(Foto: viva.co.id)

Kontra Lazio, Juventus dalam Misi Menebus Tropi yang Hilang Tahun Lalu

Senin, 14 Agustus 2017 dini hari WIB, anak-anak Turin bakal bentrok dengan Elang Ibu Kota dalam memperebutkan Piala Super Italia di Stadion Olimpico, Roma. Dalam laga tersebut Juve memiliki motivasi ganda, membalas kekalahan tahun lalu dan pembuktian bahwa Si Nyonya Tua lapar gelar.

Massimiliano Allegri dan anak buahnya harus melepas gelar Piala Super Italia setelah ditundukan AC Milan melalui drama adu penalti. Imbang 1-1 di waktu normal dan perpanjangan waktu, Juve akhirnya kalah 3-4 di babak tos-tosan.

Kolarov Bakal Lakukan Selebrasi Saat Menjebol Gawang Lazio


Jelang kontra Lazio, bek muda yang kemungkinan bakal mendapat tempat di tim inti pasca kepergian Leonardo Bonucci, Daniele Rugani meyakini bahwa laga tersebut tidak akan berjalan mudah. Meski begitu, Rugani meyakini timnya dalam kondisi yang bagus, khususnya dalam mengusung misi merebut gelar yang hilang tahun lalu.

"Saya memprediksi ini akan jadi pertandingan yang sangat sulit. Tidak seperti tahun lalu, kali ini pertandingan digelar di awal musim jadi ada banyak faktor yan tidak diketahui setelah pramusim," demikian ungkapnya yang dilansir datri situs resmi Juventus.

Juve Ketambahan Amunisi Jelang Laga Pembuka Serie A


Laga Senin dini hari nanti itu menurut Rugani bakal ditentukan dari kekuatan mental dan determinasi dari masing-masing tim.

"Yang menang akan dapat semuanya dan saya pikir determinasi dan kekuatan mental akan lebih diperhitungkan dari pada aspek teknik atau taktik. Segalanya bisa terjadi dalam pertandingan seperti ini tapi kami melakukan segalanya untuk memastikan kami siap, termasuk memperbaiki kesalahan dalam beberapa laga terakhir," sambungnya.

Setidaknya motivasi anak-anak Turin untuk merebut gelar yang hilang tahun lalu itu amatlah besar.

"Ini awal musim dan kami harus mempertimbangan latihan intensif yang sudah kami lakukan, tapi kami ingin memenangi trofi ini untuk menebus kekalahan tahun lalu," katanya.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Kolarov Bakal Lakukan Selebrasi Saat Menjebol Gawang Lazio
Rekrutan anyar Gialorossi, Aleksandar Kolarov mengaku tak sabar ingin segera meangarungi musim kompetisi 2017/2018 bersama AS Roma. Terlebih, Kolarov kembali bersua kawan lama saat masih membela Manchester City, Edin Dzeko."Saya bermain dengan Dzeko selama 4-5 tahun dan saya senang bisa bermain lagi dengannya. Kami ingin memenangkan gelar dan kami tidak sabar untuk memulai musim ini," kata Kolarov.Kolarov secara penuh percaya diri mengklaim bahwa dirinya bakal memberi contoh bermain sepak bola dengan mental yang membara saat berseragam Roma."Saya datang ke sini untuk menang, saya ingin memberi contoh baik di dalam maupun di luar lapangan. Pada 31 (Agustus), saya merasa matang, musim yang panjang dan saya akan siap untuk itu," kata Kolarov melanjutkan.[suggestedarticle]Terkait hubungannya dengan Lazio yang tak lain adalah musuh bebuyutan dari AS Roma, Kolarov secara normatif mengatakan, dirinya tak bisa membuang kisah manisnya bersama Lazio, akan tetapi ia tetap menunjukan profesionalitas untuk membantu Roma."Lazio? Masa lalu saya yang begitulah adanya. Saya tidak bisa dan saya tidak ingin melupakannya. Tapi saat membela City saya telah memberikan 100 persen dan itu pun akan saya lakukan di sini (As Roma). Jika saya mencetak gol dalam derby, saya akan merayakannya," tegas Kolarov.
visibility  166 kali
Juve Ketambahan Amunisi Jelang Laga Pembuka Serie A
Kabar baik sedang menghinggapi Si Nyonya Tua terkait dengan proses pemulihan winger sal Kroasia, Marco Pjaca. Agen sang pemain pun mengungkapkan bahwa Juventus sangat merindukan Pjaca dan tak berpikir untuk melepas pemain berbakat tersebut."Pemulihan Pjaca berjalan dengan baik. Tidak ada kabar buruk yang mengejutkan," kata Marko Naletilic kepada Radio VS.Pjaca sendiri diketahui telah kembali melakukan latihan setelah absen panjang lantaran cedera yang dideritanya. Bahkan kesembuhan Pjaca itu diklaim sang agen seperti halnya Juve mendapatkan seorang rekrutan baru untuk menjalani musim 2017/2018.[suggestedarticle]Sayangnya baik manajemen maupun para fans belum benar-benar melihat aksi menawan Pjaca di sisi sayap. Tapi dengan kondisi yang fit, tentu potensi 'gila' yang dimilikipemain Kroasia itu bakal membuat Juve semakin ditakutkan."Marko tidak takut berkompetisi (starting eleven). Ia bahkan senang skuadnya (Juve) sudah ditambah dengan pemain top karena hal itu juga membuat dia berlatih lebih baik," lanjut Naletilic."Dia ditakdirkan (untuk berhasil). Dia juga pemain yang bisa bermain dalam dua atau tiga peran, dia juga bisa bermain sebagai striker kedua atau berkeliaran ke depan. Dia memilih Juve saat dia bisa memilih tim lain yang menawarkan lebih banyak uang dan kesempatan untuk bermain. Sudahkah Juve memikirkan peminjaman Pjaca? Tidak," sahutnya mengakhiri.[suggestedarticle]
visibility  522 kali
Nomor Keramat di Juventus Resmi Punya Pemilik Baru
Nomor punggung 10 di Juventus resmi mempunyai tuan. Penyerang asal Argentina, Paulo Dybala akan menggunakan nomor tersebut mulai musim depan.Dybala menggunakan nomor 21 semenjak didatangkan dari Palermo di tahun 2015. Menurut Football Italia, langkah ini bukan sekedar upaya pemasaran namun juga bentuk penegasan bahwa Dybala tidak akan hengkang.[suggestedarticle]Dalam beberapa pekan terakhir Dybala memang dikaitkan dengan beberapa klub. Barcelona dan Real Madrid dikabarkan siap mengeluarkan dana 120 juta euro untuk Dybala.Nomor 10 merupakan nomor keramat di Juventus. Nomor ini sempat digunakan beberapa legenda hidup Juventus seperti Omar Sivori, Michel Platini, Roberto Baggio, dan Alessandro Del Piero.Nomor 10 terakhir digunakan oleh Paul Pogba. Namun musim lalu tidak ada yang menggunakannya setelah Pogba pindah ke Manchester United.
visibility  2157 kali
Juve Kembali Incar Can dengan Penawaran yang Lebih Tinggi
Terus gagal memburu pemain gelandang tak membuat Si Nyonya Tua putusa asa. Kabarnya, Juve akan kembali mengajukan proposal untuk Emre Can dan kali ini nilainya mencapai 25 juta euro. Setidaknya tawaran terbaru Juve tersebut hampir mendekati harga untuk Can yang dipatok Liverpool di angka 30 juta euro atau setara 27, 1 milyar poundsterling.Massimiliano Allegri sendiri masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperkuat barisan tengahnya. Terlebih Max Allegri telah dua kali gagal meraih Si Kuping Besar.Sebelumnya, pada Selasa (8/8) kemarin, La Gazzetta dello Sport sudah menyarankan (dalam bentuk pemberitaan) bahwa Juve lebih baik tidak melanjutkan negosisasi kepada Blaise Matuidi dan Steven N'Zonzi. Melainkan memalingkan buruan kepada Can.Pasalnya sejauh negosiasi dengan Matuidi maupun N'Zonzi terus berliku tanpa arah yang jelas.[suggestedarticle]Sementara itu, Rabu, 9 Agustus 2017, Corriere dello Sport dalam head line nya mengklaim bahwa raksasa Turin itu kembali melanjutkan upaya negosiasinya terhadap Liverpool utnuk mengangkut pemain internasional Jerman itu ke Italia.Corriere juga menegaskan, Juve telah menawarkan 25 juta euro atau senilai 22, 6 juta poundsterling kepada Liverpool. Kontrak Can sendiri di Anfield hanya tersisa satu tahun dan setelahnya bakal berstatus bebas transfer. Maka tak ada salahnya The Kop menerima tawaran Juve tersebut yang telah mendekati nilai jual Liverpool, yakni sebesar 30 juta euro.
visibility  536 kali
Juve Untung Dua Kali Jika Dapatkan Strootman
Gelandang bertahan milik AS Roma Kevin Strootman terus dikaitkan bakal berseragam Juventus pada musim ini. Kabar terakhir, Juve siap menyanggupi klausul pelepasan sang pemain kepada pihak Roma.Sebagai informasi, harga pelepasan Strootman tercatat di angka 45 juta euro.Ketertarikan Juve terhadap Strootman sebetulnya adalah sesuatu yang wajar. Selain memang masih membutuhkan pemain mapan untuk menyokong lini tengah, misi lainnya adalah melemahkan pesaingnya dalam perburuan scudetto.[suggestedarticle]Setidaknya beberapa musim terakhir, selain Napoli, AS Roma kerap mengganggu Juventus di klasmen atas. Dan Strootman sendiri adalah salah satu pilar terpenting bagi Roma untuk bersaing dengan Juve atau pun klub elit Italia lainnya.Sepanjang musim 2016/2017, Strootman adalah pemain Roma yang paling banyak melakukan operan bola. Sebanyak 2877 operan dilakukan pemain Belanda itu melebihi catatan Daniele De Rossi atau pun Nainggolan.Tak berhenti di situ, Strootman juga telah mencetak enam gol dan delapan assist dari 45 game yang dimainkannya di semua kompetisi.[suggestedarticle]Catatan-catatan itu cukup untuk menegaskan bahwa betapa vitalnya seorang Strootman bagi AS Roma. Jelas adalah sebuah kerugian besar jika Roma kehilangan pemain tersebut dan Juventus-lah tempat berlabuh selanjutnya.Andai Juventus benar menebus release clause-nya, Roma sebaiknya berharap Strootman menolak pinangan mereka. Roma tentu tak mau Strootman mengikuti langkah Miralem Pjanic, meninggalkan Olimpico untuk gabung La Vecchia Signora.
visibility  1487 kali
Soal Rincon, Torino dan Juventus Telah Sepakat
Dua klub asal Turin dipercaya telah saling sepakat untuk melakukan transaksi perpindahan pemain. Torino dan Juventus telah sepakat terkait transfer Tomas Rincon.Meski begitu, pihak Torino masih harus bekerja keras agar gelandang agresif itu mau mau menerima kontrak yang ditawarkan Torino. Pihak Juventus sendiri sudah oke terhadap penawaran yang diajukan Il Toro.[suggestedarticle]Rincon dipercaya mampu berbuat banyak bagi Torino, baik untuk kepentingan domestik atau pun Liga Europa. Situs Gianluca Di Marzio sendiri meyakini bahwa kedua klub telah menyudahi negosiasi yang berakhir sepakat. Itu artinya semua kembali kepada pilihan Rincon, menolak atau menerima pinangan.
visibility  620 kali
Datangkan Gelandang Juventus, Southampton Pecahkan Rekor
Southampton resmi mendapatkan Mario Lemina dengan Juventus. Southampton mengeluarkan dana 18,1 juta pounds untuk mendatangkan pemain asal Gabon tersebut.Biaya transfer ini memecahkan rekor transfer termahal yang pernah dikeluarkan Southampton. Rekor sebelumnya dipegang oleh Sofiane Boufal saat didatangkan dari Lille pada tahun 2016 dengan biaya 16 juta pounds.[suggestedarticle]Lemina mengaku sangat senang dengan kepastian transer ini. Ia tidak sabar untuk segera membela The Saints."Saya sangat senang bergabung dengan Southampton," ucap Lemina seperti dikutip dari BBC."Menurut saya proyek ini adalah yang paling menarik bagi saya dan keluarga. Saya sangat senang bisa berada di sini," lanjutnya.Lemina menandatangani kontrak lima tahun bersama Southampton. Ia menjadi pemain kedua yang didatangkan Southampton musim ini setelah Jan Bednarek.
visibility  2165 kali
Diincar Juventus, Roma Tunggu Keputusan Sang Pemain
Si Nyonya Tua terus berburu pemain demi memperkuat sektor tengah. Terbaru, Juventus dikabarkan siap menebus klausul pelepasan gelandang AS Roma Kevin Strootman.Pada musim lalu, Juevntus terbukti dengan tak segan-segan menggelontorkan 32 juta euro sebagai klausul pelepasan Miralem Pjanic dari Roma. Dengan cara yang sama, Juventus bakal mengucurkan dana sebesar 45 juta euro sebagai mahar pelepasan yang dipatok Roma.Sejauh ini Juve masih terus memburu tanda tangan Blaise Matuidi dari PSG dan Steven N'zonzi dari Sevilla. Sebelumnya Juve juga mengincar dua gelandang energik yang bermain di Liga Inggris, Matic dan Emre Can. Namun keduanya seiring perjalanan waktu justru kian jauh berseragam Hitam Putih.[suggestedarticle]Belakangan nama Strootman justru menjadi incaran baru Juve. Media massa di Belanda mengabarkan bahwa klausul pelepasan Strootman berada di angka 45 juta euro dan Juve siap untuk memenuhinya.Strootman sendiri didatangkan Roma dari Eindhoven empat tahun yang lalu dengan biaya transfer sebesar 17,5 juta euro. Jika Juve berhasil memboyong Strootman, secara tak langsung tim asal Turin itu telah melemahkan salah satu saingannya di Serie A dalam perburuan scudetto.[suggestedarticle]Namun, semua kembali kepada Strootman meski Juve telah memenuhi pelepasan kontrak snag pemain. Jika ia menolak, maka sejumlah uang tersebut pun tak sanggup memindahkannya.Belajar dari transfer Pjanic, sepertinya Strootman enggan berganti kostum. Mengingat, publik di Roma langsung bersikap tidak ramah kepada pemain asal Bosnia itu lantaran menerima pinangan Juventus.
visibility  897 kali
Peluang Tim Mapan Serie A di Mata Ancelotti
Pelatih senior asal Italia yang kini menukangi Bayern Munchen, Carlo Ancelotti mengomentari jalannya Serie 12 bulan ke depan. Don Carletto mengakui bahwa Juventus masih teratas sebagai favorit scudetto.Meski begitu, geliat transfer yang dilakukan AC Milan, Ancelotti mengaku senang dan amat antusias menunggu kebangkitan tim Merah Hitam itu.[suggestedarticle]Hitung-hitungan Ancelotti, Douglas Costa akan melakukan hal besar yang baik untuk Juventus. Sedangkan Vicenzo Montella masih membutuhkan waktu untuk mengubah takdir Milan agar kembali menjadi salah satu tim besar.Disunggung soal peluang AS Roma, Ancelotti sedikit meragukan Serigala Roma untuk musim ini."Juve telah memenangkan enam gelar berturut-turut, jadi jelas mereka masih menjadi favorit, bahkan setelah mereka kehilangan pemain seperti Bonucci," kata mantan pelatih Madrid, Chelsea dan AC Milan itu kepada Gazzetta dello Sport."Allegri dan anak asuhnya memiliki mental juara dan, dengan itu, mereka bisa mengatasi kepergian pemain. Jendela transfer masih belum berakhir dan mereka akan menandatangani beberapa pemain lagi. Sementara itu Douglas Costa telah tiba, pemain yang saya miliki. Dia 'anak laki-laki' yang baik, cepat, kreatif dan akan melakukannya dengan baik di Italia," sambung Ancelotti.Salah satu faktor kesuksesan Juventus hari ini dan jangka panjang ke depannya adalah soliditas dan kuatnya pertahanan mereka. Ancelotti pun memberikan apresiasi tersirat kepada Allegri bahwa pelatih Juventus itu bakal melakukan segala tugasnya dengan sempurna."Allegri tahu apa yang dia lakukan. Anda akan tahu (nanti) bahwa dia mengurus semuanya dengan sempurna," kata Ancelotti.[suggestedarticle]Ancelotti, terkait peluang Napoli musim ini, hanya menyatakan bahwa skuad yang ada di Naples hari ini telah bersama-sama membela tim selama beberapa tahun. Sehingga pemain yang satu dan lainnya telah saling kenal dan memahami. Dengan kondisi tersebut, Ancelotti beranggapan bahwa Napoli telah memiliki modal yang bagus untuk mendulang sukses di Serie A musim ini."Sarri sudah melakukan pekerjaan yang bagus, anda bisa melihat cap-nya di tim. Mereka cepat, mereka bisa saling menemukan satu sama lain walau dalam kondisi mata tertutup. Faktor Insigne, Mertens dan Callejon tidak pernah menyerah. Mereka adalah panutan dan sulit untuk menandai (menjaga) mereka," ucap pelatih Munchen itu.Meski begitu, Ancelotti menilai bahwa Napoli masih harus belajar dan memperbaiki diri. Terlebih saat hasil buruk menimpa, mengingat tidak semua pertandingan bakal berjalan baik dan mulus. Ada saja cara musuh untuk menahan laju Napoli dan untuk itu mereka harus terus belajar."Milan? Saya senang melihat bahwa antusiasme telah kembali ke sana. San Siro kembali penuh dalam kualifikasi Liga Europa adalah pertanda baik. Penggemar Milan lapar dan ini adalah titik awal yang luar biasa untuk mereka. Pemain baru itu bagus dan Montella adalah pelatih yang tepat untuk mengelolanya," kata Ancelotti.Ancelotti sendiri mengaku penasaran tentang, bagaimana Montella menjalankan Milan dengan komposisi pemain yang luar biasa? Kepada pihak Milan, termasuk fans, Ancelotti menyarankan agar memberi waktu bagi Montella. "Anda tidak bisa memasak makan besar dalam setengah jam. Dan setelah kekalahan pertama, saya akan mengatakan ini karena saya tahu seperti apa orang Italia, (penggemar) tidak boleh menyalibnya. Jalan pertumbuhan sering kali melalui rintagan dan rintangan," pesan Don Carlo untuk Milan dan fansnya.Tak ketinggalan, Ancelotti juga menyinggung tentang kekuatan Inter Milan musim ini."Inter? Mereka memiliki fondasi yang lebih kuat. Mereka juga menempatkan pelatih yang sangat bagus di pinggir lapangan," sahutnya.Ancelotti menilai Spaletti mampu mengangkat motivasi tim yang sesungguhnya cukup kuat pada musim lalu. Kehadiran pelatih berkepala plontos itu jelas menjadi nilai tambah bagi Nerazzurri. Terlebih lini tengah Inter kini ketambahan tenaga dengan masuknya Borja Valero. Sedangkan lini depan, Icardi sudah lebih dari cukup utnuk memporak-porandakan pertahanan lawan."Borja Valero, misalnya, adalah jaminan, dan Icardi seperti Lewandowski (di Bayern Munchen)," tambah Ancelotti.[suggestedarticle]Sedangkan nasib Roma, Ancelotti berpendapat klub ini agak kesulitan untuk bersinar. Mengingat masuknya Di Fransesco sebagai juru taktik tentu mengharuskan Roma untuk beradaptasi ulang dan ditambah lagi perginya Salah ke Liverpool.Meski begitu, Ancelotti tetap memberi kredit positif Di Fransesco yang nyata-nyata sukses mengangkat prestasi Sassuolo. Hanya saja menukangi klub sebesar Roma dengan ekspektasi yang tinggi jelas bukanlah sebuah pekerjaan mudah."Saya pikir dia (Di Fransesco) sangat baik dengan Sassuolo. Tapi kehilangan Salah, saya yakin, akan terasa. Sekaligus menarik melihat Roma untuk kali pertama tanpa seorang Totti di ruang ganti," ucap Ancelotti."Ini perlu dipertimbangkan. Il Capitano adalah titik acuan bagi mereka, 'siapa yang akan menggantikannya?" sambungnya.Sedangkan tim elit Serie A lainnya seperti Lazio, Fiorentina dan Torino, Ancelotti tertarik untuk melihat perfroma ketiganya. Apakah tetap akan memberi kejutan-kejutan bagi tim mapan di Serie A?
visibility  616 kali
Juventus Butuh Tamparan di Wajah
Defender tangguh timnas Italia dan juga Juventus Giorgio Chiellini mengklaim bahwa Si Nyonya Tua jauh lebih baik ketimbang musim lalu. Terkait kekalahan terbaru dari Tottenham Hotspurs, Chiellini menilai hal tersbeut juga diperlukan demi peningkatan tim."Lebih baik sekarang dari pada musim lalu. Kekalahan dari Spurs adalah tamparan di wajah yang kami butuhkan," demikian ucap Chiellini lugas.Meski ditinggal palang pintu andalannya ke AC Milan (Bonucci), rupanya tak membuat Chiellini gusar. Ia bahkan menegaskan, Bianconerri tak akan pernah kehabisan stok pemain belakang, apalagi untuk jangka waktu yang panjang."Spurs? Kami datang (pertadingan) dengan kondisi tiga hal, seminggu di AS (pra tur) dan dua hari menjalani masa pelatihan intensif," katanya kepada La Stampa."Saya berharap tim bermaian dengan daya juang yang tinggi. Tetapi yang kami hadapi tim yang bermain baik dengan intensitas tinggi," sahutnya melanjutkan."Bonucci? Pirlo dan Vidal juga pergi, begitu pula Pogba. Butuh beberapa saat bagi kami beradaptasi (tanpa mereka) dan anda juga harus menunggu pemain baru yang masuk atau tetap. Mungkin kita kehilangan sesuatu dari permainan kita, tapi justru kita memiliki serangan terbaik. Mungkin Pjanic akan mundur sedikit," tegas Chiellini.[suggestedarticle]Lebih lanjut, Chiellini mengulangi perkatannya dengan menilai kekalahan atas Spurs adalah terapi kejut yang dibutuhkan Juventus."Kami membutuhkan tamparan di wajah, untuk bangun dari tidur. Tujuannya adalah untuk siap menghadapi Supercoppa. Kita lebih baik sekarang dari pada musim lalu," tukas Chiellini mengakhiri.
visibility  1050 kali
1502176501662 tag