(Foto: bolalob)

Vendry Mofu Cemerlang, Semen Padang Sikat Persegres Gresik United

Semen Padang berhasil mengalahkan tuan rumah Persegres Gresik United dalam lanjutan Liga 1 Indonesia, Jumat (21/4). Vendry Mofu menjadi bintang dengan dua gol yang dicetaknya.

Vendry membuka keunggulan tim tamu di menit ke-27. Gresik United berhasil membalas di menit ke-38 lewat gol Patrick Da Silva. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.



Memasuki babak kedua, Vendry membawa Kabau Sirah kembali unggul. Mendapat umpan dari Rico Simanjuntak, Vendry kembali membobol gawang Gresik United untuk kali kedua.

Kemenangan Semen Padang dilengkapi oleh Irsyad Maulana di menit ke-82. Skor 3-1 pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Bagi Semen Padang, ini menjadi kemenangan perdana di ajang Liga 1 Indonesia setelah sebelumnya bermain imbang dengan Sriwijaya FC. Sementara Gresik United menelan kekalahan perdana.
editTerakhir diubah:  21/04/17 - 17:44

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Ironis, Penyelamat Perseru Sempat Ditolak Dua Klub Terdegradasi
Ada kisah menarik tentang Ryutaru Karube yang berhasil menjadi penyelamat Perseru Serui dari jurang degradasi. Ryu sebelumnya sempat ditolak oleh dua klub yang harus turun kasta di akhir musim Liga 1 2017.Ryu datang ke Indonesia bukan untuk direkrut Perseru Serui. Pemain asal Jepang tersebut sebelumnya diminati oleh klub asal Padang, Semen Padang namun batal untuk mencapai kata sepakat.“Awalnya saya ke Indonesia karena SP (Semen Padang) menginginkan saya menggantikan pemain Asianya. Akhirnya saya hanya menunggu ketidakpastian tentang kontrak itu. Mereka bilang tidak bisa memutus kontrak pemain Asianya (Ko Jae-sung),” ujar Ryu dikutip Bolalob dari BolaSport.com.[suggestedarticle]Tak berhenti di sana, Ryu kembali berusaha mendapatkan klub Indonesia dan kali ini datang dari Persiba Balikpapan. Tawaran tersebut datang dari sahabat Ryu, Masahito Noto yang dicoret dari Persiba. Klub berjuluk Beruang Madu tersebut tidak banyak memberikan kesempatan untuk Ryu dan hal tersebut membuat pemain 24 tahun tersebut gagal mengambil hati pelatih Persiba kala itu, Milomir Seslija."Bagaimana saya bisa tunjukan kemampuan maksimal, kalau hanya diberi 15 menit?" kata Ryu.Pencarian klub Ryu kembali berlanjut, kali ini Perseru yang tengah berada di Balikpapan menjadi klub yang berjodoh dengan dirinya. "Awalnya kami juga berminat pada Noto, hanya dia harus pulang ke Jepang karena ada musibah. Akhirnya kami pun merekrut Ryu yang sama bagus dengan Noto,” ujar Agus Yuwono, pelatih Perseru pada Bolasport.[suggestedarticle]Setelah bergabung dengan Perseru, Ryu yang tampil di lini tengah berhasil menjadi penyelamat klub berjuluk yang bermarkas di Stadion Marora tersebut dari jurang degradasi. Pada laga penentu melawan Persib, Ryu berhasil mencetak gol pertama dari kemenangan 2-0 untuk Perseru.Tidak hanya tiga poin, Perseru juga berhasil memastikan diri bertahan di Liga 1 untuk gelaran kompetisi musim depan.“Dua klub yang menolak saya, Semen Padang dan Persiba turun kasta. Sementara saya berhasil menyelamatkan Perseru,” kata Ryu.
visibility  4336 kali
APPI: Baru Persegres Yang Tunggak Gaji Pemain
Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) baru menerima satu laporan mengenai klub yang menunggak gaji pemain pada Liga 1 musim ini.Ketua Umum APPI Ponaryo Astaman mengatakan Persegres Gresik United adalah klub yang terlambat dalam membayar gaji pemainnya, yaitu gaji 2 sampai 3 bulan terakhir.APPI sudah merespon kejadian ini dengan menyurtai pihak klub, namun Ponaryo dan APPI sampai sejauh ini belum mendapatkan balasan."Kami terima laporan soal gaji baru dari Gresik, 2 sampai 3 bulan terakhir," katanya."Kita telah berkirim surat ke manajemen dengan tembusan ke PT Liga, PSSI dan BOPI," terang Ponaryo.[suggestedarticle]Ponaryo pun berharap pihak PSSI dan PT Liga Indonesia Baru juga harus segera menyelesaikan masalah ini. Dimana salah satu sumber dana untuk klub memang dari subsidi dari PT LIB dan PSSI. "Inti dari masalah ini adalah bagaimana hal ini bisa diselesaikan dan kesepakatan yang tercapai antara manajemen dan pemain," paparnya.Ponaryo juga mengungkapkan bahwa sejauh ini baru Persegres yang masuk dalam laporan persoalan gaji terlambat."Kami belum memberi tenggat waktu karena masih menunggu respons," katanya. Persegres sendiri menjadi salah satu dari tiga tim yang terdegradasi ke Liga 2 musim depan, klub asal kota Gresik itu terpuruk di dasar klasemen dengan hanya meraih 10 poin.
visibility  572 kali
Semen Padang Minta Degradasi Musim Ini Dihapus
Fakta pahit diterima Semen Padang yang harus terdegradasi dari Liga 1 Indonesia 2017. Ada satu upaya terakhir yang dilakukan Kabau Sirah agar bisa berkompetisi di kasta tertinggi musim depan.Semen Padang melakukan komunikasi dengan PT Liga Indonesia Baru dan PSSI. Semen Padang mengusulkan agar kompetisi musim depan diikuti 24 tim dengan format dua wilayah.[suggestedarticle]Saran dari Semen Padang ini adalah tiga tim terbawah Liga 1 Indonesia 2017 batal degradasi. Enam tim lain berasal dari Liga 2.PSSI ketika dikonfirmasi enggan berspekulasi tentang hal ini. Wakil Ketua Umum, Joko Driyono pun menanggapi usul ini."Peraturan adalah peraturan dan klasemen akhir dari kompetisi juga sudah selesai dan itu yang jadi referensi," ucap Jokdri seperti dikutip dari Goal Indonesia."Keputusan lain tidak dalam kewenangan apapun yang ada di PSSI per hari ini. Kecuali kongres nanti ada menerima usulan atau apapun. Mudah-mudahan tidak ada spekulasi yang berlebihan terhadap hal itu," jelasnya.
visibility  3763 kali
Galatama Menuju Kenangan Usai Semen Padang Terdegradasi
Degradasinya Semen Padang membuat kisah kejayaan tim Liga Sepak Bola Utama alias Galatama di kancah sepak bola Indonesia kian tenggelam.Galatama sempat menjadi kawah candradimuka timnas Indonesia bersama dengan kompetisi Perserikatan. Kompetisi semi-pro di Indonesia itu berlangsung dari tahun 1979 hingga 1994.Dalam perjalanannya di Liga Indonesia sejak 1994, klub-klub Galatama bisa dibilang berjuang keras menunjukkan eksistensinya di tengan tim-tim eks perserikatan.[suggestedarticle]Satu persatu klub dari Galatama berguguran. Dulu kita mengenal Warna Agung, Yanita Utama, Petrokimia, Bandung Raya, hingga Pelita Jaya, tapi lambat laun nama-nama itu mulai hilang.Kini di era Liga 1, kita mengenal Barito Putera, Arema FC, dan Semen Padang. Tapi persaingan keras di Liga 1 musim ini membuat salah satu klub alumni Galatama harus degradasi dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia.Miris memang, Semen Padang yang merupakan tim kebanggan warga Sumatera Barat harus terdegradasi. Juara Liga Prima Indonesia musim 2011-2012 harus menrima kenyataan pahit meski di pekan terakhir Liga 1 menang 2-0 dari PS TNI.[suggestedarticle]Persib Bandung yang diharapkan bisa 'menyelamatkan' Semen Padang malah tak kuasa pula menahan ambisi besar Perseru Serui bertahan di Liga 1. Perseru menang 2-0 di Kota Bandung.Semen Padang tak kuasa menahan laju moderniasi sepak bola Indonesia. Saat klub-klub lain mulai berbenah sejak dini untuk memperkuat tim, Semen Padang seperti terlena dengan kekuatan lama.Entah mengapa kegemilangan Semen Padang saat Indonesia Soccer Championship (ISC) tak keluar di Liga 1. Kabau Sirah jadi pesakitan dan bahkan pernah alami kekalahan terbesar 0-6 dari Madura United.[suggestedarticle]Tentu saja, degradasinya Semen Padang menimbulkan kesedihan yang mendalam tak hanya dari para suporter, tapi juga publik sepak bola Indonesia. Galatama kini tinggal diwakili oleh Arema FC dan Barito Putera. Keduanya menjadi penerus cerita Galatama di Liga 1.Banyak faktor memang yang membuat klub-klub Galatama berguguran. Tapi, kehilangan Semen Padang setidaknya membuat kita paham, bahwa klu pro di Indonesia tak hanya kuat disokong oleh perusahaan sendiri, tapi juga menyiapkan sisi teknis agar bisa bertahan di era kekinian sepak bola Indonesia
visibility  1857 kali
DIARY: Semen Padang Harus Terima Kenyataan Pahit Terdegradasi ke Liga 2
Semen Padang sukses mengalahkan PS TNI dalam partai pekan terakhir Liga 1 musim 2017 dengan skor 2-0 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (12/11). Tragis! Menang atas PS TNI, Semen Padang Tetap Terdegradasi ke Liga 2Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla telah menentukan 33 pemain yang akan disiapkan untuk tiga laga uji coba melawan Timnas Suriah U-23 dan Guyana pada tanggal 16, 18, dan 25 November mendatang. Menariknya, pelatih asal Spanyol itu menyertakan tiga pemain remaja dari Timnas Indonesia U-19.Curhat Bos Borneo FC Kecewa dengan Pilihan Luis MillaMusim Arema FC telah berakhir. Kini manajemen Singo Edan mulai menatap rencana untuk musim depan.Arema FC Buka Peluang Pertahankan Joko SusiloLuis MIlla telah memilih 33 pemain yang akan memperkuat Timnas Indonesia dalam uji coba bulan ini. Tidak ada nama beberapa pemain bintang seperti Victor Igbonefo dan Stefano Lilipaly.Milla Tidak Panggil Igbonefo dan Lilipaly, Ini Komentar PSSI
visibility  978 kali
TERPOPULER: Semen Padang Degradasi, Curahan Hati Bos Borneo FC
Semen Padang sukses mengalahkan PS TNI dalam partai pekan terakhir Liga 1 musim 2017 dengan skor 2-0 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (12/11). Namun kemenangan ini gagal menyelamatkan Semen Padang.Tragis! Menang atas PS TNI, Semen Padang Tetap Terdegradasi ke Liga 2Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla telah menentukan 33 pemain yang akan disiapkan untuk tiga laga uji coba. Menariknya tidak ada penggawa Borneo FC yang dipanggil Milla.Curhat Bos Borneo FC Kecewa dengan Pilihan Luis MillaSebanyak 26 tim telah dipastikan berlaga ke Piala Dunia 2018, termasuk tuan rumah Rusia. Terbaru, Maroko menjadi salah satu dari 26 tim yang berhak berlaga di pentas sepak bola terakbar tahun depan.Gol Benatia dan Dirar Pastikan Maroko Lolos ke Piala Dunia 2018Bhayangkara FC resmi meraih juara Liga 1 musim ini. Manajemen klub asal Jakarta itu pun menyanggah tudingan negatif dari publik sepak bola Tanah Air.Sanggah 'Main Kotor', Bhayangkara FC: Juara Kami Berkat Campur Tangan TuhanDari jatah 32 slot peserta putaran final Piala Dunia 2018 Rusia, sudah 26 tempat terisi. Dengan masuknya Tunisia dan Maroko dari wakil zona Afrika, Minggu (12/11) dinihari WIB, berarti masih tersisa enam slot yang diperebutkan.Ini 26 Negara yang Sudah Lolos ke Putaran Final Piala Dunia 2018
visibility  1442 kali
Brace Comvalius Bawa Bali United Menang dari Persegres
Bali United sukses meraih kemenangan 3-0 atas Persegres Gresik United dalam lanjutan LIga 1 pekan ke-34, pada Minggu (12/11) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta.Meski sudah kehilangan asa juara, usai kalah head to head dari Bhayangkara FC, Bali United ingin menutup musim dengan kemenangan untuk menyamai poin sang rival.Tampil dengan kekuatan penuh Bali United unggul 1-0 melalui gol dari Marcos Flores di menit ke-22. Hingga jeda babak pertama tak ada tambahan gol dalam laga ini.Baru di babak kedua, Bali United menambah dua gol lagi, kali ini sang mesin gol tim Sylvano Comvalius yang mencetak gol di menit ke-49 dan 87.[suggestedarticle]Dua gol Comvalius menjadikan dirinya sebagai Top Skor Liga 1 dengan 37 gol, pemain asal Belanda itu juga memecahkan rekor pencetak gol terbanyak di Liga Indonesia setelah 23 tahun dipegang oleh Peri Sandria dengan 34 gol. Kemenangan ini tidak mengubah posisi Bali United yang tetap berada di posisi dua klasemen akhir Liga 1. Bali United total mengkoleksi 68 poin dari 34 pertandingan.Sementara itu, kekalahan ini juga semakin menambah torehan buruk Persegres pada musim ini, dimana skuat asuhan Hanafi itu sudah pasti terdegradasri. Persegres berada di dasar klasemen (posisi 18) dengan 10 poin.Susunan Pemain:Bali United: I Made Wardhana (Kelvan 78'), Ricky Fajrin, Agus Nova, I Made Andhika Pradana Wijaya, Fadil Sausu, Nick van der Velden, Taufiq, Marcos Abel Flores Benard (Hamdi 60'), Stefano Lilipaly (Munawar 85'), Irfan Bachdim, Sylvano Dominique ComvaliusPersegres Gresik United: Fitrul Dwi Rustapa, Sasa Zecevic, Husni Mubarok (Basri 68'), Jusmadi, Yusuke Kato, Obet Rivaldo Yulius (Hafani 80'), Andre Putra Wibowo, April Hadi (Setiawan 56'), David Faristian, Yusuf Effendi, Arsyad Yusgiantoro
visibility  1200 kali
Lima Klub Indonesia Terboros, Persib Nomor Satu!
Majalah bisnis dan finansial Amerika Serikat, Forbes merilis daftar klub yang mengeluarkan uang terbanyak di tahun 2017. Persib menjadi klub yang paling boros pada 2017 dengan total pengeluaran mencapai lebih dari Rp 2 triliun.Sejumlah klub lokal berusaha untuk menjadi yang terbaik sejak awal kompetisi. Tidak sedikit uang yang bergulir di klub lokal untuk bisa meraih prestasi pada gelaran Liga 1 2017.[suggestedarticle]Pemain-pemain top didatangkan untuk bisa mendongkrak performa tim, namun hal tersebut juga berpengaruh ke meningkatnya pengeluaran tim. Forbes mencatat sejumlah tim di Indonesia yang mengeluarkan dana terbanyak sepanjang 2017.1. Persib BandungKlub kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut berhasil mendatangkan sejumlah pemain kelas dunia seperti Michael Essien dan carlton Cole. Sayangnya hal tersebut tidak serta merta membuat Persib tampil maksimal.Dalam daftar Forbes, Persib sudah mengeluarkan Rp 2,24 triliun. Nilai tersebut menjadi yang terbesar dari seluruh klub di Indonesia.2. Persebaya 1927Meski tampil di kasta kedua kompetisi di Indonesia, Persebaya tidak sedikit mengeluarkan uang untuk kompetisi musim ini. Mendapat investor baru, yaitu Jawapost Grup, total klub asal Surabaya tersebut sudah mengeluarkan Rp 2,19 triliun.3. Persipura JayapuraPersipura sempat kesulitan di awal musim karena PT Freeport mencabut dukungan kepada tim Mutiara Hitam. Sejumlah sponsor lokal seperti Bank Papua, Bosowa dan Telkomsel bersedia menggantikan agar klub kebanggaan masyarakat Jayapura tersebut tetap bisa bersaing.Forbes melaporkan Persipura menjadi klub ketiga dengan pengeluaran terbanyak yaitu Rp 1,31 triliun.4. Mitra KukarKlub yang bermarkas di Kalimantan Timur tersebut menjadi salah satu klub kaya yang berhasil mendatangkan marquee player, Mohammed Sissoko.Mitra Kukar dikabarkan telah menggelontorkan dana Rp 1,29 triliun untuk sejumlah keperluan di Liga 1 2017.5. Semen PadangSemen Padang yang dipastikan akan tampil di Liga 2 untuk kompetisi musim depan ternyata menjadi tim yang memiliki jumlah pengeluaran besar. Total tim berjuluk Kabau Sirah tersebut mengeluarkan Rp 1,26 triliun.
visibility  7946 kali
Laga Penentu Degradasi, Semen Padang Siap Bungkam PS TNI
Tim Semen Padang bertekad memenangkan laga terakhir melawan PS TNI pada pada kompetisi Liga 1 2017 di Stadion GOR Haji Agus Salim Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (12/11)."Kami akan mengerahkan kemampuan terbaik untuk memenangkan laga besok, karena kemenangan akan membuat kami berpeluang bertahan di Liga 1," kata pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli di Padang, Sabtu (11/11).Menurut dia jajaran pelatih saat ini terus melakukan perbaikan dan evaluasi setelah tim "Kabau Sirah" mengalami kekalahan dari Arema Malang 3-5.BACA JUGA: Tak Ingin Degradasi, Semen Padang Minta Tolong Persib Kalahkan Perseru SeruiDari pertandingan itu, timnya memiliki dua kelemahan yakni lini pertahanan dan lini serang. Ia mengakui ketika menghadapi Arema, organisasi bertahan tim buruk dan mudah ditembus sehingga kebobolan hingga lima gol.Selain itu tim "Kabau Sirah" sebenarnya memiliki banyak kesempatan untuk mencetak gol, namun para pemain depan tidak mampu mengubah kesempatan yang ada menjadi gol."Dalam latihan hal ini terus kami perbaiki untuk menciptakan organisasi tim yang solid agar permainan dapat berjalan dengan baik," tambah Syafrianto yang pernah membawa sukses tim Futsal PON Sumbar meraih medali emas di PON 2012.Syafrianto mengatakan, dalam laga nanti pihaknya tidak dapat menurunkan Rudi, Jandia Eka Putra, dan Novrianto terkena cedera. Untuk lini pertahanan ia akan mengembalikan Cassio De Jesus menjadi pemain bertahan setelah beberapa pertandingan sebelumnya menjadi gelandang bertahan.Dirinya telah memotivasi para pemainnya untuk dapat mengeluarkan kemampuan terbaik mereka untuk mengamankan? tiga poin di laga ini.Sementara pelatih PS TNI Rudi mengatakan timnya memiliki target mencuri poin dalam laga ini agar masuk dalam peringkat sepuluh besar."Kami akan bermain normal dan tidak memikirkan Semen Padang atau Perseru yang berjuang untuk lolos dari zona degradasi. Kami dulu pernah berada di peringkat ke-15 dan tidak ada tim yang kasihan dengan kami. Apabila mereka ingin lolos harus berjuang keras," ujar Rudi seperti dikutip antaranews.com.Saat ini Semen Padang berada peringkat ke-16 dengan mengumpulkan 32 poin dari 33 pertandingan, terpaut dua poin dari Perseru Serui yang berada di urutan ke-15. Perseru pada pertandingan terakhir akan menghadapi tuan rumah Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat.Jika Perseru Serui menang, maka terhindar dari degradasi. Tapi jika kalah atau seri, sementara Semen Padang menang atas PS TNI, maka Perseru terdegradasi.
visibility  490 kali
Tak Ingin Degradasi, Semen Padang Minta Tolong Persib Kalahkan Perseru Serui
Agar tak degradasi, Semen Padang selain harus menang lawan PS TNI di kandang, mereka juga minta tolong kepada Persib Bandung untuk mengalahkan Perseru Serui di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada pertandingan terakhir Liga 1 2017.Jika Perseru Serui mampu mempermalukan Persib Bandung, maka mereka akan tetap di Liga 1, Semen Padang yang terdegradasi. Sebaliknya, jika Perseru kalah dan Semen Padang sukses menang atas PS TNI, maka Perseru yang terdegradasi.Manajer Semen Padang, Win Bernardino menyebut, meski pada pertandingan nanti Maung Bandung tak lagi memiliki kepentingan, namun sebagai klub profesional dan salah satu tim besar Tanah Air, ada harga diri yang harus dijaga Persib. Belum laga nanti adalah pertandingan terakhir musim ini dan tentunya pemain Persib ingin memberikan kado kepada seluruh Bobotoh yang hadir.BACA JUGA: Kalahkan Persib, Iwan Setiawan Puji Penampilan Anak Asuhnya"Kami yakin juga kalau Persib tak mau kalah dari Perseru Serui dan ingin menutup laga di depan Bobotoh dengan kemenangan. Mereka tidak akan mau mengecawakan pendukungnya,” kata Win.Harapan Semen Padang supaya Persib Bandung ‘membantu’ mereka memang tidak terlalu berlebihan apabila melihat rekor laga kandang Persib Bandung musim ini. Meski kerap gagal memetik tiga poin, tapi Persib Bandung masih tercatat sebagai salah satu tim yang belum terkalahkan di laga kandang musim ini.Terkait pertandingan menghadapi PS TNI, Win berharap para pemainnya bisa mempertahankan daya juang yang ditunjukkan Hengki Ardiles, dan kawan-kawan saat ditaklukkan Arema FC dengan skor 5-3.Secara khusus Win menyoroti penampilan pantang menyerah yang ditunjukkan skuat Semen Padang pada 10 menit terakhir pertandingan tersebut, di mana Kabau Sirah mampu mencetak tiga gol meski sebelumnya sudah tertinggal cukup jauh."Tapi perjuangan pemain sudah luar biasa. Meski ketinggalan lima gol mereka mampu membalas tiga gol. Itu menunjukkan kekuatan mental. Kami tentu berharap perjuangan yang sama bisa ditunjukkan saat menjamu PS TNI, sehingga bisa memenangkan pertandingan," harap Win.
visibility  3114 kali
1510233002269 tag