan menunjukkan mengapa mereka adalah penguasa futsal Asia, baik senior dan yunior.BACA JUGA: Bersiaplah! Semifinal AFC U-20 Futsal Championship 2017 Digelar Rabu (24/5) IniPertandingan dipastikan berjalan sangat seru saat dua raksasa futsal Asia ini bertemu. Secara kualitas kedua tim tidak berbeda jauh, begitu pula dengan adu taktik pelatih handal kedua tim. Meski mendapat dukungan suporter, Thailand belum tentu bisa lolos ke final dengan mudah. Tim yang mampu memanfaatkan kesalahan lawannya sekecil apapun berpeluang untuk lolos ke final.Prediksi Bolalob:Thailand 50:50 Iran
3 Pemain Indonesia Ini Dipuji Pelatih Thailand
Thailand berhasil menaklukan Indonesia di babak perempat final AFC U-20 Futsal Championship 2017 pada Senin (22/5) lalu di Bangkok Arena, Bangkok, Thailand.Pelatih Miguel Rodrigo memuji gaya main Indonesia yang mampu menyulitkan skuatnya. Selain itu pelatih asal Spanyol yang telah setahun menangani Thailand ini juga memuji tiga penggawa Indonesia yang jadi motor serangan skuat Garuda Muda.[suggestedarticle]"Nomor 7, 8, dan 12, mereka bagus. Jadi mereka adalah salah satu pemain yang kami beri perhatian lebih agar permainan mereka tidak berkembang," kata Miguel.Pemain yang dimaksud adalah Sauqy Saud, Ardiansyah Nur dan Ardiansyah Runtuboy. Ketiga pemain ini memang merupakan motor serangan tim yang beberapa kali mengobrak-abrik pertahanan Thailand di laga tersebut.Namun di laga ini Thailand akhirnya berhasil menang 4-2 dan lolos ke semifinal untuk menghadapi Iran.
Highlights Perempatfinal: Indonesia 2-4 Thailand
Timnas Futsal Indonesia U-20 harus tersingkir dari AFC U-20 Futsal Championship 2017 setelah dikalahkan tuan rumah Thailand dibabak perempatfinal.Pada laga yang berlangsung di Bangkok Arena, Thailand pada Senin (22/5) sore tadi, Timnas Futsal harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 4-2.
Mimpi Buruk Arsenal Belum Berakhir
Setelah gagal melangkah ke Liga Champions musim depan, untuk pertama kali dalam 20 tahun, Arsenal juga mendapat kabar buruk jelang final Piala FA melawan Chelsea.Lini belakang Arsenal mengalami krisis saat Shkodran Mustafi diragukan dapat bermain di partai puncak. Kondisinya kurang fit karena mengalami cedera kepala.[suggestedarticle]Seperti diberitakan BBC Sport, Mustafi cedera ketika Arsenal menghadapi Sunderland pekan lalu. Awalnya, pemain berusia 25 tahun itu menyelesaikan pertandingan tapi berakibat absen saat the Gunners menjamu Everton pekan ini.Kondisi Mustafi ternyata lebih serius dari dugaan awal. Pemain timnas Jerman ini masih dalam pemantauan dan belum ada kepastian soal kesempatan tampil di final.[suggestedarticle]Sementara itu, Laurent Koscielny akan absen akibat kartu merah di laga pamungkas Liga Primer Inggris kontra Everton. Gabriel pun tidak bisa dipilih Arsene Wenger karena cedera lutut.Situasi ini menyisakan Per Mertesacker yang sebetulnya baru kembali bermain usai pulih cedera. Mertesacker sempat absen lama karena cedera lutur ketika pra-musim.
Rooney Tinggalkan Manchester United Akhir Musim Ini
Masa kejayaan Wayne Rooney di klub elit Manchester United tampaknya sudah habis. Menurut mantan bek United Phil Neville, Rooney bakal hengkang dari Old Trafford untuk mencari klub yang memainkannya setiap pekan.Rooney mencatatkan 42 penampilan di semua kompetisi pada musim ini, sebagian besar sebagai pemain pengganti. Manajer Jose Mourinho lebih senang mengandalkan pemain tersubur Zlatan Ibrahimovic sebelum cedera lutut mengakhiri musim bagi pemain Swedia tersebut.Neville tidak mengharapkan Rooney tampil sejak awal pada final Liga Europa melawan Ajax Amsterdam pada Rabu (24/5). Sementara media lokal mengaitkan bekas klubnya Everton untuk merekrut kembali pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk United itu pada bursa transfer mendatang.[suggestedarticle]"Anda berharap Rooney tidak hengkang, namun cara berjalannya musim ini, khususnya sejak Natal, ia tidak terlibat terlalu banyak sebagaimana yang akan disukainya," tutur Neville."Ia ingin bermain pada pertandingan-pertandingan terbesar dan ketika Rabu malam tiba, saya akan terkejut untuk melihat dirinya berada di tim inti.""Jika ia ingin terus bermain di level tertinggi setiap pekannya dan mencatatkan namanya dalam daftar tim, maka ia kemungkinan akan pergi dan bermain sepak bola di tempat lain," tutur Neville.United, yang finis di peringkat keenam di Liga Inggris musim ini, memiliki peluang untuk lolos ke Liga Champions musim depan jika mereka memenangi kompetisi klub strata kedua Eropa di Stockholm.
1495498689738 tag