(Foto: bolalob)

Pro Futsal League 2017 Tidak Digelar Di Bandung dan Jakarta

Pro Futsal League 2017 akan memainkan 14 pekan laga selama 4 Februari hingga 7 Mei mendatang di babak reguler.

Setiap pekannya akan memainkan 12 laga yang digelar pada hari Sabtu dan Minggu. Terdapat empat kota yang akan menyelenggarakan ajang ini setiap minggunya. Kota tersebut adalah Yogyakarta, Mataram, Surabaya, dan Bandar Lampung.

Mataram akan menjadi kota yang paling banyak menyelenggarakan ajang ini atau sebanyak enam kali. Namun sayang, dua kota besar yang rajin menyelenggarakan liga pro, Bandung dan Jakarta, tidak akan menggelar ajang ini pada tahun 2017.

Hal ini dikarenakan tim-tim yang berasal dari Jakarta ataupun provinsi Jawa Barat, tidak ada yang mengajukan diri menjadi tuan rumah.

Padahal sejak pertama kali dihelat pada 2006 silam, Jakarta selalu menjadi tempat 'wajib' penyelenggaraan liga pro, sama seperti Bandung yang sejak 2008 tidak pernah absen menyelenggarakan laga ini.

16 tim putra dan delapan tim putri bersaing untuk memperebutkan gelar juara liga musim kesepuluh ini.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(2)


Rekomendasi



Berita Terkait


Berkat Timnas, Dua Pemain Persib Makin Pede
Pelatih Persib Bandung Djadang Nurdjaman mengaku senang dengan perkembangan dua pemain mudanya yakni Gian Zola dan Febri Hariyadi.Baik Zola maupun Febri memang menjadi langganan di skuat tim nasional Indonesia U-22, dibawah asuhan Luis Milla.Bakan Zola mampu mencetak satu gol dalam kemenangan Indonesia di laga uji coba melawan Kamboja beberapa waktu lalu."Seiring bertambahnya jam terbang dengan beda level, saya yakin kepercayaan diri mereka (Febri dan Zola) meningkat, begitu juga dengan motivasinya," kata Djadjang di Mess Persib, Rabu (14/6), dikutip dari laman resmi Persib.[suggestedarticle]Setibanya mereka di Bandung, Djanur sapaan akrab pelatih Persib ini akan mengandalkan dua pemainnya itu untuk laga melawan Barito Putera di pekan ke-11 Liga 1.Tanpa duo pemain timnas ini, Persib harus susa payah menumbangkan Persiba Balikpapan pada pekan ke-10. Mereka hanya menang tipis 1-0 melalui gol dari Raphael Maitimo di menit akhir laga.Setelah melawan Persiba, Djanur juga sempat menyatakan kualitas pemain muda Persib belum cukup untuk memenuhi regulasi Liga 1, dimana setiap tim yang mengharuskan menurunkan tiga pemain U-23 pada tiap laga.
Eks Striker Persib Gagal Jadi Pahlawan di Liga Spanyol
Musim 2015-16, nama Juan Carlos Rodriguez Belensoco pernah terpampang dalam daftar pemain Persib Bandung di kompetisi Torabica Soccer Championship 2016. Berasal dari Spanyol, mantan pemain Albecete, Spanyol ini tercatat 11 kali bermain namun tidak terlalu subur sebagai striker.Tampil tak memuaskan, Agustus 2016 Belencoso meneruskan kariernya di Atletico de Kolkata, sebuah klub di breakaway league Indian Super League (ISL). Mencetak 2 gol dalam 16 pertandingan, pemain berumur 35 tahun ini kemudian memilih pulang kampung membela UD Socuellamos, sebuah klub di kasta ketiga Liga Spanyol atau Segunda B Division.[suggestedarticle]Dipercaya sebagai pemain inti, Belencoso mampu mencetak 3 gol dari 9 pertandingan yang dimainkan sejak Maret lalu. Sialnya, kontribusinya tidak mampu menolong klubnya lolos dari terkaman degradasi.Hanya menempati posisi ke-18 dari 20 peserta liga, UD Socuellamos dipastikan terdegradasi, Musim depan klub yang berdiri tahun 1924 ini terpaksa melanjutkan kompetisi di Tercera Division atau kasta keempat Liga Spanyol.
visibility  1812 kali
Ini Cerita Djanur, Banyak Bobotoh Datang ke Rumahnya Sambil Menangis
Peristiwa keinginan Djadjang Nurdjaman (Djanur) mundur sebagai pelatih Persib Bandung, sampai pada penolakan manajemen Persib, seperti sebuah cerita sinetron yang berpeluh air mata.Usai Persib dikalahkan secara beruntun oleh Bali United (0-1) dan Bhayangkara FC (0-2), tagar #djanurout di twitter dan instagram jadi trending topik di Indonesia.Djanur pun mengungkapkan perasaannya ingin mengundurkan diri usai pertandingan lawan Bhayangkara FC. Keinginan itu diutarakan di ruan ganti sambil memeluk satu per satu pemain. Ia bahkan malayangkan surat ke pihak manajemen Persib (PT Persib Bandung Bermartabat) untuk mundur.Sambil menunggu keputusan manajemen, selama tiga hari Djanur tak muncul mendampingi pemain berlatih.[suggestedarticle]Saat ia absen di lapangan, banyak bobotoh yang mendatangi rumah Djanur. Mereka memohon Djanur tetap menjadi pelatih Persib, bahkan mereka meminta sambil menangis."Banyak bobotoh yang datang ke rumah memberi dukungan kepada saya sambil menangis, meminta saya tetap di Persib. Dan yang paling luar biasa dukungan dari semua pemain. Setelah melawan Persiba, semua pemain menghampiri saya dan memberi semangat untuk tetap bertahan,” terang Djanur.Ia juga sempat berembuk dengan keluarga saat meminta mundur dan ketika keinginannya ditolak manajemen Persib. "Setelah niatan saya ditolak manajemen, saya berembuk dengan keluarga dan akhirnya keluarga setuju melanjutkan," cerita Djanur kepada wartawan di Graha Persib, Selasa (13/6).Kini Djanur sudah sangat siap melanjutkan tugas untuk menukangi Atep dan kawan-kawan.
visibility  447 kali
Batal Mundur dari Persib, Djanur Punya Kabar Baik Lainnya
Selama ini pelatih Persib Bandung Djajang Nurjaman baru memiliki sertifikat lisensi AFC B untuk melatih, namun kabar baik datang untuknya.Pelatih yang akrab disapa Djanur itu resmi mengantongi sertifikat kepelatihan klub profesional Lisensi A AFC. Djanur dinyatakan lulus setelah beberapa waktu lalu mengikuti kursus kepelatihan di Bangkok, Thailand."Setelah ditunggu, akhirnya dikabari jika saya lulus A AFC," terang Djanur seperti dkutip dari situs resmi klub."Tentunya sangat bersyukur karena kalau sampai tidak lulus pasti malu. Soalnya sudah jauh-jauh ke Thailand."[suggestedarticle]Selain Djanur, pelatih asal Indonesia lainnya yang juga lolos mendapat sertifikat Lisensi AFC A adalah Joko Susilo, yang saat ini menjabat sebagai asisten pelatih Arema FC."Menunggu kabar ini mungkin sekitar tiga bulan dan kemarin Gethuk menghubungi bahwa dia lulus juga," ungkap Djanur.Bukan hanya di kursus Lisensi A AFC, Djanur dan Gethuk kerap mengikuti pelatihan bersama di kursus-kursus sebelumnya."Sudah delapan kali saya bersama Getuk, termasuk kemarin (kursus Lisensi A AFC di Thailand)," pungkas Djanur.Sebelumnya Djanur sendiri memastikan tetap mengarsiteki Persib Bandung setelah niatnya mengundurkan diri ditolak petinggi PT Persib Bandung Bermartabat.
visibility  1668 kali
Lawan Barito, Djanur Panggil Pemain U-19 Persib
Pelatih Persib Bandung Djajang Nurdjaman resmi memanggil pemain muda Muhammad Wildan Ramdani dari tim U-19 Persib.Wildan akan bergabung dan berlatih dengan tim senior Persib, jelang laga melawan Barito Putera di pekan ke-11 Liga 1 di stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (18/6/2017).“Hari ini [kemarin] saya sudah memanggil pemain muda lain dari U-19. Saya lihat dia saat uji tanding, dan memanggilnya untuk berlatih bersama,” kata Djanur, sapaan Djadjang, dilansir laman resmi klub.“Posisinya adalah striker, dan persoalan kami memang di depan. Kalau sudah terdaftar oleh Persib U-19 untuk liga [U-19], pemainnya bisa naik-turun, dan bisa dimainkan.”[suggestedarticle]Wildan bisa langsung dimainkan oleh Persib, karena dirinya sudah didaftarkan di tim U-19 pada musim ini otomatis ia juga bisa bermain di tim senior Persib.Pemuda asal Majalengka itu pun mengaku kaget dan antusias dengan pemanggilan ke tim senior Persib. Ia siap bersaing dengan beberapa nama senior di kubu Maung Bandung."Kemarin malam (Senin, 12/6/2017) manajemen Diklat telepon. Katanya saya disuruh gabung latihan sama senior (Persib). Kaget pasti karena baru pertama kali latihan di tim senior,” ujar Wildan.“Tapi, dengan kesempatan ini mudah-mudahan saya bisa memberikan yang terbaik, meski target saya di U-19. Kalau beban saya jadikan motivasi mudah-mudahan semakin lebih baik lagi," pungkas Wildan. Sebelumnya Persib sudah memiliki beberapa pemain muda yang merupakan jebolan diklat Persib. Sebut saja, Febri Hariyadi, Gian Zola Nugraha, Henhen Herdiana, Ahmad Basith, Puja Abdilah, Billy Keraf, Angga Febryanto, Rizki DG, Agung Mulyadi dan Rizki Hidayat.
visibility  803 kali
Ngakak Abis! Video Parodi Model Seksi yang Ngomel-Ngomel ke Bobotoh
Tidak butuh waktu lama bagi Bobotoh untuk membalas omelan model seksi sekaligus suporter Persib Bandung, Jelly Jello yang ngomel-ngomel ke Bobotoh.Tapi, balasan yang diberikan oleh dua orang Bobotoh ini sangatlah lucu karena mereka memparodikan video omelan si Jelly Jello dengan editan yang bikin ngakak. Jelly Jello memposting omelannya di akun Instagramnya yang "ngomel-ngomel" ke Suporter Persib karena selalu menyalahkan pemain, pelatih, dan manajemen Persib terkait hasil timnya di Liga 1.[suggestedarticle]Simak video parodinya berikut ini.   🤣😂 cing demi era da wkkwkwkw . bodor editanna nuhun 🙏🏻 @gasboy1933 @adizemusic Te Quiero Mucho PERSIB❤️😘 #persib #bobotohpersib #persibday #persibjuara #persibbandung #maungbandung #bobotoh #indonesiangirl #indonesiangirls #bandung #sunda #awewesunda #fakta #kenyataan #geulissunda A post shared by jelly jelo (@jellyjel0) on Jun 13, 2017 at 1:07am PDT Simak video asli ngomel-ngomel si Jelly Jello dibawah ini.   video asli nu kamari di hapus, abis loba bobotoh nu annoying. tapi ku abi di upload dei. Pokonamah HIDUP PERSIB SALAWASNA ! ! Te Quiero Mucho PERSIB❤️😘 #persib #bobotohpersib #persibday #persibjuara #persibbandung #maungbandung #bobotoh #indonesiangirl #indonesiangirls #bandung #sunda #awewesunda #fakta #kenyataan #geulissunda #getihsunda #sundawani #fakta A post shared by jelly jelo (@jellyjel0) on Jun 13, 2017 at 1:02am PDT
visibility  2673 kali
Mengenal Pelatih Baru Vamos, Murid Vic Hermans yang Pernah Jadi Pelatih Terbaik Iran
Pelatih asal Iran, Reza Fallah, resmi membesut tim Vamos Mataram untuk berlaga di ajang AFC Futsal Club Championship 2017.Dilansir situs resmi Vamos Mataram, Reza merupakan pelatih yang kenyang pengalaman di kompetisi futsal di Iran. Selain itu ternyata dirinya menjadi salah satu peserta kursus kepelatihan AFC Level 3 yang dipimpin oleh Vic Hermans, pelatih kepala timnas futsal Indonesia, pada 2016 lalu.Saat masih aktif bermain, selama 11 tahun dia tampil di Liga Super Iran, kasta tertinggi kompetisi nasional. Masuk ke dunia kepelatihan, Reza menangani tim Moghavemat Alborz di kasta liga pro Iran.[suggestedarticle]Selain itu, Reza juga pernah menjadi lima pelatih terbaik di Iran dan disejajarkan dengan salah satu legenda hidup futsal Persia, Vahid Shamsaee paa 2014 dan 2015.Reza juga sudah berada di Mataram Nusa Tenggara Barat sejak 12 Juni dan bersiap memimpin Vamos menggantikan pelatih kepala Hicham Benhamou asal Belanda, membesut tim di AFC Futsal Club pada 20-30 Juli mendatang di Vietnam.
visibility  3936 kali
VIDEO VIRAL! Sambil Makan Kuaci, Model Seksi Ini Ngomel-Ngomelin Bobotoh
Siapa yang tidak mengenal model seksi nan aduhai, Jelly Jello. Sudah diketahui juga jika dirinya merupakan seorang Bobotoh alias penggemar Persib Bandung.Beberapa kali dirinya terlihat mengenakan jersey Persib. Baru-baru ini Jelly Jello membuat heboh Bobotoh dengan video instagramnya yang "ngomel-ngomel" ke Suporter Persib karena selalu menyalahkan pemain, pelatih, dan manajemen Persib terkait hasil timnya di Liga 1.[suggestedarticle]Dalam videonya yang menggunakan bahasa campuran Indonesia dan Sunda ini, dirinya menegaskan jika sebagai Bobotoh seharusnya jangan terlalu menyalahkan tim. Dia mengatakan jika jadi pemain dan pelatih tidaklah mudah, dan pastinya timnya juga selalu ingin menang.Bagaimana aksi ngomel-ngomel si seksi ini, simak diinstagramnya dibawah ini.   video asli nu kamari di hapus, abis loba bobotoh nu annoying. tapi ku abi di upload dei. Pokonamah HIDUP PERSIB SALAWASNA ! ! Te Quiero Mucho PERSIB❤️😘 #persib #bobotohpersib #persibday #persibjuara #persibbandung #maungbandung #bobotoh #indonesiangirl #indonesiangirls #bandung #sunda #awewesunda #fakta #kenyataan #geulissunda #getihsunda #sundawani #fakta A post shared by jelly jelo (@jellyjel0) on Jun 13, 2017 at 1:02am PDT
visibility  2389 kali
Ini Alasan Manajemen Persib Tak Mau Ditinggalkan Djanur
Suasana dalam tubuh tim Persib Bandung kini mulai kondusif, setelah pihak Manajemen Persib memastikan bahwa Djadjang Nurdjaman tetap sebagai pelatih sampai Liga 1 musim 2017 berakhir, sekaligus menolak permintaan mundur pelatih tersebut.Pihak Manajemen Persib (PT Persib Bandung Bermartabat) menjelaskan beberapa alasan mengapa harus mempertahankan pelatih berpengalaman tersebut. "Pak Djadjang tidak diizinkan untuk mundur (sebagai pelatih Persib). Kami membutuhkan Pak Djadjang karena kompetisi masih berjalan," ungkap Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Zainuri Hasyim di Bandung, Selasa (13/6)."Kalaupun ada pergantian, tidak segampang itu. Jadi kami pertahankan Pak Djajang karena kebutuhan," sambung Zainuri. Selain itu, manajemen Tim Maung Bandung juga mendapat masukan dan dukungan, termasuk dari pemain, mantan pemain, manajer, serta bobotoh untuk tetap mempertahankan pelatih yang membawa Persib juara Indonesia Super League 2014.[suggestedarticle]"Terakhir, klasemen Persib juga enggak jelek-jelek amat dibandingkan yang lain. Bedanya beda tipis, itu juga yang menjadi pertimbangan," ujar Zainuri seperti dilansir bolaindo.com.Sebelum meraih kemenangan 1-0 atas Persiba Balikpapan pada akhir pekan lalu, Maung Bandung mendapat hasil negatif dalam empat pertandingan sebelumnya. Dari 12 angka maksimal, Atep dkk. hanya meraih dua poin saja.Anjloknya posisi Persib ke papan bawah klasemen membuat bobotoh memberikan kritikan keras. Bahkan, bobotoh masuk ke lapangan saat laga Bhayangkara FC melawan Persib yang akhirnya berujung pernyataan mundurnya Djanur.Kini dengan koleksi 16 poin Persib Bandung bertengger di posisi enam besar klasemen sementara Liga 1 2017. Mereka hanya terpaut enam poin dari Madura United yang menghuni posisi teratas.
visibility  578 kali
Ini Alasan Vamos Mataram Rekrut Pelatih Asal Iran
Vamos Mataram resmi merekrut pelatih asal Iran, Reza Fallah, untuk memimpin tim di AFC Futsal Club Championship 2017 mendatang.Manajer Vamos, Aryanto Prametu, mengatakan, target maksimal tetap dipatok tim juara Pro Futsal Leagye 2017 tersebut di kancah asia. Untuk itu menghadapi lawan berat, perlu pelatih dengan pengalaman untuk mempersiapkan tim.“Tantangan kita di AFC Futsal Club tidak mudah. Kita berada dalam satu grup dengan runner up tahun lalu, Naft Al-Wasat, dan Al Rayyan yang pada AFC Futsal Club 2015 tembus delapan besar,” kata Ary dilansir situs resmi tim.[suggestedarticle]“Kita membawa nama Indonesia. Persiapan harus maksimal demi hasil yang terbaik bagi Merah Putih,” lanjutnya.Pengalaman segudang coach Reza di futsal Iran diharapkan mampu membawa Vamos bersaing dengan tim-tim lainnya di ajang tersebut.Di AFC Futsal Club pada 20-30 Juli mendatang di Ho Chi Min City, Vietnam, Vamos bersaing di fase grup dengan Al Rayyan Qatar, Naft Al Wasat serta Disi Invest.
visibility  1492 kali
1497398401815 tag