(Foto: Bola.net)

Starting XI Terbaik Versi Luis Milla

Pelatih Tim Nasional Indonesia, Luis Milla mengungkapkan 11 pemain terbaik versinya. Dalam susunan pemain tersebut terdapat sejumlah nama besar seperti Lionel Messi dan Zinedine Zidane.

Dalam video yang unggah akun resmi PSSI di youtube, Milla mengungkapkan 11 pemain terbaik versinya. Milla memilih formasi 4-5-1 untuk susunan pemain pilihannya.



Di lini belakang diisi pemain-pemain legendaris yaitu Javier Zanetti, Paolo Maldini, Franz Beckenbauer dan salah satu sahabat Milla saat di Real Madrid, Fernando Hierro.

Lima pemain tengah yang dipilih Milla berisi pemain-pemain berkualitas mulai dari Xavi Hernandez, Johan Cruyff, Zinedine Zidane, Andres Iniesta, dan juga mega bintang Barcelona, Lionel Messi.

Satu ujung tombak yang menjadi pilihan Milla adalah Romario. Berikut ini video selengkapnya:

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Indonesia Jadi yang Terburuk di Grup A Piala Asia U-19 soal Hal Ini
Tim nasional Indonesia U-19 tergabung dalam Grup A Piala Asia U-19 bersama Qatar, Uni Emirates Arab dan Taiwan. Dari empat negara tersebut, Indonesia memiliki peringkat FIFA yang paling rendah.Undian yang dilakukan di Jakarta pada Jumat (18/5) menempatkan Indonesia di pot pertama. Berada di pot pertama membuat Indonesia terhindar dari lawan tangguh seperti Jepang, Iran maupun Vietnam.[suggestedarticle=3]Sayangnya grup yang didapat Indonesia juga tidak diisi oleh lawan yang bisa diremehkan. Jika dilihat dari peringkat FIFA, Qatar, UEA dan Taiwan memiliki rangking yang lebih tinggi di banding Indonesia.UEA menjadi negara dengan peringkat FIFA tertinggi yang menghuni Grup A Piala Asia U-19. UEA berada di posisi ke-81 dengan total poin 405. [pagebreak]Posisi Terendah[/pagebreak]Setelah UEA, Qatar menjadi negara dengan posisi FIFA kedua terbaik dengan berada di peringkat ke-101. Qatar mengoleksi 339 poin di rangking FIFA.Taiwan berada di peringkat ke-121, sedangkan Indonesia di posisi terbawah Grup A dengan menempati peringkat ke-164.Berada di peringkat terbawah FIFA di Grup A bukan berarti peluang Indonesia tertutup. Indonesia bisa memanfaatkan status tuan rumah untuk memberikan kejutan kepada tim lain.
  10935 kali
PSSI Agendakan 4-6 Laga Uji Coba untuk Timnas Indonesia Sebelum Asian Games
PSSI mengagendakan sekitar empat sampai enam pertandingan uji coba untuk Timnas Indonesia sebelum berlaga di Asian Games pada pertengahan Agustus nanti.Namun, terkait lawan uji coba yang akan dihadapi, PSSI masih mengkomunikasikannya dengan pelatih Luis Milla Aspas.”PSSI memprogramkan 4-6 pertandingan uji coba lagi menjelang Asian Games. PSSI masih berdiskusi dengan coach Luis Milla tentang bobot pertandingan yang diinginkan, kualitas lawan seperti apa, lalu uji coba nya di sini atau di luar negeri. Itu masih terus didiskusikan, tapi yang pasti uji cobanya dengan negara Asia,” kata Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, saat ditemui awak media termasuk Bolalob di ICE BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (5/5).[suggestedarticle=3]Jokdri –sapaan karib Joko Driyono- mengatakan, PSSI sudah menerima beberapa tawaran uji coba dari negara-negara kuat di Asia, seperti Thailand dan Korea Selatan.Kedua negara tersebut, kata Jokdri, ingin beruji coba sekaligus beradaptasi karena Asian Games akan berlangsung di Indonesia.”Mereka butuh adaptasi dan ingin informasi lebih banyak soal Indonesia karena Asian Games akan berlangsung di Jakarta,” ujar Jokdri.
  3202 kali
PSSI Sebut Indonesia Dapat Tawaran Uji Coba dari Korea Selatan
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, mengatakan Timnas Indonesia tengah kebanjiran tawaran untuk beruji coba jelang Asian Games.Bahkan, salah satu negara yang dikabarkan ingin beruji coba dengan Indonesia adalah raksasa Asia, Korea Selatan.[suggestedarticle=3]”Banyak (negara) yang ingin berkunjung ke Indonesia, seperti Korea Selatan dan Thailand. Mereka butuh adaptasi dan informasi mengenai Indonesia karena Asian Games akan berlangsung di Jakarta,” kata Jokdri –sapaan karib Joko Driyono- saat ditemui awak media termasuk Bolalob di ICE BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (5/5).Jokdri juga memastikan bahwa Timnas Indonesia akan kembali menggelar pemusatan latihan untuk persiapan Asian Games. ”Setiap bulan timnas akan berkumpul untuk pemusatan latihan selama dua minggu setelah hari ke-10. Namun, khusus di bulan Juni, Luis Milla punya program penuh jelang Asian Games sendiri,” ujar Jokdri.
  7016 kali
PSSI Tak Pakai SUGBK di Babak Penyisihan Grup B Piala AFF
Timnas Indonesia dipastikan tidak menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, sebagai venue babak penyisihan Grup B Piala AFF 2018.Seperti diwartakan Bolasport, PSSI lebih memilih Stadion Pakansari (Bogor) atau Stadion Patriot Candrabhaga (Bekasi) sebagai homebase Timnas Indonesia di penyisihan grup.Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria menjelaskan, tidak ingin memaksakan skuat Garuda bermain di SUGBK karena stadion tersebut akan dijadikan venue pembukaan dan penutupan Asian Games.”Kami lihat terlebih dahulu kondisi stadionnya setelah Asian Games 2018, apakah bisa dipakai atau tidak,” kata Tisha. ”SUGBK itu kan harus ditata ulang karena rumputnya harus diangkat terlebih dahulu selesai Asian Games 2018. Jadi kami tidak tahu kapan pemulihannya, apa sudah ready pada November ketika babak penyisihan Piala AFF 2018 bergulir,” ujarnya menambahkan.[suggestedarticle=3]Meski demikian, Tisha mengatakan, peluang Timnas Indonesia berkandang di SUGBK tetap terbuka andai lolos ke babak semifinal dan final.Sebab, Tisha yakin perbaikan SUGBK pasca-Asian Games 2018 sudah selesai.”Kalau bagus, kami pakai. Kalau semifinal dan final itu kan bermain pada Desember 2018, jadi SUGBK kemungkinan bisa dipakai. Namun, untuk saat ini pada babak penyisihan Grup B, kami mendaftarkan Stadion Pakansari dan Patriot,” katanya.
  1958 kali
Ratu Tisha Pede Indonesia Bisa Hajar Thailand di Fase Grup Piala AFF
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria optimistis Timns Indonesia mampu lolos dari penyisihan Grup Piala AFF 2018.Indonesia tergabung di Grup B bersama Thailand, Filipinan, Singapura, dan Brunei Darussalam atau Timor Leste.Hasil drawing itu disambut optimism Tisha. Menurutnya, Indonesia siap menghajar lawan-lawannya tersebut termasuk tim kuat seperti Thailand.”Ya hajarlah, timnas Indonesia harus fight di semua pertandingan,” kata Tisha dilansir dari Bolasport.com[suggestedarticle=3]Tisha kemudian memberikan pendapatnya tentang tim-tim yang menghuni Grup A.Di Grup A terdapat tiga tim tangguh seperti Vietnam, Malaysia, dan Myanmar, serta dua kuda hitam, yaitu Kamboja dan Laos.Menurut Tisha, persaingan di Grup A tak kalah sengit dibanding Grup B.Ia menilai, kualitas tim-tim di Asia Tenggara saat ini mulai merata.”Lawan di Grup A juga tidak mudah karena kita semua tahu sepak bola level di Asia Tenggara lagi sama-sama mau berkembang,” kata Tisha.”Levelnya pada grup sebelah ada Vietnam dan Myanmar yang juga bagus,” ucap Tisha menambahkan.
  1418 kali
Rumor Luis Milla Diganti Mulai Tersebar
Hasil kurang memuaskan tim nasional U-23 di Anniversary Cup 2018 kabarnya membuat posisi Luis Milla di kursi pelatih menjadi tidak aman. Isu Milla akan diganti bahkan sudah mulai beredar di PSSI.Dari dua laga awal Anniversary Cup 2018, Timnas U-23 belum mampu mencetak gol. Pada laga pertama Timnas U-23 kalah dari Bahrain dengan skor 0-1 dan imbang 0-0 melawan Korea Utara.[suggestedarticle=3]Dua hasil mengecewakan tersebut membuat wacana mengganti Milla mulai merebak di PSSI. Dilansir dari Tempo, sumber PSSI yang tidak ingin disebutkan namanya menyatakan rumor mengganti Milla memang benar adanya.“Selentingan untuk mengganti Milla memang sudah ada, namun belum tahu keputusan resminya seperti apa,” ujar sumber yang tak ingin disebutkan namanya kepada Tempo, Rabu 2 Mei 2018.Setelah satu tahun lebih bersama tim nasional Indonesia, Milla memang tidak langsung memberikan prestasi. Meski tidak memberikan prestasi, namun Milla sudah bisa memberikan visi dan gaya permainan yang lebih baik untuk skuad tim nasional.
  6723 kali
Hadapi Uzbekistan, Indonesia Kehilangan 2 Pemain
Timnas Indonesia kehilangan dua pemain saat melakoni laga terakhir Anniversary Cup melawan Uzbekistan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (3/5).Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla Aspas tidak bisa menurunkan Andy Setyo dan Ilham Udin Armayn karena keduanya tengah dibekap cedera.Ilham mendapat cedera tersebut saat Indonesia menghadapi Bahrain, sementara Andy Setyo cedera dalam pertandingan versus Korea Utara.[suggestedarticle=3]”Kondisi pemain ada dua yang cedera dan terpaksa tidak bisa bermain. Masing-masing Ilham Udin dan Andy Setyo yang cedera engkel kiri," kata dokter timnas, Syarif Alwi. ”Ilham masih sedikit masalah pada hamstring. Adapun untuk pemain lain kondisi baik dan tidak ada masalah,” ujarnya menambahkan.[suggestedarticle=3]Kepastian Andy dan Ilham Udin absen menurut Papi –sapaan karib Syarif Alwi- didapat usai tim dokter melakukan pemeriksaan USG.Menurutnya, Andy Setyo membutuhkan waktu sepekan untuk memulihkan cederanya, sementara Ilham Udin butuh dua pekan untuk pulih.”Masing-masing sudah kami USG untuk melihat seberapa jauh cedera yang berada pada ototnya dan hasilnya tidak menggaransi keduanya bermain saat melawan Uzbekistan,” ujarnya.
  1747 kali
Ditinggal Evan Dimas dan Ilham Udin, Ini Kata Pelatih Selangor FA
Pelatih Selangor FA, Nazliazmi menilai kehilangan Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn cukup mengganggu persiapan tim di Liga Super Malaysia. Evan dan Ilham harus kembali ke Indonesia untuk membela tim nasional Indonesia di ajang Anniversary Cup 2018.Laga uji coba sebelum Asian Games tersebut membuat Selangor FA harus melepas dua pemain andalannya yang mendapat panggilan tim nasional Indonesia. Selangor FA harus melepas kedua pemain tersebut mengingat sudah bersepakat dengan PSSI jika terkait kepentingan tim nasional.[suggestedarticle=3]Jadwal yang berada di luar kalender FIFA membuat Evan dan Ilham dipastikan absen dalam dua laga Selangor FA. Hal tersebut dianggap cukup mengganggu namun Nazliazmi yakin pemain lain mampu menggantikan peran Evan dan Ilham.“Ya mereka bergabung untuk skuat Timnas Indonesia U-23, mereka akan absen di pertandingan melawan Negeri Sembilan dan JDT,” ujar Nazliazmi dilansir Bolalob dari Berita Harian.“Ini sedikit mengganggu persiapan tim, tapi saya yakin dan percaya pemain lain mampu menjalankan tanggung jawab yang diberikan nanti,” ujar Nazliazmi.Selangor FA membuktikan mampu meraih hasil maksimal meski tanpa Evan dan Ilham. Tim berjuluk Gergasi Merah tersebut sukses memutus rangkaian empat kekalahan beruntun saat menang 2-1 atas Negeri Sembilan, Sabtu (28/4).
  4277 kali
Aura Kecantikan Dokter Timnas Indonesia
Dokter Tim Nasional wanita Indonesia ini sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan sepak bola Indonesia.Ia adalah Grace Joselini, yang namanya mendadak tenar karena kecantikan yang ia miliki sebagai dokter timnas Indonesia untuk wanita.Perempuan berusia 34 tahun itu memang identik dengan dunia olahraga.Sebelum menjadi dokter di timnas wanita Indonesia, Grace juga pernah menangani tim gulat dan tim atletik Indonesia sebagai seorang dokter.[suggestedarticle=3]Nama Grace mulai viral lantaran kecantikannya sebagai dokter timnas wanita Indonesia telah membius mata para lelaki yang melihatnya.Setelah diteliti, ternyata Grace merupakan mantan Puteri Indonesia Kalimantan Timur tahun 2009.Karir Grace dalam menangani timnas sebagai seorang dokter, tidaklah semulus yang dijalankannya.Grace awalnya mengaku tidak menyukai sepak bola. Ia lalu diperkenalkan oleh Dicky Muhammad Shofwan, yang merupakan dokter timnas U-16.Seiring berjalannya waktu, sedikit demi sedikit Grace mulai menyukai olahraga ini.Dikarenakan aktivitasnya yang selalu berhubungan dengan pemain sepakbola. Ia jadi tertarik dengan si kulit bundar.Akhirnya ia memutuskan untuk menjadi seorang dokter bagi Tim Nasional Wanita Indonesia.Selain sebagai seorang dokter, Grace mampu berperan sebagai ibu, kakak, atau teman dari para pemain timnas wanita Indonesia.“Saya bisa jadi teman curhat mereka, teman gila bersama, teman nyanyi dan lain-lainnya,” kata Grace.Tugas Grace sebagai dokter tidak hanya mengatasi cedera para pemain, namun ia juga memperhatikan gizi para pemainnya.[suggestedarticle]Ditengah kesibukannya sebagai seorang dokter. Grace juga tengah memiliki keluarga, dimana sekarang ia telah dikarunia dua orang anak.Kontrak Grace sebagai dokter Tim Nasional Wanita Indonesia akan habis sampai Asian Games 2018.
  3395 kali
Febri Hariyadi di Antara Perbedaan Kemauan Luis Milla dan Mario Gomez
Penggawa Persib Bandung, Febri Hariyadi, sedang bergabung dengan skuat Timnas U-23 Indonesia di Bogor.Febri masuk ke dalam skuat timnas di ajang Anniversary Cup yang dihelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, 27 April hingga 3 Mei.Pemain yang karib disapa Bow itu pun angkat bicara soal anggapan bahwa dirinya lebih maksimal saat bermain bersama timnas ketimbang Persib.[suggestedarticle=3]”Pelatih beda, jelas beda kemauan. Sama Persib dan Timnas masih sama, saya tidak akan menghilangkan karakter permainan saya,” kata Febri. Di timnas, Febri bisa memaksimalkan kemampuannya karena fokus untuk menyerang dengan formasi 4-3-3 yang diusung Milla.Sementara di Persib, Mario Gomez mengusung pakem 4-4-2 yang membuatnya sesekali harus turun membantu pertahanan.[pagebreak]Target Pribadi[/pagebreak]Febri pun mengungkapkan target pribadinya bersama timnas. Ia berharap bisa memberikan kontribusi positif selama ajang Anniversary Cup.”Target pribadi saya ingin berikan yang terbaik di negara sendiri. Ini bagian dari persiapan (ASIAN Games) sekaligus ulang tahun, semoga saya bisa berkontribusi,” harap Febri.[suggestedarticle]Sayangnya di laga perdana timnas harus mengakui keunggulan Bahrain 0-1, Jumat (27/4).Selanjutnya, timnas akan menghadapi Korea Utara, Senin (30/4).
  4531 kali
1524988801872 tag