Ini Pesan Legenda Sepak Bola Indonesia untuk Tim SEA Games 2017


  •    Murtianto
  •    20/08/17 - 08:30
  •    1050

juara.net

Mantan pemain timnas Indonesia di era 1950-an, Harry Tjong memberikan masukan kepada para pemain muda, termasuk yang tengah tampil di ajang SEA Games 2017 sekarang ini.

Untuk menjadi pemain profesional yang sukses, pemain muda menurutnya, harus memperhatikan tiga aspek, pengetahuan, skill dan sikap pemain baik di dalam dan di luar lapangan.

Hal ini disampaikan saat dilaksanakannya bincang bola dengan tema 'Ke Mana Sepak Bola Membawamu' yang diinisiasi oleh Komunitas Sepak Bola Masyarakat Gila Bola (Masgibol) NTT ketika menyambut kedatangan Komunitas Sepak Bola dari Bali Mitra Dewata yang terdiri dari sejumlah pemain nasional dan Timnas Indonesia di Kupang, Sabtu (19/8).

BACA JUGA: Demi Prestasi, Penggunaan Medsos Pemain Timnas U-22 Dibatasi

Mantan kiper timnas ini mengingatkan, kalau persaingan untuk menjadi pemain pro yang sukses kian berat tapi peluangnya sangat terbuka. "Kesempatan menjadi pemain besar sungguh terbuka luas karena sudah banyak klub pro dan tersedia pula kompetisinya.

"Jangan cepat berpuas diri, terus belajar dan melihat contoh pemain lain yang sukses. Kehidupan di luar lapangan juga harus teratur jika ingin sukses," tutur Harry Tjong. "Jangan mudah putus asa," tambahnya.

Harry Tjong juga berharap tim muda yang tengah berjuang di SEA Games 2017 dapat memperoleh hasil yang maksimal dan diingatkan, SEA Games adalah hanya batu loncatan untuk mencapai jenjang yang lebih tinggi lagi.

Ia menambahkan bahwa sepak bola itu mempersatukan bangsa. "Saya punya banyak sekali pengalaman soal hal ini. Oleh karena itu saya katakan bahwa sepak bola itu mempersatukan," katanya saat menceritakan pengalamannya sebagai pemain sepak bola nasional era tahun 1950-an.

Menurutnya, di dalam sepak bola itu berkumpul seluruh pemain dari berbagai golongan dengan tidak memperhatikan dia dari agama serta ras atau memperhatikan warna kulitnya.

Melalui sepak bola menurutnya ia bisa kemana saja dan bisa bertemu dan berkenalan dengan orang-orang baru.

"Karena sepak bola akhirnya saya bisa ke Kupang, dengan teman-teman dari komunitas sepakbola Mitra Devata," kata Harry yang juga penasehat dari komunitas sepakbola asal Bali tersebut.







Berita Terkait


1509523202088

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?