(Foto: bobotoh.id)

Jika PSSI Hukum Koreo Soal Rohingya, Bobotoh Siap Patungan

Bobotoh, suporter Persib Bandung, siap patungan jika koreografi mereka soal Rohingya dijatuhi sanksi oleh Komisi Disiplin PSSI.

Saat pertandingan Persib Bandung vs Semen Padang yang berakhir imbang 2-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (9/9), Bobotoh memang melakukan koreografi bertulis Save Rohingya. Tentu, koreografi itu berpotensi dihukum PSSI karena bermuatan politis.

Beberapa kasus memang sempat dihukum PSSI. Contohnya saat The Jakmania membentangkan tulisan “Jangan Ganggu Ulama Kami” juga tak luput dari denda.

BACA JUGA: Ini Sebaiknya yang Dilakukan PSSI Kepada Bobotoh Terhadap Koreo 'Save Rohingya!'

Viking Persib Club (VPC) yang jadi koordinator koreo itu tak peduli dengan sanksi yang mungkin diberikan. Mereka mengedepankan rasa kepedulian atas tindak kekerasan etnis Rohingya di Myanmar.

“Jauh dari soal Politik. Kalian Manusia? Cukup menjadi manusia seutuhnya saja, tak perlu berbicara agama #SaveRohingnya,” cuitan akun @officialVPC.

Hal itu juga ditanggapi oleh beberapa Bobotoh lewat media sosial. Mereka siap mengadakan patungan untuk bayar sanksi yang bisa jatuh dari PSSI.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Terus Kehilangan Poin, Arema FC Revisi Target
Dalam beberapa laga terakhir Arema FC nampak belum bisa menunjukan konsistensinya dalam meraih poin di kancah Liga 1.Usai menang 2-1 lawan Barito Putera di Banjarmasin, Arema tertahan 3-3 oleh PSM Makassar di Kanjuruhan dan kalah 0-2 dari tuan rumah Madura United FC.Saat ini tim Arema FC masih tertahan diposisi 7 klasemen sementara dengan torehan 34 poin.Poin Arema FC terpaut cukup jauh dengan PSM Makassar yang berada diposisi 3 klasemen sementara, yakni dengan tertinggal 8 poin.Manajemen pun menyadari bahwa cukup sulit untuk bisa menembus posisi tiga besar. Mereka pun merevisi target untuk skuat asuhan Joko Susilo ini."Paling tidak kami berusaha untuk mengamankan diri terlebih dahulu agar tidak terdegradasi. Setelah hal itu dicapai baru kami akan berfikir untuk memburu target lain," beber Ruddy Widodo, General Manager Arema FC, Senin (11/9/2017), seperti dikutip dari Surya Malang.[suggestedarticle]Absennya sejumlah punggawa penting Arema membuat klub nampak kesulitan bersaing dengan tim di papan atas.Sampai saat ini, Arema FC paling tidak masih kehilangan dua pilar utama. Mereka adalah penjaga gawang Kurnia Meiga dan stoper Bagas Adi Nugroho. Kurnia Meiga masih dalam tahap penyembuhan. Sementara Bagas Adi Nugroho masih pemulihan cedera."Kami harus berfikir realistis untuk saat ini. Apalagi dengan kondisi tim yang tidak full. Tentu kami tak bisa memasang target terlalu muluk-muluk. Hal itu sudah disampaikan kepada pelatih. Tetapi jika ada peluang untuk meraih poin lebih banyak, tentu kami lebih senang," imbuhnya."Untuk bisa tetap bertahan di kasta tertinggi, paling tidak Arema FC harus mengumpulkan 40 poin. Sehingga lawan Persela Lamongan kami harus amankan poin penuh untuk menjauhi kejaran pesaing," pungkasnya.Arema akan menjamu Persela Lamongan dalam pekan ke-24 Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (16/9/2017).
Sempat Gangguan Mental, Pemain Ini Sukses Comeback Bersama MU
Madura United sukses meraih kemenangan 2-0 saat menjamu Arema FC di kancah Liga 1 beberapa waktu lalu.Di laga itu salah satu punggawa asing MU yang telah lama absen yakni Dane Milovanovic kembali bermain.Pemain asal Australia itu masuk di menit ke-59 untuk menggantikan Guntur Ariyadi. Perjudian itu berbuah hasil dengan kemenangan dan tak kebobolan berhasil didapat Madura United.Pelatih MU, Gomed De Oliviera menyanjung comeback pemain yang sempat mengalami gangguan mental itu."Dane bermain baik dalam pertandingan lawan Arema. Kehadirannya berpengaruh ke permainan. Passing-nya juga bagus," puji Gomes, seperti dikutip dari Jawa Pos.[suggestedarticle]Meski telah bermain bagus pada pertandingan lawan Arema, Gomes meminta pendukung Madura United untuk lebih bersabar karena Dane belum 100 persen fit. Penampilan Dane di laga kontra Arema masih belum mencapai titik permainan dan kondisi terbaiknya."Dia belum 100 persen. Semua harus lebih sabar. Biarkan ia bermain," imbuh pelatih asal Brasil tersebut.Sementara itu, raja assist Madura United, Slamet Nurcahyono mengaku gembira dengan kembalinya Dane. Namun Slamet mengingatkan bahwa Madura United tak mengandalkan satu pemain saja. "Kami lebih mengedepankan permainan tim," tutur jebolan Persebaya Surabaya itu.
Player of the Week Pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2017
Bolalob telah memilih tiga pemain terbaik untuk pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2017. Ketiga pemain ini tampil apik dan menjadi bintang timnya dalam meraih kemenangan.Nama pertama yang kami pilih menjadi yang terbaik di pekan ini adalah Ilham Udin, pemain Bhayangkara FC. Dua gol berhasil mengatarkan timnya meraih kemenangan krusial 2-1 dari Persipura Jayapura.[suggestedarticle]Ferdinand Sinaga kembali tampil ganas di depan gawang lawan, kali ini brace nya ikut membantu PSM Makassar menang dari PS TNI.Sosok terakhir yang kami pilih adalah winger lincah Madura United, Slamet Nurcahyo. Dimana ia sukses mencetak dua gol kemenangan ke gawang Arema FC.Menurut pembaca Bolalob siapa pemain terbaik pekan ini? Atau pembaca punya pilihan sendiri?
Best XI Pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2017
Banyak laga menarik yang tersaji di pekan ke-23 Liga 1 musim 2017 yang digelar dalam akhir pekan kemarin.Mulai dari Bhayangkara FC yang berhasil mengambil alih puncak klasemen dari tangan Bali United, hingga Persiba yang terus memetik kemenangan.Kami memilih 11 pemain terbaik dalam pekan ini, dengan menempatkan kiper Persiba yakni Kurniawan Kartika Ajie di posisi penjaga gawang.Tiga bek yang kami pili ada pada diri Hansamu Yama (Barito Putera), Hamka Hamzan (PSM Makassar) dan Fachrudin (Madura United). Dua nama awal turut mencetak gol untuk tim mereka dan sukses mengamankan tiga poin.[suggestedarticle]Di posisi lini tengah empat pemain ada pada diri Slamet Nurcahyo (Madura United), Anmar Almubaraki (Persiba), Ramdani Lestaluhu (Persija Jakarta) dan Ilham Udin (Bhayangkara FC).Baik Slamet dan Ilham Udin mampu mencetak dua gol pada pekan ini.Ferdinand Sinaga mampu mencetak dua gol dalam kemenangan 4-1 PSM atas PS TNI. Sedangkan Ilham Udin mencetak dua gol kemenangan ke gawang Persipura Jayapura.
Top Skor Sementara Liga 1 2017 Sampai Pekan Ke-23
Pemain Bali United Sylvano Dominique Comvalius tampaknya sulit dikejar dalam persaingan top skor Liga 1 Indonesia 2017. Sampai pekan ke-23, ia masih memimpin di puncak daftar top skor dengan 25 gol.Memang pada pekan ke-23 pemain berkewarganegaraan Belanda ini tak mencetak gol setelah hanya bermain imbang lawan Pusamania Borneo FC 0-0. Namun Sylvano masih membuka peluang menambah kocek golnya dengan sisa 11 pertandingan lagi.Peringkat kedua, Marclei Cesar Chaves Santos dari Mitra Kukar menambah satu gol pada pekan terakhir, hingga kini ia mengantongi 15 gol. Posisi ketiga ditempati Peter Osaze Odemwingie dari Madura United dengan 13 poin.Sementara pemain lokal, Lerby Eliandry dari Pusamania Borneo FC menjadi mencetak gol terbanyak dengan 10 gol. Greg Nwokolo dari Madura United dengan 9 gol, disusul Samsul Arif andalan Persela Lamongan dengan 8 gol.BACA JUGA: Hasil Lengkap Pekan ke-23 Liga 1 2017 dan Klasemen Sementara Sampai Senin (12/9)Berikut daftar top skorer sementara Liga 2 2017 sampai pekan ke-23:
Pemain Asing Ini Ingin Bawa Bhayangkara FC Juara Liga 1
Baru datang di paruh kedua musim Liga 1 tak membuat Ilija Spasojevic lama beradaptasi dengan tim barunya Bhayangkara FC.Pemain kelahiran Montenegro ini mempunyai ekspektasi tinggi terkait masa depannya di Bhayangkara FC (BFC). Meski tidak terlalu ambisius menjadi top skor, namun dia berharap bisa membawa The Guardian menjuarai Liga 1. “Saya datang untuk mendapatkan sesuatu bersama tim. Sejauh ini cukup bagus. Saya bisa langsung menyatu dengan tim,” ungkap mantan pemain PSM Makassar ini dalam rilis yang diterima Bolalob.Spaso tampil apik dalam lima laga terakhir, dimana ia sukses mencetak tiga gol dan empat assist untuk Bhayangkara FC.“Pemain muda Bhayangkara luar biasa. Mereka selalu menunjukkan kondisi 100 persen. Persaingan positif dalam setiap pemain bagus untuk sebuah tim yang ingin mencapai sesuatu musim ini. Banyak pertandingan yang harus kami menangkan dan itu bisa dilakukan dengan semangat dan kekompakan tentunya,” terang pemain yang juga pernah berseragam Persib ini.[suggestedarticle]Dukungan untuk Spaso juga mengalir dari rekan duetnya di lini depan Guy Junior. Kata Guy, Spaso mempunyai kelebihan yaitu tajam di kotak penalti. “Mudah-mudahan kedatangannya juga mampu membuat tim meraih sesuatu musim ini. Saya fine-fine saja duet dengan dia,” beber Guy, pemain naturalisasi ini.Hingga pekan ke-23, Bhayangkara FC berada di urutan teratas klasemen dengan raihan 46 poin.
Ditahan Imbang Bali United, Iwan Setiawan Justru Singgung Kekalahan Timnas U-19
Borneo FC hanya sanggup bermain tanpa gol saat menjamu Bali United dalam pekan ke-23 Liga 1, di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (11/9/2017).Dalam laga ini Borneo FC lebih banyak bertahan dan menerima ancaman dari tim lawan.Pelatih Iwan Setiawan kecewa dengan hasil imbang ini apalagi mereka berstatus sebagai tuan rumah."Draw di kandang rasanya kurang baik. Namun apa yang dicapai dengan kerja keras dan disiplin saya kira sudah cukup baik," kata Iwan seperti dikutip dari Superball.Ketika ditanyai wartawan tentang keputusannya memasukkan Febry Hamzah dan menarik keluar top scorer Borneo FC, Lerby Eliandry, Iwan malah balik menyindir awak media."Coba kalau saya balik pertanyaan kalian, masuknya Ferbry Hamzah apakah ada menciptakan peluang? kalian kadang-kadang tidak mengerti taktik," ujar Iwan.[suggestedarticle]Mantan pelatih Persebaya Surabaya itu nampak kesal dengan pertanyaan dari awak media. Iwan justru menyinggung kekalahan timnas Indonesia atas Vietnam 0-3 di Piala AFF U-18."Makanya kalian belajar sepak bola dulu, nanti saya jawab, habis itu kontroversi. Saya sudah kena denda sama klub saya loh.""Padahal apa yang saya sampaikan benar loh. Vietnam menang ini kan dari Indonesia kan? Tim nasional, iya kan? Berarti apa yang saya bilang itu benar," ungkap Iwan.
Ditahan Imbang Borneo FC, Widodo C Putro Puji Penampilan Anak Asuhnya
Bali United FC hanya memetika satu poin saat melawat ke Stadion Segiri, Samarinda markas Borneo FC, pada Senin (11/9) malam dalam lanjutan Liga 1.Kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 90 menit jalannya pertandingan.Hasil imbang ini belum bisa mengantarkan tim berjuluk Serdadu Tridatu merebut puncak klasemen dan hanya berada di posisi kedua di bawah Bhayakara FC dengan selisih satu angka.Usai laga pelatih Bali United, Widodo C Putro merefleksikan beberapa peluang yang didapat timnya namun gagal menjadi gol."Ada beberapa peluang kami yang seharusnya bisa menghasilkan gol, seperti tendangan Nick van der Velden yang masih mengenai mistar gawang," katanya.Meski demikian, Widodo tetap menyatakan bersyukur timnya bisa membawa pulang satu poin dalam lawatannya di Samarinda.[suggestedarticle]Hal senada diucapkan oleh pemain Bali United Hasyim Kipuw menambahkan bahwa para pemain sudah bekerja keras sepanjang pertandingan dan berupaya mencetak gol."Kami bersyukur masih bisa membawa pulang satu poin pada laga malam ini," kata mantan pemain timnas itu.Di laga selanjutnya Bali United sudah ditunggu oleh Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (15/9).Sumber: Antara
DIARY: Persib Tak Mau Takabur, Persela Siap Panggil Ivan Carlos
Persib Bandung gagal memperpajang tren positifnya di kancah Liga 1 musim ini, usai hanya bermain imbang 2-2 saat menjamu Semen Padang, Sabtu (9/9).Imbang Lawan Semen Padang, Manajer Persib: Jangan Takabur LagiSebanyak 11 tim sudah memastikan lolos ke babak 16 Besar Liga 2 Indonesia 2017, sampai Senin petang (11/9). Tiga tiket lagi masih diperebutkan pada Grup 2 dan posisi runner-up Grup 3.Ini 11 Tim yang Sudah Lolos ke Babak 16 Besar Liga 2Pemain asing Persela Lamongan terancam mendapati sanksi oleh manajemen klub Persela Lamongan, akibat komentar miringnya di media sosial beberapa waktu lalu.Pemain Asing Persela Terancam Kena Sanksi oleh Klub
Pelaku Pelemparan Bus Arema FC Sudah Ditangkap, Masih 17 Tahun
Polres Pamekasan sudah berhasil mengamankan pelaku pelemparan bus yang digunakan skuad Arema FC usai laga melawan Madura United, Minggu (10/9). Ternyata pelaku berusia belasan tahun dan berstatus pelajar.Kejadian yang terjadi di sekitaran Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan tersebut mencederai seorang ofisial tim Arema FC. Ofisial Arema terkena pecahan kaca dari jendela tersebut. Kini pelaku sudah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.[suggestedarticle]"Kita berhasil menangkap pelaku atas dasar kasus pengrusakan saat usai pertandingan antara Madura United dengan Arema FC," kata Wakapolres Pamekasan, Kompol Harnoto, Senin (11/09)."Pelaku atas nama AP yang masih berusia 17 tahun dan berstatus pelajar."Pihak kepolisian mengungkapkan pelaku tidak memiliki motif khusus saat melakukan hal tersebut. "Tidak ada modus yang melatar belakangi pelemparan cuma karena faktor umur yang masih labil emosinya saja. Kita akan lakukan penyidikan kepada pelaku dan tidak akan kita tahan. Tetapi tetap akan kita beri pengawasan dan penyidikan," kata Kompol Hartono dikutip Bolalob dari Tribun Jatim.
1505184602221 tag