(Foto: bangkokpost)

Gantikan Irfan Bachdim, Chanatip Songkrasin Tidak Akan Buang Kesempatan

Chanatip Songkrasin resmi direkrut oleh klub asal Jepang, Consadole Sapporo. Menggantikan posisi Irfan Bachdim, 'Messi dari Thailand' ini tidak akan menyiakan kesempatan yang diberikan.

Chanatip diperkenalkan oleh Consadole pada Selasa (10/1). Meski begitu, pemain berusia 23 tahun tersebut baru akan bergabung bersama tim asuhan Shuhei Yomoda pada bulan Juli 2017 dengan status pinjaman selama satu setengah tahun.

"Ini merupakan impian saya untuk bisa merumput di Jepang terutama kasta teratas. Jadi, tentu saja saya sangat bangga berada di sini," ujar Chanatip seperti dikutip dari Goal.

Chanatip menyebut kesempatan ini mungkin tidak akan datang dua kali, ini yang membuatnya mengambil tantangan bersama Consadole. Ia pun berjanji akan membuat bangga fans di Thailand maupun nanti di Jepang.

"Melakukan yang terbaik benar-benar tujuan saya di sini, di J-League. Saya ingin mengembangkan diri saya dan membantu tim sebisa saya. Saya harap saya tidak mengecewakan fans dari Thailand dan Jepang,' jelasnya.

Di Consadole, Chanatip mengisi slot yang ditinggalkan oleh Irfan Bachdim. Kontrak pemain Timnas Indonesia tersebut sudah habis dan Consadole memutuskan untuk memperpanjangnya.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


TOP NEWS: Dua Pemain Bali United Terpinggirkan di Timnas, PSSI Sudah Punya Pengganti Indra Sjafri
Nasib Indra Sjafri di Timnas Indonesia sudah berada di ujung kaki. Nama-nama pelatih penggantinya pun kini sudah mulai terdengar.Nama Ini Muncul sebagai Pengganti Indra Sjafri di Timnas U-19Tim nasional Indonesia melalui PSSI baru saja mengumumkan perpanjangan kontrak jangka panjang dengan apparel asal Amerika Serikat, Nike.Bocoran Jersey Terbaru Timnas IndonesiaRumor yang menyebut pergantian format kompetisi Liga 1 musim depan tampaknya tak terwujud. PSSI menyebut satu wilayah menjadi skema ideal untuk kompetisi nasional.PSSI Tepis Rumor Kompetisi 2 Wilayah untuk Musim DepanUntuk pertama kalinya kita tidak melihat nama Irfan Bachdim dan Stefano Lilipaly dalam laga uji coba timnas Indonesia pada bulan November ini.Ini Alasan Duo Bali United Tak Dipanggil Luis Milla
visibility  733 kali
Indonesia Tuan Rumah, Ini Pembagian Grup Piala AFF Wanita 2018
Sepak bola wanita di Indonesia dipastikan akan menggeliat pada tahun 2018. Ya, Indonesia mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah Piala AFF U-16 Wanita 2018 dan Piala AFF Wanita 2018.Sebelumnya, sepak bola wanita seolah terabaikan oleh PSSI. Kini dengan kepastian ini menarik untuk ditunggu kiprah timnas wanita di turnamen internasional.[suggestedarticle]Di Piala AFF Wanita U-16, Timnas Indonesia tergabung di Grup B. Indonesia akan bersaing dengan Thailand, Kamboja dan Laos. Sementara itu Grup A dihuni oleh Filipina, Myanmar, Vietnam, Malaysia, dan Singapura.Untuk Piala AFF Wanita, Indonesia tergabung di Grup B. Indonesia akan melawan Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Singapura. Sementara itu di Grup A ada Thailand, Australia, Malaysia, Timor Leste, dan Kamboja.Selain dua ajang bergengsi ini, Indonesia juga mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah dua ajang lain. Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala AFF U-18 2018 dan Piala AFF Futsal 2018.Piala AFF Wanita U-16 2018Grup A: Filipina, Myanmar, Vietnam, Malaysia, SingapuraGrup B: Thailand, Kamboja, Laos, IndonesiaPiala AFF Wanita 2018Grup A: Thailand, Australia, Malaysia, Timor Leste, KambojaGrup B: Vietnam, Myanmar, Filipina, Indonesia, Singapura
visibility  645 kali
Ini Alasan Duo Bali United Tak Dipanggil Luis Milla
Untuk pertama kalinya kita tidak melihat nama Irfan Bachdim dan Stefano Lilipaly dalam laga uji coba timnas Indonesia pada bulan November ini.Padahal kedua nama itu adalah pemain langganan yang selalu dipanggil oleh timnas sejak era pelatih Alfred Riedl tahun lalu.Namun kali ini Luis Milla memiliki alasan tersendiri tak memanggil dua pemain Bali United itu untuk laga ujicoba melawan Suriah U-23 dan juga Guyana.Milla takmenutup mata bahwa Bachdim dan Lilipaly memiliki kualitas bagus. Namun, pemain lainnya juga berhak mendapat kesempatan yang sama karena tampil lebih bagus di timnya."Sebenarnya mereka (Bachdim dan Lilipaly) bagus. Tapi ada yang lebih bagus," kata Luis Milla, seperti dikutip dari CNN."Saya hanya punya kuota 33 pemain dan untuk saat ini dia tidak masuk dalam 33 nama ini. Kali ini saya ingin coba nama-nama yang saya bawa," sambungnya.[suggestedarticle=3]Bachdim dan Lilipaly yang tampil memesona bersama Bali United di Liga 1, dimana mereka ikut membantu klubnya finis di posisi kedua klasemen akhir dibawah Bhayangkara FC.Delapan nama senior yang dibawa oleh Milla kali ini adalah Ilija Spasojevic, Boaz Solossa, Fachrudin Aryanto, Andik Vermansah, Muhammad Taufiq, Andritany, Ahmad Jufriyanto dan Bayu Pradana.Mereka digabungkan dengan beberapa pemain U-23 dan juga U-19 yang diproyeksikan masuk ke skuat timnas untuk ajang Asian Games 2018 mendatang.
visibility  5229 kali
Unggah Foto Mesra Dengan Jennifer, Irfan Bachdim Dapat Kartu Kuning dari Bustomi
Irfan Bachdim mendapat teguran kartu kuning dari pemain senior Indonesia, Achmad Bustomi usai mengunggah foto mesra bersama sang istri di Instagram. Setelah itu Bachdim menghapus foto tersebut dan kembali mengunggah foto yang sedikit berbeda.Irfan Bachdim memang tidak segan untuk mengunggah sejumlah foto mesra bersama sang istri. Terbaru Irfan sempat mengunggah foto dirinya bersama Jennifer tengah bermesraan di salah satu tempat makan yang memiliki danau.Hal itu memancing Bustomi berkomentar layaknya pengadil di lapangan hijau. [suggestedarticle]Sesaat setelah Bachdim mengunggah foto mesra bersama sang istri, Bustomi lewat akun pribadi miliknya ikut berkomentar:"@Bustomi19: Priiitt, yellow card."Irfan pun membalas komentar dari Bustomi. "Sorry mener," tulis Irfan.Unggahan tersebut akhirnya dihapus oleh Irfan dan kembali mengunggah foto lain bersama sang istri lengkap dengan hashtag #NoFoulBustomi   •| J e n n i f e r ❤️ I r f a n |• #TeamBachdim #Love #MyWife #iLoveYou #NoFoulBustomi A post shared by Irfan Haarys Bachdim (@ibachdim) on Nov 17, 2017 at 7:01am PST
visibility  6966 kali
TOP NEWS: Bali United Menatap Kompetisi Asia
Kompetisi Liga 1 baru saja berakhir akhir pekan lalu. Beberapa klub langsung memberikan waktu liburan kepada para pemainnya. Hal itu juga dilakukan Bali United.Main di Liga Champions Asia, Bali United Persingkat LiburanBali United menjadi salah satu klub di Indonesia yang paling sibuk dalam menyambut kompetisi musim depan.Bali United Sudah Kantongi Daftar Pemain yang akan DirekrutHanya finis di posisi runner-up Liga 1 musim ini, tetap membawa Bali United melaju ke babak play-off Liga Champions Asia pada musim depan.Ini Calon Lawan Bali United di Play-off Liga Champions AsiaUsai membawa Bali United keluar sebagai runner-up Liga 1 musim ini, Irfan Bachdim pun memutuskan untuk bertahan di klub berjuluk Serdadu Tridatu.Irfan Bachdim Tiga Tahun Lagi di Bali United
visibility  966 kali
Ada Dua Tim ASEAN, Ini 20 Tim yang Sudah Memastikan Diri Lolos ke Piala Asia 2019
Piala Asia 2019 akan berlangsung di Uni Emirat Arab. Sejauh ini sudah 20 tim yang memastikan diri lolos ke ajang bergengsi tersebut.Tim pertama yang lolos tentu adalah tuan rumah Uni Emirat Arab. Tim-tim lain yang lolos adalah yang menjadi juara grup di Kualifikasi Putaran Kedua Piala Dunia 2018.Daftar tim tersebut adalah Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Suriah, Qatar, Australia, Iran, Uzbekistan, Irak, Tiongkok, serta wakil Asia Tenggara, Thailand.[suggestedarticle]Dari babak kualifikasi, sudah ada delapan tim yang memastikan diri lolos. Palestina dan Oman sudah dipastikan menjadi dua tim teratas di Grup D. Satu tim lainnya dari Grup A yakni India juga sudah pasti lolos.Di Grup B Lebanon sudah dipastikan lolos. Vietnam dan Yordania di Grup C pun sudah memastikan diri mendapat satu tempat. Dua tempat lagi berasal dari Grup D yakni Bahrain dan Turkmenistan.Empat tempat lagi akan diperebutkan pada matchday terakhir babak kualifikasi yakni tanggal 27 Maret. Berikut adalah daftar tim yang sudah memastikan diri lolos ke Piala Asia 2019:1. Uni Emirat Arab2. Jepang3. Korea Selatan4. Iran5. Arab Saudi6. Australia7. Thailand8. Suriah9. Irak10. Tiongkok11. Uzbekistan12. Qatar13. Palestina14. Oman15. India16. Vietnam17. Lebanon18. Turkmenistan19. Bahrain20. Yordania
visibility  2341 kali
Irfan Bachdim Tiga Tahun Lagi di Bali United
Usai membawa Bali United keluar sebagai runner-up Liga 1 musim ini, Irfan Bachdim pun memutuskan untuk bertahan di klub berjuluk Serdadu Tridatu.Manajemen klub Bali United langsung merespon keinginan Irfan dan memberinya kontrak selama tiga tahun kedepan atau tepatnya sampai tahun 2020 mendatang.Bali United menjadi salah satu tim di Indonesia yang mulai berani memberikan kontrak jangka panjang pada pemainnya.Penandatangan perpanjangan kontrak pemain berdarah Belanda tersebut berlangsung hari Selasa (14/11) tadi."Semua tahu Irfan Bachdim bermain sangat baik di kompetisi lalu. Ia juga memiliki komitmen yang kuat untuk tetap bertahan di Bali United dan berjuang bersama di tahun depan. Maka dari itu kami putuskan memperpanjang kontrak Irfan Bachdim untuk tiga tahun kedepan," ujar CEO klub Yabes Tanuri, seperti dilansir situs resmi.[suggestedarticle]Sebelumnya Irfan Bachdim juga sempat mengumumkan bahwa dirinya tetap di Bali United saat pesta penutup musim 2017 usai laga kontra Persegres Gresik United hari Minggu (12/11) lalu. "Terima kasih untuk dukungan semuanya. Musim depan saya pastikan tetap di Bali United," kata Irfan Bachdim yang disambut sorakan dan tepuk tangan fans yang hadir di Stadion Kapten I Wayan Dipta.Sepanjang musim ini Irfan mencetak sembilan gol dan 10 assist untuk Bali United di Liga 1.Penampilan konsistennya bersama Bali United membawa ia selalu mendapat panggilan timnas Indonesia.   @ibachdim resmi memperpanjang kontrak dan dipastikan akan berseragam Bali United sampai dengan 2020. . Simak video selengkapnya di Bali United Apps. . #baliunitedtv Sebuah kiriman dibagikan oleh Bali United (@baliunitedfc) pada Nov 14, 2017 pada 6:41 PST
visibility  1671 kali
Tak Hanya di Indonesia, Liga Thailand Juga Bermasalah dengan Wasit Lokal
Tak hanya terjadi di sepakbola Indonesia, di Thailand para suporter dan fans pun mulai meragukan kapasitas para pengadil di atas lapangan.Presiden Federasi Sepakbola Thailand (FAT) Somyot Poompunmuang mengakui bahwa insiden mengenai keputusan wasit yang bias telah merusak reputasi kompetisi domestik mereka.Seperti kabar yang dilansir oleh Bangkok Post, usai pertemuan dengan operator Liga Thailand kemarin, Somyot mengatakan masih banyak pelanggaran yang dibuat oleh pihak tertentu, dimana mereka memanfaatkan hal ini (kecurangan) demi kepentingan sepihak. Pihak FAT pun ingin memberikan edukasi kepada wasit lokal di masa mendatang. "Kami telah mencapai sebuah tingkat bahwa fans tak lagi mempercayai wasit lokal dan itu merusak pandangan negara kita," ujar Somyot."Saya pun menunda dalam menggunakan wasit asing untuk beberapa laga penting di Piala FA ataupun Piala Liga.""Sebagai ketua sepakbola Thailand, ini tugas saya untuk memberanikan wasit lokal dan saya ingin melihat penampilan mereka dalam tugas, terutama dalam sikap dan integritas.""Final Piala Liga dan Piala FA telah menggunakan wasit lokal dan Saya harap mereka menunjukannya dengan baik dalam kesempatan ini dan membuktikan diri."[suggestedarticle]Buriram United sendiri keluar sebagai juara Liga Thailand 2017, usai menang atas BEC Tero Sasana dengan skor 4-0 pada pekan ke-32 Liga Thailand di I-Mobile Stadium, Rabu (08/11/17).Kemenangan atas BEC Tero Sasana membuat Buriram United semakin kokoh di puncak klasemen Liga Thailand dengan 80 poin dari 32 laga. Poin itu tidak bisa dikejar Muangthong United yang menempati peringkat kedua meski menyisakan satu pertandingan lebih banyak.
visibility  1105 kali
Mafia Wasit Hantam Liga Thailand
Presiden Federasi Sepak Bola Thailand (FAT), Somyot Poompunmuang mengakui bahwa masalah perwasitan menghantam liga di negaranya. Praktek mafia wasit ia akui makin merajalela.Dalam pertemuan dengan operator Liga Thailand, Thai League Co, Somyot menyebut modus yang dilakukan klub dan wasit. Biasanya wasit bersedia menguntungkan salah satu tim bila mendapat keuntungan untuk pribadi dari tim yang bersangkutan.[suggestedarticle]"Kami mencapai level dimana suporter tidak percaya wasit asal Thailand dan ini menghancurkan citra negara kami," ucap Somyot kepada Bangkok Post."Saya mendapat usul agar wasit asing digunakan di pertandingan penting. Sebagai pimpinan FAT saya mendorong wasit lokal untuk memperbaiki diri karena saya ingin melihat mereka adil dan menunjukkan performa baik," jelasnya.Beberapa klub lokal di Thailand musim ini memang melontarkan kritik keras terhadap kinerja wasit. Salah satu tim yang kerap kali mengkritik adalah Muangthong United.
visibility  2350 kali
Tak Terima Pernyataan Irfan Bachdim, Bhayangkara: Di Mana Unggulnya Bali United?
Bhayangkara FC mengkritik Irfan Bachdim yang dianggap tidak legowo dengan status juara Liga 1 2017. Hal ini berkaitan dengan ucapan pemain Bali United itu di laga pamungkas musim.Proses juara Bhayangkara memang diwarnai kontroversi menang WO atas Mitra Kukar yang memainkan Mohamed Sissoko yang masih dalam sanksi bertanding. Meski demikian, tidak ada banding yang dilakukan Naga Mekes. Alhasil Evan Dimas cs tidak perlu menunggu hasil kontra Persija untuk bisa mengungguli Bali United. [suggestedarticle]Corporate Secretary Bhayangkara Rahmad Sumanjaya merasa tidak ada lagi perdebatan soal status juara tim berjuluk The Guardians tersebut. Karenanya Rahmad menyayangkan ucapan Irfan kepada suporter Bali United bahwa juara Indonesia sesungguhnya adalah Serdadu Tridatu.“Nah, fakta-fakta ini apa dikesampingkan begitu saja. Irfan justru berkoar-koar bukan layaknya pemain professional yang menjunjung tinggi sportivitas. Bisa dibilang Irfan tidak dewasa dan tidak mau menerima kekalahan bahwa timnya hanya runner-up musim ini," kata Rahmad.[suggestedarticle]“Di kandang Bali kami bahkan menang 3-1. Sedangkan di kandang kami, Stadion Patriot kami menang, 3-2. Lalu di mana unggulnya Bali dari kami musim ini,” tegasnya.Pada pekan ke-34, posisi akhir klasemen menunjukkan Bhayangkara mengumpulkan 68 poin dengan 22 kali menang. Sementara Bali United harus puas di peringkat dua dengan 68 poin, tapi memiliki satu kemenangan lebih sedikit.
visibility  9798 kali
1510567202241 tag