(Foto: bolalob)

Hore! Stasiun TV yang Siarkan SEA Games 2017 Bertambah

Kabar baik untuk masyarakat Indonesia. Stasiun televisi yang akan menyiarkan SEA Games 2017 Kuala Lumpur bertambah setelah sebelumnya Emtek Group dipastikan mengambil hak siar ajang dua tahunan tersebut.

Sebelumnya SEA Games 2017 akan disiarkan oleh SCTV, Indosiar, dan channel tv berbayar di Nexmedia. Kini saluran televisi milik pemerintah, TVRI juga akan menyiarkan SEA Games 2017.



TVRI rencananya akan menyiarkan total 50 jam program SEA Games 2017. Kepastian TVRI sebagai salah satu pemegang hak siar diumumkan lewat akun twitternya. "Segera di TVRI...#AyoNontonTVRI."

SEA Games 2017 akan berlangsung secara resmi tanggal 19-30 Agustus 2017. Namun beberapa cabang akan dimulai lebih awal, salah satunya sepak bola yang akan dimulai tanggal 14 Agustus.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Ini Pertandingan SEA Games 2017 yang Dinyatakan Ada Pengaturan Skor
Isu pengaturan skor sempat disebut oleh badan analisa judi bola pada ajang SEA Games 2017. Presiden Federasi Sepak Bola Thailand (FAT), Somyot Poompanmoung membenarkan hal tersebut.Tiga pertandingan yang dicurigai ada pengaturan skor adalah Malaysia kontra Laos, Vietnam kontra Kamboja, dan Thailand kontra Kamboja.[suggestedarticle]"Benar match fixing terjadi partai Thailand versus Kamboja di SEA Games. Namun, pemain Thailand tak ada yang terlibat," ucap Somyot.Dalam laporan Straits Times, laga Thailand melawan Kamboja memang ada keganjalan. Dalam pertandingan tersebut Phitiwat Sukjitthammakul mencetak gol di menit ke-48 lewat blunder pemain Kamboja selain itu waktu injury time sebenarnya hanya dua menit.Kemenangan ini menjadi salah satu penentu keberhasilan Thailand melaju ke semifinal. Thailand sendiri pada akhirnya tidak tertahankan dan mampu merebut medali emas.
  7524 kali
Dari Nyanyian Rasis Hingga Lempar Petasan, Malaysia Banjir Hukuman dari AFC
SEA Games 2017 lalu berbuntut panjang untuk Malaysia. AFC memutuskan untuk menjatuhkan hukuman denda untuk Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) karena ulah suporter Harimau Muda.Ada Tiga hukuman yang dijatuhkan AFC kepada FAM dengan alasan yang berbeda. Hukuman pertama adalah nyanyian rasis di laga kontra Brunei dan Singapura.[suggestedarticle]Suporter Harimau Muda menyanyikan lirik yang tidak pantas dalam laga tersebut. Alhasil, AFC menjatuhkan denda total $30.000 atau setara dengan 420juta rupiah.Hukuman kedua adalah lemparan petasan saat laga melawan Timnas Indonesia. Sayangnya, meski petasan tersebut mengarah ke lapangan dan mengenai pemain Indonesia, AFC hanya menyebut suporter meledakkan petasan. Karena aksi tersebut, AFC memutuskan Malaysia mendapat denda $7.500 atau sekitar 105juta rupiah. Hukuman ketiga adalah kelalaian Malaysia sebagai tuan rumah di laga Timnas Indonesia kontra Kamboja. 50-60 botol dilempar ke lapangan oleh suporter Indonesia dan ini membuat Malaysia didenda $5.000 atau setara 70juta rupiah.
  1427 kali
Ini Lirik Nyanyian Rasis Suporter Malaysia Ketika SEA Games 2017
AFC resmi menghukum Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) akibat nyanyian rasis ketika SEA Games 2017 lalu. Dalam dokumen yang dirilis, AFC pun menjabarkan lirik nyanyian rasis dari suporter Harimau Muda.Ada dua laga ketika SEA Games 2017 lalu dimana suporter Malaysia menyanyikan lagu rasis. Laga tersebut adalah melawan Brunei dan Singapura.[suggestedarticle]"Kami datang ke Shah Alam, satu jiwa mendukung Malaysia, Singapura adalah anj*ng, dan harus dibunuh. Singapura adalah anj*ng, Singapura adalah anj*ng, Singapura adalah anj*ng."Sementara itu lagu yang menghina Brunei tidak berbeda dengan lagu saat melawan Singapura. Hanya saja lirik Singapura diganti menjadi Brunei."Kami datang ke Shah Alam, satu jiwa mendukung Malaysia, Brunei adalah anj*ng, dan harus dibunuh."Karena nyanyian ini FAM harus membayar denda $30.000. Jumlah ini setara dengan 420juta rupiah.
  7068 kali
Suporter Menyanyi Rasis di SEA Games 2017, AFC Hukum Malaysia
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi mendapatkan hukuman dari AFC. Nyanyian rasis di dua laga SEA Games 2017 menjadi sebab Malaysia mendapat hukuman.Dalam dokumen yang dirilis AFC ada dua laga suporter Harimau Muda menyanyi rasis. Dua laga tersebut adalah saat melawan Brunei dan Singapura.[suggestedarticle]Karena nyanyian tersebut total FAM harus membayar denda $30.000. Jumlah ini setara dengan 420juta rupiah.Selain harus membayar denda AFC juga memberikan peringatan kepada FAM. Bila kejadian ini terulang di masa depan maka FAM akan mendapat hukuman yang lebih berat dari AFC.
  836 kali
Suporter Lempar Petasan ke Gavin Kwan, Ini Hukuman dari AFC untuk Malaysia
AFC resmi menjatuhkan hukuman untuk Malaysia terkait insiden di laga semifinal SEA Games 2017 melawan Timnas Indonesia U-22 di bulan Agustus lalu. Malaysia terkena hukuman denda oleh AFC.Ketika itu petasan dilempar oleh suporter Malaysia hingga mengenai Gavin Kwan Adsit yang tengah pemanasan. Ini terjadi di menit ke-87 setelah Malaysia membobol gawang Tim Merah-Putih.[suggestedarticle]Sayangnya, hukuman untuk insiden ini bisa dibilang ringan. AFC tidak memasukkan laporan bahwa petasan mengenai penggawa Timnas Indonesia, hanya disebutkan bahwa ada petasan yang meledak usai gol di menit ke-87 tersebut. AFC memutuskan Malaysia mendapat denda $7.500 atau sekitar 105juta rupiah. Malaysia sendiri dalam laga tersebut berhasil menang dengan skor 1-0. Gavin yang terkena petasan tetap masuk ke lapangan dengan luka di kakinya.
  24052 kali
SEA Games 2017 Berbuntut Panjang, Indonesia Kena Hukuman AFC
Kerusuhan di penghujung laga Timnas Indonesia U-22 kontra Kamboja di ajang SEA Games lalu berbuntut panjang. AFC pun memutuskan untuk menjatuhkan hukuman kepada PSSI.Dalam laga yang dihelat di Stadion Shah Alam tersebut, penonton melempar botol ke lapangan. Suporter Tim Merah-Putih terprovokasi dengan keributan antar pemain Timnas Indonesia dan Kamboja.[suggestedarticle]Dalam laporannya, AFC menyebut ada 50-60 botol yang dilempar suporter Timnas Indonesia ke lapangan. Atas kejadian ini, PSSI terkena hukuman denda $16.000 atau sekitar 224juta rupiah.Selain denda, PSSI juga mendapat peringatan. Jika kejadian serupa terulang di masa depan maka Indonesia akan terkena hukuman yang lebih berat.Yang terkena hukuman atas insiden ini tidak hanya Indonesia tapi juga Malaysia. FAM selaku tuan rumah rumah dianggap tidak bisa mengontrol penonton sehingga didenda $5.000 atau 70juta rupiah.
  44617 kali
Bukan Kemenpora dan FFI, Tapi KONI Banten yang Terlebih Dahulu Beri Bonus SEA Games 2017
Enam penggawa Timnas Futsal Putri Indonesia yang berasal dari Provinsi Banten mendapat bonus berkat prestasi mereka meraih medali perunggu di SEA Games 2017.Keenam pemain tersebut adalah Rani Mulyasari, Anggi Puspita Sari, Maulina Novryliani, Susi Susanti, Citra Adisti, dan Ade Fitriya Hilda. Porvinsi Banten melalui KONI Banten tidak tanggung-tanggung memberi bonus besar 90 juta rupiah.[suggestedarticle]Timnas Futsal Putri sendiri membuat sejarah dengan pertama kalinya meraih medali perunggu diajang SEA Games. Prestasi yang tentunya membuat Provinsi Banten bangga karena ada warganya yang turut memberikan prestasi tersebut.Bonus ini juga setidaknya menjadi sebuah penghargaan kepada para pemain Timnas Futsal Putri. Semoga saja perhatian dari Provinsi Banten ini diikuti oleh Kemenpora dan FFI.
  846 kali
PSSI Rapatkan Nasib Perpanjangan Kontrak Luis Milla Hari Ini
Pelatih asal Spanyol Luis Milla gagal memenuhi targetnya untuk meraih medali emas SEA Games 2017 lewat timnas U-22. Namun, PSSI menilai ada hasil positif dari kinerja Luis Milla. Akankah kontraknya diperpanjang?Usai mendampingi Timnas U-22 di SEA Games Malaysia, Milla dan keluarganya sempat pulang ke Spanyol. Namun sekarang ia sudah kembali ke Jakarta.Menurut Deputi Sekjen PSSI, Fani Iriawan Milla mulai memantau para pemain senior untuk pembentukan tim Asian Games 2018 nanti. Namun Milla belum memiliki kelengkapan tugas dari PSSI soal perpanjangan kontraknya.BACA JUGA: Luis Milla Pantau Terus Pemain Liga 1"Kemungkinan sih diperpanjang (kontraknya). Cuma, kami masih akan melakukan pertemuan dulu untuk evaluasi. Karena kan masih ada banyak kekurangan di tim ini. Rencananya tanggal 25 (September 2017) kami akan bahas soal perpanjangan kontrak itu," jelas Fani.Sebenarnya, kontrak awal Luis Milla masih tersisa setahun lagi. Namun, karena PSSI tampaknya cukup puas dengan besutan mantan pelatih tim nasional Spanyol U-21 ini, maka kontraknya akan diperpanjang lagi.Selain menangani Timnas U-22, Luis Milla yang didampingi 2 asisten pelatih asal Spanyol, juga melatih timnas senior. Pertandingan terakhir yang dikawal Luis Milla setelah pulang dari SEA Games 2017 adalah pertandingan uji coba Timnas Indonesia melawan Fiji yang berakhir dengan skor 0-0 pada 2 September 2017 lalu.
  2795 kali
Alumni Timnas U-16 yang Tumbuh Jadi Andalan Timnas U-22
Timnas Indonesia U-16 secara gemilang mengalahkan Kepulauan Mariana Utara dalam laga perdana Kualifikasi Piala Asia U-16. Namun tahukah jika ada alumni timnas U-16 yang sukses di level senior.Timnas U-16 beberapa kali memiliki pencapaian yang bagus di ajang internasional. Beberapa penggawa timnas U-16 juga menjadi langganan timnas Indonesia.[suggestedarticle]Berikut beberapa pemain yang merupakan alumni timnas U-16 yang jadi andalan di timnas U-22:Septian David MaulanaPemain Mitra Kukar ini mencuri perhatian dengan penampilannya yang apik di SEA Games 2017. Ia menjadi top scorer Garuda Muda di turnamen tersebut.Pemain asal Semarang itu juga selalu terlibat dalam setiap gol. Tak berlebihan jika Septian David jadi pemain yang sukses sebagai alumni timnas U-16.Gavin Kwan AdsitGavin cukup sukses bermain di timnas U-22. Ia menjadi pemain yang diandalkan pelatih Luis Milla, terlebih pemain keturunan Amerika Serikat itu bisa bermain di beberapa posisi.Gavin membela timnas U-16 di kualifikasi Piala Asia U-16 2012. Kini permainan Gavin sudah meningkat dan mendapat kepercayaan dari pelatih.Muhammad HargiantoPemain Persija Jakarta ini jadi bagian skuat timnas Indonesia U-16 2011. Hargianto bermain apik bersama timnas U-22 di SEA Games 2017.SEA Games 2017 jadi ajang Hargianto unjuk gigi. Pelatih Luis Milla begitu memercayainya sebagai gelandang bertahan. Karier Hargianto juga cukup lengkap dengan gelar juara Piala AFF U-18 2013.Hanif SjahbandiHanif merupakan alumni timnas U-16 tahun 2013. Ia jadi andalan pelatih Luis Milla di SEA Games 2017.Namun, Hanif pernah membuat kesalahan dengan kartu merahnya saat melawan Vietnam. Meski demikian, permainan Hanif di SEA Games 2017 terbilang baik.
  12449 kali
Dominasi Timnas Thailand Berlanjut di Asia Tenggara
Kesuksesan tim nasional Thailand U-18 meraih gelar Piala AFF U-18 2017 di Myanmar semakin membuktikan mereka masih menjadi raja sepakbola di kawasan Asia Tenggara.Thailand baru saja mengalahkan Malaysia 2-0 di partai final Piala AFF U-18 2017 yang digelar di Yangon, Myanmar.Kesuksean tim junior mereka sebelumnya sudah lebih dulu dimulai oleh timnas U-22 Thailand di ajang SEA Games 2017, Kuala Lumpur.Di partai final mereka juga mengandaskan Malaysia untuk meraih medali emas.[suggestedarticle]Di timnas senior, Thailand juga sukses meraih mahkota tertinggi di kawasan Asia Tenggara, dengan trofi AFF 2016 lalu. Dimana di partai final mereka mengandaskan Indonesia.Thailand menjadi satu-satunya wakil dari Asia Tenggara yang bisa melaju ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia.Daftar raihan trofi timnas Thailand di berbagai level kejuaraan di Asia Tenggara dalam lima tahun terakhir:Piala AFF: 2014 & 2016Medali Emas Sea Games: 2013, 2015 dan 2017Piala AFF U-19: 2015 & 2017Piala AFF U-15: 2015
  3354 kali
1505657852054 tag