(Foto: Sky Sports)

Berapa Gaji Peter Odemwingie di Madura United?

Status marquee player akan disematkan kepada Peter Odemwingie saat dirinya tak lama lagi berseragam Madura United FC.

Namun klub berjuluk Laskar Sapeh Kerrap itu masih belum mau membuka nilai transfer dan juga gaji dari pemain asal Nigeria itu.

Persib Bandung lebih dulu membawa Michael Essien yang ditaksir memiliki nilai Rp 11 miliar dalam satu musim. Lalu lantas berapa nilai Odemwingie di Madura United?

Menurut manajer, Haruna Sumitro enggan beberkan nilai transfer mantan pemain timnas Nigeria tersebut, karena itu adalah haknya sponsor.

“Tentu saya tidak bisa sebutkan nilainya, karena ini murni daripada inisiatif sponsor, dan sponsor yang akan mendatangkan,” kata Haruna.

Odemwingie sendiri di awal musim 2016-17 mendapati kontrak enam bulan dengan klub Inggris, Rotherham United. Dirinya hanya ebrmain tujuh kali di divisi Championship bersama Rotherham dan akhirnya resmi tak memiliki klub sejak Januari silam.

Baca Juga
Usai Gaet Odemwingie, MU Belum Berhenti Cari Pemain Baru


Menurut situs Transfermarkt, walau berstatus bebas transfer Odemwingie masih memiliki nilai di pasaran sebesar 1.28 juta pound atau sekitar Rp 21 miliar.

Haruna beralasan bahwa menyebut nilai kontrak Odemwingie tidak etis karena berasal dari inisiatif sponsor mereka.

"Ini murni inisiatif sponsor, dalam rangka menaikan value bisnis dari madura sehingga sponsor berkepentingan untuk mendatangkannya," tambahnya.

Odemwingie tercatat pernah membela tim nasional Nigeria. Bersama timnas negaranya itu ia di antaranya pernah meraih medali Perak Olimpiade 2008 dan tiga kali menempati posisi tiga Piala Afrika (2004, 2006, 2010).

Sejumlah klub Liga Primer Inggris juga pernah memakai jasanya, mulai dari Stoke City, West Bromwich Albion hingga Cardiff City.

PSSI sendiri dan PT Liga Indonesia Baru memiliki batasan maksimal dalam anggaran kontrak marquee player adalah Rp15 miliar per musimnya.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Sudah Move On dari Masalah Finansial, Persija Ogah Tambah Sponsor
Persija Jakarta memastikan kondisi finansialnya sudah masuk dalam zona aman. Manajemen pun merasa tak perlu mencari sponsor tambahan untuk mengarungi Liga 1 musim ini.Macan Kemayoran sudah move on dari kondisi finansial yang buruk musim lalu. Setelah masuknya Gede Widiade sebagai investor, Persija kini tak alami masalah pendanaan.[suggestedarticle]Melihat jersey Persija yang terkesan bersih dari sponsor, Gede Widiade mengatakan bahwa pihaknya tak akan mencari sponsor baru."Sudah cukup sekarang masalah sponsor kita. Dua saja tidak perlu banyak-banyak," ucap Gede yang dilansir dari Indosport.[suggestedarticle]Pengusaha bidang properti ini menyebut dua sponsor saja sudah cukup untuk membiayai kebutuhan Persija selama semusim."Dari Gojek kemarin kita menerima 1,5 miliar untuk satu musim. Ya, itu cukuplah untuk gaji pemain. Sementara kalau Toa saya tidak tahu besarannya. Karena itu sudah ada sebelum saya masuk ke Persija Jakarta," tandas Gede.
visibility  944 kali
Liestiadi Opsi Terbaik bagi Persipura Jayapura
Pelatih Persipura Jayapura, Liestiadi akhirnya bisa membawa timnya meraih poin perdana di pekan kedua LIga 1, usai menang 2-1 atas tuan rumah Bali United.Liestiadi sempat dibawah tekanan para pendukung Mutiara Hitam, usai timnya hanya bermain imbang 1-1 atas Persegres Gresik di Mandala, Jayapura pekan lalu.Kala itu desakan mundur diteriakan oleh para suporter Persipura kepada Liestiadi usai hasil imbang di laga perdana.[suggestedarticle]Dukungan datang dari ketua umum Benhur Tomy Mano, yang menilai bahwa Liestiadi adalah nama terbak untuk timnya saat ini. Para suporter diminta bersabar karena sang pelatih butuh waktu untuk beradaptasi.“Saya harap pelatih Liestiadi diberi kesempatan meramu tim Mutiara Hitam agar lebih baik lagi sesuai tekadnya membawa Persipura menjadi juara musim ini,” ungkap Benhur kepada Cenderawasih Pos.“Tiga poin yang diraih di Bali diharapkan memotivasi Boaz Solossa dan kawan-kawan menghadapi laga-laga selanjutnya,” ujarnya.Liestiadi baru beberapa hari membesut anak asuhnya usai ditunjuk untuk menggantikan pelatih Alfredo Vera di kursi kepelatihan Persipura.Pelatih berusia 48 tahun ini tercatat pernah menangani klub seperti Persiba, PSM Makassar, Persegres hingga Persijap Jepara.
visibility  666 kali
Sriwijaya FC Segera Dapatkan Marquee Player Jebolan Serie A Italia
Sriwijaya FC akan segera merampungkan transfer marquee player untuk kompetisi Liga 1 Indonesia 2017. Manajemen Laskar Wong Kito menyebut calon marquee player Laskar Wong Kito merupakan jebolan kompetisi Serie A Italia.Sekretaris Tim Sriwijaya FC Achmad Haris menyebut saat ini pemain tersebut tengah mengurus proses administrasi. Ia membeberkan bahwa pemain tersebut saat ini berusia 28 tahun dan memiliki posisi sebagai gelandang. Ia main di Serie A saat masih berusia 21 tahun."Saat ini calon marquee player Sriwijaya FC masih bermain di salah satu liga di Eropa. Kami sudah memastikannya melalui beberapa orang agen. Dan satu lagi, meski sebatas melihat dari video youtube, kami memastikannya kualitasnya tidak kalah dari pemain bintang klub lain," ujar Haris seperti dikutip dari Antara.[suggestedarticle]"Jika sudah selesai semua dia akan langsung ke Indonesia, bisa ke Palembang, bisa langsung ke Bandung karena tanggal 29 April nanti lawan Persib Bandung," lanjutnya.Saat ini di skuat Sriwijaya FC sudah ada tiga pemain asing yaitu Beto Goncalves (Brasil), Hilton Moreira (Brasil), dan Yoo Hyun-goo (Korea Selatan). Kehadiran marquee player baru ini akan melengkapi komposisi pemain asing Sriwijaya FC.
visibility  4277 kali
Sylvano Comvalius Yakin Bali United Akan Bangkit
Rasa optimisme masih ditunjukan striker asing Bali United , Sylvano Comvalius, meski timnya sudah mengalami dua kekalahan di awal musim kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017 namun dirinya mengungkapkan timnya akan belajar dari kesalahan dan optimis akan mendapatkan hasil lebih baik kedepannya.“Kekalahan atas Persipura di kandang memang mengecewakan bagi kita semua, namun jangan lupakan bahwa Persipura adalah tim kuat, mereka juara pada turnamen tahun lalu (ISC 2016),” ujar pemain asal Belanda ini.Sylvano yakin jika Bali United akan mampu bangkit dan menuai hasil positive di pertandingan-pertandingan berikutnya.“Tentunya kekalahan akan memberikan pelajaran berharga untuk kami (Bali United) agar lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya, kami akan bekerja lebih keras untuk mendapatkan hasil yang lebih baik untuk Bali United,” lanjutnya.[suggestedarticle]Pemain yang mencetak gol ke gawang Persipura ini mengungkapkan jika Bali United masih punya kesempatan bersaing dipapan atas, ia menghimbau rekan-rekannya untuk tidak panik menghadapi start yang kurang baik dari timnya.“Kita jangan panik dengan situasi ini, sepakbola seperti lari maraton, tidak akan ada yang menjadi juara pada awal, kita membangun langkah demi langkah untuk mendapatkan hasil yang terbaik untuk tim, itulah yang coba kami lakukan saat ini.” papar mantan pemain Dynamo Dresden itu.Laporan kontributor Bolalob.com Ruddy Khaizan langsung dari Bali.
visibility  364 kali
1493092638557 tag