(Foto: Istimewa)

Gelar AFF Awarding Night di Bali, PSSI Janjikan Surprise untuk Indonesia

PSSI siap menyukseskan agenda Council Meeting AFF di Nusa Dua, Bali pada 22-23 September 2017.

Dalam kegiatan tersebut akan dibahas berbagai isyu mengenai persepakbolaan Asia Tenggara, mulai dari permasalahan kompetisi, finansial, dan marketing sehingga ke depannya negara-negara ASEAN mampu bersaing di kancah sepak bola dunia.

Selain menggelar pertemuan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria memastikan bakal digelarnya AFF Awarding Night.

Penghargaan tersebut akan diberikan terhadap pesepak bola yang dianggap berkontribusi besar terhadap perkembangan persepakbolaan di kawasan Asia Tenggara.



Tisha bahkan menjanjikan kejutan untuk insan sepak bola Indonesia dalam acara tersebut. Namun, Ia belum mau membeberkannya.

”Kejutan apakah itu, tunggu saja. Apa yang akan kami berikan ini adalah yang terbaik bagi sepak bola tanah air dan Asean pada umumnya,” ujarnya.



Tisha mengatakan, ada beberapa kategori penghargaan yang akan diberikan. Di antaranya wasit terbaik, serta pelatih dan pemain terbaik.

Beberapa pemain Indonesia yang masuk nominasi antara lain Irfan Bacdhim, I Made Andika, Firman Utina, I Gede Sukadana, Rizky Pora, dan kapten Persipura, Boaz Solossa.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


PSSI Dukung Persija Bermarkas di SUGBK
Rencana Persija Jakarta bermarkas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, saat mengarungi Piala AFC 2018 disambut baik PSSI. Kemarin (19/1) manajemen dan panpel Persija bertemu dengan Manajer Kompetisi AFC, Lorenzo Fofi serta Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria. Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa PSSI melalui sekjen mendukung penuh dan siap membantu Persija menyukseskan pertandingan-pertandingan di Piala AFC. Hal ini juga didukung penuh @pssi__fai dalam pertemuan tadi siang antara Panpel #Persija, AFC, dan PSSI. Klub-klub asing yang akan menghadapi #Persija di Piala AFC tidak perlu khawatir karena Panpel #Persija sudah siap menerima kedatangan mereka.#PersijaJakarta #GoesToAsia pic.twitter.com/1S4vFD5rBK — Persija Jakarta (@Persija_Jkt) January 18, 2018 Sebelumnya, Direktur Persija Gede Widiade juga memastikan bahwa pihaknya sudah positif menggunakan SUGBK sebagai homebase untuk Piala AFC.[suggestedarticle=3] ”Saya sudah menghadap berbagai pihak terkait. Alhamdulillah positif,” kata Gede. Namun, SUGBK hanya akan menjadi markas Persija di Piala AFC. Untuk homebase di Liga 1, Persija sedang membidik Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat. Markas Persija musim lalu, Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, tidak bisa digunakan karena sedang direnovasi untuk menyambut gelaran Asian Games 2018 yang akan berlangsung mulai 18 Agustus 2018.
  834 kali
Bersyukur Sanksinya Dicabut PSSI, Umuh Muchtar Janji Lebih Hati-hati
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar bersyukur sanksi larangan beraktivitas di lingkungan sepak bola nasional selama enam bulan ke depan dianulir PSSI.Dibatalkannya hukuman terhadap Umuh tertuang dalam Surat Keputusan No:SKEP/02/I-2018 tentang Peninjauan Kembali Hukuman Komisi Banding PSSI nomor: 13/KEP/KB/LIGA/IXI-2017 yang ditanda tangani langsung oleh Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi.Umuh mengatakan, dirinya mendapatkan hikmah di balik pencabutan sanksi ini.Untuk itu, manajer yang karib disapa Pak Haji itu berjanji akan lebih berhati-hati dalam bersikap ke depannya.”Mudah-mudahan ini jadi pelajaran baik buat saya. Saya harus lebih hati-hati juga ketika pertandingan,” kata Umuh, kemarin (17/1).[suggestedarticle=3]Umuh mengatakan, para pemain Persib ikut gembira dengan keputusan ini. Sebab, pria berusia 68 tahun itu akan kembali mendampingi tim sebagai manajer Persib.”Begitu sudah ada berita (sanksi dicabut), saya beri tahu pemain. Ya (mereka) senang dan langsung bersorak,” tuturnya.Sebelumnya, Umuh mendapatkan sanksi larangan beraktivitas selama enam bulan serta denda Rp50 juta dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.Pada 7 November silam, komdis mengeluarkan surat bernomor 121/L1/SK/KD-PSSI/XI/2017 yang isinya adalah Umuh dianggap bertanggung jawab atas aksi walk out para pemain Persib pada menit ke-83 saat menghadapi Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/11).
  1358 kali
PSSI Pulihkan Status Umuh Muchtar
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, kini tak lagi menyandang status terhukum dari Komisi Disiplin (PSSI).PSSI memulihkan status salah seorang petinggi Persib itu melalui Surat Keputusan No:SKEP/02/I-2018 tentang Peninjauan Kembali Hukuman Komisi Banding PSSI nomor: 13/KEP/KB/LIGA/IXI-2017 Hukuman Terhadap sdr Umuh Muchtar.Dalam surat tersebut, PSSI menilai Umuh tidak melakukan kesalahan seperti apa yang tertuang dalam SK Komisi Disiplin Nomor 121/L1/SK/KD-PSSI/XI/2017 tanggal 7 November 2017.[suggestedarticle=3]Umuh sebelumnya mendapatkan sanksi larangan aktif dalam persepak bolaan Indonesia selama enam bulan dan denda Rp 50 juta karena dianggap menjadi aktor di balik keputusan para pemain Persib untuk tidak melanjutkan pertandingan saat menghadapi Persija Jakarta pada 3 November silam.Namun, Umuh yang tak menerima sanksi tersebut kemudian mengajukan surat permohonan peninjauan kembali ke PSSI.Surat dengan Nomor: 111/M.PERSIB/XI/2017 dikirimkan Umuh tak lama usai sanksi tersebut jatuh kepadanya.Dengan keputusan ini, pria yang karib disapa Pak Haji itu bisa kembali menjabat posisi manajer Persib dalam turnamen Piala Presiden dan kompetisi Liga 1 musim 2018.
  2403 kali
Soal Evan Dimas, Selangor FA Penuhi Janji Terhadap PSSI
Evan Dimas Darmono dan Ilham Udin Armaiyn dipastikan akan membela timnas Indonesia saat melakoni uji coba kontra Islandia. Laga tersebut bakal berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (14/1).Kedua pemain memang baru sepekan berlatih bersama Selangor. Mereka turut berperan meraih kemenangan dalam pramusim menghadapi Terengganu FC II, Rabu (10/1). Namun, sesuai janji tim berjuluk Gergasi Merah itu maka Evan dan Ilham akan meninggalkan klub demi timnas.[suggestedarticle=3]Sebelumnya, kepindahan eks Bhayangkara FC ke Selangor diblokade oleh PSSI. Dikhawatirkan Evan dan Ilham sulit memperkuat timnas Indonesa bila berlaga di luar negeri. Hal ini berkaitan dengan persiapan jelang Asian Games 2018."Kami memang sudah setuju melepas Evan dan Ilham. Persoalan ini sudah disetujui sejak awal, jadi mereka akan pulang ke Indonesia pada Kamis (11/1) untuk mengikuti pertandingan uji coba Timnas Indonesia," ujar Manajer Selangor FA Datuk Abdul Rauf Ahmad dilansir dari media Malaysia Berita Harian."Menurut saya, tidak masalah untuk membuat janji terkait Evan dan Ilham. Karena mereka hanya absen dalam tempo singkat. Skuat juga tidak bermasalah selama ketidakhadiran mereka," sambungnya.Dia beranggapan kepergian Evan dan Ilham yang hanya sementara bukan menjadi suatu kerugian dalam masa persiapan menyambut Liga Super Malaysia 2018.
  2512 kali
Blak-blakan Umuh Muchtar : Ada yang Ingin Menyingkirkan Saya
Laporan ekslusif Bolalob.com dari BandungKesuksesan Persib Bandung tumbuh menjadi klub profesional yang menjadi percontohan klub lain di Indonesia tak bisa dilepaskan dari sosok Umuh Muchtar.Umuh adalah salah seorang pendiri perusahaan yang menaungi Persib, yaitu PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) sekaligus manajer tim sejak 2009.Bolalob.com mendapatkan kesempatan untuk mewawancara ekslusif manajer yang karib disapa Pak Haji itu di kantornya, Rabu (20/12).Setelah memperkenalkan diri, Bolalob.com kemudian diajak masuk ke ruangannya.”Mangga (silakan), ngobrolnya di sini aja ya,” kata Umuh membuka pembicaraan.[suggestedarticle=3]Pak haji yang saat ini sedang menjalani sanksi larangan beraktifitas hingga enam bulan ke depan yang dijatuhkan Komisi Disiplin kemudian menceritakan kegiatannya saat ini.Ia mengatakan, sejak sanksi itu dijatuhkan dirinya lebih banyak menghabiskan waktu dengan berkumpul bersama keluarga.”Selain itu, saya sekarang fokus mengurus pekerjaan,” ujarnya.Meski tak lagi aktif dalam pembentukan tim Persib musim depan karena sedang disanksi, Umuh mengaku tetap menjalin komunikasi dengan Atep dkk.”Mereka beberapa kali bersilaturahmi ke rumah,” kata Umuh.[suggestedarticle=3]Berbicara soal sanksi, manajer berusia 68 tahun langsung menampilkan mimik muka yang berbeda dari sebelumnya.Nada bicaranya pun agak meninggi. Pasalnya Umuh merasa sampai saat ini sanksi itu tidak jelas.”Sampai saat ini saya belum menerima surat keputusan itu. Selain itu, saya juga mempertanyakan dasar keputusan sanksi, apa salah saya? Seharusnya saya dipanggil terlebih dahulu,” katanya.Tanpa ragu, Umuh menuding ada pihak yang sengaja ingin menyingkirkannya secara halus dengan memberikan sanksi itu.”Saya merasa memang ada orang di PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang ingin menyingkirkan saya. Dari dahulu, orang itu memang tidak pernah sejalan dengan saya,” ketus Umuh.Umuh dijatuhi sanksi larangan aktif di lingkungan PSSI selama enam bulan ke depan karena bertingkah laku buruk dalam pertandingan Persija Jakarta melawan Persib, 3 November silam.Saat itu Umuh dianggap menjadi pemicu aksi walk out para penggawa Persib di menit ke-83. Hukuman itu ditegaskan lewat SK Komdis bernomor 121/L1/SK/KD-PSSI/XI/2017
  15708 kali
TERPOPULER: Sekjen FAM Tanggapi Ketum PSSI, Bendera Indonesia di Atletico Madrid
Petinggi Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) Datuk Hamidin Mohd Amin, akhirnya bersuara juga dan menanggapi soal anggapan Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn tak nasionalis dengan gabung Selangor FA. Ini Tanggapan FAM, Soal Evan Dimas dan Ilham Udin yang Dikatakan Tak NasionalisPersib Bandung tampaknya mulai gerah dengan Raphael Maitimo. Pemain naturalisasi itu belum juga menunjukkan batang hidungnya untuk mengikuti sesi latihan pra-musim. Maitimo Terancam Dicoret Persib, Ini AlasannyaMadura United masih berusaha mendatangkan pemain asing untuk persiapan kompetisi musim depan. Kali ini Madura United akan mendatangkan pemain Tajikistan, Nuriddin Davronov.Madura United Akan Trial Kapten Timnas TajikistanDokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi tengah berkunjung ke Spanyol. Di Negeri Matador ia didampingi oleh Luis Milla dan asistennya di Timnas, Bayu Eka Sari Teguh.Dua Elemen Penting Timnas Indonesia Dapat Kesempatan Timba Ilmu di Real MadridAda pemandangan menarik saat laga La Liga antara Atletico Madrid kontra Deportivo Alaves, Minggu (17/12) dini hari WIB. Bendera Indonesia berkibar di Stadion Wanda Metropolitano.Bendera Indonesia Berkibar di Laga Atletico Madrid
  2133 kali
Cari Solusi Bersama Jelang Asian Games, PSSI Panggil Sejumlah Pemain Timnas
Sejumlah pilar Timnas Indonesia pada musim depan memutuskan bermain di luar negeri.Mereka di antaranya Evan Dimas, Ilham Udin Armaiyn yang bermain untuk Selangor FA (Malaysia) serta Ryuji Utomo yang bergabung dengan klub divisi 2 Liga Thailand, PTT Rayong.Ketiganya kemudian dipanggil PSSI ke Makostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (12/12). Mereka dipanggil dalam rangka mencari solusi bersama supaya bisa tetap mengikuti agenda timnas di sela-sela kompetisi Liga Malaysia dan Thailand tahun depan.Selain mereka, PSSI juga memanggil tiga pemain timnas lainnya, yaitu Kurniawan Kartika Adjie, Andik Vermansyah, dan Gavin Kwan Adsit.Timnas dipastikan akan super sibuk mulai tahun depan. Pasalnya Indonesia akan berlaga dalam ajang multi event bergengsi Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang.[suggestedarticle=2]Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria mengakui jika komunikasi antara PSSI dan klub pemilik pemain-pemain di atas belum cair.Namun Tisha memastikan bakal segera membangun komunikasi yang konstruktif sehingga kepentingan timnas dan klub tidak terganggu.”Kami sharing dengan pemain, memberitahu apa saja program PSSI ke depan. Setelah itu akan kami komunikasikan dengan klub mereka,” kata Tisha.”Selama ini komunikasi antara kami dan klub itu terbatas. Nanti kami akan mencari solusi bersama bagaimana supaya program timnas tidak terganggu supaya bisa mencapai target di Asian Games,” sambungnya.[suggestedarticle]PSSI mematok target minimal masuk 10 besar Asian Games. Padahal sebelumnya target yang dicanangkan jauh lebih tinggi, yaitu 4 besar.”Kemenpora sudah tanya target realistis PSSI. Kami dipanggil untuk membahas hal-hal penting, melihat komposisi dan kami baru bangkit 2016, PSSI hanya menargetkan top ten,” ujarnya.
  1549 kali
Dipanggil PSSI, Andik Berbagi Pengalaman Saat Main di Liga Malaysia
PSSI memanggil enam pemain Timnas Indonesia ke Makostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (12/12).Keenam pemain yang dipanggil PSSI di antaranya Evan Dimas Darmono, Ilham Udin Armaiyn, Ryuji Utomo, Andik Vermansyah, Gavin Kwan Adsit, dan Kurniawan Kartika Adjie.Mereka dipanggil PSSI karena kemungkinan besar akan masuk skuat timnas Asian Games 2018. Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan pemanggilan keenam pemain tersebut karena federasi ingin bertukar pikiran tentang persiapan berlaga di ajang multi event terbesar se-Asia itu.[suggestedarticle=2]Apalagi persiapan timnas tersebut kemungkinan besar bentrok dengan jadwal pertandingan di kompetisi.PSSI berharap, kepentingan timnas tidak mengganggu perjalanan klub di kompetisi, begitu pun sebaliknya.Salah seorang pemain yang dipanggil PSSI kemarin, Andik Vermansyah mengaku sudah punya pengalaman dalam membagi waktu antara timnas dan klub.Andik memang sempat bermain untuk Selangor FA (Malaysia) dalam empat tahun terakhir. Dalam kurun waktu yang sama, Andik juga jadi pilar Timnas Indonesia di berbagai ajang.[suggestedarticle=2]”Saya berbagi pengalaman bermain di luar negeri selama empat tahun, bagaimana caranya agar (agenda) timnas tidak berbenturan dengan pertandingan di Malaysia. Kami cari solusi yang baik bersama-sama,” kata Andik.Dari keenam pemain yang dipanggil PSSI, tiga di antaranya akan bermain di luar Indonesia pada musim depan.Evan Dimas dan Ilham Udin akan bermain untuk Selangor FA, sedangkan Ryuji Utomo akan membela klub divisi 2 Liga Thailand, PTT Rayong.
  1038 kali
Iwan Setiawan Tuding Wasit Asing yang Bertugas di Liga 1 Ada yang Tak Berlisensi FIFA
Pelatih Borneo FC Iwan Setiawan kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial.Kali ini Iwan menuding wasit asing asal Kyrgyzstan yang sempat dipakai PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI di kompetisi Liga 1 2017 tidak berlisensi FIFA.”Boleh dicek wasit asing dari Kyrgyzstan ternyata bukan wasit FIFA. Mereka hanya mendapatkan rekomendasi dari federasi sepak bola mereka,” kata Iwan.Iwan membantah jika pernyataannya ini menunjukkan dirinya kontra dengan terobosan PSSI dan PT LIB soal wasit asing.[suggestedarticle=3]Iwan mengaku setuju dengan keberadaan para wasit asing yang bertugas di Liga 1. Hanya saja, mantan pelatih Persija Jakarta itu meminta PSSI dan PT LIB lebih selektif dalam memilih wasit asing.”Yang jelas saya setuju untuk mendatangkan kembali wasit asing, tetapi harus diseleksi dengan ketat,” kata Iwan. Musim lalu, PSSI dan PT LIB memang menerapkan kebijakan mendatangkan beberapa wasit asing. Selain dari Kyrgyzstan, wasit asing yang bertugas di Liga 1 musim lalu ada yang berasal dari Australia dan Iran.
  1173 kali
Manajemen Bhayangkara FC Buka Suara soal TMS Milik Persebaya Surabaya
Manajemen Bhayangkara FC akhirnya buka suara mengenai persolan Transfer Matching System (TMS) yang menyeret Persebaya Surabaya.Manajer Bhayangkara FC Sumardji tak menampik jika selama ini klubnya menggunakan TMS milik Persebaya untuk merekrut pemain asing seperti Paulo Sergio.Sumardji beralasan, Bhayangkara FC menggunakan TMS milik Persebaya karena klub kebanggaan Bonek Mania itu bermain di Liga 2 yang tidak menggunakan pemain asing.Untuk musim depan, Sumardji memastikan TMS yang selama ini digunakan Bhayangkara FC akan dikembalikan ke Persebaya.[suggestedarticle=3]”Bukan sesuatu banget, jangan dipersoalkan,” kata Sumardji.Perwira menengah kepolisian berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) itu menjelaskan bahwa manajemen Bhayangkara FC sudah berkomunikasi dengan PSSI terkait permasalahan TMS ini.Ia mengklaim PSSI melalui Wakil Ketua Umum Joko Driyono akan membantu Bhayangkara FC menyelesaikan persoalan ini secepatnya.”Itu domainnya PSSI, sudah dijelaskan Pak Joko (Driyono). Kalau klub sudah di liga 1, dengan otomatis PSSI akan menyampaikan ke FIFA,” ujarnya.
  2281 kali
1512867601533 tag