(Foto: Bola.com)

PSSI Masih Akan Pakai Wasit Asing di Liga 1

PSSI melalui sekretaris jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria mengatakan penggunaan wasit asing masih akan terus dilakukan. Menurutnya ini adalah sebagai program jangka panjang yang dijalankan oleh PSSI.

Selasa (12/9) kemarin, Komite Eksekutif (Exco) PSSI menggelar rapat yang membahas berbagai program dari mulai kongres yang akan digelar Desember sampai kompetisi musim depan.

Penggunaan wasit asing dimulai pada paruh kedua musim Liga 1, dimana mereka didatangkan dari Australia, Iran hingga Kyrgyzstan.



PSSI berharap kedatangan wasit asing bukan menjadi ancaman pengadil lokal, dimana mereka berharap akan terjadinya transfer ilmu.

"Rapat Exco sendiri tidak membahas hal teknis dan itu termasuk di dalamnya -- terkait kinerja wasit asing atau pun terobosan wasit asing," buka Tisha kepada awak media.

"Seperti PSSI sampaikan, penggunaan wasit asing hanya menjadi bagian dari langkah panjang kita untuk pengembangan wasit dalam hal exchange program. Dalam hal ini, tahun ini kita yang mengimpor wasit dan tahun depan kita mengekspor wasit kita, untuk perkembangan itu."

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Ini Alasan Coach RD Pilih Kembali ke Sriwijaya FC
Rahmad Darmawan resmi kembali ke klub lamanya Sriwijaya FC untuk kompetisi Liga 1 musim depan usai diperkenalkan di Palembang, Jumat (24/11).Coach RD sapaan akrab sang pelatih meninggalkan kursi kepelatihan klub Malaysia T-Team, usai berada dua tahun di Negeri Jiran.Dirinya tak butuh waktu lama untuk segera bekerja lagi dan ia pun memutuskan kembali ke Indonesia. Coach RD membeberkan alasannya untuk bereuni dengan Laskar Wong Kito."Saya masih haus gelar dan ingin tantangan. Ada tawaran dari SFC yang menurut saya cukup menarik," ujar Rahmad Darmawan, seperti dilansir oleh Tribunnews."Sebenarnya klub asal di Malaysia tetap mempertahankan tetapi saya sudah bulat meneruskan karier di Indonesia," katanya.[suggestedarticle]Bersama Sriwijaya selama empat tahun, empat gelar dipersembahkan RD. Satu di antaranya juara Liga Super Indonesia pada musim 2007-2008 dan tiga lainnya juara Piala Indonesia (2007-2008, 2008-2009, 2010)."Ada banyak pengalaman manis yang kami torehkan bersama beliau. Kami berharap musim depan Sriwijaya FC kembali ke treknya, juara di Indonesia bersama beliau," ungkap Presiden klub SFC, Dodi Reza Alex, kepada wartawan.Selain Sriwijaya FC, Coach RD juga pernah membesut klub tanah air lainnya seperti Persipura Jayapura, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya hingga timnas Indonesia.
  182 kali
Didenda Hampir 500 Juta, Persib Pertanyakan Surat Komdis PSSI
Persib Bandung tak mau menanggapi sanksi terbaru yang dikeluarkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Sanksi denda yang dijatuhkan hampir mencapai Rp 500 juta.Akibat menolak melanjutkan pertandingan di menit ke-83 saat melawan Persija, lewat surat bernomor 123/L1/SK/KD-PSSI/XI/2017, Persib dinyatakan kalah WO di Stadion Manahan, Solo (3/11/2017). Akibatnya, manajemen Persib harus membayar denda Rp 200 juta.[suggestedarticle]Selain itu, Persib juga harus membayar denda sebesar Rp 195 juta. Denda tersebut dikeluarkan karena tingkah laku suporter fanatik mereka yang menyalakan flare, masuk ke lapangan, dan merusak properti saat menjamu Perseru Serui di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung (12/11/2017).[suggestedarticle=3]Pelanggaran lain berupa aksi perusakan yang dilakukan suporter Persib pada laga final Liga 1 U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, (7/11/2017).Suporter Persib U-19 tidak puas kalah dari Persipura Jayapura U-19 dengan skor 1-0.Hukuman dendanya Rp 75 juta.Totalnya, Persib harus membayar denda sebesar Rp 470 juta atas hasil sidang Komdis PSSI ini.[suggestedarticle]Meski demikian, Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Zaenuri Hasyim, mengaku tidak mengetahui adanya denda tersebut. Manajemen menyatakan belum menerima surat apapun."Karena surat resminya tidak ada, jadi saya tidak mau menanggapi. Kalau ada suratnya, kami pelajari," ujar Zaenuri dikutip dari Bola.com.
  193 kali
Daftar Pemain Bidikan Rahmad Darmawan di Sriwijaya FC
Pelatih Rahmad Darmawan dikabarkan tinggal selangkah lagi kembali ke membestu Sriwijaya FC untuk kompetisi Liga 1 musim depan.Selepas mundur dari kursi pelatih T-Team Malaysia, Rahmad Darmawan gencar dikabarkan didekati dua klub besar Indonesia yakni Sriwijaya FC dan Persib Bandung.Sriwijaya FC jadi kandidat terkuat untuk memulangkan pelatih yang pernah membawa mereka meraih double winner pada 2007. Apalagi pada musim 2017 Laskar Wong Kito terpuruk dengan finis di posisi ke-11 dengan hanya 42 poin.Bersama Sriwijaya selama empat tahun, empat gelar dipersembahkan RD. Satu di antaranya juara Liga Super Indonesia pada musim 2007-2008 dan tiga lainnya juara Piala Indonesia (2007-2008, 2008-2009, 2010).[suggestedarticle]Beberapa nama yang dikabarkan akan mengikuti jejak Coach RD ke Sriwijaya FC adalah Fachrudin (Madura Unied), Makan Konate, Zah Rahan (Felda) hingga Victo Igbonefo (Nakhon Ratchasima)."Yang jelas saya akan ada pertemuan dengan manajer saya dulu, untuk membahas ke depannya," ujar RD sapaannya saat dihubungi wartawan, Kamis, 23 November 2017."Dari tim Sriwijaya memang pernah ada tawaran. Tapi kita lihat nanti ke depannya gimana," lanjutnya.
  4120 kali
Tak Capai Kata Sepakat, Bali United Kehilangan Comvalius
Bali United dikabarkan tak mencapai kata sepakat soal kontrak baru dengan sang striker Sylvano Comvalius untuk musim depan.Pelatih Bali United, Widodo C Putro pun buka suara mengenai kabar ini. Dimana bomber asal Belanda itu menyodorkan gaji baru yang dinilai pihak klub terlalu tinggi."Tidak ada kata sepakat bersama manajemen kita tidak paksakan," kata Widodo, seperti dilansir dari Tribun Bali."Kita tidak memaksakan sesuai mahar dia, manajemen sesuaikan dengan standar budget manajemen. Kita apresiasi dan berterima kasih karena dia telah berkontribusi kepada tim ini," jelas mantan pelatih Sriwijaya FC ini.[suggestedarticle=3]Dengan situasi ini dipastikan Bali United akan mencari pemain depan baru untuk musim depan."Tunggu saja perkembangannya ya," tegasnya.Comvalius sukses menutup Liga 1 Indonesia dengan 37 gol untuk Bali United. Beberapa klub Liga Malaysia digosipkan akan merekrut pemain asal Belanda ini.
  1831 kali
Ini Para Legenda Bola Indonesia yang Hadir di Laga Timnas Vs Guyana
Para legenda sepak bola Indonesia bakal bertanding sebelum menyaksikan laga Timnas Indonesia vs Guyana, Sabtu (25/11/2017).Pertandingan para legenda itu akan digelar PSSI di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, pada pagi harinya.PSSI ingin mengingatkan kembali para generasi muda untuk tak melupakan para legenda sepak bola Indonesia yang sudah berjuang bagi bangsa dan negara.[suggestedarticle]Pertandingan antar legenda menjadi pertandingan nostalgia. “Jadi, ini akan menjadi hari dan momen yang sangat penting bagi sepak bola nasional. Kami juga mengajak para suporter untuk datang dan menyaksikan momen ini secara langsung ke Stadion,” kata Ratu Tisha Destria, Sekretaris Jenderal PSSI.Usai bertanding, para legenda akan menyaksikan laga timnas di Stadion Patrion Candrabhaga, Bekasi. Mereka akan berangkat bersama dengan PSSI menuju Kota Bekasi.Berikut para legenda tim nasional yang diundang yang mengkonfirmasi kehadirannya:SukronAsmawi JambakPurwonoHasan TuhareaPatar TambunanDaniel SilayBerthy TutuarimaMarzuki NyakmadNasir SalasaHeri KiswantoSudirmanAji Ridwan MasWahyu HidayatDavid SulaksmonoGendut DoniBambang NurdiasyahRicky YacobAlhadadDadang KurniaK. BetayAsrizalZulkarnaenIwan SentaniBejoJudo HadiantoSimson RumahpasalTiastono TaufikMarseli TambayongLestaM. YunusSuapriRisdiantoRobby BinurOyong LisaSuab RizalJohanes AuriRully Nere
  686 kali
Ini Alasan PSSI Tugaskan Bima Sakti Latih Timnas U-19
Posisi pelatih Timnas Indonesia U-19 masih lowong sejak Indra Sjafri dialih tugaskan menjadi football development PSSI.Kabar yang beredar nama Bima Sakti menjadi pengganti pelatih asal Sumatera Barat itu di Skuat Garuda Nusantara.Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha mengatakan bahwa pelatih timnas U-19 harus kepanjangan tangan dari timnas U-23.[suggestedarticle]“Luis Milla akan menjadi pelatih kepala usia muda dan perpanjangan tangan konsep usia muda PSSI. Milla akan menjadi pelatih U-23, sedangkan asisten pelatih U-23 akan menjadi pelatih kepala U-19," ujar Ratu Tisha dalam rilis PSSI."Adapun asisten pelatih U-19, nantinya akan menjadi pelatih U-16,” lanjutnya.Mengacu pada pernyataan tersebut, tentu nama Bima Sakti yang akan mengisi kekosongan kursi pelatih timnas U-19. Mantan pemain Persiba Balikpapan itu kini menjabat sebagai asisten pelatih timnas U-23.[suggestedarticle]“Dengan konsep ini diharapkan akan terjadi komunikasi dan pembinaan yang baik di masa transisi dari Indra Sjafri ke Bima Sakti. Indra sendiri akan membantu area football development yang sebenarnya,” tandasnya.Bima Sakti dikabarkan bakal segera menyelesaikan lisensi A AFC nya pada bulan Desember mendatang. Hal tersebut menjadi wajib karena PSSI menerapkan standar lisensi yang tinggi bagi pelatih timnas.PSSI pun berencana mengeluarkan pernyataan ketika Bima Sakti benar-benar resmi menukangi timnas U-19.
  973 kali
Resah Soal Gaji Belum Dibayar, Pemain Gresik United Lapor APPI
Kompetisi Liga 1 2017 sudah usai namun bagi pemain Gresik United masih ada yang tersisa dan ini membuat mereka sesak dada, yakni soal gaji yang belum juga dilunasi pihak manajemen klub.Hak mereka yang harusnya sudah diterima, ternyata masih belum dibayar, tak heran kalau para pemain GU melaporkan masalah ini ke Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI).Kondisi tersebut juga membuat mereka tak berani menerima tawaran dari klub lain. "Kalau pindah klub, takutnya gaji malah nggak dibayarkan," keluh salah seorang pemain GU yang enggan disebut identitasnya seperti dikutip jawapos.com.[suggestedarticle=3]"Kami harap APPI mampu berkomunikasi dengan pihak manajemen yang terkesan tertutup," imbuhnya.Ketua APPI Ponaryo Astaman membenarkan, pihaknya sudah mendapat laporan dari pemain GU. Bahkan, dia sudah mengirim surat secara resmi kepada pihak manajemen GU. "Tapi sampai saat ini, belum ada respons," jelas Ponaryo.Karena itu, APPI langsung berkirim surat ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI. Diharapkan, PT LIB dan PSSI mengetahui persoalan yang dihadapi penggawa GU sehingga ada solusi terbaik. "Sebab selama ini, PSSI dan PT LIB kan juga menjadi sumber pemasukan klub," jelas mantan gelandang tim nasional Indonesia tersebut. Kalau manajemen GU tak juga merespons, pria 38 tahun itu berharap PT LIB dan PSSI bisa bertindak tegas dan ikut menyelesaikan nasib pemain GU.
  312 kali
Pelatih Baru Timnas Indonesia U-19 dari Spanyol atau Italia
Tim nasional Indonesia U-19 tengah mencari pelatih baru untuk tahun depan, usai PSSI tak lagi memperpanjang kontrak Indra Sjafri yang habis pada tahun ini.Ketum PSSI, Edy Rahmayadi mulai membeberkan kriteria dan asal untuk pelatih baru timnas U-19.Bahkan Edy menyebut saat ini sedang menjalin komunikasi dengan beberapa nama dari Italia dan Spanyol."Kami sedang cari pelatih yang sesuai dengan karakter kami. Saya mau dari luar, orang kami sudah berangkat untuk komunikasi. Kalau tidak dari Spanyol, ya dari Italia. Sesegera mungkin kami umumkan," ungkap Edy kepada pewarta, Kamis (23/11/2017).[suggestedarticle]Saat ini kursi lowong pelatih timnas U-19 akan disi sementara oleh duet Bima Sakti dan Christian El Loco Gonzales sebagai asisten pelatih.Timnas U-19 sendiri memiliki jadwal yang cukup padat pada tahun 2018 mendatang. Dimana mereka akan menjadi tuan rumah Piala AFC U-19 dan juga Piala AFF U-18.Dari pembagian grup yang telah dirilis, yang paling mencuri perhatian adalah di Piala AFF U-18. Yang mana Indonesia masuk dalam grup neraka, dengan menghuni grup A bersama juara bertahan Thailand, Vietnam, Singapura, Laos, dan Filipina.
  4501 kali
DIARY: Legenda MU Ingin Bawa Vietnam Tampil di Piala Dunia, Persib Dijatuhi Sanksi dari Komdis
Federasi sepakbola Vietnam (VFF) baru saja menunjuk legenda Manchester United Ryan Giggs sebagai direktur pengembangan sepakbola di negara mereka.Ryan Giggs Berhasrat Bawa Vietnam ke Piala DuniaKetua Umum PSSI, Edy Rahmayadi membuat kejutan terkait pengganti sementara Indra Sjafri di kursi pelatih skuad Timnas Indonesia U-19. Edy mengungkapkan dua nama yang akan menjadi pelatih sementara Timnas U-19.Mengejutkan! Pemain Naturalisasi Ini dan Bima Sakti Ditunjuk Gantikan Posisi Indra SjafriBelum ada satupun nama pelatih yang dihembuskan oleh manajemen Persib Bandung, pasca batal merapatnya Rahmad Darmawan. Tapi sejumlah pihak, baik bobotoh ataupun mantan pemain Persib mempunyai penilaian tersendiri tentang siapa nahkoda yang layak menukangi Maung Bandung. Ini Alasan Alfred Riedl Layak Jadi Pelatih Persib BandungKomdis PSSI akhirnya menjatuhkan hukuman kepada Persib Bandung terkait pertandingan kontra Persija Jakarta pada 3 November 2017.Sidang Komdis PSSI Nyatakan Persib Kalah WO dari Persija
  719 kali
Tiga Klub Liga 1 Ini Bisa Tampil di Kompetisi Asia Musim Depan
Sejak kembali pulihnya Indonesia di mata FIFA usai mendapat sanksi panjang, AFC terus memberikan janji kepada PSSI yakni kembalinya wakil Liga 1 ke kompetisi Asia mulai musim depan.Dari Sekjen PSSI pertama di periode ketum Edy Rahmayadi yakni Ade Wellington hingga saat ini dipegang Ratu Tisha, tiga slot dari AFC masih terus belum berubah.Satu tiket ke babak playoff Liga Champions Asia dan dua tiket ke fase grup Piala AFC.Nantinya yang menentukan apakah klub itu layak tampil di Asia adalah lisensi AFC. Sejauh ini baru lima klub Liga 1 yang sudah mengantungi lisesni tersebut sebagai syarat tampil di Liga Champions Asia maupun Piala AFC.Dalam aturan AFC, klub yang berada di peringkat satu sampai sembilan klasemen dengan syarat pemenuhan lisensi AFC akan menjadi prioritas. Artinya, jika klub juara liga tidak memiliki lisensi AFC, maka jatah play-off Liga Champions akan diberikan kepada klub di peringkat terdekat yang telah mengantongi lisensi. [suggestedarticle]Hal ini berlaku pada saat ini ketika Bhayangkara FC yang keluar sebagai juara Liga 1 tak lolos dalam verifikasi lisensi AFC.Sejauh ini lima klub yang sudah mengantungi lisensi AFC adalah Bali United, Persija Jakarta, Madura United, Persib Bandung dan Arema FC.Kepastian ketiga klub tersebut berpartisipasi di Asia muncul setelah Madura United mendapatkan undangan mengikuti pembagian grup Piala AFC.Sebelumnya, wakil Indonesia hanya dua yakni Bali United dan Persija Jakarta.“Undangan dari AFC untuk workshop klub dan pengundian pembagian grup, sudah kami terima. Langkah-langkah persiapan tim juga berjalan dengan skenario untuk kompetisi, AFC Cup dan juga Piala Liga,” kata Haruna Soemitro, manajer MU.
  5202 kali
1511492402349 tag