(Foto: skysports.com)

Timnas Argentina Tunggu Tanggal Duel dari PSSI

PSSI mendapat tawaran dari promotor lokal untuk melakoni uji coba dengan Timnas Argentina tahun ini. Perkembangan terkini pun diberikan oleh Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI, Hanif Thamrin.

Menurut Hanif, PSSI masih mencari waktu yang pas terkait tanggal uji coba. Pada tanggal awal yang diberikan, Hanif menyebut bentrok dengan rencana pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 di Spanyol.



"Soal uji coba lawan timnas Argentina itu ada promotor yang kirim proposal undangan ke kami, tapi jadwalnya bersamaan dengan latih tanding di Spanyol, tempatnya juga belum tahu di mana," ujar Hanif seperti dikutip dari CNN.

"Masih mau kami lihat dulu. Minta tanggapan Milla seperti apa, sambil cari waktu yang tidak bentrok," lanjutnya.

Milla saat ini tengah menyiapkan tim untuk SEA Games 2017. Ia memiliki waktu enam bulan sebelum terjun di ajang yang akan dihelat di Kuala Lumpur tersebut.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Gagal Balas Dendam, Juventus Belum Pasti Lolos
Juventus harus menerima kenyataan setelah gagal mengalahkan barcelona di Allianz Stadium dalam laga lanjutan penyisihan Grup D Liga Champions di Allianz Stadium, Kamis (23/11). Bermain di Turin, anak asuh Massimiliano Allegri hanya berhasil menguasai bola 38 persen.Mengawali laga dengan baik, Juventus sempat membahayakan gawang Marc Andre ter Stegen di menit-menit awal melalui pemain pinjaman mereka asal Bayern Munchen, Douglas Costa. Tapi penjaga gawang asal Jerman itu berhasil mengamankan upaya Costa tersebut.Barcelona kemudian balik membalas melalui Paulinho di menit ke 10. Beruntung bagi Gianluigi Buffon, kiper gaek tersbeut tak perlu berupaya lebih mengingat sepakan pemain Brazil itu masih jauh dari sasaran.Delapan menit berselang, giliran Paulo Dybala yang mencoba keberuntungan. Meski sepakannya 100 persen mengarah ke gawang, namun Ter Stegen masih dengan mudah menangkap bola yang ditendangkan pemain asal Argentina itu.[suggestedarticle]Selanjutnya giliran Ivan Rakitic yang mencoba 'menakut-nakuti' gawang Buffon melalui sebuah set piece bola mati. Sepakan Rakitic yang mengirim bola ke mulut gawang Juve, nyatanya tak bisa dijangkau Luis Suarez atau pemain Barcelona lainnya.Menjelang berakhirnya babak pertama, Dybala berhasil merangsek hingga ke depan gawang Ter Stegen dari sisi kiri lapangan Juve. Dengan sedikit gerak tipu, Dybala menghujamkan sepakan keras yang sayangnya justru maish melambung dikit di atas gawang tim tamu.Bisa dibilang, itulah satu-satunya peluang Juve untuk bisa mencetak gol di babak pertama. Laga 45 menit pertama pun usai tanpa satu pun gol tercipta.Sebagai catatan, Barcelona tampil tanpa Lionel Messi di babak pertama.[suggestedarticle]Menjalani 45 menit kedua, Juve tetap memilih bermain lebih tertutup dengan intensitas penguasaan bola yang relatif jarang. Alhasil, babak kedua masih tetap milik Barcelona.Meski begitu, Barcelona yang hampir pasti lolos sebagai juara grup enggan serius membombardir pertahan Juve. Singkat cerita, permaianan pun tak lebih hanya 'uber-uberan' di lini tengah semata.Hingga akhirnya 'Sang Mesiah' masuk pada menit ke 56 menggantikan Gerard Deulofeu. Tapi hasilnya pun sama saja, permainan monoton dengan sedikit peluang berbahaya menjadi tontonan di matchday ke lima Grup D Liga Champions.Sementara tim tuan rumah kian kesulitan membuat peluang seiring kondisi stamina yang mulai menurun. Ketimbang kehilangan poin seutuhnya, Massimiliano Allegri lantas memasukan sejumlah pemain yang memiliki karakter sebagai gelandang tengah bertahan. [suggestedarticle]Diawali masuknya Rodrigo Bentancur pada menit ke 66 menggantikan Miralem Pjanic, kemudian Caludio Marchisio menggantikan Juan Cuadrado pada menit ke 71 yang banyak bermain melebar dan mengganti Douglas Costa dengan Balise Matuidi pada menit ke 85.Juve sendiri memiliki dua peluang bagus jelang berakhirnya laga. pertama melalui Costa pada menit ke 83 dan Dybala pada menit ke 90+2. Jika tendanagn Costa masih menyamping meski memiliki ruang tembak yang leluasa, maka sepakan Dybala masih bisa dihalau Ter Stegen dan hanya berbuah sepakan pojok.Dan akhirnya setelah menghabiskan empat menit tambahan waktu wasit Milorad Mazic asal Serbia membunyikan peluit panjang tanda laga usai tanpa pemenang. Skor 0-0 pun menjadi haknya Juve dan Barca.[suggestedarticle]Susunan PemainJuventus: Buffon; Rugani, Barzagli, Benatia; Cuadrado (Marchisio 71'), Pjanic (Bentancur 66'), Khedira, Alex Sandro; Dybala, Douglas Costa (Matuidi 85'); HiguainBarcelona: Ter Stegen; Semedo, Pique, Umtiti, Digne; Sergio Busquets, Rakitic, Iniesta (Jordi Alba 82'); Deulofeu (Messi 56'), L. Suarez, Paulinho
  955 kali
Lawan Guyana Ini Instruksi Khusus Luis Milla
Tim nasional Indonesia akan menjamu Guyana dalam laga uji coba internasional pada akhir pekan ini di Stadion Patriot, Bekasi.Pelatih Luis Milla memiliki instruksi khusus bagi para pemainnya dalam laga melawan negara Afrika ini, yakni tak boleh membawa bola terlalu lama. Para pemain diminta efektif dan cepat memberikan operan kepada rekannya."Pelatih Milla mengatakan para pemain diminta jangan terlalu banyak membawa bola, lalu pemain belakang juga harus lebih save," ucap Bima Sakti, Rabu (22/11/2017).Dalam latihan siang hari ini, Bima mengatakan, tim pelatih melakukan game internal dengan waktu 15 menit dalam dua babak.[suggestedarticle]Latihan game internal ini diharapkan bisa memantapkan taktik para pemain dan juga komunikasi.Dua kekalahan melawan Suriah akan coba dilupakan oleh para pemain timnas. Dimana laga ini merupakan salah satu agenda persiapan menuju Asian Games pada tahun depan."Kami berusaha tampil lebih baik lagi selepas melawan Suriah di dua pertandingan kemarin. Setidaknya, ini menjadi modal untuk Asian Games 2018," kata Bima Sakti.
  1566 kali
Spesial! Legenda Bola Indonesia 'Perang' Sebelum Laga Indonesia Vs Guyana
Pertandingan Timnas Indonesia kontra Guyana akan berjalan spesial. Sebelum pertandingan dimulai, para legenda sepak bola Indonesia melakukan pertandingan reuni atas prakarsa PSSI.Para legenda sepak bola Indonesia akan bermain sepak bola di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Sabtu (25/11/2017). Pertandingan reuni itu dimulai sebelum pertandingan di Indonesia vs Guyana di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.“Nanti para legenda sepak bola Indonesia akan main bola bersama di Soemantri Brodjonegoro. Lalu sama-sama berangkat ke Stadion Patriot,” ujar Sekretaris Jenderal (PSSI), Ratu Tisha, di Kantor PSSI, Selasa (21/11/2017).[suggestedarticle]Tisha pun menjelaskan para legenda akan bermain dalam dua tim. Para legenda seperti Anjas Asmara, Suaib Rizal, Risdianto, hingga Ricky Yakobi dikabarkan bakal memeriahkan laga reuni tersebut.Selain itu, PSSI juga akan mengundang perwakilan klub-klub Liga 1 dalam laga reuni tersebut. “Ya ini benar-benar jadi ajang temu kangen dengan legenda sekaligus silaturahmi dengan klub-klub,” tandasnya.Pertandingan Timnas Indonesia kontra Guyana memang dibikin spesial mungkin. Selain penghargaan untuk legenda, pertandingan yang masuk dalam kalender FIFA itu juga untuk mengenang kapten Persela Lamongan, Choirul Huda.
  1005 kali
Ini Jadwal Copa Indonesia, Ajang Pertarungan Klub Liga 1 sampai Liga 3
PSSI selain menggelar Liga 1 Indonesia pada 2018, mereka juga akan melangsungkan Copa Indonesia 2018 yang mempertemukan klub dari Liga 1 sampai Liga 3.Menurut Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, saat ini PSSI tengah merancang jadwal yang tepat. Yang pasti bakal digelar pada akhir Januari dan awal Februari 2018.[suggestedarticle=3]Kompetisi ini terakhir kali digelar pada tahun 2012 itu. "Saat ini sedang dilakukan pematangan persiapan termasuk sponsor, ya diproyeksikan akhir Januari atau awal Februari," ujar Tisha, seperti dikutip antaranews.com.Dia melanjutkan, Copa Indonesia digelar di sela bergulir Liga Indonesia. Piala Indonesia atau Copa Indonesia awalnya digelar pada 2005 dengan format layaknya Piala FA di Inggris.Sebelumnya, kompetisi ini digelar dengan sistem kandang dan tandang hingga babak empat besar. Selain Copa Indonesia, kejuaraan lain yang digelar PSSI selain liga adalah kompetisi pra-musim bertajuk Piala Presiden.
  6145 kali
Jelang Tantang Guyana, Hargianto Ungkap Kekompakan Timnas Indonesia
Timnas Indonesia mulai kompak. Para pemain pun sudah beradaptasi setelah bersama beberapa hari lakukan pemusatan latihan.Perubahan tersebut dirasakan oleh Muhammad Hargianto. Gelandang timnas asal Jakarta itu mengaku para pemain sudah merasakan kekompakan tim.Saya merasakan perubahan menuju arah yang baik. Kami sudah saling klop, dan proses adaptasi dengan pemain yang baru bergabung pun berjalan lancar,” ujar Hargianto dalam rilis PSSI.[suggestedarticle]Para pemain pun sudah mulai menikmati pola latihan dari pelatih Luis Milla. Pelatih asal Spanyol itu fokus mempersiapkan tim untuk laga uji coba kontra Guyana akhir pekan nanti.“Berbagai variasi latihan yang diberikan pelatih sangat kami nikmati. Saat ini, kami fokus untuk menghadapi Guyana nanti,” tandasnya.Timnas akan jalani laga internasional terakhir saat melawan Guyana, di Stadion Patriot Candarbhaga, Bekasi, Sabtu (25/11/2017). Dalam pertandingan nanti, Milla akan gunakan tim U-23 dan hanya memakai satu pemain senior, yakni Ilija Spasojevic.
  1040 kali
Wah Striker Timnas U-16 Ini Ternyata Juga Geluti Futsal
Penyerang Timnas Indonesia U-16, Amirudin Bagus Kahfi ternyata juga menekuni futsal. Ia bermain futsal untuk menjaga kondisi selama libur latihan timnas.Pemain asal Magelang, Jawa Tengah itu menjadi bintang Timnas Indonesia U-16 saat Kualifikasi Piala Asia U-16 di Thailand, September lalu.Saat ini, timnas U-16 asuhan Fakhri Husaini sedang diliburkan dan baru kembali aktif awal tahun depan untuk persiapan Piala Asia U-16.[suggestedarticle]Mengisi waktu libur, Bagus tetap berlatih sepak bola sendiri. Menariknya, Bagus juga bermain futsal bersama tim sekolahnya."Waktu itu disuruh ikut tim futsal sekolah hasilnya juara di turnamen antar sekolah," ujar Bagus Kahfi kepada Bolalob, beberapa waktu lalu.Tak seperti posisinya di timnas U-16 yang sebagai penyerang, di futsal Bagus memilih untuk menjadi anchor.[suggestedarticle]Berbeda dengan penyerang, karena anchor lebih kepada mengatur serangan dan punya peran ganda sebagai pemain bertahan."Saya main di anchor. Lebih enak aja main di posisi itu," imbuhnya.Meski bermain futsal, Bagus tak melupakan latihan rutin sepak bola. Ia juga beberapa kali mengikuti turnamen sepak bola dengan tim sekolahannya dan juga tim amatir di daerahnya."Kewajiban sebagai pemain bola tidak dilupakan. Tetap latihan walau pulang sekolah sore hari," tandasnya.
  868 kali
Ini Tujuan PSSI Lakukan Evaluasi Kinerja Luis Milla
Sekjen PSSI, Ratu Tisha sudah melakukan evaluasi kepada pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla. Akan tetapi Ratu Tisha enggan membicarakan masa depan pelatih asal Spanyol itu.Beban Luis Milla memang terbilang berat. Ia tak hanya meramu timnas senior, tapi juga membentuk timnas U-23 untuk Asian Games 2017. PSSI pun punya target masuk empat besar di ajang multievent tersebut.Akan tetapi, rapor Luis Milla dalam beberapa pertandingan tak berjalan dengan baik. Mantan pelatih Real Zaragoza itu hanya meraih delapan kemenangan dari total 19 pertandingan.[suggestedarticle]“Luis Milla sudah dua kali dievaluasi. Kami tak boleh lakukan evaluai per pertandingan karena sudah kami lakukan sebelum lawan Suriah,” ujar Ratu Tisha di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa (21/11/2017).Ratu Tisha juga mengatakan bahwa evaluasi itu tak melulu soal pecat alias bebas tugas. Namun ada hal penting dari evaluasi untuk perbaikan tim.“Hasil evaluasi itu intinya perbaikan. Hasil evaluasi itu pembentukan tim, komposisi pemain, perkembangan pola permainan dan sebagainya," tandasnya.Milla kini sedang fokus mempersiapkan tim untuk Asian Games. Beberapa pertandingan uji coba pun selalu menggunakan pemain muda untuk matangkan pola permainan ala Milla.
  1622 kali
PSSI: Guyana Tidak 'Seribet' Suriah
PSSI dikabarkan harus menggelontorkan dana besar ketika mendatangkan Suriah U-23 untuk menjalani laga uji coba dengan timnas Indonesia senior dan U-23 pekan lalu.Memang nominal uang untuk mendatangkan Suriah tak dirilis oleh PSSI, namun selain uang negara yang tengah dilanda konflik itu juga memiliki banyak permintaan khusus. Mulai dari lapangan latihan, penginapan, minuman hingga makanan selama mereka berada di Indonesia."Yang pasti (Guyana) tidak seperti Suriah kemarin, karena Guyana kan masih selevel sama kita peringkatnya. Kalau itu Suriah kita untuk datangkan mereka saja sulit setengah mati, mahalnya setengah mati, mainnya juga harus di lapangan yang baik, bahkan sebelum ke sini mereka sudah kirim orang duluan untuk cek kondisi lapangan," ujar Sekjen PSSI, Ratu Tisha.Suriah sendiri sukses memenangi dua laga melawan timnas dalam laga yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Suriah U-23 unggul 3-2 dan 1-0 dalam dua laga itu.[suggestedarticle]Selanjutnya negara asal Afrika yakni Guyana akan menjadi lawan tanding timnas pada akhir pekan ini di Stadion Patriot, Bekasi."Kalau Guyana datang mulai besok (hari ini-red) tapi secara bergelombang, ada yang duluan dan ada yang menyusul. Ada pemain yang duluan kemudian ada official, medis, dan sebagainya, mungkin lengkap dalam satu dua hari nanti," ujar Ratu Tisha."Guyana permintaannya juga lumayan ada berbagai macam permintaan mulai dari nanti latihan di mana sebelum uji coba di Stadion Patriot, terus untuk minuman isotonik, es untuk keperluan recovery dan sebagainya. Dan untuk latihan mereka akan kita arahkan latihan di lapangan lain di Bekasi tapi bukan Patriot," tuturnya.Indonesia dan Guyana berada di ranking FIFA yang sama yakni 165 per Oktober 2017.
  2437 kali
Meski Belum Menang, Perubahan Itu Nyata Ada di Timnas Indonesia
Tim nasional Indonesia belum memetik kemenangan dalam dua laga uji coba melawan Suriah U-23.Jelang menghadapi Guyana akhir pekan ini, cibiran dan kritik mulai datang pada skuat asuhan Luis Milla ini yang dikatakan tak memiliki perubahan dalam bermain.Namun anggapan itu dibantah oleh salah satu pemain timnas yakni Muhammad Hargianto. Menurut gelandang Persija Jakarta itu, pasukan Milla sudah menunjukkan kekompakan setiap harinya dan juga perubahan.“Saya merasakan perubahan menuju arah baik. Kami sudah saling klop dan proses adaptasi dengan pemain yang baru bergabung pun juga lancar,” ujarnya.[suggestedarticle=3]Menghadapi Guyana, Hargianto dan rekan-rekannya yang lain sudah mulai berlatih variasi permainan, dirinya akan memberikan yang usaha terbaik jika dipercaya tampil oleh Milla dalam laga itu.“Berbagai variasi latihan yang diberikan pelatih sangat kami nikmati. Saat ini, kami focus untuk menghadapi Guyana nanti,” tambahnya. Timnas Indonesia akan menjamu Guyana pada Sabtu (25/11/2017) malam WIB di Stadion Patriot, Bekasi.
  5826 kali
Stok Penjaga Gawang Timnas Indonesia Melimpah
Pelatih kiper Borneo FC yakni Luizinho Passos memiliki pernyataan positif untuk tim nasional Indonesia di masa mendatang.Meski baru memulai debutnya di Liga Indonesia musim ini, pelatih asal Brasil ini menilai tim-tim Liga 1 memiliki penjaga gawang yang berkualitas.Untuk itu Luizinho menilai timnas Indonesia tak akan kekurangan stok untuk posisi ini di masa mendatang."Tidak mungkin timnas Indonesia kekurangan kiper. Karena setiap klub punya kiper bagus. Banyak sekali yang saya lihat punya potensi menjadi kiper hebat, asal mendapatkan kesempatan yang bagus, mereka bisa menunjukkan kualitasnya," kata Luizinho di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (21/11/2017).[suggestedarticle]Setidaknya Luizinho menilai ada lima nama yang layak menjadi penajga gawang timnas saat ini. Mereka antara lain Andritany (Persija), Muhammad Ridho (Borneo FC), Aditya Harlan (Barito Putra), Satria Tama (Persegres), dan Teja Paku Al (Sriwijaya FC).Khusus untuk Andritany, ia menilai kiper Persija itu punya kemampuan yang bagus dalam mengantisipasi bola diagonal."Andritany, dia bagus. Saya sudah lihat dia bermain. Saya pikir dia salah satu kiper terbaik di Indonesia. Dia masih bisa berkembang lebih baik lagi," kata Luizinho.Pelatih yang baru mendapatkan kontrak tambahan ini tak lupa menyanjung penampilan anak asuhnya Muhammad Ridho pada musim 2017."Saya bersyukur bisa melatih kiper-kiper hebat milik Borneo FC, Ridho salah satunya. Dia sudah 11 kali cleansheet di liga, ini pencapaian yang bagus untuknya semoga dia bisa berseragam timnas Indonesia," ungkapnya.
  2740 kali
1511334001989 tag