Ini Alasan Tottenham Tak Jor-joran di Bursa Transfer


  •    Robert
  •    26/07/17 - 16:15
  •    1.588

Ini Alasan Tottenham Tak Jor-joran di Bursa Transfer
Daily Mail

Dalam beberapa musim terakhir atau sejak ditangani oleh manajer Mauricio Pochettino, Tottenham Hotspur nampak tak begitu aktif di bursa transfer.

Spurs lebih sering menjual pemain andalannya dengan harga selangit ketimbang membeli pemain mahal.

Musim ini saja Spurs sudah menjual Kyle Walker ke Manchester City dengan nilai 50 juta pound, lalu mereka juga melepas Federico Fazio ke AS Roma dan Clinton N'Jie ke Marseille.

Chairman Spurs, Daniel Levy, membela kebijakan transfer klubnya. Menurut Levy, klubnya tak berada dalam situasi terdesak untuk membeli pemain.

Bagi Levy Spurs masih memprioritaskan pera pemain muda didikan akademi klub dan ini sejalan dengan pemikiran sang manajer. Dirinya juga membantah kabar bahwa Spurs mengikat kencang penegluaran transfer karena sedang membangun stadion baru.

"Terlepas dari proyek stadion, posisi kami hari ini pada transfer adalah kami memiliki seorang pelatih yang sangat yakin kepada akademi," ujar Levy yang dikutip Sky Sports.

"Kecuali kami bisa menemukan seorang pemain yang akan membuat perbedaan, dia lebih memilih memberi kesempatan kepada salah satu pemain akademi kami. Jadi, itu tak ada kaitannya dengan membiayai stadion.

"Pada saat yang bersamaan, akademi penting karena kami bisa menghasilkan pemain-pemain kami sendiri. Kami tak harus menghabiskan 20 juta, 30 juta, 40 juta untuk seorang pemain, dan tentu saja pemain-pemain binaan sendiri memiliki keterikatan dengan klub, sesuatu yang tak dimiliki oleh seorang pemain yang kami beli.

Baca Juga :


Dalam dua musim terakhir Spurs bisa finis di posisi tiga besar dan melaju ke Liga Champions. Pembelian termahal mereka pada musim lalu adalah Moussa Sissoko yang dibeli dari Newcastle United dengan banderol 30 juta pound.

Namun di tim Spurs saat ini mereka memiliki pemain muda penuh talenta, sebut saja Harry Kane, Delle Ali, Eric Dier hingga Christian Erriksen.

"Itulah yang ingin dilihat oleh fans. Mereka menginginkan gairah itu. Itulah yang Anda dapatkan dengan seorang pemain binaan sendiri dan itulah kenapa orang-orang mencintai Harry Kane dan bernyanyi bahwa dia adalah salah satu dari kami sendiri.

"Tentu saja ketika Anda membangun stadion sebesar ini dalam konteks di Inggris, semuanya harus dibiayai sendiri. Tak ada bantuan apapun dari negara.

"Itu adalah sebuah tantangan dan kami harus menemukan keseimbangan yang pas, tapi saat ini hal itu tak memengaruhi kami dalam aktivitas transfer karena kami belum sampai ke posisi di mana kami telah menemukan seorang pemain yang ingin kami beli tapi tak mampu kami beli," kata Levy.








Video Trending



Berita Terkait


1627529402019

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?