(Foto: liputan6.com)

Luis Milla Beberkan Kelebihan dari Pemain Timnas Indonesia

Pelatih anyar Timnas Indonesia, Luis Milla telah mempelajari kelebihan dari para penggawa Tim Merah-Putih. Dalam wawancara dengan Marca, Milla menyebut para pemain Indonesia memiliki karakter yang positif.

Dari pantauannya di Piala AFF 2016, Milla melihat para pemain Timnas Indonesia memiliki mental petarung. Kecepatan dan skill individu masing-masing pemain ia lihat cukup baik.

BACA JUGA: Emil Mulyadi Kebobolan 2 Gol, Juventus Tersingkir

"Saya telah melihat permainan beberapa pemain selama beberapa waktu terakhir dan sedikit mengamati cara mereka bermain. Dari situ saya mencari cara mengembangkan permainan," ujar Milla kepada Marca.

"Saya melihat ada yang merupakan pemain-pemain lincah, agresif, cepat, petarung, kuat, dan berani. Area yang bisa mereka tingkatkan adalah di sisi taktikal, dalam memahami permainan," lanjutnya.

BACA JUGA: Luis Milla Pilih Pemain yang Akan Dinaturalisasi

"Secara individu mereka sangat baik, bahkan dalam soal teknik," beber mantan pelatih Real Zaragoza tersebut.

Di Timnas Indonesia, Milla akan merangkap menangani Timnas U-22 dan senior. Target terdekatnya adalah medali emas SEA Games 2017.

BACA JUGA: PSSI Akan Naturalisasi Kiper Juventus!
editTerakhir diubah:  08/02/17 - 10:32

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Di Spanyol, Timnas Indonesia U-22 Akan Ditantang Duo Madrid
Sempat mengalami kemunduran dalam pemusatan latihan di Spanyol, tim nasional Indonesia U-22 justru sudah mendapat tantangan dari dua klub asal kota Madrid.Timnas U-22 Indonesia sendiri dijadwalkan bakal menghadapi Atletico Madrid B dan Real Madrid B, ketika mengadakan TC di negeri Matador itu.Rencananya Hansamu Yama dkk. akan bertolak ke Spanyol pada bulan Juni mendatang."Jadi kami nanti tanggal 28 Juni selama 15 hari di sana. Nah, tanggal 5 langsung ke Bangkok karena sudah mepet dengan kualifikasi Piala Asia," ujar Deputi Sekjen PSSI, Fanny Irawan.[suggestedarticle]"Milla ingin melawan tim anaknya, Atletico Madrid dan Real Madrid U-21 dan mainnya di Valencia. Semua sudah beres administrasinya dan minggu depan kami akan menyelesaikan pembayarannya," tandas dia.Kegagalan dalam bermain di Islamic Solidarity Games 2017 di Baku, Azerbaijan membuat agenda TC harus dijadwalkan ulang, jelang SEA Games 2017 serta babak kualifikasi Piala Asia U-23.
visibility  2389 kali
Luis Milla Umumkan 27 Pemain Untuk TC di Bali, Ezra Walian Dipanggil
Tim Nasional U-22 akan kembali melakukan pemusatan latihan di Bali pada 23-27 Mei 2017. Pelatih Luis Milla memanggil total 27 pemain dalam mengikuti TC di Bali termasuk pemain yang baru menjalani usmpah sebagai WNI yakni, Ezra Walian.Pada daftar nama pemain yang mendapat panggilan Luis Milla, terdapat bek sayap Persija Jakarta Rezaldi Hehanusa yang kembali mendapat panggilan meski pada pemusatan latihan sebelumnya di Karawaci pemain yang yang akrab disapa Bule itu tidak hadir.Selain itu satu nama yang ditunggu-tunggu publik sepak bola nasional, Ezra Walian langsung berada di daftar pemain yang akan dibawa ke Bali. Ezra baru saja resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Kamis (18/5) dan akan langsung bergabung untuk mengikuti pemusatan latihan.Selama di Bali Timnas U-22 dijadwalkan akan menjalani dua laga uji coba. Tim asuhan Luis Milla tersebut akan menghadapi Persewangi Banyuwangi pada 24 Mei dan Bali United pada 26 Mei.Berikut daftar 27 pemain Timnas U-22 yang mengikuti pemustan latihan di Bali:Kiper: Ravi Murdianto (PS TNI), Kurniawan Kartika Ajie (Persiba Balikpapan), Moch Diky Indriyana (Bali United), Satria Tama (Persegres Gresik United)Belakang: Andy Setyo Nugroho (PS TNI), Hansamu Yama Pranata (Barito Putera), Nazar Nurzaidin (Barito Putera), Putu Gede Juni Antara (Bhayangkara FC), Osvaldo Haay (Persipura), Ryuji Utomo (Persija), Rezaldi Hehanusa (Persija), Ricky Fajrin Saputra (Bali United), Zalnando (Sriwijaya FC)Tengah: Paulo Oktavianus Sitanggang (Barito Putera), Evan Dimas Darmono (Bhayangkara FC), Nasir (Arema), Hanif Abdurrauf Sjahbandi (Arema), Muhammad Hargianto (Persija), Gian Zola Nasrulloh (Persib), Febri Hariyadi (Persib), Septian David Maulana (Mitra Kukar), Asnawi Mangkualam Bahar (PSM), Saddil Ramdani (Persela)Depan: Marinus Mariyanto Wanewar (Persipura), Yabes Roni Malaifani (Bali United), Ezra Walian (Jong Ajax), Ahmad Nur Hardianto (Persela)
visibility  11436 kali
Luis Milla Beri Kesempatan Kedua Buat Bek Persija Jakarta Ini
Tim nasional Indonesia U-22 dijadwalkan akan menjalani pemusatan latihan di Bali pada 22-28 Mei 2017 mendatang.Dalam waktu dekat pelatih Luis Milla akan kembali mengumumkan nama-nama pemain yang akan ikut ke Bali, sebagai bentuk persiapan jelang mengikuti babak kualifikasi Piala Asia U-23 dan juga SEA Games 2017.Pintu pemanggilan pun terbuka kembali bagi Muhammad Rezaldi Hehanus, bek muda Persija Jakarta yang sempat mangkir dalam pemanggilan pertama timnas beberapa waktu lalu."Milla sudah menetapkan nama-nama yang dipanggil untuk TC di Bali. Ya, Rezaldi (Hehanusa) salah satunya," ucap Fanny kepada wartawan.Uniknya pemain yang akrab disapa Bule itu justru bisa bermain dengan Persija, ketika ia tak memenhui pemanggilan timnas dengan alasan cedera.[suggestedarticle]"Para pemain yang dipanggil juga sudah kami informasikan kepada mereka masing-masing. Tinggal dirilis saja nama-namanya," tutur dia.Selain Rezaldi, Fanny juga menyebutkan beberapa nama seperti Septian David Maulana (Mitra Kukar), Marinus Mariyanto (Persipura Jayapura), Ahmad Nur Hardianto (Persela Lamongan), dan Yabes Roni (Bali United) akan kembali dipanggil oleh Milla.Selain mereka nama pemain naturalisasi Ezra Walian juga nampak akan bergabung dengan skuat timnas di Bali.
visibility  1145 kali
Menpora Apresiasi Kinerja PSSI Yang Hukum Wasit 'Nakal'
Baru-baru ini PSSI telah menjatuhkan sanksi skorsing terhadap 8 wasit dan 10 asisten wasit yang bertugas di Liga 1 maupun Liga 2 2017.Mereka diprediksi tak tampil sesuai harapan dari PSSI dalam memimpin sebuah laga, sehingga diistirahatkan hingga waktu yang belum ditentukan.Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi pun menapreasiasi tindakan yang dilakukan oleh PSSI ini.“Silahkan, itu domain PSSI dengan Komisi Disiplin-nya. Silahkan lakukan tindakan tegas, berani dan tidak pilih kasih,” kata Imam Nahrawi.[suggestedarticle]Sebelumnya Wakil Ketua Umum sekaligus Plt. Sekjen PSSI, Joko Driyono membenarkan tentang banyaknya protes dari klub terkait kinerja wasit baik di Liga 1 maupun Liga 2."Mereka diberhentikan sementara sejak keputusan dibuat sampai batas waktu yang nantinya ditentukan oleh Komite Wasit,” ujar Jokdri.“Sanksi tersebut berdasarkan kinerja yang dipantau di lapangan. Tujuannya adalah PSSI ingin melindungi integritas kompetisi dan integritas wasit. Jumlah pengganti wasit dan asisten wasit masih cukup untuk menjalankan pertandingan,” tambahnya. “PSSI sudah menerima 17 protes mengenai wasit dari klub-klub Liga 1 dan Liga 2,” paparnya.
visibility  576 kali
Penampilan Stefano Lilipaly di Belanda Pikat Luis Milla
Tim nasional Indonesia U-22 dijadwalkan akan memainkan dua laga uji coba internasional pada bulan Juni mendatang.Pada 8 Juni, timnas Indonesia akan melawan Kamboja. Sedangkan pada 13 Juni melawan Puerto Rico. Nantinya dalam dua laga itu pelatih Luis Milla akan menyelipkan beberapa nama pemain senior yang akan dipadu dengan pemain U-22.PSSI sendiri melalui Deputi Sekjen PSSI, Fanny Riawan membenarkan bahwa salah satu nama yang memikat hati Luis Milla adalah Stefano Lilipaly. Gelandang naturalisasi yang saat ini bermain untuk SC Cambuur di Liga Belanda."Tergantung pelatih, tapi yang jelas kan Anda lihat sendiri. Saya juga sering tanya ke Milla, 'Bagaimana Lillipaly? Lagi bagus kan?' Dia bilang, 'Tidak usah khawatir, pokoknya saya bikin surprise'." kata Fanny."Tapi kalian sudah tahu sendiri, coach Milla seperti apa. Dia selalu bilang, 'Nomor satu sikap,'. Jadi mau saya berkata seperti apapun, menurut dia kalau sikap seorang pemain tidak oke, dia tidak mau rekrut," katanya menambahkan.[suggestedarticle]Saat ini bersama Cambuur, Lilipaly sedang memainkan babak play-off promosi Eredivisie. Dimana di akhir klasemen Eerste Divisie (divisi dua Belanda) mereka finis di posisi tiga.Sejak pindah ke Cambuur dari Tlstar pada bursa transfer musim dingin Januari lalu, Lilipaly memainkan total 17 partai dengan mencetak 8 gol.
visibility  3793 kali
Mangkir di Panggilan Pertama, Youngster Persija Janji Bakal Penuhi Panggilan Timnas
Bek muda Persija Jakarta, Rezaldi Hehanusa sempat mendapat panggilan Timnas Indonesia U-22, pada 7-10 Mei 2017. Sayangnya, ia batal bergabung karena cedera otot yang menderanya.Timnas U-22 kembali melakukan pemusatan latihan dan dua pertandingan uji coba di Balik pada 22-28 Mei. Bule (sapaan akrab Rezaldi) masih berharap dirinya bisa bergabung dengan Timnas, jika Luis Milla memanggilnya.[suggestedarticle]"Mudah-mudahan saya bisa dipanggil lagi. Seandainya dipanggil, saya bersyukur dan saya memang berharap bisa dipanggil lagi. Kemarin kesempatan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia hilang begitu saja, jadi saya memang berharap mudah-mudahan bisa dipanggil lagi nanti," ujar Rezaldi Hehanusa yang dilansir dari Bola.com.Batalnya Rezaldi bergabung dengan Timnas Indonesia U-22 dalam sesi pemusatan latihan pada 7-10 Mei 2017 sempat menjadi sebuah kontroversi. Pasalnya, Bule malah tampil selama 90 menit bersama Persija ketika bertandang menghadapi Persela Lamongan.Namun, Rezaldi sudah mengungkapkan dirinya tidak pernah menolak panggilan Timnas Indonesia U-22. Pemain muda berusia 21 tahun kelahiran Jakarta itu ingin membuktikan kemampuannya jika Luis Milla kembali menginginkan dirinya.
visibility  552 kali
Timnas U-22 Mei Ini ke Valencia, Hadapi Atletico dan Real Madrid
PSSI memastikan pemusatan latihan (TC) tim nasional U-22 digelar di Oliva, Valencia, Spanyol, mulai 28 Juni 2017. Mereka bakal uji coba lawan Atletico Madrid dan Real Madrid."Semua sudah beres, minggu depan kami akan bayar semua akomodasi," ujar Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Fanny Irawan di Jakarta, Kamis (18/5).Fanny melanjutkan, tim nasional asuhan pelatih asal Spanyol itu akan berada di sana selama 15 hari dan menjalani beberapa pertandingan uji coba.[suggestedarticle]Beberapa klub yang rencananya akan berhadapan dengan Evan Dimas dan kawan-kawan adalah CF Fluenlabrada, Atletico Madrid U-21 dan Real Madrid U-21. "Semuanya sedang diusahakan," tutur Fanny, seperti dikutip antaranews.com.Tim nasional U-22 Indonesia sendiri akan membawa 26 pemain untuk TC di Spanyol.Usai menyelesaikan seluruh program di Negeri Matador itu, tim langsung melanjutkan petualangan ke Bangkok, Thailand untuk mengikuti kualifikasi Piala Asia U-23 2018 pada 19-23 Juli 2017.Pada kompetisi tersebut, Indonesia bergabung di Grup H bersama Thailand, Malaysia dan Mongolia.Adapun tim nasional U-22 dalam waktu dekat akan melakukan TC di Bali, tepatnya tanggal 22-28 Mei 2017. Di sana, mereka juga menjalani pertandingan uji coba yaitu melawan Persewangi Banyuwangi dan Bali United.
visibility  1383 kali
Irfan Bachdim Tak Sabar untuk Kembali ke Timnas Indonesia
Pemain Bali United Irfan Bachdim mengaku tak sabar untuk bisa tampil bersama tim nasional Indonesia lagi dalam waktu dekat.Timnas Indonesia U-22 sendiri dijadwalkan akan menjalani dua laga uji coba internasional melawan Kamboja dan Puerto Rico pada bulan Juni mendatang, dimana pelatih Luis Milla akan menyertakan lima pemain senior dalam laga ini."Kalau saya dipanggil timnas, saya akan sangat bangga dan senang karena bisa main untuk timnas lagi. Akan tetapi, itu pilihan dari pelatih dan harus menunggu, kalau tidak dipanggil saya harus bekerja keras untuk dipanggil lagi," ujar Irfan Bachdim kepada Metro TV.[suggestedarticle]Dua laga uji coba kontra Kamboja dan Puerto Rico akan dihelat pada 8 dan 13 Juni. Dimana ini merupakan bentuk persiapan Garuda muda sebelum terjun ke SEA Games 2017 di Kuala Lumpur pada Bulan Agustus.Sementara itu Bachdim sendiri gagal masuk ke skuat final timnas senior pada Oktober lalu di ajang Piala AFF 2016 karena cedera.Irfan terakhir kali bermain untuk timnas ketika melawan Vietnam jelang Piala AFF 2016. Dalam dua kesempatan melawan Vietnam, kandang dan tandang ia berhasil mencetak masing-masing satu gol.
visibility  871 kali
Komdis PSSI Naikkan Standar Hukuman untuk Pemain Bengal
Komisi Disiplin (Komdis) PSSI bakal menaikan standar hukuman bagi pemain yang bengal di Liga 1. PSSI ingin membuat efek jera bagi pemain yang melanggar aturan kompetisi.Hal ini seperti diutarakan oleh Ketua Komdis PSSI, Asep Edwin. Bagi Asep peningkatan standar hukuman dalam sepakbola Indonesia sudah semakin berat dibandingkan dengan sebelumnya.[suggestedarticle]"Standar hukuman kita sebenarnya sudah lebih berat. Ambil contoh kemarin saat kita menghukum Abduh Lestaluhu dan Ferdinand Sinaga kalau dalam standarnya mereka hanya dihukum larangan dua laga. Tapi kemarin kita tingkatkan mejadi empat laga larangan bermain," ucap Asep yang dikutip dari Indosport.Asep juga mengatakan bahwa naiknya standar hukuman dari Komdis PSSI karena mereka ingin para pemain menjaga sikap. Apalagi Liga 1 merupakan kompetisi resmi sepak bola Indonesia."Kita saat ini sudah bukan masa belajar lagi. Mungkin masa belajar sudah kemarin saat TSC yang haya turnamen. Tapi ini sudah kompetisi resmi maka hukuman akan lebih berat bagi mereka yang melanggar," tandas Asep.
visibility  1140 kali
PSSI Berhentikan 8 Wasit dan 10 Asisten Wasit
Berdasarkan laporan dari klub-klub Liga 1 dan Liga 2, PSSI memberhentikan untuk sementara waktu 8 wasit dan 10 wasit yang memimpin liga, setelah melakukan pertemuan dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator Liga.Djoko Driyono, Wakil ketua umum PSSI mengatakan, pertemuan dengan PT LIB itu untuk mengevaluasi pelaksanaan kompetisi pada dua level tersebut. Tapi Joko tak mau membeberkan 18 perangkat pertandingan yang diberhentikan sementara.[suggestedarticle]"Ke 18 perangkat pertandingan itu terdiri dari delapan wasit dan sepuluh asisten wasit. Dari jumlah itu, jumlah wasit di Liga 2 yang diistirahatkan lebih banyak. Sedangkan asisten wasit yang diberhentikan sementara didominasi Liga 1," terang Djoko."Mereka diberhentikan sementara sejak keputusan dibuat sampai batas waktu yang nantinya ditentukan oleh Komite Wasit. Sanksi tersebut berdasarkan kinerja yang dipantau di lapangan," sambung Djoko, seperti dikutip antaranews.com, Selasa (16/5).Menurut Djoko, tujuan dari keputusan ini adalah PSSI ingin melindungi integritas kompetisi dan integritas wasit. "Jumlah pengganti wasit dan asisten wasit masih cukup untuk menjalankan pertandingan,” sebut Djoko.
visibility  3772 kali
1494921328915 tag