(Foto: tribunnews.com)

Makan Konate Diusahakan Bisa Perkuat Timnas Indonesia

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar menyebut bahwa ia ingin menaturalisasi mantan bintang Maung Bandung, Makan Konate. Nantinya pemain asal Mali tersebut diharapkan bisa memperkuat Timnas Indonesia.

Konate membuktikan kapasitasnya saat membawa Persib merebut gelar juara Indonesia Super League (ISL) 2014 dan Piala Presiden 2015. Setelah itu di Malaysia ia kembali menunjukkan kelasnya bersama T-Team.



Meski saat ini tengah beristirahat karena cedera yang diderita, Umuh merasa yakin dengan kemampuan Konate. Ia pun siap membantu proses naturalisasi Konate bersama legiun asing Persib lainnya, Shohei Matsunaga yang sudah terlebih dahulu mengutarakan niat menjadi WNI.

“Saya juga berharap kalian (pemain asing) bisa pensiun di Persib semuanya, Matsunaga dan Konate sedang diusahakan untuk naturalisasi," ujar Umuh dalam acara di pondok pesantren Nurul Huda, Kamis (13/4).

Bila jadi dinaturalisasi, maka Konate akan mengikuti jejak beberapa pemain asal Afrika yang kini telah menjadi WNI seperti Greg Nwokolo, Bio Paulin, dan Victor Igbonefo.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Alasan Mengapa Bobotoh Jadi Suporter Terbaik Piala Presiden 2018
Pendukung Persib Bandung, Bobotoh, meraih gelar suporter terbaik di Piala Presiden 2018. Kontroversi pemilihan suporter terbaik tersebut tak lepas dari ricuhnya beberapa pertandingan Persib saat fase grup.Bobotoh sempat berulah saat laga terakhir Grup A melawan PSM Makassar. Pendukung fanatik Persib itu sempat melakukan pelemparan ke arah tim PSM Makassar. Hal tersebut berujung pada denda yang dijatuhkan Maung Bandung.Meski demikian, ketua pelaksana Piala Presiden, Maruarar Sirait punya alasan tersendiri mengapa memberikan Bobotoh gelar pendukung terbaik."Saat laga terakhir Persib melawan PSM Makassar, saya hadir langsung saat itu. Meski saat itu kalah tapi mereka (Bobotoh) relatif bisa menenangkan diri," ujar Maruarar Sirait selepas pertandigan final Piala Presiden, Sabtu (18/2/2018).[suggestedarticle=3]Pria yang juga politisi itu juga mengungkapkan ada tiga kandidat yang masuk dalam pendukung terbaik, yakni pendukung Persebaya, Arema FC, dan Persib Bandung.“Kebetulan pada babak delapan besar saya juga lihat ke Solo. Pendukung Arema dan Persebaya tertib meski timnya kalah. Namun karena Persib bermain di kandang sementara Arema dan Persebaya di tempat netral maka saya pilih mereka," tambahnya. Bobotoh sebelumnya juga menerima gelar pendukung terbaik pada gelaran Piala Presiden 2018. Saat itu Persib hanya mampu meraih peringkat ketiga usai mengalahkan Semen Padang 1-0 di Stadion Pakansari, Bogor.
  5213 kali
Dua Kali Dapat Hukuman, Pendukung Persib Justru Jadi yang Terbaik di Piala Presiden 2018
Pendukung Persib dinobatkan sebagai yang terbaik sepanjang gelaran Piala Presiden 2018. Hal tersebut tampaknya patut dipertanyakan karena dua kali Persib mendapat hukuman dari ulah suporter mereka sepanjang gelaran Piala Presiden 2018.Menjadi tuan rumah Grup A, Persib menggelar laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Total enam laga digelar di Stadion GBLA sepanjang fase grup Piala Presiden.Persib bermain tiga kali di fase grup dan dua laga diantaranya harus diganjar hukuman dari Panitia Disiplin (Pandis) Piala Presiden. Pada laga melawan PSMS Medan, Persib dihukum Rp 10 juta karena tingkah laku buruk penonton.[suggestedarticle=3]Tidak berhenti di sana, Persib juga kembali didendaRp 25 juta saat menghadapi PSM Makassar karena tingkah laku buruk penonton. Total Persib didenda Rp 35 juta karena sejumlah okum suporter.[pagebreak]Suporter Terbaik[/pagebreak]Uniknya di akhir kompetisi, suporter Persib justru terpilih sebagai pendukung terbaik sepanjang kompetisi.   Suporter dari @persib_official dinobatkan sebagai suporter terbaik Piala Presiden 2018. #PialaPresiden #PersibBandung #SepakbolaIndonesia A post shared by Go-Jek Traveloka Liga 1 (@liga1match) on Feb 17, 2018 at 7:26am PST Hal tersebut jelas menjadi pertanyaan karena pendukung terbaik selayaknya bisa menjadi contoh suporter lainnya.Pada Piala Presiden 2018, Persib gagal berprestasi setelah tak mampu lolos dari fase grup. Persib hanya mampu meraih satu kemenangan saat menghadapi Sriwijaya FC di laga pembuka.
  1782 kali
Mario Gomez Tegaskan Ingin Datangkan Bauman ke Persib
Jonathan Bauman tampaknya tetap akan didatangkan Persib Bandung meski kini skuad Maung Bandung telah memiliki empat pemain asing. Mario Gomez menyatakan Persib masih membutuhkan penyerang untuk Liga 1 2018.Persib memang masih belum mendatangkan Bauman yang kini tengah berada di Yunani. Gomez tetap menyatakan Persib akan mendatangkan pemain tersebut untuk kompetisi musim depan.Jika benar Persib akan mendatangkan Bauman, berarti akan ada satu pemain asing yang akan dikorbankan mengingat sejauh ini klub yang lahir pada 1933 itu sudah memiliki empat pemain.[suggestedarticle=3]"Minggu lalu, saya tidak bisa mendatangkan pemain itu (Bauman). Jadi dia harus datang sekarang, minimal 20 hari sebelum kompetisi dimulai," tegas Mario, Sabtu (17/2/2018).[pagebreak]Satu Pemain DIkorbankan[/pagebreak]"Saya butuh striker asing karena semua striker lokal yang bagus sudah bergabung dengan tim lain. Kami butuh pemain asing lainnya, tapi itu juga tergantung (manajemen). Kalau pun tidak kita perlu bicara untuk kemungkinan lainnya. Tapi yang jelas, saya butuh striker lainnya," katanya.Persib sejauh ini sudah memiliki empat pemain asing yaitu Michael Essien, Bojan Malisic, Oh In-Kyun dan Ezechiel N'Douassel. Salah satu pemain tersebut harus didepak jika memang Persib menginginkan Bauman.
  1649 kali
Bek Persib Ini Bisa Jadi Sopir Bus Transjakarta?
Bek asing Persib Bandung, Bojan Malisic ternyata memiliki kemampuan untuk bisa mengendarai bus. Meski mahir mengendarai bus, namun Malisic tampaknya berpikir dua kali jika harus menjelajahi jalanan di kota Bandung.Lewat Instagram stories Persib Bandung, Malisic sempat duduk di belakang kemudi bus Persib. Pemain yang berposisi sebagai bek tersebut ternyata memang mampu mengendarai kendaraan besar."Di Serbia saya punya sepeda motor, mobil dan satu truk besar. Saya pun ingat waktu di Uzbekistan sering sekali mengemudi dan berjalan-jalan pakai bus besar seperti ini. Saya suka mengendarai kendaraan besar," ujar Mali dilansir dari situs resmi Persib.[suggestedarticle=3]Namun Mali mengaku masih ragu jika harus mengendarai bus di Persib karena kepadatan yang tinggi di jalanan kota Bandung."Di Serbia dan Uzbekistan tidak sepadat ini. Jalanan cukup kosong dan kita bisa mudah mengendarainya. Tapi di sini, ah, kita coba lain waktu saja," pungkas Mali sembari tersenyum.Bukan tidak mungkin jika Malisic bersedia mengendarai bus yang memiliki jalur khusus seperti Transjakarta. Malisic tidak akan terlalu memikirkan hiruk pikuk kendaraan lain yang lalu lalang jika mengendarai bus Transjakarta. 
  1262 kali
Mantan Pelatih Persib Bandung Prediksi Persija Juara Piala Presiden 2018
Pelatih PSMS Medan, Djajang "Djanur" Nurdjaman memprediksi Persija Jakarta akan menjadi juara Piala Presiden 2018. Menurut Djajang, Persija layak meraih trofi tahun ini karena didukung skuat yang mumpuni.Djajang sudah merasakan ketangguhan Persija saat tim yang diasuhnya saat ini, PSMS Medan dua kali dikalahkan Persija di babak semifinal."Saya harus objektif, kalau melihat dua penampilan Persija di semifinal melawan kami Persija menunjukkan tim yang solid dan bagus. Secara tim mereka tidak banyak berubah hanya menambah satu striker dan bek, saya prediksi Persija menang," kata Djajang, Sabtu (17/2/2018).[suggestedarticle=3]Prediksi itu dilontarkan Djajang setelah PSMS Medan kalah 0-4 dari Sriwijaya FC, pada pertandingan tempat ketiga Piala Presiden, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (17/2/2018). Sementara itu, partai final akan mempertemukan Persija Jakarta dan Bali United. Laga ini juga digelar di SUGBK, Jakarta, Sabtu (17/2/2018), pukul 19:30 WIB.Sebagai catatan, Djajang pernah mempersembahkan gelar juara untuk Persib pada 2015.
  558 kali
FIFA Rilis Peringkat, Indonesia Masih Kalah dari 4 Negara Asia Tenggara Ini
FIFA telah merilis peringkat terbaru pada 15 Februari 2018. Posisi Timnas Indonesia tidak berubah, dengan menempati urutan ke-160 dan mengumpulkan 121 poin. Peringkat tersebut berbanding jauh jaraknya dengan rival Timnas di Asia Tenggara. Indonesia tertinggal dari empat negara Asia tenggara yaitu, Myanmar, Thailand, Filipina, dan Vietnam. Dari ke empat negara tersebut, Vietnam menempati urutan pertama di Asia Tenggara.[suggestedarticle=3]Sama halnya dengan Indonesia, 4 negara tersebut juga tidak mengalami kenaikan peringkat di FIFA. Negara Vietnam berada di urutan ke-112 peringkat FIFA dengan 298 poin. Disusul dengan Filipina berada di urutana ke-123 peringkat FIFA. dengan 263 poin. Sementara Thailand dan Myanmar, masing-masing berada di peringkat ke-129 dan ke-142. Indonesia unggul dari Kamboja yang berada di urutan ke-172 (103 poin) dan Singapura di urutan ke-173 (101 poin). Malaysia di urutan ke-175 dengan 99 poin, dan Laos di urutan ke-183 dengan 82 poin. Timor Leste dengan peringkat ke-191 FIFA, dengan nilai 44 poin.
  1120 kali
Dipanggil Timnas Indonesia, Pemain Ini Malah Galau
Pelatih Tim nasional Indonesia Luis Milla baru saja merilis nama-nama yang akan dipanggil guna melakukan pemusatan latihan di Jakarta mulai pekan depan.Sebanyak 26 pemain dipanggil oleh Milla untuk menjalani pemusatan latihan (TC) tahap kedua dalam persiapan Asian Games 2018 pada 18-25 Februari mendatang.Terdapat tiga muka baru dari daftar skuad kali ini. Ketiganya ialah kiper Borneo FC, Muhammad Ridho, fullback Bali United, I Made Andhika Wijaya, dan gelandang Persebaya Surabaya, Nelson Alom.[suggestedarticle=3]Nama terakhir justru mengaku galau karena harus meninggalkan Persebaya, walau mantan gelandang Persipura Jayapura itu juga bangga bisa bergabung dengan timnas."Saya dua kali bicara sama Alom soal pemanggilan Timnas ini. Dia pastinya senang, cuma memang berat meninggalkan Persebaya kerena dia mengaku sedang menikmati dan lagi senang-senang dengan atmosfir bonek," ucap Manajer Persebaya, Chairul Basalamah. "Ya salah satunya karena tidak bisa ikut di Piala Gubenur Kaltim. Dia sangat senang bermain dengan dukungan bonek, di Balikpapan sudah ada ribuan bonek yang siap mendukung Persebaya," ucapnya. "Saya rasa, dia salah satu gelandang terbaik yang ada di Indonesia saat ini dan bisa bersaing dengan pemain lainnnya di Timnas," ucap pria yang akrab dipanggil Abud ini. Milla sempat memantau permainan Alom bersama Persebaya di ajang Piala Presiden 2018.
  13826 kali
Kiper Terbaik Liga 1 Musim 2017 Kaget Dipanggil Luis Milla
Kiper Borneo FC, Muhammad Ridho resmi mendapat panggilan timnas Indonesia.Nama Ridho masuk dalam daftar 26 pemain yang mendapat panggilan menjalani Training Camp (TC) timnas Indonesia tahap kedua. Ia menjadi salah satu debuta yang dipanggil oleh pelatih Luis Milla.Sebelumnya nama Ridho memang masih kalah bersaing ketimbang nama-nama besar lainnya seperti Andritany dan Kurnia Meiga.Apalagi musim lalu merupakan musim perdananya di kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia.[suggestedarticle=3]Kendati demikian, Ridho sudah menunjukkan potensinya sebagai calon kiper terbaik di Indonesia lewat aksi penyelamatan gemilangnya.Kiper terbaik Liga 1 musim 2017 dengan penyelamatan 104 kali ini mengaku kaget dan senang bisa mendapat kepersayaan untuk menjalani TC bersama timnas."Pada pukul 12 malam, saya diberitahu media officer klub secara lisan. Namun, saya belum percaya, malahan saya anggap sedang mengigau," ujar Muhammad Ridho, seperti dikutip dari Bolasport."Saya baru percaya dan senang bukan kepalang saat (bek) Abdul Rahman teriak untuk membangunkan saya setelah surat pemanggilan itu di-upload di grup WhatsApp pemain Borneo FC," ujarnya lagi."Dulu saya pernah dipanggil timnas zaman coach Rahmad Darmawan jadi pelatih timnas U-23 (2011), tetapi tidak lolos. Sejak itu, saya selalu minta doa orang tua agar dipanggil kembali masuk timnas," ucap Ridho."Alhamdulillah, doa orang tua saya diijabah. Semoga setelah dipanggil, saya bisa membela tim nasional senior dan pastinya akan memberikan yang terbaik," ujar eks kiper PS Bangka itu.Meski sudah berusia 26 tahun dirinya menjadi salah satu dari tiga pemain senior yang dicoba oleh Milla.Skuat Asian Games sendiri memperbolehkan tim memakai tiga pemain senior (diatas U-23).
  3859 kali
TOP NEWS: Timnas Kembali Gelar TC Jelang Asian Games 2018, Indonesia Terpaku Di Rangking FIFA
Luis Milla memanggil 26 pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan untuk persiapan Asian Games 2018. Pemusatan latihan akan dilakukan pada 18 hingga 25 Februari di lapangan ABC Senayan.Tanpa Evan Dimas dan Ilham Udin, Ini Daftar Lengkap 26 Pemain yang Akan Ikuti TC Timnas U-23Tim nasional U-19 yang kini dinahkodai Bima Sakti juga akan melakukan pemusatan latihan. Bima memanggil 23 pemain yang akan mengikuti TC berbarengan dengan timnas U-23.Timnas U-19 Panggil 23 Pemain Untuk Jalani Pemusatan LatihanFIFA baru saja merilis peringkat dunia mereka periode Februari 2018.Indonesia Stagnan Di Ranking Terbaru FIFAAndik Vermansah sudah kembali ke Malaysia namun tidak langsung kembali ke klubnya, Kedah FA. Andik menyempatkan diri untuk mengunjungi Evan Dimas dan Ilham Udin yang berada di Selangor, Rabu (15/2).Kembali ke Malaysia, Andik Sambangi Evan Dimas dan Ilham Udin
  423 kali
Indonesia Stagnan Di Ranking Terbaru FIFA
FIFA baru saja merilis peringkat dunia mereka periode Februari 2018.Tak banyak perubahan yang terjadi karena memang di awal tahun FIFA tak memiliki kalender internasional.Posisi Indonesia masih stagnan atau tak berubah di peringkat 160 dunia dengan torehan 121 poin.Negara Asia Tenggara juga masih di posisi yang sama seperti bulan lalu, Vietnam masih tetap berada di urutan teratas ASEAN dengan menempati posisi 112, diikuti Filipina (123), dan Thailand (129). Hanya Myanmar yang turun dua tangga dari 140 menjadi 142.Posisi 10 besar dunia juga tak mengalami perubahan, Jerman masih teratas disusul Brasil, Portugal, Argentina, Belgia, Spanyol, Polandia, Swiss, Prancis, dan Cile.[suggestedarticle]Sementara Islandia yang sempat meraih kemenangan dari Indonesia di laga uji coba Januari lalu mengalami peningkatan dua tangga. Mereka kini menduduki peringkat ke-18 di atas Swedia, Wales, dan Belanda.Itu adalah posisi terbaik dalam sejarah negara Baltik tersebut.
  3456 kali
1518743402240 tag