(Foto: Bola.net)

Pemain Argentina Ini Kesulitan Hafal Sila Ke-4 Pancasila

Pemain asing Arema FC, Esteban Vizcarra selangkah lagi bakal menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Tahun ini, mantan pemain Semen Padang itu rencananya akan sah menjadi WNI.

Keinginan untuk menjadi WNI memang sudah lama dipendam oleh Vizcarra. Pemain yang mempunyai istri orang Indonesia itu harus sabar menunggu momen yang pas untuk disumpah menjadi WNI.

Arema FC Resmi Pensiunkan Nomor 47 Milik AK


"Harapannya semoga bisa selesai tahun ini. Ada yang siap membantu, semoga tidak lama lagi," ujar Vizcarra yang dilansir dari Ongisnade.

Menariknya, Vizcarra sudah menyiapkan diri menjadi WNI dengan menghafalkan Pancasila. Pemain asal Argentina itu pun mengaku sudah hafal isi dan makna dari Pancasila.

"Hanya untuk sila keempat saja yang paling sulit karena cukup panjang," tandas Vizcarra.

Esteban bermain di Arema sejak tahun 2015. Vizcarra juga sudah mengemas 134 gol sejak awal kariernya di Indonesia pada tahun 2009.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Hadapi Arema FC, Bali United Dapat Kekuatan Tambahan
Bali United mendapat kekuatan tambahan jelang laga kontra Arema FC akhir pekan ini. Serdadu Tridatu dipastikan diperkuat empat pemain andalannya yang baru selesai memperkuat Timnas Indonesia.Empat pemain yang datang adalah Irfan Bachdim, Ricky Fajrin, Miftahul Hamdi, dan Yabes Roni. Sebelumnya empat pemain tersebut absen saat Bali United takluk 1-3 dari Bhayangkara FC.[suggestedarticle]Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro menyambut kedatangan para pilar Serdadu Tridatu. Diharapkan kemenangan dapat dipetik saat melawan Singo Edan."Tentu kami akan manfaatkan kehadiran mereka untuk menjadi kekuatan tambahan kami menghadapi pertandingan lawan Arema. Pengalaman mereka sangat dibutuhkan untuk pertandingan besar seperti melawan Arema," ucap Widodo.Bali United saat ini ada di peringkat lima klasemen sementara Liga 1. Serdadu Tridatu mengumpulkan 16 poin dari 10 pertandingan.
visibility  341 kali
Arema Bantah Telat Bayar Gaji Pemain
Dalam beberapa laga terakhir di Liga 1 penampilan Arema FC cenderung menurun. Tengok saja dari 9 laga Singo Edan hanya meraih 4 kemenangan, 2 kali imbang dan 3 kali kalah. Hasilnya Arema tercecer diposisi 12 klasemen sementara Liga 1 dengan 14 poin.Ada kabar tak sedap bergulir yakni terlambatnya gaji para pemain, namun hal itu buru-buru dibantah oleh General Manager Arema FC, Ruddy Widodo."Performa menurun bukan karena gaji, dari sponsor sudah mencairkan dana. Kita minta lebih awal pencairannya, tapi bukan hanya kita hampir mayoritas klub gaji diambil per akhir bulan dari dana sponsor," kata Ruddy Widodo."Mungkin mereka jenuh. Apalagi ekspetasi setelah juara Piala Presiden cukup besar dan menjadi presure bagi pemain," ucap Ruddy Widodo.[suggestedarticle]Ruddy Widodo sendiri menganalisa kebutuhan yang mendesak tim Arema saat ini yakni seorang pelatih fisik atau psyco trainner. Timnya membutuhkan sosok yang mampu mengangkat mental pemain jika dalam kondisi terpuruk. Sosok itu, diharapkan ada dalam assisten pelatih Arema FC."Kita butuh psyco trainner. Ada dua assiten pelatih yang sudah bisa mengisi posisi itu, Kuncoro dan Yanuar Hermansyah. Mereka mempunyai kedekatan emosional dengan para pemain," ujar Ruddy Widodo.
visibility  407 kali
Arema Sudah Punya Pengganti Aji Santoso?
Sesi latihan kebugaran Arema FC pada Senin 12 Juni 2017 tak diikuti oleh pelatih kepala Aji Santoso. Dalam latihan itu, seluruh pemain Arema hadir, dan dipimpin asisten pelatih Joko SusiloArema baru saja bermain imbang melawan Perseru Serui pada pekan ke-10 Liga 1 beberapa hari lalu.“Hari ini [kemarin] hanya recovery training setelah menjalani pertandingan dan libur sehari. Latihan ini digunakan untuk menjaga kebugaran, dan merupakan program yang disusun tim pelatih. Diharapkan nanti peak performance pemain sudah kembali seperti sedia kala saat melawan Bali United,” ujar Joko seperti dikutip dari Goal.com“Kami melakukan latihan otot agar fisik prima, kemudian juga ada pengondisian mental yang nampaknya perlu dibenahi agar bisa tampil lebih baik.”[suggestedarticle]“Kami memang mengalami kekecewaan setelah gagal menang melawan Perseru. Tapi saya pikir kami masih bisa ke papan atas asalkan konsisten, dan kembali ke jalur yang benar.”Joko disinyalir bisa menjadi pengganti Aji Santoso, jika sang pelatih kepala mundur pasca beberapa hasil buruk yang didapat Arema.Apalagi sang asisten baru saja mendapat sertifikat lisensi kepelatihan A AFC, dimana itu merupakan syarat untuk melatih di Liga 1.Usai meraih kemenangan atas Mitra Kukar (28/5), Singo Edan harus takluk 0-2 dari Persija Jakarta, dan lalu imbang tanpa gol dengan Perseru.Saat ini Arema ada di peringkat ke-8 klasemen dengan raihan 15 poin dalam 10 laga.
visibility  625 kali
Miris! Pemain Klub Elite Liga 1 Ini Takut Curhat Soal Gaji yang Masih Ditunggak
Mustahil ada asap tanpa api. Biasanya sebuah persoalan selalu punya akar penyebabnya. Begitu juga dengan keterpurukan Arema FC beberapa pekan ini. Dari 9 laga hanya mampu 4 kali menang, 2 kali imbang, dan 3 kali kalah. Alhasil, Arema tercecer di posisi 11 klasemen sementara Liga 1 hingga memasuki pekan ke-10 nya.Selain faktor teknis, disinyalir ada unsur non-teknis yang mempengaruhi kemerosotan prestasi Singo Edan.[suggestedarticle]Kabar tak sedap sempat menyeruak soal tak lancarnya keuangan Arema FC yang membuat gaji para pemain tertahan. Hal ini dianggap sebagai salah satu penyebab penting kenapa penampilan juara Piala Presiden 2017 ini melorot drastis.“Performa menurun bukan karena gaji. Dari sponsor sudah mencairkan dana. Kita minta lebih awal pencairannya, tapi bukan hanya Arema saja. Hampir mayoritas klub, gajinya diambil per akhir bulan dari dana sponsor,” sangkal manajer Arema FC, Ruddy Widodo pekan lalu.Ternyata pernyataan itu kabarnya justru membuat para pemain kesal karena tak sesuai kenyataan. Sebabnya, hingga kini mereka baru menerima setengah hak mereka yang diberikan akhir bulan lalu. Masih ada sekitar dua bulan tunggakan gaji yang belum dibayar."Kabar gaji pemain Arema terlambat justru sampai ke klub lain karena pemain Arema sendiri yang curhat kepada temannya di klub lain. Intinya, mereka ingin tahu apakah keterlambatan gaji di Arema juga terjadi di klub lain," kata seorang sumber yang dekat dengan pemain Arema FC seperti dikutip dari Bola.com.[suggestedarticle]Para pemain memilih bungkam kepada media karena takut untuk bicara. Hari raya Idul Fitri yang semakin dekat membuat keresahan semakin menjadi. Harapan mendapat berkah Ramadan - dan berbagi dengan keluarga, masih belum jelas bisa dilakukan atau tidak.Jika benar, Arema - juga klub lain, terancam pengurangan poin jika terbukti terlambat membayar gaji pemain.
visibility  4778 kali
Ini Faktor yang Membuat Arema FC Susah Bangkit di Mata Aji Santoso
Sebagai juara Piala Presiden 2016, Arema FC kini tertatih-tatih menghadapi persaingan Liga 1 Indonesia 2017. Hanya di peringkat ke-8 sampai pekan ke-10.Aremania - fans Arema FC, pun mulai melakukan penekanan terhadap pelatih Aji Santoso dengan meminta mundur dari kursi pelatih. Aji yang telah berusaha keras membenahi tim ini, sudah pasrah. Ia berjanji bakal mundur jika kalah dalam pertandingan melawan Bali United, Sabtu (17/6).[suggestedarticle]Tapi, Aji mengungkapkan ada beberapa faktor yang membuat skuat Arema sulit bangkit. Apa saja?Pertama, skuat inti tidak komplet yang akhirnya Arema FC kalah lawan Persija Jakarta 2-0 dan Persela Lamongan 0-4. Ia menyebut, sebelumnya berharap Adam Alis bisa tampil memperkuat tim, namun harus absen lantaran kondisinya tak fit."Adam Alis tak fit setelah memperkuat Timnas U-22. Cederanya tak terlalu parah, tapi badannya sakit semua," jelas Aji.Kedua, faktor mental pemain yang masih terus dihantui dengan kekalahan pertandingan sebelumnya. "Sebetulnya, jika menang lawan Perseru, mental anak-anak bisa terangkat. Namun, kami belum menang sehingga agak susah mengembalikan mental,” jelas Aji yang kini berusia 47.Aji yang sudah menyerahkan nasibnya kepada manajemen mengungkapkan, akan melakukan evaluasi total untuk perbaikan bersama skuat Arema FC."Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh pada tim. Selain itu, saya akan bicara dengan manajemen," tuturnya.
visibility  724 kali
Tidak Puas dengan Marquee Player, Ini Langkah Arema FC
Arema FC tengah memutar otak agar marquee player mereka, Juan Pablo Pino, tidak harus diputus kontrak. Bila itu terjadi, kompensasi yang bakal dikeluarkan jelas tidak kecil.Alhasil, rencana Singo Edan untuk meminjamkan Pino berembus kencang. General Manager Arema, Ruddy Widodo, mengungkapkan ada opsi untuk melakukan barter dengan klub lain yang merasakan hal sama.[suggestedarticle]Ruddy menuturkan ketidakpuasan Arema terhadap marquee player mereka kemungkinan dirasakan klub lain. Hal ini yamg membuatnya membuka pintu untuk berkomunikasi dengan petinggi klub lain."Kami sempat komunikasi dengan klub kontestan Liga 1 lain. Ada beberapa yang juga tidak puas dengan performa marquee player-nya. Secara kualitas sebenarnya mereka itu pemain bagus. Hanya, tempatnya saja yang belum pas. Jadi, ada kemungkinan kami barter antar marquee player," kata Ruddy dilansir Bola.com."Kalau melihat penampilan semua marquee player yang ada saat ini, Peter Odemwingie yang paling pas. Yang lainnya belum. Secara skill pemain yang pernah ke Eropa pasti bagus. Hanya adaptasi persoalannya," lanjutnya.[suggestedarticle]Ruddy mengakui ada tiga opsi terkait masa depan Pino. Selain rencana barter, manajemen tengah mencarikan penerjemah khusus untuk membantu adaptasi lebih cepat. Kemudian yang ketiga adalah pemutusan kontrak.Namun, opsi terakhir itu coba dihindari Arema karena harus memberikan kompensasi dari sisa gaji yang masih harus dibayarkan.
visibility  1707 kali
Aji Santoso Siap Mundur dari Arema FC
Aji Santoso menyebut dirinya siap mundur dari Arema FC. Ia mempertaruhkan masa depannya bersama Singo Edan di laga kontra Bali United pekan depan.Setelah mengawali musim dengan bagus, Arema hanya menang satu kali dari enam laga terakhir. Terbaru, Cristian Gonzales CS imbang 0-0 kontra Perseru Serui di kandang sendiri.[suggestedarticle]Menurut Aji banyak suporter memintanya untuk mundur menyusul hasil minor yang didapat. Menurutnya itu adalah hal yang mudah dan ia siap mundur bila Arema kalah dari Bali United.“Banyak suporter menyuruh saya untuk mundur dan menurut saya itu gampang. Saya akan bicara dengan manajemen apakah akan diberi kesempatan lagi. Yang jelas sangat disayangkan, karena tim yang sebelumnya bagus ternyata turun drastis, dan mungkin ada permasalahan harus diselesaikan,” ujar Aji seperti dikutip dari Goal.“Kedua, jika nanti Arema kalah melawan Bali United, saya pasti akan mundur entah itu disetujui atau tidak, karena itu akan menjadi pertaruhan terakhir saya di Arema," lanjut mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.
visibility  1281 kali
Aji Santoso Sebut Arema Kurang Beruntung
Arema FC bermain imbang 0-0 melawan Perseru Serui dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2017, Sabtu (10/6). Pelatih Singo Edan, Aji Santoso menyebut timnya kurang beruntung dalam laga tersebut.Arema terus memborbardir pertahanan Perseru dalam laga tersebut. Aji bahkan memainkan pemain bertipikal menyerang seperti Dendi Santoso, Arif Suyono, Cristian Gonzales, dan Dedik Setiawan namun masih gagal mencetak gol.[suggestedarticle]"Pertandingan kali ini Arema masih belum menang, tapi segala upaya sudah kami lakukan, ada beberapa peluang di babak kedua setelah masuknya tiga pemain bertipe menyerang, tapi tidak ada yang bisa menjadi gol," sesal Aji seusai laga."Saya kira salah satu penyebab kegagalan kami menuai hasil tiga poin atas Perseru ini adalah kurang beruntung saja," lanjut mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.
visibility  324 kali
Arema Gagal Runtuhkan 'Tembok China' Perseru Serui
Arema bermain imbang 0-0 dari tamunya Perseru Serui pada pekan ke-10 Liga 1 di Stadion Gajayana, Malang, Sabtu (10/05/17). Peluang pertama Arema terjadi pada menit ke-17 lewat tendangan Arthur Cunha. Sayang sepakannya melenceng dari gawang Perseru.Menit ke-28 Perseru nyaris unggul, namun Mariando Uropmabin mampu diblok oleh pertahanan Arema sebelum masuk ke gawang.[suggestedarticle]Dua menit berselang, Arema hampi membobol lewat aksi Esteban Vizcarra. Sayang, pemain asal Argentina ini justru gagal melepaskan diri dari jebakan offside.Hingga pertandingan babak pertama usai, skor masih sama kuat 0-0 jadi hasil kedua tim. Di babak kedua, Arema semakin gencar menggempur pertahanan Perserui. Sebuah peluang dari Arthur Cunha pada menit ke-71 melalui umpan dari sayap, gagal setelah kiper Sukasto Effendi menangkap bola lebih cepat.[suggestedarticle]Laga sempat dihentikan pada menit 80 karena terjadi provokasi antara pemain kedua tim. Perseru tampil habis-habisan mempertahankan gawangnya serangan Arema.Pertandinga babak kedua pun berakhir dengan kedudukan sama kuat 0-0.
visibility  1412 kali
Hadapi Perseru, Marquee Player Arema Dapat Kesempatan Unjuk Gigi
Arema FC akan berhadapan kontra Perseru Serui dalam lanjutan Liga 1 Indonesia, Sabtu (10/6). Dalam laga ini marquee player Singo Edan, Juan Pablo Pino akan mendapat kesempatan.Sebelumnya penampilan Pino dikritik karena tidak maksimal. Namun dengan absennya enam pemain Arema FC yakni Bagas Adi Nugroho, Adam Alis Setyano, Kurnia Meiga Hermansyah, Arthur Cunha, dan Hanif Sjahbandi maka Pino akan diberi kesempatan oleh Aji Santoso.[suggestedarticle]"Belakangan ini Pino sudah menunjukkan progres positif saat latihan tim," ujar Aji."Kalau bermain lawan Perseru, semoga dia menampilkan fighting spirit yang selama ini jadi kekurangannya," lanjutnya.Pino sejauh ini baru tampil dalam lima laga bersama Arema. Mantan pemain AS Monaco tersebut belum menyumbang gol untuk Arema.
visibility  415 kali
1497075301685 tag