(Foto: Bolalob)

Nandy Sukma Wijaya, Flank Maut Asal Cicalengka Kebanggaan Warga Jabar

Siapa yang tidak kenal dengan Nandy Sukma Wijaya, pemain muda berbakat asal Bandung, Jawa Barat ini bermain gemiang di 2016. Dirinya menjadi salah satu pemain kunci lolosnya Biangbola Kaltim ke final four Pro Futsal League (PFL) 2016 hinggga akhirnya finish diperingkat ketiga.

Kegemilangannya membawa dirinya dipanggil mengikuti seleksi Timnas Futsal Indonesia dan dirinya terpilih menjadi bagian skuat Garuda berlaga di CFA International Futsal Tournament 2016 di Tiongkok. Di event tersebut Timnas Futsal berhasil menjadi runner-up.

Selepas dari Timnas Futsal, Nandy memperkuat Tim Futsal PON Jawa Barat yang berhasil dibawanya meraih medali emas. Prestasi yang membuat apparel asal Jepang terpincut untuk mengontraknya.

Bersama dengan Bolalob dan Mizuno Indonesia, Nandi berbicara tentang kiprahnya di futsal selama ini dan apa yang membuatnya bisa sukses sekarang.

1. Bisa diceritakan bagaimana seorang Nandy mengenal futsal dan bisa seperti sekarang?

Saya baru mengenal futsal itu semenjak kelas 3 SMP, sebelumnya saya hanya bermain bola di kampung halaman. Di SMP pun saya tidak pernah ikut kejuaraan futsal dimanapun, saya hanya bermain futsal fun futsal.

Semenjak saya masuk SMKN 1 Rancaekek yang berada di Kabupaten Bandung. Disitu saya mengikuti latihan futsal bersama kakak kelas di sekolah. Di SMK sering mengikuti kejuaraan di Kota dan Kabupaten Bandung. Lalu, pada saat saya kelas 3 SMK di ajak bergabung di klub liga amatir Bandung, NFC (New Futsal Club).

Setelah saya lulus sekolah saya mengikuti Porda membela Kota Bandung yang tuan rumahnya Kabupaten Bekasi ditahun 2014. Alhamdulillah, bisa meraih peringkat kedua. Pada 2015, saya ikut liga pro bersama Futsal Kota Bandung. Alhamdulillah bermain maksimal, meskipun dapat hasil yang kurang baik.

Tahun 2016, saya pindah klub ke Biangbola Kaltim. Alhamdulillah, di 2016 bersama Biangbola bermain maksimal sehingga saya dan teman-teman bisa memberikan prestasi peringkat ketiga PFL 2016.

Setelah itu, saya dapat pemanggilan Timnas. Meskipun pada saat seleknas saya bermain kurang maksimal dengan rencana Allah SWT, Alhamdulillah terpilih buat membela Timnas pada kejuaraan di Tiongkok dan mendapatkan medali perak.

Setelah dari Tiongkok saya kembali membela PON Jabar. Alhamdulillah, Allah SWT memberikan nikmat yang luar biasa kepada saya dan teman-teman PON Jabar menjuarai PON 2016 mendapatkan medali emas.



2. Menurut Nandy futsal itu apa sih?

Futsal itu hobi saya dan menurut saya futsal itu menyenangkan. Jangan menganggap futsal itu pekerjaan, anggap aja futsal itu hobi supaya kita bisa bermain lepas dan enjoy.

3. Seorang Nandy dikenal memiliki kecepatan dan gocekan maut. Menurut Nandi sendiri sebenarnya gaya permainannya itu seperti apa?

Menurut saya kelebihan saya hanya orang lain yang bisa menilai. Saya hanya bisa menjalanin karakter saya seperti ini, mempunyai dribble cepat dan menggocek lawan.



4. Nandy sendiri sebelum pertandingan biasanya ngapain dulu?

Sebelum pertandingan saya suku berimajinasi tentang hal positif. Tentang saya pada saat bermain baik di lapangan. Menurut saya hal positif yang kita pikirkan itu akan terbawa pada saat pertandingan.

5. PFL 2017 akan segera dimulai. Bagaimana persiapan seorang Nandy menyambut musim baru ini dan apa harapannya?

Sangat antusias untuk menyambut liga musim ini. Sejak 2 minggu sesudah PON, saya dan teman-teman sudah mengikuti pemusatan latihan bersama Biangbola Kaltim.

Target saya tahun ini setiap pertandingan ingin slalu bermain maksimal dan memberikan kontribusi baik buat tim.

6. Sejak kapan Nandy ditunjuk Mizuno Indonesia jadi salah satu brand ambasador-nya dan bagaimaa perasaannya?

Sekitar 4 bulan yang lalu waktu pulang dari Tiongkok bulan September. Rasanya senang, Aalhamdulillah bersyukur Allah SWT memberikan nikmat lagi kepada saya. Awalnya saya tidak menyangka bisa dipilih sebagai atlet Mizuno.

7. Sebagai pemakai Mizuno, bisa ceritakan mengenai silo terbaru Mizuno Basara 103 Sala ini?

Untuk Mizuno Basara 103 Sala ini ada perbedaanya yang paling menonjol dibandingkan dengan Mizuno Basara 103 In. Dibagian solnya sedikit berbeda, Seri Sala solnya lebih halus dan empuk pada saat dipakai dan ringan juga buat bobot sepatunya.

Seri Sala ini juga punya ventilasi udara dibagian samping sepatunya. Jadi, kalau misalkan dipakai kaki kita ga akan terasa panas.



8. Ada pesan untuk pemain muda futsal biar bisa sukses?

Pesan dari saya harus percaya diri dan jangan pernah ragu untuk mencoba. Kegagalan bukan akhir dari segalanya.
Ikhtiar kerja keras adalah kunci buat kita menjadi bisa.

Untuk kamu yang ingin mendapatkan Sepatu Futsal Mizuno, ikuti Quiznya disini! Jangan lupa untuk kunjungi www.mizuno.id dan ikuti terus social media Mizuno Indonesia di Instagram, Facebook dan Twitter.

editTerakhir diubah:  12/01/17 - 09:54
  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


3 Rahasia yang Buat Iqbal Iskandar Siap Tampil Maksimal di AFF Futsal 2016
Siapa yang tidak kenal dengan Muhammad Iqbal Iskandar, pemain muda berbakat asal Bogor, Jawa Barat ini bermain gemilang di 2016. Dirinya menjadi salah satu pemain kunci Black Steel Manokwari juara Pro Futsal League (PFL) 2016.Ia juga menjadi salah satu pemain Tim Futsal PON Jawa Barat yang meraih medali emas PON 2016. Kiprah gemilangnya membuat dirinya dipanggil Timnas Futsal Indonesia dan turut membantu skuat Garuda menjadi runner-up di CFA International Futsal Tournament 2016 di Tiongkok.Ternyata Iqbal punya rahasia kenapa dirinya bisa selalu tampil maksimal disetiap pertandingan dan meraih banyak prestasi. Berikut 3 rahasia pemain muda berbakat asal Bogor ini.1. Perdalam latihan Fisik dan taktikTentu saja tidak untuk jadi jago harus selalu berlatih. Latihan dibagi 2 tipe, ada latihan Fisik yang selalu menjadi porsi latihan para pemain Timnas. Juga Taktik, Jika fisik sudah sesuai dengan kualitas yang diinginkan oleh pelatih tinggal menjalankan taktik dari tim pelatih. Akan sulit menerapkan yang pelatih inginkan, jika fisik kita tidak optimal. Jika bisa tambahlah porsi latihan sendiri agar bisa lebih jago dan jago lagi.2. Memanfaatkan hasil evaluasi dari uji coba dan pertandinganTentu saja selepas latihan dan pertandingan jangan selalu puas. Harus selalu belajar dan belajar lagi, dan salah satunya dengan cara mengevaluasi setiap hasil uji coba dan pertandingan. Cari kelemahan dan kesalahan yang telah dibuat untuk diperbaiki dan jadi kuat dari pertandingan ke pertandingan.3. Sepatu futsal yang berkualitasTentu saja biar makin kuat harus punya senjata yang kuat juga Sebagai pemain futsal tentu saja senjata terkuat adalah sepatu berkualitas, dan Iqbal menggunakan sepatu top dari Mizuno, Mizuno Basara 103 Sala yang sol-nya lebih halus dan empuk, dan lebih ringan juga untuk bobot sepatunya. Seri Sala ini juga punya ventilasi udara di bagian samping sepatunya, jadi kaki kita tidak akan panas saat memakai.Pantau terus aksi Iqbal Iskandar di Piala AFF 2016 dan buat kamu yang ingin mendapatkan Sepatu Futsal Mizuno, ikuti Quiznya disini! Jangan lupa untuk kunjungi www.mizuno.id dan ikuti terus social media Mizuno Indonesia di Instagram, Facebook dan Twitter.
visibility  1663 kali
Inilah Kondisi Teranyar Status Cedera Pivot Andelan Futsal Indonesia
Pivot idola futsal Indonesia harus bersabar hingga Februari mendatang untuk bermain kembali.Caesar Silitonga harus beristirahat penuh hingga Februari 2017 setelah melakukan operasi dicederanya. Caesar pun akan melewatkan persiapan timnya IPC Pelindo II Jakarta untuk berlaga di Pro Futsal Leageu (PFL) 2017. Namun, ia tetap bersabar hingga cederanya pulih jika ingin bermain lagi."Kondisi cedera masih jelek. Jika cordyceps bagus baru bisa lewatin proses (pemulihan) tahap lain," ungkap Caesar kepada Bolalob."Dokter beri tahu akhir Februari sudah bisa balik lapangan, tapi saya ga mau buru-buru. Santai aja," pungkasnya menutup pembicaraan.
visibility  2515 kali
Caesar Silitonga: Badan Besar Tidak Harus Selalu Jadi Pivot
Pemain seleksi IPC Pelindo II Jakarta yang sedang melakukan seleksi, Johanis mendapat pujian dari penonton karena permainannya yang gemilang saat berujicoba dengan Timnas Futsal.Meski tidak mencetak gol, Johanis mampu merepotkan pertahanan Timnas Futsal dan memberikan 2 assist. Namun, Caesar Silitonga, pemain senior IPC Pelindo II malah melihat Johanis kemampuan aslinya bukanlah di pivot."Tadi juga ketemu Johanis yang bilang pivot bagus. Pas saya ketemu bilang ke Johanis kenapa ga main di flank bukan di pivot," ungkap Caesar kepada Bolalob."Banyak yang bilang karena badan gede, kontrol bagus bisa pivot. Padahal menurut saya dia bagus di flank dan jika bagus di flank itu lebih bagus (sesuai kemampuannya)," pungkasnya.
visibility  1317 kali
Pemain Seleksi IPC Pelindo II Jakarta Mainnya Masih Malu-Malu
IPC Pelindo II Jakarta harus mengakui keunggulan Timnas Futsal dalam laga uji coba yang berlangsung Minggu (15/1/2017) kemarin di Tifosi Sport Center, Jakarta Timur.Caesar Silitonga selaku pemain senior IPC Pelindo II yang masih menepi karena cedera menyatakan jika performa timnya masih kurang. Tapi, ia maklumi karena tim sedang lakukan seleksi. Ia pun melihat pemain yang sedang seleksi masih tampil malu-malu."IPC mainnya kurang, mungkin lebih karena mereka pemain baru bawa nama IPC lawan Timnas Futsal bebannya lebih berat dimereka, dan banyak yang ga keliatan (performanya)," ungkap Caesar kepada Bolalob."Tapi, mereka masih tahap seleksi jadinya wajar. Meski begitu penampilan bagus juga karena bisa jebolin (gawang) Timnas Futsal lima gol," pungkasnya.
visibility  1012 kali
1484636832044 tag