(Foto: Tribunnews)

Tangisan Penuh Makna Yu Hyun-koo untuk Sriwijaya FC

Ada cerita menarik saat kapten Sriwijaya FC, Yu Hyun-koo menangis usai laga Sriwijaya FC melawan Persipura Jayapura di Stadion Gelora Sriwijaya FC, Minggu (30/7). Hyun-koo sempat diminta pulang ke Korea oleh istri setelah laga tersebut.

Hyun-koo tak dapat menahan air matanya usai kembali meraih hasil kurang maksimal bersama Sriwijaya FC. Istri Hyun-koo langsung meminta sang suami untuk berhenti bermain sepak bola dan kembali ke Korea.

Dua Pemain Brasil Jalani Seleksi di Persela


"Istri saya sampai tidak sanggup melihat saya menangis. Dia langsung pulang ke rumah. Dia juga mengatakan ke saya, bagaimana jika kami pulang saja ke Korea," ujar Hyun-koo dikutip dari Bola.com.

"Istri tidak sanggup melihat saya sedih terus dan menyarankan untuk berhenti bermain bola," ungkap Hyun-koo.

Sriwijaya FC kini terpuruk di posisi ke-15 dengan raihan 20 poin. Sriwijaya FC hanya meraih tiga hasil imbang beruntun di akhir putaran pertama Liga 1.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Dua Pemain Brasil Jalani Seleksi di Persela
Persela Lamongan kedatangan dua pemain asing untuk mengikuti seleksi, jelang persiapan mereka menyambut paruh kedua Liga 1.Dua pemain belakang adal Brasil itu adalah Ramon Rodrigues de Mesquita dan Aylton Ferreira Ananias atau Alemao, kedua pemain itu sudah mulai berlatih sejak Rabu (2/7) sore.Jika Ramon terakhir kali bermain di klub kasta tertinggi di Vietnam, Than Quang Ninh sedangkan Alemao terakhir kali tercatat bermain klub Premier League Kuwait, Khaitan SC.Dilansir situs resmi klub, kedua pemain akan menjalani seleksi hingga beberapa hari mendatang. Kemampuan mereka akan dipantau langsung oleh Pelatih Kepala, Heri Kiswanto. ''Kedua pemain baru perdana gabung latihan. Belum bisa dilihat lebih jauh. Secepatnya pasti ada keputusan. Manajemen menunggu rekomendasi dari coach Heri. Butuh waktu dan tidak asal merekrut pemain,'' kata Media Officer Persela, Andika Hangga P, di sela-sela latihan Persela, Rabu sore (02/08/17).[suggestedarticle]Jika kualitas mereka sesuai dengan harapan Heri, maka kemungkinan besar salah satu pemain akan mendapatkan kontrak. Persela nantinya hanya akan mencari satu pemain asing di posisi bek tengah. Pemain asing ini akan menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Marcio Rozario yang memilih untuk mengakhiri kerjasama beberapa waktu yang lalu.
Ini Pemain Paling 'Kuat' di Paruh Pertama Liga 1
Sudah berusia 34 tahun tak membuat fisik Yustinus Pae menurun, dirinya baru saja menorehkan rekor catatan mentereng di paruh pertama Liga 1.Dirinya baru saja membuat rekor fantastis yakni menjadi satu-satunya pemain lokal non-kiper yang bermain penuh 90 menit selama 17 laga.Barangkali bakal banyak yang akan menyebut nama Boaz Solossa sebagai pemain paling tak tergantikan di tim Mutiara Hitam, namun Tinus Pae memiliki andil besar dengan membawa Persipura menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 31 poin dari 17 laga.[suggestedarticle]Pada musim lalu saat bermain di Indonesia Soccer Championship, dari 34 pertandingan dijalankan, Tinus Pae hanya sekali digantikan. Bahkan untuk seorang bek ia juga terbilang fair play lantaran hanya menerima satu kuning.“Mungkin kunci sukses saya, yakni kerja keras berlatih dengan demikian kondisi akan fit terus. Selanjutnya bagaimana buat pelatih agar terus suka sama kita dengan cara berikan terbaik di lapangan,” ujar Tinus Pae.Di paruh pertama musim ini Tinus Pae selalu menjadi pilihan utama di posisi kanan pertahanan Persipura.Ia memiliki statistik cukup baik dengan membuat 71 persen tekel sukses, 73 persen dribel sukses dan 83 persen akurasi operan dalam 17 laga. Yustinus Pae (34), satu-satunya pemain lokal (non kiper) di @Liga1Match yang tampil 90 menit di 17 pertandingan putaran pertama. ???? pic.twitter.com/hb3fMAqaWP — PERSIPURA (@PERSIPURA_) July 31, 2017 Tinus Pae tak sendirian, di kubu Persipura ada dua pemain lain yang melakoni 17 laga selama paruh pertama musim ini.Mereka adalah kiper Yoo Jae Hoon dan Prisca Womsiwor, namun untuk nama kedua ini tak selalu bermain selama 90 menit.
visibility  105 kali
Persipura Jayapura Putus Kontrak Ricardinho
Persipura Jayapura tak mau ketinggalan dalam bongkar pasang skuatnya di bursa transfer paruh musim Liga 1 ini.Mereka memastikan akan mencoret salah satu pemain asingnya yakni, Ricardinho. Pemain asal Brasil itu hanya bermain sebanyak tujuh partai di paruh pertama dengan mencatatkan satu assist.Gelandang asal Brasil itu mesti dikorbankan pada paruh kedua Liga 1, dimana tim berjuluk Mutiara Hitam itu akan merekrut seorang bek asing baru.Ketua umum Persipura, Benhur Tomi Mano, yang memberikan konfirmasi tersebut pada Rabu (2/8/2017)."Kami ucapkan terima kasih kepada Ricardinho selama berkostum merah hitam," kata Benhur Tomi Mano, seperti dilansir dari Kompas."Dia ikut membantu tim ini. Dia juga sudah menjadi bagian dari keluarga besar Persipura Jayapura. Kami berharap dia segera dapatkan tim dan lebih berprestasi lagi," tuturnya.[suggestedarticle]Hal ini diputuskan karena Persipura merasa lebih penting untuk memperbaiki sisi pertahanan."Alasan kenapa pemain belakang karena berdasarkan diskusi saat evaluasi, ada kelemahan di sana. Jadi, kami fokus memperkuat lini tersebut," ucap Mano.Meski sempat terseok di awal musim, Persipura sanggup bangkit dan melalui 17 laga dengan ada di posisi tiga klasemen saat ini dengan 31 poin.
visibility  311 kali
Beto Gagal Eksekusi Penalti, Sriwijaya Ditahan Perseru di Palembang
Sriwijaya FC Palembang gagal menutup putaran pertama Liga 1 Indonesia dengan kemenangan. Tim berjuluk Laskar Wong Kito ditahan imbang tanpa gol oleh Perseru Serui di Stadion Gelora Jakabaring, Rabu malam (2/8/2017).Sriwijaya yang tampil dengan kekuatan terbaik mampu menguasai jalannya laga. Sejumlah peluang dihasilkan oleh duet penyerang TA Musafri dan Beto Goncalves. Namun, tak ada satu pun yang berbuah gol.Di babak kedua, Sriwijaya tak mengendurkan serangannya. Bahkan tim kebanggaan warga Sumatera Selatan itu berpeluang besar unggul setelah mendapat hadiah penalti. Sayangnya, Beto yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik.[suggestedarticle]Tak lama setelah Sriwijaya mendapat hadiah penalti, Perseru harus bermain dengan 10 pemain setelah bek berkebangsaan Pantai Gading, Irie Aime mendapatkan kartu kuning kedua.Meski unggul jumlah pemain, Sriiwjaya tetap gagal mencetak gol. Skor kacamata bertahan hingga laga usai.Dengan hasil ini, Sriwijaya gagal merangsek ke papan tengah. Sedangkan Perseru tetap ada di zona merah, atau posisi 16 dengan 15 poin.
visibility  800 kali
Baru Ditinggal Pelatih, Mitra Kukar Tak Punya Hari Libur
Jika klub lain memberikan jatah libur usai paruh pertama musim Liga 1, hal ini tak dilakukan oleh Mitra Kukar.Skuat Naga Mekes baru saja ditinggal pelatih utama mereka Jafri Sastra yang mundur di pekan ke-17, sambil menunggu nama baru manajemen tim pun langsung menggelar latihan kepada Bayu Pradana cs.Maklum saja Mitra Kukar sudah ditunggu lawan berat yakni PSM Makassar di pekan ke-18 Liga 1, di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Selasa (8/8)."Sambil menunggu pelatih yang baru, anak-anak tetap berlatih seperti biasa," kata manajer Mitra Kukar, Nor Alam, seperti dilansir Kaltim Post."PSM tim kuat, tak peduli mereka kalah pada laga penutup kemarin, bagi saya PSM wajib diwaspadai. Apalagi mereka bermain di depan pendukung sendiri, pasti lebih berbahaya," lanjutnya.[suggestedarticle]Pada sesi latihan yang berlangsung di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (1/8), Jafri Sastra sudah tidak tampak hadir mendampingi pemain.Latihan tim sepak bola kebanggaan masyarakat Tenggarong itu dipimpin pelatih fisik Asep Suryadi dan pelatih kiper Joice Sorongan.Hingga pekan ke-17 berjalan, Mitra Kukar ada di posisi ke-8 klasemen dengan raihan 25 poin.
visibility  385 kali
Nilmaizar Yakin Pemain Asingnya Tak Khianati Klub
Bursa transfer Liga 1 paruh musim tengah dibuka, klub-klub pun berlomba mendapatkan amunisi baru untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen.Salah satu pemain asing yang masuk radar banyak klub adalah bomber Semen Padang, Marcel Sacramento.Marcel dikabarkan menjadi salah satu targer transfer Persib Bandung, apalagi sampai saat ini belum punya striker murni setelah cedera Sergio van Dijk dan performa kurang oke dari Carlton Cole.Pelatih Semen Padang, Nilmaizar pun angkat bicara mengenai masa depan pemainnya di paruh kedua musim ini."Dia kemarin sama saya masih nempel banget kok. Tidak, hatinya masih di Semen Padang, dia tidak akan kelain hati," kata Nilmaizar seperti dilansir oleh Detik.com.[suggestedarticle]Nil juga menambahkan bahwa saat ini timnya sedang mencari pemain untuk mengisi pos gelandang bertahan. Sebab, cedera Koo Jae Sung di awal musim sudah membuat Semen Padang kesulitan mengarungi Liga 1 di putaran pertama."Cedera Jae sung jadi masalah buat kami. Karena kami jadi tidak punya gelandang bertahan. Incarannya sih sudah ada, tapi kami belum bisa sebut namanya saat ini," tambah pelatih Semen Padang itu.
visibility  866 kali
Bali United Kritik Aturan Juara Paruh Musim
Paruh pertama Liga 1 baru saja usai, dua tim yakni Madura United dan Bali United sama-sama meraih 32 poin.Namun MU yang terpilih mengambil alih puncak klasemen karena mereka unggul head-to-head dari Bali United, dimana patokan itu adalah regulasi yang diterapkan oleh operator kompetisi.Padahal jika dilihat secara agresivitas gol Bali United lebih unggul dengan 14 gol, ketimbang MU yang memiliki selisih gol 13.Hal ini juga dipertanyakan dengan keras oleh pelatih Bali United, Widodo C Putro.[suggestedarticle]Sebab, jika berbicara secara head to head berarti dua tim tersebut sudah dua kali bertemu yakni di pertandingan kandang dan tandang. Padahal, keduanya baru bertemu sekali pada pertandingan yang digelar pada 16 April lalu dan dimenangi oleh Madura United dengan skor 2-0."Jadi Bali United sekarang posisi satu atau posisi kedua? Ukurannya apa? Kalau head to head itu dihitung satu pertandingan atau dua pertandingan? Menurut kamu hasil itu fair tidak?," kata Widodo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (1/8/2017).Mantan pelatih timnas Indonesia ini juga menyatakan hingga saat ini dirinya belum membidik pemain baru untuk paruh kedua liga."Untuk sementara ini tidak ada pemain baru di Bali United karena manajemen mengisyaratkan cukup dengan pemain yang ada. Saya juga kalau ngotot beli pemain kan repot juga," ujar pria berusia 46 tahun tersebut.
visibility  3561 kali
Arema Kedatangan Kapten Timnas Turkmenistan
Arema FC masih kesulitan dalam mencari pengganti Jad Noureddine yang dicoret usai putaran pertama Liga 1.Singo Edan sebelumnya sudah mendatangkan bek asal Australia, Brent Griffiths, sayang dirinya terganjal masalah verifikasi dari operator liga.Klub terakhir Griffiths, Bayswater City SC hanya bermain di kasta kedua liga Australia, hal itu yang mengganjal dirinya bermain di Liga 1.Manajemen Arema FC kini mulai mengarahkan bidikan ke pemain tim nasional asal negara di Asia Tengah. Meski manajemen tim Arema engan mempublikasikan siapa sosok pemain itu, namun kini mengarah ke nama Ahmet Atayew gelandang asal Turkmenistan.“Soal nama kami akan kunci rapat-rapat, sampai benar-benar deal dan tidak ada masalah lagi. Jujur kami agak trauma dengan kasus Brent Griffiths dan juga Yanto Basna. Tapi yang pasti, pemain asing ini fresh, dia sudah di Malaysia, berasal dari salah satu negara pecahan Uni Soviet di Asia Tengah. Dia konsisten bermain sebagai kapten tim dan usianya juga terbilang matang," jelas manajer tim Arema FC, Ruddy Widodo.[suggestedarticle]Beberapa kabar menyebutkan bahwa sosok itu adalah pemain yang menggunakan nomor punggung 19 di timnas.Ahmet Atayew sendiri di Timnas Turkmenistan, menggunakan nomor jersey 19 dan bisa bermain di dua posisi yang kini dibutuhkan Arema, stopper dan gelandang bertahan.Terakhir kali Atayew bermain untuk klub Turkmenistan yakni Altyn Asyr FK, dirinya memiliki total 18 caps bersama timnas.
visibility  3999 kali
Klarifikasi Milo Terkait Isu Kepindahannya ke Persib
Milomir Seslija sempat dikabarkan akan merapat ke Persib Bandung jelang paruh kedua musim Liga 1 pekan ini.Rumor tersebut sempat muncul ke permukaan usai Umuh Muchtar menyakatan jika Milomir telah resmi menjadi pelatih Persib Bandung. Seperti ditulis dalam caption Intagram @persibworld.Namun hal itu dibantah langsung oleh manajemen Persiba, dan mengatakan bahwa kedatangan Milo ke Jakarta adalah untuk menghadiri undangan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk membahas evaluasi study tour group LIB.Pelatih asal Bosnia itu langsung mengklarifikasi mengenai kabar ini mellaui akun Twitter miliknya. Just want to say that I am still coach at Persiba Balikpapan.all of the infos going trough the media is a Rumor — Milomir Milo Seslija (@MiloSeslija) August 1, 2017 “[Saya] Hanya ingin menyatakan, saya masih menjadi pelatih Persiba Balikpapan. Semua informasi yang bermunculan di media adalah rumor,” tegas Milo melalui akun Twitter pribadinya.[suggestedarticle]Pernyataan Milo itu didukung Jamal Al Rasyid. Direktur olahraga Persiba ini mengatakan, Milo tidak hadir dalam sesi latihan, Selasa (1/8) sore WIB, karena sedang mengikuti technical study group di Jakarta.“Pelatih Persiba Balikpapan Milo Seslija tetap di Persiba Balikpapan. Berita ini untuk meluruskan berita yang berkembang serta simpang siur, karena adanya klub Liga 1 yang mengklaim terkait posisi Milo di Persiba. Insyaa Allah aman. Semoga tidak terjadi gempa tektonik susulan,” tegas Jamal lewat akun Instagram-nya. Busy day... pic.twitter.com/KHzeasHQTH — Milomir Milo Seslija (@MiloSeslija) August 1, 2017 “Selasa 1 Agustus, pelatih Persiba Balikpapan Milo Seslija mengikuti kegiatan technical study group di Hotel Sultan Jakarta. Kegiatan ini dipandu oleh direktur teknik PSSI, Danurwindo. Dalam kegiatan ini masing-masing pelatih terbagi dalam beberapa group.“Pelatih Persiba Milo tergabung dengan pelatih PSM [Makassar], Mitra Kukar, Borneo FC serta Persipura [Jayapura]. Kegiatan akan berlanjut sampai Rabu. Jadi ketidak hadiran Milo Seslija dalam latihan sore tadi karena yang bersangkutan mengikuti kegiatan ini bersama seluruh pelatih Liga 1.
visibility  3729 kali
Ini Pembelaan Dua Wonderkid Persib Soal Penolakan Berangkat ke Serui
Caretaker Persib, Herrie Setyawan kecewa dengan dua pemainnya yakni Febri Hariyadi dan Gian Zola yang menolak untuk tak ikut ke Serui, dalam lanjutan pekan ke-17 Liga 1 melawan Perseru.Dua pemain itu baru saja kembali membela timnas Indonesia U-22 yang bermain di Kualifikasi Piala Asia U-23.Herrie mengatakan baik Zola maupun Febri tak sedikitpun melakukan komunikasi atau bahkan menunjukkan batang hidungnya sehingga tidak dilibatkan di laga melawan Perseru."Terakhir saat mau berangkat ke Serui, saya telepon tapi mereka tidak menjawab. Pak Anwar (Pelatih Kiper) langsung datang ke rumahnya tidak ada," ungkap Herrie.[suggestedarticle]Namun kedua pemain mengatakan mereka salah persepsi mengenai situasi tersebut. Febri ingin masalah ini tak larut berkepanjangan dan selesai segera. Dan berharap suasana internal tim kembali normal seperti semula."Hanya miskomunikasi saja kok," tegas Febri ketika dikonfirmasi wartawan di mes Persib.Sementara Gian Zola mengaku mendapat kabar pemain timnas tidak boleh main buat klubnya. Ia tidak tahu ada perubahan peraturan tersebut."Saya baru sampai Bandung subuh. Dan bangun kesiangan karena lelah," bilang Zola.Dirinya tidak tahu sama sekali perubahan mengenai kebijakan pemain timnas. Yang akhirnya diperkenankan membela timnya di Liga 1."Saya benar-benar tidak tahu ada perubahan pemain nasional boleh main. Tapi saya sudah minta izin ke Pak Herrie untuk tidak main," ucap Zola.
visibility  3537 kali
1501651801457 tag