(Foto: Bola.net)

Starting XI Terbaik Versi Luis Milla

Pelatih Tim Nasional Indonesia, Luis Milla mengungkapkan 11 pemain terbaik versinya. Dalam susunan pemain tersebut terdapat sejumlah nama besar seperti Lionel Messi dan Zinedine Zidane.

Dalam video yang unggah akun resmi PSSI di youtube, Milla mengungkapkan 11 pemain terbaik versinya. Milla memilih formasi 4-5-1 untuk susunan pemain pilihannya.

Persipura Ternyata Hanya Berani Pasang Target Seri di Bandung, Kenapa?


Di lini belakang diisi pemain-pemain legendaris yaitu Javier Zanetti, Paolo Maldini, Franz Beckenbauer dan salah satu sahabat Milla saat di Real Madrid, Fernando Hierro.

Lima pemain tengah yang dipilih Milla berisi pemain-pemain berkualitas mulai dari Xavi Hernandez, Johan Cruyff, Zinedine Zidane, Andres Iniesta, dan juga mega bintang Barcelona, Lionel Messi.

Satu ujung tombak yang menjadi pilihan Milla adalah Romario. Berikut ini video selengkapnya:

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Luis Milla Harus Tentukan Skuad Timnas U-22 di SEA Games Sebelum 23 Juni
Luis Milla hanya memiliki waktu kurang dari dua pekan untuk menentukan 23 pemain yang akan dibawa ke SEA Games 2017, Agustus nanti. Hingga kini Luis Milla masih melakukan bongkar pasang untuk pemain Tim Nasional U-22.PSSI harus sudah mendaftarkan 23 nama pemain yang akan tampil pada ajang SEA Games 2017 pada 23 Juni 2017. Hal itu sepertinya membuat Milla harus cepat menentukan siapa saja yang akan dibawa pada ajang level ASEAN tersebut.[suggestedarticle]Milla hingga kini masih melakukan beberapa percobaan terhadap sejumlah pemain seperti Septian David Maulana dan Gavin Kwan. Namun Milla juga tampaknya sudah menentukan beberapa pemain yang akan berlaga di SEA Games karena rutin dipanggil seperti Febri Hariyadi, Gian Zola, Hanif Sjahbandi dan Bagas Adi Nugroho."Pendaftaran pemain untuk SEA Games pada 23 Juni. Saat itu pendaftaran sudah final, 23 pemain yang akan bermain untuk Indonesia di SEA Games 2017," ujar Deputi Sekjen PSSI, Fanny Riawan.Skuad Timnas U-22 masih memiliki peluang untuk unjuk gigi pada laga uji coba melawan Puerto Rico di Stadion Maguwoharjo, Sleaman, Selasa (13/6).
Catatan Buruk Puerto Rico Jelang Lawan Indonesia
Puerto Rico tercatat selalu kalah dalam lima pertandingan internasional terakhir mereka. Hal tersebut bisa menjadi peluang Indonesia untuk meraih kemenangan saat kedua tim bertemu, Jumat (13/6).Dari lima partai terakhir Puerto Rico selalu takluk dari lawan-lawan mereka. Tiga diantaranya adalah laga uji coba sedangkan dua lainnya adalah laga Piala Karibia.[suggestedarticle]Pada 29 Agustus 2016 Puerto Rico bahkan sempat dihajar Republic Dominika dengan skor telak 5-0 pada laga uji coba. Tidak sampa satu bulan berselang atau pada 3 September 2016, Puerto Rico kembali dihantam India dengan skor telak 4-1.Laga melawan Indonesia menjadi pertandingan pertama Puerto Rico di tahun 2017 karena sebelumnya mereka batal bermain melawan Nicaragua pada ajang uji coba Maret lalu. Indonesia akan menjamu Puerto Rico di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Selasa (13/6).Berikut ini lima partai terakhir Puerto Rico yang berakhir dengan kekalahan:(29/8/2016) Rep. Dominika 5-0 Puerto Rico (Persahabatan)(31/8/2016) Puerto Rico 0-1 Rep. Dominika (Persahabatan)(3/09/2016) India 4-1 Puerto Rico (Persahabatan)(9/10/2016) Antigua dan Barbuda 2-0 Puerto Rico (Piala Karibia)(12/10/2016) Puerto Rico 2-4 Curacao (Piala Karibia)
visibility  710 kali
Ini Kelemahan Timnas U-22 yang Masih Harus Diperbaiki
Timnas U-22 dinilai masih memiliki kekurangna yang masih dapat diperbaiki. Kekurangan tersebut dianggap hanya masalah waktu karena para pemain belum lama berlatih bersama.Usai meraih kemenangan 2-0 atas Kamboja tidak lantas membuat puas jajaran para pelatih. Meski menang, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk bisa menambah kualitas tim. Skuad Timnas U-22 dianggap masih sering melakukan kesalahan yang tidak perlu, hal itu karena masalah kekompakan tim yang belum terjalin dengan baik.[suggestedarticle]"Memang masih banyak kelemahan dan kekuarangan yang harus dibenahi oleh pelatih terutama chemistry antar pemain, karena memang kami baru beberapa hari latihan," kata Bima Sakti dikutip Bolalob dari Superball."Tapi yang pasti pemain sudah bisa adaptasi dengan pola yang diinginkan Luis Milla," tambah Bima.Timnas U-22 selanjutkan akan kembali menghadapi laga uji coba melawan Puerto Rico di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Selasa (13/6). Pada laga tersebut Timnas U-22 masih akan dibantu lima pemain senior yaitu Kurnia Meiga, Fachruddin, Bayu Pradana, Stefano Lilipaly dan Irfan Bachdim.
visibility  1595 kali
Indonesia vs Puerto Rico: Sensasi Derby Spanyol di Sleman
Pertandingan uji coba antara Timnas Indonesia U-22 dan Puerto Rico di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Selasa (13/6/2017) akan jadi duel dua peracik strategi berkebangsaan Spanyol.Mereka adalah Luis Milla Aspas yang kini menangani Indonesia, dan Carlos Garcia Cantarero yang melatih Puerto Rico.Pertarungan strategi antara keduanya pun sangat menarik untuk dinantikan.Sama-sama berasal dari Spanyol, kedua pelatih tersebut sama-sama dinilai doyan menerapkan permainan menyerang dengan gaya khas umpan-umpan pendek ala tiki-taka.[suggestedarticle]Carlos Garcia pun mengaku sudah tidak sabar untuk segera beradu taktik dengan Milla.”Kami pernah bertemu sebelumnya, meskipun kami bukanlah teman dekat. Kami belum pernah bertemu sebagai lawan hingga kini, tetapi saya sudah pernah bertemu dan berbicara dengannya,” tutur Carlos.Meski tidak mengenal Milla secara dekat, Carlos mengungkapkan dirinya sangat menaruh respek terhadap mantan pelatih Timnas Spanyol U-21 tersebut.[suggestedarticle]Mantan pelatih Atletico Madrid B tersebut menilai Milla sebagai pelatih hebat yang akan memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan sepak bola Indonesia ke depannya.”Tentu sebelum ia menjadi pelatih, Milla merupakan pemain yang hebat, ia bermain bagi klub besar (Real Madrid dan Barcelona), juga bermain bagi timnas Spanyol. Pastinya ia telah melakukan pekerjaan yang fantastis di Spanyol,” ujarnya.”Tetapi, lebih penting dari hal tersebut saya melihat bahwa dalam periode ini, Milla tengah menjadi arsitek timnas Indonesia, bagaimana ia bisa mengimplimentasikan gaya sepakbolanya ke Indonesia. Jadi saya sangat terkesan dengannya," tambahnya.
visibility  2463 kali
Bepe Ultah, Akun Twitter Resmi AFC Sampaikan Selamat
Penyerang Persija Jakarta Bambang Pamungkas adalah salah satu pesepak bola besar yang dimiliki Tanah Air.Popularitas pemain yang akrab disapa Bepe tersebut bahkan diakui dunia.Bepe pernah mendapat predikat sebagai salah satu dari 10 pesepak bola paling berpengaruh di Asia pada 2012 oleh ESPN.[suggestedarticle]Untuk itu, tak heran saat Bepe berulang tahun yang ke-37, kemarin (10 Juni 2017), banyak pihak yang memberikannya ucapan selamat.Selain Persija sebagai klub yang dibela Bepe, serta beberapa rekannya di tim ibu kota, Federasi Sepak Bola Asia, AFC turut memberi ucapan selamat kepada pemain yang identik dengan nomor punggung 20 tersebut lewat akun Twitter resmi mereka.Selain mencuit ucapan selamat kepada Bepe dengan bahasa Indonesia, AFC juga tak ragu menyebut Bepe sebagai bintang sepak bola Indonesia.”Selamat ulang tahun Bambang Pamungkas. Bintang penyerang Indonesia itu genap (berusia) 37 tahun hari ini (kemarin, Red),” tulis akun Twitter @theafcdotcom. Selamat Ulang Tahun, Bambang Pamungkas! 🎉Bintang penyerang Indonesia itu genap 37 tahun hari ini!#OAOG #Asia pic.twitter.com/wnfY9cEXCf — The-AFC.com (@theafcdotcom) 10 Juni 2017
visibility  2117 kali
Luis Milla Siapkan Kejutan Saat Timnas Hadapi Puerto Rico
Luis Milla mengajak semua masyarakat Indonesia untuk bisa memadati Stadion Maguwoharjo, Sleman saat laga Tim Nasional U-22 melawan Puerto Rico, Selasa (13/6). Milla menjanjikan para penonton Timnas U-22 akan tampil menarik pada laga tersebut.Indonesia dijadwalkan akan menjalani dua laga uji coba yaitu melawan Kamboja dan Puerto Rico. Laga melawan Kamboja akan dilakukan tandang, sedangkan pertandingan melawan Puerto Rico akan digelar di Indonesia.[suggestedarticle]Milla berharap hasrat para penonton di Indonesia saat laga melawan Puerto Rico tidak berkuarang dan pelatih asal Spanyol tersebut menyatakan akan menyuguhkan permainan yang menarik untuk para penonton."Saya ingin mengundang penonton Yogyakarta, untuk datang melihat ide bermain saya di laga nanti," ujar Milla, Senin (5/6) dikutip dari Superball."Akan ada pertandingan menarik serta melihat ide dan konsep permainan saya di laga nanti. Penonton sudah tahu filosofi saya dan pastikan bahwa nanti akan ada kejutan," ucap Milla.
visibility  1779 kali
Disanksi 2 Pertandingan oleh Komdis PSSI, Rezaldi Hehanusa Menolak Berkomentar
Bek Persija Jakarta Rezaldi Hehanusa dijatuhi larangan bertanding selama dua kali dan denda Rp 20 juta karena mangkir dari pemusatan latihan Timnas Indonesia di Karawaci, Tangerang, 7-10 Mei silam.Bule –sapaan akrab Rezaldi- ketika itu urung bergabung dengan alasan cedera.Namun, Bule malah bermain dalam pertandingan melawan Persela Lamongan.”Pemain Persija Jakarta Rezaldi Hehanusa dikenakan sanksi larangan bertanding sebanyak dua kali dan denda Rp 20 juta karena terbukti tidak hadir pada panggilan seleksi tim nasional dengan alasan sakit tetapi bermain untuk Persija Jakarta pada kompetisi Liga 1. Hukuman ini berlaku mulai 5 Juli 2017,” tulis rilis resmi PSSI.[suggestedarticle]Bule yang ditemui Bolalob.com seusai berlatih bersama Persija di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi belum mau buka suara terkait hukuman tersebut.”Wah belum tahu itu saya bang. Belum bisa komentar,” ucap Bule.Dengan adanya sanksi dari PSSI tersebut, Bule dipastikan tidak bisa memperkuat Persija dalam pertandingan melawan Sriwijaya FC Palembang (16/6/2017) dan Persegres Gresik (1/7/2017).Sedangkan untuk laga melawan PS TNI (8/6/2017) tidak masuk dalam hitungan karena Bule tengah bergabung bersama Timnas U-22 yang akan beruji coba melawan Kamboja dan Puerto Rico pada 8 dan 13 Juni mendatang.Bule juga masih bisa dimainkan Teco saat Persija menjamu Arema, besok malam (2/6/2017) karena sanksi tersebut baru berlaku Senin (5/6/2017).
visibility  1417 kali
Ini Alasan Luis Milla Panggil Pemain Senior ke Timnas
Tim Nasional U-22 dipastikan akan diperkuat lima pemain senior saat laga melawan Kamboja, Kamis (8/6). Milla memiliki misi khusus dengan memanggil lima pemain senior ini.Kurnia Meiga, Fachruddin Ariyanto, Bayu Pradana, Stefano Lilipaly dan Irfan Bachdim akan ikut serta untuk memperkuat Timnas U-22 pada laga uji coba melawan Kamboja di Stadion Olimpiade Phnom Penh. Menurut Wakil Kepala Departemen Timnas PSSI Fanny Riawan, lima pemain senior tersebut dipanggil agar bisa memberikan irama yang berbeda di skuad Timnas U-22."Milla ingin punya variasi pola bermain lewat bola atas dan bawah. Selain itu dia ingin memaksimalkan sistem penyerangan dengan bantuan pemain senior," kata Fanny seperti dikutp Bolalob pada CNNIndonesia.com, Selasa (30/5).Tidak hanya dari segi permainan, laga ini juga diharapkan bisa memberikan hasil positif untuk Indonesia agar dapat menanjak di peringkat FIFA yang kini terus merosot."Tujuan uji coba kali ini untuk mematangkan skuat U-22 sekaligus memperbaiki ranking Indonesia di FIFA," ujar Fanny.Sebelumnya ranking Indonesia di FIFA harus mengalami penurunan usai kalah 1-3 dari Myanmar 1-3 pada Maret lalu.
visibility  1939 kali
Luis Milla Layak Pantau 5 Pemain Muda Terlama Main di Liga 1 Ini
Regulasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 Indonesia yang mewajibkan setiap tim memiliki lima pemain di bawah usia 23 tahun mulai terasa pengaruh positifnya.Beberapa pemain muda bertalenta bermunculan di setiap klub. Bahkan tak sedikit di antara mereka yang jadi tulang punggung timnya di usia yang masih cukup belia.[suggestedarticle]Tak hanya klub pemilik si pemain, banyaknya ”tunas” baru tersebut tentu menguntungkan bagi Timnas Indonesia.Pelatih Luis Milla dipastikan memiliki banyak pilihan untuk menentukan 23 nama pemain yang akan mengisi skuat Timnas di ajang Sea Games di Malaysia, Agustus mendatang.Berikut beberapa nama yang mungkin layak direkomendasikan kepada Luis Milla dihimpun dari Juara.net :1. Fahmi Al Ayyubi (Persela Lamongan)Fahmi mulai mencuri perhatian sejak mencetak gol ke gawang Madura United pada pekan kedua Liga 1, 21 April silam. Setelah itu pemain dengan rambut nyentrik itu mulai mendapatkan kepercayaan dari pelatih Persela. Puncak kegemilangan eks Persela U-21 tersebut adalah ketika dua kali membobol gawang Arema FC, pekan lalu (21/5/2017).2.  Gustur Cahyo (PS TNI)Namanya memang belum sementereng Manahati Lestusen atau Abduh Lestaluhu. Tapi perannya ternyata cukup vital di klubnya saat ini, PS TNI. Buktinya, Gustur selalu jadi pilihan utama tim berjuluk The Army tersebut. Bahkan ketika Ivan Kolev datang menggantikan Laurent Hatton, posisi pemain inti selalu didapat pemain bernomor punggung 10 tersebut. Gustur yang sudah mencetak tiga gol sejauh ini baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik bulan April versi Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI).3. Fulgensius Billy (Persib Bandung)Pernah ditolak Stefano Cugurra Teco ketika mengikuti seleksi di Persija Jakarta, Fulgensius Billy tak patah arang. Keputusannya mencoba peruntungan di klub rival Persija, yaitu Persib Bandung ternyata berbuah manis. Billy yang mencuri perhatian saat diturunkan Djajang Nurjaman di pertandingan melawan PS TNI kini muncul sebagai idola baru publik sepak bola Bandung.4. Friska Womsiwor (Persipura Jayapura)Persipura Jayapura memang tidak pernah kehabisan talenta. Salah satu ”mutiara” yang kini dimiliki klub tersukses di ISL tersebut adalah Friska Womsiwor. Ditempatkan sebagai winger, pergerakan Womsiwor terhitung lincah dan sangat cepat, padahal tubuhnya lumayan tinggi. Satu golnya ke gawang Bhayangkara FC bisa jadi bukti jika Womsiwor adalah talenta baru dari Tanah Papua!5. Ambrizal Umanailo (Persija Jakarta)Ambrizal sebenarnya sudah mencuri perhatian sejak ajang ISC 2016. Pertandingan antara Persipura Jayapura dan Persija Jakarta di laga pembuka ISC jadi debut pemain bertubuh mungil tersebut tampil di level kompetisi sepak bola tertinggi Tanah Air. Setelah itu, Umay –sapaan akrab Ambrizal- kerap jadi andalan tim ibu kota di sisi sayap. Sempat kehilangan tempat utama di beberapa pertandingan awal Liga 1, Umay kini mulai kembali mendapat kepercayaan dari Stefano Cugurra Teco.
visibility  4338 kali
Kiatisuk Senamuang Ungkap Alasan Tolak Klub Indonesia
Mantan pelatih Tim Nasional Thailand, Kiatisuk Senamuang mengungkap alasan dirinya tidak mau melatih tim Indonesia. Kiatisuk mengungkapkan masih ingin memberikan kontribusi untuk tim nasional Thailand.Selepas melatih Thailand, Kiatisuk mendapat banyak tawaran melatih tidak hanya dari klub Thailand, namun sejumlah klub di Asia Tenggara banyak yang menginginkan pelatih usia 43 tahun tersebut. [suggestedarticle]Kiatisuk tidak menampik banyak tawaran dari sejumlah klub Asia Tenggara datang untuk meminangnya namun dirinya mengatakan masih ingin melihat perkembangan para pemain Thailand untuk meraih prestasi yang lebih baik."Saya memiliki banyak kontak dengan klub di Malaysia dan Indonesia. Tapi saya tidak ingin pergi," kata Kiatisuk Senamuang pada Bangkok Post."Saya tidak bisa mengatakan banyak soal masa depan. Tapi di pikiran saya sekarang hanya ingin menyaksikan timnas kelompok umur Thailand bisa bermain di putaran final Piala Dunia U-17 atau Piala Dunia U-20," kata Kiatisuk Senamuang.Selama menjadi pelatih di Tim Nasional Thailand, Kiatisuk sempat meraih dua gelar juara AFC Cup pada 2014 dan 2016. Sedangkan di level U-23, Kiatisuk pernah meraih medali emas di SEA Games 2013 dan menempati tempat keempat di Asian Games 2014.
visibility  1289 kali
1495918801508 tag