(Foto: top skor id)

Pemain Asing Persib Punya Tugas Baru dari Pemerintah Jepang

Pemain asing Persib Bandung asal Jepang, Shohei Matsunaga, mempunyai tugas baru, usai dirinya ditunjuk sebagai duta persahabatan antara Indonesia dan Jepang.

Pemain jebolan FC Schalke 04 ini ditunjuk sebagai duta persahabatan oleh Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia.

Shohei sudah enam tahun berada dan main di kompetisi Indonesia, ia tentu tau dan sudah beradaptasi dengan kebudayaan Indonesia, hal ini yang dilihat oleh Kedubes Jepang.

"Saya sangat bangga karena terpilih menjadi duta persahabatan Indonesia," ujar Shohei, yang pertama kali bergabung dengan Persib pada 2011.

"Di sini (Indonesia) orangnya semua baik. Mereka suka bercanda dan tertawa-tawa. Kedutaan Jepang langsung telepon saya (menunjuk sebagai duta)," ucap Shohei.

Bhayangkara FC Ingin Seperti Leicester City


Pemain berusia 28 tahun ini kembali ke Persib pada musim ini setelah sempat membela Persiba Balikpapan dan Persegres Gresik United.

Shohei berharap kerja sama kedua negara bisa berjalan lancar, sehingga pada gilirannya bisa menguntungkan kedua belah pihak.

"Saya tahu orang Jepang memiliki etos kerja yang bagus. Begitu juga orang Indonesia. Mudah-mudahan keduanya maju terus," ujar Shohei.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Bhayangkara FC Ingin Seperti Leicester City
Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy melihat perjalanan timnya musim ini di Liga 1 seperti Leicester City.Hingga pekan ke-23, Bhayangkara FC ada di urutan teratas klasemen sementara Liga 1. Klub ini padahal baru berdiri tahun 2015 lalu.Bukan tak mungkin peluang BFC menjuarai liga sama seperti cerita dongeng Leicester saat meraih titel Liga Primer Inggris pada musim 2014/15 lalu."Saya tidak ingin mengatakan bahwa kami Leicester, tapi kami serupa. Setahun setelahnya Leicester tidak bagus tidak ada kejutan lagi," kata Simon kepada ESPN."Tim-tim lebih tertarik untuk menghentikan kami daripada mencoba mengalahkan kami. Ini adalah pujian. Tahun depan akan berbeda dan kami tidak dapat bersaing dalam bursa transfer dengan klub yang lebih besar," sambungnya.[suggestedarticle]Liga 1 masih menyisakan 11 pertandingan lagi, tapi apa yang sudah ditorehkan klub berjuluk The Guardian ini bisa dikatakan sangat istimewa. Dalam 10 laga terakhir pun mereka berhasil memetik delapan kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.Yang terbaru adalah ketika mereka mengalahkan tim unggulan seperti Persipura Jayapura dengan skor 2-1 akhir pekan lalu."Kami tidak memiliki banyak fans, bahkan saat bermain di kandang kami tidak didukung 30.000 fans, begitu juga di laga tandang. Pasti luar biasa bermain di depan 30.000 fans, tapi tentu ada tekanan yang menyertainya," ujar mantan pelatih timnas Filipina itu.
Kembali ke Persela, Aji Santoso Janji Lakukan Pembenahan
Untuk kedua kalinya pelatih Aji Santoso kembali menangani Persela Lamongan, usai klub itu memecat pelatih Herry Kiswanto.Aji Santoso sebelumnya pernah menukangi Persela Lamongan setelah kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 musim lalu. Sebelum ia akhirnya merapat ke Arema FC.Dirinya siap dengan kondisi yang ada di kubu Persela saat ini dan segera menyiapkan formula untuk membenahi klub asal Jawa Timur tersebut.“Setelah saya melihat penampilan mereka (Persela Lamongan) lawan Perseru Serui, hampir semua sektor ada kekurangan. Mulai dari belakang sampai depan butuh dipoles lagi supaya lebih solid dan tangguh,” papar Aji Santoso beberapa waktu lalu.“Saya akui, tugas yang harus saya jalani kali ini lebih berat dibanding musim lalu,” ungkapnya.[suggestedarticle]Di skuad Persela Lamongan saat ini, Aji Santoso dihadapkan pada masalah cederanya beberapa pemain pilar dan mereka yang absen karena akumulasi kartu kuning. “Soal parade cedera dan akumulasi kartu kuning, saya akan mengubah program latihan supaya pemain tidak mudah kelelahan,” tandas Aji Santoso.“Begitu juga dengan akumulasi kartu kuning yang sering diterima pemain Persela. Saya akan ingatkan para pemain agar tidak mudah melakukan pelanggaran tidak perlu, sehingga bisa berakibat buruk pada tim,” tambahnya.“Ke depan, hal ini tidak boleh terjadi. Saya akan mencari formula yang tepat untuk memecahkan beberapa persoalan ini,” tutup mantan pelatih Timnas Indonesia U23 yang juga pernah menjadi kapten Timnas Indonesia saat masih merumput ini.
Jika PSSI Hukum Koreo Soal Rohingya, Bobotoh Siap Patungan
Bobotoh, suporter Persib Bandung, siap patungan jika koreografi mereka soal Rohingya dijatuhi sanksi oleh Komisi Disiplin PSSI.Saat pertandingan Persib Bandung vs Semen Padang yang berakhir imbang 2-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (9/9), Bobotoh memang melakukan koreografi bertulis Save Rohingya. Tentu, koreografi itu berpotensi dihukum PSSI karena bermuatan politis.Beberapa kasus memang sempat dihukum PSSI. Contohnya saat The Jakmania membentangkan tulisan “Jangan Ganggu Ulama Kami” juga tak luput dari denda.BACA JUGA: Ini Sebaiknya yang Dilakukan PSSI Kepada Bobotoh Terhadap Koreo 'Save Rohingya!'Viking Persib Club (VPC) yang jadi koordinator koreo itu tak peduli dengan sanksi yang mungkin diberikan. Mereka mengedepankan rasa kepedulian atas tindak kekerasan etnis Rohingya di Myanmar.“Jauh dari soal Politik. Kalian Manusia? Cukup menjadi manusia seutuhnya saja, tak perlu berbicara agama #SaveRohingnya,” cuitan akun @officialVPC.Hal itu juga ditanggapi oleh beberapa Bobotoh lewat media sosial. Mereka siap mengadakan patungan untuk bayar sanksi yang bisa jatuh dari PSSI.
Terus Kehilangan Poin, Arema FC Revisi Target
Dalam beberapa laga terakhir Arema FC nampak belum bisa menunjukan konsistensinya dalam meraih poin di kancah Liga 1.Usai menang 2-1 lawan Barito Putera di Banjarmasin, Arema tertahan 3-3 oleh PSM Makassar di Kanjuruhan dan kalah 0-2 dari tuan rumah Madura United FC.Saat ini tim Arema FC masih tertahan diposisi 7 klasemen sementara dengan torehan 34 poin.Poin Arema FC terpaut cukup jauh dengan PSM Makassar yang berada diposisi 3 klasemen sementara, yakni dengan tertinggal 8 poin.Manajemen pun menyadari bahwa cukup sulit untuk bisa menembus posisi tiga besar. Mereka pun merevisi target untuk skuat asuhan Joko Susilo ini."Paling tidak kami berusaha untuk mengamankan diri terlebih dahulu agar tidak terdegradasi. Setelah hal itu dicapai baru kami akan berfikir untuk memburu target lain," beber Ruddy Widodo, General Manager Arema FC, Senin (11/9/2017), seperti dikutip dari Surya Malang.[suggestedarticle]Absennya sejumlah punggawa penting Arema membuat klub nampak kesulitan bersaing dengan tim di papan atas.Sampai saat ini, Arema FC paling tidak masih kehilangan dua pilar utama. Mereka adalah penjaga gawang Kurnia Meiga dan stoper Bagas Adi Nugroho. Kurnia Meiga masih dalam tahap penyembuhan. Sementara Bagas Adi Nugroho masih pemulihan cedera."Kami harus berfikir realistis untuk saat ini. Apalagi dengan kondisi tim yang tidak full. Tentu kami tak bisa memasang target terlalu muluk-muluk. Hal itu sudah disampaikan kepada pelatih. Tetapi jika ada peluang untuk meraih poin lebih banyak, tentu kami lebih senang," imbuhnya."Untuk bisa tetap bertahan di kasta tertinggi, paling tidak Arema FC harus mengumpulkan 40 poin. Sehingga lawan Persela Lamongan kami harus amankan poin penuh untuk menjauhi kejaran pesaing," pungkasnya.Arema akan menjamu Persela Lamongan dalam pekan ke-24 Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (16/9/2017).
Sempat Gangguan Mental, Pemain Ini Sukses Comeback Bersama MU
Madura United sukses meraih kemenangan 2-0 saat menjamu Arema FC di kancah Liga 1 beberapa waktu lalu.Di laga itu salah satu punggawa asing MU yang telah lama absen yakni Dane Milovanovic kembali bermain.Pemain asal Australia itu masuk di menit ke-59 untuk menggantikan Guntur Ariyadi. Perjudian itu berbuah hasil dengan kemenangan dan tak kebobolan berhasil didapat Madura United.Pelatih MU, Gomed De Oliviera menyanjung comeback pemain yang sempat mengalami gangguan mental itu."Dane bermain baik dalam pertandingan lawan Arema. Kehadirannya berpengaruh ke permainan. Passing-nya juga bagus," puji Gomes, seperti dikutip dari Jawa Pos.[suggestedarticle]Meski telah bermain bagus pada pertandingan lawan Arema, Gomes meminta pendukung Madura United untuk lebih bersabar karena Dane belum 100 persen fit. Penampilan Dane di laga kontra Arema masih belum mencapai titik permainan dan kondisi terbaiknya."Dia belum 100 persen. Semua harus lebih sabar. Biarkan ia bermain," imbuh pelatih asal Brasil tersebut.Sementara itu, raja assist Madura United, Slamet Nurcahyono mengaku gembira dengan kembalinya Dane. Namun Slamet mengingatkan bahwa Madura United tak mengandalkan satu pemain saja. "Kami lebih mengedepankan permainan tim," tutur jebolan Persebaya Surabaya itu.
Player of the Week Pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2017
Bolalob telah memilih tiga pemain terbaik untuk pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2017. Ketiga pemain ini tampil apik dan menjadi bintang timnya dalam meraih kemenangan.Nama pertama yang kami pilih menjadi yang terbaik di pekan ini adalah Ilham Udin, pemain Bhayangkara FC. Dua gol berhasil mengatarkan timnya meraih kemenangan krusial 2-1 dari Persipura Jayapura.[suggestedarticle]Ferdinand Sinaga kembali tampil ganas di depan gawang lawan, kali ini brace nya ikut membantu PSM Makassar menang dari PS TNI.Sosok terakhir yang kami pilih adalah winger lincah Madura United, Slamet Nurcahyo. Dimana ia sukses mencetak dua gol kemenangan ke gawang Arema FC.Menurut pembaca Bolalob siapa pemain terbaik pekan ini? Atau pembaca punya pilihan sendiri?
Best XI Pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2017
Banyak laga menarik yang tersaji di pekan ke-23 Liga 1 musim 2017 yang digelar dalam akhir pekan kemarin.Mulai dari Bhayangkara FC yang berhasil mengambil alih puncak klasemen dari tangan Bali United, hingga Persiba yang terus memetik kemenangan.Kami memilih 11 pemain terbaik dalam pekan ini, dengan menempatkan kiper Persiba yakni Kurniawan Kartika Ajie di posisi penjaga gawang.Tiga bek yang kami pili ada pada diri Hansamu Yama (Barito Putera), Hamka Hamzan (PSM Makassar) dan Fachrudin (Madura United). Dua nama awal turut mencetak gol untuk tim mereka dan sukses mengamankan tiga poin.[suggestedarticle]Di posisi lini tengah empat pemain ada pada diri Slamet Nurcahyo (Madura United), Anmar Almubaraki (Persiba), Ramdani Lestaluhu (Persija Jakarta) dan Ilham Udin (Bhayangkara FC).Baik Slamet dan Ilham Udin mampu mencetak dua gol pada pekan ini.Ferdinand Sinaga mampu mencetak dua gol dalam kemenangan 4-1 PSM atas PS TNI. Sedangkan Ilham Udin mencetak dua gol kemenangan ke gawang Persipura Jayapura.
Top Skor Sementara Liga 1 2017 Sampai Pekan Ke-23
Pemain Bali United Sylvano Dominique Comvalius tampaknya sulit dikejar dalam persaingan top skor Liga 1 Indonesia 2017. Sampai pekan ke-23, ia masih memimpin di puncak daftar top skor dengan 25 gol.Memang pada pekan ke-23 pemain berkewarganegaraan Belanda ini tak mencetak gol setelah hanya bermain imbang lawan Pusamania Borneo FC 0-0. Namun Sylvano masih membuka peluang menambah kocek golnya dengan sisa 11 pertandingan lagi.Peringkat kedua, Marclei Cesar Chaves Santos dari Mitra Kukar menambah satu gol pada pekan terakhir, hingga kini ia mengantongi 15 gol. Posisi ketiga ditempati Peter Osaze Odemwingie dari Madura United dengan 13 poin.Sementara pemain lokal, Lerby Eliandry dari Pusamania Borneo FC menjadi mencetak gol terbanyak dengan 10 gol. Greg Nwokolo dari Madura United dengan 9 gol, disusul Samsul Arif andalan Persela Lamongan dengan 8 gol.BACA JUGA: Hasil Lengkap Pekan ke-23 Liga 1 2017 dan Klasemen Sementara Sampai Senin (12/9)Berikut daftar top skorer sementara Liga 2 2017 sampai pekan ke-23:
Pemain Asing Ini Ingin Bawa Bhayangkara FC Juara Liga 1
Baru datang di paruh kedua musim Liga 1 tak membuat Ilija Spasojevic lama beradaptasi dengan tim barunya Bhayangkara FC.Pemain kelahiran Montenegro ini mempunyai ekspektasi tinggi terkait masa depannya di Bhayangkara FC (BFC). Meski tidak terlalu ambisius menjadi top skor, namun dia berharap bisa membawa The Guardian menjuarai Liga 1. “Saya datang untuk mendapatkan sesuatu bersama tim. Sejauh ini cukup bagus. Saya bisa langsung menyatu dengan tim,” ungkap mantan pemain PSM Makassar ini dalam rilis yang diterima Bolalob.Spaso tampil apik dalam lima laga terakhir, dimana ia sukses mencetak tiga gol dan empat assist untuk Bhayangkara FC.“Pemain muda Bhayangkara luar biasa. Mereka selalu menunjukkan kondisi 100 persen. Persaingan positif dalam setiap pemain bagus untuk sebuah tim yang ingin mencapai sesuatu musim ini. Banyak pertandingan yang harus kami menangkan dan itu bisa dilakukan dengan semangat dan kekompakan tentunya,” terang pemain yang juga pernah berseragam Persib ini.[suggestedarticle]Dukungan untuk Spaso juga mengalir dari rekan duetnya di lini depan Guy Junior. Kata Guy, Spaso mempunyai kelebihan yaitu tajam di kotak penalti. “Mudah-mudahan kedatangannya juga mampu membuat tim meraih sesuatu musim ini. Saya fine-fine saja duet dengan dia,” beber Guy, pemain naturalisasi ini.Hingga pekan ke-23, Bhayangkara FC berada di urutan teratas klasemen dengan raihan 46 poin.
Ditahan Imbang Bali United, Iwan Setiawan Justru Singgung Kekalahan Timnas U-19
Borneo FC hanya sanggup bermain tanpa gol saat menjamu Bali United dalam pekan ke-23 Liga 1, di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (11/9/2017).Dalam laga ini Borneo FC lebih banyak bertahan dan menerima ancaman dari tim lawan.Pelatih Iwan Setiawan kecewa dengan hasil imbang ini apalagi mereka berstatus sebagai tuan rumah."Draw di kandang rasanya kurang baik. Namun apa yang dicapai dengan kerja keras dan disiplin saya kira sudah cukup baik," kata Iwan seperti dikutip dari Superball.Ketika ditanyai wartawan tentang keputusannya memasukkan Febry Hamzah dan menarik keluar top scorer Borneo FC, Lerby Eliandry, Iwan malah balik menyindir awak media."Coba kalau saya balik pertanyaan kalian, masuknya Ferbry Hamzah apakah ada menciptakan peluang? kalian kadang-kadang tidak mengerti taktik," ujar Iwan.[suggestedarticle]Mantan pelatih Persebaya Surabaya itu nampak kesal dengan pertanyaan dari awak media. Iwan justru menyinggung kekalahan timnas Indonesia atas Vietnam 0-3 di Piala AFF U-18."Makanya kalian belajar sepak bola dulu, nanti saya jawab, habis itu kontroversi. Saya sudah kena denda sama klub saya loh.""Padahal apa yang saya sampaikan benar loh. Vietnam menang ini kan dari Indonesia kan? Tim nasional, iya kan? Berarti apa yang saya bilang itu benar," ungkap Iwan.
1505192402016 tag