(Foto: PT GTS)

Ini Alasan Persija Rekrut Jefri Kurniawan

Kehadiran sayap Pusamania Borneo FC (PBFC), Jefri Kurniawan di Persija Jakarta adalah permintaan dari pelatih anyar, Stefano Teco Cugurra.

Presiden Persija, Ferry Paulus menjelaskan mengapa pihaknya mengontrak Jefri Kurniawan karena sang pemain merupakan pilihan pelatih Teco.

“Jefri Kurniawan atas pertimbangan Teco. Dia memantau lima pertandingan TSC, dan ia bilang butuh pemain seperti Jefri,” ujar Ferry Paulus seperti dikutip dari Juara.net.

Ferry juga mengatakan bahwa Jefri merupakan pemain yang dinilai mampu oleh Teco untuk bisa menerapkan strategi yang diinginkannya nanti.

“Teco ingin pemain yang cepat, menyerang dan bertahan sama bagusnya. Selain itu ia ingin pemain bisa melakukan transisi dengan baik,” lanjut Ferry.

Pengenalan pelatih dan pemain Persija akan dilakukan pada sesi latihan perdana di Lapangan Villa 2000 Pamulang, pada Senin (16/1/2017) mendatang.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Klub Tiongkok Pernah Coba Rekrut Pelatih Persija
Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco ternyata sempat mendapatkan tawaran untuk melatih klub Liga Suepr Tiongkok saat dirinya masih berada di Thailand.Teco sempat membawa Chiangrai menjadi salah satu tim kuat di Thailand pada beberapa tahun lalu, tawaran dari Tiongkok pun sempat datang padanya.Pelatih asal Brasil ini mengaku menyesal telah menolak tawaran dari Tiongkok, namun ia memliki alasan untuk bertahan di Thailand."Saya ditawar klub Tiongkok, tapi saya salah karena menolaknya. Jadi waktu itu saya ingin sekali bawa Chiangrai masuk final Piala FA Thailand, saya mau fokus ke situ," ungkap Teco seperti dikutip dari Jawa Pos.[suggestedarticle]"Tentu saya menyesal karena sekarang Anda lihat sendiri Tiongkok banyak uang. Mereka banyak investasi di sana, banyak pemain berkualitas datang."Musim depan bersama dengan Persija, Teco ingin membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih hebat. Ia berharap bisa membawa Macan Kemayoran tampil apik di Piala AFC."Persija harus bagus di AFC Cup supaya banyak negara besar yang perhatikan. Banyak pelatih di Thailand sekarang sudah ke Jepang," tandas dia.
  697 kali
Bertemu Direktur Persija, Riko Simanjuntak Belum Tanda Tangan Kontrak
Gelandang Semen Padang Riko Simanjuntak dipastikan berseragam Persija Jakarta pada musim depan.Riko mengaku sudah bertemu langsung dengan Direktur Persija, Gede Widiade. Beredar kabar, dalam pertemuan tersebut sudah ada kesepakatan antara Riko dan Gede.Pemain asal Pematangsiantar, Sumatera Utara kabarnya mendapat kontrak jangka panjang dari Persija, yaitu berdurasi dua tahun.[suggestedarticle]”Silaturahmi saja. Saya sangat senang bisa bertemu beliau (Gede Widiade, Red). Hal yang sangat luar biasa untuk saya,” kata Riko saat dihubungi Bolalob.com, Selasa (21/11).Riko tak membantah dalam pertemuan tersebut sudah ada kesepakatan dengan Persija.[suggestedarticle]Namun karena masih terikat kontrak bersama Semen Padang sampai Februari 2018, Riko belum melakukan penandatanganan kontrak.”Saya masih ada tanggung jawab di Semen Padang. Jadi saya mau selesaikan terlebih dahulu. Nanti kalau sudah selesai semuanya baru Riko kabari lagi,” ujarnya.
  570 kali
Gede Widiade Serahkan 'Vonis' Bruno Lopes ke Stefano Cugurra Teco
Direktur Persija Jakarta Gede Widiade menyerahkan nasib marquee player mereka musim lalu Bruno da Silva Lopes ke Stefano Cugurra Teco. Menurut Gede, Teco memiliki kewenangan dalam menentukan pemain-pemain pilihannya.Gede menjelaskan, secara pribadi dirinya menyukai gaya bermain Bruno. Meski pun torehan golnya tidak terlalu memuaskan untuk ukuran pemain marquee, Gede menilai pemain berkebangsaan Brasil itu punya nilai plus lain.”Dia tidak hanya berperan sebagai penyerang, tapi juga sebagai pengumpan,” kata Gede saat dihubungi Bolalob.com, Selasa (21/11).Berdasarkan statistik dari laman Liga 1, selain mencetak 10 gol, Bruno juga mampu menorehkan empat assist. Sebuah angka yang lumayan untuk ukuran penyerang. Tapi sebuah hal yang wajar juga mengingat Bruno kerap kali bermain lebih melebar dari posisi aslinya.[suggestedarticle]Meski menyukai gaya bermain Bruno, Gede tidak menutup kemungkinan mendatangkan penyerang anyar.Menurutnya, dengan target Persija yang semakin tinggi di musim depan maka pembenahan harus dilakukan secara maksimal.”Semua bergantung ke pelatih, dia yang menentukan siapa saja pemain yang akan digunakan di 2018 nanti. Kewenangan sepenuhnya ada di mereka, saya hanya melakukan negosiasi sesuai budget yang ada,” kata Gede.[suggestedarticle]Gede mengatakan, dirinya tak mau terburu-buru dalam merekrut pemain asing baru. Pasalnya, kompetisi Liga 1 baru akan diputar pada awal Maret 2018. Dengan waktu yang panjang ini, Gede akan memanfaatkannya untuk mencari para pemain terbaik.”Sebelum kompetisi kan ada Piala Wali Kota Padang, ada turnamen di Malaysia, ada Piala Presiden. Kami bisa memanfaatkan itu sebagai ajang mencari pemain terbaik. Mereka (calon pemain baru) akan kami tes kemampuannya di turnamen-turnamen tersebut,” kata Gede.
  1913 kali
Sudah Berada di Jakarta, Calon Pemain Anyar Persija akan Dites di Turnamen Pramusim
Kompetisi Liga 1 Indonesia direncanakan kembali bergulir pada awal Maret 2018. Namun Persija Jakarta sudah ancang-ancang memperkuat skuatnya sejak jauh-jauh hari.Setelah dikabarkan deal dengan Riko Simanjuntak (Semen Padang) serta Arthur Barrios Bonai (Perseru), Persija juga sedang menjajaki kemungkinan mendatangkan pemain asing baru.Direktur Persija, Gede Widiade menjelaskan bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan beberapa pemain asing yang musim depan diproyeksikan memperkuat Macan Kemayoran.Dari komunikasi itu, Gede menerangkan jika para pemain tersebut sangat antusias bermain untuk Persija.[suggestedarticle]Selain punya target tinggi dan didukung oleh suporter yang sangat militan, banyak pemain yang tertarik berkostum Persija karena klub ibu kota tersebut berpeluang besar tampil di Piala AFC.”Sudah ada pemain asal Brasil yang saya kantongi. Bahkan ada yang sudah di Jakarta, ada juga yang datang tanggal tanggal 1 (Desember). Posisinya stopper dan playmaker,” kata Gede saat dihubungi Bolalob.com, Selasa (21/11).[suggestedarticle]Namun Gede belum bisa membeberkan siapa saja nama pemain tersebut. Menurutnya, sebelum dikontrak Persija, mereka akan terlebih dahulu dilibatkan dalam beberapa turnamen pramusim seperti Piala Wali Kota Padang dan di sebuah turnamen di Malaysia.”Saat ini banyak pemain yang sedang bernegosiasi dengan kami. Tentunya mereka yang datang nanti sesuai dengan kebutuhan Persija,” kata Gede.
  2866 kali
Negosiasi dengan Persija Buntu, Pacheco Menuju Selangor FA?
Teka-teki mengenai masa depan Willian Pacheco mulai sedikit terkuak. Bek yang memperkuat Persija Jakarta di Liga 1 2017 itu dikabarkan selangkah lagi akan berkostum Selangor FA.Pacheco sebenarnya merupakan salah seorang pemain yang akan dipertahankan Persija untuk kompetisi musim depan. Namun kabarnya negosiasi kontrak baru Pacheco sedikit terhambat karena pemain bernomor punggung 33 itu meminta sesuatu yang tak bisa dipenuhi manajemen Persija.Direktur Persija, Gede Widiade menjelaskan bahwa dirinya sudah berupaya memberikan kontrak terbaik untuk Pacheco. Namun jika pemain berusia 25 tahun tersebut tetap menolaknya, Gede tidak bisa berbuat apa-apa.[suggestedarticle]”Saya meliburkan tim sampai 16 Desember. Pemain yang (diproyeksikan) bertahan sudah kami hubungi satu-satu untuk penandatangan kontrak,” kata Gede saat dihubungi Bolalob.com, Selasa (21/11).”Termasuk Pacheco. Saya komunikasi terus sama dia, tapi sekarang kan bergantung ke dia. Saya sudah menawarkan yang terbaik di Persija,” tutur Gede.[suggestedarticle]Rumor yang berkembang, Pacheco akan segera berkostum Selangor FA. Klub asal Liga Super Malaysia tersebut jadi yang terdepan mendapatkan tanda tangan bek dengan tinggi 195 sentimeter tersebut.”Iya saya sudah dengar soal itu (Pacheco ke Selangor, Red). Tapi silakan ditanyakan ke yang bersangkutan. Dari saya, Persija sudah menawarkan yang terbaik,” tegas Gede.
  880 kali
Deretan Pemain Liga 1 yang Dirumorkan Hijrah ke Liga Malaysia
Dua penggawa Bhayangkara FC, Evan Dimas Darmono dan Ilham Udin Armayn berpeluang berkarir di Liga Super Malaysia pada musim 2018. Evan dan Ilham Udin dikabarkan sudah bersepakat dengan Selangor FA.Selain Evan dan Ilham Udin, beberapa klub Liga Malaysia juga tengah mengambil ancang-ancang untuk merekrut beberapa pemain yang musim lalu berlaga di Liga 1.Tak hanya pemain asal Indonesia, beberapa pemain asing yang musim lalu tampil ciamik juga jadi buruan klub-klub asal negeri Jiran tersebut.[suggestedarticle]Berikut Bolalob.com merangkum daftar pemain Liga 1 yang berpeluang hijrah ke Liga Malaysia dilansir dari Koran Bola :1. Septian David Maulana dan Bayu Pradana (Mitra Kukar)Dua penggawa Mitra Kutai Kartanegera, Septian David Maulana dan Bayu Pradana diminanti oleh mantan klub Ilija Spasojevic, Melaka United. Musim lalu Septian dan Bayu tampil konsisten dalam mengawal lini tengah Naga Mekes. Septian tampil dalam 19 pertandingan dengan koleksi empat gol dan enam assist. Sementara Bayu Pradana yang bermain 27 kali akurasi operannya mencapai angka 84 persen. Namun sejauh ini kabar ketertarikan Melaka United terhadap Septian dan Bayu masih sebatas rumor.2. Kurniawan Kartika Adjie (Persiba Balikpapan)Terdegradasinya Persiba Balikpapan ke Liga 2 pada musim depan membuat Kurniawan Kartika Adjie tak punya pilihan selain hengkang dari klub berjuluk Beruang Madu tersebut demi menyelamatkan karir sepak bolanya. Selain diminati Arema FC, penjaga gawang Timnas U-22 Indonesia itu kabarnya sedang melakukan negosiasi dengan klub Liga Super Malaysia, Terengganu FA.3. Willian Pacheco (Persija Jakarta)Bek berkebangsaan Brasil, Willian Pacheco ramai diberitakan bakal hengkang dari klub ibu kota Persija Jakarta. Rumor yang berkembang, Pacheco meminta beberapa penyesuaian dalam isi kontrak barunya bersama Macan Kemayoran. Namun ternyata, di balik alotnya negosiasi antara Pacheco dan Persija, pemain yang musim lalu jadi pilar penting di lini belakang Macan Kemayoran itu dikabarkan sedang melakukan penjajakan dengan mantan klub Bambang Pamungkas dan Andik Vermansyah, Selangor FA.4. Sylvano Comvalius (Bali United)Debut Sylvano Comvalius di Liga Indonesia berjalan sukses. Di musim pertamanya, Comvalius mampu mengantarkan klubnya, Bali United finish di peringkat dua klasemen akhir. Tak hanya itu, ketajaman pemain berkebangsaan Belanda tersebut berbuah gelar top scorer. Comvalius adalah pencetak gol terbanyak Liga 1 dengan koleksi 37 gol. Ia mampu melewati rekor Peri Sandria (34 gol) yang bertahan hampir 17 tahun. Comvalius dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Felda United (Liga Super Malaysia), klub yang dimiliki oleh perusahaan pengelola perkebunan dunia, Felda Company.
  2274 kali
Andai Pacheco Hengkang, Persija Bidik Bek Tangguh Arema FC?
Persija Jakarta sepekan ini diterpa isyu kurang menyenangkan. Salah seorang bek andalan mereka di Liga 1 2017, Willian Pacheco dikabarkan tak akan memperpanjang masa baktinya di klub asal ibu kota tersebut.Menurut rumor, Pacheco mengajukan beberapa syarat dalam klausul kontrak barunya yang tidak mampu dipenuhi manajemen Persija.Lalu, seandainya Pacheco jadi meninggalkan klub yang dibelanya sejak ajang ISC 2016 itu, siapa sosok yang layak menggantikannya?Asisten pelatih Persija Mustaqim menjelaskan, jajarannya sudah mengajukan beberapa nama pemain yang dinilai bisa menggantikan peran Pacheco.[suggestedarticle]Salah seorang pemain yang masuk daftar bidikan itu adalah bek tangguh Arema, Arthur Cunha. Bek berkebangsaan Brasil itu musim lalu jadi pilar penting di lini belakang Singo Edan. ”Kami sudah mengusulkan beberapa pemain yang tentunya secara harga masih terjangkau oleh keuangan manajemen,” kata Mustaqim saat dihubungi Bolalob.com, Senin (20/11).”Arthur Cunha masuk ke dalam daftar (pemain) yang kami usulkan. Tapi yang jadi pertanyaan adalah apa mungkin dia keluar dari Arema? Di sana dia sudah jadi ikon,” Mustaqim menjelaskan.[suggestedarticle]Selain menyiapkan beberapa nama pengganti si Tugu Monas, mantan pelatih PS TNI tersebut menjelaskan bahwa Persija juga intens berkomunikasi dengan beberapa pemain incaran lainnya.”Kami sebagai pelatih tidak tinggal diam. Ketika beberapa pemain hengkang, artinya kami sudah harus punya daftar penggantinya,” kata Mustaqim.
  1324 kali
Ismed Sofyan Diproyeksikan Jadi Pelatih Persija Jakarta?
Ismed Sofyan dikenal sebagai salah seorang pemain yang paling dicintai The Jakmania. Bagaimana tidak, hampir 15 tahun pemilik nomor punggung 14 itu bermain untuk satu klub, yaitu Persija Jakarta.Loyalitas dan dedikasi tinggi Ismed untuk Macan Kemayoran mendapat apresiasi Gede Widiade.Gede yang saat ini menjabat sebagai Direktur Persija akan memfasilitasi Ismed untuk mengambil lisensi kepelatihan B AFC.Hal itu dilakukan Gede supaya Ismed bisa tetap berkarir di dunia sepak bola setelah pensiun nanti.[suggestedarticle]Saat ini pemain yang dikenal memiliki crossing mematikan itu sudah berusia 38 tahun.”Ismed akan saya minta untuk mengambil lisensi (kepelatihan) B (AFC),” kata Gede kepada Bolalob.com, Sabtu (18/11).Meski akan memfasilitasi Ismed mengambil lisensi kepelatihan, Gede memastikan mantan pemain Persijatim Jakarta Timur itu akan tetap bermain untuk Macan Kemayoran pada musim depan.[suggestedarticle]Gede menilai Ismed masih memiliki peran yang sangat penting di klub peraih sembilan gelar perserikatan tersebut walau pun usianya sudah tak lagi muda.Buktinya di Liga 1 2017 yang baru saja berakhir pekan lalu, Ismed mampu tampil sebanyak 24 kali dengan torehan empat assist.”Nanti saya akan minta Ismed turun (membantu) ke Persija U-19 sambil main juga (untuk Persija senior),” kata Gede.
  581 kali
Ini Sosok di Balik Suksesnya Formasi Teco di Persija
Persija Jakarta ditasbihkan sebagai salah satu klub yang memiliki catatan apik dalam partai tandang. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut mampu meraup 23 poin dari 51 poin maksimal. Catatan Persija hanya sedikit kalah dari Bhayangkara FC yang dinobatkan sebagai tim terbaik dalam urusan laga away (29 poin).Tanpa mengesampingkan peran pemain lainnya, namun nyatanya ada satu sosok yang kerap mencuri perhatian saat Macan Kemayoran menjalani partai tandang. Dia adalah Ramdani Lestaluhu.Sempat terpinggirkan di awal musim, Ramdani malah jadi salah satu pemain kunci Persija musim ini. Gol yang Ia cetak seringkali sangat krusial. Misalnya, menyelamatkan Persija dari kekalahan atau memastikan kemenangan tim ibu kota atas lawannya.Ramdani adalah juru selamat Persija saat bertandang ke markas musuh bebuyutannya, Persib Bandung pada 22 Juli silam.Andai ketika itu Ramdani tidak mencetak gol balasan di menit ke-19, Persija tentunya tidak akan pulang ke Jakarta dengan 'oleh-oleh' satu poin.[suggestedarticle]Kegemilangan Ramdani sepanjang musim ini ditutup oleh dua gol indahnya ke gawang Bhayangkara FC (12/11). Brace dari Ramdani memastikan Persija merusak pesta juara Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.Moncernya Ramdani di Liga 1 2017 ternyata tidak terlepas dari keberadaan Mustaqim sebagai asisten pelatih Persija.Abah Taqim, sapaan karibnya, bergabung ke Persija pada awal Mei 2017. Ia diminta langsung oleh Direktur Persija Gede Widiade untuk membantu tugas pelatih kepala Stefano Cugurra Teco. Di Persija, Mustaqim bertugas sebagai ‘penyambung lidah’ antara Teco dan para pemain.”Saya diminta Pak Gede untuk menjembatani (komunikasi) antara pelatih dan pemain. Teco ini kan orang baru, dia belum mengetahui karakter pemain-pemain di sini,” kata Mustaqim di Kantor Persija, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (18/11).[suggestedarticle]”Sebagai contoh, saat pertama kali saya datang Ramdani tidak pernah main. Teco bilang, ‘Ramdani tidak main ada sebabnya’. Terus saya coba ajak ngobrol dari hati ke hati, saya sampaikan ‘Teco, Ramdani ini anak buah saya di timnas. Pemain ini punya kelas (kualitas).’ Setelah kami berbicara, ternyata ini memang hanya soal kesempatan main.””Lalu saya bilang ke Dani, ‘ketika kamu dipasang, taruhannya adalah saya dan terbukti ketika dimainkan dia bisa main bagus’,” kata Mustaqim.Menurutnya, tugas sebagai penyambung lidah antara pemain dan pelatih sangat penting. Sebab, kondusifitas ruang ganti adalah modal awal untuk membangun sebuah tim yang solid dalam setiap pertandingan.”Saya selalu mencoba (berbicara) dari hati ke hati. Mungkin Teco sebagai pelatih kepala ada batas tertentu dengan pemain. Misalnya tidak (masuk) ke kamar (pemain) dan sebagainya, dan itu kiat saya membantu Teco bagaimana dalam pertandingan itu sukses dan itu sudah saya lakukan,” ujar mantan pelatih PS TNI tersebut.
  1245 kali
Rizky Pora Tak Menutup Kemungkinan Berkostum Persija Jakarta
Ketertarikan Persija Jakarta terhadap Rizky Rizaldi Pora mendapat tanggapan positif dari yang bersangkutan. Pora tak menutup kemungkinan bermain untuk Persija suatu saat nanti.Pora mengaku senang mendapat tawaran bergabung bersama Persija. Namun, pemain Timnas Indonesia tersebut belum bisa menerima pinangan Macan Kemayoran pada tahun ini.Pemain berusia 27 tahun tersebut mengatakan masih memiliki kontrak Bersama Barito Putera yang baru akan berakhir pada 2018.”Saya berterima kasih atas ketertarikan Persija. Mereka tim bagus dan tahun depan akan bermain di (Piala) AFC. Tapi saya masih mempunyai kontrak di Barito Putera sampai satu tahun ke depan,” kata Pora kepada Bolalob.com, Minggu (19/11).[suggestedarticle]Namun setelah kontraknya bersama Barito Putera berakhir, winger lincah tersebut tidak menutup peluang melanjutkan karirnya di klub kebanggaan The Jakmania tersebut."Insya Allah," ujarnya.Pora mengatakan, dirinya memang sempat berkomunikasi dengan Direktur Persija Gede Widiade.Interaksi itu terjadi saat Barito Putera bertemu Persija Jakarta beberapa waktu lalu.”Iya saya sempat bertemu dan ngobrol-ngobrol dengan Pak Gede. Komunikasi kami berjalan baik,” tutur Pora.
  2234 kali
1511140202297 tag