(Foto: FIFA)

Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Piala Dunia 2026 Dengan 48 Tim

FIFA telah memutuskan bahwa gelaran Piala Dunia 2026 akan diikuti oleh 48 negara.

Dewan FIFA menerima proposal dari Presiden Gianni Infantino yang menggagas penambahan jumlah peserta Piala Dunia. Proposal tersebut diterima lewat rapat di Zurich pada Selasa (10/1/2016) waktu setempat.

Tentu dengan menambahnya jumlah peserta dari 32 menjadi 48 negara, maka akan berdampak pada format kompetisi.



Sejak 1998, putaran final Piala Dunia diikuti oleh 32 negara yang dibagi menjadi 8 grup beranggotakan masing-masing 4 tim. Dua negara teratas lolos ke babak 16 besar.

Berikut hal yang perlu anda ketahui tentang Piala Dunia 2026:

1. Bagaimana pembagian babak putaran grup?

Akan ada 16 grup yang masing - masing diisi oleh tiga negara dan memainkan dua pertandingan. Dua tim teratas akan lolos ke babak 32 besar, yang merupakan sistem gugur.

Presiden FIFA Gianni Infantino juga menyatakan bahwa laga di babak grup yang berakhir imbang bisa dituntaskan dengan adu pinalti untuk menentukan siapa yang menjadi juara dan runner-up grup.

2. Apakah ada dampak dengan penambahan peserta menjadi 48 tim?

Setidaknya akan ada 80 pertandingan yang dihelat di PD 2026, dimana saat ini (32 tim) memiliki 64 pertandingan.

Jika sebuah tim lolos hingga babak final, maka mereka sudah bermain sebanyak tujuh kali, sama seperti format saat ini (32 tim).

Dampak lain tentu akan adanya kenaikan finansial yang bisa mencapai 520 juta pound untuk FIFA.

3. Dimana Piala Dunia 2026 akan digelar?

Belum diketahui akan digelar dimana edisi ini, namun jatah benua Eropa dan Asia sudah dipakai di edisi tahun 2018 (Rusia) dan 2022 (Qatar).

Benua Amerika Utara dan Tengah disinyalir tertarik dengan menjadi tuan rumah bersama yaitu Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.

Dengan adanya 48 tim (23 pemain per tim) yang bermain makan akan ada total 1,104 pemain yang akan terjun di Piala Dunia 2026.

Jika benar-benar diselenggarakan di tiga negara, maka ini menjadi sejarah baru dalam perhelatan Piala Dunia. Piala Dunia pertama yang digelar dengan sistem co-host terjadi pada edisi 2002, ketika duet negara Asia: Korea Selatan dan Jepang, menjadi tuan rumah.

Kuota tim yang akan lolos dari lima benua pun dipastikan akan bertambah:

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Liverpool Tunggu Kemurahan Hati Timnas Kamerun
FIFA secara resmi mengumumkan bahwa Joel Matip dilarang bermain bersama Liverpool selama Timnas Kamerun masih berkompetisi di Piala Afrika.Hal ini terjadi karena Matip menolak untuk bermain dengan timnas Kamerun dalam ajang tertinggi di benua hitam tersebut."Setiap pemain yang dipanggil secara resmi oleh otoritas sepak bola di negaranya, wajib untuk memenuhi panggilan tersebut. Dan apabila terjadi penolakan tanpa adanya persetujuan dari badan otoritas negara tersebut, maka sang pemain dilarang bermain bersana klubnya selama enam pertandingan ditambah lima hari sebagai sanksinya," ujar rilis resmi FIFA.Padahal sebelumnya Matip sudah lebih dulu absen selama tujuh pekan akibat cedera engkel.FIFA memang telah mengumumkan secara resmi sanksi tersebut. Otoritas tertinggi sepak bola dunia itu dengan tegas menolak semua alasan yang dilontarkan Matip.Liverpool sebenarnya bisa memainkan Matip kembali jika timnas Kamerun memberikan persetujuan.Dengan hukuman ini Matip setidaknya akan melewatkan enam pertandingan bersama Livepool, termasuk saat mereka melawat ke Stamford Bridge pada 31 Januari mendatang.
visibility  657 kali
Timnas Indonesia Hanya Berada di Peringkat 9 ASEAN
FIFA telah merilis ranking untuk bulan Januari 2017. Indonesia turun dua tingkat ke peringkat 173 dimana hasil ini membuat Tim Merah-Putih ada di peringkat sembilan untuk di kawasan Asia Tenggara.Kamboja berhasil menggeser posisi Indonesia. Chan Vathanaka CS naik ke ranking 172 sementara Indonesia turun ke peringkat 173. Dari segi ranking, Indonesia hanya unggul dari Brunei Darussalam yang ada di peringkat 189 dan Timor Leste di peringkat 191.Di antara tim-tim di Asia Tenggara lain, Filipina tetap berada di puncak. Filipina yang mengumpulkan 273 poin ada di peringkat 122. Filipina unggul dari Thailand yang ada di peringkat 126.Sementara itu Vietnam ada di peringkat 136 dan memiliki potensi untuk mengejar dua rival beratnya tersebut. Di bawah Vietnam, berturut-turut ada Myanmar, Malaysia, Singapura, dan Laos.Sempat absen lama dari pentas internasional akibat sanksi FIFA membuat peringkat Timnas Indonesia jatuh. Sempat naik berkat torehan positif di Piala AFF 2016, kini PSSI harus rutin mengadakan uji coba internasional untuk Boaz Solossa CS sepanjang tahun 2017 untuk memperbaiki peringkat di ranking FIFA.Berikut adalah klasemen ranking FIFA di antara negara ASEAN per tanggal 12 Januari 2017.
visibility  8872 kali
PSSI Tanggapi Piala Dunia dengan 48 Tim
FIFA telah memutuskan bahwa mulai tahun 2026, Piala Dunia akan diikuti oleh 48 tim. PSSI menyambut positif hal tersebut dimana menurut Joko Driyono hal ini sejalan dengan visi untuk membuat sepak bola menjadi olahraga nomor satu dunia.Penambahan peserta Piala Dunia memang menjadi pro dan kontra. Salah satu yang menentang ide ini adalah Federasi Sepak Bola Inggris (FA). Namun mayoritas Federasi dari Asia dan Afrika menyambut positif hal tersebut karena memperbesar peluang untuk lolos ke Piala Dunia."Misi utama dari FIFA adalah 'Develop the game, touch the world and make a better future'," ujar Joko seperti dikutip dari Goal."Saya pikir usaha FIFA dan keputusan mereka untuk memperbanyak jumlah tim di Piala Dunia sejalan dengan inisiatif FIFA tersebut. Yang mana, mempromosikan olahraga ini menjadi yang nomor satu di dunia," jelasnya.Indonesia sempat tampil di Piala Dunia 1938 dimana ketika itu dengan nama Hindia Belanda. Dengan penambahan jumlah peserta di tahun 2026, peluang menjadi terbuka bagi Timnas Indonesia untuk lolos bila persiapan dilakukan dengan baik dalam sembilan tahun ke depan.
visibility  3300 kali
Peringkat Indonesia Turun Dua Tingkat, Argentina Teratas
FIFA baru saja merilis peringkat dunia terbaru per-12 Januari 2017.Dengan hanya ada total 12 pertandingan internasional dengan tingkat A sejak peringkat final tahun 2016 lalu, ada pergerakan besar di periode Januari ini.Namun 34 posisi teratas tak mengalami perubahan dimana Argentina, Brasil dan Jerman masih berada di posisi tiga teratas.Dua tim merangsek naik ke-50 besar dunia yaitu Arab Saudi (posisi 48, naik 6 tingkat) dan Nigeria (50, naik 1 tingkat), mereka menggeser Albania (21, turun 2) dan Burkina Faso (53, turun 3).Suriname menjadi tim yang mengalami kenaikan tertinggi di bulan Januari ini yaitu dengan naik 22 tingkat di posisi ke-128.Di kawasan Asia, Iran masih menempati posisi teratas, disusul oleh Korea Selatan dan Australia.Indonesia sendiri harus turun dua tingkat ke posisi ke-173 dalam edisi kali ini. Kenaikan poin dari Kamboja dan Kuwait menyebabkan posisi Indonesia harus turun tua tingkat.
visibility  6016 kali
1484213016331 tag