(Foto: Bolalob)

(Belum) Ada Nama Michael Essien di Tembok Legenda Chelsea

Nama Michael Essien seketika melambung tinggi ketika diberitakan resmi dikontrak oleh Persib Bandung. Berita kepindahan pemain dengan status marquee player di kompetisi Liga 1 itu bukan hanya mengguncang Indonesia, tetapi juga dibahas oleh media internasional - dan bahkan belakangan menjadi salah satu sebab situs resmi FIFA diserbu jutaan netizen.

Legenda Chelsea!

Demikian sebagian besar media Indonesia melabeli sosok Michael Essien. Tujuh musim berbaju The Blues adalah justifikasi yang cukup pantas untuk menyematkan predikat legenda Chelsea padanya. Apalagi kontribusinya lumayan mentereng: mencetak 17 gol dalam 168 penampilan.

Lemari piala Essien yang datang ke Chelsea Agustus 2005 sebagai pemain termahal senilai 24,4 juta pounds - mengalahkan harga Didier Drogba semusim sebelumnya, penuh gelar juara. Di sana berderat gelar Premier League 2 kali (2005/06, 2009–10), FA Cup 4 kali (2006/07, 2008/09, 2009/10, 2011/12), Piala Liga 2006/07, FA Community Shield 2009 dan UEFA Champions League 2011/12.



Namun, dengan pencapaian itu, ternyata ketika Bolalob berkunjung ke markas Chelsea di kota London, Inggris; nama Michael Essien belum ada di dalam deret pemain besar yang dipajang di tembok bersejarah Stadion Stamford Bridge. Total ada 16 pemain yang dipajang di memorial wall itu, tetapi tidak ada nama Michael Essien.

Deretan pemain legenda itu dipajang di The Shed Wall, satu-satunya peninggalan stadion Stamford Bridge lama sebelum direnovasi menjadi lebih modern pada 1994. Tembok itu sengaja dipertahankan meski terlihat kuno dan rapuh di antara bangunan-bangunan baru yang lebih modern.



Terletak di bagian selatan stadion, The Shed End dibangun pada 1930 dengan nama asli Fulham Road End. Bagian ini dikenal sebagai tempat berkumpulnya suporter die hard dengan suara lantang meneror lawan, sebelum akhirnya dirobohkan pada 1994 ketika Liga Inggris mengharuskan semua penonton harus duduk di dalam stadion sebagai imbas tragedi Hillsborough.

Mulai dioperasikan mulai musim 1997-98, bagian atas The Shed End dikenal sebagai tempat terbaik menonton pertandingan. Sejak 2005, bagian ini diperuntukkan bagi suporter tim tamu dengan kapasitas 3 ribu penonton - atau setengah dari kapasitas total The Shed End.

Satu hal lain yang sangat istimewa dan tak dimiliki bagian lain di stadion ini adalah adanya abu Peter Osgood - legenda terbesar Chelsea, yang dikubur di bawah titik pinalti The Shed End pada 2006. Di tempat inilah abu pemain berjuluk The King of STamford Bridge itu bersemayam untuk selamanya. 



Belum ada penjelasan apakah abu itu akan dipindahkan atau dipertahankan sehubungan dengan rencana pembangunan ulang STamford Bridge yang akan segera dimulai akhir musim ini dan berlangsung selama 3 musim penuh.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Tom Henning Ovrebo Buka-bukaan soal Chelsea Vs Barcelona 2009
Semifinal Liga Champions 2008-2009 menyajikan drama Chelsea vs Barcelona. Setelah menahan Barcelona 0-0 pada leg pertama di Camp Nou, Chelsea akhirnya tersingkir secara dramatis karena meraih hasil 1-1 pada leg kedua, di Stamford Bridge, 6 Mei 2009.Pada leg kedua itu, Chelsea unggul lebih dulu melalui Michael Essien pada menit kesembilan. Chelsea mendapatkan keuntungan ketika bek Barcelona, Eric Abidal, diganjar kartu merah pada menit ke-66. Namun, Chelsea akhirnya kalah akibat gol Andres Iniesta pada menit ke-90+3.Mengacu statistik, sepanjang laga leg kedua itu, Chelsea melepaskan empat tembakan akurat dari 13 usaha, dengan penguasaan bola 71 persen. Sementara itu, Barcelona melepaskan satu tembakan akurat dari 14 percobaan.Kekalahan dramatis Chelsea pada 6 Mei 2009 itu juga tak lepas dari sejumlah keputusan wasit asal Norwegia, Tom Henning Ovrebo. Keputusan kontroversial itu antara lain memberikan tendangan bebas di luar kotak penalti untuk pelanggaran yang dilakukan bek Barcelona Dani Alves kepada Florent Malouda di dalam kotak penalti pada menit ke-23. Pada menit ke-81 dan ke-95, bola mengenai tangan Gerard Pique dan Samuel Eto'o. Kedua kejadian itu terjadi di dalam kotak penalti, tetapi Chelsea tak mendapatkan hadiah penalti.Kenangan tentang drama Chelsea vs Barcelona dan Ovrebo pada Mei 2009 itu kembali hangat menjelang pertandingan leg pertama 16 besar Liga Champions 2017-2018 antara Chelsea dan Barcelona, di Stamford Bride, Selasa (20/2/2018). Berkaitan dengan itu, Ovrebo yang kini tinggal di Oslo, bicara terang-terangan tentang "insiden" 6 Mei 2009 kepada Marca. [pagebreak]Tanya-Jawab Tom Henning Ovrebo[/pagebreak]Berikut ini adalah kutipan wawancara Ovrebo dan Marca tersebut.Apa yang Anda lakukan sekarang?Saya tidak menjadi wasit lagi, meski ketika kolega membutuhkan saran terutama soal aspek mental, saya berusaha membantu. Namun, saya tak terlibat secara rutin.Kenapa? Wasit top sering dimintai pendapat setelah mereka pensiun.Saya baik-baik saja. Saya sudah bertahun-tahun bekerja (sebagai wasit) pada akhir pekan, menjadi wasit di mana saja. Sekarang, saya ingin punya waktu luang lebih banyak. Itu saja.Mari kita langsung saja. Apakah Anda bangga dengan penampilan Anda pada 6 Mei 2009?Tidak. Tidak sama sekali. Sungguh, itu bukan hari terbaik saya. Namun, kesalahan-kesalahan itu bisa dilakukan oleh wasit dan kadang kala juga dilakukan pemain atau pelatih. Ada hari di mana Anda tidak berada pada level yang seharusnya. Namun, saya tidak bisa bangga akan kinerja saya pada laga itu.Apakah Anda melihat pertandingan itu secara penuh setelahnya?Saya melihat pertandingan berulang kali dan saya belajar dari kesalahan. Namun, pertandingan itu terjadi bertahun-tahun lalu dan saya tidak perlu memperbaiki apa pun karena saya sudah tidak menjadi wasit. Saya hanya ingat pertandingan itu lagi ketika jurnalis seperti Anda mengingatkan saya lama jauh hari setelah itu terjadi. Saya tidak keberatan membicarakan itu karena itu adalah bagian dari karier saya.Chelsea mengklaim mereka seharusnya mendapatkan empat penalti (pada 6 Mei 2009). Menurut Anda, apa kesalahan Anda yang paling serius?Ada beberapa kesalahan dan setiap orang punya pendapat sendiri. Namun, saya tegaskan, para pemain dan pelatih juga bersalah dan tak ada yang terjadi. Saua bangga karena memiliki karier yang panjang, sempat merasakan berada di level elit Eropa, dan menjadi salah satu yang terbaik setidaknya di negeri saya. Itulah kenapa Anda tidak bisa mengingat saya atau karier saya hanya karena pertandingan itu, sekalipun, sayangnya, beberapa orang seperti Anda, mengingat saya karena pertandingan itu.Itu adalah pertandingan semifinal Liga Champions...Ya. Tentu saja itu adalah laga leg kedua semifinal dan semua orang tahu soal peristiwa yang mengejutkan itu. Hanya dari sudut pandang itulah bisa dipahami bahwa banyak orang mengingat saya karena satu hari di Stamford Bridge itu.Anda ingat tentang handsball Gerard Pique dan Samuel Eto'o?Tentu saja dan ya, itu adalah handsball. Saya mengambil keputusan di lapangan dan menurut saya, tak tak menarik untuk tahu soal apa yang saya pikirkan mengenai hal-hal yang sudah saya putuskan. Di sisi lain, saya mengerti bahwa orang berpikir lain mengenai keputusan-keputusan yang saya buat. Diskusi tentang itu tak akan ada habisnya.Michael Ballack sempat memprotes Anda dengan sangat marah. Kenapa Anda tidak memberinya kartu merah?Setelah pertandingan, mudah mengatakan kenapa Anda mengambil keputusan ini dan bukan keputusan lain. Bagi saya, yang penting adalah belajar dari kesalahan. Saya mengambuil keputusan tidak memberinya kartu merah. Itu saja. Sulit menjelaskan kenapa sejumlah keputusan diambil di lapangan dan bukan lainnya. Mungkin, itu karena tekanan atau pada saat itu, mungkin saja, Ballack melakukan protes di belakang saya dan saya tidak melihatnya. Bisa ada banyak alasan di balik setiap keputusan.Apakah Anda merasakan tekanan, mengenai handsball Samuel Eto'o sesaat sebelum laga usai?Tidak. Saya terbiasa menghadapi tekanan. Saat itu, Anda hanya melihat peristiwa itu secara berbeda. Itu saja.Ovrebo mulai menjadi wasit sejak September 1992. Sejak 1994 hingga 2010, ia menjadi wasit berlisensi FIFA. Sepanjang berkarier sebagai wasit, Ovrebo memimpin 376 pertandingan. Dalam 376 laga itu, Ovrebo mengeluarkan 1004 kartu kuning, 31 kartu kuning kedua, dan 38 kartu merah. Ovrebo, yang juga berprofesi sebagai psikolog, mendapatkan penghargaa wasit terbaik di Norwegia pada 2001, 2002, 2003, 2005, dan 2006. 
  2628 kali
Conte Adalah Alasan Giroud Bergabung Ke Chelsea
Oliver Giroud telah berlabuh bersama klub barunya yaitu Chelsea setelah menandatangani kontrak 18 bulan. Salah satu alasan kepindahannya tersebut adalah Antonio Conte, yang membantu meyakinkannya untuk bergabung bersama The Blues. Striker asal Perancis itu pindah dari Arsenal ke Chelsea pada tenggat waktu jendela transfer, dengan biaya transfer mencapai 18 juta pound sterling atau sekitar Rp 341,88 miliar. "Yang paling penting adalah berbicara dengan pelatih, Antonio Conte," katanya kepada situs resmi klub tersebut. "Saya merasa dia benar-benar menginginkan saya dan dia benar-benar ingin bekerja sama dengan saya.[suggestedarticle=3] Nama-nama seperti Ashley Barnes, Edinn Dzeko dan Peter Crouch sempat dikaitkan dengan Chelsea, demi melengkapi posisi striker di klub tersebut. Enam tahun bersama The Gunners dengan membawa trofi tiga piala FA, tidak lantas membuat Oliver Giroud enggan meninggalkan klub tersebut. Ia mengatakan bahwa Antonio Conte telah memilihnya untuk diboyong ke London dan itu bagian penting yang membuat keputusannya untuk pindah. "Yang paling penting adalah berbicara dengan pelatih, Antonio Conte," katanya kepada situs resmi klub tersebut. "Saya merasa dia (Conte) benar-benar menginginkan saya dan dia benar-benar ingin bekerja sama dengan saya”. Chelsea dinilai pilihan yang tepat bagi Giroud untuk hengkang dari klub Arsenal. Ia ingin mendapatkan sebuah tantangan baru, yang tidak didapatkan di klub lamanya. "Saya ingin masuk ke Chelsea dan tidak di tempat lain, saya benar-benar ingin bermain lebih banyak. Saya ingin tinggal di Liga Primer, dan Chelsea bagi saya sangat cocok karena saya bahkan bisa tinggal di London. Tapi alasan pertama adalah tantangan olahraga, itu selalu menjadi prioritas utama saya, semuanya ada disini agar saya bahagia.” Ungkap Giroud.
  553 kali
Chelsea Pantau Dua Pemain Inter Milan
Dua pemain Inter Milan yaitu Milan Skriniar dan Antonio Candreva masuk dalam incaran Chelsea. Klub asal London tersebut bahkan mengirim perwakilan mereka untuk memantau langsung Skriniar dan Candreva.Football Italia melaporkan Antonio Conte mengirim pemantau bakat untuk menyaksikan langsung laga Inter melawan Atalanta yang akan digelar pada hari Minggu. Skriniar dan Candreva dikabarkan menjadi bidikan Chelsea untuk musim depan.[suggestedarticle]Skriniar menjadi salah satu pemain andalan Inter Milan musim ini setelah didatangkan dari Sampdoria dengan bandrol 23 juta euro. Harga pemain Slovakia itu dikabarkan melejit menyusul penampilan apiknya bersama Inter musim ini.Bagi Candreva, ini bukan pertama kali Chelsea dikabarkan berminat pada dirinya. Pemain usia 30 tahun tersebut sempat menjadi salah satu pemain favorit Conte saat di timnas Italia selama dua tahun.
  721 kali
Eden Hazard Jadi Petinju?
Eden Hazard kini telah bergabung dengan skuad Timnas Belgia, namun pemain Chelsea tersebut justru berlatih tinju. Hazard bahkan menuliskan dirinya dengan nama belakang atlet MMA yang baru saja menjadi petinju profesional Conor McGregor.Hazard terlihat berlatih tinju saat berada di pusat latihan bersama pemain Belgia lainnya. Dalam kesempatan tersebut Hazard melakukan sejumlah gerakan tinju bersama rekannya. Don't mess with @hazardeden10! 🥊🎥 @mbatshuayi pic.twitter.com/MDcp45kUAb — Chelsea FC (@ChelseaFC) October 4, 2017 Tidak hanya itu, Hazard juga menuliskan 'Eden McGregor' yang merupakan gabungan nama dirinya dan Connor McGregor.Hazard kini menjadi salah satu pemain kunci di Chelsea. Kini Chelsea masih bercokol di posisi keempat Premier League dengan 13 poin.
  359 kali
Diego Costa Sudah Punya Klub Baru
Atletico Madrid dipastikan akan menjadi klub berikutnya untuk Diego Costa. Pemain berdarah Brasil tersebut menyatakan dirinya akan menuju Spanyol dalam waktu dekat.Sejak Juni lalu, Antonio Conte dikabarkan sudah tidak lagi menginginkan Costa dalam skuadnya. Hal tersebut membuat pemain yang kini membela tim nasional Spanyol tersebut tidak kembali ke London dan lebih memilih berada di Brasil.[suggestedarticle]"Masa depan saya sudah dipastikan, Saya harus kembali Atletico Madrid musim depan. Ada masalah karena Chelsea tidak ingin melepas saya," ujar Costa dilansir dari ESPN."Tapi masalah akan segera selesai sekarang karena saya akan kembali ke Spanyol," ucap Costa.Musim lalu Costa menjadi pencetak gol terbanyak untuk Chelsea dan ikut mengantar The Blues meraih gelar juara Premier League. Sejumlah perilaku buruk dan kedatangan Alvaro Morata disinyalir menjadi penyebab Conte enggan menggunakan Costa.
  3279 kali
Wow! Eks Bek Arsenal dan Chelsea Ini Follow Instagram Persib
Eks bek Arsenal dan Chelsea, Ashley Cole mengikuti akun Instagram Persib. Hal tersebut bisa menjadi sinyal bek asal Inggris tersebut tertarik untuk bermain di Indonesia.Nama Persib sepertinya semakin mendunia setelah mendatangkan Michael Essien dan Carlton Cole. Kedatangan dua pemain yang pernah membela Chelsea tersebut sepertinya membuat pemain lain seperti Ashley Cole tertarik.Ashley Cole yang pernah membela Chelsea ikut mem-follow akun Instagram milik Persib, dengan akun pribadi miliknya @theofficialac3:Bukan tidak mungkin hal tersebut dilakukan Ashley Cole karena penasaran dengan Persib Bandung. Cole hingga kini masih merumput bersama klub Amerika Serikat LA Galaxy.Tidak hanya sukses di level klub, Ashley Cole juga menjadi salah satu pemain Inggris yang mampu menembus 100 penampilan. Cole telah membela skuad The Three Lions dalam 107 laga sejak 2001 hingga 2014.
  3831 kali
Conte Kecewa dengan Wasit Community Shield
Antonio Conte kecewa terhadap wasit. Tanggapan ini disampaikan usai Community Shield antara Chelsea dan Arsenal, Minggu (6/8/2017).Manajer Chelsea itu merasa skuat asuhannya dirugikan keputusan kontroversial wasit. The Blues kalah adu penalti 1-4 dari Arsenal setelah bermain 1-1 di waktu normal.[suggestedarticle]Ada dua keputusan wasit Bobby Madley dalam laga tersebut yang dipertanyakan Conte. Yang pertama soal kartu kuning Willian karena dinilai melakukan diving, kemudian kartu merah kepada Pedro usai melanggar Mohamed Elneny."Sejujurnya saya tidak melihat (pelanggaran Pedro) dan saya juga tidak melihat kartu kuning untuk Willian. Banyak orang bilang penaltinya jelas dan tentu ada sedikit rasa frustrasi tapi kami harus menghormati keputusan wasit, tapi kadang keputusan-keputusan ini membuat Anda sedikit marah," ujar mantan pelatih Juventus itu dikutip dari ESPN FC.[suggestedarticle]"Dia mencoba menjelaskan kepada saya soal keputusannya tapi tidak ada waktu karena saya juga ingin bertanya kepadanya kenapa tidak ada penalti dan soal kartu kuning untuk Willian. Kemudian dia mau tinggal untuk bicara sampai jam 9 malam.""Tapi saya ulangi kami harus menerima keputusan ini. Tapi ini untuk kedua kalinya. Di Piala FA juga ada keputusan kontroversial terhadap kami," imbuh Conte.
  656 kali
Resmi, Man United Dapatkan Nemanja Matic
Manchester United resmi mendatangkan Nemanja Matic dari Chelsea. Matic dikontrak selama tiga tahun di skuad berjuluk The Red Devils.Man United resmi mendapatkan pemain baru yang ketiga pada bursa transfer musim panas 2017. Setelah Victor Lindelof dan Romelu Lukaku, kali ini Man United mendatangkan Matic untuk memperkuat lini tengah. #MUFC dengan senang hati mengumumkan perekrutan Nemanja Matic dari Chelsea dengan kontrak tiga tahun. #MaticIsRed pic.twitter.com/N2AMSB3ztk — Manchester United (@ManUtd_ID) July 31, 2017 Matic akan bereuni dengan Jose Mourinho yang sempat bersama Chelsea meraih gelar juara Premier League musim 2014/15. Kedatangan Matic diprediksi akan menjadi suksesor Michael Carrick yang kemungkinan besar akan pensiun pada akhir musim ini.[suggestedarticle]Kedatangan Matic menjadi tambahan kekuatan lini tengah Man United yang sudah diperkuat sejumlah nama besar seperti Paul Pogba dan Ander Herrera.
  1429 kali
Bocor! Matic Sudah Berseragam United
Nemanja Matic memang gencar dikabarkan akan segera bergabung dengan Manchester United. Hal tersebut tampaknya sudah bukan mimpi lagi untuk fans United, karena pemain asal Serbia tersebut sudah berseragam United meski bukan jersey resmi.Kabar Matic bergabung dengan United kian pasti setelah bocor foto Matic menggunakan jersey latihan klub berjuluk the Red Devils. Matic yang berposisi sebagai gelandang jangkar akan diplot sebagai suksesor Michael Carrick.Carrick tahun ini sudah berusia 36 tahun dan kontrak pemain Inggris tersebut akan berakhir pada akhir musim ini. United juga dikabarkan akan kehilangan Marouane Fellaini yang dirumorkan akan segera bergabung dengan Galatasaray.Di Man United, Matic akan bereuni dengan Jose Mourinho yang sempat bekerja sama di Chelsea. pada dua musim lalu.
  5891 kali
Cetak Gol Bunuh Diri Kelas Dunia, Bintang Inter Jadi Trending Topics
Pemain Inter Milan, Geoffrey Kondogbia mendadak ramai dibicarakan di sosial media. Bagaimana tidak, dirinya 'berhasil' mencetak gol bunuh diri yang indah saat Inter Milan menghadapi Chelsea.Unggul 2-0 atas Chelsea sepertinya sedikit membuat skuad Inter Milan terlena. Kondogbia yang berada di tengah lapangan berniat melepaskan back pass ke arah kiper, Daniel Padelli. Sayangnya backpass Kondogbia terlalu tinggi dan langsung meluncur ke gawang sendiri. Kondogbia scores the best own goal you will ever see. Worth a Puskas award pic.twitter.com/s9UX20nAbG — Eden (@EdenDassidy) July 29, 2017 Kondogbia langsung menjadi perbincangan hangat di sosial media. Alhasil nama pemain asal Prancis tersebut menjadi trending topics Indonesia
  3065 kali
1501389002121 tag