(Foto: standar.co.uk)

Chelsea Siap Memboyong Hakan Calhanoglu Dari Bayer Leverkusen

Raksasa Liga Primer Inggris, Chelsea, dikabarkan tengah mengincar gelandang serang Bayer Leverkusen, Hakan Calhanoglu.

Calhanoglu, yang bergabung dengan Leverkusen dua musim lalu dari Hamburg, telah membangun reputasinya sebagai salah satu gelandang serang yang andal dalam mengeksekusi bola mati, sukses menorehkan 21 gol selama berkiprah di BayArena.

Sebagaimana dilaporkan Turkish-Football, Chelsea bahkan sudah mengajukan tawaran kepada Leverkusen terkait kemungkinan memboyong pemain asal Turki tersebut. Harga pasar Calhanoglu diyakini mencapai €18 juta. The Blues juga harus bersaing dengan tim besar Liga Inggris lainnya, seperti Manchester United dan Tottenham Hotspur yang juga ingin menggunakan jasa pemain muda asal Turki tersebut.

Antonio Conte sangat tertarik untuk mendatangkan pemain yang masih berusia 20 tahun tersebut. Skill Calhanoglu sangat dibutuhkan oleh Chelsea, pasalnya Chelsea baru saja ditinggalkan oleh Oscar yang hengkang ke Shanghai SIPG dengan harga fantastis 60 juta pounds.

Akan tetapi, Leverkusen diperkirakan tidak akan melepas Calhanoglu di bursa transfer Januari. Dengan demikian, tawaran Chelsea untuk Calhanoglu tidak akan digubris oleh klub Bundesliga Jerman itu setidaknya sampai musim panas mendatang.
editTerakhir diubah:  12/01/17 - 02:59

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Pemulung Itu Kini Menjadi Raja Premier League
N'Golo Kante baru saja terpilih menjadi PFA Player of The Year musim 2016-17. Gelandang 26 tahun itu dipilih oleh voters yang hadir di Grosvenor Hotel. Dia dinilai pantas menjadi pemain paling bersinar di sepanjang musim 2016/17.Hebatnya, sederet nama besar disingkirkan gelandang jebolan JS Suresnes ini - sebuah klub kecil di sudut kota Paris, Perancis. Toh, sebelum pemilihan Kante dengan rendah hati mengatakan ada pemain lain yang lebih pantas menang."Ada beberapa pemain lain di Premier League yang pantas mendapatkan penghargaan ini," katanya kepada Canal+ ketika disinggung kemungkinannya menjadi pemain terbaik musim ini. "Ada Eden Hazard, Diego Costa dan David Luiz di Chelsea."Rendah hati. Sederhana. Pekerja keras. Jauh dari gosip dan tak haus publisitas. Itulah sosok Kante yang dikenal publik dan media yang menjadikannya semakin istimewa.   I'm really proud for such a honour! It's so amazing. But as I always said, it's a team work and today with this trophy, I just want to thank my teammates, all the @chelseafc and all the fans. Je suis très honoré par ce prix, c'est tellement incroyable. Comme je l'ai toujours dit, c'est un travail d'équipe. Aujourd'hui avec ce trophée, je tiens à remercier tous mes coéquipiers, les membres du @chelseafc ainsi que tous les fans. A post shared by N'Golo Kanté (@nglkante) on Apr 23, 2017 at 2:54pm PDT Julien Laurens mengungkapkan rahasia sosok Kante yang sangat bersahaja itu. Tumbuh dalam sebuah keluarga besar imigran asal Mali, Kante memiliki 4 saudara laki-laki dan 4 saudara perempuan."Ayahnya meninggal saat dia berumur 11 tahun. Sejak kecil Kante sudah belajar tentang arti tanggung jawab yang sesungguhnya," kata Julien.Untuk menyambung hidup, Kante kecil tak keberatan menjadi pemulung sampah. Ibunya yang menjadi tukang cuci dan bersih-bersih memberikan pendidikan tentang arti kerja keras. Satu-satunya cara untuk bertahan hidup."Karena fisiknya yang mungil, dia harus bekerja lebih keras dari teman-temannya," lanjut Lauren.[suggestedarticle]Ukuran tubuh yang tidak terlalu ideal juga yang sempat membuat Claudio Ranieri, pelatih Leicester City musim lalu, sempat ragu mengontraknya. Hanya karena desakan talent scout, Steve Walsh, maka Ranieri akhirnya setuju melakukan transfer senilai 5,6 juta pounds untuk seorang pemain muda yang baru punya pengalaman 2 musim di Boulogne dan 2 musim di Caen. Dua klub yang tidak masuk kategori elite.Singkat cerita, Kante menjadi salah satu aktor utama keajaiban Leicester City merebut gelar Premier League musim lalu. Di akhir musim, dia memutuskan menerima pinangan Chelsea dengan nilai melonjak drastis, 32 juta pounds.Di musim pertamanya dengan Chelsea, dia juga menjadi aktor utama penampilan konsisten klub asuhan Antonio Conte. Memimpin klasemen sementara Premier League dengan selisih 4 poin dari Tottenham Hotspur dan lolos ke final Piala FA.Kante tetaplah Kante. Tak ada kepongahan dalam kesehariannya. Meski mampu membeli mobil mahal, dan berada di antara miliarder yang hobi menunggangi kendaraan mewah, pemain kelahiran 29 Maret 1991 ini memilih Mini Cooper untuk beraktivitas.   Thx everyone for naming me Player of the Year at the London Football Awards 2017. It's a team work: thx to my mates, to the fans, the club and all the observers for their vote. Merci à tous pour m'avoir désigné Joueur de l'année au London Football Awards 2017. C'est un travail d'équipe: merci à mes coéquipiers, aux fans, au club et à tous les observateurs pour leur vote. @chelseafc A post shared by N'Golo Kanté (@nglkante) on Mar 3, 2017 at 10:19am PST Kante sudah menjadi Raja baru di Premier League. Tetapi, filosofi pekerja keras dan sederhana ketika menjadi pemulung sampah masih terus melekat dalam jejak karier emasnya...
visibility  13334 kali
Ada Vandel Timnas Malaysia di Stamford Bridge
Vandel itu tergantung di pojok kiri atas sebuah dinding kenangan di salah satu pojok Stamford Bridge. Tepatnya berada persis di depan lift yang digunakan pengunjung untuk naik ke museum di lantai 2.Sebelum bisa sampai di lokasi itu, pengunjung terlebih dahulu harus membeli tiket Stadium Tour dan Museum atau hanya tiket masuk museum saja. Dari meja pembelian tiket, kemudian setiap pemegang tiket diberi kesempatan berfoto dengan Piala Liga Champions yang tentu saja tidak gratis.Meski letaknya agak tersembunyi, vandel Timnas Malaysia cukup jelas terlihat. Di vandel itu tertulis Chelsea di bagian atas, kemudiaan logo FA Malaysia dan ditutup dengan teks Malaysia 21 July 2013.Ternyata vandel itu dibawa Chelsea dari Asia Tour 2013 saat mereka menggelar beberapa pertandingan pra-musim di beberapa negara Asia. Diawali berlaga di Thailand, kemudian Malaysia dan terakhir Indonesia.1. 17 Juli 2013 melawan Singha All-Stars dalam rangkaian Singha 80th Anniversary Cup di Rajamanagala National Stadium, Bangkok dengan skor akhir menang 1-0.2. 21 Juli 2013 melawan Malaysia XI dalam partai persahabatan di Shah Alam Stadium, Malaysia yang berkesudahan 4-0 untuk Chelsea.3. 25 Juli 2013 melawan BNI Indonesia All-Stars di Stadion Gelora Bung Karno dengan skor akhir 8-1 untuk Chelsea. Sayang, di tempat yang sama Bolalob tidak menemukan kenang-kenangan dari pertandingan melawan Indonesia. Mungkin disimpan atau dipajang manajemen klub di tempat lain...
visibility  1587 kali
Tanpa Essien, Ini 16 Legenda Chelsea di The Shed Wall Stamford Bridge
Jasmerah!Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Begitulah salah satu orasi Presiden RI pertama, Ir. Soekarno, yang melegenda. Sebuah ungkapan untuk selalu mengingat masa lalu, sejarah, termasuk orang-orang yang berperan penting di dalamnya.Di Chelsea, salah satu penghargaan terhadap kontribusi pemain bintangnya diwujudkan dalam bentuk galeri pemain bintang dari masa ke masa. Enam belas sosok pemain dipajang sebagai kenangan akan kecemerlangan mereka membesarkan nama The Blues. Setiap pemain dilengkapi satu foto profil besar dan satu foto berukuran lebih kecil saat mereka beraksi. Pluas nomor punggung, biografi singkat, statement paling mengesan dan komentar tokoh Chelsea terhadap sosok mereka. Ada juga bendera kecil tempat mereka berasal.Sayang, belum ada nama Michael Essien di antara 16 bintang Chelsea itu.9 Gianluca VialliEra: 1996–1999, 58 main, 21 golPrestasi: FA Cup 1996–97, League Cup 1997–98, UEFA Cup Winners' Cup 1997–98, UEFA Super Cup: 19981 Peter BonettiEra: 1960–1975 (495 main), 1976–1979 (105 main)Prestasi: Second Division promoted 1962–63, 1976-77, League Cup: 1964-65, FA Cup: 1969-70, UEFA Cup Winners' Cup: 1971, FA Youth Cup: 1959-60 2 Branislav IvanovicEra: 2008–2017, 261 main, 21 golPrestasi: Premier League 2009–10, 2014–15; FA Cup 2008–09, 2009–10, 2011–12; Football League Cup 2014–15; FA Community Shield 2009; UEFA Champions League 2011–12; UEFA Europa League: 2012–1311 Dennis WiseEra: 1990–2001, 332 main, 53 golPrestasi: UEFA Cup Winners' Cup 1998, UEFA Super Cup 1998,FA Cup 1997, 2000; Football League Cup 1998, FA Charity Shield 20008 Frank LampardEra: 2001–2014 429 main, 147 golPrestasi: FA Premier League 2004–05, 2005–06, 2009–10; FA Cup 2006–07, 2008–09, 2009–10, 2011–12; Football League Cup 2004–05, 2006–07; FA Community Shield 2005, 2009; UEFA Champions League 2011–12; UEFA Europa League 2012–133 Ron HarrisEra: 1961–1980, 795 main, 13Prestasi: European Cup Winners' Cup 1970–71; FA Cup 1969–70, Football League Cup 1964–65, FA Youth Cup 1960–613 Ashley ColeEra: 2006–2014, 229 main, 7 golPrestasi: Premier League 2009–10; FA Cup 2006–07, 2008–09, 2009–10, 2011–12; League Cup 2006–07; FA Community Shield 2009; UEFA Champions League 2011–12; UEFA Europa League 2012–139 Peter OsgoodEra: 1964–1974, 279 main, 103 gol dan 1978–1979, 10 main, 2 golPrestasi: FA Cup 1970, European Cup Winners' Cup 19719 Jimmy Floyd HasselbainkEra: 2000–2004, 136 main, 70 golPrestasi: FA Charity Shield 200026 John TerryEra: 1998–sekarang, 488 main, 40 gol8 Ray WilkinsEra: 1973-1979, 179 main, 30 golPrestasi: -11 Didier DrogbaEra: 2004–2012, 226 main, 100 gol dan 2014–2015, 28 main, 4 gol6 Marcel DesaillyEra: 1998–2004, 158 main, 6 golPrestasi: UEFA Super Cup 1998, FA Cup 1999–2000, FA Charity Shield: 20001 Peter CechEra: 2004–2015, 333 main, 0 golPrestasi: Premier League 2004–05, 2005–06, 2009–10, 2014–15; FA Cup 2006–07, 2008–09, 2009–10, 2011–12; League Cup; 2004–05, 2006–07, 2014–15; FA Community Shield 2005, 2009; UEFA Champions League 2011–12; UEFA Europa League 2012–1325 Gianfranco ZolaEra: 1996–2003, 229 main, 59 golPrestasi: UEFA Cup Winners' Cup 1997–98, UEFA Super Cup 1998, FA Cup 1996–97, 1999–2000; League Cup 1997–98, FA Charity Shield 20009 Kerry DixonEra: 1983–1992, 335 main, 147 golPrestasi: -
visibility  2255 kali
(Belum) Ada Nama Michael Essien di Tembok Legenda Chelsea
Nama Michael Essien seketika melambung tinggi ketika diberitakan resmi dikontrak oleh Persib Bandung. Berita kepindahan pemain dengan status marquee player di kompetisi Liga 1 itu bukan hanya mengguncang Indonesia, tetapi juga dibahas oleh media internasional - dan bahkan belakangan menjadi salah satu sebab situs resmi FIFA diserbu jutaan netizen.Legenda Chelsea!Demikian sebagian besar media Indonesia melabeli sosok Michael Essien. Tujuh musim berbaju The Blues adalah justifikasi yang cukup pantas untuk menyematkan predikat legenda Chelsea padanya. Apalagi kontribusinya lumayan mentereng: mencetak 17 gol dalam 168 penampilan. Lemari piala Essien yang datang ke Chelsea Agustus 2005 sebagai pemain termahal senilai 24,4 juta pounds - mengalahkan harga Didier Drogba semusim sebelumnya, penuh gelar juara. Di sana berderat gelar Premier League 2 kali (2005/06, 2009–10), FA Cup 4 kali (2006/07, 2008/09, 2009/10, 2011/12), Piala Liga 2006/07, FA Community Shield 2009 dan UEFA Champions League 2011/12.Namun, dengan pencapaian itu, ternyata ketika Bolalob berkunjung ke markas Chelsea di kota London, Inggris; nama Michael Essien belum ada di dalam deret pemain besar yang dipajang di tembok bersejarah Stadion Stamford Bridge. Total ada 16 pemain yang dipajang di memorial wall itu, tetapi tidak ada nama Michael Essien.Deretan pemain legenda itu dipajang di The Shed Wall, satu-satunya peninggalan stadion Stamford Bridge lama sebelum direnovasi menjadi lebih modern pada 1994. Tembok itu sengaja dipertahankan meski terlihat kuno dan rapuh di antara bangunan-bangunan baru yang lebih modern.Terletak di bagian selatan stadion, The Shed End dibangun pada 1930 dengan nama asli Fulham Road End. Bagian ini dikenal sebagai tempat berkumpulnya suporter die hard dengan suara lantang meneror lawan, sebelum akhirnya dirobohkan pada 1994 ketika Liga Inggris mengharuskan semua penonton harus duduk di dalam stadion sebagai imbas tragedi Hillsborough. Mulai dioperasikan mulai musim 1997-98, bagian atas The Shed End dikenal sebagai tempat terbaik menonton pertandingan. Sejak 2005, bagian ini diperuntukkan bagi suporter tim tamu dengan kapasitas 3 ribu penonton - atau setengah dari kapasitas total The Shed End. Satu hal lain yang sangat istimewa dan tak dimiliki bagian lain di stadion ini adalah adanya abu Peter Osgood - legenda terbesar Chelsea, yang dikubur di bawah titik pinalti The Shed End pada 2006. Di tempat inilah abu pemain berjuluk The King of STamford Bridge itu bersemayam untuk selamanya. Belum ada penjelasan apakah abu itu akan dipindahkan atau dipertahankan sehubungan dengan rencana pembangunan ulang STamford Bridge yang akan segera dimulai akhir musim ini dan berlangsung selama 3 musim penuh.
visibility  3224 kali
1492156790404 tag