(Foto: Bolalob)

Yuk Ikutan Quiz Berhadiah Sepatu Futsal Specs Indonesia Disini!

QUIZ DITUTUP! TERIMA KASIH!

editTerakhir diubah:  06/03/17 - 13:54

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(884)


Rekomendasi



Berita Terkait


SPECS, Rumahnya Para Juara Indonesia!
Merek olahraga ternama di Indonesia, SPECS patut berbangga dengan hasil Liga Futsal Profesional Indonesia atau yang bertajuk Pro Futsal League (PFL) dan Women Pro Futsal League (WPFL) 2017.PFL 2017 telah selesai bergulir dan memunculkan juara baru Vamos Mataram setelah menaklukkan Permata Indah Manokwari dibabak final yang berlangsung di GOR UNY Yogyakarta pada Minggu (14/5) kemarin. Apparel Vamos sendiri disponsori oleh SPECS dimusim 2017 ini.Dua pemain Vamos yang menjadi brand ambassador SPECS, yaitu Muhammad Nazil Purnama dan Reza Yamani bermain gemilang dimusim ini. Perjuangan kedua pemain ini untuk membawa Vamos juara tidaklah mudah. Kalah dilaga pertama, Vamos secara perlahan berhasil bangkit hingga akhirnya melaju ke final dan menjadi juara.   Bismilah @specs_indonesia 🙏 A post shared by Yamani Reza (@yamanireza11) on May 17, 2017 at 2:03am PDT Kelincahan Reza beberapa kali menyelamatkan Vamos dengan gol-golnya. Sementara Nazil tampil luar biasa dibawah mistar gawang Vamos. Tidak salah jika kedua pemain tersebut semakin bersinar dengan menggunakan apparel SPECS.Selain Vamos yang menjadi juara. SPECS juga membuktikan ketangguhannya dengan membantu Ardiansyah Runtuboy, si bocah ajaib futsal Indonesia meraih gelar top skor PFL 2017. Dirinya menyumbangkan 16 gol bagi timnya Black Steel Manokwari dimusim ini. Skill-skillnya semakin mengganas dengan menggunakan apparel SPECS, dan tidak salah jika dirinyapun terpilih masuk skuat Timnas Futsal Indonesia U-20 yang berlaga dI AFC U-20 Futsal Championship 2017.   Trimakasih tuhan engkau sangat luar biasa semoga ini menjadi motivasi saya ke depan lebih baik lagi .tetap merendah dan slalu bersyukur😇🙏💪 A post shared by Ardiansyah Runtuboy (@ardiansyah_runtuboy12) on May 14, 2017 at 5:10am PDT Istimewanya lagi, brand ambassador SPECS yang juga kapten UPI, Novita Murni Piranti terpilih sebagai pemain terbaik WPFL 2017. Selain itu, ada juga Dwi Parinati pemain UPi yang bermain gemilang untuk ikut membantu timnya menjadi juara.   Sosok sentral untuk setiap perjalanan UPI Permata APK di WPFL 2017!! Congratulations Novita!! #SpecsFutsal #BuktikanIndonesiamu A post shared by Specs Indonesia (@specs_indonesia) on May 14, 2017 at 11:58pm PDT Tidak hanya itu saja, SPECS membuktikan jika mereka adalah apparel futsal lokal terbaik di Indonesia saat ini dengan mengawinkan gelar top skor WPFl 2017 yang diraih oleh Rani Mulyasari, pemain Lampung Angels S-One yang juga brand ambassador SPECS. Total dirinya mencetak 17 gol dan membawa timnya finish diperingkat ketiga WPFL 2017.   Dengan total 17 gol Rani Mulyasari menjadi top Scorer WFSL 2017, data sebelumnya menjelaskan top skorer diraih bersama dengan Novita Murni sebanyak 16 gol, tapi terdapat koreksi dari FFI Rani 17 sementara Novita 16 gol. Congrats odoy!! #BuktikanIndonesiamu #SpecsFutsal A post shared by Specs Indonesia (@specs_indonesia) on May 13, 2017 at 10:58pm PDT Tidak salah jika SPECS menjadi apparel lokal futsal terbaik Indonesia saat ini. Performa SPECS membantu tim dan para pemain semakin bermain gemilang di lapangan. Jadi, kapan giliran kalian bersinar bersama SPECS? Jika kamu ingin tau update tentang perlengkapan yang dipakai sama idola-idola di atas, kamu bisa like akun social media Specs di Instagram, Twitter dan Facebook.
visibility  1061 kali
Yuk Ikutan Quiz Berhadiah Sepatu Futsal Specs Indonesia Disini!
Dalam bermain Futsal, permainan di Lapangan memang penting. Namun bukan hanya itu, penampilan kita saat bertanding juga dapat mempengaruhi performa terutama terhadap kepercaayan diri kita saat tampil.Banyak dari kamu yang kadang tidak pede saat tampil di lapangan, jangan khawatir. Sebagai pemimpin pasar lokal untuk Sepatu Futsal, apparel asli Indonesia, Specs kembali merilis silo terbaru mereka dengan nama Metasala Combat yang cocok meningkatkan kepercayaan diri saat bertanding dihadapan penonton.Silo ini merupakan koleksi Sepatu Futsal terbaru dari seri Metasala yang dirilis Specs ditahun 2017 ini. Metasala Combat kembali diperkuat dengan material rubber yang solid dan fleksibel, Specs Metasala Combat juga dirancang untuk dimainkan dalam segala kondisi lapangan, baik indoor (dalam ruangan) maupun outdoor (luar ruangan). Buat yang masih kurang percaya diri di lapangan, dengan sepatu ini dijamin kamu akan tambah lebih nyaman sat bertanding. Buat kamu yang mau sepatu ini secara gratis jawab pertanyaan dibawah ini, semoga kamu yang beruntung yah!
visibility  4284 kali
Sepatu Futsal: Specs Metasala Combat, Si Hitam Garang!
Sebagai pemimpin pasar lokal untuk sepatu futsal, apparel asli Indonesia, Specs kembali merilis silo terbaru mereka dengan nama Metasala Combat. Silo ini merupakan koleksi sepatu futsal terbaru dari seri Metasala yang dirilis Specs ditahun 2017 ini. Metasala Combat kembali diperkuat dengan material rubber yang solid dan fleksibel, Specs Metasala Combat juga dirancang untuk dimainkan dalam segala kondisi lapangan, baik indoor (dalam ruangan) maupun outdoor (luar ruangan). Produk ini menjadi terobosan terkini Specs dalam merancang sepatu futsal, yang memiliki sole tebal dengan memiliki corak cukup unik pada bagian alas sepatu.Yang menjadi unggulan adalah kombinasi warna Cool Grey, Black, dan Emperor Red, yang membuat sepatu ini tampil klasik sekaligus garang ketika digunakan di lapangan. Selain Cool Grey/Black/Emperor Red, masih ada dua kombinasi warna yang disediakan untuk silo Metasala Combat ini, yaitu Lucite Green/Navy/White, dan Woodbine/Machisto/Orange. Ukuran sepatu mulai dari 37-46. Specs Metasala Combat ini dibanderol dengan harga Rp479.800,00 dan sudah dirilis sejak awal tahun 2017 ini, dan telah tersedia di toko-toko olahraga terdekat dikota kalian serta di webstore resmi milik SPECS www.specs.id.Jika kamu ingin tau update tentang perlengkapan sepakbola, futsal dan olahraga lainnya kamu bisa like akun social media Specs di Instagram, Twitter dan Facebook. 
visibility  1765 kali
Video: Pelanggaran dalam Futsal Ini, Layakkah Diganjar Kartu Merah?
Laga IPC Pelindo II Jakarta kontra Permata Indah Manokwari pada Sabtu (29/4) di GOR 17 Desember, Mataram, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya menguras tenaga, tapi juga emosi.Bagaimana tidak, kedua tim membutuhkan kemenangan untuk mengunci tempat di final four. Laga yang berakhir dengan kemenangan Permata Indah Manokwari ini pun menyisakan duka untuk skuat IPC Pelindo II Jakarta.[suggestedarticle]Salah satunya adalah kapten IPC Pelindo, Randy Satria. Bagaimana tidak, dua menit sebelum laga berakhir, saat timnya sedang mengejar ketertinggalan dari keadaan skor 2-3, Randy mendapat kartu merah karena menarik baju Geordiyan Dermawan yang melakukan serangan balik.Pro-kontra terjadi di sosial media mengenai pantas atau tidaknya wasit langsung mengganjar dengan kartu merah.Nah bagaimana menurutmu?   Perdebatan terjadi hari ini mengenai kartu merah pertama Randy Satria sepanjang karir futsalnya. Terlepas dari hasil yang diterima kedua tim, menurut kamu tepatkah keputusan wasit memberikan kartu merah? #PFL2017 A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on Apr 29, 2017 at 8:44am PDT [suggestedarticle]   IPC Pelindo II Jakarta akan menghadapi Mataram FC pada laga penentuan esok hari tanpa Randy Satria yang biasa disapa Akang. Akang mendapatkan kartu merah pada pertandingan hari ini! #PFL2017 A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on Apr 29, 2017 at 1:48am PDT
visibility  1684 kali
Kartu Merah Randy Satria, Ini Kata Caisar Silitonga
Pivot IPC Pelindo, Caisar Silitonga, ikut mengomentari kartu merah yang dikeluarkan wasit untuk Randy Satria pada laga kontra Permata Indah Manokwari pada Sabtu (29/4) di GOR 17 Desember, Mataram, Nusa Tenggara Barat.Dari pengalaman yang pernah dilaluinya, Caisar yang absen dari Pelindo musim ini karena cedera pernah menemukan keadaan seperti yang dialami Randy Satria tersebut."Kalau enggak salah di final Pra Piala Asia vs Thailand pada 2012. Kondisinya sedikit mirip sama kejadian Randy. Waktu itu Afif Tamimy yang dilanggar. Wasit kasih kartu kuning karena kata dia Profesional foul. Mungkin menurut dia kiper adalah orang terakhir, bukan pemain lapangan," jelas Caisar kepada Bolalob.[suggestedarticle]Menurut Caisar, keputusan wasit merupakan pandangan dan pemikiran sendiri dari oknum pengadil. Untuk dirinya tak menyalahkan sepenuhnya kepada wasit maupun Randy Satria.Namun dia berharap konsistensi kedepannya harus diterapkan dalam kejadian yang sama.   Yg lg hits..!! 😊 Moment kali ini gw cuma mau bahas kejadianya bukan teamnya or orgnya.. So mari kita berdiskusi di sini.. 1. Kiper itu defend trakhir 2. Profesional foul itu apaan sih? 😂😂 3. Keputusan wasit hal yg mutlak 👌🏻 Skip...... Sdikit pengalaman gw sih klo gak salah di thailand 2012 final pra piala asia vs thailand. Kondisinya sedikit mirip sama halnya @randysatria14 waktu itu @tamimy19 yg di langgar.. wasit kasih kartu kuning karena dia bilang profesional foul..??!!?? Mungkin mnurut dia kiper the last defend.. @telysarendra pun ikut di event tersebut.. tp mungkin jg event lain ada jg wasit yg kasih red card.. Klo dr pandangan gw sih keputusan wasit mutlak sesuai dengan persepsinya.. intinya apapun kputusanya asal buat #FutsalIndonesia lebih baik gw dukung2 aja n asal konsisten di setiap pertandinganya..👍🏻😊 Tp mungkin ada yg punya pandangan lain or pengalaman lain boleh di share.. krna kita sama2 belajar disini.. thx #onenationoneteam A post shared by Caisar Silitonga (@caisarsilitonga) on Apr 29, 2017 at 3:20am PDT [suggestedarticle]   IPC Pelindo II Jakarta akan menghadapi Mataram FC pada laga penentuan esok hari tanpa Randy Satria yang biasa disapa Akang. Akang mendapatkan kartu merah pada pertandingan hari ini! #PFL2017 A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on Apr 29, 2017 at 1:48am PDT
visibility  4410 kali
Momen yang Tidak Tepat, Kartu Merah Pertama Randy Satria Sepanjang Karir Futsalnya
Laga IPC Pelindo II Jakarta kontra Permata Indah Manokwari pada Sabtu (29/4) di GOR 17 Desember, Mataram, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya menguras tenaga, tapi juga emosi.Bagaimana tidak, kedua tim membutuhkan kemenangan untuk mengunci tempat di final four. Laga yang berakhir dengan kemenangan Permata Indah Manokwari ini pun menyisakan duka untuk skuat IPC Pelindo II Jakarta.[suggestedarticle]Salah satunya adalah kapten IPC Pelindo, Randy Satria. Bagaimana tidak, dua menit sebelum laga berakhir, saat timnya sedang mengejar ketertinggalan dari keadaan skor 2-3, Randy mendapat kartu merah karena menarik baju Geordiyan Dermawan yang melakukan serangan balik.Kartu merah Randy membuat Pelindo gagal tampil all out menyerang dan harus takluk 2-3. Ini merupakan kartu merah pertama dalam karir futsal profesional Randy Satria.""Laa hawla wa laa quwwata illa billah" Maaf IPC Perdana d karier dan datangnya d moment yg kurang tepat🙏 Dan pasti ini adalah ketentuan Allah" tulis Randy dalam akun Instagramnya.Top Scorer Pro Futsal League 2015 ini memang terkenal kalem dan tak terlalu berlebihan dalam memprotes wasit. Kartu merah ini memang cukup mengejutkan untuk dirinya.   "Laa hawla wa laa quwwata illa billah" Maaf IPC Perdana d karier dan datangnya d moment yg kurang tepat🙏 Dan pasti ini adalah ketentuan Allah A post shared by @randysatria14 on Apr 29, 2017 at 12:43am PDT [suggestedarticle]
visibility  1450 kali
Hadapi Laga Hidup Mati, IPC Pelindo II Malah Tanpa Bintang Mereka
IPC Pelindo II Jakarta harus menjalani laga hidup mati melawan tuan rumah Mataram FC NTB dilaga terakhir Pro Futsal League (PFL) 2017 Grup A pada Minggu (30/4) besok.Laga IPC melawan Mataram akan berlangsung di GOR 17 Desember Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). IPC pun selain melawan Mataram juga akan menghadapi suporter tuan rumah, ditambah lagi IPC tanpa kapten dan top skor mereka Randy Satria yang terkena kartu merah saat menghadapi Permata Indah Manokwari.Tentunya menjadi tugas berat bagi IPC yang wajib menang jika ingin kembali lolos ke final four. Dadang Iskandar selaku pelatih IPC pun harus memutar otak untuk menambal absennya Randy. Pastinya IPC tidak ingin kembali gagal ke final four, dan akan berjuang mati-matian menghadapi Mataram besok.   IPC Pelindo II Jakarta akan menghadapi Mataram FC pada laga penentuan esok hari tanpa Randy Satria yang biasa disapa Akang. Akang mendapatkan kartu merah pada pertandingan hari ini! #PFL2017 A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on Apr 29, 2017 at 1:48am PDT
visibility  1125 kali
Randy Satria ke Daftar Teratas Top Scorer Pro Futsal League 2017
IPC Pelindo II Jakarta tampil gemilang di pekan keenam Pro Futsal League 2017 pada 15-16 April lalu di GOR UNY Yogyakarta.Mereka meraih dua kemenangan penting yang membuat kans lolos ke final four makin terbuka. Kemenangan pertama pada pekan keenam ditorehkan dengan mengalahkan Biangbola 6-5. Selain itu Antam FC juga berhasil dikalahkan dengan skor 5-4.Randy Satria tampil gemilang pada laga kali ini dan mencetak tiga gol. Selain Randy, Syarif Hidayatullah juga produktif dengan mencetak empat gol. Kedua pemain ini merangkak naik dalam daftat top scorer sementara. Berikut daftarnya:13 GolSubhan Faidasa (Biangbola FC)Randy Satria (IPC Pelindo II)11 GolArdiansyah Runtuboy (Black Steel Manokwari)Sauqy Saud Lubis (Mataram FC)Syarif Hidayatullah (IPC Pelindo II)10 GolFarhan Mujahiddin (Giga FC Kota Metro)8 GolJeni Firmansyah (Giga FC Kota Metro)Fredik Dale (Antam FC)Muhammad Arjuna (APK Samarinda)7 GolJailani Ladjanibi (IPC Pelindo II)Andika Ricky (Bintang Timur Surabaya)Bambang Bayu Saptaji (Vamos Mataram)Reza Yamani (Vamos Mataram)Rahmat Arsyad (Permata Indah)Fhandy Permana (Permata Indah)6 GolRico Zulkarnain (IPC Pelindo II)Gery Joseph (Black Steel Manokwari)Alexander Benhard (Black Steel Manokwari)Dias Riansyah (Kancil BBK)Mursalihim (Antam FC)Denis Guna (BJL 2000 Shiba)Andi Fardiansyah (Kamiada Pelindo IV)Eko Puji Saputro (Giga FC Kota Metro)5 GolFebriand Alfindrio (Kamiada Pelindo IV)Alfajri Zikri (Mataram FC)Rommel Jhonatan (Giga FC Kota Metro)Guntur Sulistyo (APK Samarinda)Septyan Dwi Chandra (Bintang Timur Surabaya)Syahril Rianto (Kancil BBK)Syahidansyah Lubis (Vamos Mataram)Marvin Alexa (Black Steel Manokwari)Gustian Sukma (Biangbola FC)Wisnu Wantoro (Biangbola FC)Abdul Rochman (Antam FC)4 GolYerry Mambraku (Black Steel Manokwari)Yudha Taruna (Antam FC)Ariansyah (Antam FC)Catur Satriawan (Bintang Timur Surabaya)Reza Arlian (Bintang Timur Surabaya)Fachri Reza (Permata Indah)Eko Sutrisno (Permata Indah)Frengky Boy (Kaimana FC)Rio Pangestu (APK Samarinda)Rama Ramdani (APK Samarinda)Anton Cahyo (BJL 2000 Shiba)Hadi Purnomo (Mataram FC)Taufik (Kamiada Pelindo IV)[suggestedarticle]3 GolYusuf Akhmad (Permata Indah)Hairul Sute (Permata Indah)Raka Febianto (Giga FC Kota Metro)Amril Daulay (Giga FC Kota Metro)Hanif Pambudi (Biangbola FC)Salim Hanif (Biangbola FC)Victorious Rumsarwir (Permata Indah)M Ali Nasrullah (Permata Indah)Andriyani (Mataram FC)Amin Rais (SFC Planet Sleman)Ade Suryanto (Kancil BBK)Maulidil Fajri (Kancil BBK)Rahmatullah Hasriyanoor (Kancil BBK)Andriyana Ekayana (Vamos Mataram)Sunny Rizky (Vamos Mataram)Andri Kustiawan (Vamos Mataram)Imran Idris (Kaimana FC)Nur Fajar (Kamiada Pelindo IV)Moses Kernal (BJL 2000 Shiba)Faisal Rahmad (BJL 2000 Shiba)Fariza Yodhanata (BJL 2000 Shiba)Victor Jadera (Bintang Timur Surabaya)Gusti Dian (Bintang Timur Surabaya)Gian Farhandika (IPC Pelindo II)Ade Andyka (APK Samarinda)Daryat Kamaludin (APK Samarinda)Ryan Ariyansyah (Antam FC)Muhammad Hasir (Antam FC)Rainhard Romario (Antam FC)2 GolSandy Gempur (IPc Pelindo II)Taufik Fadillah (IPC Pelindo II)Ahmad Zulfikar (IPC Pelindo II)Johanis Mustamu (IPC Pelindo II)Faishal Ammar (APK Samarinda)Fandi Hidayat (APK Samarinda)Nurpandi (APK Samarinda)Handri Suryadi (Mataram FC)Tri Cahyo (Mataram FC)Mutu Rizal (Mataram FC)Fadillah Ramadhan (Mataram FC)Muhammad Rifai (Mataram FC)Darwis Teurupun (Mataram FC)Achmad Alfyanto (Giga FC Kota Metro)Rahmat Widyanto (Giga FC Kota Metro)Azwar (Kamiada Pelindo IV)Nandi Sukma (Biangbola FC)Julinur Hafid (Biangbola FC)Iqbal Aliefian (Biangbola FC)Yudi Priatna (Kancil BBK)Wahid Setiawan (Kancil BBK)Ramdani (Kancil BBK)Muhammad Sulaiman (SFC Planet Sleman)Tri Wahyu (SFC Planet Sleman)Yosep Guntur (SFC Planet Sleman)Nandang Rosdiana (SFC Planet Sleman)Echona Tuahuns (Black Steel Manokwari)Hamzah (Black Steel Manokwari)Cristian Yembise (Black Steel Manokwari)Nico Pernando (Vamos Mataram)Iqbal Iskandar (Vamos Mataram)Alfariz (Kaimana FC)Abdul Rahim (Kaimana FC)David Awom (Kaimana FC)Rachmatullah (Antam FC)Arif Rachman Hagi (Antam FC)Rizkiawan (Kamiada Pelindo IV)Okky Diansyah (Kamiada Pelindo IV)Bayu Aditya (Bintang Timur Surabaya)Andriansyah Agustin (Bintang Timur Surabaya)Andre Harmaji (APK Samarinda)1 GolWahyu Subangkit (Kamiada Pelindo IV)Maycel Alfreds (Kamiada Pelindo IV)Renaldy (Kamiada Pelindo IV)Nur Fajar (Kamiada Pelindo IV)Farhan Rizqy (Mataram FC)Ilham (Mataram FC)Hafiz Zein (Mataram FC)Karami Balfas (IPC Pelindo II)Alit Tri Rahmadi (Antam FC)Roland Ginanjar (Giga FC Kota Metro)Agung Rufei (Giga FC Kota Metro)Fadhly Muhammad (Biangbola FC)Agung Dwi Juniarsyah (Biangbola FC)Firmansyah (Biangbola FC)Redita Lukiyana (Biangbola FC)Rahmat Nonci (Permata Indah)Ramdhan Jamaludin (Permata Indah)Geordiyan Dermawan (Permata Indah)Stenitz Walvin (Permata Indah)Niko Wijaya (Permata Indah)Bima Febrian (Kancil BBK)Diega Zulfikar (Kancil BBK)Maryono (Kancil BBK)El Fiqrie Desindra (Kancil BBK)Muhammad Hardadi (Kancil BBK)Deny Saputra (Vamos Mataram)Nur Ali (Vamos Mataram)Ardy Dwi Suwardy (Vamos Mataram)Afif Tamimy (BJL 2000 Shiba)Akhmad Khoeron (BJL 2000 Shiba)Johan Rafsanjani (BJL 2000 Shiba)Yuni Satria (BJL 2000 Shiba)Reka Cahya (Bintang Timur Surabaya)Fiqih Alwi (Bintang Timur Surabaya)Anza Rizal (Bintang Timur Surabaya)Khaerul Kurniawan (Bintang Timur Surabaya)Panji (Bintang Timur Surabaya)Afdal (Black Steel Manokwari)FX Mikus Tanu (Black Steel Manokwari)Agus Suarso (Black Steel Manokwari)Ikhsani Fajar (Black Steel Manokwari)Maezar Rizaldy (SFC Planet Sleman)Mai Jafarudin (SFC Planet Sleman)Jekson Arfanto (Kaimana FC)Effendi Busira (Kaimana FC)Andro Tupalesy (Kaimana FC)Tommy (Kaimana FC)Indra Rukmana (IPC Pelindo II)Efrinaldi (IPC Pelindo II)Topas Pamungkas (APK Samarinda)Indra Pribiyanto (APK Samarinda)Ivan Cahyadi (APK Samarinda)Najmudin (APK Samarinda)Yusuf Kurniawan (Antam FC)
visibility  2992 kali
60 Anak Futsal Beruntung Serap Ilmu Dari Legenda Futsal Indonesia
Sebanyak 60 anak futsal mengisi libur nasional dengan cara bermanfaat pada Selasa (28/3) lalu di GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan.Mereka adalah anak futsal yang terpilih untuk mengikuti kegiatan Coaching Clinic Specs Indonesia dalam rangkaian acara Bolalob FFI U-20 Futsal Championship 2017. Tak tanggung-tanggung, Coaching Clinic ini dipimpin langsung oleh legenda futsal Indonesia, Vennard Hutabarat.Veve, panggilan akrabnya, yang merupakan eks kapten timnas futsal Indonesia ditemani oleh kiper legenda, Yos Adi Wicaksono, serta dua penggawa liga futsal pro, Hamzah dan Dafi Anantra dan satu pemain senior, Beny Hera, dalam dua kali sesi coaching clinic.[suggestedarticle]Di sesi pertama pada pukul 09.00 WIB diikuti oleh 30 peserta, sedangkan sisanya mengikuti sesi kedua pada pukul 14.00 WIB."Singkat memang, tapi saya berharap kalian dapat mengambil ilmu yang bermanfaat di coaching clinic ini. Yang bercita-cita jadi pelatih dan pemain futsal, semoga bisa tercapai. Jangan lupa terus belajar dan berlatih," kata Veve kepada para peserta.Selain coaching Clinic, Specs juga menggelar Bazaar perlengkapan olahraga dalam rangkaian kejuaraan Bolalob FFI U-20 Futsal Championship 2017 yang digelar hingga 31 Maret mendatang di GOR Pasar Minggu.
visibility  915 kali
Bintang Lapangan: Randy Satria, Si Motor Serangan IPC Pelindo II
Randy Satria menjadi man of the match saat IPC Pelindo II Jakarta kejar-kejaran gol dengan APK Samarinda yang berakhir imbang dalam lanjutan Pro Futsal League (PFL) 2017 Grup A.Pada pertandingan yang berlangsung di GOR 17 Desember Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (19/3) tadi, IPC sempat unggul jauh sebelum disamakan oleh APK dengan skor 5-5.[suggestedarticle]"Motivasi dari diri Akang memang, tapi kalo hasil yang penting temen-temen sudah berjuang. Lombok memang tidak bersahabat. Kita sering kehilangan poin disini. Hilang poin karena hal kecil. Sudah unggul sering kehilangan dan itu kelemahan kita," ungkapnya kepada Bolalob."Mungkin evaluasi di Jakarta di posisi unggul tanamkan diri sendiri main masih kosong-kosong. Ibarat udah unggul bukan udah menang, tidak boleh lengah," lanjutnya."Transisi sudah bagus dan ketutup semua. Tetep semangat lupain pertandingan ini dan masih ada enam pertandingan lagi. Jalan ke final four masih kebuka lebar jangan down," pungkasnya.   MOTM: APK Samarinda 5 x 5 IPC Pelindo II Randy Satria dari IPC Pelindo II! #PFL2017 A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on Mar 18, 2017 at 11:37pm PDT
visibility  832 kali
1489912182010 tag