(Foto: Bola.com)

Curhatan Jack Brown Usai Tak Lolos Seleksi Timnas U-19

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri baru saja mengumumkan 32 pemain yang lolos seleksi dan berhak melanjutkan ke tahapan lanjutan dalam pemusatan latihan.

Namun dari 32 nama itu tak ada satupun nama pemain Indonesia yang berkarir di luar negeri yang lolos. Termasuk Brown bersaudara Jack dan George.

Coach Indra mengatakan, para pemain dari luar negeri tidak akan bisa mengikuti TC jangka panjang karena harus melanjutkan sekolahnya di negara tempatnya bermain masing-masing.

Selain alasan itu, sang pelatih juga menyatakan mereka tak cukup bagus untuk bersaing dengan para pemain lokal yang juga mengikuti seleksi selama ini.

Ibunda George dan Jack, Indah Brown, pun mengetahui bahwa kedua anaknya tidak lolos seleksi pada malam sebelumnya.

"Buat George dan Jack, dipanggil dan diberi kesempatan menjalani seleksi saja sudah bersyukur dan membahagiakan. Apalagi keduanya bisa berkenalan dengan pemain-pemain top di Timnas U-19. Mereka mengakui teman-teman yang mengikuti seleksi hebat-hebat. Skill mereka luar biasa dan kuat secara fisik karena terbiasa latihan di udara yang lembab," ujar Indah seperti dikutip dari Bola.com



Kakak-adik yang meniti karir dan sekolah di Inggris itu menilai kesempatan yang mereka dapatkan terlalu singkat, sehingga mereka tak bisa menunjukan permainan terbaiknya.

"George dan Jack sebenarnya berharap seleksi bisa diperpanjang lagi supaya mereka bisa beradaptasi dengan udara di Indonesia. Namun, sekalipun tidak diterima, mereka akan mencoba lagi tahun depan," lanjut Indah.

Sebelumnya PSSI memanggil sebanyak 14 pemain Indonesia yang berlatih di luar negeri untuk memulai latihan perdana bersama Timnas Indonesia U-19 di Lapangan Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta, Kamis (6/4/2017) lalu.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Daerah Ini Jadi Tujuan Awal Indra Sjafri Cari Pemain Muda
Indra Sjafri bakal menempati jabatan baru sebagai football development dari PSSI. Jabatan baru tersebut pun bakal aktif setelah kontraknya diperbaharui pada Desember 2017.Pelatih asal Sumatera Barat itu pun kembali mencari pemain muda untuk kebutuhan timnas level usia muda. Ia akan mengumpulkan pemain muda terbaik Indonesia yang nantinya menjadi sebuah timnas.Kerap dianggap menganaktirikan pemain dari Papua, Indra Sjafri pun bakal mencari pemain mulai dari tanah Papua.[suggestedarticle]Sebelumnya kubu Persipura Jayapura U-19 mengkritik Indra Sjafri yang tak memasukan satu pemain Papua di timnas U-19 saat ini. “Ini kesannya seperti saya tak pernah ambil pemain dari Papua saja. Asal namanya ada di Indonesia yang tentu kita beri kesempatan,” ujar Indra Sjafri di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Selasa (22/11/2017).[suggestedarticle]“Nanti kalau sudah mulai programnya, kita akan mulai cari pemain dari Papua,” lanjutnya.Indra Sjafri baru akan aktif menjalankan tugasnya setelah kontraknya berakhir pada Desember 2017. Saat ini, ia akan melakukan transisi kepelatihan di timnas U-19 setelah dipastikan lepas dari Garuda Nusantara.
  3611 kali
Rekor Indra Sjafri di Timnas U-19: Hanya Menang dengan Tim Lemah
PSSI resmi berhentikan Indra sjafri menjadi pelatih Timnas Indonesia U-19. Kegagalan di dua event, Piala AFF U-18 dan Kualifikasi Piala Asia U-19 jadi stimulus Indra didepak dari Skuat Garuda Nusantara.Sebelumnya kabar Indra Sjafri akan didepak dari timnas U-19 sudah santer terdengar. Kini kabar tersebut bukanlah isapan jempol belaka. PSSI memberhentikan dan menempatkan Indra Sjafri ke jabatan baru.[suggestedarticle]Rekor Indra Sjafri tampaknya jadi pertimbangan mengapa PSSI memilih berhentikan Indra Sjafri. Timnas U-19 kalah dari Thailand lewat adu penalti dan hanya berada di tempat ketiga.Sedangkan di Kualifikasi Piala Asia, timnas U-19 mencatat dua kemenangan 5-0 atas Brunei Darussalam dan Timor Leste. Namun Indonesia juga kalah telak dari Korea Selatan 0-4 dan Malaysia 1-4. Kelalahan terakhir tampaknya menjadi puncak evaluasi Indra Sajfri di timnas U-19.[suggestedarticle]Menariknya, Indra Sjafri kerap kesulitan mengalahkan tim yang punya kekuatan setara seperti Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Timnas U-19 hanya menang dengan tim setara saat berhadapan dengan Myanmar di laga penyisihan grup Piala AFF U-18 2017.Rekor kemenangan Indra pun diraih saat berhadapan dengan tim dengan kualitas di bawah Indonesia. Anak asuh Indra selau menang besar jika berhadpaan dengan tim sekelas Brunei Darussalam atau Timor Leste.Rekor Timnas Indonesia U-19 di Tangan Indra SjafriTurnamen ToulonIndonesia 0-1 BrasilIndonesia 0-2 Rep.CekoIndonesia 1-2 SkotlandiaPiala AFF U-18 2017Indonesia 2-1 MyanmarIndonesia 9-0 FilipinaIndonesia 0-3 VietnamIndonesia 8-0 BruneiIndonesia 2-3 (0-0) ThailandKualifikasi Piala Asia U-19 2018Indonesia 5-0 BruneiIndonesia 5-0 Timor LesteIndonesia 0-4 Korea SelatanIndonesia 1-4 Malaysia
  940 kali
4 Pemain Muda Ini Besar dari Mata Elang Indra Sjafri
Tak bisa dipungkiri pelatih Indra Sjafri punya mata elang dalam hal pembinaan sepak bola usia muda.Indra Sjafri resmi berpisah dengan timnas U-19 pada Selasa (22/11/2017). Namun, ia meninggalkan skuat muda potensial yang akan berlaga di Piala Asia U-19 2018.Pelatih asal Sumatera Barat itu dikenal publik sebagai pelatih yang mampu orbitkan pemain muda. Ia pun juga dikenal jago melihat bakat pemain muda yang tak terlihat oleh masyarakat mainstream.Bolalob melihat setidaknya ada empat pemain yang lahir dari mata elang Indra Sjafri.Siapa saja mereka?Evan Dimas DarmonoSulit untuk tidak menyebut nama Evan Dimas Darmono. Pemain asal Surabaya, Jawa Timur itu sudah dilatih oleh Indra Sjafri saat masih di timnas U-17.Indra mampu mengeksplorasi kemampuan Evan Dimas di lini tengah timnas U-17 dan timnas U-19. Hasilnya, Evan menjadi gelandang metronome jenius bagi Timnas Indonesia saat ini.Tak pelak, Evan pun menjelma sebagai pemain muda yang selalu dipakai oleh pelatih timnas, Luis Milla. Bisa dibilang, Milla kini menikmati hasil mata elang Indra Sjafri dalam diri Evan Dimas.Muhammad Rafli MursalimPenyerang ini awalnya tak terlalu diperhitungkan oleh Indra Sjafri. Pada Piala AFF lalu, nama Hanis Saghara menjadi tumpuan serangan Garuda Nusantara.Namun, perlahan Rafli menunjukkan kualitasnya ketika dipercaya menjadi starter. Pemain asal Tangerang Selatan itu pun mengemas 6 gol dan masuk dalam jajaran elite top skor Piala AFF.Perlu diingat pula, Rafli ditemukan Indra Sajfri dari Liga Santri. Liga antar pesantren itu tak luput dari pantauan Indra.Maka tak heran pula Rafli begitu kehilangan mendengar sang pelatih tak lagi bersama di timnas U-19.Muhammad Lutfhi KamalBiasanya sangat sulit pemain asal Jakarta menembus timnas. Namun Indra Sjafri menemukan bakat Luthfi yang asli dan besar di daerah Slipi, Jakarta Barat.Ketergantungan tim akan peran Luthfi tak perlu diganggu gugat. Ia menjadi pemain yang selalu tampil dalam empat pertandingan di Kualifikasi Piala Asia U-19.Luthfi yang kini membela PS Jakarta Timur itu pun punya peran sentral di lini tengah. Sebagai gelandang bertahan, Luthfi bermain tenang layaknya Paul Scholes di Manchester United dulu. Indra pun melihat bakat lain Luthfi yang juga bisa ditempatkan sebagai bek alias pemain belakang. Ia beberapa kali dicoba Indra menjadi bek dalam skema 3 pemain belakang dan kerap berhasil.Menariknya, Luthfi sempat tak lolos seleksi saat Indra memantau pemain asal DKI Jakarta di Lapangan Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan. Namun, dalam uji coba timnas U-19 melawan klub internal Luthfi di PS Jakarta Timur, yakni Bina Taruna, pemain berponi tebal itu mampu membuat hati Indra Sjafri luluh.Luthfi pun dipanggil seleksi dan kita bisa lihat sendiri hasilnya hingga saat ini.Egy Maulana VikriPemain ini merupakan temuan Indra Sjafri paling hits saat ini. Ia sudah melihat bakal Egy sejak sang pemain berusia 12 tahun dan masih bermain di Medan.Egy yang bermain di Diklat Ragunan Jakarta dan Asiop Jakarta itu memang sudah tercium bakal jadi pemain besar. Ia menjadi bintang di Gothia Cup saat membela Asiop dalam beberapa tahun terakhir.Indra mampu menempatkan Egy menjadi jenderal lapangan dalam hal serangan. Ia bisa ditempatkan di sayap atau pun gelandang serang.Mata elang Indra Sjafri tak salah. Egy menjadi pemain bergaya Eropa yang ada di timnas U-19. Ia menjadi suksesor Evan Dimas yang jadi simbol pasukan muda Indonesia.
  5265 kali
Alihkan Tugas Indra Sjafri, Ternyata PSSI Punya Mimpi Besar di 2024
Indra Sjafri resmi berpisah dengan Timnas Indonesia U-19 usai kontraknya tak diperpanjang PSSI. Ia pun bakal menempati jabatan baru dan masih berkutat dengan pembinaan usia muda.Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ratu Tisha memastikan masa bakti Indra Sjafri di timnas U-19 bakal berakhir pada Desember 2017. Namun Indra juga akan membantu menyiapkan pemain muda untuk pengembangan sepak bola Indonesia.Ratu Tisha pun mengungkapkan fokus PSSI selanjutnya dengan menempatkan Indra Sjafri sebagai salah satu tim football development dari PSSI.[suggestedarticle]“Saatnya kita persiapkan football development untuk mengantarkan Indonesia menuju mimpi besar di Olimpiade 2024," tulis Ratu Tisha melalui akun Instagram pribadinya.Ratu Tisha yang juga lulusan SMA 8 Jakarta dan ITB Bandung itu pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Indra Sjafri atas jasanya melatih timnas U-19.   Saatnya kita persiapkan football development untuk mengantarkan Indonesia menuju mimpi besar di olimpiade 2024. Thanks Coach! Mari kita mulai pekerjaan yang lebih besar. #TerimaKasihIndraSjafri A post shared by Ratu Tisha (@ratu.tisha) on Nov 21, 2017 at 4:14am PST "Thanks Coach! Mari kita mulai pekerjaan yang lebih besar. #TerimaKasihIndraSjafri," tulis Tisha.PSSI belum menetapkan pelatih pengganti Indra Sjafri di Skuat Garuda Nusantara. Egy Maulana Vikri dan kolega bertindak sebagai tuan rumah Piala Asia U-19 2018.
  2543 kali
Lokal atau Asing, Ini yang Harus Dipahami Calon Pelatih Timnas U-19
Pelatih asing punya peluang untuk melatih Timnas Indonesia U-19. Kursi kepelatihan timnas U-19 kini kosong usai PSSI resmi berhentikan Indra Sjafri pada Selasa (22/11/2017).PSSI pun memberikan peran baru kepada Indra Sjafri sebagai pelatih di football development PSSI. Ia akan memantau dan membentuk timnas di level usia muda."Pengganti Indra Sjafri bisa pelatih asing ataupun lokal. Hal yang paling penting adalah sosok itu harus terintegrasi dengan Filanesia kita,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha, di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Selasa (21/11/2017).[suggestedarticle]“Pola latihan tidak boleh keluar dari Filanesia, karena ini menjadi tulang punggung timnas usia muda ke event selanjutnya," lanjut Tisha.Ratu Tisha menegaskan bahwa PSSI tak mau terburu-buru dalam menetapkan pelatih pengganti Indra Sajfri. Ia mengatakan bahwa PSSI sedang menggodok kriteria yang pas untuk pelatih tim level usia muda.[suggestedarticle]“Untuk itu saat ini sedang menggodok kriterianya. Sampai sekarang belum ada nama yang kami bidik karena ini bukan seperti mencari pelatih untuk klub Liga 1," tandasnya.Spekulasi liar terkait siapa pelatih baru Skuat Garuda Nusantara pun berkembang di publik. Setidaknya ada nama Simon McMenemy, Rudy Eka, dan Wolfgang Pikal yang masuk dalam suksesor Indra Sajfri di timnas U-19.
  948 kali
PSSI Tak Ingin Buru-buru Tetapkan Pelatih Timnas U-19
PSSI melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ratu Tisha mengaku belum menetapkan pengganti Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-19.Lepasnya Indra Sajfri dari kursi kepelatihan timnas U-19 tentu saja memunculkan rumor liar terkait siapa nakhoda baru Egy Maulana Vikri dan kolega.Nama semacan Simon McMenemy, Rudy Eka, hingga Wolfgang Pikal pun mencuat kepermukaan.[suggestedarticle]Meski demikian, Ratu Tisha enggan terburu-buru dalam menetapkan suksesor Indra Sjafri."Saat ini belum ada kandidatnya. PSSI sampai saat ini masih menggodoknya calon yang sesuai dengan kriteria," kata Ratu Tisha di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Selasa (22/11/2017)."Sebab, ini kan jabatan untuk timnas usia muda dan kami ingin mencari pelatih yang sesuai dengan filanesia kita," imbuhnya.Kabarnya PSSI baru akan menyelesaikan kriteria pada 13 Desember mendatang. PSSI pun bakal dengan ketat menyeleksi calon pelatih baru Skuat Garuda Nusantara.Baru pada Januari PSSI akan mengumumkan pelatih baru timnas U-19 untuk ajang Piala Asia U-19 2018 di Indonesia.
  347 kali
Berpisah dengan Timnas U-19, Ini Pesan Indra Sajfri untuk Egy Maulana Dkk
Indra Sjafri sudah tak menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19. Namun kedekatan dirinya dengan para pemain tak luntur.Pelatih asal Sumatera Barat itu kini resmi diberhentikan oleh PSSI sebagai pelatih timnas U-19, Selasa (21/11/2017). Dengan demikian, Indra Sjafri pun batal memimpin Skuat Garuda Nusantara di Piala Asia U-19 2018.Sebelumnya, Indra Sjafri berambisi membawa timnas U-19 melangkah ke semifinal Piala Asia U-19 2018. Fase semifinal itu pun menjadi tiket menuju putaran final Piala Dunia U-20 2019.[suggestedarticle]Meski gagal, Indra Sjafri tetap memberikan pesan kepada Egy Maulana Vikri dkk yang akan turun bertanding di Piala Asia U-19, Oktober  2018. Ia ingin para pemain timnas U-19 tak terpengaruh dengan pergantian pelatih. "Selamat berjuang. Saya yakin mereka itu bukan pemain-pemain cengeng," ujar Indra Sjafri di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Selasa (21/11/2017).Beberapa pemain timnas U-19 merasa kehilangan. Egy Maulana bahkan pernah mengutarakan isi hatinya setelah mendengar kabar Indra Sjafri tak bersama timnas U-19.[suggestedarticle]Bahkan striker timnas U-19, Muhammad Rafli Mursalim merasa sedih tak lagi dilatih Indra Sjafri. “Bagaimana pun juga, nama saya dikenal berkat Indra Sjafri,” ucap Rafli beberapa waktu lalu.PSSI belum menetapkan pelatih baru untuk timnas U-19. Organisasi sepak bola Indonesia itu baru akan memberikan kejelasan pelatih baru pada Desember 2017.
  2258 kali
Ternyata Ini Alasan Indra Sjafri Terima Jabatan Baru dari PSSI
Indra Sjafri mengungkapkan alasannya menerima jabatan baru dari PSSI usai tak lagi bersama Timnas Indonesia U-19."Karena saya cita sepak bola Indonesia," ujar Indra Sjafri di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Selasa (21/11/2017).Pelatih asal Sumatera Barat bersama PSSI sudah melakukan evaluasi terhadap pencapaian timnas U-19 di Piala AFF U-18 dan Kualifikasi Piala Asia U-19 2018.[suggestedarticle]Indra kini menjadi bagian dari football development PSSI yang bertugas untuk mengembangkan pembinaan sepak bola usia muda."Kita sudah evaluasi tapi tak hanya U-19, bagaimana sepak bola Indonesia ke depannya," "Saya fokus dengan perkembangan pemain usia muda jadinya saya ingin ambil bagian dari pekerjaan ini," tandasnya.Kemesraan Indra dengan timnas U-19 berakhir usai kontraknya tak diperpanjang. Timnas U-19 pun kini sedang jalani transisi hingga kontraknya berakhir Desember 2017.
  2695 kali
TOP NEWS: Masa Depan Indra Sjafri Terjawab Sudah, Calon Kandidat Pelatih Timnas U-19 Buka Suara
Indra Sjafri resmi tak menangani timnas U-19. Namun Indra mengatakan dirinya tetap berkontribusi untuk sepak bola Indonesia meski tak menjadi pelatih utama sebuah timnas.Ini Komentar Indra Sjafri Usai Tak Lagi di Timnas U-19PSSI secara resmi tidak memperpanjang kontrak Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19. Ke depannya, PSSI menyiapkan tugas baru untuk eks pelatih Bali United tersebutTidak Lagi di Timnas Indonesia U-19, Ini Tugas Baru Indra SjafriPSSI resmi mengambil keputusan terkait masa depan Indra Sjafri. Kontrak Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19 tidak diperpanjang oleh PSSI.PSSI Resmi Berhentikan Indra Sjafri dari Timnas Indonesia U-19Nama Wolfgang Pikal dikabarkan bakal menggantikan Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-19.Wolfgang Pikal Tanggapi Kemungkinan Latih Timnas U-19
  1570 kali
Indra Sjafri Siapkan Pemain Muda untuk Olimpiade 2024
Indra Sjafri siap jalankan tugas barunya sebagai football development PSSI. Ia pun siap bentuk timnas menuju Olimpiade 2024 dan Piala Dunia 20134.Pelatih asal Sumatera Barat itu dipastikan tidak lagi berstatus sebagai pelatih timnas U-19. Ia pun kini siap untuk berkutat dengan pembibaan sepak bola usai muda.PSSI memindahkan tugas Indra Sjafri dari pelatih timnas U-19 menjadi pelatih yang bertugas membentuk tim masa depan Indonesia.[suggestedarticle]"Kami akan bentuk timnas yang baru, yaitu kelahiran 2001-2003 untuk Olimpiade 2024. Tapi jika gagal akan dibikin lagi karena jangka panjang, itu untuk pembinaan. " ucap Indra di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Selasa (21/11/2017).Meski belum ada pembicaraan detail kontrak baru, Indra menyebut dirinya bisa saja menjadi pelatih timnas di masa mendatang.[suggestedarticle]Untuk itu pula ia mencari dan mempersiapkan tim usia muda sebagai penerus timnas U-19 saat ini."Saya punya waktu yang lebih detail dan lebih merata untuk (memantau) keseluruhan Indonesia. Berbeda dengan timnas U-19 kemarin, waktu saya cuma dua bulan," lanjutnya.Kontra Indra sebagai pelatih timnas U-19 resmi diberhentikan PSSI. Ia pun kini menanti kontrak baru sebagai football development pada Desember nanti.
  1402 kali
1511314201679 tag