(Foto: Juara.net)

Persija, Sriwijaya FC dan Arema FC Tembus 150 Besar Klub Terpopuler di Sosial Media

Di dunia digital, Persib menjadi klub yang paling populer di kawasan Asia. Tiga klub asal Indonesia juga memiliki aset besar di dunia digital dan masuk dalam jajaran 150 besar.

Persib menjadi klub yang memiliki aset di dunia digital terbesar ke-20. Dirangkum dari situs digitalsport.co selain Persib ada Persija, Sriwijaya FC dan juga Arema FC yang memiliki aset cukup besar di dunia digital.



Persija menjadi klub Indonesia kedua yang memiliki aset terbesar setelah Persib dengan berada di posisi ke-71. Total Persija punya 2.792.795 komunitas atas followers di sosial media mereka dengan Twitter menjadi penyumbang terbanyak.



Posisi ketiga ditempati oleh Sriwijaya FC yang berada di peringkat ke-110 dengan total followers 1.659.840. Jumlah followers Sriwijaya tersebut masih unggul dari Hull City dan juga lawan Manchester United di Europa League musim 2016/17, AS Saint Etienne.

Arema menjadi klub paling populer keempat di level Indonesia dengan 1.552.897 follower di semua sosial media mereka. Twitter menjadi penyumbang followers terbesar dengan 844 ribu followers. Sriwijaya FC dan Arema FC bahkan masih unggul dari Lazio dan Villarreal.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Selama Ramadan, Pemain Arema FC 'Diharamkan' Makan Ini
Arema FC punya cara tersendiri dalam menjaga kondisi para pemainnya selama bulan Ramadan.Dokter tim Arema FC, Nanang Tri Wahyudi mengatakan, para pemain dianjurkan tidak berbuka dengan mengonsumsi gorengan sebagaimana kebiasaan masyarakat di Tanah Air.Sebagai atlet, para pemain Arema diharuskan menjaga kesehatannya meski berpuasa. Nanang menganjurkan, Dendi Santoso dkk berbuka puasa dengan mengonsumsi air putih dan buah-buahan.”Makanan berminyak seperti gorengan tidak dianjurkan, karena bisa membuat darah mengental. Nanti, aliran darah ke tubuh sirkulasinya tidak bagus,” ujar Nanang dikutip Bolalob dari wearemania.net.[suggestedarticle=3] Meski demikian, Nanang tak melarang para pemainnya berbuka puasa dengan takjil. Namun, ada syaratnya.”Takjil yang ideal memang yang memenuhi kandungan cairan yang hilang dalam tubuh,” ujar Nanang. ”Minum manis tidak masalah, asal tidak terlalu manis seperti kolak, apalagi juga mengandung santan. Itu tidak terlalu ideal, boleh tetapi dengan porsi sedikit saja,” tuturnya menambahkan.
  906 kali
Cetak Gol Perdana di Liga 1, Top Scorer Liga 2 Musim Lalu Ungkap Hal yang Mengharukan
Rivaldi Bawuo mulai membuka kran golnya bersama Arema FC.Rivaldi menjadi salah seorang pencetak gol Arema saat menang 3-1 atas Persipura Jayapura di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (27/4).Gol itu sangat berarti bagi Rivaldi. Selain jadi gol pertamanya musim ini, Rivaldi juga membantu Arema meraih kemenangan perdananya setelah di lima laga sebelumnya tak pernah menang.Saking berartinya, Rivaldi mempersembahkan gol yang dicetaknya ke gawang Persipura untuk mendiang sang kakek yang tutup usia belum lama ini.[suggestedarticle=3]Rivaldi mengatakan, saat masih hidup kakeknya kerap kali menyaksikan aksi eks pemain Kalteng Putra itu di televisi.”Kalau beliau masih hidup tentu akan sangat bahagia melihat saya mencetak gol. Saya persembahkan gol ini untuk almarhum kakek saya,” ujar Rivaldi dilansir dari laman resmi Liga 1.Musim lalu, Rivaldi yang mencetak 17 gol bersama Kalteng Putra berhak menyandang status sebagai pencetak gol terbanyak Liga 2.Berkat prestasinya itu, Rivaldi sempat jadi incaran beberapa tim sebelum memutuskan bergabung dengan Arema FC.
  994 kali
Ditahan Sriwijaya FC, PSM Gagal Kudeta Persipura
Sriwijaya FC Palembang bermain imbang tanpa gol dengan PSM Makassar dalam laga pekan keenam Liga 1 2018 di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sabtu (28/4).Pertandingan berjalan dengan tempo lambat. Sriwijaya FC baru mendapat peluang di menit ke-14 lewat tendangan Patrich Wanggai, tetapi bola masih melambung di atas gawang PSM.Tuan rumah kembali mendapat peluang di menit ke-32 lewat Yoo Hyun-koo. Namun, tendangan pemain asal Korea Selatan itu belum mampu membobol gawang PSM yang dikawal Rivky Mokodompit.Terus ditekan Sriwijaya FC, PSM akhirnya merespons lewat aksi Guy Junior. Hanya saja, tendangan mantan pemain Bhayangkara FC itu belum menemui sasaran.[suggestedarticle=3]Di babak kedua, Sriwijaya FC dan PSM terus berupaya mencetak gol. Namun, tak ada gol tercipta hingga akhir laga.Dengan hasil ini, Sriwijaya FC mencatatkan rekor yang tidak terlalu bagus. Klub asuhan Rahmad Darmawan itu meraih hasil imbang tiga kali berturut-turut.Sebelumnya, Sriwijaya FC juga ditahan imbang oleh Persipura Jayapura (2-2) dan Persebaya Surabaya (1-1).Sedangkan bagi PSM, hasil imbang ini membuat mereka gagal mengudeta Persipura dari puncak pimpinan klasemen sementara.Klub berjulukan Juku Eja itu menempati peringkat 4 dengan 10 poin, terpaut satu angka dari Persipura.Susunan pemain Sriwijaya FC vs PSMSriwijaya FC: Teja Paku Alam; Marckho Sandy, Mohammadou N'Diaye, Hamka Hamzah, Novan Setya Sasongko; Makan Konate, Yoo Hyun-koo, Syahrian Abimanyu; Patrich Wanggai, Manuchekhr Dzhalilov.Pelatih : Rahmad DarmawanPSM: Rivky Mokodompit; Steven Paulle, Abdul Rachman, Hasim Kipuw, Fauzan Jamal; Marc Anthony Klok, Rizky Pellu, Asnawi Mangkualam; M Rahmat, Ferdinand Sinaga, Guy Junior.Pelatih : Robert Rene Alberts
  668 kali
Rahmad Darmawan Kesulitan Cari Kelemahan Tim Ini
Pelatih Sriwijaya FC Palembang, Rahmad Darmawan, menolak anggapan timnya diuntungkan dengan absennya gelandang asal Belanda, Wiljan Pluim.Sriwijaya FC akan menjamu PSM Makassar pada pekan keenam Liga 1 2018 di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sabtu (28/4).Meski tidak diperkuat Pluim, RD –sapaan karib Rahmad Darmawan- menilai PSM tetap solid.[suggestedarticle=3]”Semua pemain PSM berkualitas. Kalau Wiljan tidak main kan masih ada Marc Klok, ada Guy Junior yang juga bagus. Ditambah lagi Ferdinand Sinaga, Rasyid Bakri, hingga Zulham Zamrun. Jadi, di mana kelemahannya? Tim ini solid,” kata RD.Meski demikian, RD menegaskan Sriwijaya FC tetap mematok poin penuh atas PSM. Terlebih laga nanti akan dihelat di kandang sendiri.”Intinya, kami tidak mau lengah. Lini belakang mereka bagus, begitupun lini depannya berbahaya. Bermain di depan pendukung sendiri, kami menginginkan tiga poin penuh,” ujarnya.
  882 kali
Tanggapi Insiden di Kanjuruhan, Bobotoh Ini Kirim Pesan untuk Aremania : Tunggu Balasan Kami!
Insiden kerusuhan yang terjadi pada pertandingan Arema FC melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (15/4), menyisakan luka bagi kedua suporter.Meski tim kesayangannya diperlakukan tidak baik, suporter Persib berjanji tidak akan membalas perlakukan tersebut kepada Arema FC saat bertandang ke Bandung putaran kedua nanti.Salah seorang Bobotoh, Rey Hangga, melalui akun Instagram-nya mengatakan suporter Persib akan membalas sikap Aremania dengan kreatifitas.[suggestedarticle=3]”Aremania perlakuan kalian kemarin menyisakan sedikit kekesalan dan kekecewaan bagi kami. Karena kalian sudah memperlakukan tim kebanggan kami dengan tidak layak.””Bahkan kalian melakukan aksi yang tidak wajar yang hampir mengancam keselamatan para pemain dan official tim kami. Apakah yang kalian lakukan itu adalah bentuk loyalitas yang kalian bentuk loyalitas untuk tim kalian?””Ingat, loyalitas bukan berarti harus buta logika. Loyalitas bukan berarti harus membuang tatakrama. Apalagi kalau sampai menumbalkan nyawa. Nyama yang jelas jadi korban hal yang kalian beri judul loyalitas.””Tidak usah bawa loyalitas kalau hanya untuk membawa ego yang bisa membuat celaka semua orang. Aremania, kami tidak dendam. Tapi kami akan selalu ingat apa yang kalian lakukan terhadap kami. Untuk para Bobotoh jangan terprovokasi. Kita buktikan bahwa kita jauh lebih baik dari mereka.””Untuk Aremania tunggu balasan kami. Balasan berupa prestasi, kreatifitas, dan juga karya,”   √Eps. AREMANIA TUNGGU BALASAN DARI KAMI.. Kami benar2 kecewa terhadap perlakuan kalian aremania.. Ktika tim kalian yang bertamu dibumi kami tim kalian dijamu dgn baik tapi apa balasan kalian ketika tim kami bertamu ke bumimu kalian perlakukan tim kami dengan tidak layak dan kami benar2 kecewa. Tunggu balasan kami dibandung balasn berupa prestasi, Kreatifitas dan juga Karya.!!! (tag tmn klian yaa) • Sekedar mengingatkan ya guys bagi Klian yg mau repost video ini jgn sama dihari ininya sprti biasa kalo mau repost nanti kalo udah lewat satu hari bru bleh kalian repost makasih yaa atas pngrtiannya.. @persib_official @kimkurniawan @supportyourlocalteam.id_ @igpersib #persib#persibbandung#persibjuara#bobotoh#persibday#vikingpersibclub#persibofficial#viking#dagelanvideo#vikingbonek #persebaya #narsistrans7#bonek #suporterindonesia#persi85salawasna #ayobangunpersib #bandunghits#dagelan#explorebandung#akurajarepost#persibnuaing#Aremania#xtcindonesia#bikinramevideo#sunda#viral#maungbandung#awayday#ligasatu#bandung A post shared by Rey Hangga Muhammad Alfarabi (@rey_hangga) on Apr 18, 2018 at 4:20am Arema FC pada akhirnya dijatuhi sanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.Komdis menghukum Arema FC denda hingga Rp250 juta atas kericuhan yang ditimbulkan Aremania, sedangkan panpel pertandingan Arema FC didenda Rp50 juta karena tidak bisa memberikan rasa aman kepada tim tamu.Panpel pertandingan Arema FC juga diminta untuk menutup tribun timur Stadion Kanjuruhan dalam dua pertandingan.
  2485 kali
Komdis PSSI Kesulitan Ungkap Oknum Aremania yang Sebabkan Dahi Mario Gomez Terluka
Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kesulitan mengungkap oknum Aremania yang diduga melakukan pelemparan terhadap pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez.Seperti diketahui, Mario Gomez menjadi salah seorang korban insiden kerusuhan dalam pertandingan Arema melawan Persib di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (15/4).Dahi pelatih asal Argentina itu tampak terluka karena diduga terkena lemparan benda keras dari tribun penonton.”Kami mengorek siapa yang melakukan pelemparan. Kami ingin tahu karena laporan yang kami terima dan lihat itu Gomez terluka saat sudah berada di dalam [ruang ganti] bukan di dalam stadion,” kata anggota Komdis PSSI, Dwi Irianto, dilansir Bolalob dari CNNIndonesia.”Karena itu, atas kasus pelemparan yang diterima Gomez, kami membebankan sanksi kepada klub (Arema FC) karena tidak diketahui siapa yang melempar. Kalau diketahui pelakunya, yang dihukum si pelakunya,” ungkapnya.[suggestedarticle=3]Komdis menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp250 juta untuk manajemen Arema atas insiden kerusuhan yang disebabkan suporternya.Sementara panpel pertandingan Arema didenda Rp50 juta karena tidak bisa menjamin keamanan tim tamu.Selain itu, komdis juga meminta panpel Arema menutup sebagian tribun penonton dalam dua pertandingan.
  740 kali
Penyerang Bhayangkara FC Iri dengan Persija, Arema, dan Persib
Penyerang Bhayangkara FC, Nikola Komazec mengaku iri dengan klub-klub seperti Persija Jakarta, Arema FC, dan Persib Bandung, yang selalu mendapat banyak dukungan setiap menggelar laga kandang.Komazec pun berharap timnya bisa mempunyai pendukung yang banyak. Menurutnya, dukungan suporter sangat berpengaruh terhadap motivasi bertanding pemain di atas lapangan.”Kami belum memiliki fans seperti Persija, Arema, atau Persib. Sangat menyenangkan jika bisa memiliki fans seperti mereka,” kata Komazec kepada wartawan.”Laga pertama melawan Persija (pembukaan Liga 1) sangat luar biasa, karena ditonton 40-50 ribu orang,” ujarnya.[suggestedarticle=3]Meski demikian, Komazec tetap menghargai dukungan yang kerap diberikan Bharamania meski pun jumlahnya tidak sebanyak suporter lain.”Saya sudah mendengar soal suporter Bhayangkara dari pelatih Simon McMenemy. Tetapi kami punya fans yang kuat, anda tahu? kami didukung kepolisian,” ucapnya.”Dukungan memang penting, tetapi lebih penting bagaimana kami bisa solid di atas lapangan. Karena kesolidan tim akan mendatangkan kesuksesan,” tutur pemain yang sempat mencicipi beberapa klub Asia itu.
  5076 kali
Terkait Insiden di Kanjuruhan, Manajemen Persib Percayakan kepada Komdis PSSI
Manajemen Persib Bandung memercayakan sepenuhnya kepada Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terkait sanksi untuk Arema dan Aremania atas insiden kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (15/4).Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono menjelaskan, pihaknya tidak akan mencampuri internal Komdis PSSI terkait putusan terhadap Arema dan Aremania.Kuswara optimistis Komdis PSSI akan memberikan keputusan terbaik untuk semua pihak.”Kami di manajemen Persib memercayakan sepenuhnya kepada PSSI melalu komisi disiplin karena bagaimana pun mereka yang paling berkompeten terkait hal ini,” kata Kuswara melalui sambungan telepon kepada Bolalob.com, Rabu (18/4).[suggestedarticle=3]Terkait kemungkinan banding atas keputusan Komdis PSSI, Kuswara mengaku belum berpikir sampai sejauh itu.Apalagi Komdis PSSI juga belum memutuskan sanksi seperti apa yang akan diberikan.Menurut informasi, Komdis PSSI akan segera menggelar sidang pada pekan ini.”Kami akan melihat terlebih dahulu putusan dari komdisnya seperti apa, baru saya akan komunikasikan dengan teman-teman di manajemen Persib,” tuturnya.
  487 kali
Cerita Petinggi Persib yang Jadi Saksi Insiden Kerusuhan di Kanjuruhan
Skuat Persib Bandung sempat mengalami insiden tidak menyenangkan saat bertanding menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (15/4).Dalam pertandingan tersebut, para penonton tiba-tiba merangsek ke dalam lapangan yang menyebabkan situasi tidak terkendali.Bahkan insiden itu menyebabkan pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez terluka di bagian kepala.Pengalaman pahit itu pun turut dirasakan langsung salah seorang Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono.[suggestedarticle=3]Kuswara ikut mendampingi tim Persib selama di Malang. Ia mengatakan melihat secara langsung kejadian tak patut tersebut.Namun, Kuswara memastikan insiden di Kanjuruhan tidak berpengaruh terhadap mental bertanding pasukan Maung Bandung.Apalagi pada pekan depan Persib akan bertandang ke markas rival abadinya, Persija Jakarta.”Saya melihat secara langsung karena ikut dalam rombongan tim. Saya duduk di kursi undangan. Jadi saya melihat Insya Allah tidak ada pengaruh apapun. Pokoknya tim tetap dalam kondisi siap bertanding dengan tim manapun, termasuk Persija,” kata Kuswara melalui sambungan telepon kepada Bolalob.com, Rabu (18/4).[suggestedarticle=3]Kuswara menjelaskan, dirinya juga menjadi saksi bagaimana para pemain dan staf pelatih diangkut menggunakan kendaraan lapis baja jenis barracuda di Malang.Situasi itu sempat membuat salah seorang pemain Persib, Jonathan Bauman terheran-heran. Ia merasa tidak sedang bermain sepak bola, melainkan berperang.Namun demikian, Kuswara mengatakan hal tersebut tidak membuat mental bertanding Bojan Malisic dkk menjadi runtuh. ”Saya melihat langsung pada saat naik rantis, pada saat di lapangan, (dan) saat pulang tidak ada pengaruh apapun. Jadi walaupun ada situasi seperti itu, Insya Allah pemain maupun pelatih tidak terpengaruh,” ujar Kuswara.
  1955 kali
Jelang Laga Kontra Borneo FC, Persib Pastikan Mental Pemainnya Tak Runtuh
Asisten pelatih Persib Bandung, Herrie Setyawan, memastikan kondisi tim asuhannya baik-baik saja pasca insiden kerusuhan di laga melawan Arema FC, Minggu (15/4).Persib memang harus segera bangkit dan melupakan pertandingan melawan Arema FC karena sudah ditunggu Borneo FC di pekan kelima Liga 1 2018.Pertandingan itu akan dihelat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (21/4).[suggestedarticle=3]”Sudah tidak apa-apa Alhamdulillah. Para pemain juga saya lihat dalam latihan kondisinya baik, jadi tidak terlalu berpengaruh,” kata Herrie saat dihubungi Bolalob.com, Selasa (17/4).Sebelumnya, salah seorang penggawa Persib Jonathan Bauman mengaku atmosfer pertandingan melawan Arema FC membuatnya seperti dalam situasi berperang.Pasalnya, para pemain Persib harus diangkut menggunakan kendaraan rantis jenis barracuda sebagai transportasi menuju stadion. Hal itu ditakutkan membuat mental bertanding Bauman dkk runtuh karena trauma menghadapi pertandingan khusunya yang tensinya tinggi.”Tidak kok, semua pemain termasuk yang baru bergabung musim ini seperti Bauman sudah tidak trauma,” ujar Herrie.
  702 kali
1524060001851 tag