Pelatih Myanmar Pertanyakan Wasit Usai Kalah dari Malaysia


  •    Adil Pradipta
  •    16/09/17 - 21:30
  •    3782

(zing.vn)

Pelatih Myanmar U-18 Rabah Benlarbi mempertanyakan proses pemilihan wasit saat bertanding menghadapi Malaysia U-18. Myanmar gagal melangkah ke final karena kalah adu penalti 4-5.

Myanmar dan Indonesia akan kembali bertemu untuk perebutan peringkat tiga Piala AFF U-18 2017. Sementara Malaysia dan Thailand sama-sama mencapai partai puncak lewat drama adu penalti.





Usai pertandingan, Benlarbi heran dengan perihal penunjukkan wasit utama. Ada wasit asal Vietnam yang memimpin Malaysia vs Myanmar lalu wasit asal Filipina menjadi pengadil lapangan Indonesia vs Thailand.

"Saya tidak mencari alasan kekalahan karena adu penalti itu seperti lotre. Tapi, yang jadi perhatian saya adalah soal wasit. Baru sekali ini dalam karier sepak bola profesional saya melihat aturan semacam ini," ujar mantan pelatih Ayeyawady United itu dikutip dari Bola.com.





Pelatih asal Prancis itu beranggapan seharusnya wasit dari negara peserta tidak lagi bertugas pada partai setingkat semifinal. Benlarbi merasa seharusnya penyelenggara mengundang wasit dari negara selain ASEAN.

"Semestinya, pertandingan tadi dipimpin bukan dari negara yang timnya baru kami hadapi dua hari lalu. Mungkin bisa dari China, Jepang, Korea Selatan, asal tidak dari Vietnam. Buat saya, hal semacam ini tidak normal," tuturnya.







Berita Terkait


1539511202267

End of content

No more pages to load