(Foto: Bola.net)

Starting XI Terbaik Versi Luis Milla

Pelatih Tim Nasional Indonesia, Luis Milla mengungkapkan 11 pemain terbaik versinya. Dalam susunan pemain tersebut terdapat sejumlah nama besar seperti Lionel Messi dan Zinedine Zidane.

Dalam video yang unggah akun resmi PSSI di youtube, Milla mengungkapkan 11 pemain terbaik versinya. Milla memilih formasi 4-5-1 untuk susunan pemain pilihannya.



Di lini belakang diisi pemain-pemain legendaris yaitu Javier Zanetti, Paolo Maldini, Franz Beckenbauer dan salah satu sahabat Milla saat di Real Madrid, Fernando Hierro.

Lima pemain tengah yang dipilih Milla berisi pemain-pemain berkualitas mulai dari Xavi Hernandez, Johan Cruyff, Zinedine Zidane, Andres Iniesta, dan juga mega bintang Barcelona, Lionel Messi.

Satu ujung tombak yang menjadi pilihan Milla adalah Romario. Berikut ini video selengkapnya:

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Nasib Indra Sjafri di Ujung Tanduk, Pelatih PS TNI Jadi Kandidat Pengganti?
Kontrak Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas U-19 Indonesia akan segera berakhir. Namun sampai saat ini tidak ada tanda-tanda dari PSSI akan memperpanjang masa bakti mantan pelatih Bali United tersebut.Bahkan kabarnya posisi Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas U-19 sedang dievaluasi PSSI. Kabarnya, federasi sepak bola Indonesia tersebut akan menentukan nasib Indra Sjafri pada hari ini (21/11). Beberapa nama menyeruak ke permukaan sebagai suksesor Indra Sjafri. Selain Wolfgang Pikal, juru taktik PS TNI Rudy Eka Priyambada juga berpeluang mengisi kursi pelatih Garuda Nusantara.[suggestedarticle]Terkait peluangnya membesut Timnas U-19, Rudy Eka mengaku tak akan menolaknya jika memang diminta. Apalagi posisi pelatih kepala Timnas U-19 akan ditentukan Ketua PSSI, Edy Rahyamadi yang juga menjabat sebagai Direktur PS TNI, klub yang dilatih Rudy Eka saat ini. ”Belum bisa menanggapi soal itu. Saya juga baru tahu dari teman-teman media. Tapi kalau ditunjuk, ya tugas negara, kan komandan yang nunjuk,” kata Rudy Eka saat dihubungi wartawan.”Kalau buat negara ya harus siap,” pungkas Rudy Eka.
  2334 kali
2 Gelandang Timnas Indonesia Dapat Pujian dari Penggawa Timnas Suriah
Timnas Indonesia gagal menang dalam dua laga uji coba melawan Suriah U-23. Di laga pertama, Kamis (16/11) Indonesia yang menurunkan tim U-23 kalah 2-3, kemudian di laga kedua pada Sabtu (18/11), timmas yang memainkan beberapa pemain senior juga kembali menyerah dari Suriah dengan skor tipis 0-1.Meski gagal meraih satu pun kemenangan, permainan Timnas Indonesia dinilai cukup baik. Bahkan, penampilan dua penggawa Indonesia, yaitu Febri Hariyadi dan M Taufiq mendapat perhatian dari Gelandang Suriah, Ahmad Ghallab. ”Timnas Indonesia sangat bagus. Sebenarnya semua pemain bagus tapi pemain nomor 31 (Febri Hariyadi) dan nomor 8 (Muhammad Taufiq) bermain sangat bagus,” kata Ghallab dikutip dari laman CNNIndonesia.[suggestedarticle]Menurut Ghallab, Febri dan Taufiq mempunyai kelebihan dari segi sprint dan akselerasi dalam mengolah si kulit bundar.”Mereka berdua (Febri dan Taufiq) bermain sangat cepat. Ya, mereka sangat cepat,” ujarnya.Setelah menghadapi Suriah, Indonesia masih dijadwalkan bermain dalam satu uji coba lagi yaitu melawan Timnas Guyana di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (25/11).Tak seperti laga melawan Suriah, pertandingan kontra Guyana sudah tercatat sebagai ajang uji coba resmi di FIFA. Artinya, dalam laga ini Indonesia berpeluang menambah pundi-pundi poin mereka di peringkat FIFA.
  3634 kali
Sisi Positif Lain dari Spasojevic Gabung Timnas Indonesia
Keberadaan Ilija Spasojevic di Timnas Indonesia membuat Luis Milla semringah. Selain bisa meningkatkan ketajaman lini depan skuatnya, Milla akan ‘memanfaatkan’ Spaso sebagai penerjemahnya di atas lapangan.Selama hampir satu tahun melatih Timnas Indonesia, Milla memang masih kesulitan berbahasa Indonesia.[suggestedarticle]Mantan pemain Real Madrid itu pun terus berupaya mempelajari Bahasa Indonesia.”Semoga dia bisa memberi energinya secara maksimal untuk timnas, terutama bisa memberi contoh yang baik. Dan, kami cukup beruntung karena Spaso bisa berbahasa Spanyol,” kata Milla.Milla tentu membutuhkan pemain yang bisa berkomunikasi dengan Bahasa yang dikuasainya. Hal itu akan mempermudah Milla dalam menerjemahkan taktik dan strategi di lapangan.
  1001 kali
Dirayu Main di Selangor FA, Djanur Sarankan Febri Hariyadi Bertahan di Persib
Pelatih PSMS Medan Djajang Nurjaman mengaku masih sering mengikuti perkembangan beberapa mantan pemainnya, termasuk Febri Hariyadi.Djanur, sapaan akrab Djajang, mengaku bangga atas pencapaian yang ditorehkan Febri saat ini. Selain jadi andalan Persib, pemain yang karib disapa Bow itu mulai akrab dengan seragam kebesaran Timnas Indonesia.”Saya bangga dengan apa yang dicapai Febri saat ini. Selain Febri, di Persib juga ada Henhen Herdiana dan Gian Zola. Perkembangan mereka cukup bagus. Saya harap mereka bisa segera mengikuti jejak Febri ke timnas,” kata Djanur saat ditemui di Bekasi, Kamis (16/11).Dengan penampilannya yang makin ciamik, Febri dikabarkan tengah menjadi incaran klub asal Malaysia, Selangor FA.[suggestedarticle]Banyak pihak yang menyarankan Febri agar mengambil kesempatan emas tersebut. Febri diharapkan mampu mengikuti jejak-jejak seniornya yang terlebih dahulu berkarir di luar negeri seperti Bambang Pamungkas dan Andik Vermansyah.Namun terkait hal ini, Djanur punya pandangan lain. Menurut Djanur, di umurnya yang masih cukup belia, Febri disarankan tetap bermain bersama Persib.Djanur mengatakan, sarannya ini bukan bermaksud menghalangi karir sepak bola Febri. Hanya saja Djanur takut jika terlalu buru-buru, maka karir Febri bisa layu sebelum berkembang.”Sebagai pemain muda yang dikontrak jangka panjang, saya pikir tidak usah berpikir ke mana-mana dahulu. Karena dia juga diasah kemampuan sepak bolanya di Diklat Persib. Jadi, saya pikir dia harus tetap di Persib,” ujar Djanur.[suggestedarticle] Meski sudah tidak lagi melatih Persib, Djanur mengaku masih sering berkomunikasi dengan Febri dan beberapa mantan anak asuhnya.”Waktu anak saya ulang tahun mereka juga hadir. Komunikasi saya dengan pemain itu tidak putus, termasuk dengan pemain asing seperti Vlado (Vujovic) dan (Raphael) Maitimo,” kata Djanur.
  1323 kali
Terungkap! Sosok Pemain Timnas Indonesia yang Dikagumi Ilija Spasojevic
Penyerang Bhayangkara FC Ilija Spasojevic masuk ke daftar 33 pemain yang dipanggil Luis Milla untuk agenda uji coba internasional pada pekan depan.Spaso akan memperkuat Indonesia dalam dua laga uji coba melawan Timnas U-23 Suriah, Sabtu (18/11) dan Timnas Guyana (25/11).Pemanggilan tersebut terasa sangat istimewa untuk Spaso karena proses naturalisasinya baru rampung belum lama ini.[suggestedarticle]Selain semringah karena masuk skuat Timnas Indonesia dalam uji coba internasinal melawan Suriah dan Guyana, mantan penyerang Persib Bandung itu juga bahagia karena akan berduet dengan Boaz Solossa.Spaso mengakui bahwa penyerang Persipura Jayapura tersebut merupakan salah satu sosok pemain yang dikaguminya.”Boaz adalah salah satu striker Indonesia yang saya kagumi selama ini. Saya sangat senang kami akhirnya akan main di tim yang sama,” kata Spaso seperti dilansir dari BolaSport.com.Laga uji coba antara Timnas Indonesia melawan Suriah dan Guyana akan dihelat di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.
  6313 kali
Peringati Hari Pahlawan, PSSI Beri Diskon Tiket Pekan Timnas Indonesia
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) punya cara tersendiri untuk merayakan Hari Pahlawan yang jatuh pada Jumat (10/11).Federasi yang dipimpin Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi tersebut memberikan promo khusus pada para pecinta sepak bola nasional.PSSI memberikan diskon 20 persen + 10 persen untuk pemesanan tiket pertandingan Timnas Indonesia pada 16,18, dan 25 November mendatang.Promo diskon khusus tersebut hanya berlaku pada 10 November saja.[suggestedarticle]Laga perdana yang bisa disaksikan adalah Timnas U-22 Indonesia melawan Timnas U-23 Suriah pada 16 November.Lalu dilanjutkan pertandingan antara timnas senior dan Timnas U-23 Suriah pada 18 November.Rangkaian pekan timnas ditutup dengan laga antara timnas senior dan Guyana pada Sabtu 25 November. Bwrikut cara mendapatakan tiket dengan diskon khusus tersebut : 1. Kunjungi www.loket.com 2. Pilih Ketegori tiket yang diinginkan, klik selanjutnya. 3. Masukkan Informasi personal dengan lengkap dan benar (nama, email, no telfon, no KTP serta tanggal lahir), lalu klik selanjutnya. 4. Konfirmasi tiket, dan masukkan kode promo Pahlwan untuk mendapatkan diskon 20 + 10 persen khusus hari ini. 5. Lalu bayar tiket yang kamu beli.   Dalam memperingati Hari Pahlawan, ada promo khusus untuk kamu yang hendak membeli tiket laga-laga #PekanTimnas. Gunakan kode promo "PAHLAWAN" saat hendak memesan tiket online di @loketid. Promo ini hanya berlaku pada tanggal 10 November 2017. Segera pesan tiketmu sekarang, dan dapatkan kesempatan menyaksikan secara langsung aksi pahlawan-pahlawan sepak bola Indonesia! #PekanTimnas #HariPahlawan A post shared by PSSI - FAI (@pssi__fai) on Nov 9, 2017 at 10:05am PST
  940 kali
Cerita Egy Maulana Vikri Soal Kaki Kanannya yang 'Kurang Hidup'
Bintang Timnas U-19 Indonesia, Egy Maulana Vikri dikenal sebagai pemain kidal. Namun ternyata, pemain Persab Brebes itu selalu berlatih keras untuk meningkatkan kemampuan kaki kanannya.Berdasarkan informasi yang dihimpun dari CNNIndonesia, bapak angkat Egy, Subagja Suihan mengatakan, pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri pernah bercerita soal kemampuan kaki kanan Egy yang tidak sebaik kaki kirinya.”Setelah pelatih laporan, saya ajak ngomong kakaknya, Firman Utina, untuk kasih tahu Egy harus seperti apa. Supaya kaki kanan dan kirinya bisa seimbang," cerita Bagja kepada CNNIndonesia.com. ”Setelah bicara dengan Firman, saya kasih tahu Egy kalau Firman bilang gini, ‘Ada dua alternatif supaya kaki kanan bisa berfungsi dengan baik seperti kaki kiri. Pertama, latihan dengan rutin dan serius. Kedua, tunggu cedera kaki kiri supaya kanannya gerak’,” sambung Bagja.[suggestedarticle]Bagja lantas memberikan masukan kepada Egy supaya lebih aktif melatih kaki kanannya. Kini, kemampuan kedua kaki Egy mulai sama baiknya.”Egy langsung teriak, 'saya enggak mau cedera'. Alhamdulillah setelah itu dia latihan rutin kanan dan kiri. Waktu lawan Espanyol dia bisa cetak gol pertamanya pakai kaki kanan,” kata Bagja.Sejauh ini, Egy Maulana yang sedang tampil di kualifikasi Piala Asia U-19 2018 di Korea Selatan bersama Garuda Nusantara mampu mencetak empat gol, dan keempat gol itu tercipta menggunakan kaki kanan
  4104 kali
Faktor Ini yang Membuat Aji Santoso Rela Melepas Saddil Ramdani ke Timnas U19
Persela Lamongan meraih hasil negatif dalam lawatannya ke Bekasi dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-32, Jumat (27/10/2017). Bermain di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut harus mengakui keunggulan tuan rumah Bhayangkara FC dengan skor 1-3.Dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC, penampilan Persela sedikit mendapat sorotan. Hal itu tak terlepas dari menurunnya agresivitas penyerangan Persela.Absennya pemain sayap andalan Persela, Saddil Ramdani disinyalir cukup memengaruhi permainan tim asuhan Aji Santoso tersebut tadi malam.Serangan Persela hanya bertumpu pada Samsul Arif Munip dan Jose Coelho. Biasanya, saat Persela mengalami deadlock, maka Saddil akan muncul sebagai pemain pembeda.[suggestedarticle]Terkait hal tersebut, Aji Santoso tak mau ambil pusing. Menurutnya, dengan posisi Persela yang dipastikan aman dari jeratan degradasi maka akan lebih baik jika Saddil fokus membela timnas.Menurut Aji, jika bergabung dengan skuat timnas di babak kualifikasi Piala Asia U-19 di Korea Selatan, maka Saddil akan kembali mendapatkan pengalaman bertanding di ajang Internasional. Hal itu akan menunjang karir Saddil ke depannya.”Saddil main atau tidak sebenarnya tidak ada masalah, kecuali kalau Persela masih dalam posisi bahaya, pasti saya minta izin ke coach Indra Sjafri. Tapi karena posisi Persela sudah aman maka saya izinkan dia ke timnas supaya dia dapat banyak pengalaman internasional,” tutur Aji kepada wartawan di Bekasi, Jumat (27/10/2017).[suggestedarticle]Timnas Indonesia U-19 dijadwalkan menjalani laga perdana di babak kualifikasi Piala Asia U-19 menghadapi Brunei Darussalam, Selasa (31/10).Setelah itu Egy Maulana Vikri dkk akan meladeni Timor Leste (2/11), Korea Selatan (4/11), dan Malaysia (6/11).Meski Indonesia sudah dipastikan akan tampil di putaran final Piala Asia U-19 tahun depan karena berstatus sebagai tuan rumah, tapi Indra Sjafri memutuskan untuk tetap ambil bagian dalam babak kualifikasi demi memberikan jam terbang untuk para pemainnya.
  2580 kali
Simon Mcmenemy Sebut Spasojevic Bisa Jadi Solusi untuk Timnas Indonesia, Tapi…..
Pelatih Bhayangkara FC, Simon Mcmenemy angkat bicara mendukung keputusan anak asuhnya, yaitu Ilija Spasojevic yang resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada Kamis (26/10/2017).Menurut Simon, dengan dinaturalisasinya Spaso maka hal itu bisa menjadi solusi jangka pendek untuk Timnas Indonesia.Simon menilai, sejak pensiunnya Bambang Pamungkas dan Christian Gonzales, Timnas Indonesia belum lagi memiliki penyerang tajam sekaliber keduanya.”Timnas Indonesia saat ini belum memiliki penyerang mumpuni, Spaso mungkin bisa membantu. Dia pemain yang sangat profesional,” ujar Simon kepada wartawan di Bekasi, Jumat (27/10/2017).[suggestedarticle]Meski mendukung keputusan Spaso menjadi WNI, juru taktik asal Skotlandia tersebut berharap PSSI tidak terus-terusan membangun timnas dengan cara instan, seperti menaturalisasi pemain asing.Menurutnya, hal tersebut bisa berdampak buruk bagi regenerasi para pemain di skuat Garuda.”Indonesia ini punya banyak bakat pesepak bola hebat asal dikelola dengan baik. Naturalisasi itu bagus, tapi jangan sampai penyerang lokal seperti Ilham Udin dan Egy Maulana terpinggirkan. Mereka juga harus diberi kesempatan,” ujar Simon.
  2560 kali
MSBI dan ILUNI UI Desak Pemerintah Ambil Alih Penyelenggaraan Piala Dunia 2022 dari Qatar
Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI) dan Ikatan Alumni Universitas Indonesia atau ILUNI UI mendesak pemerintah pusat untuk mengambil alih penyelenggaraan Piala Dunia 2022 dari Qatar.MSBI dan ILUNI UI menilai, Qatar sudah tidak lagi kredibel untuk menghelat pesta sepak bola dunia tersebut. Alasannya, penunjukkan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 dinilai tidak transparan karena diduga ada permainan uang yang melibatkan para petinggi FIFA di era kepemimpinan Sepp Blatter.”Hal itu sudah menodai azaz Fair Play yang selalu didengung-dengungkan oleh FIFA,” ujar Ketua MSBI, Sarman kepada wartawan di Sekretariat ILUNI UI, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (26/10/2017).[suggestedarticle]Selain itu, jika Piala Dunia tetap digelar di Qatar maka waktu penyelengaraan yang biasanya digelar di bulan Juni-Juli akan bergeser ke November atau Desember karena alasan cuaca.Hal ini akan membuat beberapa kompetisi di Eropa mengalami kekacauan dalam hal penjadwalan kompetisi mereka.”Di Qatar juga sedang terjadi konflik regional antara negara-negara timur tengah,” ujar Harry Samputra Agus, Ketua PIC ILUNI UI untuk Piala Dunia 2022 di Indonesia.[suggestedarticle]Sarman dan Agus menilai, dengan berbagai permasalahan tersebut, peluang Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 pengganti Qatar sangat terbuka.Dalam rapat Komite Eksekutif FIFA pada Desember 2010, Indonesia mendapat dukungan dari 14 EXCO FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.Namun, Indonesia pada akhirnya batal terpilih karena pemerintah Indonesia saat itu tidak memberikan jaminan penyelenggaraan kepada FIFA.Qatar yang secara infrastruktur lebih siap dari Indonesia akhirnya terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.”Jadi, sebaiknya Indonesia fokus untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 daripada di 2034 nanti,” ujar Sarman.
  1035 kali
1509102002412 tag