(Foto: Football Tribe)

Ditahan Imbang Bali United, Iwan Setiawan Justru Singgung Kekalahan Timnas U-19

Borneo FC hanya sanggup bermain tanpa gol saat menjamu Bali United dalam pekan ke-23 Liga 1, di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (11/9/2017).

Dalam laga ini Borneo FC lebih banyak bertahan dan menerima ancaman dari tim lawan.

Pelatih Iwan Setiawan kecewa dengan hasil imbang ini apalagi mereka berstatus sebagai tuan rumah.

"Draw di kandang rasanya kurang baik. Namun apa yang dicapai dengan kerja keras dan disiplin saya kira sudah cukup baik," kata Iwan seperti dikutip dari Superball.

Ketika ditanyai wartawan tentang keputusannya memasukkan Febry Hamzah dan menarik keluar top scorer Borneo FC, Lerby Eliandry, Iwan malah balik menyindir awak media.

"Coba kalau saya balik pertanyaan kalian, masuknya Ferbry Hamzah apakah ada menciptakan peluang? kalian kadang-kadang tidak mengerti taktik," ujar Iwan.

Ditahan Imbang Borneo FC, Widodo C Putro Puji Penampilan Anak Asuhnya


Mantan pelatih Persebaya Surabaya itu nampak kesal dengan pertanyaan dari awak media. Iwan justru menyinggung kekalahan timnas Indonesia atas Vietnam 0-3 di Piala AFF U-18.

"Makanya kalian belajar sepak bola dulu, nanti saya jawab, habis itu kontroversi. Saya sudah kena denda sama klub saya loh."

"Padahal apa yang saya sampaikan benar loh. Vietnam menang ini kan dari Indonesia kan? Tim nasional, iya kan? Berarti apa yang saya bilang itu benar," ungkap Iwan.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Ditahan Imbang Borneo FC, Widodo C Putro Puji Penampilan Anak Asuhnya
Bali United FC hanya memetika satu poin saat melawat ke Stadion Segiri, Samarinda markas Borneo FC, pada Senin (11/9) malam dalam lanjutan Liga 1.Kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 90 menit jalannya pertandingan.Hasil imbang ini belum bisa mengantarkan tim berjuluk Serdadu Tridatu merebut puncak klasemen dan hanya berada di posisi kedua di bawah Bhayakara FC dengan selisih satu angka.Usai laga pelatih Bali United, Widodo C Putro merefleksikan beberapa peluang yang didapat timnya namun gagal menjadi gol."Ada beberapa peluang kami yang seharusnya bisa menghasilkan gol, seperti tendangan Nick van der Velden yang masih mengenai mistar gawang," katanya.Meski demikian, Widodo tetap menyatakan bersyukur timnya bisa membawa pulang satu poin dalam lawatannya di Samarinda.[suggestedarticle]Hal senada diucapkan oleh pemain Bali United Hasyim Kipuw menambahkan bahwa para pemain sudah bekerja keras sepanjang pertandingan dan berupaya mencetak gol."Kami bersyukur masih bisa membawa pulang satu poin pada laga malam ini," kata mantan pemain timnas itu.Di laga selanjutnya Bali United sudah ditunggu oleh Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (15/9).Sumber: Antara
Kalahkan Timnas Indonesia, Vietnam Belum Tentu Lolos ke Semifinal
Skema menarik terjadi di Grup B Piala AFF U-18 2017 di Myanmar, usai dua laga dijalani pada hari Senin (11/9) kemarin.Vietnam sukses membungkam timnas Indonesia U-19 dengan skor 3-0, sementara Myanmar menghancurkan Filipina dengan tujuh gol tanpa balas.Regulasi yang mennetukan posisi klasemen setelah poin adalah selisih gol membuat persaingan memperebutkan tiket ke semifinal di Grup B tetap sengit hingga duel terakhir. Aturan tersebut tertera di pasal 9.1.5 regulasi Piala AFF U-18 2017.Indonesia dan Myanmar memiliki poin yang sama yakni enam. Sementara Vietnam memimpin klasemen dengan 9 poin.Filipina dan Brunei Darussalam sudah dipastikan gugur dalam babak penyisihan.Vietnam superior dengan memiliki surplus 15 gol (16-1). Mynamar unggul dari Indonesia karena menang surplus gol yakni 13 gol, sedangkan Garuda Nusantara dengan surplus tujuh gol.[suggestedarticle]Jika Myanmar dan Indonesia menang di aprtai terakhir dan unggul agresivitas gol, Vietnam pun terancam gagal ke babak semifinal.Untuk bisa lolos Timnas Indonesia U-19 wajib mencetak banyak gol dalam laga terakhir. Itu pun dengan catatan laga lain antara Vietnam Vs Myanmar.
Pelaku Pelemparan Bus Arema FC Sudah Ditangkap, Masih 17 Tahun
Polres Pamekasan sudah berhasil mengamankan pelaku pelemparan bus yang digunakan skuad Arema FC usai laga melawan Madura United, Minggu (10/9). Ternyata pelaku berusia belasan tahun dan berstatus pelajar.Kejadian yang terjadi di sekitaran Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan tersebut mencederai seorang ofisial tim Arema FC. Ofisial Arema terkena pecahan kaca dari jendela tersebut. Kini pelaku sudah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.[suggestedarticle]"Kita berhasil menangkap pelaku atas dasar kasus pengrusakan saat usai pertandingan antara Madura United dengan Arema FC," kata Wakapolres Pamekasan, Kompol Harnoto, Senin (11/09)."Pelaku atas nama AP yang masih berusia 17 tahun dan berstatus pelajar."Pihak kepolisian mengungkapkan pelaku tidak memiliki motif khusus saat melakukan hal tersebut. "Tidak ada modus yang melatar belakangi pelemparan cuma karena faktor umur yang masih labil emosinya saja. Kita akan lakukan penyidikan kepada pelaku dan tidak akan kita tahan. Tetapi tetap akan kita beri pengawasan dan penyidikan," kata Kompol Hartono dikutip Bolalob dari Tribun Jatim.
TOP NEWS: Vietnam Manfaatkan Kelengahan Timnas Indonesia U-19
Vietnam U-19 berhasil menang atas Timnas Indonesia U-18 dengan skor telak 3-0, Senin (11/9). Le Van Nam menjadi bintang kemenangan dengan dua gol yang ia cetak.Timnas Indonesia U-19 Alami Kekalahan Telak dari VietnamTimnas Indonesia U-19 bermain menghadapi Vietnam U-18 dalam lanjutan Piala AFF U-18, Senin (11/9). Dalam laga ini, tidak ada nama Feby Eka Putra dalam daftar susunan pemain.Ini Alasan Feby Eka Putra Tidak Main Kontra Vietnam U-18Kabar buruk didapat Timnas Indonesia U-19. Kiper andalan Garuda Nusantara, Muhammad Riyandi terpaksa ditarik keluar karena mengalami cedera saat melawan Vietnam, Senin (11/9).Cedera, Kiper Andalan Timnas Indonesia U-19 Terpaksa Ditarik Keluar
Hajar Timnas U-19, Pelatih Vietnam U-18 Tidak Terkejut
Pelatih timnas Vietnam U-18 mengaku tidak terkejut dengan hasil yang diraih ketika menghajar timnas Indonesua U-19 dalam lanjutan Piala AFF U-18 2017. Vietnam menang 3-0 atas Indonesia di Stadion Thuwunna, Yangon, Senin (11/9/2017).Pelatih Vietnam Hoang Anh Tuan puas dengan penampilan skuad asuhannya. Tapi, dia menolak jika skor akhir kemenangan telak The Young Golden Stars dianggap mengagetkan.[suggestedarticle]"Saya respek dengan semua tim lawan di ajang ini. Tapi, kalau Anda bertanya apakah saya terkejut dengan skor kemenangan 3-0 atas Indonesia, saya katakan: tidak," kata Anh Tuan dalam sesi konferensi pers dikutip dari Bola.comSoal kunci kemenangan, Vietnam memang tampil terorganisir dan rapat dalam bertahan. Hal inilah yang diacungi jempol oleh Hoang."Disiplin. Hanya itu kuncinya," ujar pelatih yang lahir pada 1968 tersebut.
Hasil Lengkap Pekan ke-23 Liga 1 2017 dan Klasemen Sementara Sampai Senin (12/9)
Bali United gagal mengambil kesempatan untuk merebut puncak klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2017, setelah hanya bermain imbang dengan tuan rumah Borneo FC 0-0 di Stadion Segiri, Samaringa, Senin (11/9) malam.Hasil ini membuat Bali United tetap berada di peringkat kedua dengan 45 poin. Hanya selisih satu poin dengan pimpinan klasemen, Bhayangkara FC.Sementara kemenangan PSM Makassar atas PS TNI 4-1 di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (10/9), mengangkat tim tersebut ke peringkat ketiga dengan 42 poin.Madura United juga terus mengintai dari posisi kelima usai menekuk klub tangguh Arema FC 2-0. Sedangkan Arema harus terpaku di urutan ketujuh dengan 34 poin.BACA JUGA: Berbagi Angka dengan Borneo FC, Bali United Gagal Kudeta BhayangkaraHasil Lengkap Pertandingan Pekan ke-23Jumat, 8 September 2017Persela Lamongan 1-0 Perseru SeruiMitra Kukar 1-2 Persija JakartaSabtu, 9 September 2017Persib Bandung 2-2 Semen PadangPersiba Balikpapan 3-0 Persegres Gresik UnitedBhayangkara FC 2-1 Persipura JayapuraMinggu, 10 September 2017PSM Makassar 4-1 PS TNIBarito Putera 2-0 Sriwijaya FCMadura United 2-0 Arema FCSenin, 11 September 2017Pusamania Borneo FC 0-0 Bali UnitedKlasemen Sementara Liga 1 2017, Sampai Senin (11/9)
Bus Tim Tamu Kena Lemparan Batu, Bos MU Malu
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi manyatakan dirinya malu atas insiden yang menimpa bus Arema. Achsanul mengatakan Madura United tak mampu menjadi tuan rumah yang baik.Kejadian ini berlangsung ketika bus rombongan Arema melaju pelan meninggalkan Stadion Pamekasan. Kejadian tersebut menyebankan kaca bus sebelah kanan belakang hancur. Satu ofisial Arema yang duduk di belakang mengalami luka gores di bagian tangan.[suggestedarticle]Hal tersebut sangat disayangkan oleh pria yang akrab disapa AQ tersebut. Achsanul menyatakan Madura United gagal menjadi tuan rumah yang baik dan dirinya merasa malu atas insiden tersebut."Menyambut tamu Arema, ternyata kita bukan tuan rumah yg baik. Entah siapa yg ngajari. Setahu saya semua supporter sudah berhenti Rasis. Kenapa Madura masih nyaring terdengar?""Madura memang menang dalam pertandingan, tapi sejujurnya kita kalah dalam kesantunan. Saya sebagai presiden klub merasa malu dengan cara kita menyambut tamu," tulis AQ di akun Instagram miliknya.   . . Menyambut Tamu Arema, ternyata kita BUKAN Tuan Rumah yg baik.. Entah siapa yg ngajari. . Setahu saya semua supporter sdh berhenti RASIS.. kenapa Madura masih nyaring terdengar?. . Madura memang menang dalam pertandingan, tapi sejujurnya kita kalah dalam kesantunan. . Saya sbg Presiden Klub merasa MALU dg cara kita menyambut tamu.. . Jgn pernah menyelesaikan persoalan dg dendam.. . Madura Rukun Damai Terpuji..!! Ayo kembali kejalur Persahabatan... . Ini sepakbola.. Bukan Perang.! . Wass AQ A post shared by Achsanul Qosasi (@achsanul_q) on Sep 10, 2017 at 5:39pm PDT
Klasemen Grup B Piala AFF U-18 2017: Myanmar Paksa Indonesia Turun Peringkat
Dua laga digelar pada babak penyisihan Grup B ajang Piala AFF U-18 2017 pada Senin (11/9).Timnas Indonesia U-19 menelan kekalahan telak di laga ketiga Grup B Piala AFF U-18 2017. Skuat Garuda Muda dihajar 0-3 saat berhadapan dengan Vietnam.Sementara di laga lain tuan rumah Myanmar sanggup melumat Filipina dengan skor besar 7-0.Dengan kemenangan ini, Myanmar melewati timnas Indonesia dan ada di peringkat kedua klasemen sementara dengan enam poin. [suggestedarticle]Jumlah poin mereka sebenarnya sama dengan yang diraih Indonesia. Namun Myanmar unggul dalam hal selisih gol. Mereka kini surplus 13 gol, sedangkan Indonesia baru surplus tujuh gol.Sementara itu, Vietnam yang memuncaki klasemen sementara sudah mengoleksi sembilan poin, dengan surplus 15 gol.Pada laga terakhir, Vietnam dan Myanmar akan saling bentrok di Stadion Thuwunna, 13 September nanti, untuk menentukan siapa yang berhak lolos ke semi-final. Vietnam hanya butuh hasil imbang untuk lolos. Di pertandingan lain, di hari yang sama Indonesia juga bakal menghadapi Brunei Darussalam.
Pimpin Klasemen, Bhayangkara FC Enggan Bicarakan Peluang Juara
Bhayangkara FC saat ini ada di peringkat pertama klasemen Liga 1 dengan raihan 46 poin.Di pekan ke-23 Sabtu (9/9)k kemarin, Bhayangkara FC sukses meraih kemenangan dramatis 2-1 atas tim kuat Persipura Jayapura.Hal ini jelas membuat BFC menjadi salah satu tim kandidat juara. Namun, Pelatih Simon McMenemy tak mau muluk-muluk terlebih dahulu."Saya tidak berpikir seperti itu. Ketika kami bisa mengalahkan Persipura, target kami sekarang adalah pertandingan selanjutnya yaitu Semen Padang. Jadi saya ingin pemain tidak terlalu memikirkan gelar juara dulu supaya mereka tetap fokus dari pertandingan satu ke pertandingan lainnya,” ujar Simon.[suggestedarticle]Simon sadar, saat ini Bhayangkara FC tengah berkembang dalam segi permainan maupun manajemen tim. Dia akui kalau BFC belum bisa disamakan dengan klub besar seperti Arema FC, Persija Jakarta maupun Persipura."Suporter kami mulai bertumbuh beberapa ribu. Jadi jika ingin mendapatkan kemenangan kami harus bekerja keras dan fokus dalam setiap pertandingan," tandas dia."Kami masih punya 11 pertandingan yang harus dimenangkan baru kami akan berfikir tentang juara,” tegasnya.Di bagian lain, top skor tim Ilhamudin Armayin menyebut, timnya dari hari ke hari semakin kuat. “Kuncinya adalah kekompakan. Kami gembira kekompakan tim tetap terjaga. Sebab, kekompakan menjadi modal kami dalam memenangkan setiap pertandingan,” beber Ilham yang sudah mengoleksi 8 gol meski ditempatkan sebagai gelandang ini.
Kemenangan 'Mahal' Persija Jakarta di Tenggarong
Persija Jakarta harus membayar mahal kemenangan 2-1 mereka atas tuan rumah Mitra Kukar, di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Jumat (8/9).Pasalnya pemain asing sekaligus andalan mereka Reinaldo da Costa harus mengalami cedera.Cedera didapat Reinaldo Elias saat berduel dengan pemain belakang Mitra Kukar. Karena hal itu, Reinaldo ditarik keluar sebelum laga berakhir. Reinaldo langsung mendapatkan penanganan serius dari tim medis #Persija. Mohon doanya agar ia lekas sembuh. Aamiin.#PersijaJakarta pic.twitter.com/QQZNe6CY8W — Persija Jakarta (@Persija_Jkt) September 9, 2017 Pemain asal Brasil itu dilaporkan oleh tim medis Persija mendapati cedera engkel, ia pun sempat menjalani pemeriksaan di rumah sakit di Tenggarong.“Sudah ditangani pada tahap awal. Ia mengalami cedera pada engkel. Hari ini langsung kami bawa ke Jakarta. Kami akan konsultasikan semuanya pada spesialis orthopedi. Mudah mudahan, tidak ada yang mengkhawatirkan dan ia bisa cepat pulih,” kata Dokter Tim Persija, Donny Kurniawan, Sabtu (9/9), dalam rilis.[suggestedarticle]“Untuk proses pemulihan dan waktunya, jelas kami harus menunggu hasil konsultasi dari orthopedi. Harus ada diagnosa yang tepat dulu, baru kamu bisa tentukan penanganan intensifnya kemudian,” ujarnya.Reinaldo dipastikan tak akan bisa bermain kala Persija berhadapan dengan Bali United pada pekan ke-24 Liga 1, Jumat (15/9) mendatang.
1505122201528 tag