(Foto: Mediaiya.com)

Pemain Timnas Indonesia U-22 Ini Pacari Ariel Tatum?

Pemain tim nasional Indonesia U-22 Ryuji Utomo dikabarkan sedang menjalin kedekatan dengan artis ibukota Ariel Tatum.

Hal ini terungkap dari postingan Ariel di Instagram Story miliknya beberapa waktu lalu. Dan, disinyalir kekasih baru Ariel tersebut adalah bek Persija Jakarta itu.

Foto Ariel ini kemudian diposting ulang oleh akun Instagram gosip @lambe_turah. Dalam postingannya @lambe_turah membagikan foto Ryuji yang diduga merupakan sosok pria yang berfoto dengan Ariel tersebut.



Ryuji Utomo, yang tidak lain adalah mantan kekasih Yuki Kato membuat kecaman dari para netizen hadir di kolom komentar milik Lambe Turah.

Ryuji Utomo sebelumnya juga mengunggah foto genggaman tangannya dengan seorang wanita yang disinyalir Ariel Tatum dengan caption: "Antara romantis atau tanding jempol ayam ayaman?!" tulis Ryuji.

Baca Juga
Timnas Indonesia U-22 Kembali Lakukan Pemusatan Latihan


Ryuji pun tak ingin berkomentar banyak tentang hal ini.

“Ah, jangan gosip,” jawab singkat Ryuji saat ditemui di Malang, jelang laga perdana Persija kontra Persiba di Liga 1, Jumat (14/4/2017), seperti dilansir oleh Super Ball.



Sebelum Ryuji Utomo, sujumlah pria sudah lebih dulu dikabarkan dekat dengan Ariel Tatum mulai dari Stefan William, Ello, Al Ghazali, Teza Sumendra, Mischa Chandrawinata, dan Dul Jaelani.

Ryuji merupakan pemain keturunan Jepang - Jawa yang sempat merumput untuk Arema FC pada tahun lalu.
editTerakhir diubah:  18/04/17 - 18:34

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Timnas Indonesia U-22 Menangi Duel Lawan Persita Tangerang
Tim Nasional Indonesia U-22 asuhan pelatih Luis Milla melangsungkan laga uji coba melawan klub Liga 2 Persita Tangerang, pada Selasa (25/4) bertempat di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang.Timnas menang 2-1 dalam laga ini, dimana dua gol dicetak oleh Febri Hariyadi di babak pertama dan Osvaldo Haay di babak kedua. Sedangkan satu gol balasan Persita dicetak oleh Aldi Al Achya.Usai laga sang asisten pelatih Bima Sakti menyampaikan bahwa Milla tak begitu peduli dengan skor akhir, yang terpenting adalah para pemain bisa menerapkan apa yang selama ini sudah mereka pelajari dari sang pelatih."Sebenarnya coach Luis Milla tak mementingkan hasil di laga ini. Ia cuma ingin di setiap uji coba dan TC ada perkembangan dari tim ini. Kami selalu melihat dari setiap uji coba. Tapi mungkin kami fokus pasa 4-3-3 atau 4-2-3-1," ujar Bima Sakti.Dalam laga ini Milla menurunkan dua komposisi yang berbeda di setiap babak, dan hampir semua pemain merasakan menit bermain ketika berhadapan dengan Persita.[suggestedarticle]Pelatih asal Spanyol itu terus ingin melihat kemampuan para pemain dalam menerapkan instruksinya di sebuah pertandingan, sembari mencari formasi yang cocok bagi tim Garuda muda ini."Kami masih terus mencoba formasi. Sebenarnya kami hanya ingin internal game saja. Tapi coach Luis minta melawan tim luar. Ini agar tim bisa menjalankan setiap hal yang kami latih," beber Bima Sakti.Laga uji coba ini adalah penutup dari rangkaian lima hari pemusatan latihan sejak 20 April lalu. Para pemain direncanakan akan kembali dipanggil pada bulan Mei mendatang.Berikut susunan pemain timnas U-22:Babak IKartika Ajie; Nazar Nazarudin, Hansamu Yama, Bagas Adi, Zalnando, Asnawi Mangkualam, Hanif Sjahbandi, Arsyad Yusgiantoro, Febri Hariadi, Dendi Sulistyawan, NasirBabak IIRavi Murdianto; Ricky Fajrin, Andi Setyo, Ryuji Utomo, Putu Gede, Hanif Sjahbandi, Paulo Sitanggang, Gian Zola, Saddil Ramdani, Dimas Drajad, Miftahul Hamdi
visibility  4666 kali
Luis Milla Komentari Peluang Timnas U-22 di Kualifikasi Piala Asia 2019
Pelatih timnas Indonesia U-22 Luis Milla mengomentari peluang timnya untuk lolos dari kualifikasi Piala Asia U-23.Indonesia berada di Grup H dan akan berhadapan dengan tuan rumah Thailand, Malaysia, dan Mongolia.Sebanyak 40 negara mengikuti kualifikasi dan dibagi ke dalam 10 grup. Nantinya juara grup dan lima runner-up terbaik berhak lolos ke putaran final di Tiongkok.Milla sadar bahwa banyak tim akan mengincar kemenangan melawan Indonesia, hal itu yang membuat langkah Garuda muda cukup berat untuk lolos ke Piala Asia tahun U-23 2019 mendatang."Saya belum memberikan keputusan, gambaran bagaimana nanti kami akan menghadapi itu. Karena kualifikasi masih lama, jadi yang bisa saya sampaikan untuk saat ini, kualifikasinya akan sangat susah, itu pasti, karena semua tim ingin lolos dan berusaha memenangkan kompetisi," ujar Milla dikutip laman resmi PSSI.[suggestedarticle]Pelatih asal Spanyol ini merasa senang sekali bisa melihat banyak anak asuhnya bermain secara penuh (90 menit) bersama klubnya di Liga 1."Saya ingin sampaikan kepada teman-teman media, saya senang sekali kemarin di Liga 1 pemain-pemain, ada lebih dari 11 orang pemain bisa bermain 90 menit contohnya Andi Setyo. Andi bermain 90 menit merupakan sebuah kebanggaan bagi saya, bagus untuk dia sebagai pemain, bagus untuk klub karena bisa berkompetisi dengan baik dan bagus untuk Timnas juga tentunya," ujarnya.Sejak 20 April 2017 lalu, Milla menggelar pemusatan latihan dengan memanggil 26 pemain, dan akan berakhir pada 25 April mendatang.
visibility  4135 kali
Pintu Masih Terbuka untuk Pemain Liga 1, Luis Milla sebut Bek Persija Ini
Pelatih Luis Milla mengatakan dirinya masih membuka lebar pintu kesempatan bagi para pemain untuk masuk ke dalam timnas Indonesia U-22.Jika ada pemain muda yang memenuhi kriterianya dan tampil apik di Liga 1 bersama klubnya, bukan tak mungkin pemain itu akan masuk ke dalam skuat Garuda muda."Kalau harus menyebutkan seorang nama, saya akan mencontohkan nama Rezaldi (Persija) ingat ini hanya contoh," kata Milla di Hotel Yasmin, Karawaci, Kamis (20/4/2017).Ya, Rezaldi Hehanusa tampil apik bersama Persija Jakarta ketika berhadapan dengan timnas Indonesia U-22 dalam uji coba, Selasa (21/3) silam.[suggestedarticle]Bek kiri berusia 20 tahun itu tampil apik mengawal pergerakan Febri Haryadi di sisi kanan."Dia bermain bagus, jika dia bisa terus bermain bagus maka tidak mungkin dia akan saya panggil untuk menaikkan kualitas tim," kata Milla."Daftarnya masih terbuka selama pemain itu bermain bagus dan bisa menunjukan kalau dia layak untuk bermain di timnas maka pemain itu akan kami panggil," tambahnya.Tentu Rezaldi akan bersaing dengan sejumlah nama yang saat ini mengisi posisi bek kiri seperti Ricky Fajrin (Bali United) dan Zalnando (Sriwijaya FC).
visibility  3327 kali
Luis Milla Masih Miliki Banyak Pekerjaan Rumah
Usai tiga minggu rehat kembali ke Spanyol, pelatih tim nasional Indonesia U-22 Luis Milla kembali menggelar pemusatan latihan hingga lima hari kedepan.Sebanyak 26 pemain dipanggil dalam pemusatan latihan jangka pendek ini, ditengah bergulirnya Liga 1.Milla mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang ia miliki dalam membenahi para pemainnya. Apalagi timnas gagal turun di ajang Islamic Solidarity Games 2017.Selain itu, dua pertandingan uji coba yang sudah dilakoni oleh Hansamu Yama dkk. juga tak membuahkan hasil yang positif. Tercatat Indonesia kalah dari Myanmar dengan skor 1-3 dan hanya bermain imbang tanpa gol saat bertemu dengan Persija Jakarta."Ketika melawan Persija, kami mencoba untuk bermain baik akan tetapi lapangan tidak mendukung, tapi hasilnya baik kami bisa menahan imbang Persija," ujar Milla seperti dilansir laman resmi PSSI."Ketika bertanding, saya ingin para pemain memiliki semangat juang yang kompetitif dan ketika ada sesuatu yang tidak aesuai dengan keinginan saya maka sudah tentu akan saya koreksi," lanjutnya.[suggestedarticle]Operan pendek dan juga penguasaan bola terus dilakukan Milla dalam pemusatan latihan kali ini. Mantan pelatih Real Zaragoza itu ingin memperbaiki penampilan Evan Dimas dkk. agar tidak dengan mudah kehilangan bola."Jika berbicara mengenai koreksi pada pertandingan melawan Myanmar adalah, pertama tidak boleh cepat kehilangan bola, kedua saya ingin bukan pemain saya yang lari mengejar bola, tetapi pemain kita yang menguasai bola. Dan untuk itu, untuk memperbaiki penguasaan bola, kita harus berlatih lagi soal kontrol bola, lebih baik lagi dalam mengolah bola, dan yang terpenting yang ingin saya terapkan di timnasional adalah transisi. Mengapa? karena saya ingin transisi lebih otomatis, dari bertahan ke menyerang dan juga sebaliknya," tukas Milla.
visibility  813 kali
1492761529305 tag