(Foto: instagram)

Ini Pengakuan Yabes Roni, Soal Tendang Bola ke Arah Essien

Insiden kecil mewarnai laga uji coba Persib Bandung kontra Bali United, Sabtu (8/4) lalu di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Pemain bintang Maung Bandung, Michael Essien mengejar salah seorang pemain Bali United, Yabes Roni.

Mau tau alasan Yabes menendang bola dengan keras ke arah badan eks gelandang Chelsea? Yang jelas, usai terkena bola, Essien terpancing emosinya langsung mengejar Yabes. Wasit lalu mengeluarkan kartu kuning kedua untuk pemain Bali United tersebut.

Baca Juga
Dampak Kehadiran Cole dan Essien Mulai Terasa di Persib Bandung


Dilansir laman resmi klub Bali United, Yabes membela diri. Ia menegaskan jika hal itu bukanlah sesuatu yang disengaja. "Pertandingan kemarin memang berlangsung dalam tempo cepat. Saat kami unggul dua gol, Persib terus menekan kami," kata Yabes.

"Jujur, saya sama sekali tidak ada kesengajaan untuk menendang bola ke arah Essien. Saya hanya refleks untuk membuang bola. Tidak ada niat untuk mencederai Essien," imbuh Yabes yang pernah memperkuat Timnas U-19.

Terlepas dari insiden tersebut, Yabes mengaku senang bisa membawa Bali menang atas Persib 2-1. Apalagi ia sukses mencatatkan namanya di papan skor.

Baca Juga
Jelang Liga 1, Komite Wasit Masih Kebingungan


"Sangat senang pastinya bisa membantu tim meraih kemenangan. Apalagi pertandingan kemarin bertepatan dengan hari ulang tahun Mama. Gol tersebut hadiah ulang tahun untuk Mama," ujar Yabes. (bobotoh.id)

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(2)


Rekomendasi



Berita Terkait


Wonderkid Persib Ini Sekarang Juga Jadi Youngest Goalscorer
Menjadi yang terbaik, tercepat, pun termuda pastilah memberikan kebanggaan tersendiri bagi sang empunya gelar. Tak terkecuali bagi Gian Zola Nasrullah yang remi memcahkan rekor saat bertanding melawan Pusamania Borneo FC di partai kandang klubnya, Persib Bandung, Sabtu (20/5/17).Hari itu pemain kelahiran 5 Agustus 1998 ini resmi memecahkan rekor Pencetak Gol Termuda di kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017. Hari itu dia mencetak gol saat berumur 18 tahun 9 bulan. Gian Zola memecahkan rekor pencetak gol termuda yang sebelumnya dipegang oleh TM Ichsan, pemain Bhayangkara FC. Ichsan saat itu mencetak gol di umur 19 tahun. Sebelumnya, rekor ini bergantian dipegang oleh Marinus Mariyanto Wanewar (Persipura) dan Felgianus Billy Keraf (Persib).Sayang, rasa bangga memecahkan rekor tertutupi kegagalan meraup poin 3. Gelandang Timnas U-22 ini mengaku tak terlalu hirau dengan rekor pribadi. Sebaliknya, dia lebih suka jika timnya menang.[suggestedarticle] "Hasil kemarin tentunya bikin kecewa, termasuk pemain. Zola lebih senang kalau tim menang dibandingkan punya rekor pribadi," katanya seperti dikutip dari Liputan6.com.Toh, dia tak mau larut dalam kesedihan. Kompetisi masih panjang. Ada banyak tersedia ruang dan waktu untuk memperbaiki diri."Kita harus segera bangkit. Kalau Zola pribadi akan memperbaiki apa yang kurang dan meningkatkan yang sudah ada semoga ke depan bisa lebih baik lagi," ucapnya.
Djanur Kini Tak Lagi Bebas Pilih Pemain Persib
Kekecewaan dan kemarahan Manajer Umum Persib Bandung, Umuh Muchtar, tak hanya dikeluarkan secara verbal. Tokoh penting dalam struktur tim Maung Bandung ini memutuskan akan mengambil tindakan konkret untuk memperbaiki tim."Kemarin itu hasil yang sangat menyakitkan sekali. Sudah dua kali kemenangan di depan mata buyar. Apalagi kemarin di kandang. Seri itu sama saja dengan kalah. Harus ada perubahan strategi dan mulai sekarang saya akan langsung intervensi ke dalam tim," tegas Umuh seperti dikutip dari Pikiran Rakyat.Meski tak merinci apa bentuk intervensi kepada pelatih dan tim, Umuh betul-betul mengharapkan perubahan pada timnya. Tidak boleh ada lagi hasil mengecewakan.[suggestedarticle]"Harus ada perubahan. Pelatih Persib harus lebih berani dalam strategi dan juga harus tegas kepada pemain," kata Umuh.Kegegalan meraih poin penuh setelah sempat unggul melawan PS TNI dan PBFC menjadi catatan penting bagi tim. Melawat ke kandang Bali United, 31 Mei, Persib Bandung dituntut mendapat hasil maksimal."Ya untuk menghadapi Bali, harus kita siapkan benar-benar dari sekarang. Harus ada perubahan yang lebih baik. Kalau masih begitu-begitu saja, pasti ada efeknya kepada pelatih, tapi kita tunggu saja bagaimana ke depannya," kata Umuh.
Umuh Muchtar Murka di Radio, Sentil Djanur, Essien dan Maitimo
Kegagalan Persib Bandung meraih poin 3 dari Pusamania Barito FC ternyata berbuntut panjang. Manajer Umum Persib, Umuh Muchtar, menyatakan tidak bisa menerima kegagalan itu. Dia marah dan kecewa sekaligus meminta perbaikan segera.“Sangat menyakitkan, sangat menyebalkan. Jangankan bobotoh, kami juga merasakan hal yang sama. Kejadian ini (hasil seri-Red) sama seperti saat melawan PS TNI,” kata Umuh dalam wawancaranya dengan Radio PRFM.Manajer yang memang suka blak-blakan ini mengaku tidak habis pikir kenapa Michael Essien gagal mengeksekusi tendangan penalti. Dia juga mempertanyakan kenapa bintang asal Ghana itu yang jadi eksekutor.[suggestedarticle]“Masa sekelas Essien tidak bisa mengeksekusi tendangan penalti? Menembak seperti main-main. Gawang menghadap utara, tapi pandangan mengarah ke timur, ini tidak serius,” kritiknya.“Selama latihan penalti," lanjut Umuh, "Essien memang tidak bagus. Djanur sudah menunjuk algojonya Vlado. Tapi dia tiba-tiba memegang bola.”Keluhan sang manajer umum tak berhenti di situ. Dia masih mengungkit perilaku salah satu pemain bintangnya yang dinilainya keterlaluan.“Maitimo malah tertawa di bus. Orang lagi berkabung, masa dia ketetawa-ketawa? Kalau dia mau kabur karena tidak terima saya marahi, tidak masalah. Saya sangat marah, kecewa!”Akibat hasil tidak maksimal di dua pertandingan itu, kini Persib tercecer di papan atas klasemen sementara. Umuh lantas berharap performa Persib bisa membaik kala melawat ke kandang Bali United akhir bulan ini.“Mudah-mudahan di Bali ada perubahan, karena hasil laga nanti juga berisiko untuk pelatih.”
Tak Ada Tempat di Persib, Makan Konate Sudah Punya Klub Baru
Pada beberapa waktu lalu terlihat pemain asal Mali, Makan Konate sering berada di Indonesia baik dalam laga Persib maupun pertandingan lainnya.Sempat muncul isyarat bahwa Konate ingin kembali berseragam Persib, namun ia terhalang oleh masalah cedera yang cukup parah dan juga slot pemain asing di Maung Bandung sudah penuh.Namun kabar terkini menyebutkan bahwa Konate akhirnya bakal direkrut kembali oleh klub Malaysia, T-Team FC.Klub asuhan Rahmad Darmawan tersebut sudah berbicara dengan agen sang pemain."Kami akan melayangkan tawaran yang sesuai kepada agen Konate. Jika kesepakatan dicapai maka tidak masalah jika pemain itu kembali ke Kuala Terengganu," ungkap Asisten Pelatih T-Team, Mohd Azhari Salim, dikutip Stadium Astro.[suggestedarticle]Akan tetapi, Konate jelas tak langsung direkrut oleh tim. Dia akan dilihat dahulu kondisis terkini cederanya."Ya, dia akan menjalani tahap pemulihan untuk memastikan dia benar-benar sepenuhnya bugar," pungkas dia. Bersama Persib, Konate pernah meraih gelar Indoneisa Super League pada tahun 2013 lalu.
Topeng Rangda dan Keakraban Fans Bali United dengan The Jakmania
Bali United bersiap meladeni tuan rumah Persija Jakarta di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (21/5/2017) malam. Meski melakoni laga tandang, para penggawa Bali United tidak perlu khawatir karena mereka "ditemani" oleh sekitar 80 orang pendukungnya.Para pendukung Bali United tersebut ditempatkan di samping tribun VIP Stadion Patriot. Dari puluhan pendukung Bali United yang hadir langsung ke Patriot terlihat tiga orang berpenampilan berbeda.Mereka mengenakan topeng yang diberi nama rangda.Topeng tersebut merupakan salah satu kebudayaan yang dimiliki Bali."Kami ingin menampilkan kearifan lokal yang dimiliki Bali," ungkap I Nyoman Suharta, ketua koordinator suporter Bali saat ditemui Bolalob.com di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (21/5/2017) malam.Hal menarik lain terlihat ketika beberapa pendukung Persija membantu suporter Bali memasang banner dan spanduk. Pria yang juga sesepuh dari kelompok Brigaz (Brigade suporter Bali) itu pun mengaku sangat senang karena bisa diterima dengan baik oleh The Jakmania. "Kami sangat respek dengan mereka," ungkap Nyoman.Nyoman berharap, kekompakan antara suporter Bali United dan The Jakmania bisa terus terjaga.Dia menjelaskan bahwa sebagai suporter yang belum lama ini eksis, mereka ingin terus menjaga silaturahmi dengan banyak kelompok suporter lain."Kami juga ingin memperlihatkan jika Bali juga suporter fanatik," ungkapnya.
visibility  130 kali
Persib Imbang, Djadjang Kecewa dengan Essien
Persib Bandung meraih hasil yang kurang memuaskan dalam lanjutan Liga 1. Tim berjuluk 'Maung Bandung' itu harus puas ditahan imbang 2-2 oleh Pusamania Borneo FC.Sudah di ambang kemenangan, Persib gagal mengatasi Borneo FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (20/5/2017). Pelatih Djajang Nurjaman pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.[suggestedarticle]Persib yang sempat kebobolan kemudian membalikkan keadaan lewat gol-gol Gian Zola dan Vladimir Vujovic. Persib punya kans untuk menjauh usai mendapat hadiah penalti, namun eksekusi Michael Essien gagal. Justru di menit ke-89 Borneo FC sukses mencuri gol penyeimbang.[suggestedarticle]Djajang mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Gagalnya penalti Essien dinilai menjadi titik balik timnya. Ia juga menilai penampilan Essien tidak memuaskan. Pemain asal Ghana itu memang banyak salah umpan."Apa boleh buat penalti terbuang berdampak pada permainan," kata Djajang saat konferensi pers usai pertandingan."Kontribusi Essien tidak menonjol," lanjutnya.
visibility  536 kali
Akui Keindahan Indonesia, Pulau Ini Jadi Tujuan Liburan Didier Zokora
Didier Zokora punya rencana untuk berlibur setelah menyelesaikan pertandingan antara Semen Padang dengan Bhayangkara FC di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Sabtu (20/5/2017).Rencananya manajemen Semen Padang akan memberikan libur selama tiga hari setelah bertandang ke Bekasi. Waktu luang ini akan dimanfaatkan Zokora menjelajahi keindahan alam Sumatera Barat.[suggestedarticle]Seperti dikutip dari Bola.com, media Officer Semen Padang, Roni Putra, menyebut mantan pilar Timnas Pantai Gading tersebut ingin berlibur ke beberapa pulau di sekitaran Padang, seperti Pulau Pandan atau Pulau Siberut."Zokora ingin berlibur di pulau yang ada di dekat Padang. Saat baru datang ia mengaku hanya mengetahui Bali dan Jakarta di Indonesia. Jadi untuk liburan kali ini ia ingin mengeksplor lebih banyak mengenai Indonesia," ujar Roni Putra.[suggestedarticle]Zokora sejauh ini baru mengetahui soal Bali dan Jakarta. Pesepak bola yang pernah meramaikan Piala Dunia 2006 dan 2010 itu penasaran dengan keindahan alam Indonesia."Ya saya ingin melihat banyak tempat indah di Indonesia. Saya tahu Indonesia ini sangat indah. Saya pernah ke Bali dan di sana indah. Sementara di Jakarta tempat yang sangat sibuk. Saya berharap bisa melihat keindahan di tempat yang tenang di Indonesia," ujar Zokora.
visibility  1685 kali
Djanur: Seri dari Borneo FC Sebuah Kerugian
Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman menyembut hasil imbang atas Borneo FC merupakan sebuah kerugian."Hasil yang kurang memuaskan, mengecewakan. Kalau melihat permainan harusnya kita menang tiga poin. Ini kerugian buat kami," tegas Djadjang dalam sesi jumpa pers.[suggestedarticle]Pelatih yang akrab disapa Djanur itu semakin kecewa setelah Michael Essien gagal mencetak gol dari penalti. Hal tersebut cukup memengaruhi permainan Persib.Kekecewaan pelatih yang karib disapa Djanur ini makin bertambah ketika Michael Essien gagal mencetak gol melalui titik putih. Hal itu berdampak kepada permainan di sisa waktu yang ada."Apa boleh buat, penalti juga terbuang begitu saja. Meskipun masih ada di deretan tim papan atas tapi tetap ini sebuah kerugian," tandasnya.
visibility  814 kali
Essien Gagal Penalti, Borneo FC Curi Poin dari Persib Bandung
Persib Bandung bermain imbang 2-2 dalam pertandingan melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (20/05/17).Borneo FC unggul terlebih dahulu pada menit 17 oleh sepakan Riswan Yusman. Tuan rumah tertinggal 0-1.Menit 21 Persib berhasil mencetak gol penyama kedudukan lewat pemain muda mereka, Gian Zola.[suggestedarticle]Menit ke-28, Persib Bandung berbalik unggul 2-1 lewat tendangan dari Achmad Jufriyanto yang membantu serangan. Gol tersebut menutup babak pertama.Babak kedua Persib sebetulnya punya peluang untuk unggul, sayang tendangan penalti Michael Essien melambung tinggi.Borneo FC akhirnya mampu menyamakan kedudukan setelah tendangan jarak jauh Matheus Henrique membobol gawang M. Natshir.Gol tersebut membuat kedudukan imbang 2-2 dan Borneo sukses mendapatkan satu poin dari Bandung.Susunan pemainPersib: M Natshir; Henhen, Vujovic, Jufriyanto, Tony; Hariono, Essien; Febri, Zola, Atep; Van DijkBorneo FC: Ridho; Tupamahu, Yamashita, Matehus, Rachman; Flavio, Riswan, Terens, Ponaryo; Wahyu, Smeltz
visibility  1790 kali
Wake the Dead! Persib Balik Ungguli Borneo FC di Babak I
Persib Bandung unggul 2-1 babak pertama dalam pertandingan melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).Borneo FC unggul terlebih dahulu pada menit 17 oleh sepakan Riswan Yusman. Tuan rumah tertinggal 0-1.[suggestedarticle]Menit 21 Persib berhasil mencetak gol penyama kedudukan lewat pemain muda mereka, Gian Zola.Menit ke-28, Persib Bandung berbalik unggul 2-1 lewat tendangan dari Achmad Jufriyanto yang membantu serangan. Gol tersebut menutup babak pertama.Susunan pemainPersib: M Natshir; Henhen, Vujovic, Jufriyanto, Tony; Hariono, Essien; Febri, Zola, Atep; Van DijkBorneo FC: Ridho; Tupamahu, Yamashita, Matehus, Rachman; Flavio, Riswan, Terens, Ponaryo; Wahyu, Smeltz
visibility  371 kali
1495283751569 tag