(Foto: Four Four Two)

Ditolak Alfred Riedl, Pemain Ini Berubah Posisi Main Demi Luis Milla

Tidak banyak pemain yang mau main bukan di posisi aslinya. Tapi, demi mendapatkan tempat di Tim Nasional U-22, Dendi Sulistyawan tak keberatan menjalankan tugas dari Luis Milla belajar peran baru sebagai striker murni.

"Biasanya di klub saya bermain dengan formasi 4-4-2, dan sekarang saya dituntut menjadi target man di depan tapi ya enak saja," kata Dendi kepada Tribun di Hotel Yasmin, Kota Tangerang, Kamis (9/3/2017).

Di klub, pemain Bhayangkara FC ini terbiasa ditempatkan sebagai second striker yang aktif menjemput bola dan peluang. Sebagai seorang striker murni, kini pergerakannya menjadi lebih terbatas.

Ini Agenda Terdekat Timnas Indonesia U-22


Toh pemain kelahiran 12 Oktober 1996 ini bisa dibilang cukup baik menjalankan peran barunya. Dalam sesi internal game Tim Nasional U-22 untuk menutup seleksi hari Kamis lalu (9/3), Dendi bahkan mampu mencetak satu-satunya gol.

Bermain dalam skema favorit Luis Milla 4-3-3, Dendi di-plot sebagai striker murni ditemani dua sayap lincah dan cepat, Saddil Ramdani di kiri dan Febri Hariyadi di kanan. Di tim lawan ada Ahmad Nur Hardianto sebagai target man ditopang Yabes Roni dan Terens Puhiri.

Perjalanan Dendi di Timnas Indonesia U-22 cukup menarik. Tahun lalu, ketika masih berstatus rising star di Persela Lamongan, namanya sempat ikut seleksi Tim Nasional Senior yang dipersiapkan ke Piala AFF 2016. Sayang, dia gagal dan tak dipanggil oleh Alfred Riedl masuk ke dalam skuad.

Setelah menjadi striker Bhayangkara FC, nama Dendi tak terekam radar tim Luis Milla di dua seleksi pertama. Pemain muda yang menurut pengamat punya kualitas bagus itu memilih bersabar dan tak kehilangan harapan.

Cedera Bisa Gagalkan Evan Dimas Masuk Skuat Timnas Indonesia U-22


“Belum rejekinya kali mas. Semoga saja akan ada seleksi atau pemanggilan lagi. Semoga juga, nama saya juga ikut dipanggil nantinya,” tutur Dendi kepada Kompas.

Akhirnya nama Dendi terselip di antara 25 nama pemain yang berhak ikut seleksi tahap ketiga. Kini dia tengah menanti keputusan Luis Milla - sembari terus belajar memainkan posisi barunya sebagai target man Tim Nasional U-22.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Timnas Akan Andalkan Serangan Balik Lawan Puerto Rico
Tim Nasional Indonesia akan berhadapan dengan Puerto Rico dalam laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa 13 Juni 2017. Skuat asuhan Luis Milla itu akan mengandalkan serangan balik dalam mengantisipasi keunggulan postur yang dimiliki pemain lawan."Puerto Riko punya dua striker yang posturnya tinggi dan kuat (duel udara)," ujar asisten pelatih timnas Bima Sakti, usai memimpin latihan, Minggu malam, 11 Juni 2017.Untuk mengatasinya, Bima meminta anak asuhnya memenangkan setiap duel udara sambil didukung second ball yang kuat. Tugas Bayu Pradana dkk. adalah harus kompak saat bertahan, serta disiplin untuk kembali ke posisi masing-masing."Kalau bisa rebut bola langsung passing positif ke depan untuk melakukan counter attack," sambungnya.[suggestedarticle]Milla diprediksi akan menurunkan winger yang memiliki kecepatan dalam laga ini, nama-nama seperti Irfan Bachdim atau Yabes Roni dan Febri Hariyadi berpeluang tampil dari awal.Dalam laga ini Indonesia diprediksi tak bisa menurunkan dua pemainnya yakni Gelandang Persija, Hargianto, dan pemain Persela Ahmad Nur Hardianto, dimana keduanya hanya berlatih ringan di pinggir lapangan karena cederanya belum sembuh total.Usai melakukan latihan pertama, timnas akan kembali menjalani latihan resmi pada Senin malam 12 Juni 2017.
Momen Kekecewaan Luis Milla Jelang Hadapi Puerto Rico
Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla sempat dibuat kecewa jelang laga kontra Puerto Rico. Acara konferensi pers yang digelar sehari sebelum pertandingan terlambat dihelat dan ini sempat membuatnya kesal.Acara konferensi pers seharusnya digelar pada pukul 17.00 WIB di Hotel Alana, Yogyakarta. Milla yang tiba tepat waktu dibuat kecewa karena acara konferensi pers tidak kunjung dimulai.[suggestedarticle]Keterlambatan dikarenakan Match Coordination Meeting yang digelar sebelum konferensi pers mundur 15 menit karena staf dari Puerto Rico terlambat datang.Milla pun meninggalkan lokasi bersama dengan penerjemahnya, Bayu Eka Sari dan penggawa Timnas Indonesia, Bayu Pradana. "Saya akan kembali nanti. Saya tidak ingin pemain saya terlambat berbuka puasa," ucap Milla.15 menit berselang, Milla kembali ke ruangan dan acara konferensi pers dimulai pukul 17.20 WIB. Ia pun meminta agar konferensi pers dipercepat agar ia bisa ikut berbuka puasa bersama para pemain."Saya ingin konferensi pers dipercepat karena pemain saya harus berbuka puasa. Saya ingin berbuka puasa dengan mereka," ucap Milla.
Bayu Pradana Rasakan Sentuhan Tangan Dingin Luis Milla
Gelandang senior, Bayu Pradana mulai merasakan sentuhan tangan dingin Luis Milla. Dampak kehadiran pria asal Spanyol tersebut terasa di tubuh Tim Merah-Putih.Bayu baru kembali memperkuat Tim Garuda pada laga melawan Kamboja dan Puerto Rico. Kurang lebih satu pekan, ia melihat kehadiran Milla memberikan dampak positif.[suggestedarticle]"Luis Milla merupakan pelatih yang bagus dan berkualitas," ujar Bayu kepada Bolalob."Kehadirannya juga membantu kami sebagai pemain senior yang baru bergabung untuk dapat cepat beradaptasi dengan tim," lanjutnya.Bayu menjadi salah satu pemain senior yang dipanggil oleh Milla. Selain Bayu ada Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly, Fachrudin Aryanto, dan Kurnia Meiga.
Jelang Hadapi Puerto Rico, Luis Milla Penuh Teka-Teki
Timnas Indonesia akan berhadapan kontra Puerto Rico di Stadion Maguwoharjo, Selasa (13/6). Jelang laga ini Luis Milla penuh teka-teki terkait strategi yang akan ia terapkan kontra El Huracan Azul.Milla enggan membahas tentang gaya permainan yang akan terapkan. Mulutnya pun terkunci rapat terkait susunan pemain yang akan ia turunkan.[suggestedarticle]"Saya sudah memiliki rencana untuk laga besok. Tapi saya tidak akan membocorkan," tegas Milla dalam konferensi pers jelang pertandingan."Saya juga tidak akan mengomentari tentang tim lawan. Satu hal yang pasti kami menghormati Puerto Rico sebagai lawan," lanjut pria asal Spanyol tersebut.Laga Timnas Indonesia melawan Puerto Rico akan berlangsung mulai pukul 21.30 WIB. Pertandingan akan disiarkan langsung oleh RCTI.
Selain Jersey, Puerto Rico Juga Tak Bawa Peralatan Latihan
Kedatangan tim nasional Puerto Rico ke Indonesia memang patut dipertanyakan. Mereka nampak tidak siap dengan laga uji coba yang bakal digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada 13 Juni esok.Sebelumnya Puerto Rico ternyata tidak membawa jersey tandang, dimana jersey kandang mereka akan berbenturan dengan warna merah-putih milik Garuda.Situasi ini membuat PSSI harus menyiapkan kostum untuk Puerto Rico dengan menggandeng apparel lokal Indonesia.Selain jersey, negara asal Amerika Tengah itu juga tak membawa peralatan untuk berlatih.“Timnas Puerto Rico tidak membawa peralatan karena ingin menyewa di sini dan kami langsung berkoordinasi dengan panpel lokal untuk menyiapkan. Jadi nanti Puerto Rico menggunakan kostum produksi lokal Indonesia,” kata Direktur Hubungan Internasional dan Media PSSI, Hanif Thamrin.[suggestedarticle]Skuad Puerto Rico sendiri telah tiba di Indonesia dan sempat menjalani latih tanding melawan klub amatir di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, yang dimenangkan dengan skor telak 6-0. Pelatih Puerto Rico, Carlos Garcia Cantarero sendiri mengaku senang dengan sambutan hangat dari masyarakat Indonesia.“Baik, sangat baik. Saya selalu bilang, masyarakat di belahan bumi sini, Asia, merupakan orang-orang yang sangat ramah. Selalu tersenyum dan membantu Anda,” ujar pelatih asal Spanyol yang pernah menukangi Atletico Madrid ini.“Saya sangat memahami hal itu dengan baik. Meski nanti kami akan jadi musuh mereka pada 13 Juni, saya tetap berterima kasih dengan sambutan hangat yang mereka berikan pada kami,” tutup Carlos Garcia Cantarero.Tentu laga uji coba internasional ini patut dipertanyakan, apakagi menyangkut persiapan timnas Indonesia U-22 dalam menghadapi SEA Games 2017 bulan Agustus mendatang.Saat ini Puerto Rico ada di peringkat ke-133 pada rangking FIFA, sementara Indonesia ada di peringkat ke-177.Di laga uji coba sebelumnya, Indonesia sukses mengalahkan Kamboja dengan skor 2-0 di Phnom Penh.
Indonesia Terpaksa Pesan Kostum Away Produksi Lokal Untuk Puerto Rico
Timnas Puerto Rico seharusnya mengenakan kostum away saat menantang tuan rumah Indonesia dalam laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (13/6/17). Sebuah kelaziman dalam sebuah pertandingan internasional.Tetapi ternyata tim peringkat 133 FIFA ini hanya membawa kostum home dalam lawatannya ke Indonesia. Masalahnya, kostum home Puerto Rico punya warna yang sama dengan milik Indonesia, merah kombinasi putih.“Meski berbeda corak, namun nampaknya tidak mungkin mereka dipaksakan memakai jersey yang mereka bawa. Namun juga tidak menggembirakan pula kalau Indonesia sebagai tuan rumah harus tampil dengan jersey away,” ungkap Direktur Hubungan Internasional dan Media PSSI, Hanif Thamrin, seperti dikutip dari Topskor. [suggestedarticle]Solusinya, Indonesia akhirnya sepakat untuk memesankan kostum away Puerto Rico yang akan dipakai dalam laga kedua tim hari Selasa. Untungnya saat ini salah satu tim di zona Concacaf itu tak terikat kontrak dengan aparel tertentu sehingga bebas bertanding memakai kostum buatan siapapun.“Kami akhirnya deal dengan aparel lokal dengan waktu yang sangat singkat yang akan menyediakan jersey away untuk timnas Puerto Rico di laga nanti,” kata Hanif. Tentu sebuah kebanggaan besar bagi aparel lokal yang terpilih bisa menyediakan kostum bagi Timnas Puerto Rico dalam waktu sangat singkat.
Puerto Rico Mulai Panas, Enam Kali Jebol Gawang Klub Liga 3
Berlangsung tertutup tanpa kehadiran media dan penonton, Timnas Puerto Rico menggelar latihan uji coba pertama Sabtu malam (10/6/17). Gagal menjajal Persiba Bantul yang sudah terlanjur memiliki agenda lain di hari itu, tim asuhan Carlos Cantarero memilih Protaba Bantul sebagai lawan.Menurunkan seluruh pemain yang dibawa, calon lawan Timnas Indonesia U-22 itu menang telak 6-0. Klub anggota Liga 3 Indonesia itu gagal mencetak gol balasan.Di babak pertama, tim tamu sudah langsung unggul 3 gol lewat hattrick Joseph Marrero. Tambahan satu gol dari kapten tim, Emmanuel D'Andrea, mengakhiri babak pertama dengan skor 4-0.[suggestedarticle]Di babak kedua, giliran D'Andrea dan Jose Rodriguez menambah dua gol sehingga pertandingan yang digelar di Stadion Sultan Agung itu berakhir dengan skor 6-0. Selasa malam (13/6/17), kekuatan Puerto Rico yang sesungguhnya akan diuji oleh lawan yang lebih sepadan: Timnas Indonesia U-22 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
visibility  14146 kali
Harapan Besar Menpora Terhadap Luis Milla
Luis Milla baru saja mempersembahkan kemenangan pertama bagi tim nasional Indonesia, usai membekuk Kamboja 2-0 di laga uji coba Kamis (8/6) silam.Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyambut dengan senang kemenangan perdana timnas dibawah arahan Milla.Dimana dalam beberapa sebelumnya timnas harus takluk 1-3 dari Myanmar juga di laga uji coba.Namun demikian Menpora mengatakan bahwa pelatih asal Spanyol itu masih memiliki pekerjaan rumah yang banyak untuk menjadikan timnas lebih baik lagi.Apalagi dalam laga itu Milla yang membawa lima pemain senior untuk berdampingan dengan pemain U-22 nampak belum begitu padu."Mungkin karena butuh waktu untuk membentuk tim. Milla harus kerja ekstra dan mengeluarkan strategi, ilmu, dan pengetahuan yang dimilikinya untuk eksistensi Timnas U-22," kata Imam, Jumat (9/6). [suggestedarticle]Menpora juga menapresiasi penampilan timnas U-16 yang meraih kemenangan 4-0 atas Singapura di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kamis (8/6). Dua kemenangan beruntun itu pun membuat hati Menpora Imam senang. "Sesungguhnya kelompok U-16 akan jadi pondasi penting bagi kekuatan timnas selanjutnya. Saya berharap racikan Coach Fakhri Husaini harus dipertahankan," ungkapnya. Imam berharap timnas U-16 bisa terus berkembang, karena mereka akan menjadi fondasi timnas senior dalam beberapa tahun mendatang.
visibility  887 kali
Ikut Latihan Perdana, Ini Kata Stefano Lilipaly Tentang Luis Milla
Akhirnya kerinduan Stefano Lilipaly dengan Timnas Indonesia terlampiaskan juga. Usai menyaksikan kelahiran putra pertamanya, Fano langsung terbang ke Indonesia.Sabtu 10/6/17) Stefano Lilipaly berkesempatan menjalani latihan perdana Timnas U-22 di lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci, Tangerang.Stefano Lilipaly terlihat antusias menjalani sesi latihan bersama 4 pemain senior lain dan pemainppemain muda Indonesia. Usai latihan, dia tak lupa memberi komentar terhadap Luis Milla.[suggestedarticle]"Luis Milla pelatih yang bagus. Dia berasal dari Eropa, Spanyol. Jadi dia tahu bagaimana sepak bola yang bagus," kata Stefano Lilipaly seperti dikutip dari Topskor."Menurut saya Luis Milla kuat secara taktikal dan itu bagus untuk sepak bola Indonesia. Saya senang dilatih Luis Milla," tambahnya.Stefano Lilipaly berkesempatan menjalani debut melawan Puerto Rico dalam laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Slaman, Yogyakarta pada Selasa depan (13/6/17).
visibility  9778 kali
Diam-diam Timnas Puerto Rico Tambah Musuh di Yogyakarta
Timans Puerto Rico sudah tiba di Yogyakarta. Mereka akan melakukan pertandingan uji coba melawan Timnas Indonesia di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (09/06/17). Selain menghadapi Timnas Indonesia, Puerto Rico bakal menggelar pertandingan uji coba melawan klub lokal. Besar kemungkinan klub lokal tersebut adalah Persiba Bantul.Namun, melalui Departemen Media dan Hubungan Internasional PSSI, Hanif Thamrin mengatakan bahwa Puerto Rico tak ingin agenda dengan klub lokal tersebut terendus publik.[suggestedarticle]"Puerto Rico menginginkan uji coba melawan klub lokal digelar tertutup. Begitu permintaan dari pelatih timnas Puerto Rico," kata Hanif Thamrin yang dilansir dari Topskor.id.Puerto Rico memang memberikan keterangannya dengan menyebut menggelar satu kalu uji coba melawan klub lokal Indonesia."Uji coba rencananya diselenggarakan pada Sabtu pagi, melawan klub lokal. Kami ingin melakukan pemanasan terlebih dulu, sebelum menghadapi Indonesia," kata pelatih Puerto Rico, Carlos Cantarero.
visibility  10219 kali
1497043801891 tag