(Foto: Partizan)

Klub Asal Serbia Ini Dilarang Berkompetisi Di Eropa Selama Tiga Tahun

Klub asal Serbia Partizan Belgrade resmi dijatuhi larangan untuk ikut serta dalam kompetisi Liga Champions maupun Liga Europa dalam tiga musim kedepan, karena tidak bisa melunasi hutang mereka.

Hal ini disampaikan langsung oleh badan sepakbola tertinggi di Eropa yakni UEFA.

UEFA mengatakan bahwa sejak tahun 2015 juara Liga Super Serbia ini telah melanggar aturan dengan tak membayar hutang selama tiga kali dalam lima tahun terakhir.

Setidaknya hutang Partizan berkisar 2.5 juta euro pada periode September 2016. Kebanyakan hutang klub tersebut adalah kewajiban dalam membayar pajak di Serbia.

Badan pengaturan keuangan klub UEFA mengatakan bahwa hukuman itu diberikan karena keadaan dan situasi pada manajemen klub sejak tahun 2013, ketika saat itu Partizan sendiri sudah tak boleh tampil di kompetisi Eropa selama satu tahun.

Partizan akan langsung tereliminasi dalam babak kualifikasi kedua Liga Europa musim ini melawan klub asal Polandia Zaglebie.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


UEFA Minta Wasit Bersikap Tegas Pada Setiap Pertandingan
Badan Federasi Sepakbola Eropa atau UEFA meminta para wasit menindak tegas setiap pelanggaran serius untuk melindungi citra sepakbola itu sendiri.Para wasit telah diingatkan oleh UEFA untuk melindungi pemain dengan menghukum pelanggaran serius dalam kompetisi klub Eropa.Hal ini terjadi setelah pelatih Manchester City, Pep Guardiola mendesak petinggi sepakbola Inggris untuk bertanggung jawab terhadap pemain bintangnya, Leroy Sane yang mengalami cedera serius dalam kemenangan di Piala FA melawan Cardiff pada Januari lalu.UEFA telah mengatakan kepada wasit bahwa mereka memiliki kewajiban untuk melindungi citra sepakbola."Kami membutuhkan pemain untuk bertanding, jadi mereka harus dilindungi," kata petinggi wasit UEFA, Pierluigi Collina seperti dilansir dari BBC.[suggestedarticle=3]"Kami tidak ingin situasi di mana masa depan pemain diragukan karena cedera serius yang disebabkan oleh pelanggaran, apakah itu disengaja, atau tidak disengaja dan membuat pemain yang bertanding tersebut mengambil risiko yang menyebabkan cedera.""Pemain harus mengerti bahwa mereka harus menghormati lawan mereka dan menunjukkan sikap positif yang sama kepada sesama pemain yang ingin diperlakukan sama."Badan Asosiasi Sepakbola Eropa tersebut juga mengingatkan wasit untuk tidak mentolerir hukuman dalam pengambilan keputusan kepada pemain."Ketika saya melihat tindakan dari wasit, itu adalah sesuatu yang tidak dapat diterima,ini bukan pesan yang ingin kita sampaikan." tambah Collina.
  337 kali
Main di Liga 3, Klub Indonesia Ini Rekrut Pelatih Top asal Serbia
Klub asal Jawa Timur yakni Malang United akan berkompetisi di Liga 3 Regional pada musim 2018 mendatang.Mereka pun baru saja menyelesaikan seleksi pemain untuk masuk ke dalam skuat mereka, dari 2.000 pendaftar, akhirnya ada 38 pemain yang terjaring.Salah satu terobosan yang dilakukan oleh Malang United adalah penunjukan pelatih asal Serbia, Zoran Maric.Maric sendiri merupakan mantan pelatih timnas Serbia U-19 pada 2012 lalu, ia pun memegang lisensi kepelatihan UEFA Pro. Dimana itu adalah lisensi tertinggi sebagai seorang pelatih."Nantinya akan terus dikerucutkan. Pemain itu mayoritas berasal dari Malang dan nantinya ada penambahan dari mantan pemain Liga 2. Skuat final hanya ada 25 pemain saja," kata Media Officer Malang United, David Romadhona."Pelatih kepala akan dikenalkan besok. Ada coach Indra Sjafri juga sebagai Direktur Akademi Malang United," lanjut David.[suggestedarticle=3]Penunjukan Maric tentu diiringi dengan target tinggi klub, yakni lolos dari Liga 3 regional Jawa Timur.[pagebreak]Debut lawan Barito Putera[/pagebreak]Pelatih asal Serbia itu rencananya akan melakoni debut dalam laga uji coba Malang United melawan klub Liga 1, Barito Putera, di Kusuma Agro Wisata, Kota Batu, Rabu (7/2/2018)."Kebetulan Barito Putera sedang pemusatan latihan di Batu. Jadi, kami terima tantangan uji coba itu sekaligus sebagai ajang untuk merampingkan komposisi tim hasil seleksi akhir pekan kemarin," kata David.Pada musim lalu Malang United bermain di Liga 3. Mereka tidak lolos dari fase grup. Namun mereka juga sempat membuat sensadi dengan menunjuk pelatih kawakan asal Malaysia, Raja Isa sebagai arsitek tim. Mereka juga sempat beruji coba dengan Timnas Indonesia U-19 serta menujuk Djajang Nurjaman (eks pelatih Persib) sebagai Direktur teknik klub.
  38985 kali
Inilah Skuat Serbia di Piala Futsal Eropa 2018
Serbia kembali tampil di UEFA Futsal Euro atau Piala Futsal Eropa 2018 yang berlangsung di Slovenia pada 30 Januari hingga 10 Februari mendatang.Serbia telah 5 kali tampil diajang ini termasuk saat bernama Yugoslavia. Prestasi terbaik mereka finish diperingkat keempat tahun 2016. Serbia sendiri merupakan tuan rumah di edisi terakhir pada 2016 lalu.[suggestedarticle=3]Berikut skuat Serbia di Piala Futsal Eropa 2018.Pemain3. Nikola Matijevic5. Vladimir Milosavac6. Denis Ramic7. Dragan Tomic8. Andrija Stankovic9. Marko Radovanovic4. Stefan Rakic10. Mladen Kocic11. Milos Simic12. Nemanja Momcilovic14. Slobodan Rajcevic (C)20. Jakov Vulic (GK)PelatihGoran Ivancic
  406 kali
Ampun! Baru Gabung MU Sanchez Terancam Tak Bisa Main 12 Bulan
Ada kabar yang tak sedap saat Alexis Sanchez meninggalkan Arsenal ke Manchester United. Ternyata, ia menyisakan kasus antara Arsenal-Sanchez dan komisi doping UEFA.Pada Kamis malam, sepekan sebelum Sanchez hijrah ke United, komisi doping UEFA mendatangi tempat latihan The Gunners di Colney, London. Di mana semua pemain Arsenal ikut latihan.Namun saat petugas anti doping UEFA ingin mengambil sampel contoh urine Sanchez, menurut Dailymail, pemain tersebut tidak berada di tempat. Berapa ofisial Arsenal menyampaikan kepada petugas anti doping itu bahwa Sanchez bergegas meluncur ke Manchester.[suggestedarticle=3]Tentu saja alasan ini tak diterima oleh pihak petugas UEFA. Pasalnya, semua itu sudah terjadwal dan pemilihan pemain yang harus menjalani tes dilakukan secara random.Dengan situasi seperti ini, Sanchez dinilai gagal memenuhi kewajibannya untuk menjalani tes doping sesuai aturan yang berlaku.Pihak FA Inggris dan Arsenal belum mau mengeluarkan pernyataan soal kasus ini, tentang siapa yang lalai sebenarnya. Jika ada pemeriksaan doping, klub hanya menyuruh pemain datang ke tempat latihan. Lalu soal apakah pemain tersebut mau diambil sampel urinenya, itu adalah sudah urusan individu pemain.Dari kasus ini, baik Arsenal dan Sanchez bisa dijatukan sanksi oleh UEFA. Bahkan, Sanchez jika dinilai mangkir, dapat kena sanksi larangan bertanding selama satu tahun atau 12 bulan.Tahun lalu Manchester City dikenakan sanksi 35 ribu pounds karena gagal menghadirkan pemainnya yang bakal dites doping.Sementara Sanchez diproyeksikan akan dimainkan pada pertandingan FA Cup, Jumat (26/1/2018) malam, di mana Manchester United menghadapi klub kasta bawah Yeovil.
  24723 kali
DIARY: Gara-gara Jersey Rusak, Klub Milik Pengusaha Indonesia Jadi Bahan Pembicaraan Dunia
Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin pribahasa ini layak disematkan pada klub asal Australia, Brisbane Roar.Klub Milik Pengusaha Indonesia Jadi Bulan-bulanan di Media SosialZinedine Zidane semakin terpuruk setelah Real Madrid tersingkir dari Copa del Rey. Los Blancos tumbang karena kalah gol agregat dari Leganes.Nasib Zidane Ditentukan saat Melawan PSGPersebaya Surabaya punya target tinggi di kompetisi Liga 1 2018.Azrul Ananda Beberkan Target Persebaya di Liga 1 2018UEFA baru saja melakukan pengundian sebuah liga baru antar negara Eropa yang dikenal dengan UEFA Nations League, di Lausanne, Jenewa, Swiss, Rabu (24/1/2018) waktu setempat. Mengenal Liga Baru antar Negara Eropa, Berikut Hasil Undian UEFA Nations League
  2593 kali
Mengenal Liga Baru antar Negara Eropa, Berikut Hasil Undian UEFA Nations League
UEFA baru saja melakukan pengundian sebuah liga baru antar negara Eropa yang dikenal dengan UEFA Nations League, di Lausanne, Jenewa, Swiss, Rabu (24/1/2018) waktu setempat. Sebanyak 55 negara termasuk Gibraltar dan Kosovo yang merupakan dua anggota baru UEFA tergabung di liga ini.Tentunya tidak mungkin akan mempertemukan 55 negara tersebut dan oleh karenanya dibuat empat divisi yakni Liga A yang berisi tim-tim dengan koefisien terbaik dan berurutan menuju Liga B, Liga C, dan terakhir Liga D.Formatnya pun sama seperti liga-liga Eropa pada umumnya, yakni ada promosi dan degradasi. Di Liga A sendiri terdapat 12 tim yang terbagi ke dalam tiga grup, yakni Grup 1 sampai Grup 4. Klasifikasi yang sama pun juga berlaku di Liga B, Liga C, dan Liga D dan disana ada sistem promosi dan degradasi pula yang tentunya mengabaikan Liga D sebagai kasta paling bawah yang tak menganut sistem degradasi.Bagaimana menentikan pemenang dari liga ini?Terdapat empat grup di Liga A yang nantinya setiap juara grup akan masuk ke babak semifinal. Sama seperti turnamen pada umumnya, nantinya tim yang kalah dalam semifinal itu akan masuk ke babak perebutan juara ketiga sementara tim pemenang akan masuk ke babak final yang rencananya akan digelar pada 9 Juni 2019 mendatang.[suggestedarticle]Sementara mengenai jadwal pertandingan, UEFA telah sepakat untuk memakai slot laga uji coba internasional untuk melangsungkan kompetisi ini. Artinya, keberadaan kompetisi ini tidak akan mengganggu jadwal resmi FIFA seperti Kualifikasi Piala Dunia. Untuk laga pertama sendiri akan digelar pada 6 September dan disusul 20 November untuk mengakhiri laga di masing-masing grup (mengingat hanya ada tiga negara dalam satu grup maka setiap grup hanya akan menggelar dua laga saja).Berikut undian lengkapnya:Liga AGrup 1: Belanda, Prancis, JermanGrup 2: Islandia, Swiss, BelgiaGrup 3: Polandia, Italia, PortugalGrup 4: Kroasia, Inggris, SpanyolLiga BGrup 1: Republik Ceko, Ukraina, SlovakiaGrup 2: Turki, Swedia, RusiaGrup 3: Irlandia Utara, Bosnia & Herzegovina, AustriaGrup 4: Denmark, Republik Irlandia, WalesLiga CGrup 1: Israel, Albania, SkotlandiaGrup 2: Estonia, Hungaria, Yunani, FinlandiaGrup 3: Slovenia, Norwegia, Bulgaria, SiprusGrup 4: Rumania, Serbia, Montenegro, LithuaniaLiga DGrup 1: Georgia, Latvia, Kazakhstan, AndorraGrup 2: Belarusia, Luksemburg, Moldova, San MarinoGrup 3: Azerbaijan, Kepulauan Faroe, Malta, KosovoGrup 4: Macedonia, Armenia, Liechtenstein, Gibraltar
  1866 kali
Pendapatan Manchester United Tertinggi di Eropa
Klub Inggris Manchester United menikmati pemasukan tertinggi di Eropa dalam tahun finansial terakhir, naik 32 persen dan mengungguli Real Madrid serta Barcelona. Demikian laporan tahunan dari UEFA. Laporan The European Football Landscape mengatakan, pendapatan di antara klub-klub teratas Eropa total mencapai 18,5 milyar euro untuk 2016, dibanding 16,9 milyar setahun sebelumnya, dan 2,8 milyar pada 1996.Bagaimanapun, laporan itu mengakui bahwa hampir separuh jumlah itu - 9,1 milyar euro -dihasilkan oleh 30 klub dan bahwa selisih finansial antara klub-klub elit dan sisanya semakin membesar.Pendapatan-pendapatan televisi Liga Inggris sekarang memperlihatkan, jumlah yang didapat klub papan tengah Bournemouth tidak jauh berbeda dengan juara Eropa tiga kali Inter Milan.[suggestedarticle=3]Pendapatan United untuk 2016 adalah 689 juta euro, berbanding 521 juta euro pada 2015, demikian bunyi laporan tersebut. Diikuti oleh Barcelona dan Real Madrid (keduanya mendapatkan 620 juta euro), Bayern Muenchen (592 juta euro), Paris Saint Germain (524 juta euro), dan Manchester City (533 juta euro).Pendapatan operasional United sebesar 232 juta euro juga merupakan yang tertinggi, disusul oleh Real Madrid, PSG, Bayern Muenchen, Arsenal, dan City. United juga dibebani utang tertinggi sebesar 561 juta euro, disusul oleh Benfica, Inter Milan, Juventus, dan Liverpool. Laporan itu mengonfirmasi bahwa Liga Inggris menikmati pendapatan tertinggi di Eropa, rata-rata 244,4 juta euro per klub.Selanjutnya adalah Liga Jerman dengan 149,6 juta euro per klub, disusul oleh Spanyol (126,3 juta euro), dan Italia (100,2 juta euro). Di tempat lain pendapatan-pendapatan turun drastis, bahkan negara-negara sepak bola tradisional seperti Belanda (26,7 juta euro) dan Portugal (20,3 juta euro).Klub-klub Yunani mendapatkan rata-rata 8,9 juta euro sedangkan angka-angka untuk Eropa Timur bahkan lebih rendah dari lima juta euro untuk Hungaria, 4,4 juta euro untuk Republik Ceko, dan 1,5 juta euro untuk Slovenia. "Sekali lagi, kami tidak dapat membantu namun mencatat bahwa polarisasi pendapatan komersial dan sponsor di antara klub-klub strata teratas dan sisanya meningkat," kata presiden UEFA Aleksander Ceferin."Sebagai pengawal permainan ini, UEFA harus memastikan bahwa sepak bola tetap kompetitif bahkan dengan adanya selisih-selisih finansial yang ditambah oleh globalisasi dan perubahan teknologi."Analis UEFA Sefton Perry berkata bahwa hanya sedikit klub yang mampu mengeksploitasi peluang komersial besar yang ditawarkan oleh pasar global. Sebanyak 16 dari 20 klub teratas dalam pendapatan-pendapatan penyiaran domestik adalah Inggris, di mana Manchester United berada di posisi puncak dengan 146 juta euro, mengungguli Real Madrid dan Barcelona. Bournemouth mendapatkan 99 juta euro, sama dengan Inter Milan yang bersama dengan Juventus, menjadi dua wakil Liga Italia dalam 20 besar.Laporan ini mengonfirmasi, pengeluaran untuk transfer mencapai rekor hampir 5,6 milyar euro pada musim panas Eropa pada 2017, termasuk enam dari 20 transfer termahal yang pernah dicatat.Arsenal merupakan klub yang mengeruk uang paling banyak dari para penggemar yang membayar. UEFA mengatakan mereka mendapatkan 97,8 euro per penonton yang merupakan jumlah tertinggi di Eropa, diikuti oleh Chelsea, Real Madrid, Liverpool, Bayern Munich, Manchester United, Barcelona, Galatasaray, Manchester City, dan West Ham United.
  1010 kali
Sersan Baru di Lazio, Siapa Sih Sergej Milinkovic-Savic?
Gelandang Lazio Sergej Milinkovic-Savic menegaskan tidak punya rencana untuk meninggalkan klubnya pada bursa transfer Januari ini.Pemain berusia 22 tahun itu menahbiskan dirinya sebagai seorang 'Sersan' di lini tengah Lazio pada musim ini.Performanya tersebut lantas membuatnya dikaitkan dengan kepindahan ke Manchester United dan Paris Saint-Germain. Meski begitu, bintang internasional Serbia itu mengaku fokus untuk membantu Lazio menantang empat besar di liga.“Saya mendapati tahun yang bagus untuk dikenang. Saya ingin menatap ke depan dengan kesuksesan yang sama di 2018,” kata Milinkovic-Savic kepada Novosti.“Sebelum setiap sesi latihan dan setiap laga, saya selalu tekankan pada diri sendiri bahwa ini adalah waktu ideal untuk berkembang. Dan saya ingin melakukannya sebanyak mungkin dalam tahun-tahun ke depan.“Saya untuk sementara fokus pada pertandingan Lazio. Musim ini, Serie A telah berkembang pesat dari segi kualitas. Bukti terbaik dari itu adalah semua klub Italia masih di Liga Champions atau Liga Europa.“Di klub ini, kami punya tujuan jelas. Kami ingin finis setidaknya di posisi keempat pada akhir musim karena, musim depan, empat klub Serie A berhak lolos ke Liga Champions. Itu adalah tantangan yang sangat besar.“Saya tidak terpikir untuk meninggalkan Lazio, karena saya sangat bahagia di Roma.”Di Lazio, Milinkovic-Savic masih terikat kontrak hingga Juni 2022. Dimana ia baru saja memperpanjang kontraknya pada April tahun lalu.Tumbuh besar di Catalan dan AustriaMengikuti karir sang ayah Nikola yang juga seorang pesepakbola membuat Milinkovic-Savic lahir dan tumbuh di Lleida, sebuah kota di wilayah Catalan. Dimana sang ibu Milana adalah atlit basket.Namun keluarga Milinkovic-Savic baru merasa nyaman ketika mereka pindah ke kota Graz di Austria.Sebelum kembali ke kampung halamannya di Vojvodina, Serbia, Serge dan adiknya Vanja (yang saat ini membela Torino) sempat merasakah akademi sepakbola di Graz bersama dengan Grazer AK. Tahun 2006 mereka sekelurga kembali ke Novi Sad dan bergabung dengan tim akademi Vojvodina.[suggestedarticle]Selama enam tahun tampil di tim junior, dan membawa klubnya meraih titel nasional Milinkovic-Savic akhirnya mendapatkan kontrak profesional dari Vojvodina di tahun 2012.Bakatnya tercium di timnas U-19 SerbiaMilinkovic-Savic membantu timnas Serbia U-19 memenangi kejuaraan Euro U-19 di Lithuania pada tahun 2013.Sekembalinya ke Novi Sad, dia melakukan debut untuk tim senior di November di tahun berikutnya sebelum membantu Vosa memenangkan Piala Serbia di perayaan hari jadi mereka yang ke-100. Penampilanna terus inspiratis bersama timnas Serbia U-19 kala tampil di Euro U-19 di Hungaria. Klub Belgia, Genk pun mencium bakatnya.Alex McLeish miliki peran penting dalam permainan Milinkovic-SavicJuara tiga kali Belgia itu berharap Milinkovic-Savic bisa meniru penampilan Kevin De Bruyne sebelum kepergiannya ke Chelsea pada 2012. Ia sempat mendapat ilmu dari mantan pelatih Skotlandia dan Birmingham City Alex McLeish selama semusim di Belgia.Walau singkat, pengalamannya bermain dibawah arahan McLeish membuat ia menjadi seorang gelandang yang komplit dengan tinggi 193 cm membuat pemain lawan kesulitan ketika berduel dengannya. Nyaman di lini tengah LazioTahun 2015 dilewati Milinkovic-Savic dengan baik bersama timnas Serbia U-20 dengan memenangi Piala Dunia U-20 di Selandia Baru. Penampilan gemilangnya sepanjang turnamen membuat ia mendapatkan penghargaan pemain terbaik ketiga atau bronze ball. Lazio datang dan menebus Milinkovic-Savic dari Genk senilai 9 juta euro, mereka mengalahkan usaha dari Fiorentina.Secara kebetulan, gol pertamanya di Serie A untuk Lazio terjadi ketika melawan La Viola pada Januari 2016, sementara musim debutnya di Italia menunjukkan sekilas bakatnya, dirinya berjuang untuk konsistensi saat Lazio berada di urutan kedelapan di liga. Kedatangan Simone Inzaghi untuk menggantikan masa singkat dua hari Marcelo Bielsa yang pada musim panas terbukti menjadi katalisator kenaikan Milinkovic-Savic.[suggestedarticle]Dalam 18 bulan sejak itu, Milinkovic-Savic telah berkembang menjadi salah satu gelandang serang paling menarik di Eropa saat ini, dilaporkan menarik minat klub-klub besar di Inggris, Juventus dan Real Madrid. Dirinya nyaman di lini tengah bersama Lucas Biglia dan Marco Parolo pada musim lalu membantu Lazio finis di posisi kelima dengan 70 poin. Mereka pun lolos hingga babak final ajang Coppa Italia, usai dikalahkan Juventus di partai puncak.Konsistensi adalah kunciPencarian untuk gelandang serang kelas dunia berikutnya mengumpulkan banyak kandidat, semua tampaknya tidak mampu memiliki konsistensi, disiplin dan menjaga kualitas untuk dipertahankan. Sebaliknya, pemain terbaik Serbia selama dua dekade terakhir rata-rata datang dari seorang pemain bertahan, dengan Siniša Mihajlovic, Nemanja Vidic, Branislav Ivanovic, Aleksandar Kolarov dan Nemanja Matic menegakkan hal ini.Tapi sekarang ada harapan baru bahwa putra mantan atlit profesional akan menjadi jelmaan para pemain hebat negara itu pada abad ke-21, dengan Piala Dunia 2018 di Rusia dipandang sebagai kesempatan emas bagi Milinkovic-Savic untuk menunjukkan hal itu.Pada saat itu, raksasa Eropa tidak diragukan lagi akan berputar-putar seperti hiu dalam mengejar jasanya. Untuk saat ini, tampilan Sergej akan dikeluarkan oleh puritan Serie A, hipsters sepak bola, dan orang-orang Serbia yang memimpikan seorang pemain yang mampu memenuhi bakat mereka yang tidak terpenuhi di panggung dunia.
  1452 kali
Pemain Asing PSIS Bisa Jadi Bek Termahal di Indonesia
Dalam sebuah laga uji coba antara PSIS Semarang melawan Arema FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (7/1/2018), ada muka asing yang dicoba oleh skuat Mahesa Jenar.Bek asal Serbia, Petar Planic tampil 90 menit dalam laga yang dimenangi oleh Arema dengan skor 1-0 itu.Pemain berusia 28 tahun ini tampil cukup baik mengawal lini belakang PSIS berduet dengan M. Rio Saputro.Planic menghabiskan karir di Liga Serbia, dirinya terakhir bermain untuk CSF Speranta di Liga Rumania. Ia digadang-gadang menjadi slah satu bek termahal di Indonesia.Berdasarkan data transfermarkt, memiliki banderol harga Rp 6-7 miliar per tahun.Planic mengatakan dirinya masih butuk sedikit waktu untuk bisa beradaptasi di Indonesia, khususnya bersama PSIS."Termasuk juga iklim dan cuaca di sini. Apalagi ini kali pertama saya datang dan bermain sepak bola di Indonesia bahkan Asia Tenggara," ungkap Planic, seperti dikutip dari Bola.com."Saya yakin bisa cepat beradaptasi dengan tim ini dan menyesuaikan diri. Memang butuh waktu, namun saya optimistis tidak akan lama," ujar mantan stoper Al Najmeh Beirut itu.[suggestedarticle]Pelatih PSIS, Subangkit mengaku belum memberikan keputusan apapun soal pemain asing, termasuk Petar Planic. Menurutnya, pemain masih butuh waktu untuk menyatu dengan skema permainan dan juga dicermati kualitasnya lebih dalam."Belum ada keputusan soal pemain asing, masih terus kami pantau. Lima pemain asing juga baru datang dan bergabung dengan PSIS. Perlu ada beberapa pertandingan lagi untuk memberi keputusan. Kami tidak ingin gegabah," tegas Subangkit.
  11949 kali
Serbia Punya Pelatih Baru di Piala Dunia 2018
Tim nasional Serbia baru saja memberhentikan Slavoljub Muslin pada bulan Oktober lalu, usai membawa negarannya lolos ke Piala Dunia 2018.Kali ini Federasi sepakbola Serbia (FSS) menunjuk Mladen Krstajic sebagai pelatih baru mereka, dimana sebelumya pelatih kelahiran Yugoslavia ini adalah caretaker Serbia dalam dua bulan terakhir."Petinggi FSS secara pasti telah memilih Krstajic untuk tetap bertanggung jawab sampai akhir kampanye Piala Dunia," ujar direktur teknik FSS, Goran Bunjevcevic."Kami akan mengungkapkan rincian kontrak dan memperkenalkan ke publik untuk pada paruh kedua bulan Januari."Mantan bek Yugoslavia Krstajic mengambil alih pada bulan Oktober dari Slavoljub Muslin setelah nama terakhir membawa Serbia ke final Piala Dunia tahun depan, turnamen besar pertama mereka sebagai negara merdeka dalam delapan tahun.[suggestedarticle]Meskipun prestasinya, Muslin dipecat oleh FSS karena penampilan Serbia di bawahnya dianggap tidak meyakinkan dan dia juga ikut berselisih dengan atasannya setelah menolak menyuntikkan darah segar ke samping.Dua laga uji coba dilakoni Serbia dibawah arahan Krstajic, yakni menang 2-0 atas Tiongkok dan imbang 1-1 melawan Korea Selatan November silam.Pemain muda Lazio, Sergej Milinkovic-Savic akhirnya bisa merasakan memimpin lini tengah Serbia, usai dirinya dinilai tak cocok dalam formasi pelatih sebelumnya.Serbia akan tampil bersama lima kali juara Piala Dunia Brasil, Swiss dan Kosta Rika di Grup E dari di Rusia musim panas mendatang.Mereka memulai kampanye mereka melawan Kosta Rika di Samara pada tanggal 17 Juni, debut kompetitif Krstajic sebagai pelatih kepala di tingkat manapun, diikuti oleh pertandingan dengan Swiss di Kaliningrad pada 22 Juni dan Brasil di Moskow lima hari kemudian.
  527 kali
1514707201699 tag