(Foto: AFC)

Balas Dendam! Vietnam Cetak Gol Detik Berdarah untuk Kalahkan China Taipei

Gol detik berdarah bawa Vietnam meraih kemenangan dibabak penyisihan Grup B AFC U-20 Futsal Championship 2017 untuk mengalahkan China Taipei.

Pertandingan berlangsung di Hua Mark Bangkok, Thailand pada Jumat (19/5) sore. Vietnam harus tertinggal terlebih dahulu sebelum akhirnya berbalik unggul atas China Taipei dengan skor ketat 5-4.



China Taipei secara tak terduga unggul 3-0 terlebih dahulu melalui aksi Huang Chieh dimenit ke-6, Lai Ming Hui 8', dan Tan Wu-Ling 10'. Vietnam mampu memperkecil ketertinggalan dibabak pertama dengan skor 3-2 melalui sepakan Linh dimenit ke-16, dan Lan 17'.

Pada babak kedua, Vietnam mampu menyamakan kedudukan melalui Thanh dimenit ke-29, tapi satu menit berselang China Taipei kembali unggul melalui Lin Chih-Hung. Vietnam akhrinya berbalik unggul melalui gol Trung dimenit ke-37 dan 39'. Pertandingan pun usai untuk kemenangan Vietnam atas China Taipei.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Tiba di Vietnam, Miguel Rodrigo Langsung Pantau Pemain
Pelatih baru timnas futsal Vietnam, Miguel Rodrigo, tiba pada 10 Juni lalu di Vietnam. Tak perlu waktu lama beristirahat untuk jeda Miguel menunaikan tugas pertamanya.Miguel langsung memantau salah satu kejuaraan nasional yang digelar di Ho Chi Min City, Vietnam. Kejuaraan ini diikuti oleh tim-tim unggulan Vietnam seperti Sanna Kanh Hoa, dan Thai Son Nam.[suggestedarticle]Selain mempersiapkan diri berlaga di SEA Games 2017, Miguel juga kabarnya bakal menangani Thai Son Nam di ajang AFC Futsal Club 2017 20-30 Juli mendatang.Eks pelatih timnas Thailand dan Jepang ini diikat kontrak hingga 2020 dan ditargetkan membawa Vietnam kembali lolos ke Piala Dunia Futsal 2020.
Perkuat Timnas Indonesia, Pemain Bogor Ini Wujudkan Cita-cita Mendiang Ayahanda
Pemain APK Samarinda asal Bogor, Rama Ramdhani, berhasil menembus skuat timnas futsal U-20 yang pada Mei lalu berlaga di AFC U-20 Futsal Championship 2017.Dibalik kesuksesannya menembus timnas futsal U-20, Rama mengaku senang bisa mewujudkan keinginan kedua orangtuanya, khususnya almarhum Ayahanda."Ini memang cita-cita Almarhum bapak. Tahun lalu dia lihat kakak kelas saya Iqbal Iskandar sudah masuk timnas dan dia sempet bilang kapan bisa nyusul," ungkap Rama.[suggestedarticle]"Sekarang akhirnya saya bisa mewujudkan cita-cita bapak. Meskipun dia enggak lihat langsung tapi saya yakin dia menyaksikan saya," ujarnya.Di samping itu, Rama mengaku senang dengan pengalaman yang didapat meski hasilnya kurang memuaskan. "Ini sebuah pengalaman dan pembelajaran penting buat saya. Berbeda jauh dengan di Indonesia sekalipun karena meski lawan seusia, banyak pembelajaran yang didapat. Baru kali ini saya merasakan kehidupan atlet yang sebenarnya," ujar eks pemain Biangbola ini.Rama berharap kedepannya dirinya mampu kembali mendapatkan kesempatan untuk memakai jersey garuda di dada.
visibility  2624 kali
Pengalaman Pemain Asal Depok ini Membela Timnas Indonesia
Keinginan Rio Pangestu untuk membela timnas futsal Indonesia akhirnya terwujud. Dirinya menjadi salah satu pemain inti di ajang AFC U-20 Futsal Championship 2017 Mei lalu.Pengalaman baru dirasakan Rio, apalagi dirinya bersama timnas futsal U-20 mencetak sejarah dengan lolos untuk pertamakalinya ke babak delapan besar di kencah Asia."Pasti seneng dan kecewa cuma sampai di delapan besar karena emang nanggung banget. Mungkin kurang beruntung aja," ujarnya. Meski begitu Rio mendapat banyak pelajaran dan pengalaman baru dari tim-tim lawan.[suggestedarticle]"Ya beda banget sama di Indonesia. Kalo secara permainan beda kalau di Indonesia main keras tapi juga jahil dan kasar. Kalau di level Internasional main keras dan pressure tinggi tapi enggak pake sikut. Kalau di sini murni teknis," ungkapnya.Rio berharap dirinya masih dikasih kesempatan untuk dapat memperkuat timnas Indonesia untuk kedepannya.
visibility  1442 kali
Pengalaman Berkesan Pemain Asal Bandung Ini, Bisa Imbangi Timnas Jepang
Menang melawan timnas Jepang di lapangan futsal rasanya merupakan sesuatu yang bisa dibilang sulit untuk timnas Indonesia sebelumnya.Namun laga timnas futsal U-20 saat menghadapi Jepang pada Mei lalu di ajang AFC U-20 Futsal Championship 2017 membuka asa bahwa futsal Indonesia tak kalah dari negeri Sakura. Dalam laga itu Indonesia berhasil menahan Imbang Jepang dengan skor 3-3.[suggestedarticle]Aditya Muhammad Rasyid, pemain asal Bandung salah satu penggawa timnas futsal U-20 mengatakan, melawan Jepang adalah salah satu laga yang paling berkesan untuknya. Semangat pantang menyerah hingga menit akhir yang ditunjukan rekan-rekannya tak bisa dilupakan."Saya senang sekali bisa lolos ke perempat final dan berjuang bareng-breng. Ini buah dari kerja keras para pemain. Kita menunjukan kalau kita bisa satu level dengan tim-tim unggulan di Asia," ujar Adit kepada Bolalob.[suggestedarticle]"Kita sudah merasakan pengalaman menghadapi dan menahan Imbang Jepang. Harusnya kita sudah tidak takut lagi menghadapi tim-tim kuat karena sudah pernah merasakan satu level dengan Jepang," lanjut penggawa Biangbola tersebut.Adit berharap kedepannya timnas futsal maampu kembali berprestasi di tangan pelatih kepala Vic Hermans.
visibility  1519 kali
Pasca Bela Timnas Futsal U-20, Pemain Ini Tergoda Kembali ke Sepakbola
Enam bulan dilalui Awandanu Bagas di karir futsal profesionalnya bersama SFC Planet Sleman. Selain itu, dirinya juga memperkuat timnas futsal U-20.Bagas mengaku cukup senang bisa mendapatkan kesempatan membela timnas futsal U-20 meski tak diturunkan di empat laga. "Ini pengalaman pertama dan saya salut dengan kerja keras rekan-rekan," lanjut Bagas.[suggestedarticle]Meski sudah menekuni bidang futsal, namun Bagas yang juga pernah memperkuat timnas sepakbola Indonesia U-16 mengaku ditawari untuk kembali merumput di lapangan hijau pasca menyelesaikan liga bersama SFC Planet Sleman."Banyak tawaran main di lapangan besar, tapi saya belum bisa kasih keputusan," pungkasnya.
visibility  7128 kali
Inilah Alasan Miguel Rodrigo Terima Pinangan Timnas Futsal Vietnam
Mantan pelatih Timnas Futsal Thailand, Miguel Rodrigo secara resmi dikontrak Federasi Sepakbola Vietnam untuk menangani Timnas Futsal Vietnam.Rodrigo dikontrak selama 3 tahun dari 2017 hingga 2020 nanti. Faktor proyek jangka panjang futsal Vietnam menjadi salah satu alasan dirinya menerima tawaran tersebut.[suggestedarticle]"Pada dasarnya, proyek jangka panjang, proyek yang sangat menarik dengan terus melanjutkan apa yang telah dilakukan Bruno Garcia (yang juga pelatih Spanyol) dengan pekerjaan hebatnya," ungkapnya kepada Bolalob.Patut dinantikan bagaimana kiprahnya bersama Timnas Futsal Vietnam ini. Kehadiran Rodrigo tentunya menjadi sinyal ancaman bagi para rival mereka di futsal Asia.
visibility  1538 kali
Pelatih Baru Vietnam Asal Spanyol Ditargetkan Tembus Piala Dunia 2020
Miguel Rodrigo resmi menjadi pelatih baru timnas futsal Vietnam setelah menyelesaikan satu tahun kontraknya bersama Thailand.Di Vietnam, Miguel langsung disodori kontrak jangka panjang yaitu hingga 2020. Itu berarti Miguel punya target untuk kembali membuat Vietnam lolos ke Piala Dunia Futsal atau yang kedua kalinya.[suggestedarticle]Ketua futsal Vietnam, Tran Anh Tu punya harapan agar Miguel bisa merancang skuat Vietnam agar kembali ke kompetisi tertinggi futsal dunia tersebut."Miguel Rodrigo punya semua elemen yang dibutuhkan futsal Vietnam. Jadi kami berharap dia akan membantu Vietnam meraih kesuksesan di masa depan," ujarnya.Eks pelatih timnas Jepang ini bakal tiba pada pertengahan Juni mendatang untuk mempersiapkan tim jelang SEA Games 2017.
visibility  1870 kali
RESMI: Eks Pelatih Thailand Tangani Timnas Futsal Vietnam
Mantan pelatih Timnas Futsal Thailand, Miguel Rodrigo secara resmi dikontrak Federasi Sepakbola Vietnam untuk menangani Timnas Futsal Vietnam.Rodrigo yang baru saja berpisah dengan Thailand tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan pekerjaan baru dengan menangani rival Thailand, Vietnam, Rodrigo dikontrak selama 3 tahun dari 2017 hingga 2020 nanti.[suggestedarticle]Kiprah Rodrigo sendiri sudah tidak diragukan lagi dikancah futsal Asia dan Dunia. Dirinya sukses membawa Timnas Futsal Jepang menjadi juara Piala Futsal Asia ditahun 2012 dan 2014 untuk meruntuhkan dominasi futsal Iran. Dirinya juga sukses membawa Thailand lolos ke babak 16 besar Piala Dunia Futsal 2016.Patut dinantikan bagaimana kiprahnya bersama Timnas Futsal Vietnam ini. Kehadiran Rodrigo tentunya menjadi sinyal ancaman bagi para rival mereka di futsal Asia.
visibility  973 kali
Samuel Eko Jadi Pemain Kalbar Kedua di Timnas Futsal Indonesia
Meski hanya mentok di delapan besar AFC U-20 Futsal Championship, Samuel Eko mengaku bangga dengan kerja keras rekan-rekannya, serta torehan yang diraih secara individu.Samuel sempat menjadi pembicaraan pecinta futsal lewat dua golnya di detik akhir menghadapi Vietnam dan Jepang yang mengakhiri laga dengan hasil seru. Selain itu, ada catatan lain yang ditorehkannya bersama timnas futsal U-20.[suggestedarticle]"Bangga dan enggak nyangka bisa masuk timnas. Saya orang kedua asal Kalimantan Barat yang bisa menembus timnas," ujar Samuel. Pemain pertama yang masuk ke timnas futsal dari Kalbar adalah seniornya, kiper Maegel Nustelu, yang sejak 2014 merasakan jersey garuda di dada."Lawannya lebih hebat daripada klub di liga. Ini pengalaman yang sangat berharga bisa main di level asia. Apalagi bisa sampai perempat final. Enggak nyangka aja," ucapnya.Kedepannya, Samuel berharap dirinya tampil lebih baik dan karirnya terus diberi kelancaran. "Saya juga ingin nantinya ada pemain asal Kalbar lainnya yang lolos ke timnas," pungkasnya.
visibility  2113 kali
Pengalaman Pertama Pemain Asal Samarinda ini di Level Asia
Muhammad Arjuna merasakan pengalaman menyenangkan di ajang AFC U-20 Futsal Championship 2017 dengan melawan tim-tim yang lebih menantang.Banyak pelajaran yang didapat dari Arjuna di ajang kali ini yang membuatnya sempat sedikit gugup di awal-awal perjalanan."Awalnya sempat gugup karena baru main di level Internasional. Namun makin ke sini ya makin menikmati aja bermain sama anak-anak. Dapat pengalaman baru," ujar Arjuna.[suggestedarticle]Menurut pemain APK Samarinda ini, beberapa hal baru diketahuinya di ajang ini. "Main di Internasional memang enggak kaya di Indonesia. Contohnya wasitnya yang lebih tegas dan lawan yang permainannya berbeda," ucapnya.Mengenai hasil, Arjun mengaku bersyukur bisa mencetak sejarah bersama rekan-rekannya dengan masuk untuk pertama kalinya ke fase delapan besar. Kedepannya dirinya berharap mampu tampil lebih baik dan bisa masuk kembali ke timnas futsal.
visibility  1085 kali
1496396702054 tag