(Foto: Reuters)

Iniesta Bantah Pernyataan Presiden Barcelona Ini

Andres Iniesta membantah pernyataan Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu. Hal ini terkait dengan kontrak baru.

Bartomeu mengklaim Iniesta sudah setuju secara formal untuk memperpanjang kontrak yang akan berakhir pada Juni 2018. Tapi, gelandang 33 tahun itu menyatakan sebaliknya.



Iniesta justru heran dengan pernyataan sosok yang dikatakan oleh Neymar sebagai 'lelucon' itu. Pernyataan ini disampaikan setelah membela timnas Spanyol di kualifikasi Piala Dunia 2018.

"Bisakah saya mengonfirmasi awal dari perjanjian perpanjangan (kontrak) dengan Bartomeu? Tidak, saya tidak bisa. Itu tak benar," ujar Iniesta seperti dikutip Football Espana.

Selain Iniesta, Barcelona juga masih menunggu kepastian masa depan Lionel Messi. Kontrak Messi akan habis pada musim panas tahun depan.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Maradona Jelaskan Alasan Lionel Messi Tak Bisa Sesukses Dirinya di Argentina
Legenda Argentina, Diego Maradona memberikan penjelasan mengenai alasan sang mega bintang, Lionel Messi tak bisa mengulangi kesuksesaanya saat berada di Timnas Argentina.Messi tak bisa mengantarkan Argentina meraih kemenangan dalam dua laga fase grup di Piala Dunia 2018.Di laga perdana, Argentina diluar dugaan tak bisa meraih poin penuh kala menghadapi tim kuda hitam, Islandia dengan skor akhir 1-1.Dalam laga selanjutnya, Lionel Messi dan kawan-kawan juga harus bertekuk lutut kepada Timnas Kroasia yang mengalahkan mereka dengan skor telak 3-0, Jumat (22/6).[suggestedarticle=3]Messi pun menjadi sorotan publik yang tak bisa membawa kemenangan bagi Timnas Argentina.Padahal, fans Argentina sangat berharap bahwa kehadiran Messi dapat membawa Argentina berbicara banyak di Piala Dunia 2018 seperti layaknya Diego Maradona yang sanggup mengantarkan Argentina menjadi Juara Dunia.[pagebreak]Maradona dan Messi Berbeda[/pagebreak]Namun, Maradona menganggap situasi yang dialami Messi saat ini, berbeda dengannya kala membela Tim Tango."Saat saya tampil buruk, ada pemain Argentina lainnya seperti Jorge Valdano dan Jorge Burruchaga yang membantu saya," kata Maradona dikutip dari Give Me Sport."Messi tak punya siapa pun (di Timnas Argentina). Semua bergantung kepada dirinya sendiri," ujar pria berusia.57 tahun itu.[suggestedarticle]Maradona sendiri sukses memberika trofi Piala Dunia pada Argentina pada tahun 1986.Hal ini tidak pernah dilakukan oleh Messi saat membela Argentina di Piala Dunia.Prestasi yang pernah diberikan Messi adalah ketika ia membawa Argentina mencapai partai final pada Piala Dunia 2014. Sayang, di laga final Argentina harus kalah dari Jerman dengan skor 1-0 sehingga membuat mereka haru merelakan gelar Piala Dunia jatuh ke tangan Der Panzer.
  7471 kali
Timnas Argentina Saat Ini, Di Mata Diego Simeone
Diego Simeone, pelatih berkarakter keras yang tengah menangani klub Atletico Madrid ini, menyesali penampilan buruk Argentina pada dua pertandingan fase Grup D Piala Dunia 2018. Simeone menyebutkan, Tim Tango tidak memiliki sosok pemimpin di dalam dan luar lapangan.Melalui rekaman audio yang disiarkan media Spanyol, mantan pemain timnas Argentina itu mengatakan dari sekian banyak bintang dalam skuat, tidak terdapat satu pun pemain yang memiliki wibawa seorang pemimpin, menyusul kekalahan 0-3 atas Kroasia di Grup D."Apa yang terjadi sekarang adalah apa yang telah terjadi pada tim nasional selama empat tahun terakhir, sebut saja anarki," kata Simeone, Jumat (22/6).[suggestedarticle=3]"Tidak ada kepemimpinan dari manajemen atau dari mereka yang seharusnya memimpin. Saya melihat sebuah tim yang hilang," kata Simeone.Jika dipaksa memilih, Simeone mengaku lebih mengakui penampilan Cristiano Ronaldo ketimbang Lionel Messi yang sama sekali belum mencetak gol di putaran final Piala Dunia kali ini."Messi sangat bagus, tetapi dia sangat bagus karena dikelilingi pemain luar biasa (di Barcelona)," kata Simeone. "Pertanyaan yang saya ajukan adalah jika Anda harus memilih antara Messi dan Ronaldo dalam tim, siapa yang akan Anda pilih?"Argentina yang memiliki satu poin dalam dua pertandingan, harus melakoni laga hidup-mati melawan Nigeria pada laga terakhir untuk mencapai babak 16 besar.Meskipun sulit bagi Argentina, namun Simeone masih berharap negaranya mampu berjuang keras untuk lolos ke babak 16."Tim memang bersalah, tetapi Argentina dan saya percaya itu akan terjadi," kata Simeone. "Seseorang harus melangkah dan mulai berjuang," tambahnya.
  2471 kali
Pelatih Persib Bela Lionel Messi yang Tak Kunjung Bersinar di Piala Dunia 2018
Megabintang Timnas Argentina, Lionel Messi belum juga menunjukkan performa terbaiknya di ajang Piala Dunia 2018.Selain belum juga membuka kran golnya, Messi gagal membawa Argentina menang di dua laga awal fase grup D.Setelah ditahan imbang Islandia 1-1 yang diwarnai kegagalannya dalam mengkeksekusi penalti, Messi juga tak sanggup menghindarkan Argentina dari kekalahan 0-3 pada Kamis (21/6) malam.Akibat penampilan buruk di dua laga awal, publik semakin liar dalam membanding-bandingkan Messi dengan Diego Armando Maradona.[suggestedarticle=3]Kedua pemain tersebut sama-sama dianugerahi talenta luar biasa dalam mengolah si kulit bundar. Namun, prestasi Maradona yang berhasil mempersembahkan trofi Piala Dunia pada 1986 belum bisa disamai Messi.Messi malah terancam gagal membawa Argentina lolos dari penyisihan grup jika di laga terakhir saat menghadapi Nigeria meraih hasil imbang atau bahkan kekalahan.Kendati demikian, pelatih Persib Roberto Mario Carlos Gomez yang berasal dari Argentina mengaku sangat menaruh respek kepada dua megabintang asal negaranya tersebut.[pagebreak]Pelatih Persib Bela Lionel Messi[/pagebreak]Dia mengatakan, publik tidak bisa menghakimi jika Messi tidak lebih baik dari Maradona hanya karena tidak memberikan gelar untuk La Albiceleste (julukan Argentina).”Kita tidak bisa menilai Maradona atau Messi yang lebih hebat. Kedua pemain itu sangat luar biasa. Ini bukan soal Messi tak mampu berbuat banyak untuk Argentina. Tapi, harus diingat karena sekarang semua sudah berubah. Dahulu dan sekarang tentu berbeda dari berbagai aspek termasuk rekan satu tim Messi dan Maradona,” ujar Mario Gomez dikutip Bolalob dari laman resmi klub.”Saya menaruh respek besar untuk kedua pemain itu. Apalagi Maradona, saya sangat suka dia. Sebagai warga negara Argentina, saya tentu ingin tim ini juara,” ujarnya menambahkan.
  610 kali
Gagal Bawa Argentina Menang, Messi Disindir Netizen Tak Lebih Baik dari Ronaldo
Timnas Argentina berada di ambang batas setelah pada pertandingan kedua fase grup Piala Dunia 2018 dikalahkan oleh Kroasia, Jumat (22/6).Ante Rebic, Luka Modric dan Ivan Rakitic memastikan kemenangan Kroasia dengan skor 3-0 di Stadion Nizhy Novgorod.Alhasil, Argentina pun hanya mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan yang mereka lalui saat melawan Islandia dan Kroasia.[suggestedarticle=3]Tak ayal bintang Argentina, Lionel Messi menjadi sorotan saat timnya dibantai oleh Kroasia.Messi yang diharapkan dapat membawa Argentina sukses di dalam Piala Dunia, tak mampu membawa negara yang pernah jadi juara Piala Dunia itu menang pada dua laga awal Argentina di fase grup. Hal ini pun membuat netizen beramai-ramai membandingkan Messi dengan musuh bubuyutannya, Cristiano Ronaldo.[suggestedarticle]Kiprah Ronaldo di Timnas Portugal justru berbanding terbalik dengan Messi di Argentina.Ronaldo berhasil mencetak 4 gol dari 2 laga Portugal, serta membuka kans besar bagi Portugal untuk melenggang ke babak 16 besar.[pagebreak]Messi Dibandingkan dengan Ronaldo[/pagebreak]Ini merupakan beberapan cuitan di twitter yang membandingan Ronaldo dengan Messi di negara yang mereka bela masing-masing.“Ketika Argentina berjuang dengan Messi yang berjalan dalam keadaan kepala yang tertunduk, Portugal berjuang bersama Ronaldo dengan kepala tegak. Tidak setuju dengan semua itu, tetapi itulah faktanya.” tulis akun @TrustyTransfer.“Ajang Piala Dunia merupakan tempat di mana Ronaldo & Messi dapat memamerkan kualitas diri mereka. Ronaldo memiliki 4 gol dalam 2 pertandingan dan secara efektif membawa Portugal ke babak berikutnya. Messi memiliki 0 gol, penalti yang terlewat dan emosi tak terkendali. Tidak ada yang meragukan yang selalu tampil di hari besar. ” tulis akun @TheManUtdWay"Ronaldo telah melakukan semua yang telah dilakukan messi untuk klub, dia telah melangkah lebih jauh dengan melakukannya di klub atau di liga yang berbeda, dan begitu juga di negaranya. Ronaldo selalu bisa memenangkan kompetisi besar, satu hal lagi, dia tidak pensiun ketika negaranya tidak melakukannya dengan baik." tulis akun @360Sources
  748 kali
Jika Argentina Gagal, Messi Disarankan Pensiun (Lagi)
Masih hangat dalam ingatan ketika Lionel Messi melontarkan keingannya untuk penisun ketika gagal membawa Argentina meraih juara Copa America 2016 lalu.Namun Messi kembali membela Albiceleste hingga saat ini di ajang Piala Dunia 2018 di Rusia.Di laga pembuka, Argentina hanya bisa bermain imbang 1-1 melawan tim debutan Islandia. Dan yang teranyar Lionel Messi dkk harus menyerah saat dikalahkan Kroasia dengan skor telak 0-3, Kamis (21/8/2018) atau Jumat dinihari WIB.Nasib Argentina akan ditentukan oleh laga lain antara Islandia dan Nigeria, dan tentu di partai terakhir mereka melawan wakil benua Afrika itu.[suggestedarticle=3]Mantan pemain timnas Argentina, Paolo Zabaleta menyebut Messi sudah kehabisan waktu untuk meraih gelar Piala Dunia.Saat ini usia Messi sudah berada pada 31 tahun, rasanya tak mungkin pemain Barcelona ini masih akan bermain pada Piala Dunia 2022 mendatang."Saya sangat kasihan melihat Lionel Messi. Ini adalah kesempatan terakhir dirinya memberi piala untuk Argentina. Saya tidak akan terkejut jika Messi memutuskan pensiun dari Argentina setelah ini," kata Zabaleta dikutip dari BBC, Jumat (22/6/2018)."Dia pasti akan sangat kecewa dan harus menunggu empat tahun lagi sampai Piala Dunia di Qatar," ujar Zabaleta menambahkan.Selama membela Argentina, Messi hanya mampu membawa timnya melaju hingga partai final Piala Dunia 2014 lalu, dimana Argentina kalah dari Jerman.Argentina juga kalah beruntun dari Chile pada final Copa Amerika tahun 2015 dan 2016.
  641 kali
Messi dan Suarez Sepakat Cegah Griezmann Gabung ke Barcelona
Kabar mengenai Antoine Griezmann yang akhirnya tetap bertahan di Atletico Madrid telah membuat dua pemain bintang Barcelona kecewa.Menurut media Spanyol, Lionel Messi dan Luis Suarez telah bersepakat untuk mencegah Antoine Griezmann bergabung dengan Barcelona.Griezmann beberapa waktu lalu sempat dikaitkan dengan kepindahannya ke Barcelona setelah pelatih Ernesto Valverde menyatakan ketertarikannya untuk membawa bintang Atletico Madrid tersebut ke Nou Camp. [suggestedarticle=3]Namun, setelah berminggu-minggu kabar spekulasi tentang masa depannya itu, Griezmann akhirnya mengumumkan bahwa dia akan tinggal di Wanda Metropolitano pada film dokumenter yang ia buat.Pemain asal Perancis itu juga menandatangani kontrak baru awal pekan ini yang akan membuatnya tetap bertahan di Atletico sampai tahun 2023.Media Don Balon, menyatakan bahwa Messi dan Suarez telah berkonspirasi untuk mencegah Griezmann datang ke Camp Nou.Dikabarkan Messi dan Suarez membuat perjanjian untuk memastikan Griezmann tidak akan gabung ke skuat Blaugrana.Griezmann sendiri saat ini tengah membela Timnas Perancis di Piala Dunia 2018 dan telah mencetak satu gol lewat tendangan penalti.
  2238 kali
Bawa Kroasia Menang dari Argentina, Rakitic Sindir Halus Messi
Satu gol dari Ivan Rakitic mampu membawa Kroasia menang 3-0 atas Argentina di laga kedua Grup C ajang Piala Dunia 2018, Rusia.Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Nizhny Novgorod pada Jumat (22/6/2018) dini hari WIB tersebut, Argentina kebobolan usai kiper mereka Willy Caballero melalukan blunder fatal di menit ke-53.Usai itu Kroasia mampu menambah dua gol lainnya melalui Luka Modric pada menit ke-80 dan Rakitic di penghujung laga.[suggestedarticle=3]Rakitic yang merupakan rekan setim Lionel Messi di Barcelona mengatakan bahwa satu pemain hebat tak akan mampu membawa tinya meraih gelar juara dunia.“Tak perlu diragukan lagi, Leo adalah pemain terbaik di dunia saat ini. Namun untuk menjadi juara di Piala Dunia, Anda tidak bisa mengandalkan seorang saja. Anda harus bermain sebagai sebuah kesatuan,” ucap Rakitic, seperti disadur dari Football Italia, Jumat (22/6/2018).Messi sendiri telah memenangkan 32 trofi dan lima gelar pemain terbaik atau Ballon d'Or dalam 14 musim bersama Barcelona, tetapi tidak pernah mengangkat Piala Dunia bersama timnas Argentina.Kemenangan ini adalah yang kedua bagi Kroasia dan memastikan mereka lolos ke babak 16 besar, usai raihan tiga poin atas Nigeria di laga perdana.
  5588 kali
Argentina Ulangi Rekor Buruk 60 Tahun Lalu
Argentina harus mengakui keunggulan Kroasia 0-3 pada laga penyisihan Grup D Piala Dunia 2018 di Stadion Nizhny Novgorod, Kamis (21/6/2018) atau Jumat dini hari WIB.Tiga gol kemenangan Kroasia dicetak oleh Ante Rabic pada menit ke-53, Luka Modric (80'), dan Ivan Rakitic pada masa injury time.[suggestedarticle]Kekalahan ini adalah yang terbesar bagi timnas Argentina di fase grup Piala Dunia dalam 60 tahun terakhir.Sebelumnya, timnas Argentina sempat dihancurkan Cekoslovakia dengan skor 1-6 pada Grup 1 Piala Dunia 1958.Argentina terancam tak bisa lolos ke babak 16 besar dengan hasil ini, mereka akan menunggu hasil di partai lain antara Islandia dan Nigeria. Tentu mereka berharap kedua tim tak meraih kemenangan dalam laga tersebut.Berikut fakta menarik yang terjadi usai kekalahan Argentina atas Kroasia seperti dilansir dari BBC: Kemenangan atas Argentina merupakan yang pertama untuk Kroasia ketika menghadapi wakil Amerika Selatan pada ajang Piala Dunia. Pertama kalinya sejak 1974 Argentina gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan pertama Piala Dunia. Kemenangan terbesar kedua Kroasia pada Piala Dunia, sebelumnya mengalahkan Kamerun 4-0 pada 2014 dan Jerman dengan skor sama 3-0 pada 1998. Argentina tidak pernah meraih kemenangan dalam empat pertandingan Piala Dunia terakhir mereka (masing-masing dua seri dan kalah). Lionel Messi memiliki tendangan paling banyak pada Piala Dunia 2018 (12), namun belum mencetak satu gol pun.
  794 kali
Statistik Messi Saat Argentina Kalah dari Kroasia
Argentina harus mengakui keunggulan Kroasia 0-3 pada laga penyisihan Grup D Piala Dunia 2018 di Stadion Nizhny Novgorod, Kamis (21/6/2018) atau Jumat dini hari WIB.Tiga gol kemenangan Kroasia dicetak oleh Ante Rabic pada menit ke-53, Luka Modric (80'), dan Ivan Rakitic pada masa injury time.Messi pun tampil tak begitu impresif di laga kedua ini, berbeda dengan saat melawan Islandia.[suggestedarticle=3]Statistik mencatat, Messi bahkan hanya membuat 20 sentuhan di babak pertama dan 29 di paruh waktu kedua.Pemain asal Barcelona itu hanya sekali saja melepaskan tembakan melawan Kroasia. Itu pun tidak mengarah ke gawang, seperti dikutip Whoscored. 7 & 20 - The two Argentina players with the fewest touches in the first half vs Croatia are Sergio Aguero (7) and Lionel Messi (20). Wasted. #ARG #ARGCRO #WorldCup pic.twitter.com/WcXMFTVrSA — OptaJoe (@OptaJoe) June 21, 2018 Untuk operan, Messi melakukan 32 operan dengan persentase akurasi 75 persen. Dia juga melancarkan dua tekel serta membuat dua pelanggaran.Kekalahan dari Kroasia membuat Argentina kini berada di ujung tanduk. Mereka terancam gagal lolos ke fase selanjutnya karena hanya tinggal berebut satu tiket saja dari Grup D dengan Nigeria dan Islandia.Kini, Argentina bergantung kepada hasil laga lain antara Islandia melawan Nigeria yang baru dimainkan hari ini, Jumat (22/6/2018).Jika Islandia menang melawan Nigeria, Argentina dipastikan harus pulang lebih cepat dari Rusia kali ini. Namun, peluang Argentina masih terbuka andai Islandia gagal meraih poin pada laga tersebut.Dalam dua laga Argentina baru mengoleksi satu poin dan berada di peringkat ketiga Grup D berkat hasil imbang 1-1 melawan Islandia di pertandingan pertama.
  2633 kali
Piala Dunia 2018: Siapa Pemain Yang Paling 'Berisik' di Twitter?
Piala Dunia 2018 di Rusia menjadi salah satu magnet perbincangan di media sosial kali ini, khususnya Twitter. Selama hampir satu bulan lebih ajang ini akan menjadi pembuktian negara mana yang terbaik dalam menglah si kulit bundar.Twitter juga menjadi alat komunikasi dan pemberitaan secara masif dan cepat bagi ajang Piala Dunia. Mereka pun merilis emoji negara, tagar hingga kolom up to date berita seputar pertandingan yang sedang digelar.Baru-baru ini Twitter merilis daftar 10 pemain yang paling sering dibicarakan di lini masa dunia.[suggestedarticle=3]Neymar memimpin lini masa Twitter sebagai pemain paling 'berisik' selama ajang Piala Dunia 2018. Salah satunya karena gaya rambut baru milik pemain asal Brasil itu.Pemain termahal dunia ini baru saja mewarnai rambutnya dengan warna pirang, dengan dibuat keriting kecil-kecil. Banyak netizen di media sosial yang mengejek gaya rambutnya dan menyamakan dengan mi instan.Dua bintang lainnya yakni Cristiano Ronaldo (Portugal) dan Lionel Messi (Argentina) ada di urutan kedua dan ketiga.Tak lupa bintang yang sedang naik daun, Mohamed Salah juga masuk dalam pembicaraan netizen global selama Piala Dunia berlangsung.
  519 kali
1529596801962 tag