(Foto: Bola.com)

PSSI Masih Akan Pakai Wasit Asing di Liga 1

PSSI melalui sekretaris jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria mengatakan penggunaan wasit asing masih akan terus dilakukan. Menurutnya ini adalah sebagai program jangka panjang yang dijalankan oleh PSSI.

Selasa (12/9) kemarin, Komite Eksekutif (Exco) PSSI menggelar rapat yang membahas berbagai program dari mulai kongres yang akan digelar Desember sampai kompetisi musim depan.

Penggunaan wasit asing dimulai pada paruh kedua musim Liga 1, dimana mereka didatangkan dari Australia, Iran hingga Kyrgyzstan.



PSSI berharap kedatangan wasit asing bukan menjadi ancaman pengadil lokal, dimana mereka berharap akan terjadinya transfer ilmu.

"Rapat Exco sendiri tidak membahas hal teknis dan itu termasuk di dalamnya -- terkait kinerja wasit asing atau pun terobosan wasit asing," buka Tisha kepada awak media.

"Seperti PSSI sampaikan, penggunaan wasit asing hanya menjadi bagian dari langkah panjang kita untuk pengembangan wasit dalam hal exchange program. Dalam hal ini, tahun ini kita yang mengimpor wasit dan tahun depan kita mengekspor wasit kita, untuk perkembangan itu."

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Persib Tanpa Bek Andalannya di Awal Liga 1
Cedera lutut memaksa Victor Igbonefo akan absen di beberapa laga awal Persi Bandung musim ini di kancah Liga 1.Pemain naturalisasi itu harus menjalani pemulihan akibat cedera lutut dan engkel kaki kiri. Dimana cedera itu didapat Igbonefo saat menjamu PSM Makassar pada laga terakhir fase penyisihan Grup A Piala Presiden 2018 (26/1/2018).Dokter tim Persib, Mochamad Rafi Ghani sang pemain baru saja memeriksakan kondisi cederanya ke Singapura."Kemarin pada 14 Februari, Victor kontrol lagi dengan dokter di Singapura. Katanya cederanya sudah oke 100 persen. Tetapi, ada implamasi, yakni tanda-tanda radang pembengkakan yang terasa panas. Artinya, Victor masih diberikan waktu lagi untuk beristirahat agar implamasinya menghilang," ujar sang dokter, seperti dikutip dari Bola.com.[suggestedarticle]Persib pun terancam tanpa mantan pemain Persipura ini hingga dua bulan kedepan. Itu artinya Igbonefo bakal absen di laga awal Liga 1 musim ini."Menurut prediksi saya, butuh dua bulan proses pemulihan karena sudah konsultasi dengan dokter ortopedi dua minggu semenjak dia cedera. Sekarang sudah berjalan satu bulan, mungkin satu bulan ke depan, prediksi saya Victor pulih. Tapi, mudah-mudahan pulihnya lebih cepat," harapnya.Persib sendiri memberikan kontrak selama tiga tahun kepada mantan pemain Nakhon Ratchasima ini.
  645 kali
Klub Liga 1 Belomba-lomba Kalahkan Bali United
Pelatih Bali United, Widodo C Putro mengatakan bahwa klubnya akan menemui lawan tangguh di musim 2018.Semua tim diperkirakan akan berlomba-lomba untuk mengalahkan Irfan Bachdim cs."Sudah pasti, semua tim ingin Kalahkan Bali United. Karena yang gencar dunia sosial hanya Bali United, yang lain tidak. Begitu gencarnya, fokus semua tim ke kita," kata WCP, seperti dikutip dari Tribun Bali.[suggestedarticle]Bali United finis di posisi kedua musim lalu dibawah Bhayangkara FC. Serdadu tridatu juga memiliki manajemen klub yang bagus dan suporter yang masif."Harapan pemain, pelatih, manajemen dan fans bersinergi, apapun hasilnya. Apapun hasilnya mohon suport (fans) , Barcelona pun meski menang menang terus menerus pasti di laga home pernah kalah juga," ujarnya.WCP berharap suporter tak hanya membidik individu saja jika Bali United mengalami kegagalan atau kalah."Baru kalah sekali langsung kritik, berarti kita putus harapan dan putus asa," kata WCP.
  1431 kali
PSSI Jadikan Anniversary Cup sebagai Pengganti Test Event Asian Games 2018
Cabang sepak bola tak turut serta dalam test event Asian Games 2018, 8-14 Februari, karena tak cukupnya jumlah peserta yang mengikuti turnamen pra-Asian Games 2018 itu.Meski demikian, PSSI akan mengadakan sejumlah uji tanding untuk Timnas Indonesia. Rencananya beberapa uji coba tersebut dilangsungkan pada bulan Maret. Skuat Garuda Muda akan berhadapan dengan Singapura dan Filipina pada tanggal 21 dan 25 Maret."Utamanya, FIFA Matchday memang teorinya untuk Timnas Senior, tapi ada diskusi dengan Luis Milla untuk turunkan timnas U-23 yang disiapkan untuk Asian Games mendatang," ujar Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (21/2/2018). Di sisi lain, Sekretaris Jendaral PSSI, Ratu Tisha Destria mengatakan PSSI akan mengadakan turnamen Anniversary Cup. Turnamen tersebut bertujuan sebagai pengganti test event Asian Games 2018 cabang sepak bola.[suggestedarticle=3]“Menyambut ulang tahun PSSI 19 April nanti PSSI akan mengadakan turnamen bertajuk Aniversary Cup yang akan kami gulirkan 27 April hingga 6 Mei,” jelas Ratu Tisha.“Pesertanya ada empat, termasuk Indonesia ya, yakni Bahrain serta Malaysia. Saat ini kami sudah ajukan proposal untuk mengundang dari negara Asia Timur dan Asia Barat, tinggal memunggu konfirmasi,” tambahnya.Turnamen tersebut direncanakan bakal digelar di Stadion Pakansari. Sebelumnya PSSI sempat merencanakan turnamen tersebut digelar di daerah Jawa Timur.“Tadinya bakal digelar di Jawa Timur. Namun jika Stadion Pakansari (Bogor), maka akan dicoba di sana tapi masih tetap menunggu konfirmasi kesiapannya,” tandasnya.
  763 kali
Utang Klub Harus Lunas Sebelum Kick-off Liga 1 2018
PSSI meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menuntaskan utang dana subsidi kepada klub sebelum kick-off Liga 1 musim 2018. Jika belum, maka kompetisi tidak berjalan.PT LIB selaku operator kompetisi sudah membayar secara tiga termin dengan rician termin pertama Rp 600 juta, kemudian termin kedua Rp600 juta, serta termin terakhir Rp 1,5 miliar.[suggestedarticle=3]"Tadi ditanyakan Menpora (Imam Nahrawi) dan PSSI meminta PT LIB selesaikan utang sebelum kick-off pada 10 Maret 2018," jelas Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono, di Kantor Kemenpora, Rabu (21/2/2018)."Jika belum lunas dan selesai ya tidak kick-off," ia menambahkan.Dana subsidi yang belum dibayarkan bukan hanya untuk klub Liga 1 saja. Tapi hadiah juara Liga 1 untuk Persebaya Surabaya sebesar Rp 1 miliar juga belum dilunasi.
  469 kali
Dapat Pemain Baru, Persipura Siap Bersaing di Liga 1 2018
Persipura Jayapura mengalami perubahan skuad cukup besar karena pemain utama pindah klub. Meski begitu, bek Persipura Ricardo Salampessy menilai timnya tetap berdaya saing karena kedatangan sejumlah pemain baru, antara lain Abdoulaye Youssouf Maiga, Hilton Moreira, dan Marcel Sacramento."Persipura tidak akan terpengaruh dengan kepergian banyak pemain. Persipura tetap akan bersaing di jalur juara Liga 1 2018," kata Ricardo Salampessy.Musim ini, Persipura ditangani pelatih asal Inggris, Peter Butler. Menurut Ricardo Salampessy, adaptasi berjalan dengan baik."Sejauh ini adaptasi dengan pelatih baru dalam program latihan tidak masalah. Kami adalah keluarga, sehingga semua punya rasa saling memiliki tim. Jadi adaptasi bisa cepat," ungkap Ricardo Salampessy.
  2264 kali
Perlahan Tapi Pasti, Skuat Persipura Buat Waspada Para Pesaing di Liga 1
Menjadi salah satu tim yang lambat dalam memulai persiapan musim baru, perlahan Persipura Jayapura mulai membangun skuatnya lebih dalam dengan mendatangkan beberapa muka baru.Dalam beberapa pekan terakhir tim berjuluk Mutiara Hitam sudah mulai melengkapi kuota pemain asing mereka.Sejauh ini trio Marcel Sacramento (Brasil), Hilton Moreira (Brasil), dan Abdoulaye Maiga (Mali) sukses didatangkan. Mereka akan membantu kinerja para pemain senior Persipura yang bertahan, mulai dari Yustinus Pae, Ricardo Salampessy, Immanuel Wanggai, Ian Louis Kabes serta Boaz Solossa hingga Friska Womsiwor.[suggestedarticle]Walau ditinggal sejumlah pilar andalannya di akhir musim, Persipura seakan tak habis dalam memiliki talenta asal Papua.Pelatih Peter Butler terus melakukan seleksi kepada para pemain muda asli Papua. Para pemain U-19 tersebut, yakni Alvian Sani, Yusak, Rivaldo Tod Fere, Ronaldo Wanma, Yosi Maniagasi, Dani Asmuruf, dan Kevin Rumakey. Mantan Kiper PSS Sleman, Try Hamdani pun berhasil didatangkan untuk melapis Dede Sulaiman.Bukan tak mungkin di musim 2018 Persipura bangkit dari kertepurukan dan kembali meraih kejayaan. Menarik untuk disimak.
  3312 kali
Menpora: Wewenang Penggunaan SUGBK Ada di Pengelola
Menpora Imam Nahrawi menyayangkan kerusakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada laga fina Piala Presiden 201, Sabtu (17/2/2018). Namun Imam mempersilahkan stadion utama digunakan untuk kegiatan selain Timnas Indonesia.Dalam pertandingan final yang mempertemukan Persija Jakarta kontra Bali United, beberapa titik di stadion rusak akibat penumpukan massa.Imam mengatakan, memang idealnya SUGBK hanya digunakan untuk timnas. Namun pihak pengelola juga membutuhkan dana untuk merawat stadion tersebut per tahunnya.[suggestedarticle=3]“Kami paham bahwa renovasi GBK bersumber dari APBN, maka harus dirawat. Idealnya memang untuk timnas tapi kalau ada hajat besar ya kami harap maklum,” ujar Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (21/2/2018).“Secara penerapan regulasi kembalikan ke pengelola GBK, mereka yang punya wewenang dengan konsekuensinya lewat uang jaminan. Tapi pada prinsipnya, tidak boleh ada yang merusak fasilitas yang dibangun,” ia menambahkan.Pria asal Bangkalan, Madura itu juga menjelaskan bahwa tanggung jawab kerusakan sudah ditangani oleh panitia Piala Presiden 2018. Ia jika dipakai kompetisi Liga 1, maka tanggung jawan ada di PSSI dan operator.“Kalau Piala Presiden yang down paymentnya dan uang jaminannya dari panitia. Sedangkan nanti, jika digunakan Liga 1, bisa dari PSSI atau operator,” tandasnya.
  226 kali
Menpora Pahami Cutinya Edy Rahmayadi dari PSSI
Menpora Imam Nahrawi bertemu dengan pengurus PSSI di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (21/2/2018). Pertemuan tersebut membahas persiapan termasuk dengan cutinya ketua umum Edy Rahmayadi.Dalam pertemuan tersebut Imam menerima Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Joko Driyono, Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha, dan COO PT Liga Indonesia Baru, Risha Adi Wijaya.Imam mendengarkan penjelasan dari PSSI terkait cutinya Edy Rahmayadi yang mencalonkan diri menjadi Gubernur Sumatera Utara, termasuk dengan laporan tahun 2017. Ia juga memahami bahwa hal tersebut tak ada larangan dalam regulasi PSSI.Edy Rahmayadi sudah mengajukan cuti per 18 Februari hingga 30 Juni. Mekanisme cuti Edy dari PSSI sudah disetujui oleh rapat Exco PSSI dengan menunjuk Joko Driyono sebagai pelaksana tugas ketua umum.[suggestedarticle=3]“PSSI sudah sampaikan ke saya bahwa tidak ada larangan dalam regulasi. Cutinya Edy Rahmayadi hanya posisi struktural. Tapi peran dan fungsinya sudah berbagi tugas dengan baik.“Pemerintah selalu berpatokan pada regulasi. Pemerintah ingin berjalan dengan baik. Kalau dari regulasi internal memungkinkan, itu jadi konsekuensi PSSI,” ia menambahkan.Selain itu, Imam Nahrawi juga menyebut adanya sinergi antara pemerintah dengan PSSI. Terlebih pada tahun 2018, baik pemerintah dan PSSI ingin membangun pembinaan sepak bola usia muda.“Saya senang PSSI sudah selesaikan program kerja untuk 2018. Beberapa rencana ini tentu tak boleh berjalan sendiri, pemerintah akan lakukan upaya bersama,”“Ketiga, siapkan festival atau kompetisi di kelompok umur. Kami akan lakukan beberapa pembagian tugas regulasi dan penjenjangan agar tak kekurangan pemain di masa mendatang,” tandasnya.
  453 kali
Menpora Bertemu PSSI Bahas Perihal Cutinya Edy Rahmayadi
Menpora Imam Nahrawi mengaku kaget dengan cutinya Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi yang mencalonkan diri jadi Gubernur Sumatera Utara.Imam melakukan pertemuan dengan pengurus PSSI untuk mengetahui perihal cutinya Edy Rahmayadi."Saya kaget ketum cuti karena belum ada laporan. Saya mau bertanya apakah hal itu boleh dalam aturan FIFA. PSSI kehilangan induk tapi saya yakin PSSI tetap solid," ujar Imam Nahrawi, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (21/2/2018).[suggestedarticle=3]Imam ingin adanya komunikasi dengan PSSI terkait hal tersebut. Terlebih tahun 2018 menjadi tahun krusial bagi olahraga Indonesia karena adanya Asian Games 2018."Kami padahal sedang menyiapkan perang tapi saya tidak tahu bagaimana kondisi di dalam," tutupnya.Saat ini PSSI sedang mempersiapkan timnas U-23 untuk Asian Games 2018. Skuat Garuda Muda diharapkan bisa memenuhi target masuk dalam empat besar multi event tersebut.
  388 kali
Persebaya Pentingkan Chemistry Ketimbang Nama Besar
Persebaya Surabaya masih terus mendatangkan pemain baru guna memperkuat skuat mereka jelang Liga 1 musim 2018 bergulir.Salah satu faktor utama yang dinilai oleh Persebaya dalam mendapatkan rekrutan baru adalah soal chemistry. Hal ini diungkapkan langsung oleh Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda.Bajul Ijo tak peduli dengan nama besar pemain incarannya, jika tak adanya kecocokan mereka pun siap mendepaknya."Paling penting itu bagaimana karakter pemain bisa nyambung dengan pemain lainnya," jelas kata Azrul Ananda, seperti dikutip dari Tirbun Jatim."Karena sehebat apapun bintang-bintang itu kalau tidak ada 'chemistry' maka sama saja," ujarnya.[suggestedarticle=3]Azrul menilai sejauh ini para pemain yang didatangkan oleh tim pelatih sudah memenuhi kriteria tim."Kami tidak akan selalu memilih yang tepat, tapi sejauh ini 'so far so good'," katanya.Saat ini Persebaya baru memiliki dua legiun asing dari empat kuota yang ada, mereka adalah Otavio Dutra dan Robertino Pugliara.Striker asal Brasil yakni Pedro Henrique Costes Oliveira Gois sedang menjalani masa uji coba di Persebaya.
  736 kali
1519174801837 tag