(Foto: PSSI)

Timnas Indonesia Tergabung di Grup F Kualifikasi Piala Asia U-19 2018

AFC telah melakukan undian untuk babak kualifikasi Piala Asia U-19 2018, Kamis (21/4). Timnas Indonesia U-19 tergabung di Grup F dan akan bersaing dengan empat tim lain.

Garuda Muda tergabung di Grup F bersama Korea Selatan, Malaysia, Timor-Leste, dan Brunei. Korea Selatan akan menjadi tuan rumah pertandingan-pertandingan di Grup F ini.



Babak kualifikasi Piala Asia U-19 2018 akan dihelat pada tanggal 31 Oktober–8 November 2017. Juara masing-masing grup serta lima runner-up terbaik akan lolos ke turnamen yang dihelat tahun depan.

AFC belum menentukan siapa yang menjadi tuan rumah Piala Asia U-19 2018. Namun PSSI mengklaim hampir pasti akan menjadi tuan rumah. Bila benar menjadi tuan rumah maka Garuda Muda dipastikan lolos ke Piala Asia U-19 2018 apapun hasil yang dipetik di babak kualifikasi.

Berikut Hasil Lengkap Kualifikasi Piala Asia U-19 2018:


editTerakhir diubah:  21/04/17 - 15:48

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Tarik Ulur Selangor dan PSSI Soal Dua Pemain Timnas
Masalah kembali datang disaat persiapan Tim Nasional Indonesia U-23 jelang mengikuti turnamen Anniversary Cup 2018.Dua pemain yang tampil di Liga Malaysia bersama dengan Selangor FA, yakni Evan Dimas dan Ilham Udin menjadi rebutan antara kepentingan klub dan juga timnas.Selangor melepas dua pemain ini namun dengan catatan keduanya kembali lebih cepat guna bisa tampil saat berhadapan dengan Johor Darul Takzim pada 1 Mei. Padahal Luis Milla membutuhkan tenaga mereka hingga laga terakhir di Anniversary Cup yakni 4 Mei mendatang.The Reds Giant menilai bahwa ajang Anniversary Cup bukan sebuah turnamen yang masuk dalam kalender resmi FIFA, jadi mereka pun tak memiliki kewajiban melepas para pemainnya.[suggestedarticle=3]Namun PSSI menyatakan sikap tegas mereka terkait masalah Evan dan Ilham, dimana Ratu Tisha sebagai Sekjen PSSI terus berkomunikasi terhadap Selangor mengenai pentingnya ajang ini dalam persiapan timnas menuju Asian Games 2018."Kita sekarang sudah komunikasi secara informal dengan presiden Selangor tentang keperluan kita. Sebenarnya mereka mengerti juga tentang turnamen ini, tapi namanya usaha boleh ya," kata sekjen PSSI Ratu Tisha dikutip dari Goal Indonesia. "Kalau dari kami, turnamen ini merupakan uji coba terakhir yang full buat timnas Indonesia menghadapi lawan-lawan berat sebelum Asian Games. Tak mudah mendapatkan lawan-lawan seperti yang ada di turnamen ini.""Kita memahami kondisi Selangor, tapi turnamen ini merupakan periode penting untuk persiapan timnas Indonesia. Artinya, mereka tidak diizinkan pergi, karena kita harus konsentrasi penuh untuk persiapan Asian Games," tambahnya.Indonesia akan bersaing dengan Bahrain, Korea Utara dan juga Uzbekistan dalam laga yang semuanya akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor mulai 27 April mendatang.
Kerinduan Evan Dimas dengan Masakan dan Kota Jakarta
Evan Dimas kembali berlatih bersama Timnas Indonesia jelang Anniversary Cup. Ada kerinduan yang membuat Evan Dimas antusias bersergam timnas.Mantan pemain Bhayangkara FC itu mengaku senang bisa bergabung lagi dengan timnas. Banyak hal yang membuat dirinya rindu dengan suasana tanah air, setelah memperkuat klub elite Malaysia, Selangor FA."Saya senang kembali ke timnas, bertemu dengan kawan-kawan lama. Saya bisa merasakan Kota Jakarta lagi setelah lama tidak pulang. Saya juga kangen masakannya," ujar Evan Dimas.[suggestedarticle=3]Meski demikian, Evan belum tentu bisa memperkuat timnas di Anniversary Cup, 27 April hingga 3 Mei nanti di Stadion Pakansari. Pasalnya, Selangor dan PSSI masih berkomunikasi terkait dengan pemanggilan Evan dan juga Ilham Udin.Pasalnya klub berjuluk The Red Giants itu akan jalani laga Liga Super Malaysia pada pekan-pekan dilangsungkannya Anniversary Cup, 27 April hingga 3 Mei. Selangor akan berhadapan dengan Negeri Sembilan pada Sabtu (28/4/2018) dan dilanjutkan dengan tandang melawan Johor Darul Takzim, Selasa (1/5/2018)."Mungkin manajemen Selangor dan PSSI sudah berkomunikasi jadinya saya diizinkan. Tapi kalau sampai kapannya saya belum tahu,""Selangor katanya mau berkomunikasi lagi dengan PSSI. Tanggal 27 (April) saya masih di sini, tapi prinsipnya jika dipanggil timnas saya siap datang," tandasnya.
  326 kali
Janji Spasojevic bersama Timnas di Anniversary Cup
Penyerang Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic punya target di PSSI Anniversary CUp 2018. Spaso ingin berika hiburan kepada masyarakat Indonesia.Turnamen yang diadakan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, 27 April sampe 3 Mei itu akan diikuti empat negara. Selain Indonesia, turnamen tersebut akan diikuti Bahrain, Korea Utara, dan Malaysia."Lawan kami tim yang peringkatnya di 100 besar. Jadi target kami adalah untuk memenangkan hati masyarakat Indonesia," ujar Spaso di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4/2018).[suggestedarticle=3]"Saya tak bisa janjikan menang. Tapi tentu saja kami berusaha menang dan berjuang membuat masyarakat bangga," tambahnya.Timnas akan berhadapan dengan Bahrain di laga pembuka, Jumat (27/4/2018). Skuat Garuda punya kenangan buruk kalah 0-10 dari Bahrain pada tahun 2012.Spaso berjanji hasil buruk tersebut tidak akan terulang lagi saat keduanya bertemu di Pakansari."Saya cuma ingat hasil yang lalu dan itu tidak akan terulang, pasti," tandasnya.
  443 kali
Hadapi Bahrain, Pelatih Timnas Indonesia Yakin Bisa Atasi Postur Badan
Bahrain akan menjadi lawan pertama Timnas Indonesia U-23 dalam Anniversary Cup 2018, di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, 27 April mendatang. Staf pelatih tak masalah dengan keunggulan tinggi badan Bahrain.Timnas Indonesia U-23 saat ini sedang melakukan persiapan di Lapangan ABC, Senayan, pekan ini. Pelatih Luis Milla menerapkan latihan transisi dan counter attack.Asisten pelatih Bima Sakti menyebut para pemain dilatih untuk cepat transisi dan counter attack. Hal itu sesuai dengan strategi pelatih yang ingin pemain keluar dari pressing Bahrain.[suggestedarticle=3]"Kita lihat di beberapa video, mereka selalu pressing. Jadi kita harus cepat keluar dari pressing dengan cepat," ujar Bima Sakti di Senayan, Selasa (24/4/2018).Bima juga tak mempermasalahkan postur badan pemain Bahrain yang di atas pemain Indonesia. Ia yakin hal tersebut tak mempengaruhi permainan anak asuhnya di lapangan."Saya rasa tidak masalah. Kita sudah hadapi Suriah kemarin, dan tidak jauh berbeda. Saya rasa para pemain bisa atasi masalah postur," tandasnya.Postur memang sempat menghantui Indonesia saat berhadapan dengan Bahrain. Pada tahun 2012, Skuat Garuda pernah dibantai Bahrain dengan skor telak 10-0.Dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2014, 29 Februari di Stadion Nasional, Riffa, Bahrain itu, Anak asuh Aji Santoso tak berkutik oleh permainan Bahrain.Saat itu gawang Samsidar berhasil dibobol oleh Latif (tiga gol), Al Alawi (dua gol), Abdulrahman (dua gol), dan Dhiya (tiga gol).
  926 kali
Dilepas Bali United, Spasojevic Nikmat Bela Timnas Indonesia
Ilija Spasojevic sudah bergabung dengan Timnas Indonesia dalam latihan hari kedua di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4/2018). Spaso dan Ricky Fajrin datang ke timnas meski Bali United sedang bermain di Piala AFC.Kedatangan Spaso dan Ricky Fajrin memang sempat mengejutkan. Pasalnya, Luis Milla memberikan izin, para pemain yang bermain di Piala AFC bisa menyusul usai pertandingan.Namun, peluang Bali United lolos fase grup yang sudah tertutup membuat manajemen Serdadu Tridatu melepas Spaso dan Fajrin ke timnas. Bali berada di peringkat kedua klasemen Grup G dengan poin lima, beda sepuluh poin dari Yangon United di peringkat pertama.[suggestedarticle=3]"Itu keputusan manajemen Bali United. Pemain ikut saja. Tentu saya bangga bergabung dengan timnas, tapi itu harus dapat izin klub," ujar Spaso selepas latihan.Spaso mengatakan dirinya menikmati bermain di Timnas Indonesia. Ia menyebut tak perlu adaptasi terlalu lama lagi jika bermain di timnas. Hal itu berkebalikan dengan kondisi Spaso di Bali United."Di Bali saya masih adaptasi karena sistemnya berbeda dengan timnas. Bali tidak punya tipikal sayap yang cepat, jadi saya harus adaptasi lagi,""Saya berusaha yang terbaik di Bali. Tapi di timnas saya lebih gampang karena saya seorang target man di kotak penalti. Selain itu banyak juga pemain saya, jadi lebih mudah," tandasnya.Penyerang yang lahir di Montenegro itu memang menjadi andalan Luis Milla untuk lini depan timnas. Sejauh ini Spaso sudah mencetak tiga gol dari empat caps di timnas. Sedangkan di Bali United, dirinya baru mencetak satu gol dari total lima kali penampilan musim ini.
  912 kali
Tanpa 4 Pemain, Timnas Indonesia Latih Kecepatan Counter Attack
Latihan hari kedua Timnas Indonesia U-23 jelang Anniversary Cup di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4/2018) tanpa dihadiri empat pemain. Keempat pemain tersebut adalah Rezaldi Hehnussa, Andritany Ardhiyasa, Irfan Jaya, dan Saddil Ramdani. Rezaldi dan Andritany masih membela Persija di Piala AFC.Sedangkan Irfan Jaya masih menderita gelaja tipes. Lalu Saddil Ramdani sedang mengikuti ujian nasional dan akan bergabung pada 27 April mendatang.[suggestedarticle=3]Pelatih Bima Sakti mengatakan skema latihan tetap sama walau tanpa kehadiran empat pemain tersebut. Bima menyebut latihan timnas kali ini untuk memaksimalkan counter attack."Skema tetap sama, pemain lain bisa menggantikan pemain yang belum datang. Coach Luis Milla berikan kesempatan kepada pemain, khsusunya yang sedang jalani Piala AFC," ujar Bima Sakti selepas latihan."Tadi latihan dibagi dua gim. Transisi mereka menguasai bola ketika yang bisa merebut bola bikin gol di tiga gawang. Ada role beda, harus sabar main dan di gawang satu mereka harus cepet counter attack karena mereka bisa melalukan gol di dua gawang," jelas Bima.[pagebreak]Persiapan lawan Bahrain[/pagebreak]Bima juga menyebut untuk melawan Bahrain, pemainnya harus bisa cepat keluar dari pressing lawan. Untuk itu Milla mengistruksikan pola permainan counter attack dalam sesi kali ini."Ini kita bagian dari persiapan lawan Bahrain karena kita tadi melihat ada beberapa video mereka yang bermain pressing. Pemain harus bisa keluar dari tekanan. Jadi kalau bisa rebut bola kita harus cepat transisi," tandansya.Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Bahrain pada laga pembuka Anniversary Cup 2018, 27 April di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Laga tersebut sebagai test event jelang bergulirnya Asian Games, Agustus mendatang.
  982 kali
Evan Dimas Antusias Bertemu Tiga Tim Tangguh di Anniversary Cup
Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas menyebut tiga tim yang berpatisipasi di Anniversary Cup merupakan tim yang kuat. Tiga negara tersebut adalah Bahrain, Korea Utara, dan Uzbekistan.Anniversary Cup 2018 diadakan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, 27 April sampai 3 Mei. Turnamen tersebut diadakan sebagai perayaan HUT PSSI ke-88 sekaligus persiapan menuju Asian Games 2018.Evan Dimas menyebut Anniversary Cup sebagai ajang persiapan yang pas sebelum turun ke Asian Games, Agustus mendatang. Ia menilai akan banyak pelajaran yang didapat dari tiga peserta tersebut.[suggestedarticle=3]“Tentu tiga tim ini saya pikir tim yang sangat kuat. Korea Utara, Uzbekistan, dan Bahrain tim kuat. Saya pribadi bukan tentang kalah atau menang, tapi ini tentang pemanasan buat kita Asian Games. Karena kita di Asian Games memang menghadapi negara kuat,” ujar Evan Dimas di Jakarta, Senin (23/4/2018).Menurut Evan, timnas saat ini sudah harus melawan tim kuat. Hal tersebut tentu jadi bekal timnas mempelajari gaya bermain tim-tim dari Asia Barat dan Asia Timur. Negara-negara tersebut merupakan tim yang banyak turun di ajang Asian Games kali ini.“Semua kuat. Jadi kita mungkin kalau kita lawan Kamboja atau Laos mungkin kita menang. Tapi kalau lawan mereka (Bahrain, Uzbekistan, dan Korea Utara) kita ambil pelajarannya sebelum Asian Games,” “Saya lihat memang kita butuh lawan yang kuat, jadi kita bisa tahu di mana kemampuan kita. Kalau kita lawan Laoas atau Timor Leste, bukan mengecilkan mereka, kita sering menang tapi apa yang kita dapat? Kalau tiga negara itu, ada sesuatu yang kita ambil pelajarannya,” tandasnya/
  607 kali
Rasa Sesal Febri Hariyadi Tak Dampingi Persib di Kandang Persija
Sayap Persib Bandung, Febri Hariyadi absen membela timnya saat laga klasik kontra Persija Jakarta dalam pekan keenam Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (28/4/2018).Febri harus absen dalam laga tersebut karena mendapat panggilan Timnas Indonesia. Ia bersama Skuat Garuda Muda sedang persiapkan diri jelang turnamen Anniversary Cup.[suggestedarticle=3]Jadwal Persija kontra Persib hanya beda sehari dengan laga pembuka timnas kontra Bahrain, 27 April di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Hal itu tak memungkinan pemain untuk recovery jika ikut bermain dengan klubnya."Menyesal, tapi ini kan kepentingan negara dipanggil timnas. Siapapun pemain ingin membela timnas dan ini juga kesempatan saya. Bagi saya keduanya (Persib dan Timnas) sama-sama penting," ujar Febri di Jakarta, Senin (23/4/2018).Tak hanya Febri di Persib, kubu Persija juga terancam tak bisa mainkan dua pemainnya, yakni Rezaldi Hehanussa dan Andritany Ardhiyasa yang juga dipanggil timnas.
  770 kali
Hanif Sjahbandi Bicara Peluang di Anniversary Cup
Gelandang Timnas Indonesia, Hanif Sjahbandi mengatakan bahwa Anniversary Cup merupakan ajang yang pas persiapan menuju Asian Games 2018.Timnas Indonesia memulai latihan perdana pada Senin (24/4/2018) di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta. Hanif dan Gavin Kwan berlatih terpisah karena ada memar kecil di kaki kananya.Namun, gelandang asa klub Arema FC itu mengaku tak masalah dengan kondisinya. Ia sudah siap melakukan persiapan normal bersama rekan-rekannya di hari kedua.[suggestedarticle=3]Hanif menyebut turnamen Anniversary Cup bagus untuk mengukur kesiapan timnas. Selain itu, Hanif juga melihat turnamen tersebut untuk seleksi pemain, termasuk dirinya."Sama seperti yang pelatih bicarakan, ajang ini pasti bagus untuk persiapan Asian Games. Saya pribadi turnamen ini jadi ajang seleksi untuk dapatkan tempat yang terbaik," ujar Hanif di Jakarta.Pemain 21 tahun itu pun berbicara peluang timnas di Anniversary Cup. Hanif memang tak mematok target khusus di ajang itu, tapi dirinya siap hadapi lawan yang lebih kuat."Pemain kita tidak kalah hebat. Terpenting adalah kita lihat dulu kekuatan mereka dan kita siap untuk hadapi mereka," tandasnya.Sebelumnya, pelatih Luis Milla memang ingin menjadikan Anniversary Cup sebagai salah satu persiapan menuju Asian Games. Dengan peserta yang berkualitas, Milla ingin mengukur kekuatan timnya.Anniversary Cup akan diikuti empat negara. Selain tuan rumah Indonesia, negara lain seperti Bahrain, Korea Utara, dan Uzbekistan dipastikan ikut dalam turnamen yang bertujuan untuk memeriahkan HUT PSSI, 19 April lalu.
  490 kali
Hadapi Bahrain, Teka-teki Kekalahan Misterius 10-0 Hantui Timnas Indonesia
Timnas Indonesia kembali dipertemukan dengan Bahrain dalam laga pembuka Anniversary Cup di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (27/4).Kenangan pahit timnas pernah dirasakan saat berhadapan dengan negara Timur Tengah tersebut.Enam tahun lalu, tepatnya tanggal 29 Februari 2012, di Bahrain. Saat itu Timnas yang dilatih oleh Aji Santoso tampil dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia Grup E.[suggestedarticle=3]Di laga terakhir tersebut Indonesia dipertemukan dengan timnas Bahrain. Bahrain sangat ambisius untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya. Dikarenakan, Bahrain harus bisa mencetak minimal 9 gol agar bisa lolos ke tahap selanjutnya.Sedangkan timnas Indonesia sudah tidak mempunyai kesempatan lagi untuk lolos ke babak berikutnya setelah sebelumnya kalah dalam dua pertandingan awal.[pagebreak]Skuad Timnas Versi LPI[/pagebreak]Saat itu timnas diperkuat oleh klub-klub yang berasal dari Liga Premier Indonesia. Kisruh yang sedang dialami oleh Sepakbola Indonesia kala itu, membuat kompetisi yang ada Indonesia terbagi menjadi dua, yaitu Indonesia Premier League (IPL) dan Indonesia Super League (ISL).Indonesia Premier League (IPL) tercatat sebagai kompetisi resmi di Indonesia yang diakui oleh FIFA. Hal ini membuat pemain yang berkompetisi di IPL berhak membela timnas Indonesia di laga internasional.[suggestedarticle=3]Namun, justru di kompetisi ISL lah para pemain bintang bertaburan di sana.Timnas Indonesia pun terpaksa minim pemain kala itu. Hanya ada beberapa pemain yang pernah memperkuat skuat Garuda, sisanya merupakan pemain yang tidak pernah bermain di laga Internasional.Alhasil, timnas Bahrain dengan sangat mudah menghancurkan timnas Indonesia dengan 10 gol tanpa balas.ke-10 gol tersebut tercipta diantaranya empat gol pada babak pertama dan enam gol pada babak kedua.Kekalahan memalukan ini semoga saja tidak terulang di pertandingan Anniversary Cup nanti. Dan, semoga Indonesia bisa melakukan balas dendamnya ke timnas Bahrain.
  4438 kali
1524546002217 tag