(Foto: Bolalob)

Reinaldo Persembahkan Gol Debutnya untuk Keluarga dan The Jakmania

Pemain anyar Persija Jakarta, Reinaldo Elias da Costa membuat debut manis. Dalam laga perdananya berseragam merah Persija, mantan penyerang PSM Makassar itu langsung mencetak gol.

Reinaldo mampu mengukir gol indah setelah menerima umpan terukur Ismed Sofyan. Bola yang dilepas Ismed berhasil diteruskan Reinaldo lewat sundulan terarah.

Selain mencetak gol, Reinaldo juga berperan besar terhadap gol kedua Persija yang dicetak Bruno Lopes. Pergerakannya di kotak penalti berujung tendangan 12 pas. Bruno yang maju sebagai eksekutor mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Kalah dari Persija, Persiba Tetap Bertekad Lolos Degradasi


Seusai laga, Reinaldo mengaku senang mampu membuat debut manis di Persija. Pemain 33 tahun itu mengatakan, gol yang dicetaknya dipersembahkan untuk keluarganya dan The Jakmania.

”Saya senang bisa mencetak gol pertama di Persija. Gol ini untuk keluarga dan anak saya, juga tentunya untuk The Jakmania,” kata Reinaldo saat sesi konferensi pers pascalaga di Media Centre Stadion Patriot, Sabtu (12/8/2017).

Reinaldo kemudian mengungkapkan kunci keberhasilannya mencetak gol dalam laga perdana. Selain berkat dukungan dari rekan-rekannya, Ia mengaku termotivasi saat bermain di depan puluhan ribu The Jakmania yang memadati Stadion Patriot.

”Ini pertandingan dengan atmosfer yang bagus. Kami juga mampu menguasai pertandingan, selain itu taktik pelatih juga tepat,” ujarnya.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Kalah dari Persija, Persiba Tetap Bertekad Lolos Degradasi
Hariyadi gagal mempersembahkan poin penuh dalam debutnya mengarsiteki Persiba Balikpapan. Tim berjuluk Beruang Madu dikalahkan Persija Jakarta 0-2 dalam lanjutan laga pekan ke-19 Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (12/8/2017). Seusai laga, Hariyadi menjelaskan bahwa cederanya penyerang andalan Persiba, Marlon da Silva di awal laga memengaruhi permainan tim asuhannya. Mantan pemain Semen Padang itu ditarik keluar di menit 9 karena mengalami masalah pada kakinya.Setelah Marlon ditarik, Hariyadi melihat para pemain belakang Persija lebih percaya diri. Hasilnya, tim ibu kota kembali meraih cleansheet dalam pertandingan sore ini.”Cederanya Marlon berpengaruh sekali. Setelah Marlon ditarik keluar mental bek Persija semakin bagus,” kata Hariyadi saat konferensi pers pascalaga di Media Centre Stadion Patriot, Sabtu (12/8/2017).[suggestedarticle]Meski kalah, Hariyadi mengapresiasi penampilan para pemainnya. Menurut dia, kedua tim berhasil menyuguhkan pertandingan yang menarik untuk penonton.”Pertandingan sore ini sebetulnya enak ditonton. Baik kami maupun Persija sama-sama bermain menyerang,” kata Hariyadi.”Kami juga memiliki peluang untuk mencetak gol, hanya saja di sini masih ada permasalahan dalam hal finishing touch,” sambungnya.Dengan hasil ini, peluang Persiba untuk lolos dari jeratan degradasi akan semakin sulit. Tapi, Hariyadi enggan melempar handuk. Ia optimistis di akhir musim Persiba akan keluar dari zona merah.”Pokoknya target kami lolos dari degradasi. Soal berapa poin tidak ada target tertentu,” ujarnya.
Pelatih Arema Minta Pemainnya Tak Anggap Enteng Persib
Pemain Arema FC dipastikan tampil dengan motivasi tinggi saat menjamu Persib Bandung dalam lanjutan pekan ke-19 Liga 1 Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (12/8/2017). Sebab, mereka ingin memberikan kado untuk Arema yang berulang tahun ke-30 yang jatuh pada 11 Agustus.Target menang pun diusung tim asuhan Joko Susilo itu. Apalagi mereka akan bermain di hadapan para suporter fanatiknya, Aremania.Modal lain yang membuat Arema percaya diri bisa mengalahkan Persib adalah rekor sang lawan yang tak terlalu bagus dalam partai tandang. Dari 9 laga away, tim berjuluk Maung Bandung hanya menang satu kali saat melawan Persegres. Delapan laga lainnya berakhir dengan dua hasil imbang dan enam kekalahan.Meski demikian, pelatih Arema Joko Susilo tidak menilai catatan itu sebagai tolok ukur. Menurut Gethuk, sapaan akran Joko Susilo, Persib adalah tim yang harus diwaspadai.[suggestedarticle]Selain didukung skuat mentereng, mantan asisten pelatih Arema itu memprediksi Persib akan bermain dengan semangat berlipat. Rentetan hasil buruk di paro pertama Liga 1 membuat tim berjuluk Maung Bandung itu terpuruk di papan bawah klasemen sementara.”Untuk persiapan mantal sudah dilakukan. Kami akan bermain maksimal untuk besok dan saat ini semua pemain baik dan siap tampil,” kata Gethuk. ”Mereka juga menambah satu pemain asing cukup berkualitas. Tapi, dibalik itu kami semua siap,” sambungnya.Sementara itu, dalam pertandingan malam nanti, kedua tim terancam tampil tanpa kekuatan terbaiknya. Di kubu Arema, marquee player Juan Pablo Pino Puello dipastikan absen karena terkenan sanksi akumulasi kartu kuning.[suggestedarticle]Selain Pino, Arema juga kehilangan Johan Alfarizi yang mengalami cedera. Sedangkan Persib terancam tampil tanpa penjaga gawang utama, I Made Wirawan yang juga sedang dibelit cedera.
visibility  261 kali
Persib Akan Tampil Beda Saat Hadapi Arema yang Baru Berulang Tahun
Persib Bandung akan tampil beda saat menghadapi Arema FC pada lanjutan Liga 1, Minggu (12/8). Persib akan mengenakan jersey emas utnuk pertama kali di musim ini.Laga melawan Arema di Kanjuruhan menjadi pertama kali untuk Persib mengenakan jersey away berwarna emas. Hal itu dilakukan karena tuan rumah dipastikan akan mengenakan jersey berwarna biru.   Emas emas manis manis.. A post shared by SITUS MANGPRANG SA-ALAM DUNYA! (@bobotohid) on Aug 11, 2017 at 5:19am PDT "Pemain pakai jersey gold, celana gold dan kaos kaki hitam, sedangkan untuk kiper kaos kaki merah kombinasi hitam," ujar pelatih Kiper Persib, Anwar sanusi dilansir dari Bobotoh.id.Jersey berwarna emas musim ini dikeluarkan Persib untuk mengenang status juara bertahan di kompetisi resmi Liga Indonesia.
visibility  712 kali
Penjaga Gawang Utama Persib Diragukan Main Lawan Arema
Persib Bandung terancam bermain tanpa penjaga gawang utama mereka, I Made Wirawan saat ditantang Arema FC dalam lanjutan pekan ke-19 Liga 1 Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (12/8/2017). Made diragukan tampil karena sedang mengalami cedera.Dokter tim, Rafi Ghani mengatakan, telapak kaki Made mengalami masalah saat sesi latihan terakhir tim sebelum bertolak ke Malang. Supaya kembali ke kondisi terbaiknya, mantan pemain Persiba Balikpapan itu disarankan menjalani pemulihan terlebih dahulu untuk beberapa hari ke depan.”Kami masih observasi, mungkin beberapa hari ke depan harus pemulihan dulu,” kata Rafi Ghani seperti dikutip Bolalob dari laman Persib.[suggestedarticle]Untuk mengantisipasi absennya Made, tim pelatih sudah menyiapkan dua penjaga gawang lainnya. Yaitu, Muhammad Natshir dan Imam Arief Fadillah.Namun jika dilihat dari statistik keduanya musim ini, Natshir lebih berpeluang menggantikan Made. Penjaga gawang 24 tahun tersebut sudah 8 kali dipercaya tampil, sedangkan Imam belum satu kali pun dimainkan.Meski demikian, caretaker Persib Herrie Setyawan menjelaskan bahwa dirinya akan menunggu perkembangan cedera Made sampai menjelang laga dimulai. Pria yang akrab disapa Jose itu nampaknya tak mau gegabah memainkan pemain pelapis dalam pertandingan dengan tensi tinggi seperti melawan Arema.”Kami membawa tiga penjaga gawang. Made ada sedikit sakit di kakinya. Tapi, kami akan lihat perkembangannya,” kata Herrie.
visibility  300 kali
Peluang Bek Anyar Persiba Main Lawan Persija Masih Fifty-fifty
Persiba Balikpapan bertekad lolos dari jeratan degradasi ke Liga 2 pada musim depan. Tim berjuluk Beruang Madu itu akhirnya merombak skuatnya secara signifikan. Sekitar delapan pemain baru berhasil didatangkan, termasuk bek berkebangsaan Brasil, Junior de Araujo Lopes. Namun, Junior belum tentu langsung dimainkan caretaker Persiba, Hariyadi. Manajer Persiba, Bambang Suhendro menjelaskan bahwa pemain 29 tahun tersebut masih terkendala urusan administrasi. ”Kami sedang menunggu ITC (International Transfer Certificate) dia keluar. Sedang diproses,” kata Bambang di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (11/8/2017).[suggestedarticle] ”Jadi, peluangnya untuk bermain melawan Persija masih fifty-fifty,” sambungnya. Bambang mengatakan, tertundanya penyelesaian administrasi Junior dikarenakan Liga Iran tengah rehat pada Jumat dan Sabtu. Sebelum bergabung dengan Persiba, Junior bermain di salah satu klub kasta tertinggi Liga Iran, Saipa FC. ”Junior sebelumnya main di Liga Iran. Di sana kalau Jumat dan Sabtu itu libur. Tapi, Sabtu pagi akan saya kirim lagi suratnya, sedang diusahakan,” kata Bambang.
visibility  302 kali
Persija Andalkan Reinaldo untuk Mengacak-acak Pertahanan Persiba
Persija Jakarta akan mengandalkan penyerang anyar mereka Reinaldo Elias da Costa untuk mengacak-acak pertahanan Persiba Balikpapan. Kedua tim akan bertemu dalam lanjutan pekan ke-19 Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (12/8/2017).Pelatih Persija Stefano Cugurra Teco yang tahu betul ketajaman Reinaldo di kotak penalti diprediksi bakal langsung menurunkan pemain berkebangsaan Brasil tersebut. Meski baru bergabung selama tiga hari, Teco optimistis Reinaldo bisa langsung nyetel dengan para pemain lainnya.”Dia sudah ikut latihan sama semua pemain. Dia bisa main besok (Sabtu, Red), tapi saya akan lihat dahulu kesiapannya dalam sesi latihan terakhir,” kata Teco saat konferensi pers pra-laga di Media Center Stadion Patriot, Jumat (11/8/2017).[suggestedarticle]Untuk memaksimalkan kemampuan Reinaldo, Teco meminta para gelandang Persija memberikan servis terbaik. Jika itu bisa dilakukan, mantan pelatih Siam Navy FC optimistis daya gedor tim asuhannya akan semakin menakutkan.”Karakter Reinaldo berbeda dengan (Luiz) Junior. Dia target man. Harus ada crossing dan umpan-umpan. Pemain sudah mengerti dengan karakter dia,” ujar Teco.”Sebagai pemain baru dia harus adaptasi. Dia harus tahu ke mana arah bola. Setiap latihan kami bicara banyak dengan pemain baru. Adaptasi pemain baru sudah bagus untuk tim,” sambung Teco.Selain Reinaldo, pada putaran kedua Liga 1 Persija juga merekrut dua pemain lain. Mereka adalah Michael Orah dan Fitra Ridwan.
visibility  338 kali
Jelang Lawan Persija, Hariyadi Minta Pemain Persiba Move On dari Milomir Seslija
Persiba Balikpapan akan menghadapi Persija Jakarta dalam lanjutan pekan ke-19 Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (12/8/2017). Tim Beruang Madu, julukan Persiba, datang ke Bekasi dengan modal kemenangan 2-1 atas Perseru Serui pada pekan sebelumnya.Namun, masalah justru datang dari sisi non-teknis. Beberapa hari jelang lawatan ke Bekasi, Persiba ditinggal pelatih kepala mereka, Milomir Seslija. Milo, sapaan akrab Milomir, menghilang begitu saja dari Kota Minyak. Mantan pelatih Arema itu dikabarkan akan bergabung dengan salah satu tim peserta Liga 1 lainnya. Meski demikian, caretaker Persiba, Hariyadi menjelaskan bahwa kondisi tim asuhannya baik-baik saja. Tim kebanggaan Balistik itu pun siap menantang jagoan ibu kota, Persija yang akan bermain di hadapan pendukungnya.[suggestedarticle]”Persiba datang ke sini dalam kondisi yang kondusif. Kami siap melawan Persija besok sore (Sabtu, Red),” kata Hariyadi saat sesi konferensi pers pra-laga di Media Center Stadion Patriot, Jumat (11/8/2017).Demi menjaga kondusifitas ruang ganti, Hariyadi meminta pemainnya untuk tidak ikut memikirkan kasus yang tengah membelit Milo dan Persiba. Yang terpenting kata Hariyadi adalah para pemain harus fokus dan menikmati pertandingan melawan Persija.”Jangan ada pikiran macam-macam. Kami harus bermain sebagai sebuah tim dan sepakat mencari poin di sini,” tuturnya.
visibility  241 kali
Laga Persija Kontra Persiba Dipimpin Wasit Asing, Begini Respon Kedua Tim
Akan ada pemandangan berbeda dalam laga lanjutan pekan ke-19 Liga 1 Indonesia antara Persija Jakarta dan Persiba Balikpapan, Sabtu (12/8/2017). Pertandingan yang akan dihelat di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi itu bakal dipimpin wasit asal Kyrgistan, Rysbek Shekerbekov. Rysbek merupakan salah satu wasit impor yang didatangkan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk meningkatkan kualitas Liga 1 di putaran kedua. Selain Rysbek, wasit lain yang sudah bertugas adalah Evans Shaun Roberts asal Australia.Pelatih Persija Stefano Cugurra Teco saat diminta komentarnya mengenai Rsybek mengaku akan mencoba untuk husnudzon. Menurut Teco, sebagai pelatih asing, Rsybek tentu akan memimpin jalannya pertandingan dengan seadil-adilnya.”Kami harus berpikir positif. Dia datang dari negara lain tentu mau memimpin dengan baik. Tapi saya belum bisa memberikan penilaian karena belum melihatnya. Setelah pertandingan baru saya bisa berkomentar,” kata Teco.[suggestedarticle]Sementara itu, caretaker Persiba Hariyadi malah antusias laga antara tim asuhannya dan Persija dipimpin wasit asing. Hariyadi berharap, jalannya pertandingan akan berlangsung lebih seru dan menarik.Namun menurut Hariyadi, dengan datangnya beberapa wasit asing Ia berharap hal itu bisa jadi cambuk bagi pengadil lokal. Ke depannya, Hariyadi berharap kualitas wasit Indonesia bisa setara dengan mereka.”Ya, ini sebuah terobosan yang baik. Hal ini harus jadi pembelajaran untuk kita karena kalau ada wasit asing, berarti ada yang kurang dari wasit kita.””Kita harus belajar dari mereka. Pemain harus bermain bagus dan jangan protes terlalu keras, biar kapten saja. Semoga pertandingannya jadi enak ditonton,” kata Hariyadi.
visibility  1421 kali
Derby Sumatera di Palembang Berakhir Tanpa Pemenang
Laga lanjutan pekan ke-19 Liga 1 Indonesia bertajuk Derby Sumatera antara Sriwijaya FC Palembang dan Semen Padang berakhir tanpa pemenang. Skor 0-0 menghiasa pertandigan yang digelar di Stadion Jakabaring, Jumat (11/8/2017)  Di babak pertama, tuan rumah terlihat lebih mendominasi permainan. Laga berjalan 14 menit, Sriwijaya berhasil memperoleh peluang pertamanya yang dihasilkan Nur Iskandar. Namun, sepakannya masih bisa dipatahkan barisan pertahanan lawan.Sriwijaya kembali mendapatkan peluang mencetak gol di menit ke-34. Kali ini giliran Beto Goncalves yang memberikan ancaman. Sayang, sepakan eks pemain Persipura Jayapura itu masih bisa ditahan Jandia Eka Putra.Tuan rumah yang tampil dominan sempat menjebol gawang Semen Padang di menit ke-56 lewat aksi Beto. Namun gol terpaksa dianulir wasit karena pemain berkebangsaan Brasil itu dalam posisi offside.[suggestedarticle]Semen Padang akhirnya memperoleh peluang pertamanya di menit ke-77 lewat free-kick Marcel Sacramento. Tapi, bola sepakannya masih bisa dihalau Teja Paku Alam.Duel semakin seru menjelang akhir laga. Namun, kedua tim tidak mampu menciptakan gol hingga wasit meniup peluit panjang.Dengan hasil imbang ini, Sriwijaya naik ke posisi 11 klasemen sementara dengan 25 poin. Sementara tambahan satu poin membuat Semen Padang naik ke posisi 10 dengan 26 poin.Susunan Pemain:Sriwijaya FC: Teja Paku Alam, Rudolf Yanto Basna, Bobby Satria (Dominggus Fakdawer 46'), Gilang Ginarsa, Marckho Sandy Merauje, Yoo Hyun Koo, Ichsan Kurniawan, Muhammad Nur Iskandar, Hilton Mauro Moreira, Slamet Budiyono (Anis Nabar 68'), Alberto GoncalvesSemen Padang: Jandia Eka Putra, Agung Prasetyo, Cassio Fransisco De Jesus, Handi Ramdhan (Jae Sung Ko 33'), Hengki Ardiles, Riko Simanjuntak, Rudi (Tambun Naibaho 69'), Vendry Ronaldo Mofu, Boas Atururi, Irsyad Maulana (Adi Nugroho 90'), Marcel Silva Sacramento
visibility  392 kali
Tak Terpengaruh Kasus Milo, Persija Usung Misi Menang atas Persiba
Persija Jakarta tengah dalam performa yang inkosisten. Setelah menang atas Bhayangkara FC (29/7/2017), tim ibu kota dikalahkan Barito Putera 0-1 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (6/8/2017). Pekan ini, tim ibu kota akan kembali berlaga di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (12/8/2017) menghadapi Persiba Balikpapan. Dalam pertandingan tersebut, Persija akan berusaha kembali ke jalur kemenanga.Pelatih Persija Stefano Cugurra Teco mengatakan, tiga poin jadi target yang harus dipenuhi skuatnya. Apalagi, Bambang Pamungkas dan kolega akan bermain di hadapan para pendukung fanatiknya, The Jakmania yang selalu memadati setiap laga kandang Persija.Teco optimistis targetnya tersebut bisa terwujud. Pasalnya, para pemain Persija tengah dalam kondisi siap tempur.[suggestedarticle] ”Setelah dari Barito kami langsung berlatih. Kondisi para pemain juga lebih bagus,” kata Teco saat sesi konferensi pers pralaga di Media Center Stadion Patriot, Jumat (11/8/2017). ”Saat melawan Barito kami kehilangan tujuh pemain, sedangkan besok kami akan lebih kuat karena bermain di kandang sendiri. Kami punya target menang,” sambung Teco. Sementara itu, terkait situasi internal Persiba yang tengah bermasalah, Teco enggan berkomentar banyak. Menurut pelatih berkebangsaan Brasil tersebut tugasnya saat ini adalah fokus mempersiapkan tim asuhanya sebaik mungkin supaya bisa meraih hasil maksimal atas Persiba.Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa hari jelang lawatan ke Bekasi, tim berjuluk Beruang Madu diterpa peristiwa tak menyenangkan. Pelatih kepala Persiba, Milomir Seslija tiba-tiba menghilang tanpa kabar. Marlon da Silva dan kolega pun akan didampingi caretaker Hariyadi saat dijamu Persija.”Saya tidak tahu ada masalah di sana karena saya hanya fokus kepada tim saya,” kata Teco.
visibility  371 kali
1502456402254 tag