(Foto: Bolalob)

Best XI Pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2017

Banyak laga menarik yang tersaji di pekan ke-23 Liga 1 musim 2017 yang digelar dalam akhir pekan kemarin.

Mulai dari Bhayangkara FC yang berhasil mengambil alih puncak klasemen dari tangan Bali United, hingga Persiba yang terus memetik kemenangan.

Kami memilih 11 pemain terbaik dalam pekan ini, dengan menempatkan kiper Persiba yakni Kurniawan Kartika Ajie di posisi penjaga gawang.

Tiga bek yang kami pili ada pada diri Hansamu Yama (Barito Putera), Hamka Hamzan (PSM Makassar) dan Fachrudin (Madura United). Dua nama awal turut mencetak gol untuk tim mereka dan sukses mengamankan tiga poin.

Top Skor Sementara Liga 1 2017 Sampai Pekan Ke-23


Di posisi lini tengah empat pemain ada pada diri Slamet Nurcahyo (Madura United), Anmar Almubaraki (Persiba), Ramdani Lestaluhu (Persija Jakarta) dan Ilham Udin (Bhayangkara FC).

Baik Slamet dan Ilham Udin mampu mencetak dua gol pada pekan ini.

Ferdinand Sinaga mampu mencetak dua gol dalam kemenangan 4-1 PSM atas PS TNI. Sedangkan Ilham Udin mencetak dua gol kemenangan ke gawang Persipura Jayapura.

editTerakhir diubah:  12/09/17 - 18:01

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(1)


Rekomendasi



Berita Terkait


Top Skor Sementara Liga 1 2017 Sampai Pekan Ke-23
Pemain Bali United Sylvano Dominique Comvalius tampaknya sulit dikejar dalam persaingan top skor Liga 1 Indonesia 2017. Sampai pekan ke-23, ia masih memimpin di puncak daftar top skor dengan 25 gol.Memang pada pekan ke-23 pemain berkewarganegaraan Belanda ini tak mencetak gol setelah hanya bermain imbang lawan Pusamania Borneo FC 0-0. Namun Sylvano masih membuka peluang menambah kocek golnya dengan sisa 11 pertandingan lagi.Peringkat kedua, Marclei Cesar Chaves Santos dari Mitra Kukar menambah satu gol pada pekan terakhir, hingga kini ia mengantongi 15 gol. Posisi ketiga ditempati Peter Osaze Odemwingie dari Madura United dengan 13 poin.Sementara pemain lokal, Lerby Eliandry dari Pusamania Borneo FC menjadi mencetak gol terbanyak dengan 10 gol. Greg Nwokolo dari Madura United dengan 9 gol, disusul Samsul Arif andalan Persela Lamongan dengan 8 gol.BACA JUGA: Hasil Lengkap Pekan ke-23 Liga 1 2017 dan Klasemen Sementara Sampai Senin (12/9)Berikut daftar top skorer sementara Liga 2 2017 sampai pekan ke-23:
Pemain Asing Ini Ingin Bawa Bhayangkara FC Juara Liga 1
Baru datang di paruh kedua musim Liga 1 tak membuat Ilija Spasojevic lama beradaptasi dengan tim barunya Bhayangkara FC.Pemain kelahiran Montenegro ini mempunyai ekspektasi tinggi terkait masa depannya di Bhayangkara FC (BFC). Meski tidak terlalu ambisius menjadi top skor, namun dia berharap bisa membawa The Guardian menjuarai Liga 1. “Saya datang untuk mendapatkan sesuatu bersama tim. Sejauh ini cukup bagus. Saya bisa langsung menyatu dengan tim,” ungkap mantan pemain PSM Makassar ini dalam rilis yang diterima Bolalob.Spaso tampil apik dalam lima laga terakhir, dimana ia sukses mencetak tiga gol dan empat assist untuk Bhayangkara FC.“Pemain muda Bhayangkara luar biasa. Mereka selalu menunjukkan kondisi 100 persen. Persaingan positif dalam setiap pemain bagus untuk sebuah tim yang ingin mencapai sesuatu musim ini. Banyak pertandingan yang harus kami menangkan dan itu bisa dilakukan dengan semangat dan kekompakan tentunya,” terang pemain yang juga pernah berseragam Persib ini.[suggestedarticle]Dukungan untuk Spaso juga mengalir dari rekan duetnya di lini depan Guy Junior. Kata Guy, Spaso mempunyai kelebihan yaitu tajam di kotak penalti. “Mudah-mudahan kedatangannya juga mampu membuat tim meraih sesuatu musim ini. Saya fine-fine saja duet dengan dia,” beber Guy, pemain naturalisasi ini.Hingga pekan ke-23, Bhayangkara FC berada di urutan teratas klasemen dengan raihan 46 poin.
Ditahan Imbang Bali United, Iwan Setiawan Justru Singgung Kekalahan Timnas U-19
Borneo FC hanya sanggup bermain tanpa gol saat menjamu Bali United dalam pekan ke-23 Liga 1, di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (11/9/2017).Dalam laga ini Borneo FC lebih banyak bertahan dan menerima ancaman dari tim lawan.Pelatih Iwan Setiawan kecewa dengan hasil imbang ini apalagi mereka berstatus sebagai tuan rumah."Draw di kandang rasanya kurang baik. Namun apa yang dicapai dengan kerja keras dan disiplin saya kira sudah cukup baik," kata Iwan seperti dikutip dari Superball.Ketika ditanyai wartawan tentang keputusannya memasukkan Febry Hamzah dan menarik keluar top scorer Borneo FC, Lerby Eliandry, Iwan malah balik menyindir awak media."Coba kalau saya balik pertanyaan kalian, masuknya Ferbry Hamzah apakah ada menciptakan peluang? kalian kadang-kadang tidak mengerti taktik," ujar Iwan.[suggestedarticle]Mantan pelatih Persebaya Surabaya itu nampak kesal dengan pertanyaan dari awak media. Iwan justru menyinggung kekalahan timnas Indonesia atas Vietnam 0-3 di Piala AFF U-18."Makanya kalian belajar sepak bola dulu, nanti saya jawab, habis itu kontroversi. Saya sudah kena denda sama klub saya loh.""Padahal apa yang saya sampaikan benar loh. Vietnam menang ini kan dari Indonesia kan? Tim nasional, iya kan? Berarti apa yang saya bilang itu benar," ungkap Iwan.
Ditahan Imbang Borneo FC, Widodo C Putro Puji Penampilan Anak Asuhnya
Bali United FC hanya memetika satu poin saat melawat ke Stadion Segiri, Samarinda markas Borneo FC, pada Senin (11/9) malam dalam lanjutan Liga 1.Kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 90 menit jalannya pertandingan.Hasil imbang ini belum bisa mengantarkan tim berjuluk Serdadu Tridatu merebut puncak klasemen dan hanya berada di posisi kedua di bawah Bhayakara FC dengan selisih satu angka.Usai laga pelatih Bali United, Widodo C Putro merefleksikan beberapa peluang yang didapat timnya namun gagal menjadi gol."Ada beberapa peluang kami yang seharusnya bisa menghasilkan gol, seperti tendangan Nick van der Velden yang masih mengenai mistar gawang," katanya.Meski demikian, Widodo tetap menyatakan bersyukur timnya bisa membawa pulang satu poin dalam lawatannya di Samarinda.[suggestedarticle]Hal senada diucapkan oleh pemain Bali United Hasyim Kipuw menambahkan bahwa para pemain sudah bekerja keras sepanjang pertandingan dan berupaya mencetak gol."Kami bersyukur masih bisa membawa pulang satu poin pada laga malam ini," kata mantan pemain timnas itu.Di laga selanjutnya Bali United sudah ditunggu oleh Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (15/9).Sumber: Antara
Pelaku Pelemparan Bus Arema FC Sudah Ditangkap, Masih 17 Tahun
Polres Pamekasan sudah berhasil mengamankan pelaku pelemparan bus yang digunakan skuad Arema FC usai laga melawan Madura United, Minggu (10/9). Ternyata pelaku berusia belasan tahun dan berstatus pelajar.Kejadian yang terjadi di sekitaran Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan tersebut mencederai seorang ofisial tim Arema FC. Ofisial Arema terkena pecahan kaca dari jendela tersebut. Kini pelaku sudah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.[suggestedarticle]"Kita berhasil menangkap pelaku atas dasar kasus pengrusakan saat usai pertandingan antara Madura United dengan Arema FC," kata Wakapolres Pamekasan, Kompol Harnoto, Senin (11/09)."Pelaku atas nama AP yang masih berusia 17 tahun dan berstatus pelajar."Pihak kepolisian mengungkapkan pelaku tidak memiliki motif khusus saat melakukan hal tersebut. "Tidak ada modus yang melatar belakangi pelemparan cuma karena faktor umur yang masih labil emosinya saja. Kita akan lakukan penyidikan kepada pelaku dan tidak akan kita tahan. Tetapi tetap akan kita beri pengawasan dan penyidikan," kata Kompol Hartono dikutip Bolalob dari Tribun Jatim.
Hasil Lengkap Pekan ke-23 Liga 1 2017 dan Klasemen Sementara Sampai Senin (12/9)
Bali United gagal mengambil kesempatan untuk merebut puncak klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2017, setelah hanya bermain imbang dengan tuan rumah Borneo FC 0-0 di Stadion Segiri, Samaringa, Senin (11/9) malam.Hasil ini membuat Bali United tetap berada di peringkat kedua dengan 45 poin. Hanya selisih satu poin dengan pimpinan klasemen, Bhayangkara FC.Sementara kemenangan PSM Makassar atas PS TNI 4-1 di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (10/9), mengangkat tim tersebut ke peringkat ketiga dengan 42 poin.Madura United juga terus mengintai dari posisi kelima usai menekuk klub tangguh Arema FC 2-0. Sedangkan Arema harus terpaku di urutan ketujuh dengan 34 poin.BACA JUGA: Berbagi Angka dengan Borneo FC, Bali United Gagal Kudeta BhayangkaraHasil Lengkap Pertandingan Pekan ke-23Jumat, 8 September 2017Persela Lamongan 1-0 Perseru SeruiMitra Kukar 1-2 Persija JakartaSabtu, 9 September 2017Persib Bandung 2-2 Semen PadangPersiba Balikpapan 3-0 Persegres Gresik UnitedBhayangkara FC 2-1 Persipura JayapuraMinggu, 10 September 2017PSM Makassar 4-1 PS TNIBarito Putera 2-0 Sriwijaya FCMadura United 2-0 Arema FCSenin, 11 September 2017Pusamania Borneo FC 0-0 Bali UnitedKlasemen Sementara Liga 1 2017, Sampai Senin (11/9)
Bus Tim Tamu Kena Lemparan Batu, Bos MU Malu
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi manyatakan dirinya malu atas insiden yang menimpa bus Arema. Achsanul mengatakan Madura United tak mampu menjadi tuan rumah yang baik.Kejadian ini berlangsung ketika bus rombongan Arema melaju pelan meninggalkan Stadion Pamekasan. Kejadian tersebut menyebankan kaca bus sebelah kanan belakang hancur. Satu ofisial Arema yang duduk di belakang mengalami luka gores di bagian tangan.[suggestedarticle]Hal tersebut sangat disayangkan oleh pria yang akrab disapa AQ tersebut. Achsanul menyatakan Madura United gagal menjadi tuan rumah yang baik dan dirinya merasa malu atas insiden tersebut."Menyambut tamu Arema, ternyata kita bukan tuan rumah yg baik. Entah siapa yg ngajari. Setahu saya semua supporter sudah berhenti Rasis. Kenapa Madura masih nyaring terdengar?""Madura memang menang dalam pertandingan, tapi sejujurnya kita kalah dalam kesantunan. Saya sebagai presiden klub merasa malu dengan cara kita menyambut tamu," tulis AQ di akun Instagram miliknya.   . . Menyambut Tamu Arema, ternyata kita BUKAN Tuan Rumah yg baik.. Entah siapa yg ngajari. . Setahu saya semua supporter sdh berhenti RASIS.. kenapa Madura masih nyaring terdengar?. . Madura memang menang dalam pertandingan, tapi sejujurnya kita kalah dalam kesantunan. . Saya sbg Presiden Klub merasa MALU dg cara kita menyambut tamu.. . Jgn pernah menyelesaikan persoalan dg dendam.. . Madura Rukun Damai Terpuji..!! Ayo kembali kejalur Persahabatan... . Ini sepakbola.. Bukan Perang.! . Wass AQ A post shared by Achsanul Qosasi (@achsanul_q) on Sep 10, 2017 at 5:39pm PDT
Pimpin Klasemen, Bhayangkara FC Enggan Bicarakan Peluang Juara
Bhayangkara FC saat ini ada di peringkat pertama klasemen Liga 1 dengan raihan 46 poin.Di pekan ke-23 Sabtu (9/9)k kemarin, Bhayangkara FC sukses meraih kemenangan dramatis 2-1 atas tim kuat Persipura Jayapura.Hal ini jelas membuat BFC menjadi salah satu tim kandidat juara. Namun, Pelatih Simon McMenemy tak mau muluk-muluk terlebih dahulu."Saya tidak berpikir seperti itu. Ketika kami bisa mengalahkan Persipura, target kami sekarang adalah pertandingan selanjutnya yaitu Semen Padang. Jadi saya ingin pemain tidak terlalu memikirkan gelar juara dulu supaya mereka tetap fokus dari pertandingan satu ke pertandingan lainnya,” ujar Simon.[suggestedarticle]Simon sadar, saat ini Bhayangkara FC tengah berkembang dalam segi permainan maupun manajemen tim. Dia akui kalau BFC belum bisa disamakan dengan klub besar seperti Arema FC, Persija Jakarta maupun Persipura."Suporter kami mulai bertumbuh beberapa ribu. Jadi jika ingin mendapatkan kemenangan kami harus bekerja keras dan fokus dalam setiap pertandingan," tandas dia."Kami masih punya 11 pertandingan yang harus dimenangkan baru kami akan berfikir tentang juara,” tegasnya.Di bagian lain, top skor tim Ilhamudin Armayin menyebut, timnya dari hari ke hari semakin kuat. “Kuncinya adalah kekompakan. Kami gembira kekompakan tim tetap terjaga. Sebab, kekompakan menjadi modal kami dalam memenangkan setiap pertandingan,” beber Ilham yang sudah mengoleksi 8 gol meski ditempatkan sebagai gelandang ini.
Kemenangan 'Mahal' Persija Jakarta di Tenggarong
Persija Jakarta harus membayar mahal kemenangan 2-1 mereka atas tuan rumah Mitra Kukar, di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Jumat (8/9).Pasalnya pemain asing sekaligus andalan mereka Reinaldo da Costa harus mengalami cedera.Cedera didapat Reinaldo Elias saat berduel dengan pemain belakang Mitra Kukar. Karena hal itu, Reinaldo ditarik keluar sebelum laga berakhir. Reinaldo langsung mendapatkan penanganan serius dari tim medis #Persija. Mohon doanya agar ia lekas sembuh. Aamiin.#PersijaJakarta pic.twitter.com/QQZNe6CY8W — Persija Jakarta (@Persija_Jkt) September 9, 2017 Pemain asal Brasil itu dilaporkan oleh tim medis Persija mendapati cedera engkel, ia pun sempat menjalani pemeriksaan di rumah sakit di Tenggarong.“Sudah ditangani pada tahap awal. Ia mengalami cedera pada engkel. Hari ini langsung kami bawa ke Jakarta. Kami akan konsultasikan semuanya pada spesialis orthopedi. Mudah mudahan, tidak ada yang mengkhawatirkan dan ia bisa cepat pulih,” kata Dokter Tim Persija, Donny Kurniawan, Sabtu (9/9), dalam rilis.[suggestedarticle]“Untuk proses pemulihan dan waktunya, jelas kami harus menunggu hasil konsultasi dari orthopedi. Harus ada diagnosa yang tepat dulu, baru kamu bisa tentukan penanganan intensifnya kemudian,” ujarnya.Reinaldo dipastikan tak akan bisa bermain kala Persija berhadapan dengan Bali United pada pekan ke-24 Liga 1, Jumat (15/9) mendatang.
Presiden MU Kecewa Dengan Tingkah Brutal Suporternya
Kekecewaan ditunjukan oleh Presiden Klub Madura United FC, Achsanul Qosasi, usai terjadinya pengrusakan bus tim Arema FC oleh beberapa oknum pendukung MU.Dalam laga ini MU menang 2-0 atas Arema dalam lanjutan Liga 1 yang digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (10/9) malam.Usai laga, bus tim tamu yang hendak meninggalkan stadion dihujani lemparan batu oleh beberapa pendukung tim tuan rumah. Alhasil kaca pada bagian belakang bus pun mengalami pecah."Menyambut tamu Arema, ternyata kita bukan tuan rumah yang baik. Entah siapa yang mengajari," kata Achsanul Qosasi dalam keterangan persnya kepada media di Pamekasan, Senin (11/9).[suggestedarticle]Selain menyoroti kasus pelemparan batu tersebut, "AQ" sapaan karib Achsanul Qosasi juga menyayangkan nyayian "rasis" oleh suporter Madura United saat laga berlangsung."Setahu saya, semua suporter sudah berhenti rasis. Kenapa Madura masih nyaring terdengar," tuturnya."Tapi sejujurnya kita kalah dalam kesantunan," ucap pria asal Kabupaten Sumenep, Madura itu."Sebagai Presiden Klub saya merasa malu dengan cara menyambut tamu. Jangan pernah menyelesaikan persoalan dengan dendam. Madura rukun, damai dan terpuji. Ayo kembali ke jalur persahabatan," ucapnya.
1505115001494 tag