(Foto: tribunnews.com)

Makan Konate Diusahakan Bisa Perkuat Timnas Indonesia

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar menyebut bahwa ia ingin menaturalisasi mantan bintang Maung Bandung, Makan Konate. Nantinya pemain asal Mali tersebut diharapkan bisa memperkuat Timnas Indonesia.

Konate membuktikan kapasitasnya saat membawa Persib merebut gelar juara Indonesia Super League (ISL) 2014 dan Piala Presiden 2015. Setelah itu di Malaysia ia kembali menunjukkan kelasnya bersama T-Team.



Meski saat ini tengah beristirahat karena cedera yang diderita, Umuh merasa yakin dengan kemampuan Konate. Ia pun siap membantu proses naturalisasi Konate bersama legiun asing Persib lainnya, Shohei Matsunaga yang sudah terlebih dahulu mengutarakan niat menjadi WNI.

“Saya juga berharap kalian (pemain asing) bisa pensiun di Persib semuanya, Matsunaga dan Konate sedang diusahakan untuk naturalisasi," ujar Umuh dalam acara di pondok pesantren Nurul Huda, Kamis (13/4).

Bila jadi dinaturalisasi, maka Konate akan mengikuti jejak beberapa pemain asal Afrika yang kini telah menjadi WNI seperti Greg Nwokolo, Bio Paulin, dan Victor Igbonefo.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Tanpa 4 Pemain, Timnas Indonesia Latih Kecepatan Counter Attack
Latihan hari kedua Timnas Indonesia U-23 jelang Anniversary Cup di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4/2018) tanpa dihadiri empat pemain. Keempat pemain tersebut adalah Rezaldi Hehnussa, Andritany Ardhiyasa, Irfan Jaya, dan Saddil Ramdani. Rezaldi dan Andritany masih membela Persija di Piala AFC.Sedangkan Irfan Jaya masih menderita gelaja tipes. Lalu Saddil Ramdani sedang mengikuti ujian nasional dan akan bergabung pada 27 April mendatang.[suggestedarticle=3]Pelatih Bima Sakti mengatakan skema latihan tetap sama walau tanpa kehadiran empat pemain tersebut. Bima menyebut latihan timnas kali ini untuk memaksimalkan counter attack."Skema tetap sama, pemain lain bisa menggantikan pemain yang belum datang. Coach Luis Milla berikan kesempatan kepada pemain, khsusunya yang sedang jalani Piala AFC," ujar Bima Sakti selepas latihan."Tadi latihan dibagi dua gim. Transisi mereka menguasai bola ketika yang bisa merebut bola bikin gol di tiga gawang. Ada role beda, harus sabar main dan di gawang satu mereka harus cepet counter attack karena mereka bisa melalukan gol di dua gawang," jelas Bima.[pagebreak]Persiapan lawan Bahrain[/pagebreak]Bima juga menyebut untuk melawan Bahrain, pemainnya harus bisa cepat keluar dari pressing lawan. Untuk itu Milla mengistruksikan pola permainan counter attack dalam sesi kali ini."Ini kita bagian dari persiapan lawan Bahrain karena kita tadi melihat ada beberapa video mereka yang bermain pressing. Pemain harus bisa keluar dari tekanan. Jadi kalau bisa rebut bola kita harus cepat transisi," tandansya.Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Bahrain pada laga pembuka Anniversary Cup 2018, 27 April di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Laga tersebut sebagai test event jelang bergulirnya Asian Games, Agustus mendatang.
Evan Dimas Antusias Bertemu Tiga Tim Tangguh di Anniversary Cup
Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas menyebut tiga tim yang berpatisipasi di Anniversary Cup merupakan tim yang kuat. Tiga negara tersebut adalah Bahrain, Korea Utara, dan Uzbekistan.Anniversary Cup 2018 diadakan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, 27 April sampai 3 Mei. Turnamen tersebut diadakan sebagai perayaan HUT PSSI ke-88 sekaligus persiapan menuju Asian Games 2018.Evan Dimas menyebut Anniversary Cup sebagai ajang persiapan yang pas sebelum turun ke Asian Games, Agustus mendatang. Ia menilai akan banyak pelajaran yang didapat dari tiga peserta tersebut.[suggestedarticle=3]“Tentu tiga tim ini saya pikir tim yang sangat kuat. Korea Utara, Uzbekistan, dan Bahrain tim kuat. Saya pribadi bukan tentang kalah atau menang, tapi ini tentang pemanasan buat kita Asian Games. Karena kita di Asian Games memang menghadapi negara kuat,” ujar Evan Dimas di Jakarta, Senin (23/4/2018).Menurut Evan, timnas saat ini sudah harus melawan tim kuat. Hal tersebut tentu jadi bekal timnas mempelajari gaya bermain tim-tim dari Asia Barat dan Asia Timur. Negara-negara tersebut merupakan tim yang banyak turun di ajang Asian Games kali ini.“Semua kuat. Jadi kita mungkin kalau kita lawan Kamboja atau Laos mungkin kita menang. Tapi kalau lawan mereka (Bahrain, Uzbekistan, dan Korea Utara) kita ambil pelajarannya sebelum Asian Games,” “Saya lihat memang kita butuh lawan yang kuat, jadi kita bisa tahu di mana kemampuan kita. Kalau kita lawan Laoas atau Timor Leste, bukan mengecilkan mereka, kita sering menang tapi apa yang kita dapat? Kalau tiga negara itu, ada sesuatu yang kita ambil pelajarannya,” tandasnya/
  447 kali
Rasa Sesal Febri Hariyadi Tak Dampingi Persib di Kandang Persija
Sayap Persib Bandung, Febri Hariyadi absen membela timnya saat laga klasik kontra Persija Jakarta dalam pekan keenam Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (28/4/2018).Febri harus absen dalam laga tersebut karena mendapat panggilan Timnas Indonesia. Ia bersama Skuat Garuda Muda sedang persiapkan diri jelang turnamen Anniversary Cup.[suggestedarticle=3]Jadwal Persija kontra Persib hanya beda sehari dengan laga pembuka timnas kontra Bahrain, 27 April di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Hal itu tak memungkinan pemain untuk recovery jika ikut bermain dengan klubnya."Menyesal, tapi ini kan kepentingan negara dipanggil timnas. Siapapun pemain ingin membela timnas dan ini juga kesempatan saya. Bagi saya keduanya (Persib dan Timnas) sama-sama penting," ujar Febri di Jakarta, Senin (23/4/2018).Tak hanya Febri di Persib, kubu Persija juga terancam tak bisa mainkan dua pemainnya, yakni Rezaldi Hehanussa dan Andritany Ardhiyasa yang juga dipanggil timnas.
  634 kali
Hanif Sjahbandi Bicara Peluang di Anniversary Cup
Gelandang Timnas Indonesia, Hanif Sjahbandi mengatakan bahwa Anniversary Cup merupakan ajang yang pas persiapan menuju Asian Games 2018.Timnas Indonesia memulai latihan perdana pada Senin (24/4/2018) di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta. Hanif dan Gavin Kwan berlatih terpisah karena ada memar kecil di kaki kananya.Namun, gelandang asa klub Arema FC itu mengaku tak masalah dengan kondisinya. Ia sudah siap melakukan persiapan normal bersama rekan-rekannya di hari kedua.[suggestedarticle=3]Hanif menyebut turnamen Anniversary Cup bagus untuk mengukur kesiapan timnas. Selain itu, Hanif juga melihat turnamen tersebut untuk seleksi pemain, termasuk dirinya."Sama seperti yang pelatih bicarakan, ajang ini pasti bagus untuk persiapan Asian Games. Saya pribadi turnamen ini jadi ajang seleksi untuk dapatkan tempat yang terbaik," ujar Hanif di Jakarta.Pemain 21 tahun itu pun berbicara peluang timnas di Anniversary Cup. Hanif memang tak mematok target khusus di ajang itu, tapi dirinya siap hadapi lawan yang lebih kuat."Pemain kita tidak kalah hebat. Terpenting adalah kita lihat dulu kekuatan mereka dan kita siap untuk hadapi mereka," tandasnya.Sebelumnya, pelatih Luis Milla memang ingin menjadikan Anniversary Cup sebagai salah satu persiapan menuju Asian Games. Dengan peserta yang berkualitas, Milla ingin mengukur kekuatan timnya.Anniversary Cup akan diikuti empat negara. Selain tuan rumah Indonesia, negara lain seperti Bahrain, Korea Utara, dan Uzbekistan dipastikan ikut dalam turnamen yang bertujuan untuk memeriahkan HUT PSSI, 19 April lalu.
  422 kali
Bek Persib Sudah Punya Cara Hentikan Riko Simanjuntak
Ardi Idrus yakin dirinya bisa menhentikan Riko Simanjuntak Saat Persib melawan Persija Jakarta. Ardi menilai Riko yang memiliki kecepatan juga pasti memiliki kelemahan untuk bisa dihentikan.Ardi kini menjadi salah satu andalan di lini belakang Persib. Tak jarang aksi Ardi sukses memberikan rasa aman di lini belakang Persib. [suggestedarticle=3]Ardi yang beroperasi di sisi kiri Persib kemungkinan besar akan berjumpa dengan Riko yang seringkali melakukan tusukan dari sektor sayap."Kalau menurut saya sih, banyak orang yang bilang mereka banyak mewaspadai Marco Simic sama Rico Simanjuntak," tutur Ardi dikutip dari Tribun Jabar, Senin (23/4/2018)"Kalau dia cepat saya bisa cepat, dia manusia saya manusia," ujar Ardi.Kedua tim akan berlaga pada pekan keenam Liga 1 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (28/4).
  1007 kali
Hadapi Bahrain, Teka-teki Kekalahan Misterius 10-0 Hantui Timnas Indonesia
Timnas Indonesia kembali dipertemukan dengan Bahrain dalam laga pembuka Anniversary Cup di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (27/4).Kenangan pahit timnas pernah dirasakan saat berhadapan dengan negara Timur Tengah tersebut.Enam tahun lalu, tepatnya tanggal 29 Februari 2012, di Bahrain. Saat itu Timnas yang dilatih oleh Aji Santoso tampil dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia Grup E.[suggestedarticle=3]Di laga terakhir tersebut Indonesia dipertemukan dengan timnas Bahrain. Bahrain sangat ambisius untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya. Dikarenakan, Bahrain harus bisa mencetak minimal 9 gol agar bisa lolos ke tahap selanjutnya.Sedangkan timnas Indonesia sudah tidak mempunyai kesempatan lagi untuk lolos ke babak berikutnya setelah sebelumnya kalah dalam dua pertandingan awal.[pagebreak]Skuad Timnas Versi LPI[/pagebreak]Saat itu timnas diperkuat oleh klub-klub yang berasal dari Liga Premier Indonesia. Kisruh yang sedang dialami oleh Sepakbola Indonesia kala itu, membuat kompetisi yang ada Indonesia terbagi menjadi dua, yaitu Indonesia Premier League (IPL) dan Indonesia Super League (ISL).Indonesia Premier League (IPL) tercatat sebagai kompetisi resmi di Indonesia yang diakui oleh FIFA. Hal ini membuat pemain yang berkompetisi di IPL berhak membela timnas Indonesia di laga internasional.[suggestedarticle=3]Namun, justru di kompetisi ISL lah para pemain bintang bertaburan di sana.Timnas Indonesia pun terpaksa minim pemain kala itu. Hanya ada beberapa pemain yang pernah memperkuat skuat Garuda, sisanya merupakan pemain yang tidak pernah bermain di laga Internasional.Alhasil, timnas Bahrain dengan sangat mudah menghancurkan timnas Indonesia dengan 10 gol tanpa balas.ke-10 gol tersebut tercipta diantaranya empat gol pada babak pertama dan enam gol pada babak kedua.Kekalahan memalukan ini semoga saja tidak terulang di pertandingan Anniversary Cup nanti. Dan, semoga Indonesia bisa melakukan balas dendamnya ke timnas Bahrain.
  3646 kali
DIARY: Bonus Besar Menanti Persib Jika Kalahkan Persija, Luis Milla Cari Pengganti Winger Persebaya di Timnas
Duel Klasik antara Persija Jakarta versus Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Sabtu (28/4/2018), memang sangat dinanti-nantikan.Pemain Persib Dapat Bonus, Jika Sukses Kalahkan Persija JakartaSaat ini Instagram tengah dipenuhi akun-akun yang mengatasnamakan tokoh-tokoh di serial Captain Tsubasa. Akun instagram resmi milik PSSI tidak luput dari 'serangan' akun-akun ini.Timnas Indonesia Ditantang Perguruan Toho, Ini Komentar PSSIPelatih Timnas Indonesia mencoret gelandang Persebaya Surabaya, Irfan Jaya. Pemain 21 tahun itu dicoret lantaran sedang menderita gejala tipes.Luis Milla Ganti Irfan Jaya dengan Kiper PersebayaDirektur Persija Jakarta, Gede Widiade, mengklarifikasi komentarnya di Instagram yang sempat menuai polemik.Klarifikasi Dirut Persija Terkait Postingan Kata 'Botol' di Instagram
  1044 kali
Gelandang Senior Persib Dapat Peran Tak Biasa dari Mario Gomez
Hariono mendapat kepercayaan tampil dari pelatih Mario Gomez saat Persib Bandung melawan Borneo FC, Sabtu (21/4). Dalam laga ini, Hariono mendapat peran baru dari pelatih asal Argentina tersebut.Hariono yang biasanya berperan sebagai gelandang bertahan, kini bermain lebih menyerang. Hariono sendiri mengaku tidak kaku menjalankan peran tersebut. Ia siap bekerja keras untuk menjawab kepercayaan pelatih.[suggestedarticle=3]"Alhamdulillah kembali dipercaya main 90 menit. Bisa terus lari selama pertandingan. Mudah-mudahan ke dapan dapat kepercayaan lagi dan siap bekerja keras," ucap Hariono seperti dikutip dari situs Liga 1."Saya hanya coba menjalankan instruksi pelatih. Ini tantangan baru, harus coba dinikmati," lanjut Hariono.Hariono sendiri tentu berharap kembali mendapat kepercayaan di pertandingan berikutnya. Terdekat, Persib akan berhadapan kontra Persija Jakarta pada Sabtu tanggal 28 April.
  2021 kali
Kemenpora Minta PSSI Segera Tunjuk Pelatih Timnas Indonesia U-19
PSSI saat ini tidak kunjung menentukan pelatih Timnas Indonesia U-19. Kemenpora meminta PSSI untuk segera menentukan pilihan melihat serangkaian turnamen untuk Garuda Nusantara sudah dekat.Timnas Indonesia U-19 sebelumnya ditukangi Indra Sjafri namun kontrak pelatih asal Sumatera Barat tersebut tidak diperpanjang. Setelah itu, Egy Maulana Vikri CS ditukangi Bima Sakti dengan status Caretaker, namun umur Bima hanya satu laga dan kini ia kembali ditugaskan untuk fokus membantu Luis Milla di Timnas U-23.[suggestedarticle=3]Sekretaris Menpora, Gatot S. Dewa Broto meminta PSSI untuk segera menentukan. Ia punya saran agar PSSI menunjuk pelatih yang sudah mengenal Timnas Indonesia U-19 kecuali bila memang PSSI punya dana untuk mendatangkan pelatih dengan nama besar."Melalui kesempatan ini, saya mengimbau kepada PSSI untuk segera mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia U-19. Kalau saya ketemu PSSI saya juga akan ingatkan kembali," ujar Gatot seperti dikutip dari CNN Indonesia."Ini waktu sudah mepet jangan cari yang ideal sekali. Cari yang sudah tahu chemistrynya. Kecuali kalau punya budget tinggi," lanjut Gatot.
  884 kali
Pemain Persib Dapat Bonus, Jika Sukses Kalahkan Persija Jakarta
Duel Klasik antara Persija Jakarta versus Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Sabtu (28/4/2018), memang sangat dinanti-nantikan.Duel penuh gengsi ini sangat penting untuk dimenangkan. Tak heran kalau manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar menjanjikan bonus kepada pemainnya, jika sukses mengalahkan Persija."Ya Persija tidak menutup kemungkinaan nanti yah, nanti saya janjikan akan kasih bonus," kata Umuh di Bandung, Senin (23/4).[suggestedarticle=3]Umuh mengatakan, kemenangan atas Borneo FC 3-1 menjadi modal berharga saat bertandang ke markas tim Macan Kemayoran tersebut. Ia berharap, momen itu berlanjut sampai saat menghadapi Persija nanti.Umuh juga cukup optimistis Persib mampu merebut poin di kandang lawan. Hal itu didasarkan pada perkembangan tim asuhan Mario Gomes dari setiap pertandingan, di mana cukup banyak mengalami perubahan ke arah yang lebih baik."Tidak menutup kami bisa lebih baik, dengan Persija tidak menutup kita menang. Karena saya akan hadir dan saya akan menunggu, tidak ada yang harus ditakutkan," kata Umuh.Ia menyebut, pelatih kepala Mario Gomez, sudah tahu komposisi pemain serta strategi yang harus diterapkan dalam setiap pertandingan. Termasuk, membaca strategi lawan yang akan dihadapi.Apabila tren positif Persib bisa dipertahankan, ia yakin Maung Bandung bukan hanya bisa masuk ke lima besar, tapi dapat meraih gelar juara pada akhir kompetisi nanti."Makin lama Gomez juga makin tahu dan makin membaca siapa yang harus tampil, gitu kan. Posisi mana yang kurang, di mana yang bagus, dia sudah bisa membaca. Mudah-mudahan bagus lah. Tidak menutup kita jadi juara yah," kata Umuh.
  1312 kali
1524495602168 tag