(Foto: Bola Nasional)

Lolos ke Putaran Final Piala Asia U-16, Ini Langkah Fachri Husaini Selanjutnya

Pelatih Tim Nasional Indonesia U-16, Fachri Husaini mengungkapkan akan melakukan evaluasi terhadap para pemain. Lewat evaluasi tersebut Fachri akan mencari bakat-bakat baru yang akan membela Timnas U-16.

Kemenangan 3-0 Timnas U-16 atas Laos di laga pamungkas Grup G memastikan langkah skuad Fachri untuk tampil di putaran final Piala Asia U-16 2018. Meski sudah mendapat hasil bagus, Fachri mengungkapkan masih akan melakukan evaluasi dan terus mencari bakat-bakat baru di seluruh Indonesia.



"Persiapan kami setelah ini adalah kami melakukan evaluasi, apakah ada pemain yg diganti atau masih layak utk dipertahankan, mengingat Indonesia adalah negara yg luas dengan banyaknya bakat serta talenta- talenta tinggi tersebar disemua daerah," ujar Fachri.

Dalam kualifikasi Piala Asia U-16 2018, skuad asuhan Fachri berhasil menyapu bersih empat kemenangan dari empat laga. Timnas U-16 juga berhasil mencetak 25 gol dan hanya kebobolan satu gol.
editTerakhir diubah:  22/09/17 - 19:53

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(1)


Rekomendasi



Berita Terkait


Tim Pelatih Optimistis 5 Pemain Bisa Bersaing di Timnas U-16
Lima pemain baru mulai bergabung dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia U-16 bulan Februari di Lapangan Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta.Para pemain tersebut datang dari turnamen Piala Soeratin U-17 dan Liga Topskor U-16. Para pemain tersebut adalah Muhammad Fajar Fatur Rachman, Nadhif Girasta Kosasi, Muhammad Rais Husain, dan Alvin Setyawan Saputra."Untuk pemain yang baru di TC kedua ini ada pemain hasil dari rata-rata kompetisi liga yang ada di Topskor, Kompas, dan Soeratin," jelas asisten pelatih timnas U-16, Dwi Prio Utomo, Selasa (20/2/2018).[suggestedarticle=3]Dwi pun yakin para pemain baru tersebut bisa cepat beradaptasi dengan tim dan menunjukkan kualitasnya."Dari penglihatan pelatih mereka bisa bersaing dan untuk kemampuan dari pemain juga bisa padu dengan tim," tutupnya.Dalam pemusatan latihan kali ini, skuat Garuda Asia dipersiapkan untuk turnamen Jenesys Cup di Jepang pada pertengahan Maret nanti.Setelah itu, timnas U-16 difokuskan untuk Piala Asia U-16 yang akan digelar pada Oktober mendatang di Malaysia.
  836 kali
Timnas Indonesia Mulai TC Hari Pertama Tanpa Fakhri Husaini
Timnas Indonesia U-16 kembali melakukan pemusatan latihan di Lapangan Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta Timur. Pemusatan tersebut berlangsung dari 20 Februari sampai 3 Maret 2018.Namun, pada training camp (TC) hari pertama ini pelatih kepala Fakhri Husaini belum mendampingi tim. Pelatih asal Lhoksumawe, Aceh, ini baru akan bergabung pada latihan hari kedua."Coach Fakhri tak hadir karena masih ada urusan yang tidak bisa ditinggal. Besok pagi baru datang," jelas asisten pelatih Dwi Prio Utomo, selepas latihan, Selasa (20/2/2018).[suggestedarticle=3]Meski tanpa Fakhri, program latihan timnas U-16 terus berjalan. Dwi Prio tetap melaksanakan program yang sudah disusun oleh Fakhri."Dalam empat komponen yang sering disampaikan oleh pelatih ada teknik skill , fisik, taktik dan mental,""Hari ini latihan yang diberikan transisi negatif, lalu tadi pagi ada endurance, terus sore ada fisiknya ada penguatan fisik. Jadi program yang sudah diberikan berkelanjutan sampai berangkat ke Jepang," tutupnya.Timnas U-16 akan turun bertanding dalam turnamen Jenesys Cup di Jepang, pertengahan Maret mendatang.
  467 kali
Timnas U-16 Panggil 25 Pemain, Persiapan Turnamen di Jepang
Sebanyak 25 pemain tengah dipanggil untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia U-16 guna persiapan menghadapi turnamen Jenesys ("The Japan-East Asia Network of Exchange for Students and Youth"), Jepang, 6-15 Maret 2018."Kami akan memanggil 25 orang pemain pada TC tahap kedua kali ini. Untuk nama-namanya, akan kami beritahu kemudian. Saat ini saya dan tim pelatih masih memastikannya terlebih dahulu," ujar Fakhri Husaini, pelatih Timnas U-16 seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Jakarta, Senin.Fakhri melanjutkan, TC periode kedua akan diadakan pada pekan ketiga Februari 2018. Dirinya mengaku masih akan terus mencari pemain baru untuk melapis tim utama.[suggestedarticle=3]Adapun sebelumnya, TC pertama timnas U-16 digelar pada 20-27 Januari 2018 di Kompleks Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur.Demi membantu Fakhri Husaini mencari pemain U-16, PSSI disebut sudah berencana menjalankan liga profesional U-15 di luar Piala Soeratin U-15 yang diklaim sukses penyelenggaraannya.[pagebreak]Liga Usia 15[/pagebreak]"Saya belum bisa komentar mengenai liga U-15 ini, yang jelas jika memang ada tentu akan membantu saya dan pelatih lain di timnas usia ini di masa mendatang nanti dalam mencari serta menjaring pemain berbakat untuk tim nasional," tutur Fakhri.Selain itu, dia menambahkan, keberadaan liga juga dapat membuat pemain terus mengembangkan kemampuan dengan kompetisi dalam pertandingan."Namun untuk saat ini, saya sudah mengantongi sekitar 55 nama pemain hasil seleksi nasional tahap pertama tahun 2017 lalu. Mereka terjaring dari berbagai asosiasi provinsi PSSI dan kompetisi-kompetisi yang dilakukan oleh swasta," kata Fakhri.Sepanjang tahun 2018, timnas U-16 akan menjalani beberapa turnamen penting, seperti piala AFF U-16 2018 di tanggal 30 Juli-11 Agustus 2018 di mana Indonesia sebagai tuan rumah dan ada Piala AFC U-16 2018 di Malaysia pada 20-30 September 2018.
  1346 kali
PSSI Ingin Timnas Indonesia U-16 Dapatkan Ilmu Berharga di Jepang
PSSI berharap Timnas Indonesia U-16 bisa mengambil ilmu dalam turnamen Jenesys Cup di Jepang, pada 6-15 Maret mendatang."Timnas U-16 itu tim dalam masa pengembangan, bukan tim prestasi," ujar Direktur Teknik PSSI Danurwindo di kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (30/1/2018)."Dengan ikut turnamen di Jepang kami ingin mereka berkaca dan mengetahui standar permainan sendiri seperti apa," ujar Direktur Teknik PSSI Danurwindo di kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (30/1/2018).[suggestedarticle=3]PSSI pun berharap timnas U-16 bisa mengukur kekuatan di Jenesys Cup sebelum mengikuti Piala Asia U-16 akhir tahun nanti.Terlebih pelatih Fakhri Husaini punya target tinggi di Piala Asia nanti. Ia ingin Skuat Garuda Asia mampu masuk empat besar yang akan membawa Indonesia ke Piala Dunia U-17 2019."Kita tak ada target di Jepang, tapi target kami ingin masuk ke Piala Dunia," jelas Fakhri Husani.
  2521 kali
Wadah Baru Timnas Indonesia U-16 Cari Pemain
Timnas Indonesia U-16 kini tak perlu khawatir kekurangan pemain. Pada 3 Februari 2018 akan digelar kompetisi Liga Nivea Men TopSkor U-16.Kompetisi tersebut menjadi kompetisi level U-16 yang pertama di Indonesia. PSSI melalui Danurwindo selaku direktur teknik pun menyambut baik kompetisi tersebut."Kami berharap bisa mengidentifikasi pemain muda berbakat lainnya dari TopSkor U-16 Cup 2017. Sebelumnya kami berhasil menyeleksi tiga pemain berbakat untuk bergabung ke dalam timnas. Kompetisi ini sangat membantu kami," ujar Danurwindo.[suggestedarticle=3]Tak hanya Danurwindo yang mengatakan pemain muda kini memiliki wadah untuk berkompetisi, eks penyerang timnas, Bambang Pamungkas pun sependapat dengan mereka."Ini merupakan ajang yang bagus untuk pemain muda. Waktu zaman saya kecil dulu belum banyak kompetisi seperti ini," ujar pria yang akrab disapa dengan BP itu.Sebanyak 20 tim ambil bagian pada liga yang selesai pada 30 Maret 2018. Nantinya 20 tim tersebut dibagi dua grup, satu grup akan diisi 10 tim.
  992 kali
Dirtek PSSI: Kompetisi Muda Berjenjang Ciptakan Pemain Cerdas
Direktur Teknik PSSI, Danurwindo mengatakan kompetisi yang konsisten sangat dibutuhkan untuk pengembangan sepak bola usia muda.Danurwindo juga menyebut kompetisi usia muda harus berjenjang agar bisa menelurkan pemain berbakat untuk kepentingan timnas."Sangat diperlukan kompetisi usia muda yang berjenjang," ujar Danur dalam peluncuran Nivea Liga Topskor U-16, di Kuningan, Jakarta, Selasa (30/1/2018).[suggestedarticle=3]Pria yang juga mantan pelatih timnas itu pun mengungkapkan bahwa kompetisi usia muda akan menciptakan pemain yang punya kecerdasaan baik. "Perkembangan sepak bola begitu cepat. Tapi tak hanya itu, karena diperlukan juga kecerdasan bermain,""Di kompetisi, pemain muda dituntut untuk cepat berfikir dan cerdas dalam bermain. Ini yang harus dikembangkan pemain dari kompetisi," tandasnya.
  863 kali
Fakhri Husaini Perbaiki 4 Aspek pada TC Timnas U-16 Bulan Februari
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini menyebut ada empat aspek yang harus dibenahi dalam pemusatan latihan bulan Februari mendatang.Skuat Garuda Asia baru saja menyelesaikan pemusatan latihan pada 18-27 Januari di Lapangan Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta Timur,."Untuk kedapanya saya akan memperbaiki kualtias pemain di pemusatn latihan berikutnya. Saat ini ada empat aspek (fisik, teknik, taktik dan mental) itu yang akan terus kami latih dan perbaiki," ujar Fakhri beberapa waktu lalu.Fakhri melihat masih ada beberapa kekurangan dalam tiga kali uji coba, yakni melawan Bina Sentra, Diklat Ragunan, dan PPLP DKI Jakarta.[suggestedarticle=3]Pada uji coba terakhir, timnas u-16 harus takluk dari PPLP DKI Jakarta dengan skor 3-4.“Permasalahan utama pada laga uji coba terakhir adalah penyelesaian akhir serta kordinasi antar pemain di lini belakang menjadi masalah tersendiri,""Ini yang membuat pada pertandingan uji coba terakhir kami mengalami kekalahan. Sebenarnya saya menilai penampilan anak-anak sudah berangsur membaik," tandasnya.Timnas U-16 akan memulai pemusatan latihan selanjutnya pada pekan ketiga atau keempat Februari. Pemusatan kali ini untuk persiapan menuju turnamen Jenesys Cup di Jepang, Maret mendatang.
  473 kali
Timnas U-16 Kembali Mulai TC pada Pekan Ketiga Februari
Timnas Indonesia U-16 akan memulai pemusatan latihan tahap kedua pada Februari 2018. Pemusatan tersebut untik persiapan menuju turnamen Jenesys Cup di Jepang, Maret.Pelatih Fakhri Husaini menyudahi pemusatan bulan Januari. Dalam pemusatan kali ini, pelatih 52 tahun itu memanggil 25 pemain lama dan tujuh pemain baru.Pada pemusatan Jamuari tersebut, Fakhri tak hanya memberikan materi latihan, namun juga mengadakan tiga kali uji coba, melawan Bina Sentra, Diklat Ragunan, dan PPLP DKI Jakarta.[suggestedarticle=3]Bulan Februari nanti, Fakhri akan memanggil 25 pemain. Nantinya, ada penciutan pemain untuk dipilih untuk turnamen Jenesys.Pemusatan latihan akan berlangsung pada pekan ketiga atau keempat. Nanti akan kita panggil kembali pemain untuk persiapan ke Jepang," jelas Fakhri Husaini, beberapa waktu yang lalu."Meski nanti kami membawa 18 pemain ke Jepang kami akan tetap memanggil maksimal 25 pemain," lanjutnya.Fakhri tak mematok target apapun di Jenesys. Menurutnya ajang itu untuk menyiapkan tim demi target utama lolos ke Piala Dunia U-17 2019."Target kami empat besar Piala Asia, yang artinya lolos ke Piala Dunia. Itu target timnas U-16," tandasnya.
  459 kali
Fakhri Husaini Benahi Mental Pemain Baru Timnas U-16
Timnas Indonesia U-16 sudah rampungkan pemusatan latihan bulan Januari, di Lapangan Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta. Ada catatan yang harus dibenahi pelatih Fakhri Husaini, termasuk tujuh pemain baru.Pemusatan latihan timnas U-16 dilangsungkan pada 18-27 Januari. Dalam pemusatan kali ini, Fakhri Husaini memanggil 30 pemain untuk persiapan Jenesys Cup di Jepang, Maret mendatang.Sebanyak tujuh pemain merupakan pemain baru. Fakhri pun menyampaikan bahwa selama pemusatan latihan dan tiga kali uji coba, ada catatan penting untuk ketujuh pemain tersebut.[suggestedarticle=3]"Tentu sangat berbeda ketika mereka latihan dengan pertandingan. Bisa saja mereka bagus saat latihan karena yang dihadapi, ya rekan-rekan sendiri," ujar Fakhri, beberapa waktu lalu.Pelatih 52 tahun itu menyebut faktor mental yang memengaruhi tujuh pemain baru di timnas U-16 kali ini. Fakhri pun akan segera benahi kekurangan tersebut."Faktor mental yang utama. Ini pasti akan jadi catatan kami (tim pelatih)," tandasnya.Timnas U-16 akan kembali melakukan pemusatan latihan pada bulan Februari mendatang, sekaligus menjadi penentu ke-18 pemain untuk Jenesys Cup.
  519 kali
Komentar Fakhri Husaini Melihat Keberhasilan Vietnam ke Final Piala Asia U-23
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini mengomentari keberhasilan Vietnam mencetak sejarah dengan lolos ke final Piala Asia U-23, di Hong Kong.Menurut Fakhri, Vietnam selalu bermain dengan sistematis. Ia tak melihat adanya perbedaan permainan dari Negeri Paman Ho itu di semua level tim usia muda.Pelatih 52 tahun itu juga mengatakan Vietnam punya transisi permainan yang selalu berjalan baik. Tak hanya kuat bertahan, tapi Vietnam juga memiliki kemampuan penguasaan bola yang baik.“Vietnam dari timnas U-16, U-19, dan U-23 cara mainnya hampir sama. Percaya dirinya juga sama, lalu taktiknya sama. Terakhir militannya juga sama,” ujar Fakhri Husaini saat ditemui di Lapangan Atang Sutresna Cijantung, Jakarta, Kamis (25/1/2018).[suggestedarticle=3]“Vietnam bukan tim pecundang yang hanya bermain bertahan. Transisinya mereka juga bagus saat kehilangan bola hampir semua pemain mereka turun sama-sama dan itu yang dibutuhkan sepak bola,” lanjutnya.Langkah Vietnam itu menjadi inspirasi bagi timnas, khususnya pasuka Skuat Garuda Asia. Menurut Fakhri, Vietnam berhasil melangkah ke final bukan karena beruntung, tapi karena adanya konsep yang baik dari stakeholder sepak bola Vietnam.“Vietnam menginspirasi kami bahwa mereka memang layak untuk lolos ke final. Mereka lolos bukan untung-untungan. Cara main Vietnam tim yang berkualitas dimana dari teknik, fisik semua berkualitas. Pemahaman taktik dan mental mereka sangat bagus,” “Apa yang dibuat Vietnam bisa kita contoh. Baik itu federasinya maupun pemerintahnya bisa kita ikuti mereka, mengingat ada saling berhubungan dengan stakeholder sepak bola Vietnam,” tandasnya.
  3764 kali
1516878601401 tag