(Foto: Bolalob)

Sudah Buka Zamannya Lagi Masa Depan Anak Futsal Itu Suram

Liga Mahasiswa (LIMA) Futsal telah memasuki tahun keempat di 2017 ini dan mereka terus fokus untuk mengkampanyekan pentingnya pendidikan bagi para pemain futsal.

Ryan Gozali selaku CEO LIMA menyatakan jika mereka sangat ketat terkait persyaratan terutama dengan IPK pemain yang harus minimal 2. Ketatnya persyaratan ini karena LIMA sangat memperhatikan pendidikan para pemain yang berlaga di LIMA Futsal. LIMA Futsal berharap para pemain selain fokus bermain juga fokus dipendidikannya agar bisa bersaing di dunia ekrja nantinya.



"LIMA Futsal merupakan liga paling rese pendaftarannya. Mulai dari IPK mahasiswa yang minimum 2. Kami melakukan ini karena tidak ingin para atlet yang juga mahasiswa ini melupakan pendidikannya," ungkapnya.

"Banyak atlet yang hanya jebolan SMA saja dan ketika masa atletnya selesai dia susah bersaing di dunia kerja karena hanya punya ijasah SMA saja," lanjutnya.

"LIMA berharap olahragawan tidak lagi memiliki masa depan suram. Melalui kuliah setidaknya punya ijasah S1 dan memiliki kesempatan lebih beaar untuk bersaing di dunia kerja," pungkasnya.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Inilah Hasil Lengkap LIMA Football Greater Jakarta Conference and Nusantara Conference 2017
Gelaran LIMA Footbal Greater Jakarta Conference and Nusantara Conference 2017 telah usai. Tim-tim terbaik telah membuktikan ketangguhannya di pertandingan yang digelar di Stadion Universitas Indonesia, 16 – 23 November 2017.[suggestedarticle=3]Berikut ini hasil lengkap LIMA Football GJC and NC 2017.Juara 1Universitas Negeri JakartaPeringkat 2Universitas Budi Luhur JakartaPeringkat 3Universitas IndonesiaSelain penghargaan untuk tim terbaik, LIMA juga memberikan penghargaan individual.Best ManagementUniversitas IndonesiaBest Goal KeeperRifqi Fhalevi (Universitas Budi Luhur)Most Valuable PlayerEka Khairul Insan (Universitas Negeri Jakarta)Top ScorerAde Fajar Kurniawan (Universitas Negeri Jakarta)All Academic PlayerIan Surya Prayoga (Universitas Islam Indonesia Yogyakarta)
  947 kali
UII Yogyakarta Kalahkah Universitas Pelita Harapan di Laga Terakhir
Di laga hari terakhir LIMA Football Greater Jakarta Conference (GJC) and Nusantara Conference (NC) 2017 yang berlangsung di Stadion Universitas Indonesia, Universitas Islam Indonesa Yogyakarta berhasil mendulang tiga poin dari laganya melawan Universitas Pelita Harapan (UPH).UII telah mendominasi sejak awal pertandingan babak pertama. Beberapa peluang tercipta dari para pemain tim asal Yogyakarta ini, tapi gagal diubah menjadi gol. Akhirnya, pada menit ke-24, tendangan Tesar Verino (9) berhasil merobek jala UPH. Skor menjadi 1-0.Gol kembali tercipta dari UII pada menit ke-39, kali ini oleh Daeng Tata (22). Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan dua gol UII atas UPH.[suggestedarticle=3]Di babak kedua, UPH langsung membalas. Semenit setelah pertandingan babak kedua dimulai, tendangan Raoul Marpaung (19) membuka kebuntuan UPH. Skor kini 2-1 masih untuk keunggulan UII.UII kembali menambah jarak keunggulannya atas UPH via tembakan Febry (11) pada menit ke-82. Pemai UPH bernomor punggung 13, Alvin Jo, berusaha mengejar keunggulan lawan dengan gol pada menit ke-86.Empat menit berselang, kapten UII, Yahya Khoirul turut menambah pundi-pundi gol UII. Tambahan waktu satu menit diberikan wasit. Tim asal Yogyakarta ini berhasil memanfaatkan tambahan waktu tersebut dengan gol dramatis Ahmad Saulung (7) pada menit ke-91. Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan UII 5-2 atas UPH.Dengan kemenangannya hari ini, UII berhasil meraih poin penuh keduanya dan menempati posisi kelima di klasemen.
  929 kali
Universitas Trisakti Akhirnya Raih Kemenangan Pertama di LIMA Football 2017
Sempat unggul di menit-menit awal pertandingan, Universitas Pelita Harapan (UPH) harus menelan kekalahan dari Universitas Trisakti (Usakti) di laga hari ketujuh LIMA Football Greater Jakarta (GJC) and Nusantara Conference (NC) 2017, Rabu (22/11). Usakti akhirnya menaklukkan UPH dengan skor 7-2.Tendangan Aryo Theo (7) pada menit kedua membuka perolehan skor untuk UPH. Kondisi lapangan yang basah akibat guyuran hujan sempat menyulitkan Usakti membalas serangan UPH. Akhirnya, pada menit ke-26, Subur Sumarna (10) menyamakan kedudukannya dengan UPH. Skor menjadi imbang 1-1.[suggestedarticle=3]Tiga menit usai gol Subur, Achmad Ferasi (21) memberi jarak perolehan gol Usakti atas UPH. Keunggulan sementara untuk Usakti 2-1 UPH. Semenit sebelum babak pertama berakhir, UPH mengejar keunggulan lawan, kembali melalui tembakan Aryo. Skor pun menjadi 2-2 di babak pertama.Subur kembali ciptakan gol untuk Usakti pada menit ke-52 dan mengubah kedudukan menjadi 3-2. Tiga menit kemudian, Abu Bakar (4) mencetak gol keempat untuk Usakti. Pada menit ke-64, Taufiq Rinaldi (22) turut menyumbang perolehan gol Usakti. Subur mencetak hattrick untuk Usakti pada menit ke-74. Skor kini 6-2 untuk keunggulan Usakti.Usakti memantapkan ketangguhannya lewat sepakan Aryasatya Ramadhani (7) pada menit ke-85 sekaligus menutup pertandingan yang digelar di Stadion Universitas Indonesia ini. Laga berakhir dengan kemenangan Usakti 7-2 atas UPH.“Dari awal kami telah menerapkan strategi yang berbeda dengan pertandingan sebelumnya krena kami hanya membawa 12 pemain. Pemain cadangan kami hanya satu orang. Saya cukup puas dengan kinerja para pemain hari ini, mengungat bukan pemain inti yang saya turunkan hari ini,” ungkap Darius, pelatih Usakti, usai pertandingan.
  830 kali
Universitas Budi Luhur Sukses Tahan Imbang Universitas Muhammadiyah Jakarta
LIMA Football Greater Jakarta Conference (GJC) and Nusantara Conference (NC) 2017 memasuki hari ketujuh. Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) bertemu Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta pada pertandingan yang digelar di Stadion Universitas Indonesia (UI), Rabu (22/11).UMJ mendominasi pertandingan di babak pertama. Memanfaatkan sepak pojok Mochammad Ryath Octavian (3), Alpin Alpani (8) menyarangkan bola di gawang UBL melalui sundulannya pada menit kedelapan. Gol Alpin membuka keunggulan UMJ atas UBL.Pada menit ke-16, alih-alih menahan aliran bola UMJ, pemain UBL justru melakukan pelanggaran dan menghadiahi UMJ sebuah tendangan bebas. Umpan tendangan bebas Alpin berhasil dikonversi dengan baik oleh sang kapten UMJ, Ryan Maulana (16). Kedudukan pun menjadi 2-0 untuk UMJ.Satu menit berselang, UBL langsung membalas. Rizky Hanafi (9) meneruskan operan Rio Restu Nugraha (10) untuk membuahkan gol pertama untuk UBL. Gol Rizky tersebut memperkecil selisih skor menjadi 2-1.Serangan cepat dari Argo Pantes (20) berlanjut dengan assist untuk Satriatama (44). Pemain yang disebutkan terakhir berhasil mengubahnya gol pada menit ke-44 untuk UMJ. Skor menjadi 3-1 untuk UMJ dan bertahan hingga akhir babak pertama.[suggestedarticle=3]Di babak kedua, UBL bangkit. Tendangan keras Muhammad Fachdilah Amir (11) pada menit ke-62 menambah skor untuk UBL. Tujuh menit kemudian, Fachdilah berhasil membuat skor imbang 3-3. Hingga akhir laga, kedua tim belum mampu menambah selisih gol. Pertandingan berakhir dengan skor imbang 3-3.“Kami sudah membaca permainan UMJ. Mereka bagus di serangan balik. Sebenarnya kami juga menerapkan counter attack, dan itu cukup berhasil. Semangat pemain di babak pertama agak kendor. Di babak kedua, kami hanya meningkatkan semangat para pemain saja,” ujar Agus Setiawan, pelatih UBL.Pelatih UMJ, Lebry Hidayatulloh, mengungkapkan bahwa konsentrasi dari para pemain di babak kedua sudah hilang. Namun, ia bersyukur atas hasil imbang ini. “Dengan skor imbang ini, kami tetap optimistis unggul dari UBL karena selisih gol kami lebih besar dari mereka,” ucap Lebry.
  616 kali
Universitas Negeri Jakarta Sempurna di LIMA Football 2017
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengunci gelar juara LIMA Football Greater Jakarta Conference (GJC) and Nusantara Conference (NC) 2017 di laga terakhirnya melawan tuan rumah, Universitas Indonesia (UI). Kemenangan terakhir dicatat UNJ menaklukkan UI dengan hasil akhir 11-0. Ade Fajar (9) menjadi motor penyerang yang menyumbangkan sembilan gol untuk UNJ di laga yang digelar di Stadion Universitas Indonesia (UI), pada Rabu (22/11).UNJ langsung tunjukkan ketangguhannya pada menit keempat melalui tendangan Ade Fajar (9). Skor 1-0 untuk UNJ saat pertandingan masih di tahap awal. Pada menit ke-18, Ade kembali mencetak gol keduanya. Bermain dengan sembilan pemain saja di menit-menit awal pertandingan, UI kesulitan menyerang. Pertahanan yang renggang dari tuan rumah pun dimanfaatkan dengan baik oleh UNJ.Pada menit ke-28, hattrick tercipta dari sepakan Ade. Dua menit kemudan, gol keempat Ade memperjauh jarak keunggulannya UNJ dari UI. Pada menit ke-34, gol kembali tercipta lewat tendangan Ade atas umpan Muhazir (12).Ilham (6) turut menambah koleksi gol untuk UNJ pada menit ke-41. Hingga babak pertama berakhir, UI belum mampu keluar dari kebuntuannya walau sudah bermain lengkap dengan sebelas pemain. UNJ menutup babak pertama dengan enam gol tanpa balas.[suggestedarticle=3]Usai turun minum, Ade kembali menyarangkan bola di gawang UI pada menit ke-50. Delapan menit kemudian, Gilang Harjian (10) mengubah perolehan skor UNJ menjadi delapan gol.UI masih belum mampu keluar dari tekanan UNJ. Pada menit ke-64, UI kembali kebobolan sebuah gol dari UNJ lewat tembakan Ade. Gol dari Ade pada menit ke-74 kembali mempertegas ketangguhan UNJ dengan perolehan 10 gol. Dua menit sebelum laga berakhir, Ade menciptakan gol kesembilannya untuk UNJ. Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan UNJ dengan skor 11-0 atas UI.“Kami hanya menekankan untuk menang lebih awal dan juara lebih awal. Jangan menyia-nyiakan peluang yang ada seperti di lima pertandingan sebelumnya. Semua evaluasi dari lima pertandingan kami sebelumnya kami lakukan untuk di pertandingan ini,” kata Agung Nopari, pelatih UNJ.Agung mengaku, hasil pertandingan ini di luar prediksi UNJ. “Karena kami mengira UI akan menyulitkan kami. Ternyata kami bisa meraih 11 gol di pertandingan hari ini,” tambahnya.Dengan kemenangan ini, UNJ perkasa menduduki puncak klasemen dengan perolehan poin 18. Sebagai catatan tambahan, gawang mereka tak kemasukan gol lawan-lawannya.
  302 kali
Universitas Muhammadiyah Jakarta Gilas Universitas Pelita Harapan dengan 8 Gol
Poin penuh pada Selasa (21/11) diraih Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) secara mudah saat menghadapi Universitas Pelita Harapan (UPH). Pada laga lanjutan LIMA Football Greater Jakarta Conference (GJC) and Nusantara Conference (NC) 2017 yang digelar di Stadion Universitas Indonesia ini berakhir dengan kemenangan telak UMJ 8-0 atas UPH.Gol dari striker UMJ, Argo Pantes (20) pada menit ke-26 membuka kemenangan UMJ. Delapan menit kemudian, Argo mencetak gol kedua untuk UMJ usai memotong aliran bola pemain UPH. Skor kini menjadi 2-0 untuk keunggulan UMJ.Pelanggaran yang dilakukan pemain UPH memberikan kesempatan pemain UMJ untuk melakukan tendangan penalti. Kurniawan (21) berhasil mengubah tendangan penaltinya menjadi sebuah gol tambahan untuk UMJ Pada menit ke-45. Gol penalti itu sekaligus menutup babak pertama dengan skor 3-0 untuk keunggulan UMJ.[suggestedarticle=3]Usai turun minum, Argo mencetak hattrick pada menit ke-56. Gol susulan Satriatama (10) menambah pundi-pundi gol UMJ pada menit ke-63. Alpin Alpani (8) turut memperjauh jarak keunggulan UMJ dari UPH pada menit ke-70. UMJ unggul enam gol atas UPH.Dua menit kemudian, UMJ kembali mendapatkan gol dari sepakan Argo. Tak lama kemudian, pada menit ke-74, Argo mencetak kembali gol untuk UMJ. Gol kelima yang diciptakan Argo menjadi penutup laga.“Tidak ada strategi khusus yang kami terapkan. Tadi anak-anak sudah menikmati permainan. Penyelesaian akhir dari peluang-peluang sudah membaik. Kemenangan ini merupakan hasil dari evaluasi kami di pertandingan-pertandingan sebelumnya,” ucap Jafni Chandra, pelatih UMJ.
  354 kali
Universitas Budi Luhur Sukses Kalahkan Universitas Trisakti
Universitas Budi luhur (UBL) Jakarta meraih kemenangan ketiganya dalam gelaran LIMA Football Greater Jakarta Conference (GJC) and Nusantara Conference (NC) 2017. Pada pertandingan lanjutan yang digelar di Stadion Universitas Indonesia (UI), UBL menaklukkan lawannya, Universitas Trisakti (Usakti), dengan skor akhir 3-1.UBL mendapatkan sebuah kesempatan tendangan penalti di menit-menit awal pertandingan usai pelanggaran yang dilakukan Usakti. Penalti yang dieksekusi oleh Rio Restu (10) pada menit ke-11 membuka keunggulan UBL menjadi 1-0 atas Usakti.[suggestedarticle=3]Pada menit ke-33, Rizky Hanafi (9) berhasil mencetak gol kedua untuk UBL dari umpan lambung rekan satu timnya dari tengah lapangan. Kedudukan kini menjadi 2-0 untuk UBL, dan bertahan hingga turun minum.Di babak kedua, Usakti lebih giat menggencarkan serangannya. Pada menit ke-60, Usakti berhasil memanfaatkan serangan balik dan menerobos penjagaan sang kiper lewat tendangan Subur Sumarna (10). Usakti memperkecil ketertinggalannya menjadi 2-1.UBL tak puas dengan perolehan dua golnya. Pada menit ke-72, Ricky Febrian (8) menambah pundi-pundi gol timnya melalui tendangan keras yang berhasil bersarang di gawang Usakti. Hingga akhir babak kedua, Usakti tak mampu menambah koleksi golnya. Skor 3-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.“Walaupun kami menang, kami kecewa dengan permainan tadi. Di atas kertas kami memegang kendali pertandingan, tapi organisasi permainan tadi berantakan. Beberapa peluang banyak terbuang. Itu akan menjadi evaluasi,” ungkap Adi Pratomo, pelatih UBL.
  354 kali
Kalahkan UII Yogyakarta, Universitas Negeri Jakarta Pastikan Gelar Juara LIMA Football 2017
Pada laga kelimanya di ajang LIMA Football Greater Jakarta Conference (GJC) and Nusantara Conference (NC) 2017, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menghasilkan poin penuh. Kemenangan pada Selasa (21/11) ini diraih UNJ usai menaklukkan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dengan skor telak lima gol tanpa balas.Gol pertama UNJ tercipta lewat sepakan Ramdhoni Melsandi (17) pada menit ke-20. Ramdhoni kembali mencetak gol kedua memanfaatkan umpan Uhazir (12) pada menit ke-40. Keunggulan 2-0 UNJ itu bertahan hingga akhir babak pertama.UNJ masih mendominasi pertandingan di babak kedua. Paruh waktu babak kedua masih dikuasai permainan UNJ di daerah pertahanan UII. Akhirnya, gol Wisnu (18) pada menit ke-58 menambah koleksi gol UNJ.[suggestedarticle=3]Tekel pemain UII bernomor punggung 16, Ridwan (16), berusaha menggagalkan peluang pemain UNJ, Arief (11), tapi berakhir dengan pelanggaran keras. UNJ pun mendapat hadiah sebuah tendangan penalti. Eksekusi Hugo Gilang (13) dari titik putih pada menit ke-61 memperbesar keunggulan UNJ. Skor 4-0.UNJ kembali mendapat sebuah tendangan penalti usai pelanggaran yang dilakukan pemain UII bernomor punggung 6, Iqbal, kembali saat hendak menggagalkan peluang Arief. Tendangan penalti pun dieksekusi dengan baik oleh Arief pada menit ke-78. Pertandingan berakhir dengan kemenangan UNJ dengan skor 5-0.“Pertandingan hari ini terasa lebih mudah karena kami merotasi pemain. Kami juga memelajari kelemahan UII dari pertandingannya kemarin. Besok merupakan pertandingan terakhir kami. Target kami yaitu sapu bersih, dan, kalau bisa, kami tidak kebobolan satu gol pun,” kata pelatih UNJ, Agung Nopitra.Tersisa satu pertandingan untuk UNJ di LIMA Football melawan sang tuan rumah, Universitas Indonesia. Di klasemen, UNJ menjadi pemuncak dengan koleksi 15 poin. Perolehan itu sudah tidak terkejar tim lain, termasuk UI yang berada di peringkat kedua.
  404 kali
UII Yogyakarta Akhirnya Raih Kemenangan di LIMA Football 2017
Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta akhirnya meraih poin penuh di laga keempatnya pada gelaran LIMA Football Greater Jakarta Conference (GJC) and Nusantara Conference (NC) 2017, Senin (20/11).Pelanggaran yang dilakukan pemain Usakti bernomor punggung 18, Steven, pada menit ke-14 berbuah sebuah kartu kuning. Kesempatan tendangan bebas pun dilakukan UII melalui Reza (5) pada menit ke-15. Reza dengan mulus mengeksekusi tendangan bebas dan mengubahnya menjadi gol pertama UII.Gol kedua UII tercipta usai waterbreak yang diberikan wasit. Tesar (9) mencetak gol kedua untuk UII usai sprint yang ia lakukan dari tengah lapangan hingga mampu melewati penjagaan sang kiper Usakti pada menit ke-31. UII unggul dua gol.[suggestedarticle=3]Usakti memanas. Memanfaatkan serangan balik, tim asal Jakarta ini berhasil mencetak gol lewat sepakan Rizky Satrio (16) pada menit ke-39 dan mengubah kedudukan menjadi 2-1. Gol Rizky tersebut menutup pertandingan di babak pertama.Babak kedua diwarnai perimbangan kekuatan kedua tim. Hingga pada menit-menit terakhir pertandingan, UII berhasil memanfaatkan kelengahan Usakti dan memperbesar keunggulan Amad Saulung (7) mencetak gol ketiga tim dari Yogyakarta ini pada menit ke-92. UII pun berhasil memenangkan laga yang digelar di Stadion Universitas Indonesia ini.“Tadi kami bermain dengan formasi 4-4-2, dengan dua striker. Alhamdulillah hasilnya positif. Saya tekankan agar pemain bermain pantang menyerah. Saya sangat puas dengan pertandingan ini. Yang terpenting sekarang yaitu pemulihan fisik para pemain karena besok mereka harus bermain lagi,” ungkap pelatih UII, Akhsin Yosida.
  449 kali
Universitas Negeri Jakarta Raih Kemenangan Tipis Atas Universitas Budi Luhur
Kemenangan atas Universitas Budi Luhur (UBL) pada laga hari keempat, Minggu (19/11), dalam lanjutan LIMA Football Greater Jakarta Conference and Nusantara Conference 2017 membawa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memuncaki klasemen.Laga yang berlangsung monoton disajikan di babak pertama pertandingan. Serangan kedua tim tidak satu pun berbuah gol. Skor 0-0 pun bertahan hingga paruh pertandingan.Memainkan tiga laga dalam tiga hari berturut-turut sempat membuat UNJ bermain lambat. UNJ baru berhasil mencetak gol pertamanya lewat sepakan Benvenuti (19) ke arah tiang jauh UBL pada menit ke-86. Gol di menit-menit akhir pertandingan itu membuat tim lawan panas.[suggestedarticle=3]Di sisa waktu pertandingan, UBL mencoba membalas UNJ. Serangan pun digencarkan UBL ke arah gawang sang lawan. Namun, eksekusi akhir pemain UBL belum mampu membuahkan gol. Hingga peluit akhir laga dibunyikan, UBL belum mampu mengatasi kebuntuannya. Skor 1-0 untuk UNJ bertahan hingga pertandingan usai.“UBL tadi bertahan sangat rapat, membuat pemain kita frustasi untuk keluar dari tekanan UBL. Di babak kedua, saya arahkan untuk bermain sedikit melebar, karena komposisi pemain di tengah sangat ramai. Saya cukup puas dengan pertandingan tadi. Namun, masih ada yang harus dievaluasi, khususnya di penyelesaian akhir ketika ada peluang,” ungkap Agung Nopitra, pelatih UNJ.
  385 kali
1511245201951 tag