(Foto: Bolalob)

Resmi! Luis Milla Panggil 26 Pemain Timnas U-22

Timnas Indonesia U-22 dijadwalkan akan menjalani debut dalam partai uji coba melawan Myanmar, Selasa (21/3/2017). Pagi ini PSSI resmi mengumumkan 26 nama yang dipilih Luis Milla hasil dari 3 kali seleksi.

Kiper:
1. Kurniawan Kartika Ajie (Persiba Balikpapan)
2. Ravi Murdianto (PS TNI)
3. Mochamad Dicky Indrayana (Bali United)
4. Satria Tama Hardianto (Persegres Gresik United)

Belakang:
5. Andy Setyo Nugroho (PS TNI)
6. Ryuji Utomo Prabowo (Persija Jakarta)
7. Bagas Adi Nugroho (Arema FC)
8. Hansamu Yama Pranata (Barito Putera)
9. Nazar Nurzaidin (Barito Putra)
10. Putu Gede Juni Antara (Bhayangkara)
11. Ricky Fajrin Saputra (Bali United
12. Zalnando (Sriwijaya)

Ujicoba Timnas Indonesia Temui Titik Terang


Tengah:
13. Osvaldo Ardiles Haay (Persipura Jayapura)
14. Hanif Abdurrauf Sjahbandi (Arema FC)
15. Muhammad Hargianto (Bhayangkara)
16. Asnawi Mangku Alam (PSM Makassar)
17. Nasir (Arema FC)
18. Paulo Oktavianus Sitanggang (Barito Putera)
19. Gian Zola Nasrulloh Nugraha (Persib Bandung)
20. Evan Dimas Darmono (Bhayangkara)
21. Arsyad Yusgiantoro (Persegres Gresik United)
22. Miftahul Hamdi (Bali United)
23. Febri Hariyadi (Persib Bandung)
24. Saddil Ramdani (Persela Lamongan)

Depan:
25. Ahmad Nurhardianto (Persela Lamongan)
26. Dendy Sulistyawan (Bhayangkara)

Timnas Indonesia U-22 direncanakan akan menjalani TC di Spanyol bulan Mei.
editTerakhir diubah:  14/03/17 - 09:43

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(3)


Rekomendasi



Berita Terkait


Selain Jersey, Puerto Rico Juga Tak Bawa Peralatan Latihan
Kedatangan tim nasional Puerto Rico ke Indonesia memang patut dipertanyakan. Mereka nampak tidak siap dengan laga uji coba yang bakal digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada 13 Juni esok.Sebelumnya Puerto Rico ternyata tidak membawa jersey tandang, dimana jersey kandang mereka akan berbenturan dengan warna merah-putih milik Garuda.Situasi ini membuat PSSI harus menyiapkan kostum untuk Puerto Rico dengan menggandeng apparel lokal Indonesia.Selain jersey, negara asal Amerika Tengah itu juga tak membawa peralatan untuk berlatih.“Timnas Puerto Rico tidak membawa peralatan karena ingin menyewa di sini dan kami langsung berkoordinasi dengan panpel lokal untuk menyiapkan. Jadi nanti Puerto Rico menggunakan kostum produksi lokal Indonesia,” kata Direktur Hubungan Internasional dan Media PSSI, Hanif Thamrin.[suggestedarticle]Skuad Puerto Rico sendiri telah tiba di Indonesia dan sempat menjalani latih tanding melawan klub amatir di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, yang dimenangkan dengan skor telak 6-0. Pelatih Puerto Rico, Carlos Garcia Cantarero sendiri mengaku senang dengan sambutan hangat dari masyarakat Indonesia.“Baik, sangat baik. Saya selalu bilang, masyarakat di belahan bumi sini, Asia, merupakan orang-orang yang sangat ramah. Selalu tersenyum dan membantu Anda,” ujar pelatih asal Spanyol yang pernah menukangi Atletico Madrid ini.“Saya sangat memahami hal itu dengan baik. Meski nanti kami akan jadi musuh mereka pada 13 Juni, saya tetap berterima kasih dengan sambutan hangat yang mereka berikan pada kami,” tutup Carlos Garcia Cantarero.Tentu laga uji coba internasional ini patut dipertanyakan, apakagi menyangkut persiapan timnas Indonesia U-22 dalam menghadapi SEA Games 2017 bulan Agustus mendatang.Saat ini Puerto Rico ada di peringkat ke-133 pada rangking FIFA, sementara Indonesia ada di peringkat ke-177.Di laga uji coba sebelumnya, Indonesia sukses mengalahkan Kamboja dengan skor 2-0 di Phnom Penh.
Indonesia Terpaksa Pesan Kostum Away Produksi Lokal Untuk Puerto Rico
Timnas Puerto Rico seharusnya mengenakan kostum away saat menantang tuan rumah Indonesia dalam laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (13/6/17). Sebuah kelaziman dalam sebuah pertandingan internasional.Tetapi ternyata tim peringkat 133 FIFA ini hanya membawa kostum home dalam lawatannya ke Indonesia. Masalahnya, kostum home Puerto Rico punya warna yang sama dengan milik Indonesia, merah kombinasi putih.“Meski berbeda corak, namun nampaknya tidak mungkin mereka dipaksakan memakai jersey yang mereka bawa. Namun juga tidak menggembirakan pula kalau Indonesia sebagai tuan rumah harus tampil dengan jersey away,” ungkap Direktur Hubungan Internasional dan Media PSSI, Hanif Thamrin, seperti dikutip dari Topskor. [suggestedarticle]Solusinya, Indonesia akhirnya sepakat untuk memesankan kostum away Puerto Rico yang akan dipakai dalam laga kedua tim hari Selasa. Untungnya saat ini salah satu tim di zona Concacaf itu tak terikat kontrak dengan aparel tertentu sehingga bebas bertanding memakai kostum buatan siapapun.“Kami akhirnya deal dengan aparel lokal dengan waktu yang sangat singkat yang akan menyediakan jersey away untuk timnas Puerto Rico di laga nanti,” kata Hanif. Tentu sebuah kebanggaan besar bagi aparel lokal yang terpilih bisa menyediakan kostum bagi Timnas Puerto Rico dalam waktu sangat singkat.
Puerto Rico Mulai Panas, Enam Kali Jebol Gawang Klub Liga 3
Berlangsung tertutup tanpa kehadiran media dan penonton, Timnas Puerto Rico menggelar latihan uji coba pertama Sabtu malam (10/6/17). Gagal menjajal Persiba Bantul yang sudah terlanjur memiliki agenda lain di hari itu, tim asuhan Carlos Cantarero memilih Protaba Bantul sebagai lawan.Menurunkan seluruh pemain yang dibawa, calon lawan Timnas Indonesia U-22 itu menang telak 6-0. Klub anggota Liga 3 Indonesia itu gagal mencetak gol balasan.Di babak pertama, tim tamu sudah langsung unggul 3 gol lewat hattrick Joseph Marrero. Tambahan satu gol dari kapten tim, Emmanuel D'Andrea, mengakhiri babak pertama dengan skor 4-0.[suggestedarticle]Di babak kedua, giliran D'Andrea dan Jose Rodriguez menambah dua gol sehingga pertandingan yang digelar di Stadion Sultan Agung itu berakhir dengan skor 6-0. Selasa malam (13/6/17), kekuatan Puerto Rico yang sesungguhnya akan diuji oleh lawan yang lebih sepadan: Timnas Indonesia U-22 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
visibility  13401 kali
Harapan Besar Menpora Terhadap Luis Milla
Luis Milla baru saja mempersembahkan kemenangan pertama bagi tim nasional Indonesia, usai membekuk Kamboja 2-0 di laga uji coba Kamis (8/6) silam.Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyambut dengan senang kemenangan perdana timnas dibawah arahan Milla.Dimana dalam beberapa sebelumnya timnas harus takluk 1-3 dari Myanmar juga di laga uji coba.Namun demikian Menpora mengatakan bahwa pelatih asal Spanyol itu masih memiliki pekerjaan rumah yang banyak untuk menjadikan timnas lebih baik lagi.Apalagi dalam laga itu Milla yang membawa lima pemain senior untuk berdampingan dengan pemain U-22 nampak belum begitu padu."Mungkin karena butuh waktu untuk membentuk tim. Milla harus kerja ekstra dan mengeluarkan strategi, ilmu, dan pengetahuan yang dimilikinya untuk eksistensi Timnas U-22," kata Imam, Jumat (9/6). [suggestedarticle]Menpora juga menapresiasi penampilan timnas U-16 yang meraih kemenangan 4-0 atas Singapura di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kamis (8/6). Dua kemenangan beruntun itu pun membuat hati Menpora Imam senang. "Sesungguhnya kelompok U-16 akan jadi pondasi penting bagi kekuatan timnas selanjutnya. Saya berharap racikan Coach Fakhri Husaini harus dipertahankan," ungkapnya. Imam berharap timnas U-16 bisa terus berkembang, karena mereka akan menjadi fondasi timnas senior dalam beberapa tahun mendatang.
visibility  845 kali
Ikut Latihan Perdana, Ini Kata Stefano Lilipaly Tentang Luis Milla
Akhirnya kerinduan Stefano Lilipaly dengan Timnas Indonesia terlampiaskan juga. Usai menyaksikan kelahiran putra pertamanya, Fano langsung terbang ke Indonesia.Sabtu 10/6/17) Stefano Lilipaly berkesempatan menjalani latihan perdana Timnas U-22 di lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci, Tangerang.Stefano Lilipaly terlihat antusias menjalani sesi latihan bersama 4 pemain senior lain dan pemainppemain muda Indonesia. Usai latihan, dia tak lupa memberi komentar terhadap Luis Milla.[suggestedarticle]"Luis Milla pelatih yang bagus. Dia berasal dari Eropa, Spanyol. Jadi dia tahu bagaimana sepak bola yang bagus," kata Stefano Lilipaly seperti dikutip dari Topskor."Menurut saya Luis Milla kuat secara taktikal dan itu bagus untuk sepak bola Indonesia. Saya senang dilatih Luis Milla," tambahnya.Stefano Lilipaly berkesempatan menjalani debut melawan Puerto Rico dalam laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Slaman, Yogyakarta pada Selasa depan (13/6/17).
visibility  9555 kali
Diam-diam Timnas Puerto Rico Tambah Musuh di Yogyakarta
Timans Puerto Rico sudah tiba di Yogyakarta. Mereka akan melakukan pertandingan uji coba melawan Timnas Indonesia di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (09/06/17). Selain menghadapi Timnas Indonesia, Puerto Rico bakal menggelar pertandingan uji coba melawan klub lokal. Besar kemungkinan klub lokal tersebut adalah Persiba Bantul.Namun, melalui Departemen Media dan Hubungan Internasional PSSI, Hanif Thamrin mengatakan bahwa Puerto Rico tak ingin agenda dengan klub lokal tersebut terendus publik.[suggestedarticle]"Puerto Rico menginginkan uji coba melawan klub lokal digelar tertutup. Begitu permintaan dari pelatih timnas Puerto Rico," kata Hanif Thamrin yang dilansir dari Topskor.id.Puerto Rico memang memberikan keterangannya dengan menyebut menggelar satu kalu uji coba melawan klub lokal Indonesia."Uji coba rencananya diselenggarakan pada Sabtu pagi, melawan klub lokal. Kami ingin melakukan pemanasan terlebih dulu, sebelum menghadapi Indonesia," kata pelatih Puerto Rico, Carlos Cantarero.
visibility  10120 kali
PSSI Keluarkan Ratusan Juta Untuk Datangkan Timnas Puerto Rico
Kedatangan Timnas Puerto Rico ke Indonesia untuk uji coba internasional melawan Indonesia, tak lepas dari bantuan finansial yang diberikan PSSI. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI Hanif Thamrin."PSSI sebagai pengundang memang harus menanggung beberapa biaya buat timnas Puerto Rico. Salah satunya biaya transportasi dari San Juan sampai ke Sleman," ujar Hanif.Namun Hanif menjelaskan bila skema biaya yang dikeluarkan PSSI untuk Timnas Puerto Rico, bisa tidak dipakai dipakai oleh Federasi Sepak Bola Puerto Rico untuk transportasi.[suggestedarticle]"Pokoknya PSSI menyerahkan uang untuk dikelola sendiri oleh Puerto Rico. Tapi sepertinya mereka memang memakainya untuk biaya transportasi. Soalnya untuk urusan transportasi lokal dan penginapan di Sleman, mereka yang mau bayar sendiri," lanjut Hanif Thamrin.Ketika ditanya berapa finansial yang dikeluarkan PSSI untuk mendatangkan Timnas Puerto Rico, Hanfi Thamrin mengatakan biayanya tak sampai miliaran rupiah."Masih ratusan, ya kira-kira mungkin Rp 600 juta. Tinggal dihitung saja rombongan mereka sekitar 27 orang dan per orang biaya transportasinya kira-kira Rp 23 juta," ujar Hanif Thamrin.[suggestedarticle]Kedatangan Timnas Puerto Rico ke Indonesia karena memang mengajukan proposal sendiri. Lalu, PSSI kemudia berkonsultasi dengan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla."Luis Milla bilang, Puerto Rico ya? Oke tidak masalah. Kami tidak berani memutuskan menerima proposal Puerto Rico tanpa persetujuan dari Luis Milla," jelas Hanif Thamrin.Menurut Hanif Thamrin kedatangan Puerto Rico ke Indonesia bisa dijadikan sebagai pengalaman. "Puerto Rico datang dari Concacaf yang kita tahu Indonesia jarang beruji coba melawan negara dari sana. Sekarang Puerto Rico akan datang, ini membuat timnas Indonesia bisa merasakan lawan dari banyak negara," tandasnya.
visibility  4308 kali
Analisis Permainan Indonesia Kontra Kamboja
Timnas Indonesia meraih kemenangan dari Kamboja dengan skor 2-0 di Stadion Phnom Penh. Irfan Bachdim dan Gian Zola menjadi pahlawan kemenangan Skuat Garuda.Kemenangan tersebut dinilai oleh pengamat sepak bola asal Jawa Timur, Djoko Malis. Ia menilai Indonesia layak mendapatkan kemenangan tersebut. Secara permainan Indonesia mendominasi atas tuan rumah.Statistik yang dilansir dari Liputan6 Indonesia lebih baik dalam penguasaan bola, yakni 78 % berbanding 72 . Djoko Malis melihat permainan Indonesia lebih efektif.[suggestedarticle]“Efektivitas menjadi kunci kemenangan Indonesia pada pertandingan ini. Mereka tidak terpancing untuk mengikuti permainan lawan. Indonesia bermain dengan karakter dan caranya sendiri,” tutur Djoko.Ia melihat daya juang para pemain dalam memenangkan pertandingan sangat besar. Mantan pemain Niac Mitra era 1980-an melihat pemain sudah percaya diri bermain di kandang lawan.Mentalitas seperti itulah yang dibutuhkan Timnas Indonesia saat pentas di laga uji coba. Pasalnya pada beberapa pertandingan awal pemain terlihat grogi dan permainan pun tak berjalan dengan baik.Sorotan lini pertahananDjoko Malis juga melihat organisasi serangan dan bertahan sudah rapi. Setidaknya barisan bek berhasil memotong bola umpan silang dari Kamboja. Cara menutup dan memutus serangan lawan juga berjalan baik.[suggestedarticle]Namun, Djoko juga menyoroti bocornya sisi kanan pertahanan Indonesia Sisi kanan pertahanan Indonesia juga tak lepas dari sorotan Djoko. Menurutnya, lini yang dijaga Gavin Kwan Adsit masih mudah ditembus lawan. Beberapa kali Kamboja mengeksploitasi sektor ini. “Kita tidak bisa berharap lawan tim lain bakal mendapati kesalahan seperti yang dilakukan pemain Kamboja. Untuk itu, mereka harus lebih kreatif dalam membongkar pertahanan lawan,” tandasnya.
visibility  2085 kali
Sisa Dua Calon, Wanita Satu Ini Hampir Pasti Jadi Sekjen PSSI
Kursi Sekretaris Jenderal PSSI mulai terkuak personalnya. Apalagi, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi mengisyaratkan bahwa sampai Kamis (8/6) malam, jumlah calon semakin mengerucut menjadi sisa dua orang. Bahkan Edy mengisyaratkan mengarah ke satu orang kandidat kuat.Awalnya saat PSSI membuka calon pelamar Sekjen PSSI, terdapat 30 orang yang mendaftar. Setelah melalui serangkaian tes, seperti tes psikotes, kesehatan, kompetensi teknis/akademis, PSSI mendapatkan tiga nama, yakni Ratu Tisha Destria, Alief Syachviar, dan T Alvin Aprianto."Sekarang tinggal dua nama. Sudah pada tahu ranking 1 dan 2-nya," ujar Edy usai menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia U-16 vs Singapura U-16 pada Kamis (8/6/2017) malam.[suggestedarticle]Pria yang menjabat sebagai Pangkostrad tersebut berjanji akan segera mengumumkan nama sekjen baru dalam waktu dekat. Ratu Tisha diisyaratkan maju sebagai kandidat terkuat Sekjen PSSI menggantikan Ade Wellington karena memperoleh skor tertinggi dari sederet tes yang dilalui.Tisha saat ini dia tengah menjabat sebagai Direktur Kompetisi PT Liga Indonesia Baru, operator yang menggelar Liga 1. Lulusan FIFA Master Graduate itu menduduki posisi Kepala Kompetisi PT Gelora Trisula Semesta yang menjalankan turnamen Torabika Soccer Championship (TSC). Namun, ini menjadi pertanyaan apakah Ratu Tisha akan melepas jabatannya di PT LIB jika menjabat Sekjen PSSI.Bukan tak mungkin Ratu Tisha bakal merangkap jabatan, sebagai Direktur Kompetisi PT LIB dan Sekjen PSSI. "Nanti saya akan gelar pengumuman. Yang jelas kalau yang perempuan ini nilainya 100, yang laki-laki hanya 60. Bedanya cukup jauh. Kita lihat saja nanti," ucap Edy.
visibility  2481 kali
Luis Milla Sebut Pengaruh Kuat Lima Pemain Senior di Timnas U-22
Pelatih tim nasional Indonesia Luis Milla menyebut kehadiran lima pemain senior di skuatnya sangat berpengaruh, usai meraih kemenangan 2-0 atas Kamboja d laga uji coba, Kamis (8/6) malam.Lima pemain yakni kiper Kurnia Meiga, bek Fachruddin Aryanto, duo gelandang Bayu Pradana dan Adam Alis, serta striker Irfan Bachdim tampil menjadi starter dalam laga yang berlangsung di Stadion National Olympic tersebut. Dua gol timnas dicetak oleh Irfan Bachdim dan Gian Zola.“Selama ini persiapan yang kami lakukan adalah untuk tim U-23. Tapi di pertandingan ini kami memainkan lima pemain senior yang sangat bermanfaat untuk pemain muda kami agar nantinya mereka bisa bermain bagus di kualifikasi Piala Asia [U-23] dan SEA Games,” jawab Milla dalam tayangan video di akun Facebook resmi federasi sepakbola Kamboja (FFC).[suggestedarticle]Pelatih asal Spanyol itu juga mengatakan bahwa timnya bisa menang lebih dari dua gol, jika beberapa peluang berhasil dikonversi dengan baik.Milla pun sudah mempelajari betul gaya bermain tim tuan rumah dan mempersiapkan tim ini sejak sepekan lalu.“Kami sudah menyiapkan pertandingan ini sejak satu pekan lalu. Kami sudah menganalisasi permainan Kamboja. Saya tahu Kamboja selalu mengawali permainan dari bawah, dan berusaha memanfaatkan lebar lapangan,” kata Milla.“Karena itu kami melakukan pressing kepada mereka. Kami mencoba beberapa variasi serangan, baik dari dalam maupun sayap, karena menjadi bagian dari taktik kami. Di babak kedua kami seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak, karena kami menguasai permainan.”Timnas U-22 sendiri sedang dalam persiapan mereka menuju SEA Games dan juga babak kualifikasi Piala Asia U-23 pada bulan Juli mendatang.
visibility  4199 kali
1496993402536 tag