(Foto: Istimewa)

”Emirates Stadium” Indonesia Senilai 1,2 Triliun Gagal Lolos Verifikasi

Persiba Balikpapan dipastikan tidak bisa menggunakan Stadion Batakan yang kabarnya menelan biaya pembangunan sebesar 1,2 triliun rupiah, minimal hingga kompetisi Liga 1 Indonesia rampung.

Departemen Kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 memutuskan jika stadion tersebut tidak lolos verifikasi.

Perwakilan Departemen Kompetisi PT LIB, Somad mengatakan ada beberapa faktor yang membuat Stadion Batakan belum diperbolehkan menggelar kompetisi tingkat nasional dan internasional.

”Memang belum bisa (dipakai), masih banyak yang harus dibenahi. Karena stadion ini baru, mungkin ada beberapa yang harus diperhatikan,” ujar Somad.

Persaingan di Lini Tengah Ketat, 3 Pemain Senior Arema Terpental dari Tim Utama


Somad menjelaskan bahwa satu penyebab Batakan tidak lolos verifikasi adalah belum layaknya akses jalan menuju stadion.

Selain itu, di Batakan juga belum dibangun fasilitas pendukung lainnya seperti lahan parkir yang memadai.

”Jangan sampai macet, menganggu pemain masuk stadion terus pertandingan menjadi molor, akses jalan ini menjadi penting, karena akses jalan terputus,” ujar Somad

”Ya memang harus disesuaikan, karena kan kapasitasnya sampai 46 ribu penonton, kalau dilihat belum cukup, harus diperhatikan juga,” ujarnya.

Tidak hanya persoalan infrastruktur pendukung, stadion yang digadang-gadang setara dengan markas Arsenal, yaitu Emirates itu masih memerlukan pembenahan lain seperti garis lapangan yang belum sesuai.

”Garis lapangan misalnya untuk tendangan pinalti belum sesuai, juga diameter tiang gawang harusnya 12 cm yang kita temukan itu 14 cm. Penambahan untuk fasilitas penunjang saja, misalnya kursi dan meja. Begitu juga di ruang wasit harus ada dua shower,” ujarnya.

Gede Widiade Undang Pemain dan Staf Pelatih Persija ke Kediamannya, Ada Apa?


Sementara itu, terkait kemungkinan Persiba kembali bermarkas di Stadion Parikesit, Somad mengaku tidak bisa menjawabnya.

Sebab, dirinya hanya ditugaskan untuk memverikasi Stadion Batakan.

”Saya ditugaskan di stadion Batakan ini untuk melihat kondisi stadion melakukan verifikasi apa saja, itu saja,” pungkasnya.

Dengan kondisi seperti ini, Persiba harus kembali mencari alternatif stadion lainnya.

Sebelumnya, tim Beruang Madu –julukan Persiba- sempat mendapatkan tawaran untuk menggunakan Stadion Palaran, Samarinda.

Namun, sampai saat ini tim asuhan Milomir Seslija tersebut masih memilih untuk berkandang di Stadion Gajayana, Malang.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(1)


Rekomendasi



Berita Terkait


Persib Persembahkan Kemenangan atas Persiba untuk Bobotoh
Persib Bandung berhasil mengakhiri rentetan hasil negatif dalam dua pertandingan terakhir setelah mengalahkan Persiba Balikpapan 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/6/2017).Kemenangan tersebut bahkan didekasikan para penggawa Persib untuk para pendukungnya.Hal tersebut diutarakan gelandang Persib, Dedi Kusnandar.[suggestedarticle]Dedi mengatakan, dia dan rekan-rekannya sangat bersyukur bisa mendapatkan hasil maksimal dalam pertandingan melawan Persiba.Kemenangan atas Persiba menurut Dedi tak terlepas dari tekad besar dia dan rekan-rekannya supaya bisa mengobati kekecewaan Bobotoh akibat dua kekalahan beruntun yang didapat Persib dari Bali United dan Bhayangkara FC.”Saya mewakili pemain saya sangat bersyukur atas kemenangan ini. Mungkin ini kemenangan yang sangat penting dari hasil kemarin kita negatif terus dan teman-teman semua bertekad membuat kemenangan,” ungkap Dedi.”Kemenangan ini buat Bobotoh, semua warga Jawa Barat termasuk juga tim pelatih manajemen dan semua elemen di Persib. Motivasi dari kami untuk menangkan pertandingan ini memang sangat besar,” tuturnya.
Djanur : Kemenangan atas Persiba Sangat Penting
Persib Bandung berhasil keluar dari tekanan para pendukungnya. Itu terjadi setelah tim berjuluk Maung Bandung tersebut mengalahkan Persiba Balikpapan 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/6/2017) malam.Seusai pertandingan, pelatih Persib Djajang Nurdjaman terlihat sangat lega. Sebelumnya, pria yang akrab disapa Djanur tersebut tengah mendapat pressure hebat dari Bobotoh karena dua kekalahan beruntun yang didapat Persib dari Bali United dan Bhayangkara FC.”Patut disyukuri pada akhir pertandingan malam hari ini akhirnya Persib bisa meraih tiga poin walau pun dengan skor yang sangat tipis 1-0 tetapi enggga apa-apa, yang penting menang,” tutur Janur dalam jumpa pers pascalaga.[suggestedarticle]Menurut Djanur, kemenangan atas Persiba sangat penting dan tidak hanya bernilai tiga angka. Sebab, raihan positif tersebut diyakini bisa membuat mental bertanding Atep dan kolega kembali meningkat. ”Itu sangat penting karena bagaimanapun kekalahan sebelumnya 2 kali itu membuat mental pasti jatuh dan dengan kemenangan tipis yang penting ini saya pikir mudah-mudahan akan mengobati mental kami yang jatuh kemarin. Mudah-mudahan menatap pertandingan ke depan lebih baik lagi,” tutur Djanur.
visibility  193 kali
Eks Arema Ini Siap Kembali ke Indonesia dengan Status sebagai Marquee Player
Mantan pemain Arema FC Thierry Gathuessi menyatakan keinginannya kembali berkiprah di Liga Indonesia. Bek berkebangsaan Kamerun tersebut saat ini tengah rehat sejenak dari dunia sepak bola dan memilih berkumpul bersama keluarganya di Prancis.Gathuesi dikenal sebagai bek yang cukup lugas dalam menjalankan tugasnya. Karirnya di Liga Indonesia pun cukup bagus.Sebelum memperkuat Arema, Gathuesi adalah andalan lini belakang Sriwijaya FC Palembang.[suggestedarticle]Jika kembali ke Indonesia, klub yang berminat terhadap Gathuesi bisa memanfaatkan aturan marquee player.Patut diketahui, bek 35 tahun tersebut mengawali karir sepak bolanya bersama klub kasta tertinggi Liga Prancis, Montpellier.”Pasti ada rencana untuk kembali ke Indonesia. Sekarang masih jaga kondisi di sini. Cukup lama saya tidak komunikasi dengan agen dan perkembangan sepak bola Indonesia,” kata Gathuessi.”Saya lima tahun main di kasta tertinggi Prancis. Semoga nantinya bisa segera kembali ke Indonesia,” tambahnya.[suggestedarticle]Perubahan status Gathuessi dari pemain asing biasa menjadi marquee player bisa saja dilakukan.Hal itu berkaca dari kebijakan PSM Makassar terhadap Willem Jan Pluim. Pluim yang sudah bermain di PSM sejak musim lalu statusnya berubah dari pemain asing biasa menjadi marquee player karena pernah bermain di kasta tertinggi Liga Belanda.
visibility  6830 kali
Manajemen Persib Bandung Tegaskan Kondisi Internal Timnya Kondusif
Manajemen Persib Bandung memastikan kondisi internal timnya baik-baik saja serta kondusif. Hal tersebut ditegaskan Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono.Dua kekalahan beruntun yang diderita tim Maung Bandung –julukan Persib- dari Bali United dan Bhayangkara FC memang sempat membuat suasana di lingkungan Persib memanas.Pasca-hasil buruk tersebut, tekanan maupun protes besar-besaran kerap dilayangkan para pendukung Persib.Puncaknya ketika sang pelatih, Djajang Nurdjaman menyampaikan keinginannya untuk menanggalkan jabatannya, meski pada akhirnya manajemen Persib menolak keputusan pria yang akrab disapa Djanur tersebut.[suggestedarticle]Kuswara mengatakan, dua kekalahan yang diderita Persib bukan karena para pemainnya tidak kompak sehingga berdampak terhadap permainan tim. Menurut dia, para pemain sudah bekerja profesional. ”Kami percaya pada pemain untuk bersungguh-sungguh bela Persib. Ketika di kontrak ada klausul untuk itu. Terus terang kalah di dua laga barangkali akan menjadi modal ke depan untuk meningkatkan motivasi karena target manajemen adalah juara,” ujar Kuswara dikutip Bolalob.com dari Indosport.Kuswara juga membantas keras tudingan yang menyebutkan manajemen Persib tidak memikirkan prestasi dan hanya fokus meningkatkan sisi bisnis tim. Menurut dia, peningkatan dari sisi bisnis harus seiring dengan prestasi tim.
visibility  476 kali
Tony Sucipto Beberkan Penyebab Raihan Hasil Negatif Persib
Penggawa Persib Bandung Tony Sucipto buka suara soal raihan hasil negatif timnya dalam dua laga terakhirnya di ajang Liga 1 Indonesia.Toncip –sapaan akrab Tony Sucipto- menjelaskan bahwa dua kekalahan yang didapat Persib dari Bali United dan Bhayangkara FC karena belum optimalnya kerja sama antarpemain.[suggestedarticle]Mantan penggawa Sriwijaya FC dan Persija Jakarta tersebut mengatakan, chemistry para pemain harus kembali dibangun.Sebab, musim ini Persib cukup banyak merekrut wajah baru, khususnya di sektor pemain asing seperti Shohei Matsunaa, Michael Essien dan Carlton Cole.”Mungkin ekspektasi kedatangan Essien buat tim tinggi. (tahun) 2014 kita bisa juara dengan pemain yang tetap. Sekarang kompetisi kita banyak pemain baru, ditambah lagi pemain muda harus main. Itu buat suasana tim, kata orang bermasalah,” kata Tony dikutip Bolalob.com dari Indosport.”Kita engga ada masalah cuma kita butuh proses, percayakan kepada tim, karena tidak ada pemain yang hanya setengah-setengah. Persib ini tim besar,” tambahnya.
visibility  780 kali
Persiba Bertekad Hadang Misi Bangkit Persib
Persiba Balikpapan bertekad menghadang misi Persib Bandung yang ingin bangkit usai menelan dua kekalahan beruntun dari Bali United dan Bhayangkara FC.Kedua tim akan bentrok dalam lanjutan pekan ke 10 Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/6/2017) malam.Pelatih Persiba Milomir Seslija mengatakan, laga melawan Persib memang bakal sulit dijalani.Apalagi Persib diprediksi akan tampil habis-habisan demi mengobati kekecewaan Bobotoh terhadap hasil negatif yang diraih tim berjuluk Maung Bandung tersebut.[suggestedarticle]Namun justru hal itu yang akan dimanfaatkan Milo –sapaan akrab Milomir- untuk bisa mencuri poin dari lawatannya kali ini ke Bandung.”Ini pertandingan yang sangat sulit, kita datang disaat yang tidak tepat, kita tahu Persib juga sedang dalam kondisi tidak baik. Kita akan berusaha buat Persib besok agak kesusahan. Mereka sekarang di bawah tekanan, banyak problem di dalam,” kata Milo.
visibility  268 kali
Pelatih Persiba Minta Pemainnya Tak Takut dengan ”Teror” Bobotoh
Persiba Balikpapan malam nanti (11/6/2017) akan menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dalam lanjutan pekan ke 10 Liga 1 Indonesia.Pelatih Persiba Milomir Seslija pun menargetkan tim asuhannya bisa mencuri poin dalam lawatannya tersebut.Milo –sapaan akrab Milomir- meminta para pemainnya tidak gentar dengan kehadiran puluhan ribu Bobotoh yang diprediksi bakal membirukan GBLA.”Saya tahu ini suatu hal yang baik, dan saya berharap pemain muda harus lebih baik dari Persib dan berharap pemain kita besok (hari ini, Red) tidak takut terhadap ribuan suporter, dan kita beri masukan positif atas itu,” ujar Milo.[suggestedarticle]Milo sebenarnya tak perlu terlalu khawatir soal kehadiran Bobotoh. Pria asal Bosnia tersebut justru bisa ”memanfaatkan” mereka untuk meraih hasil maksimal di Bandung.Seperti diketahui, Persib kini tengah mendapatkan tekanan hebat dari para pendukungnya usai menderita dua kekalahan beruntun dari Bali United dan Bhayangkara FC.Dukungan Bobotoh bisa berbalik menjadi beban berat bagi tim asuhan Djajang Nurdjaman tersebut.
visibility  314 kali
Direstui PT LIB, Perseru Jamu Persija di Patriot Pekan Depan
Operator kompetisi Liga 1 Indonesia, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menetapkan jadwal baru untuk pertandingan antara Perseru Serui dan Persija Jakarta. Laga tunda tersebut akan digelar Selasa (13/6/2017) di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.Dengan keputusan ini, artinya laga antara Perseru dan Persija mengalami dua kali perubahan jadwal.Jadwal awal laga kedua tim sebenarnya pada 28 Mei lalu. Namun, pertandingan tersebut batal digelar karena Stadion Marora tidak siap menggelar laga pada malam hari.PT LIB kemudian mengubah jadwal pertandingan menjadi 2 Agustus, namun lagi-lagi mereka merevisi keputusannya tersebut.[suggestedarticle]Chief Operating Officer (COO) PT LIB, Tigorshalom Boboy mengatakan, perubahan jadwal tersebut merupakan permintaan Perseru.”Benar dimajukan menjadi tanggal 13 Juni. Untuk kita (PT LIB) tidak ada masalah,” ucap Tigor kepada wartawan.”Pihak perseru yang meminta jadwal dimajukan. Perseru juga sudah berkomunikasi dengan Persija. Kita juga sudah tanya kesiapan stadion dan televisi. Semua sudah siap,” tambahnya.
visibility  873 kali
Ini Target Pelatih Anyar Perseru dalam Pertandingan Kontra Arema
Pelatih anyar Perseru Serui Agus Yuwono akan menjalani debutnya malam nanti (10/6/2017).Namun, lawan yang dihadapi Perseru bukan tim sembarangan, yaitu Arema FC.Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Gajayana, Malang.[suggestedarticle]Sebagai pelatih yang baru bergabung tiga hari, Agus belum bisa menjanjikan hasil muluk saat melawan Arema.Mantan pelatih Perseru U-19 tersebut mengatakan, tugas pertamanya saat ini adalah mengembalikan mental bertanding para pemainnya.”Mungkin memang saya baru tiga hari (bergabung), tapi tim ini sudah lama, kalau timnya tiga hari pelatihnya lama itu mungkin yang jadi masalah. Mereka sudah punya persiapan bagus saya mungkin di sini ada pembenahan sedikit,” ungkap Agus.”Kami ingin rebound mentality dari pemain kita, bagaimana kami meng-create mereka supaya kembali lagi dengan mental yang siap bertanding,” ujarnya. ”Mereka harus kita kasih suasana enjoy, nyaman, relax di hotel dan di lapangan, kita harap mereka dengan semua itu bisa dalam kondisi fresh fisik dan psikisnya,” pungkasnya.
visibility  349 kali
Tanpa 6 Pilar Utama, Arema Tetap Incar Kemenangan Saat Melawan Perseru
Pelatih Arema FC Aji Santoso tak khawatir ditinggal enam pilarnya dalam pertandingan lanjutan pekan ke-10 Liga 1 Indonesia melawan Perseru Serui, Sabtu (10/6/2017) malam.Keenam pemain yang absen dalam laga yang digelar di Stadion Gajayana, Malang, di antaranya Kurnia Meiga, Bagas Adi, Hanif Sjahbandi, Adam Alis Setyano, Jad Noureddine, dan Ahmad Alfarizi.Lima nama pertama absen karena memperkuat negaranya masing-masing dalam laga uji coba internasional beberapa hari yang lalu, sedangkan Alfarizi urung bermain karena tengah menjalani sanksi akibat mendapat dua kartu kuning dalam laga melawan Persija Jakarta (2/6/2017).[suggestedarticle]Aji mengaku sudah menyiapkan beberapa pemain untuk menggantikan keenam pilar Arema yang absen tersebut.Mantan bek kiri Timnas Indonesia tersebut berharap, para pemain pengganti bisa bermain dengan motivasi tinggi untuk mengantarkan timnya meraih kemenangan.Sebab, Arema tengah membutuhkan tambahan poin penuh demi menjaga peluang menjuarai kompetisi musim ini. ”Siapapun yang dimainkan, saya harap bisa fight. Karena persaingan makin ketat, kita lihat pemimpin klasemen (PSM) kemarin kalah, kalau besok kita menang poin 17, masih ada di empat besar, kita bisa kembali ke on the track-nya,” ujar Aji.
visibility  275 kali
1497087505512 tag