(Foto: liputan6.com)

Luis Milla Beberkan Kelebihan dari Pemain Timnas Indonesia

Pelatih anyar Timnas Indonesia, Luis Milla telah mempelajari kelebihan dari para penggawa Tim Merah-Putih. Dalam wawancara dengan Marca, Milla menyebut para pemain Indonesia memiliki karakter yang positif.

Dari pantauannya di Piala AFF 2016, Milla melihat para pemain Timnas Indonesia memiliki mental petarung. Kecepatan dan skill individu masing-masing pemain ia lihat cukup baik.

BACA JUGA: Emil Mulyadi Kebobolan 2 Gol, Juventus Tersingkir

"Saya telah melihat permainan beberapa pemain selama beberapa waktu terakhir dan sedikit mengamati cara mereka bermain. Dari situ saya mencari cara mengembangkan permainan," ujar Milla kepada Marca.

"Saya melihat ada yang merupakan pemain-pemain lincah, agresif, cepat, petarung, kuat, dan berani. Area yang bisa mereka tingkatkan adalah di sisi taktikal, dalam memahami permainan," lanjutnya.

BACA JUGA: Luis Milla Pilih Pemain yang Akan Dinaturalisasi

"Secara individu mereka sangat baik, bahkan dalam soal teknik," beber mantan pelatih Real Zaragoza tersebut.

Di Timnas Indonesia, Milla akan merangkap menangani Timnas U-22 dan senior. Target terdekatnya adalah medali emas SEA Games 2017.

BACA JUGA: PSSI Akan Naturalisasi Kiper Juventus!
editTerakhir diubah:  08/02/17 - 10:32

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Persiapan Timnas untuk Asian Games Akan Berbenturan dengan Jadwal Liga 1
Tahun 2018 Indonesia akan menggelar banyak event sepakbola, dan yang terbesar tentu ajang ASIAN Games 2018.PSSI memiliki target untuk Indonesia melaju hingga babak semifinal dalam ajang ini, pelatih Luis Milla pun sudah mulai merancang jadwal pemusatan latihan.Tentu jadwal persiapan timnas akan berbenturan dengan kalender Liga 1 musim 2018.[suggestedarticle=3]Pelatih asal Spanyol itu mengatakan akan rutin menggelar TC pada pekan keempat tiap bulannya sebagai persiapan Asian Games 2018, Agustus mendatang."Sejauh ini belum ada perubahan besar. Kami masih menunggu dulu kepastian kapan kompetisi Liga 1 dimulai," ujar Milla saat ditemui awak media usai latihan."Jika jadwal sudah tersedia dan jika ada perubahan yang sifatnya mendadak, itu mungkin saja karena latihan ini untuk ajang Asian Games," sambungnya.Liga 1 musim 2018 rencananya akan dimulai pada awal bulan Maret mendatang.Saat ini skuat U-23 sedang dalam pemusatan latihan di Lapangan ABC yang akan berlangsung hingga 25 Februari mendatang.
Bantuan Spasojevic untuk M. Arfan di Timnas U-23
Gelandang Muhammad Arfan terbantu dengan penerjemah dadakan di Timnas Indonesia U-23. Ia mengaku sempat kesulitan dengan bahasa Spanyol saat jalani latihan.Arfan mengatakan bahwa intensitas latihan Timnas U-23 kali sangat tinggi. Pemain PSM Makassar ini pun mencoba untuk mengikuti pola latihan yang diberikan pelatih Luis Milla."Saya sempat kesulitan masalah komunikasi dengan pelatih. Karena agak tidak mengerti bahasanya," ujar Arfan kepada Bolalob, di Lapangan ABC, Senayan, Selasa (20/2/2018).[suggestedarticle=3]Arfan pun terbantu dengan adanya Ilija Spasojevic. Penyerang Bali United itu membantu rekan-rekannya di lapangan untuk pahami metode latihan Milla."Paling Spaso yang jadi penerjemah kalau pelatih kasih latihan. Dia jadi penerjemah dadakan di lapangan, jadinya lebih paham," tandasnya.Timnas U-23 melakukan pemusatan latihan sejak 18 Februari dan akan berakhir 23 Februari di Lapangan ABC, Senanyan, Jakarta. Pemusatan tersebut tak hanya timnas U-23 saja. Milla juga menggabungkan dengan latihan timnas U-19 yang nantinya mendapat program latihan sama dari pelatih asal Spanyol itu.
  722 kali
Pelatih Spanyol Ini Ingin Konsep Bermain Timnas U-23 Juga Berjalan di Timnas U-19
Asisten pelatih Timnas Indonesia, Eduardo Perez senang dengan progres dari timnas U-23 dan U-19 dalam pemusatan latihan bulan Februari kali ini. Namun ia tetap mengatakan ada pembenahan dari dua tim tersebutPelatih Luis Milla menggabungkan latihan timnas U-23 dan U-19 dalam pemusatan kali ini yang diadakan di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, 18-23 Februari.Milla ingin nantinya timnas U-19 mempunyai konsep bermain yang sama dengan timnas U-23. Sejauh ini, tim pelatih melihat kemajuan dari timnas U-19 dan juga dari timnas U-23.Dalam latihan hari ketiga, Senin (20/2/2019), pelatih Luis Milla lebih menekankan pada bagaimana sebuah tim menekan lawan. Selain itu, transisi bermain juga menjadi salah satu fokus latihan, selain pengembangan taktik.[suggestedarticle]"Hari ini melajutkan program latihan untuk timnas U-23 dan U-19. Progresnya timnas U-23 juga sangat baik dan kita sangat senang," ujar Edoardo Perez selepas latihan, Selasa (20/2/2018).Meski senang, Edoardo mengatakan tim pelatih masih harus membenahi beberapa kekurangan baik di timnas U-23 maupun U-19."Kita berharap apa yang terkonsep untuk timnas U-23 bisa dilanjutkan di timnas U-19. Secara keseluruhan para pemain bisa lebih baik lagi, tapi di sini kita akan coba perbaiki konsep taktik permainan," tandasnya.
  604 kali
Syahrian Abimannyu Tak Masalah Jadi Penerjemah Dadakan di Timnas U-19
Gelandang Timnas Indonesia U-19 Syahrian Abimanyu mendadak jadi translator dalam pemusatan latihan timnas U-23 dan U-19 di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, minggu ini.Ketika timnas U-19 memulai latihan, Syahrian menjadi penerjemah di lapangan bagi pelatih Edoardo Perez dan Miguel GandiaSebetulnya, baik Edoardo Perez, Miguel Gandia, dan Luis Milla menggunakan jasa Bayu Eka Sari sebagai penerjemah. Namun untuk keadaan di latihan saat memberikan instruksi, Syahrian kerap membantu rekan-rekannya yang tak mengerti bahasa Spanyol.[suggestedarticle=3]Gelandang muda Sriwijaya FC itu memang pernah berlatih dan tinggal di Spanyol dari 2013 sampai 2017. Ia pernah berlatih di akademi Valencia dan Levante"Saya bantu sedikit jadi translator. Selama bisa bantu tim saya ikhlas saja," jelas Syahrian selepas latihan, Selasa (20/2/2018).Para pemain lain pun memang kerap bertanya kepada Syahrian jika tak paham dengan instruksi Luis Milla. Ia pun senang bisa membantu rekannya dalam memahami program latihan Milla."Karena saya sudah pernah tinggal di sana (Spanyol), jadi teman-teman kalau ada yang tidak mengerti tanyanya ke saya. Saling bantu di lapangan," tandasnya.Timnas U-19 dipimpin oleh duo Spanyol yang merupakan asisten Milla di timnas U-23. Hal tersebut dikarenakan Bima Sakti, yang merupakan pelatih U-19 harus absen lantaran mengambil kursus pelatih lisensi A AFC.
  9134 kali
Nelson Alom Ingin Terus Dipanggil Timnas Indonesia
Gelandang Persebaya Surabaya Nelson Alom mengikuti sesi latihan Timnas Indonesia U-23, di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Senin (19/2/2018). Ia bicara soal atmosfer dan pengalaman bertemu junior-juniornya. Berikut ini adalah kutipan wawancaranya.Bagaimana sesi latihan hari ini?Pasti senang dan antusias juga ya karena pertama kali bergabung dengan teman-teman dan timnas senior bagi saya ini pengalaman yang berharga bagi saya.[suggestedarticle=3]Apakah ada kesulitan adaptasi?ya pasti susah sedikit, karena ade2 bermain sudah lama sedangkan saya baru bermain dan saya harus menyesuaikan dengan mereka. Insentas program latiah seperti apa?instensita tinggi, dan saya sangat senang tidak ada yang tidak semangat. semua pemain bersemangat.Apakah ada target pribadi?Pasti saya memberikan yang terbaik untuk Timnas. Saya ingin berikan yang terbaik agar dapat dipanggil terus. Ada kesan khusus apa selama berlatih di sini selama dua hari terakhir?Positif sekali bisa latihan disini dan kekeluargaan sangat tinggi.Bagaimana dengan pelatih?Baik sekali dan sengat ramah terhadap para pemain. Saya senang ikut latihan Timnas.
  1039 kali
Usaha Luthfi 'Si Anak Slipi' Ikuti Gaya Latihan Duo Pelatih Spanyol
Asisten pelatih Timnas Indonesia U-23, Edoardo Perez dan Miguel Gandia menggantikan posisi pelatih Bima Sakti yang absen melatih Timnas Indonesia U-19.Garuda Nusantara melakukan pemusatan latihan pertama kali pada tahun 2018. Pemusatan latihan tersebut dilaksanakan di Lapangan ABC, Senayan, Senin (19/2/2018).Absennya Bima Sakti dikarenakan sedang mengikuti kursus lisensi AFC. Hal itu membuat duo pelatih asal Spanyol itu harus turun tangan menangani timnas U-19.Gelandang Luthfi Kamal Baharsyah akui bahwa dirinya masih meraba dan berusaha mengikuti gaya latihan dari Edoardo Perez dan Miguel Gandia."Ikutin saja cara latihannya karena sudah disampein sama pelatih Bima. Programnya diterapin sama coach Edoardo dan Miguel," jelas Luthfi usai latihan.Meski mengikuti latihan ala duo Spanyol, Luthfi yang asli Slipi, Jakarta Barat, mengaku belum mengerti bahasa Spanyol. Ia pun memahami instruksi dengan bahasa Inggris."Tidak ngerti, tapi ada Abi (Syahrian Abimanyu) dan Samuel (Christianson) yang bisa bahasa Spanyol. Kalau Inggris kan bisa dikit-dikit, pas tidak ngerti tanya artinya apa," tutupnya.
  1164 kali
TOP NEWS: PSSI Siap Gelar Anniversary Cup 2018, Timnas Kembali Gelar Latihan
Timnas Indonesia kembali meggelar pemusatan latihan Timnas Indonesia di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta. Latihan tersebut untuk persiapan Asian Games.Program Timnas Indonesia Bisa Berubah Sesuaikan Jadwal LigaHari kedua pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Senin (19/2/2018) diwarnai dengan cederanya beberapa pemain. Tiga Pemain Jadi Korban TC Timnas IndonesiaTiga pemain tim nasional U-23 harus mengalami cedera saat menjalani pemusatan latihan untuk persiapan Asian Games 2018. Intensitas tinggi dalam latihan membuat benturan para pemain sulit terelakkan.Luis Milla Sayangkan Tiga Pemain Timnas U-23 yang Alami Cedera Saat Pemusatan LatihanPSSI akan menggelar turnamen bertajuk Anniversary Cup 2018 dalam waktu dekat ini. Turnamen tersebut diselenggarakan untuk memeringati ulang tahun PSSI ke-88 pada 19 April mendatang.PSSI Cari Lawan Berkualitas untuk Timnas di Anniversary Cup
  616 kali
Luis Milla Belum Tahu Rencana Uji Coba ke Singapura dan Filipina
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Luis Milla mengaku belum tahu dengan rencana uji coba dengan Singapura dan Filipina.Timnas Indonesia direncanakan melakukan uji coba melawan Singapura dan Filipina. Rencanananya perandingan tersebut timnas akan melakukan pertandingan tandang pada Maret mendatang."Kami belum mengetahui lebih jelasnya apakah akan bermain melawan Filipina dan Singapura. Sebab, belum ada yang mengabari kami," ujar Luis Milla, di Lapangan ABC, Senayan, Senin (19/2/2018). [suggestedarticle=3]Milla juga menambahkan bisa saja program timnas alami perubahan. Hal itu bisa saja terjadi karena hingga saat ini belum ada kejelasan Liga 1."Rencana pelatihan ini tentu saja bisa berubah. Kami belum tahu kapan Liga 1 akan dimulai. Jadi kami harus segera mungkin menyesuaikan jadwal dengan kompetisi," tutupnya.Timnas U-23 sedang menjalani pemusatan latihan di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, 18-25 Februari. Pemusatan kali ini tetap untuk mempersiapkan diri guna hadapi Asian Games 2018.
  493 kali
3 Penggawa Timnas Indonesia U-23 Cedera, Septian Maafkan Hanif
Pemusatan latihan timnas Indonesia U-23 proyeksi Asian Games 2018 memasuki hari kedua, yaitu Senin (19/2/2018). Pada sesi latihan hari ini, 3 pemain cedera.Mereka adalah pemain sayap Osvaldo Haay yang mendapat cedera sejak Piala Presiden 2018, gelandang milik Mitra Kukar Septian David Maulana, dan bek tengah Bagas Adi Nugroho yang cederanya kembali kambuh."Sangat disayangkan dengan adanya tiga pemain yang cedera. Saya rasa para pemain berlatih dengan intensitas tinggi. Kadang kami tidak bisa mengendalikan hal-hal semacam itu," ujar pelatih Timnas Indonesia Luis Milla.Gelandang Septian mengalami cedera karena tekel Hanif Sjahbandi. Septian sendiri merasa cedera yang ia dapat tidak begitu buruk dan berharap bisa kembali berlatih normal."Saat tadi terjatuh sedikit nekuk, tapi tidak apa-apa. Kata dokter hanya akan ngilu sedikit, di bagian sebelah kiri. Ada sedikit salah saat jatuh dan saya pikir tidak apa-apa, nanti akan dicek lagi," bebernya.Cedera karena kontak fisik dengan rekan sendiri saat sesi latihan menurut Septian bukan hal yang harus dibesar-besarkan. Ia mengaku tak masalah dengan permainan Hanif. "Kami tidak apa-apa. Tadi Hanif sudah minta maaf." (Goal)[pagebreak]Lihat Juga Video Ilham Udin[/pagebreak]
  6579 kali
Marko Simic Siap Bela Timnas Indonesia
Penyerang Persija Jakarta Marko Simic mengaku siap membela Timnas Indonesia. Menurut Simic, ia akan bangga jika bisa bermain untuk Timnas Indonesia."Bila saya diminta PSSI untuk bermain di timnas Indonesia, itu akan menjadi kebanggaan. Bermain untuk timnas merupakan kebanggaan bagi pesepakbola. Kalau Indonesia membutuhkan saya, saya ada di sini," ujar Simic, seperti dilansir Goal, Senin (19/2/2018).[suggestedarticle=3]Simic saat ini tengah berada di atas angin setelah membantu Persija Jakarta menjuarai Piala Presiden, Minggu (18/2/2018). Pria asal Kroasia ini juga mendapat penghargaan pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak Piala Presiden 2018, dengan torehan 11 gol. Sebanyak dua gol dicetak pada laga final melawan Bali United, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (19/2/2018), yang dimenangi Persija Jakarta 3-0. Sebagai pemain terbaik, Simic mendapatkan hadiah 200 juta dan trofi, sementara sebagai pencetak gol terbanyak Simic mendapatkan uang Rp 150 juta dan sepatu emas."Saya punya banyak keluarga, tentu ini untuk keluarga saya dan gelar ini untuk The Jakmania juga," ujar Simic, yang pernah bermain untuk Timnas U-19 sampai U-21 Kroasia.[pagebreak]Video Highlights Final Piala Presiden 2018[/pagebreak]
  2492 kali
1519086602130 tag